English Language | Form Penggembalaan
RINGKASAN KOTBAH IBADAH RUTIN DAN IBADAH KUNJUNGAN
RINGKASAN LAINNYA

Ibadah Raya Malang, 17 April 2016 (Minggu Pagi)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Wahyu 3:21-22
3:21 Barangsiapa menang, ia akan...

Ibadah Kaum Muda Remaja Malang, 14 Februari 2015 (Sabtu Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Lukas 8 menunjuk pada Pelita Emas. Dalam...

Ibadah Doa Surabaya, 28 September 2016 (Rabu Sore)
Pembicara: Pdt. Mikha Sanda Toding

Selamat malam dan salam sejahtera bagi kita sekalian. Biarlah damai sejahtera dari TUHAN Yesus...

Ibadah Pendalaman Alkitab Surabaya, 28 Juni 2010 (Senin Sore)
Matius 25: 1, 13
25:1. "Pada waktu itu hal Kerajaan Sorga seumpama sepuluh gadis, yang mengambil pelitanya dan...

Ibadah Raya Malang, 02 Maret 2014 (Minggu Pagi)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Wahyu 1:9-20 adalah penglihatan Yohanes di...

Ibadah Pendalaman Alkitab Malang, 23 Maret 2017 (Kamis Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Wahyu 5:1-4
5:1 Maka aku melihat...

Ibadah Doa Malam Surabaya, 15 September 2017 (Jumat Malam)
Imamat 24: 1-2
24:1. TUHAN berfirman kepada Musa:
24:2. "Perintahkanlah kepada orang Israel, supaya mereka membawa kepadamu minyak zaitun tumbuk yang tulen...

Ibadah Kaum Muda Remaja Malang, 09 Januari 2016 (Sabtu Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Lukas 9:28-29
9:28 Kira-kira delapan hari sesudah segala...

Ibadah Raya Surabaya, 01 Juli 2018 (Minggu Siang)
Salam sejahtera dalam kasih sayangnya TUHAN kita Yesus Kristus. Selamat siang, selamat mendengarkan firman TUHAN. Biarlah damai...

Ibadah Kaum Muda Remaja Malang, 28 Juni 2014 (Sabtu Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Lukas 6 secara keseluruhan menunjuk pada kebenaran.
Sejak...

Ibadah Doa Surabaya, 29 Januari 2014 (Rabu Sore)
Pembicaran: Pdm. Gideon Pakpahan

Selamat malam, selamat mendengarkan firman Tuhan, biarlah damai sejahtera, kasih karunia dan bahagia dari Tuhan...

Ibadah Raya Surabaya, 26 Agustus 2012 (Minggu Sore)

Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus. Selamat mendengarkan Firman Tuhan. Biarlah...

Ibadah Doa Puasa Session I Malang, 24 Maret 2015 (Selasa Pagi)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Keluaran 10:21-29 adalah tulah kesembilan, yaitu...

Ibadah Doa Malang, 18 Februari 2014 (Selasa Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Wahyu 1:9-20 penglihatan Yohanes di Patmos.

Ibadah Pendalaman Alkitab Surabaya, 13 Mei 2013 (Senin Sore)
Pembicara: Pdp. Youpri Ardiantoro

Salam sejahtera, selamat sore, selamat malam. Selamat bersekutu dalam kasih sayangnya Tuhan kita Yesus Kristus.

Keluaran 13:...


TRANSKRIP LENGKAP

Doa Surabaya (Rabu, 26 November 2014)
Tayang: 10 Mei 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 24 November 2014)
Tayang: 10 Mei 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 23 November 2014)
Tayang: 07 Januari 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 19 November 2014)
Tayang: 07 Januari 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 17 November 2014)
Tayang: 07 Januari 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 09 November 2014)
Tayang: 22 Agustus 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 05 November 2014)
Tayang: 04 Juni 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 03 November 2014)
Tayang: 04 Juni 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 02 November 2014)
Tayang: 03 Maret 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 20 Oktober 2014)
Tayang: 13 Desember 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 13 Oktober 2014)
Tayang: 13 Desember 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 12 Oktober 2014)
Tayang: 24 Oktober 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 08 Oktober 2014)
Tayang: 18 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 06 Oktober 2014)
Tayang: 05 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 05 Oktober 2014)
Tayang: 05 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 01 Oktober 2014)
Tayang: 05 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 29 September 2014)
Tayang: 24 Juni 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 21 September 2014)
Tayang: 19 Mei 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 17 September 2014)
Tayang: 29 April 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 15 September 2014)
Tayang: 29 April 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]



Untuk Koneksi Lambat, silahkan buka http://id.gptkk.org
Transkrip lengkap dari ibadah penggembalaan di Malang dan Surabaya, semuanya di bawakan oleh gembala sidang Pdt. Widjaja Hendra.

Silahkan kontak ke info@gptkk.org apabila bapak/ibu/sdr/sdri ada pertanyaan atau mungkin ingin berlangganan majalah Manna dan silahkan kirim email ke widjaja_h [at] yahoo.com apabila ingin konsultasi pribadi dengan bapak gembala
silahkan ganti tanda [at] dengan @
Cari ringkasan:   
[versi cetak]
Cari rekaman ibadah ini di: http://www.kabarmempelai.org
Ibadah Doa Malang, 14 Mei 2019 (Selasa Sore)

Rekaman Ibadah doa di Medan

Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Wahyu 22:17
22:17. Roh dan pengantin perempuan itu berkata: "Marilah!" Dan barangsiapa yang mendengarnya, hendaklah ia berkata: "Marilah!" Dan barangsiapa yang haus, hendaklah ia datang, dan barangsiapa yang mau, hendaklah ia mengambil air kehidupan dengan cuma-cuma!

Roh menunjuk pada Yesus sebagai Mempelai Pria Sorga mengundang kehidupan yang haus.
Kehidupan yang haus akan dipuaskan, disegarkan, dimandikan sampai menjadi sempurna seperti Dia, itulah mempelai wanita sorga.

Pengantin perempuan juga mengundang. Jadi, mempelai wanita Sorga juga harus mengundang kehidupan yang haus. Banyak kehidupan yang haus hari-hari ini.

Ada tiga tempat manusia haus:
  1. Manusia haus di padang gurun dunia.
    Keluaran 17:1-4
    17:1. Kemudian berangkatlah segenap jemaah Israel dari padang gurun Sin, berjalan dari tempat persinggahan ke tempat persinggahan, sesuai dengan titah TUHAN, lalu berkemahlah mereka di Rafidim, tetapi di sana tidak ada air untuk diminum bangsa itu.
    17:2. Jadi mulailah mereka itu bertengkar dengan Musa, kata mereka: "Berikanlah air kepada kami, supaya kami dapat minum." Tetapi Musa berkata kepada mereka: "Mengapakah kamu bertengkar dengan aku? Mengapakah kamu mencobai TUHAN?"
    17:3. Hauslah bangsa itu akan air di sana; bersungut-sungutlah bangsa itu kepada Musa dan berkata: "Mengapa pula engkau memimpin kami keluar dari Mesir, untuk membunuh kami, anak-anak kami dan ternak kami dengan kehausan?"
    17:4. Lalu berseru-serulah Musa kepada TUHAN, katanya: "Apakah yang akan kulakukan kepada bangsa ini? Sebentar lagi mereka akan melempari aku dengan batu!"

    Segala sesuatu yang ada di dunia (kekayaan, kepandaian, kedudukan) tidak dapat memuaskan manusia. Apalagi saat menghadapi panas terik pencobaan yang mustahil di segala bidang, yang sering membuat manusia menjadi kering rohani, tidak mengalami kepuasan.

    Wujud tidak puas:
    1. Bersungut, mengomel, menyalahkan yang lain.
    2. Emosi, keras hati.
    3. Kecewa dan putus asa, bahkan meninggalkan Tuhan.

  2. Manusia haus dalam ibadah pelayanan kepada Tuhan.
    Kisah Rasul 6:1
    6:1. Pada masa itu, ketika jumlah murid makin bertambah, timbullah sungut-sungut di antara orang-orang Yahudi yang berbahasa Yunani terhadap orang-orang Ibrani, karena pembagian kepada janda-janda mereka diabaikan dalam pelayanan sehari-hari.

    Dua hal yang menyebabkan ibadah pelayanan menjadi kering:
    1. Hal-hal jasmani.
      Banyak hamba/pelayan Tuhan yang menuntut perkara jasmani sehingga bersungut, bertengkar, bahkan ke pengadilan, dan lain-lain.

      Kisah Rasul 6:11-12
      6:11. Lalu mereka menghasut beberapa orang untuk mengatakan: "Kami telah mendengar dia mengucapkan kata-kata hujat terhadap Musa dan Allah."
      6:12. Dengan jalan demikian mereka mengadakan suatu gerakan di antara orang banyak serta tua-tua dan ahli-ahli Taurat; mereka menyergap Stefanus, menyeretnya dan membawanya ke hadapan Mahkamah Agama.

      Kalau sudah bersungut dan bertengkar, akan saling menghasut dan menjatuhkan, membuat gerakan untuk menghambat dan merusak pembangunan tubuh Kristus yang sempurna.

    2. Hal-hal rohani, terutama perbedaan pendapat dalam pengajaran.
      Kisah Rasul 11:1-4,14-18
      11:1. Rasul-rasul dan saudara-saudara di Yudea mendengar, bahwa bangsa-bangsa lain juga menerima firman Allah.
      11:2. Ketika Petrus tiba di Yerusalem, orang-orang dari golongan yang bersunat berselisih pendapat dengan dia.
      11:3. Kata mereka: "Engkau telah masuk ke rumah orang-orang yang tidak bersunat dan makan bersama-sama dengan mereka."
      11:4. Tetapi Petrus menjelaskan segala sesuatu berturut-turut, katanya:
      11:14. Ia akan menyampaikan suatu berita kepada kamu, yang akan mendatangkan keselamatan bagimu dan bagi seluruh isi rumahmu.
      11:15. Dan ketika aku mulai berbicara, turunlah Roh Kudus ke atas mereka, sama seperti dahulu ke atas kita.
      11:16. Maka teringatlah aku akan perkataan Tuhan: Yohanes membaptis dengan air, tetapi kamu akan dibaptis dengan Roh Kudus.
      11:17. Jadi jika Allah memberikan karunia-Nya kepada mereka sama seperti kepada kita pada waktu kita mulai percaya kepada Yesus Kristus, bagaimanakah mungkin aku mencegah Dia?"
      11:18. Ketika mereka mendengar hal itu, mereka menjadi tenang, lalu memuliakan Allah, katanya: "Jadi kepada bangsa-bangsa lain juga Allah mengaruniakan pertobatan yang memimpin kepada hidup."

      Jika ada perselisihan pendapat tentang pengajaran, kita harus kembali ke Alkitab, harus dalam urapan Roh Kudus, dan dalam ketulusan hati, supaya Roh Kudus menyatakan kebenaran-Nya yang tidak bisa disanggah lagi, sehingga kita menjadi tenang.

      Jangan sampai ingin mengalahkan orang. Jika kita yang salah tetapi mau menyalahkan orang, itu sama dengan menghambat dan merusak pembangunan tubuh Kristus.

  3. Manusia haus di dalam nikah rumah tangga.
    Mengapa nikah rumah tangga sering mengalami ketidakpuasan terutama pada bangsa Kafir? Kita belajar pada perempuan Samaria:
    1. Karena ada kepahitan hati, iri hati, kebencian tanpa alasan, dendam dan lain-lain.
      Yohanes 4:9
      4:9. Maka kata perempuan Samaria itu kepada-Nya: "Masakan Engkau, seorang Yahudi, minta minum kepadaku, seorang Samaria?" (Sebab orang Yahudi tidak bergaul dengan orang Samaria.)

    2. Karena ada perbuatan kotor. Perempuan Samaria lima kali kawin cerai, dan yang berikutnya kawin-mengawinkan.

    3. Karena tidak ada air kehidupan/ Roh Kudus. Ini yang ditawarkan oleh Tuhan.

Inilah tempat-tempat di mana manusia tidak mengalami kepuasan: di dunia, ibadah pelayanan, dan nikah.
Karena itu kita membutuhkan Roh Kudus, air kehidupan dari Sorga, untuk memberi kepuasan kepada kita.

Bagaimana caranya kita menerima aliran Roh Kudus dari Sorga? Kita harus memberi Yesus minum.
Yohanes 4:10
4:10. Jawab Yesus kepadanya: "Jikalau engkau tahu tentang karunia Allah dan siapakah Dia yang berkata kepadamu: Berilah Aku minum! niscaya engkau telah meminta kepada-Nya dan Ia telah memberikan kepadamu air hidup."

Yohanes 19:28-30
19:28. Sesudah itu, karena Yesus tahu, bahwa segala sesuatu telah selesai, berkatalah Ia--supaya genaplah yang ada tertulis dalam Kitab Suci--:"Aku haus!"
19:29. Di situ ada suatu bekas penuh anggur asam. Maka mereka mencucukkan bunga karang, yang telah dicelupkan dalam anggur asam, pada sebatang hisop lalu mengunjukkannya ke mulut Yesus.
19:30. Sesudah Yesus meminum anggur asam itu, berkatalah Ia: "Sudah selesai." Lalu Ia menundukkan kepala-Nya dan menyerahkan nyawa-Nya.

Di atas kayu salib Yesus berseru "Aku haus." Kita harus memberi Yesus minum air anggur asam bercampur empedu, itulah dosa-dosa sampai puncaknya dosa, termasuk kutukan dan hukuman dosa, lewat mengaku dosa kepada Tuhan dan sesama dengan sejujur-jujurnya dan berani menanggung resikonya. Perempuan Samaria mengaku yang bersama dia bukan suaminya, berarti dia berzinah, dan hukumannya dirajam batu.

Hasilnya adalah Yesus meminum anggur asam bercampur empedu, dan Dia berseru "Sudah selesai."
Artinya:
  • Yesus sudah menanggung segala dosa, kutukan dan hukuman dosa.
  • Yesus mengampuni segala dosa dan puncaknya dosa. Kalau diampuni, jangan berbuat dosa lagi. Kalau berbuat dosa lagi, pengampunan akan batal.
  • Yesus memberikan air hidup, aliran Roh Kudus, kepada kita semua, supaya kita tidak merasa haus lagi.
Inilah kebutuhan kita di padang gurun dunia, nikah rumah tangga, dan ibadah pelayanan. Kita butuh aliran Roh Kudus.

Kalau ada Roh Kudus, hasilnya:
  1. Roh Kudus mengalir dalam hidup kita, sehingga kita mengalami kepuasan, selalu mengucap syukur, dan bisa bersaksi untuk membawa jiwa-jiwa datang kepada Tuhan, supaya diselamatkan bahkan disempurnakan. Kita dipakai oleh Tuhan.
    Yohanes 7:37-39
    7:37. Dan pada hari terakhir, yaitu pada puncak perayaan itu, Yesus berdiri dan berseru: "Barangsiapa haus, baiklah ia datang kepada-Ku dan minum!
    7:38. Barangsiapa percaya kepada-Ku, seperti yang dikatakan oleh Kitab Suci: Dari dalam hatinya akan mengalir aliran-aliran air hidup."
    7:39. Yang dimaksudkan-Nya ialah Roh yang akan diterima oleh mereka yang percaya kepada-Nya; sebab Roh itu belum datang, karena Yesus belum dimuliakan.


  2. Roh Kudus memancar ke atas.
    Yohanes 4:13-14
    4:13. Jawab Yesus kepadanya: "Barangsiapa minum air ini, ia akan haus lagi,
    4:14. tetapi barangsiapa minum air yang akan Kuberikan kepadanya, ia tidak akan haus untuk selama-lamanya. Sebaliknya air yang akan Kuberikan kepadanya, akan menjadi mata air di dalam dirinya, yang terus-menerus memancar sampai kepada hidup yang kekal."

    Artinya Roh Kudus menolong kita untuk bisa menyembah Tuhan dengan keluhan-keluhan yang tidak terucapkan, dengan hancur hati atau berbahasa roh.

    Roma 8:26-30
    8:26. Demikian juga Roh membantu kita dalam kelemahan kita; sebab kita tidak tahu, bagaimana sebenarnya harus berdoa; tetapi Roh sendiri berdoa untuk kita kepada Allah dengan keluhan-keluhan yang tidak terucapkan.
    8:27. Dan Allah yang menyelidiki hati nurani, mengetahui maksud Roh itu, yaitu bahwa Ia, sesuai dengan kehendak Allah, berdoa untuk orang-orang kudus.
    8:28. Kita tahu sekarang, bahwa Allah turut bekerja dalam segala sesuatu untuk mendatangkan kebaikan bagi mereka yang mengasihi Dia, yaitu bagi mereka yang terpanggil sesuai dengan rencana Allah.
    8:29. Sebab semua orang yang dipilih-Nya dari semula, mereka juga ditentukan-Nya dari semula untuk menjadi serupa dengan gambaran Anak-Nya, supaya Ia, Anak-Nya itu, menjadi yang sulung di antara banyak saudara.
    8:30. Dan mereka yang ditentukan-Nya dari semula, mereka itu juga dipanggil-Nya. Dan mereka yang dipanggil-Nya, mereka itu juga dibenarkan-Nya. Dan mereka yang dibenarkan-Nya, mereka itu juga dimuliakan-Nya.

    Roh Kudus menolong kita untuk menyembah Tuhan dengan keluhan-keluhan yang tidak terucapkan, dengan hancur hati. Kita mengaku banyak kekurangan dan kelemahan secara jasmani dan rohani, dan Tuhan akan turut bekerja.
    Aliran Roh Kudus sanggup memuliakan kita, sama dengan mengubahkan kita dari manusia daging menjadi manusia mulia seperti Yesus, yaitu jujur dan taat, kuat dan teguh hati. Kita hanya berseru: 'Ya Abba, ya Bapa.' Keubahan hidup adalah mujizat rohani yang terbesar.

    Maka mujizat jasmani juga terjadi. Roh Kudus sanggup memelihara kita yang tidak berdaya di tengah kesulitan dunia sampai antikris berkuasa di bumi selama 3.5 tahun. Roh Kudus sanggup untuk menjadikan semua baik, yang hancur jadi baik, yang gagal jadi berhasil indah, yang busuk jadi harum, yang mustahil jadi tidak mustahil. Semua selesai.

    Sampai kalau Yesus datang kembali kedua kali, mujizat terakhir adalah kita diubahkan menjadi sempurna seperti Dia. Kita tidak salah dalam perkataan, hanya berseru "Haleluya" untuk menyambut kedatangan-Nya di awan-awan yang permai. Kita bersama Dia selamanya.


Tuhan memberkati.

kembali ke halaman sebelumnya
IBADAH RUTIN DI MALANG

Minggu jam 06:45 (Ibadah Raya)
Minggu jam 10:15 (Ibadah Sekolah Minggu)
Selasa jam 17:15 (Ibadah Pendalaman Alkitab)
Rabu jam 07:30 (Ibadah Kaum Wanita)
Kamis jam 17:15 (Ibadah Doa Penyembahan)
Sabtu jam 17:15 (Ibadah Kaum Muda Remaja)

IBADAH RUTIN DI MEDAN
Royal Room Hotel Danau Toba Internasional
Jl. Imam Bonjol Medan

Minggu, jam 18:45 (Ibadah Raya)
Senin, jam 08:00 (Ibadah Pendalaman Alkitab)
Senin, jam 17:30 (Ibadah Pendalaman Alkitab)

IBADAH RUTIN DI SURABAYA

Minggu jam 09:30 (Ibadah Sekolah Minggu)
Minggu jam 10:55 (Ibadah Raya)
Rabu jam 17:30 (Ibadah Pendalaman Alkitab)
Jumat jam 17:30 (Ibadah Doa Penyembahan)


IBADAH RUTIN DI JAKARTA
Jl. Patra Kuningan XIV no.4
Jakarta Selatan
Sabtu, jam 09:00 (Ibadah Pendalaman Alkitab)

IBADAH KUNJUNGAN
  • 04-05 September 2019
    (Ibadah Kunjungan di Semarang)

  • 17-19 September 2019
    (Ibadah Persekutuan di Malang)

  • 08-10 Oktober 2019
    (Ibadah Kunjungan di Batam)

  • 22-24 Oktober 2019
    (Ibadah Kunjungan di Sorong)

  • 05-07 November 2019
    (Ibadah Kunjungan di Tentena)

  • 19-21 November 2019
    (Ibadah Kunjungan di Medan)

  • 03-05 Desember 2019
    (Ibadah Kunjungan di Jayapura)

  • 13-18 April 2020
    (Ibadah Kunjungan di Korea Selatan)

All Right Reserved Gereja Pantekosta Tabernakel "KRISTUS KASIH"
Jln. Simpang Borobudur 27 Malang | Telp: (0341) 496949 | Fax: (0341) 476751 » Lihat Peta Gereja Kami di Malang
Jln. WR Supratman 4 Surabaya | Telp. 08123300378 » Lihat Peta Gereja Kami di Surabaya
hubungi kami | email: info@gptkk.org | sitemap | top