English Language | Form Penggembalaan
RINGKASAN KOTBAH IBADAH RUTIN DAN IBADAH KUNJUNGAN
RINGKASAN LAINNYA

Ibadah Pendalaman Alkitab Malang, 30 April 2015 (Kamis Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Wahyu 2-3 adalah tentang tujuh percikan...

Ibadah Pendalaman Alkitab Malang, 23 November 2017 (Kamis Sore)
Siaran Tunda dari Ibadah Persekutuan di Batam.

Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus....

Ibadah Doa Surabaya, 07 Januari 2015 (Rabu Sore)
Bersamaan dengan doa puasa

Selamat malam, selamat mendengarkan firman Tuhan. Biarlah damai sejahtera, kasih karunia dan bahagia dari Tuhan...

Ibadah Kaum Muda Remaja Malang, 10 Maret 2018 (Sabtu Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Lukas 12: 4-5
12:4. Aku berkata kepadamu, hai sahabat-sahabat-Ku, janganlah kamu...

Ibadah Doa Surabaya, 16 November 2016 (Rabu Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayangnya TUHAN kita Yesus Kristus. Selamat malam, selamat mendengarkan firman TUHAN. Biarlah kasih...

Ibadah Pendalaman Alkitab Surabaya, 22 Juni 2009 (Senin Sore)
Matius 24: 32-35
Nubuat ke-6= NUBUAT TENTANG POHON ARA/ISRAEL.
Kita masih mempelajari ayat yang ke-32.
Pohon ara ini...

Ibadah Pendalaman Alkitab Surabaya, 31 Juli 2013 (Rabu Sore)
Ibadah Doa dialihkan pada hari Senin sebelumnya
Dari siaran langsung Ibadah Persekutuan di Medan

TEMA dalam Wahyu 19: 9

Wahyu 19: 9
19:9 Lalu ia berkata...

Ibadah Pendalaman Alkitab Malang, 16 Februari 2012 (Kamis Sore)
Matius 26:57-68 berjudul "SAKSI dan KESAKSIAN".

Ada 2...

Ibadah Doa Malam Session II Malang, 08 Maret 2011 (Rabu Dini Hari)
Keluaran 12:8
12:8 Dagingnya harus dimakan mereka pada malam...

Ibadah Pendalaman Alkitab Surabaya, 23 September 2013 (Senin Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayangnya Tuhan kita Yesus Kristus. Selamat malam, selamat mendengarkan Firman Tuhan. Biarlah damai...

Ibadah Doa Malang, 16 Mei 2017 (Selasa Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Wahyu 5:9-10
5:9 Dan mereka menyanyikan suatu...

Ibadah Doa Surabaya, 30 Oktober 2013 (Rabu Sore)
Pembicara: Pdm. Gideon Pakpahan

Wahyu 1: 5
1:5 dan dari Yesus Kristus, Saksi yang setia, yang pertama bangkit dari antara orang mati...

Ibadah Doa Surabaya, 09 Februari 2011 (Rabu Sore)
Matius 26: 6-7
26:6. Ketika Yesus berada di Betania, di rumah Simon si kusta,
26:7. datanglah seorang perempuan kepada-Nya membawa...

Ibadah Kaum Muda Remaja Malang, 19 Desember 2020 (Sabtu Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Lukas 17: 1-6, perikop: beberapa nasihat.
Lukas 17: 1-2
17:1. Yesus berkata kepada murid-murid-Nya: "Tidak...

Ibadah Raya Surabaya, 20 Maret 2011 (Minggu Sore)
Matius 26: 14-16
26:14. Kemudian pergilah seorang dari kedua belas murid itu, yang bernama Yudas Iskariot, kepada imam-imam kepala.
26:15. Ia berkata: "Apa...


TRANSKRIP LENGKAP

Umum Surabaya (Minggu Sore, 07 Desember 2014)
Tayang: 16 Juni 2020
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 30 November 2014)
Tayang: 16 Juni 2020
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 26 November 2014)
Tayang: 10 Mei 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 24 November 2014)
Tayang: 10 Mei 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 23 November 2014)
Tayang: 07 Januari 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 19 November 2014)
Tayang: 07 Januari 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 17 November 2014)
Tayang: 07 Januari 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 09 November 2014)
Tayang: 22 Agustus 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 05 November 2014)
Tayang: 04 Juni 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 03 November 2014)
Tayang: 04 Juni 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 02 November 2014)
Tayang: 03 Maret 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 20 Oktober 2014)
Tayang: 13 Desember 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 13 Oktober 2014)
Tayang: 13 Desember 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 12 Oktober 2014)
Tayang: 24 Oktober 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 08 Oktober 2014)
Tayang: 18 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 06 Oktober 2014)
Tayang: 05 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 05 Oktober 2014)
Tayang: 05 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 01 Oktober 2014)
Tayang: 05 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 29 September 2014)
Tayang: 24 Juni 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 21 September 2014)
Tayang: 19 Mei 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]



Untuk Koneksi Lambat, silahkan buka http://id.gptkk.org
Transkrip lengkap dari ibadah penggembalaan di Malang dan Surabaya, semuanya di bawakan oleh gembala sidang Pdt. Widjaja Hendra.

Silahkan kontak ke info@gptkk.org apabila bapak/ibu/sdr/sdri ada pertanyaan atau mungkin ingin berlangganan majalah Manna dan silahkan kirim email ke widjaja_h [at] yahoo.com apabila ingin konsultasi pribadi dengan bapak gembala
silahkan ganti tanda [at] dengan @
Cari ringkasan:   
[versi cetak]
Cari rekaman ibadah ini di: http://www.kabarmempelai.org
Ibadah Doa Surabaya, 28 Januari 2015 (Rabu Sore)

Pembicara: Pdt. Dadang Hadi Santoso

Selamat malam, salam sejahtera dalam kasih sayangnya Tuhan kita Yesus Kristus. Kiranya damai sejahtera, kasih karunia dan rahmat dari Tuhan Yesus Kristus yang sudah senantiasa dilimpahkan dalam hidup kita, akan terus melimpah sampai kita sempurna dan suatu kelak jika Yesus datang kembali kedua kali, maka kitapun juga boleh berbahagia bersama-sama dengan Tuhan. Puji nama Tuhan.
Sebelum kita berlutut menyembah Tuhan, mari kita dasari penyembahan kita dengan mendengar Firman Tuhan.

Firman Tuhan malam ini kita baca dalam injil Matius 10: 38
10: 38 Barangsiapa tidak memikul salibnya dan mengikut Aku, ia tidak layak bagi-Ku.

Siapa yang layak bagi Yesus, yaitu layak mengikut Yesus sampai layak untuk menjadi mempelai wanita Tuhan?
Yaitu: kehidupan yang mau memikul salib, bukan orang yang kaya, pandai, dan lain-lain.
Mau memikul salib, artinya: mau mengalami sengsara daging bersama dengan Yesus.
Wujud bahwa kita mau memikul salib bersama dengan Yesus:
2 Korintus 6: 4-5
6: 4 Sebaliknya, dalam segala hal kami menunjukkan, bahwa kami adalah
pelayan Allah, yaitu: dalam menahan dengan penuh kesabaran dalam penderitaan, kesesakan dan kesukaran,
6: 5 dalam menanggung dera, dalam penjara dan kerusuhan, dalam berjerih payah, dalam berjaga-jaga dan berpuasa;

Salah satu wujudnya adlaah kita mau melayani Tuhan = menjadi imam-imam dan raja-raja.
Yang dimaksud di sini, bukan salib secara jasmani (membuat salib lalu dipikul). Kalau sesuai dengan yang jasmani, maka Tuhan tidak adil karena salib itu harus sesuai dengan yang dipikul oleh Yesus (memiliki berat yang sama, jenis kayu yang sama dan lain-lain).
Sedangkan setiap orang mengingini ukuran masing-masing yang tidak sama (jenis kayu berbeda, ukuran yang berbeda, berat yang berbeda dan lain-lain).
Tetapi, kalau mengikuti ukuran rohani, maka bisa sama.

Kalau bangsa kafir/kehidupan kita bisa melayani Tuhan, menjadi imam dan raja, itu adalah kemurahan Tuhan.
Oleh sebab itu, kita harus lebih sungguh-sungguh dalam melayani Tuhan.

Tanda
bahwa kita sungguh-sungguh melayani Tuhan:

  • Setia dan tanggung jawab dalam jabatan pelayanan yang Tuhan sudah percayakan kepada kita.

    "Bukan kalau kita bisa melayani, baru melayani, kalau lagi senang melayani, ya melayani; kalau sudah tidak suka melayani ya tidak melayani."


  • Rela berkoban segala sesuatu untuk bisa tetap melayani Tuhan.

    "Pengalaman saya; karena saya pernah muda, kita semua juga pernah muda, pernah remaja, pernah menjadi kaum muda dan kaum mudi. Perhatikan, jangan sampai karena pacar, kita tidak bisa melayani Tuhan. Dulu sebelum punya pacar, setia melayani Tuhan, sungguh-sungguh melayani Tuhan. Tapi sesudah mempunyai pacar, sudah mulai tidak melayani Tuhan, mulai malas melayani Tuhan. Hati-hati! Kalau justru mengganggu dalam pelayanan, itu bukan dari Tuhan."


  • Taat dengar-dengaraan pada kehendak Tuhan/Firman pengajaran yang benar, apapun resikonya dalam kehidupan kita.

2 Korintus 6: 4-5

6: 4 Sebaliknya, dalam segala hal kami menunjukkan, bahwa kami adalah
pelayan Allah, yaitu: dalam menahan dengan penuh kesabaran dalam penderitaan, kesesakan dan kesukaran,
6: 5 dalam menanggung dera, dalam penjara dan kerusuhan, dalam berjerih payah, dalam berjaga-jaga dan berpuasa;

Dalam pelayanan, rasul Paulus menghadapi penderitaan, kesesakan dan kesukaran.
Kita harus tahu, dalam melayani Tuhan, kita harus sungguh-sungguh, tidak setengah-setengah. Kalau setengah-setengah, kita tidak akan berkenan di hadapan Tuhan; sama seperti orang yang mati tangan kanannya (setengah melayani Tuhan dan setengahnya mati), pelayanannya suam-suam. Kita harus setia, rela berkorban dan taat dengar-dengaran kepada Tuhan.

Kita harus tahu, bahwa dalam melayani Tuhan--untuk bisa setia, rela berkorban dan taat dengar-dengaran pada Firman pengajaran yang benar--itu TIDAK MUDAH (seperti rasul Paulus yang harus menghadapi penderitaan sampai penjara dan lain-lain di dalam pelayanan).
Kita sudah setia, rela berkorban dan mengikuti kehendak Tuhan, tetapi masih menghadapi penderitaan dan tantangan dalam melayani Tuhan. Sikap selanjutnya yang harus kita miliki adalah SABAR, artinya kita menyerah/mempercayakan diri sepenuh kepada Tuhan lewat berdoa menyembah Tuhan disertai dengan berpuasa.
Pelayan-pelayan Tuhan, jangan lupa berdoa menyembah Tuhan disertai dengan puasa.
Tanpa berdoa dan berpuasa, kita tidak mampu
.

Kesaksian
:
"Saya ingat, waktu itu ibadah persekutuan di Ciawi, Pak Hendro pernah bilang dengan saya, 'jangan lupa berpuasa', saya katakan, 'ya saya mau belajar berpuasa.' Ini adalah kunci. Banyak penderitaan dalam melayani Tuhan, karena saya lihat beliau (bapak gembala), dalam melayani Tuhan tidak mudah, ada tantangan, penderitaan, dan lain sebagainya. Banyak menyembah dan berpuasa. Sekarang, begitu saya diterjunkan di Ngawi, saya sendiri mengalami; banyak penderitaan dan tantangan baik dari dalam maupun dari luar. Dari mana kekuatan? Hanya lewat banyak berdoa, menyembah Tuhan dan berpuasa."

Ezra 8: 21-23

8: 21 Kemudian di sana, di tepi sungai Ahawa itu, aku memaklumkan
puasa supaya kami merendahkan diri di hadapan Allah kami dan memohon kepada-Nya jalan yang aman bagi kami, bagi anak-anak kami dan segala harta benda kami.
8: 22 Karena aku malu meminta tentara dan orang-orang berkuda kepada raja untuk mengawal kami terhadap musuh di jalan; sebab kami telah berkata kepada raja, demikian: "
Tangan Allah kami melindungi semua orang yang mencari Dia demi keselamatan mereka, tetapi kuasa murka-Nya menimpa semua orang yang meninggalkan Dia."
8: 23 Jadi berpuasalah kami dan memohonkan hal itu kepada Allah dan Allah
mengabulkan permohonan kami.

Ayat 21= sudah tidak mampu lagi, maka jalan keluarnya adalah berpuasa dan merendahkan diri di hadapan Tuhan.
'kuasa murka-Nya menimpa semua orang yang meninggalkan Dia'= berbahaya kalau dalam pelayanan, jangan ada kesombongan saat menghadapi pelayanan termasuk penderitaan dan tantangan dalam pelayanan (merasa pandai dan sebagainya, merasa tidak perlu berpuasa).

Sudah setia, rela berkorban dan taat kepada Tuhan, tetapi masih belum cukup. Ada penderitaan dan tantangan dalam pelayanan. Mari, kita sama-sama berdoa, menyembah dan berpuasa.
Hasilnya: Tuhan mengabulkan permohonan kita, artinya Tuhan mengulurkan tangan-Nya untuk :

  • menolong dan melindungi kita.
  • menghindarkan kita dari tangan-tangan musuh.
  • memelihara kita, sampai membuat hidup kita indah, berhasil dan bahagia di dalam Tuhan.


  • Ezra 8: 31-32
    8: 31 Kemudian berangkatlah kami dari sungai Ahawa pergi ke Yerusalem pada tanggal dua belas bulan pertama untuk berjalan ke Yerusalem, dan tangan Allah kami melindungi kami dan menghindarkan kami dari tangan musuh dan penyamun.
    8: 32
    Maka tibalah kami di Yerusalem. Sesudah kami tinggal di sana selama tiga hari,

    Yang keempat: 'Maka tibalah kami di Yerusalem'= Tuhan bukan hanya menolong, melindungi dan memelihara kita sampai indah dan bahagia, tetapi Tuhan juga menuntun kita sampai tiba di Yerusalem Baru. Puncak keberhasilan kita adalah menjadi mempelai-Nya, kita melayani Dia siang dan malam untuk selama-lamanya.

    "Banyak orang, waktu baru melayani Tuhan, sungguh-sungguh melayani Tuhan. Tapi, baru menghadapi penderitaan sedikit, mulai tidak setia, sudah tidak berani berkorban, sudah tidak taat. Ini sama dengan gagal; belum sampai Yerusalem Baru sudah gagal."

Kalau Tuhan mengulurkan tangan-Nya untuk menolong, melindungi dan memelihara hidup kita, membuat hidup kita indah dan bahagia, Dia juga mengulurkan tangan-Nya untuk membawa kita sampai ke Yerusalem Baru. Kita melayani Dia siang dan malam untuk selama-lamanya.

Kalau kita sudah ditolong, dipelihara, dilindungi oleh Tuhan dalam pelayanan sampai hari ini, sekalipun banyak tantangan, rintangan dan godaan, lalu apa yang harus kita lakukan?
Ezra 8: 33-35
8: 33 maka pada hari yang keempat ditimbanglah perak dan emas dan perlengkapan-perlengkapan itu di dalam rumah Allah kami di bawah pengawasan imam Meremot bin Uria, yang didampingi oleh Eleazar bin Pinehas, dan mereka dibantu oleh Yozabad bin Yesua dan Noaja bin Binui, orang-orang Lewi.
8: 34 Semuanya dihitung dan ditimbang kembali, dan jumlah timbangannya dibukukan.
8: 35 Pada waktu itu juga orang-orang yang telah kembali dari penawanan, yakni mereka yang pulang dari pembuangan,
mempersembahkan sebagai korban bakaran kepada Allah Israel: lembu jantan dua belas ekor untuk seluruh Israel, domba jantan sembilan puluh enam ekor, anak domba tujuh puluh tujuh ekor, kambing jantan sebagai korban penghapus dosa dua belas ekor, semuanya itu sebagai korban bakaran bagi TUHAN.

Yaitu: 'harus ada penyerahan korban bakaran bagi Tuhan', artinya ucapan syukur kepada Tuhan atas segala kemurahan dan kebaikan-Nya, supaya kita tidak menjadi sombong, tetapi selalu ingat akan kekuatan tangan Tuhan.
Mengucap syukur bukan hanya sampai di mulut saja, tetapi ada buktinya.

"Seperti saya tadi, sampai di sini dengan selamat, sekalipun banyak rintangan. Harusnya setengah lima saya sudah di Bungurasih dan perhitungan saya, paling lambat jam setengah enam sudah sampai sini. Ternyata tidak sampai, karena saya dari Ngawi baru jam 1. kabarnya baru jam setengah satu sampai di Ngawi. Jadi, jam 1 baru saya berangkat ke sini. Untung busnya cepat, jadi jam 5 kurang, bisnya sudah sampai di Bungurasih. Naik bus lagi, ternyata tidak sampai juga, baru sampai jam setengah 7. ini juga karena kemurahan Tuhan, 'Tuhan terima kasih, Engkau sudah menyertai'. Bapak ibu juga di tempat kita, di tengah-tengah kesibukan masih bisa melayani Tuhan."

Mazmur 27: 4-5
27: 4 Satu hal telah kuminta kepada TUHAN, itulah yang kuingini: diam di rumah TUHAN seumur hidupku, menyaksikan kemurahan TUHAN dan menikmati bait-Nya.
27: 5 Sebab Ia melindungi aku dalam pondok-Nya pada waktu bahaya; Ia menyembunyikan aku dalam persembunyian di kemah-Nya, Ia mengangkat aku ke atas gunung batu.


Bukti kita bisa mengucap syukur adalah kita diam di dalam rumah Tuhan sepanjang masa/seumur hidup, artinya kita mantap dalam sistem penggembalaan yang benar, tidak ada keraguan lagi.

Mazmur 23: 1-2,6
23: 1 Mazmur Daud. TUHAN adalah gembalaku, takkan kekurangan aku.
23: 2 Ia membaringkan aku di padang yang berumput hijau, Ia membimbing aku ke air yang tenang;
23: 6 Kebajikan dan kemurahan belaka akan mengikuti aku, seumur hidupku; dan aku akan
diam dalam rumah TUHAN sepanjang masa.

Sampai Tuhan menyatakan kemurahan-Nya, untuk membuat kita bisa berkata, 'takkan kekurangan Aku' = kita benar-benar sempurna, sama mulia seperti Dia.
Tuhan memberkati kita, semoga kita mengerti dan biarlah nama Tuhan yang dipermuliakan.


kembali ke halaman sebelumnya
IBADAH RUTIN DI MALANG

Minggu jam 06:45 (Ibadah Raya)
Minggu jam 10:15 (Ibadah Sekolah Minggu)
Selasa jam 17:15 (Ibadah Pendalaman Alkitab)
Rabu jam 07:30 (Ibadah Kaum Wanita)
Kamis jam 17:15 (Ibadah Doa Penyembahan)
Sabtu jam 17:15 (Ibadah Kaum Muda Remaja)

IBADAH RUTIN DI MEDAN
Royal Room Hotel Danau Toba Internasional
Jl. Imam Bonjol Medan

Minggu, jam 18:45 (Ibadah Raya)
Senin, jam 08:00 (Ibadah Pendalaman Alkitab)
Senin, jam 17:30 (Ibadah Pendalaman Alkitab)

IBADAH RUTIN DI SURABAYA

Minggu jam 09:00 (Ibadah Sekolah Minggu)
Minggu jam 10:15 (Ibadah Raya)
Rabu jam 17:30 (Ibadah Pendalaman Alkitab)
Jumat jam 17:30 (Ibadah Doa Penyembahan)


IBADAH RUTIN DI JAKARTA
Jl. Patra Kuningan XIV no.4
Jakarta Selatan
Sabtu, jam 09:00 (Ibadah Pendalaman Alkitab)

IBADAH KUNJUNGAN
All Right Reserved Gereja Pantekosta Tabernakel "KRISTUS KASIH"
Jln. Simpang Borobudur 27 Malang | Telp: (0341) 496949 | Fax: (0341) 476751 » Lihat Peta Gereja Kami di Malang
Jln. WR Supratman 4 Surabaya | Telp. 08123300378 » Lihat Peta Gereja Kami di Surabaya
hubungi kami | email: info@gptkk.org | sitemap | top