English Language | Form Penggembalaan
RINGKASAN KOTBAH IBADAH RUTIN DAN IBADAH KUNJUNGAN
RINGKASAN LAINNYA

Ibadah Pendalaman Alkitab Surabaya, 23 November 2009 (Senin Sore)
Matius 24: 36-44
Nubuat ke 7
(Ay 36) kedatangan Tuhan tidak ada yang tahu, jadi...

Ibadah Raya Surabaya, 11 April 2010 (Minggu Sore)
Matius 25: 1-13
= Yesus tampil dalam kemuliaan sebagai Mempelai Pria Surga yang akan segera datang...

Ibadah Doa Surabaya, 30 Juli 2012 (Senin Sore)
Matius 27
Dalam susunan tabernakel ini menunjuk tentang 7 PERCIKAN DARAH DI ATAS TABUT PERJANJIAN, artinya sekarang adalah sengsara yang dialami...

Ibadah Doa Surabaya, 01 Agustus 2018 (Rabu Sore)
Dari rekaman Ibadah Doa di Medan

Salam sejahtera dalam kasih sayangnya TUHAN kita Yesus Kristus. Saya berada di...

Ibadah Pendalaman Alkitab Malang, 22 April 2010 (Kamis Sore)
Matius 25:1,13
25:1. "Pada waktu itu hal Kerajaan Sorga seumpama sepuluh gadis,...

Ibadah Pendalaman Alkitab Malang, 02 Februari 2017 (Kamis Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Wahyu 5:1
5:1 Maka aku melihat di...

Ibadah Pendalaman Alkitab Malang, 03 November 2016 (Kamis Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Wahyu 4:8
4:8 Dan keempat makhluk itu...

Ibadah Raya Malang, 06 Januari 2019 (Minggu Pagi)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Wahyu 8:8-9
8:8 Lalu malaikat yang kedua...

Ibadah Persekutuan Jakarta I, 08 Oktober 2013 (Selasa Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayangnya Tuhan kita Yesus Kristus. Selamat malam, selamat mendengarkan Firman Tuhan....

Ibadah Doa Malang, 24 April 2012 (Selasa Sore)
Matius 26:69-75 berjudul Petrus menyangkal Yesus.

Tiga kali Petrus menyangkal Yesus:
Ayat...

Ibadah Raya Surabaya, 28 Oktober 2012 (Minggu Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayangnya Tuhan kita Yesus Kristus. Selamat malam, selamat mendengarkan Firman Tuhan. Biarlah damai...

Ibadah Doa Surabaya, 08 Februari 2019 (Jumat Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayangnya TUHAN kita Yesus Kristus. Selamat malam, selamat mendengarkan firman TUHAN. Biarlah damai...

Ibadah Doa Malang, 01 Maret 2016 (Selasa Sore)
Bersamaan dengan Ibadah Doa Puasa Session III

Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Wahyu 3:21-22

Ibadah Raya Malang, 05 Juli 2009 (Minggu Pagi)
Lukas 23: 43
"KEMBALI KE FIRDAUS"

Tuhan menciptakan manusia, Adam dan Hawa, sama mulia dengan...

Ibadah Doa Malang, 06 Desember 2016 (Selasa Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Wahyu 4:8a
4:8 Dan keempat makhluk itu...


TRANSKRIP LENGKAP

Doa Surabaya (Rabu, 26 November 2014)
Tayang: 10 Mei 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 24 November 2014)
Tayang: 10 Mei 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 23 November 2014)
Tayang: 07 Januari 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 19 November 2014)
Tayang: 07 Januari 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 17 November 2014)
Tayang: 07 Januari 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 09 November 2014)
Tayang: 22 Agustus 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 05 November 2014)
Tayang: 04 Juni 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 03 November 2014)
Tayang: 04 Juni 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 02 November 2014)
Tayang: 03 Maret 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 20 Oktober 2014)
Tayang: 13 Desember 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 13 Oktober 2014)
Tayang: 13 Desember 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 12 Oktober 2014)
Tayang: 24 Oktober 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 08 Oktober 2014)
Tayang: 18 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 06 Oktober 2014)
Tayang: 05 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 05 Oktober 2014)
Tayang: 05 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 01 Oktober 2014)
Tayang: 05 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 29 September 2014)
Tayang: 24 Juni 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 21 September 2014)
Tayang: 19 Mei 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 17 September 2014)
Tayang: 29 April 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 15 September 2014)
Tayang: 29 April 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]



Untuk Koneksi Lambat, silahkan buka http://id.gptkk.org
Transkrip lengkap dari ibadah penggembalaan di Malang dan Surabaya, semuanya di bawakan oleh gembala sidang Pdt. Widjaja Hendra.

Silahkan kontak ke info@gptkk.org apabila bapak/ibu/sdr/sdri ada pertanyaan atau mungkin ingin berlangganan majalah Manna dan silahkan kirim email ke widjaja_h [at] yahoo.com apabila ingin konsultasi pribadi dengan bapak gembala
silahkan ganti tanda [at] dengan @
Cari ringkasan:   
[versi cetak]
Cari rekaman ibadah ini di: http://www.kabarmempelai.org
Ibadah Kaum Muda Remaja Malang, 02 November 2019 (Sabtu Sore)

Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Lukas 14: 12-14 => siapa yang harus diundang
14:12. Dan Yesus berkata juga kepada orang yang mengundang Dia: "Apabila engkau mengadakan perjamuan siang atau perjamuan malam, janganlah engkau mengundang sahabat-sahabatmu atau saudara-saudaramu atau kaum keluargamu atau tetangga-tetanggamu yang kaya, karena mereka akan membalasnya dengan mengundang engkau pula dan dengan demikian engkau mendapat balasnya.
14:13. Tetapi apabila engkau mengadakan perjamuan, undanglah orang-orang miskin, orang-orang cacat, orang-orang lumpuh dan orang-orang buta.
14:14. Dan engkau akan berbahagia, karena mereka tidak mempunyai apa-apa untuk membalasnya kepadamu. Sebab engkau akan mendapat balasnya pada hari kebangkitan orang-orang benar."

Ini adalah perjamuan siang dan perjamuan malam--pesta siang dan pesta malam; korban pagi dan korban petang (diterangkan mulai dari Ibadah Kaum Muda Remaja, 19 Oktober 2019).
Keluaran 29: 38-39
29:38. "Inilah yang harus kauolah di atas mezbah itu: dua anak domba berumur setahun, tetap tiap-tiap hari.
29:39. Domba yang satu haruslah kauolah
pada waktu pagi dan domba yang lain kauolah pada waktu senja.

Dulu bangsa Israel harus mempersembahkan korban pagi dan korban petang berupa dua ekor anak domba setiap hari. Ini kita bandingkan dengan Keluaran 29: 1
29:1. "Inilah yang harus kaulakukan kepada mereka, untuk menguduskan mereka, supaya mereka memegang jabatan imam bagi-Ku: Ambillah seekor lembu jantan muda dan dua ekor domba jantan yang tidak bercela,

Perikop: pentahbisan Harun dan anak-anaknya.

Di sini, Harun dan anak-anaknya harus mempersembahkan korban tahbisan yaitu dua ekor anak domba, tetapi hanya satu hari saja.
Tadi, korban pagi dan korban petang mempersembahkan dua ekor domba setiap hari.

Jadi, korban pagi dan korban petang/korban siang dan korban malam merupakan pelipatgandaan dari korban tahbisan. Kalau tiap hari menyembelih binatang berarti bersuasana pesta siang dan malam; sama dengan TAHBISAN YANG BERPESTA.

Karena itu beribadah melayani Tuhan tidak boleh terpaksa, dipaksa, cemberut, kesedihan dan lain-lain tetapi harus bersuasana pesta; kebahagiaan sorga.
Suasana pesta dalam ibadah pelayanan justru harus dilipat gandakan; semakin bertambah-tambah, sampai mencapai puncaknya yaitu perjamuan kawin Anak Domba di awan-awan yang permai pada saat Yesus datang kembali kedua kali.

Syarat tahbisan yang berpesta: tahbisan dalam kesucian. Kita harus hidup dalam kesucian.
Kita sudah mendengar, kita disucikan lewat firman pengajaran, supaya kita mengalami suasana pesta.

Apa yang disucikan?

  1. Tabiat daging yang suka menuntut balas, menuntut hak, dan sombong. Harus disucikan; sama dengan menjadi doulos, yaitu tidak punya hak tetapi hanya melakukan kewajiban (sudah diterangkan pada Ibadah Kaum Muda Remaja, 26 Oktober 2019).


  2. Lukas 14: 13
    14:13. Tetapi apabila engkau mengadakan perjamuan, undanglah orang-orang miskin, orang-orang cacat, orang-orang lumpuh dan orang-orang buta.

    Yang kedua: perbuatan daging/dosa harus disucikan.

AD. 2
Perbuatan daging yaitu:
Lukas 14: 13
14:13. Tetapi apabila engkau mengadakan perjamuan, undanglah orang-orang miskin, orang-orang cacat, orang-orang lumpuh dan orang-orang buta.

  1. 'Miskin'= miskin rohani= tidak kaya di hadapan Tuhan; kaya secara jasmani tetapi tidak kaya di hadapan Tuhan.
    Lukas 12: 15, 18-21
    12:15. Kata-Nya lagi kepada mereka: "Berjaga-jagalah dan waspadalah terhadap segala ketamakan, sebab walaupun seorang berlimpah-limpah hartanya, hidupnya tidaklah tergantung dari pada kekayaannya itu."
    12:18. Lalu katanya: Inilah yang akan aku perbuat; aku akan merombak lumbung-lumbungku dan aku akan mendirikan yang lebih besar dan aku akan menyimpan di dalamnya segala gandum dan barang-barangku.
    12:19. Sesudah itu aku akan berkata kepada jiwaku: Jiwaku, ada padamu banyak barang, tertimbun untuk bertahun-tahun lamanya; beristirahatlah, makanlah, minumlah dan bersenang-senanglah!
    12:20. Tetapi firman Allah kepadanya: Hai engkau orang bodoh, pada malam ini juga jiwamu akan diambil dari padamu, dan apa yang telah kausediakan, untuk siapakah itu nanti?
    12:21. Demikianlah jadinya dengan orang yang mengumpulkan harta bagi dirinya sendiri, jikalau ia
    tidak kaya di hadapan Allah."

    Tidak kaya di hadapan Tuhan artinya terikat oleh keinginan akan uang sehingga menjadi kikir dan serakah.
    Kikir= tidak bisa memberi untuk pekerjaan Tuhan dan sesama yang membutuhkan; termasuk juga egois.

    Serakah= mencuri milik orang lain--hutang tidak bayar, menipu dan sebagainya--terutama mencuri milik Tuhan yaitu persepuluhan dan persembahan khusus.

    Akibatnya: mati rohani; binasa untuk selamanya.

    Ini yang harus disucikan, yaitu disucikan dari kemiskinan rohani (kikir dan serakah sehingga kita kaya di hadapan Tuhan, artinya kaya dalam kemurahan; suka memberi.
    Contoh: jemaat Makedonia. Mereka miskin dan dalam pencobaan, tetapi bisa memberi waktu, tenaga, pikiran dan sebagainya, dan kita bisa melayani Tuhan. Semua kita korbankan kecuali pengajaran benar tidak boleh dikorbankan.

    2 Korintus 8: 1-2
    8:1. Saudara-saudara, kami hendak memberitahukan kepada kamu tentang kasih karunia yang dianugerahkan kepada jemaat-jemaat di Makedonia.
    8:2. Selagi dicobai dengan berat dalam pelbagai penderitaan, sukacita mereka meluap dan meskipun mereka sangat miskin, namun mereka kaya dalam kemurahan.


  2. 'Buta'= buta rohani, yaitu membenci saudaranya, berarti membenci Tuhan juga.
    1 Yohanes 2: 11
    2:11. Tetapi barangsiapa membenci saudaranya, ia berada di dalam kegelapan dan hidup di dalam kegelapan. Ia tidak tahu ke mana ia pergi, karena kegelapan itu telah membutakan matanya.

    Kalau ada kebencian tidak akan bisa melayani. Karena itu harus disucikan sehingga bisa saling mengasihi, mulai dari saling mengaku dan mengampuni, sampai mengasihi orang yang memusuhi kita--membalas kejahatan dengan kebaikan. Setelah itu baru kita bisa melayani pembangunan tubuh Kristus yang sempurna.

    Kalau suami, isteri, anak, orang tua dianggap musuh, berarti ia buta. Harus disucikan!


  3. 'Cacat'= cacat cela= ajaran palsu.
    Wahyu 2: 19-20
    2:19. Aku tahu segala pekerjaanmu: baik kasihmu maupun imanmu, baik pelayananmu maupun ketekunanmu. Aku tahu, bahwa pekerjaanmu yang terakhir lebih banyak dari pada yang pertama.
    2:20. Tetapi Aku mencela engkau, karena engkau membiarkan wanita Izebel, yang menyebut dirinya nabiah, mengajar dan menyesatkan hamba-hamba-Ku supaya berbuat zinah dan makan persembahan-persembahan berhala.

    Ayat 19= sudah bagus semua, tetapi ada cacat celanya, percuma.

    Ajaran-ajaran palsu yaitu:


    • Ajaran Izebel= ajaran palsu yang mengizinkan wanita mengajar dan memerintah laki-laki--wanita menjadi kepala dari laki-laki.
      Di dalam rumah tangga dan ibadah pelayanan, hati-hati.

      1 Timotius 2: 11-14
      2:11. Seharusnyalah perempuan berdiam diri dan menerima ajaran dengan patuh.
      2:12. Aku tidak mengizinkan perempuan mengajar dan juga tidak mengizinkannya memerintah laki-laki; hendaklah ia berdiam diri.
      2:13. Karena Adam yang pertama dijadikan, kemudian barulah Hawa.
      2:14. Lagipula bukan Adam yang tergoda, melainkan perempuan itulah yang tergoda dan jatuh ke dalam dosa.

      Kalau wanita mengajar, pasti jatuh semua. Ini sudah terbukti sejak kejadian Hawa.
      Kejatuhan Hawa adalah memakan satu buah yang dilarang Tuhan. Sekarang, wanita boleh melayani apa saja, kecuali tidak boleh mengajar dan memerintah laki-laki, supaya tidak jatuh lagi.

      Susunan yang benar adalah laki-laki kepala dari wanita, sehingga Yesus jadi kepala.
      Tetapi kalau wanita mengajar dan memerintah laki-laki, ular/setan yang jadi kepala. Kalau ular jadi kepala, hidup itu akan bersuasana kutukan--letih lesu, beban berat, susah payah, air mata--sampai ditolak oleh Tuhan. Tuhan tolong kita.

      Mulai dulu dari perempuan yang patuh, diam, dan banyak mengoreksi diri.
      Kalau ada wanita yang mengajar, akan tetap cacat cela. Hebat, tetapi saat Yesus datang, tidak diterima Tuhan.
      Hati-hati, wanita menjatuhkan bisa lewat bujuk/rayu, kalau tidak bisa, akan memaksa.


    • Ajaran tentang seluk-beluk iblis.
      Wahyu 2: 24
      2:24. Tetapi kepada kamu, yaitu orang-orang lain di Tiatira, yang tidak mengikuti ajaran itu dan yang tidak menyelidiki apa yang mereka sebut seluk-beluk Iblis, kepada kamu Aku berkata: Aku tidak mau menanggungkan beban lain kepadamu.

      Kalau menerima ajaran Izebel, akan menerima ajaran seluk-beluk iblis, sekarang perjalanan ke neraka. Hati-hati! Kita bukan belajar perjalanan ke sorga, tetapi ke neraka. Untuk apa? Setiap ajaran ada rohnya. Kalau sudah dicap, habislah sudah.


    Kita harus disucikan dari ajaran-ajaran palsu, sehingga bisa menerima dan berpegang teguh pada firman pengajaran yang benar, itu yang bisa menyempurnakan kita.


  4. 'Lumpuh'= kelumpuhan rohani.
    Yohanes 5: 5-9
    5:5. Di situ ada seorang yang sudah tiga puluh delapan tahun lamanya sakit.
    5:6. Ketika Yesus melihat orang itu berbaring di situ dan karena Ia tahu, bahwa ia telah lama dalam keadaan itu, berkatalah Ia kepadanya: "Maukah engkau sembuh?"
    5:7. Jawab orang sakit itu kepada-Nya: "
    Tuhan, tidak ada orang yang menurunkan aku ke dalam kolam itu apabila airnya mulai goncang, dan sementara aku menuju ke kolam itu, orang lain sudah turun mendahului aku."
    5:8. Kata Yesus kepadanya: "Bangunlah, angkatlah tilammu dan berjalanlah."
    5:9. Dan pada saat itu juga sembuhlah orang itu lalu ia mengangkat tilamnya dan berjalan. Tetapi hari itu hari Sabat.

    'Tuhan, tidak ada orang yang menurunkan aku'= bergantung manusia. Jangan! Kalau bergantung manusia termasuk orang tua, kita sudah tidak ada harapan sama sekali. Jangan berharap apapun di dunia, satu waktu tidak akan ada jawaban.
    Tadi cerita orang kaya, Tuhan katakan: tidak bergantung pada kekayaan.

    Kelumpuhan rohani artinya:


    • Non aktif= tidak setia berkobar-kobar lagi dalam ibadah pelayanan kepada Tuhan.
      Kalau yang rohani lumpuh, jangan harap yang jasmani maju. Hati-hati! Mari kembali!


    • 'Tuhan, tidak ada orang yang menurunkan aku'= hanya berharap pada segala sesuatu di dunia; tidak mengandalkan Tuhan, sehingga tidak ada jawaban dan kepastian dalam hidupnya; hanya jalan buntu.
      Bukan tidak boleh kaya, tetapi jangan mengandalkan itu!


    • Kerohaniannya tidak meningkat; tetap ada dosa-dosa; rohaninya tidak dewasa, masih ada yang tidak benar, masih mempertahankan dosa.
      Tidak benar sama dengan tidak bisa maju, malah mundur.

      Perjalanan ke Yerusalem baru adalah naik gunung, kalau tidak maju, berarti diam, dan turun terus, sampai di lembah. Bahaya, jangan mempertahankan dosa! Kalau ada yang tidak benar, sadar, mohon ampun kepada Tuhan, biar darah-Nya menyucikan kita, dan kita harus bertekad untuk tidak berbuat lagi. Kalau tidak, akan jatuh ke lembah dosa dan puncaknya dosa yaitu dosa makan minum dan kawin mengawinkan, lembah kegagalan dan sebagainya. Tuhan tolong kita semua.

      Dosa ini datang sekonyong-konyong, tahu-tahu sudah berbuat. Hati-hati! Jangan sampai lumpuh.


    • Tidak berdaya= menghadapi kemustahilan.


    Bagaimana cara Tuhan menolong? Ia tampil pada hari Sabat.
    Yohanes 5: 9
    5:9. Dan pada saat itu juga sembuhlah orang itu lalu ia mengangkat tilamnya dan berjalan. Tetapi hari itu hari Sabat.

    Bagi kita sekarang artinya: Yesus tampil dalam firman pengajaran--Yesus mengajar pada hari Sabat--, artinya kita mendengar firman pengajaran yang benar, yang lebih tajam dari pedang bermata dua.
    Lukas 13: 10
    13:10. Pada suatu kali Yesus sedang mengajar dalam salah satu rumah ibadat pada hari Sabat.

    Ibrani 4: 9-12
    4:9. Jadi masih tersedia suatu hari perhentian, hari ketujuh, bagi umat Allah.
    4:10. Sebab barangsiapa telah masuk ke tempat perhentian-Nya, ia sendiri telah berhenti dari segala pekerjaannya, sama seperti Allah berhenti dari pekerjaan-Nya.
    4:11. Karena itu baiklah kita berusaha untuk masuk ke dalam perhentian itu, supaya jangan seorangpun jatuh karena mengikuti contoh ketidaktaatan itu juga.
    4:12. Sebab firman Allah hidup dan kuat dan lebih tajam dari pada pedang bermata dua manapun; ia menusuk amat dalam sampai memisahkan jiwa dan roh, sendi-sendi dan sumsum; ia sanggup membedakan pertimbangan dan pikiran hati kita.

    'hari perhentian'= Sabat.
    Doakan, supaya setiap ibadah ada firman pengajaran yang benar--berarti ada pribadi Yesus.
    Jadi, setiap kita mendengar pemberitaan firman pengajaran yang benar, yang lebih tajam dari pedang bermata dua, kita akan mengalami aktivitas Yesus di tengah-tengah kita.

    Untuk apa?


    • Yohanes 5: 6
      5:6. Ketika Yesus melihat orang itu berbaring di situ dan karena Ia tahu, bahwa ia telah lama dalam keadaan itu, berkatalah Ia kepadanya: "Maukah engkau sembuh?"

      Yang pertama: 'Yesus melihat'= Yesus melihat kita; memperhatikan kita, sehingga tidak ada dosa-dosa yang bisa disembunyikan; semua keadaan kita tidak bisa disembunyikan. Semua Tuhan lihat sampai kedalaman hati kita.

      Karena itu kita ke gereja untuk mendengar firman, bukan bercanda.


    • Yang kedua: 'Ia tahu'= Tuhan mengerti keadaan kita; Ia ikut merasakan dan menanggung keadaan kita, sehingga kita merasa ringan.
      Kalau kita menunjukkan keadaan kita dalam setiap pemberitaan firman, kita akan mengalami kelegaan karena semua sudah Dia tanggung di kayu salib.


    • 'berkatalah Ia kepadanya'= 'maukah dosamu diampuni?'= Yesus mau memberikan jalan keluar, sama dengan mau mengampuni dosa-dosa kita.
      Markus 2: 9
      2:9. Manakah lebih mudah, mengatakan kepada orang lumpuh ini: Dosamu sudah diampuni, atau mengatakan: Bangunlah, angkatlah tilammu dan berjalan?

      Sikap kita adalah mengakui segala keadaan dan dosa kita kepada Tuhan--apalagi kalau ada altar call, itu adalah prioritas untuk ditolong--dan mengaku dosa kepada sesama.

      Jangan sembarangan cerita kepada orang, tetapi tanya pada Tuhan atau orang yang benar-benar dipakai Tuhan--kepada pendetapun jangan sembarang cerita.


    • 'angkatlah tilammu!'= setiap pemberitaan firman pengajaran yang benar merupakan perintah Tuhan yang harus dilakukan sekalipun sakit bagi daging; bertentangan dengan logika atau keinginan.
      Untuk mengangkat kakinya saja, orang lumpuh tidak bisa, tetapi Tuhan suruh mengangkat tilamnya.

      Banyak kali kita mau lebih pintar dari Tuhan. Mari lakukan perintah Tuhan, biar Dia yang menanggung resikonya. Kalau kita melakukan perintah Tuhan yang mustahil, kita akan mendapatkan kuasa Tuhan yang menghapus kemustahilan; semua masalah selesai pada waktunya, semua indah dan bahagia pada waktunya.

      Tadi, orang lumpuh 38 tahun, ini merupakan batas.
      Ulangan 2: 14
      2:14. Lamanya kita berjalan sejak dari Kadesh-Barnea sampai kita ada di seberang sungai Zered, ada tiga puluh delapan tahun, sampai seluruh angkatan itu, yakni prajurit, habis binasa dari perkemahan, seperti yang dijanjikan TUHAN dengan sumpah kepada mereka;

      Malam ini adalah TAPAL BATAS, kalau menolak firman, kita akan berhadapan dengan tangan Tuhan yang teracung untuk menghukum dan membinasakan, kalau menerima; taat dengar-dengaran, kita akan menerima uluran tangan belas kasih Tuhan untuk melakukan semuanya bagi kita.

      Jangan ikuti daging, nasihat orang yang tidak mengerti, tetapi ikuti perintah Tuhan sekalipun berat bagi daging. Tidak ada yang mustahil!
      Jangan keras hati!

      Kalau sudah ditolong Tuhan jangan lupa untuk bersaksi dan datang beribadah dengan sungguh-sungguh dan gembira. Ini bukti kita mendapat jamahan tangan Tuhan.
      Yohanes 5: 14-15
      5:14. Kemudian Yesus bertemu dengan dia dalam Bait Allah lalu berkata kepadanya: "Engkau telah sembuh; jangan berbuat dosa lagi, supaya padamu jangan terjadi yang lebih buruk."
      5:15. Orang itu keluar, lalu menceriterakan kepada orang-orang Yahudi, bahwa Yesuslah yang telah menyembuhkan dia.

      Dan mujizat terakhir kalau Tuhan datang kembali kita diubahkan jadi sempurna untuk layak menyambut kedatangan-Nya kembali.

Jangan sampai tangan Tuhan diacungkan, tetapi diulurkan bagi kita semua.

Tuhan memberkati.

kembali ke halaman sebelumnya
IBADAH RUTIN DI MALANG

Minggu jam 06:45 (Ibadah Raya)
Minggu jam 10:15 (Ibadah Sekolah Minggu)
Selasa jam 17:15 (Ibadah Pendalaman Alkitab)
Rabu jam 07:30 (Ibadah Kaum Wanita)
Kamis jam 17:15 (Ibadah Doa Penyembahan)
Sabtu jam 17:15 (Ibadah Kaum Muda Remaja)

IBADAH RUTIN DI MEDAN
Royal Room Hotel Danau Toba Internasional
Jl. Imam Bonjol Medan

Minggu, jam 18:45 (Ibadah Raya)
Senin, jam 08:00 (Ibadah Pendalaman Alkitab)
Senin, jam 17:30 (Ibadah Pendalaman Alkitab)

IBADAH RUTIN DI SURABAYA

Minggu jam 09:00 (Ibadah Sekolah Minggu)
Minggu jam 10:15 (Ibadah Raya)
Rabu jam 17:30 (Ibadah Pendalaman Alkitab)
Jumat jam 17:30 (Ibadah Doa Penyembahan)


IBADAH RUTIN DI JAKARTA
Jl. Patra Kuningan XIV no.4
Jakarta Selatan
Sabtu, jam 09:00 (Ibadah Pendalaman Alkitab)

IBADAH KUNJUNGAN
  • 26-28 November 2019
    (Ibadah Kunjungan di Ciawi & Jakarta)

  • 13 Desember 2019
    (Ibadah Natal di Bondowoso)

  • 28-30 Januari 2020
    (Ibadah Kunjungan di Medan)

  • 13-18 April 2020
    (Ibadah Kunjungan di Korea Selatan)

All Right Reserved Gereja Pantekosta Tabernakel "KRISTUS KASIH"
Jln. Simpang Borobudur 27 Malang | Telp: (0341) 496949 | Fax: (0341) 476751 » Lihat Peta Gereja Kami di Malang
Jln. WR Supratman 4 Surabaya | Telp. 08123300378 » Lihat Peta Gereja Kami di Surabaya
hubungi kami | email: info@gptkk.org | sitemap | top