English Language | Form Penggembalaan
RINGKASAN KOTBAH IBADAH RUTIN DAN IBADAH KUNJUNGAN
RINGKASAN LAINNYA

Ibadah Pendalaman Alkitab Malang, 03 Juli 2018 (Selasa Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Wahyu 7:13-15a

Ibadah Raya Surabaya, 29 September 2013 (Minggu Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayangnya Tuhan kita Yesus Kristus. Selamat malam, selamat mendengarkan Firman Tuhan. Biarlah damai...

Ibadah Doa Malam Session I Malang, 05 September 2013 (Kamis Malam)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Ukuran penyembahan adalah kesucian. Tanpa kesucian, maka doa penyembahan...

Ibadah Pendalaman Alkitab Surabaya, 12 Oktober 2015 (Senin Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayangnya TUHAN kita Yesus Kristus. Selamat malam, selamat mendengarkan firman TUHAN. Biarlah damai...

Ibadah Doa Surabaya, 02 Januari 2013 (Rabu Sore)
Matius 28 dalam susunan tabernakel ini menunjuk kepada SHEKINAH GLORY/SINAR KEMULIAAN.

Dibalik kematian Yesus atau dibalik salib, ada kebangkitan dan kemuliaan Tuhan....

Ibadah Pendalaman Alkitab Malang, 14 Oktober 2010 (Kamis Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Matius 25:31
25:31. "Apabila...

Ibadah Kaum Muda Remaja Malang, 08 April 2017 (Sabtu Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Lukas 11:24-26
11:24 "Apabila roh jahat keluar dari...

Ibadah Pendalaman Alkitab Surabaya, 23 Agustus 2019 (JUmat Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayangnya TUHAN kita Yesus Kristus. Selamat malam, selamat mendengarkan firman TUHAN. Biarlah damai...

Ibadah Paskah Malang, 05 April 2015 (Minggu Pagi)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Wahyu 2-3 adalah tentang tujuh kali...

Ibadah Doa Surabaya, 08 Juni 2011 (Rabu Sore)
Disertai dengan puasa
Matius 26: 17-19
26:17. Pada hari pertama dari hari raya Roti Tidak Beragi datanglah...

Ibadah Kaum Muda Remaja, 19 November 2011 (Sabtu Sore)
Lukas 1:5-25 adalah berita tentang kelahiran Yohanes Pembaptis.

Lukas 1:13-17
1:13...

Ibadah Kunjungan di Jayapura III, 18 Oktober 2018 (Kamis Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Wahyu 22:20
22:20 Ia yang memberi kesaksian...

Ibadah Raya Surabaya, 19 Februari 2017 (Minggu Siang)
Salam sejahtera dalam kasih sayangnya TUHAN kita Yesus Kristus. Selamat siang, selamat mendengarkan firman TUHAN. Biarlah kasih...

Ibadah Pendalaman Alkitab Surabaya, 24 April 2017 (Senin Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayangnya TUHAN kita Yesus Kristus. Selamat malam, selamat mendengarkan firman TUHAN. Biarlah damai...

Ibadah Doa Malang, 19 Juli 2016 (Selasa Sore)
Pembicara: Pdt. Mikha Sanda Toding

Matius 16:21-28
16:21 Sejak waktu itu Yesus mulai menyatakan kepada murid-murid-Nya bahwa...


TRANSKRIP LENGKAP

Doa Surabaya (Rabu, 26 November 2014)
Tayang: 10 Mei 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 24 November 2014)
Tayang: 10 Mei 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 23 November 2014)
Tayang: 07 Januari 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 19 November 2014)
Tayang: 07 Januari 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 17 November 2014)
Tayang: 07 Januari 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 09 November 2014)
Tayang: 22 Agustus 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 05 November 2014)
Tayang: 04 Juni 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 03 November 2014)
Tayang: 04 Juni 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 02 November 2014)
Tayang: 03 Maret 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 20 Oktober 2014)
Tayang: 13 Desember 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 13 Oktober 2014)
Tayang: 13 Desember 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 12 Oktober 2014)
Tayang: 24 Oktober 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 08 Oktober 2014)
Tayang: 18 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 06 Oktober 2014)
Tayang: 05 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 05 Oktober 2014)
Tayang: 05 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 01 Oktober 2014)
Tayang: 05 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 29 September 2014)
Tayang: 24 Juni 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 21 September 2014)
Tayang: 19 Mei 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 17 September 2014)
Tayang: 29 April 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 15 September 2014)
Tayang: 29 April 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]



Untuk Koneksi Lambat, silahkan buka http://id.gptkk.org
Transkrip lengkap dari ibadah penggembalaan di Malang dan Surabaya, semuanya di bawakan oleh gembala sidang Pdt. Widjaja Hendra.

Silahkan kontak ke info@gptkk.org apabila bapak/ibu/sdr/sdri ada pertanyaan atau mungkin ingin berlangganan majalah Manna dan silahkan kirim email ke widjaja_h [at] yahoo.com apabila ingin konsultasi pribadi dengan bapak gembala
silahkan ganti tanda [at] dengan @
Cari ringkasan:   
[versi cetak]
Cari rekaman ibadah ini di: http://www.kabarmempelai.org
Ibadah Pendalaman Alkitab Surabaya, 03 Januari 2011 (Senin Sore)

Matius 25: 31-34
25:31. "Apabila Anak Manusia datang dalam kemuliaan-Nya dan semua malaikat bersama-sama dengan Dia, maka Ia akan bersemayam di atas takhta kemuliaan-Nya.
25:32. Lalu semua bangsa akan dikumpulkan di hadapan-Nya dan Ia akan memisahkan mereka seorang dari pada seorang, sama seperti
gembala memisahkan domba dari kambing,
25:33. dan Ia akan
menempatkan domba-domba di sebelah kanan-Nya dan kambing-kambing di sebelah kiri-Nya.
25:34.
Dan Raja itu akan berkata kepada mereka yang di sebelah kanan-Nya: Mari, hai kamu yang diberkati oleh Bapa-Ku, terimalah Kerajaan yang telah disediakan bagimu sejak dunia dijadikan.

ay. 31-32= pada saat kedatangan Yesus kedua kali, Yesus tampil sebagai Raja diatas segala raja dan Gembala Agung untuk memisahkan domba dari kambing.
Kita harus waspada, sebab tahun 2011 ini adalah tahun pemisahan. Tapi kalau kita tidak terpisah, tahun ini juga merupakan tahun kegerakan dan tahun mujizat.

Sebab itu, kita harus hati-hati supaya tidak terpisah!

ay. 33= kambing dan domba dipisahkan dari posisinya:
  • posisi domba di sebelah kanan Tuhan,
  • posisi kambing di sebelah kiri Tuhan.

= dasar pemisahan adalah:
  1. hikmat surgawi (sudah dipelajari).
  2. tabiat/karakter (Matius 25: 35-45).
Artinya, dasar pemisahan tidak ada kaitan dengan perkara-perkara jasmani.

KITA MEMBAHAS DASAR PEMISAHAN KEDUA
Matius 25: 35, 39-42, 44-45
25:35. Sebab ketika Aku lapar, kamu memberi Aku makan; ketika Aku haus, kamu memberi Aku minum; ketika Aku seorang asing, kamu memberi Aku tumpangan;
25:39. Bilamanakah kami melihat Engkau sakit atau dalam penjara dan kami mengunjungi Engkau?
25:40. Dan Raja itu akan menjawab mereka: Aku berkata kepadamu, sesungguhnya segala sesuatu yang kamu lakukan untuk salah seorang dari saudara-Ku yang paling hina ini, kamu telah melakukannya untuk Aku.
25:41. Dan Ia akan berkata juga kepada
mereka yang di sebelah kiri-Nya: Enyahlah dari hadapan-Ku, hai kamu orang-orang terkutuk, enyahlah ke dalam api yang kekal yang telah sedia untuk Iblis dan malaikat-malaikatnya.
25:42. Sebab ketika Aku lapar, kamu tidak memberi Aku makan; ketika Aku haus, kamu tidak memberi Aku minum;
25:44. Lalu merekapun akan menjawab Dia, katanya: Tuhan, bilamanakah kami melihat Engkau lapar, atau haus, atau sebagai orang asing, atau telanjang atau sakit, atau dalam penjara dan kami tidak melayani Engkau?
25:45. Maka Ia akan menjawab mereka: Aku berkata kepadamu, sesungguhnya segala sesuatu yang tidak kamu lakukan untuk salah seorang dari yang paling hina ini, kamu tidak melakukannya juga untuk Aku.


ay. 41-45= KAMBING di sebelah kiri karena bertabiat EGOIS, yaitu tidak mengasihi sesama yang membutuhkan/sesama yang paling hina. Dan ini artinya, tidak mengasihi Tuhan.
Jadi, kambing disini TANPA KASIH, yang akan masuk dalam hukuman kekal.

ay. 35-40= DOMBA disebelah kanan karena bertabiat KASIH, yaitu mengasihi sesama yang membutuhkan/sesama yang paling hina= memberi dan mengunjungi.
Kalau mengasihi sesama, berarti juga mengasihi Tuhan.
Kasih itu kekal, sehingga orang yang bertabiat kasih akan masuk dalam hidup yang kekal.

2 kali pemisahan dalam kitab Yehezkiel:
  1. Yehezkiel 34: 17-19
    34:17. Dan hai kamu domba-domba-Ku, beginilah firman Tuhan ALLAH: Sungguh, Aku akan menjadi hakim di antara domba dengan domba, dan di antara domba jantan dan kambing jantan.
    34:18. Apakah belum cukup bagimu bahwa kamu menghabiskan padang rumput yang terbaik? Mesti pulakah
    kamu injak-injak padang rumput yang lain-lain dengan kakimu? Belum cukup bahwa kamu minum air yang jernih? Mesti pulakah yang tinggal itu kamu keruhkan dengan kakimu?
    34:19. Apakah domba-domba-Ku seharusnya memakan rumput yang sudah diinjak-injak kakimu dan meminum air yang sudah dikeruhkan kakimu?

    = pemisahan kambing dengan domba
    .
    Disini, kambing bertabiat egois, praktiknya:
    • ay. 18= 'kamu keruhkan dengan kakimu'= mengeruhkan Firman pengajaran yang benar dengan solah tingkah laku/perbuatan-perbuatan yang tidak benar/tidak baik.
      Kita yang sudah menerima firman pengajaran benar, harus menjaga supaya semua aspek kehidupan kita menjadi sama/sesuai dengan firman pengajaran yang benar.

    • 'kamu injak-injak padang rumput'= menjadi sandungan, karena kalau rumput sudah diinjak-injak, domba lain tidak bisa makan.
      Artinya, membuat orang lain tidak bisa menerima Firman pengajaran yang benar.

      Matius 18: 6
      18:6. "Tetapi barangsiapa menyesatkan salah satu dari anak-anak kecil ini yang percaya kepada-Ku, lebih baik baginya jika sebuah batu kilangan diikatkan pada lehernya lalu ia ditenggelamkan ke dalam laut.

      'menyesatkan'= menyandung. Dan orang yang menjadi sandungan, lehernya diikat dengan batu kilangan,artinya:
      1. tidak indah hidupnya,
      2. hidup dalam beban berat,
      3. ditenggelamkan ke dalam laut= hidupnya merosot,
      4. dipakai dalam pembangunan babel untuk dibinasakan, tenggelam dalam lautan api belerang.
        Wahyu 18: 21
        18:21. Dan seorang malaikat yang kuat, mengangkat sebuah batu sebesar batu kilangan, lalu melemparkannya ke dalam laut, katanya: "Demikianlah Babel, kota besar itu, akan dilemparkan dengan keras ke bawah, dan ia tidak akan ditemukan lagi.

    Titus 2: 7, 10
    2:7. dan jadikanlah dirimu sendiri suatu teladan dalam berbuat baik. Hendaklah engkau jujur dan bersungguh-sungguh dalam pengajaranmu,
    2:10. jangan curang, tetapi hendaklah selalu tulus dan setia, supaya dengan demikian mereka dalam segala hal
    memuliakan ajaran Allah, Juruselamat kita.

    Kalau domba yang bertabiat kasih, praktiknya:
    • jujur dan sungguh-sungguh dalam pengajaran.
      Artinya, kalau tidak benar, ya tidak benar. Kalau benar, ya benar (tegas dalam pengajaran). Tidak di balik-balik.

      KEJUJURAN DALAM HAL PENGAJARAN YANG BENAR MENENTUKAN KEJUJURAN DALAM SEGALA HAL.

      Kalau soal pengajaran saja tidak jujur, PASTI hal lainnya juga tidak jujur.

    • memuliakan ajaran Allah= menghiasi Firman pengajaran yang benar.
      Istilah menghiasi ini berarti taat dengar-dengaran pada Firman pengajaran yang benar, sehingga kita idihiasi dengan perhiasan rohani.

      1 Petrus 3: 3-5
      3:3. Perhiasanmu janganlah secara lahiriah, yaitu dengan mengepang-ngepang rambut, memakai perhiasan emas atau dengan mengenakan pakaian yang indah-indah,
      3:4. tetapi perhiasanmu ialah manusia batiniah yang tersembunyi dengan perhiasan yang tidak binasa yang berasal dari roh yang
      lemah lembut dan tenteram, yang sangat berharga di mata Allah.
      3:5. Sebab demikianlah caranya perempuan-perempuan kudus dahulu berdandan, yaitu perempuan-perempuan yang menaruh pengharapannya kepada Allah; mereka
      tunduk kepada suaminya,

      = perhiasan rohani kita adalah lemah lembut, tenteram/pendiam dan tunduk/penurut.

      Lemah lembut dan pendiam= perhiasan bagian dalam.
      Tunduk= perhiasan bagian luar.
      Perhiasan rohani inilah yang merupakan perhiasan mempelai wanita Tuhan, sama seperti tabut perjanjian yang disalut dengan emas luar dan dalam.

    Jadi, domba= bertabiat kasih dalam bentuk JUJUR DAN TAAT DENGAR-DENGARAN.

    Jadi, pemisahan antara kambing dan domba juga terjadi lewat sikap terhadap Firman pengajaran yang benar.

  2. Yehezkiel 34: 20-23
    34:20. Oleh sebab itu, beginilah firman Tuhan ALLAH terhadap mereka. Dengan sesungguhnya Aku sendiri akan menjadi hakim di antara domba yang gemuk dengan domba yang kurus;
    34:21. oleh karena semua
    yang lemah kamu desak dengan lambungmu dan bahumu serta kamu tanduk dengan tandukmu, sehingga kamu menghalau mereka ke luar kandang,
    34:22. maka Aku akan menolong domba-domba-Ku, supaya mereka jangan lagi menjadi mangsa dan Aku akan menjadi hakim di antara domba dengan domba.
    34:23. Aku akan mengangkat satu orang gembala atas mereka, yang akan menggembalakannya, yaitu Daud, hamba-Ku; dia akan menggembalakan mereka, dan menjadi gembalanya.


    = pemisahan domba dengan domba
    (domba gemuk dan domba kurus).
    ay. 21= domba gemuk ini juga bertabiat egois.

    Jadi, meskipun sudah menjadi domba, tapi masih ada domba yang egois.
    Praktiknya:
    • 'yang lemah kamu desak dengan lambungmu'= menggunakan lambung/perut= mendesak dengan lambung/perut.
      Filipi 3: 18-19
      3:18. Karena, seperti yang telah kerap kali kukatakan kepadamu, dan yang kunyatakan pula sekarang sambil menangis, banyak orang yang hidup sebagai seteru salib Kristus.
      3:19. Kesudahan mereka ialah kebinasaan,
      Tuhan mereka ialah perut mereka, kemuliaan mereka ialah aib mereka, pikiran mereka semata-mata tertuju kepada perkara duniawi.

      = mendesak dengan perut, artinya mengikut/melayani Tuhan, hanya untuk mencari hal-hal jasmani/duniawi.

      Orang semacam ini menjadi seteru salib Tuhan, tidak mau sengsara bersama Tuhan= tidak mau berkorban untuk pekerjaan Tuhan.

      Domba yang kurus= domba yang bertabiat kasih, itulah kehidupan yang MEMIKUL SALIB (sengsara bersama Tuhan, rela berkorban apapun untuk Tuhan). Dan kehidupan ini benar-benar mendapatkan kehidupan kekal.

      Matius 16: 24-25
      16:24. Lalu Yesus berkata kepada murid-murid-Nya: "Setiap orang yang mau mengikut Aku, ia harus menyangkal dirinya, memikul salibnya dan mengikut Aku.
      16:25. Karena barangsiapa mau menyelamatkan nyawanya, ia akan kehilangan nyawanya; tetapi barangsiapa
      kehilangan nyawanya karena Aku, ia akan memperolehnya.

      Jangan takut berkorban! Jika kita digerakan oleh Tuhan, kita tidak akan kehilangan apapun, bahkan kita bisa memperoleh hidup kekal.

    • 'mendesak dengan bahu'= menggunakan bahu.
      'bahu'= tanggung jawab.
      Artinya, tidak setia dan tidak tanggung jawab dalam ibadah pelayanan.

      Matius 25: 26,30
      25:26. Maka jawab tuannya itu: Hai kamu, hamba yang jahat dan malas, jadi kamu sudah tahu, bahwa aku menuai di tempat di mana aku tidak menabur dan memungut dari tempat di mana aku tidak menanam?
      25:30. Dan campakkanlah hamba yang tidak berguna itu ke dalam kegelapan yang paling gelap. Di sanalah akan terdapat ratap dan kertak gigi."


      Kalau tidak setia, hidup itu tidak ada gunanya dan hanya akan di campakkan.

      Domba yang kurus= domba yang bertabiat kasih yang SETIA DAN BERTANGGUNG JAWAB  dalam ibadah pelayanan.
      Ini yang dicari oleh Tuhan.

      Matius 25: 21
      25:21. Maka kata tuannya itu kepadanya: Baik sekali perbuatanmu itu, hai hambaku yang baik dan setia; engkau telah setia dalam perkara kecil, aku akan memberikan kepadamu tanggung jawab dalam perkara yang besar. Masuklah dan turutlah dalam kebahagiaan tuanmu.

      'masuk kebahagiaan tuanmu'= kita bisa mengalami kebahagiaan surga di tengah dunia yang porak poranda, sampai satu waktu, kita masuk kebahagiaan Surga yang kekal.

    • 'kamu tanduk dengan tandukmu'= menggunakan tanduk= menanduk= tidak taat dengar-dengaran pada Firman pengajaran yang benar.

      Domba yang kurus= bertabiat kasih dalam bentuk TAAT DENGAR-DENGARAN PADA FIRMAN PENGAJARAN YANG BENAR APAPUN RESIKONYA.

    Hidup kita sebagai domba-domba bergantung pada SEBERAPA kita taat kepada firman penggembalaan/Firman pengajaran yang benar.

    1 Yohanes 2: 17
    2:17. Dan dunia ini sedang lenyap dengan keinginannya, tetapi orang yang melakukan kehendak Allah tetap hidup selama-lamanya.

    Kalau hidup kita bergantung kepada dunia, maka kita sedang lenyap bersama dunia. Bila hidup kita bergantung kepada firman, maka hidup kita semakin indah sampai hidup kekal dan TUHAN TIDAK PERNAH MENIPU KITA. Buktinya kalau kita bergantung kepada firman yaitu taat dengar-dengaran.

    Dunia ini sedang menuju krisis yang besar/total sampai zaman antikris tetapi yang bertahan adalah orang yang memegang firman.
1 Raja-raja 17: 7-9, 11-16
17:7. Tetapi sesudah beberapa waktu, sungai itu menjadi kering, sebab hujan tiada turun di negeri itu.
17:8. Maka datanglah firman TUHAN kepada Elia:
17:9. "Bersiaplah, pergi ke Sarfat yang termasuk wilayah Sidon, dan diamlah di sana. Ketahuilah,
Aku telah memerintahkan seorang janda untuk memberi engkau makan."
17:11. Ketika perempuan itu pergi mengambilnya, ia berseru lagi: "Cobalah ambil juga bagiku sepotong roti."
17:12. Perempuan itu menjawab: "Demi TUHAN, Allahmu, yang hidup, sesungguhnya tidak ada roti padaku sedikitpun,
kecuali segenggam tepung dalam tempayan dan sedikit minyak dalam buli-buli. Dan sekarang aku sedang mengumpulkan dua tiga potong kayu api, kemudian aku mau pulang dan mengolahnya bagiku dan bagi anakku, dan setelah kami memakannya, maka kami akan mati."
17:13. Tetapi Elia berkata kepadanya: "Janganlah takut, pulanglah, buatlah seperti yang kaukatakan, tetapi
buatlah lebih dahulu bagiku sepotong roti bundar kecil dari padanya, dan bawalah kepadaku, kemudian barulah kaubuat bagimu dan bagi anakmu.
17:14. Sebab beginilah firman TUHAN, Allah Israel: Tepung dalam tempayan itu tidak akan habis dan minyak dalam buli-buli itupun tidak akan berkurang sampai pada waktu TUHAN memberi hujan ke atas muka bumi."
17:15. Lalu
pergilah perempuan itu dan berbuat seperti yang dikatakan Elia; maka perempuan itu dan dia serta anak perempuan itu mendapat makan beberapa waktu lamanya.
17:16. Tepung dalam tempayan itu tidak habis dan minyak dalam buli-buli itu
tidak berkurang seperti firman TUHAN yang diucapkan-Nya dengan perantaraan Elia.

Contohnya adalah Elia menghadapi krisis yaitu sungai kering dan hujan tidak turun. Ini menunjuk krisis di segala bidang yang terjadi didunia ini sampai puncaknya antikris berkuasa 3,5 tahun sampai dengan kiamat.
ay. 7= 'sungai itu menjadi kering'= keadaan dunia yang akan kita hadapi sampai antikris berkuasa didunia.
ay. 12= 'mengolahnya bagiku dan bagi anakku'= tabiat egois yang harus diubahkan.

Menghadapi dunia seperti ini, 2 hal yang harus kita miliki:
  1. ay. 12= segenggam tepung dan sedikit minyak= Firman dalam urapan Roh Kudus= Firman pengajaran benar yang ada dalam genggaman kita.
    Artinya:
    1. berpegang teguh pada 1 pengajaran benar yang sudah jadi pengalaman hidup kita.
    2. praktik Firman.

  2. ay. 12= kayu api untuk membakar= salib= korban Kristus= sengsara daging tanpa dosa.
    Penderitaan tanpa dosa ini berguna untuk:
    1. membakar tabiat egois kita.
      Kalau janda ini egois, maka ia akan mati (ay. 12= 'kami akan mati').
      Kalau tabiat ini dibakar, maka kita ada tabiat kasih, bisa berkorban untuk Tuhan dan mendahulukan TUhan.

    2. membakar semua yang tidak berkenan pada Tuhan, tidak menyenangkan Tuhan dan tidak memuliakan Tuhan.

    Membakar egois dan semua yang tidak menyenangkan Tuhan, sama artinya dengan membakar ROTI BUNDAR KECIL YANG MATANG untuk dipersembahkan kepada Tuhan.

    Sekalipun KECIL, tetapi memuaskan/menyenangkan dan mengenyangkan Tuhan.
    Menghadapi krisis dunia, inilah yang Tuhan cari dari hidup kita.
Kalau kita bisa menyenangkan Tuhan, Tuhan pasti akan menyenangkan kita.

Wahyu 3: 7-8
3:7. "Dan tuliskanlah kepada malaikat jemaat di Filadelfia: Inilah firman dari Yang Kudus, Yang Benar, yang memegang kunci Daud; apabila Ia membuka, tidak ada yang dapat menutup; apabila Ia menutup, tidak ada yang dapat membuka.
3:8. Aku tahu segala pekerjaanmu: lihatlah, Aku telah membuka pintu bagimu, yang tidak dapat ditutup oleh seorangpun. Aku tahu bahwa
kekuatanmu tidak seberapa, namun engkau menuruti firman-Ku dan engkau tidak menyangkal nama-Ku.

'kekuatanmu tidak seberapa'= bagaikan roti bundar yang kecil. Dan kita bisa menerima kunci Daud yang bisa membuka segala pintu.

Hasilnya:
  • pintu pemakaian Tuhan dibukakan= kita dipakai dalam kegerakan yang besar.
  • pintu pemeliharaan Tuhan dibukakan= kita mengalami pemeliharan Tuhan mulai sekarang sampai jaman antikirs.
  • pintu pertolongan Tuhan dibukakan= kita mengalami mujizat Tuhan dalam hidup kita, baik secara jasmani maupun rohani.
    Secara rohani, kita terus diubahkan dan terus menyenangkan Tuhan, sampai pintu Surga terbuka bagi kita.
Tuhan memberkati.

kembali ke halaman sebelumnya
IBADAH RUTIN DI MALANG

Minggu jam 06:45 (Ibadah Raya)
Minggu jam 10:15 (Ibadah Sekolah Minggu)
Selasa jam 17:15 (Ibadah Pendalaman Alkitab)
Rabu jam 07:30 (Ibadah Kaum Wanita)
Kamis jam 17:15 (Ibadah Doa Penyembahan)
Sabtu jam 17:15 (Ibadah Kaum Muda Remaja)

IBADAH RUTIN DI MEDAN
Royal Room Hotel Danau Toba Internasional
Jl. Imam Bonjol Medan

Minggu, jam 18:45 (Ibadah Raya)
Senin, jam 08:00 (Ibadah Pendalaman Alkitab)
Senin, jam 17:30 (Ibadah Pendalaman Alkitab)

IBADAH RUTIN DI SURABAYA

Minggu jam 09:00 (Ibadah Sekolah Minggu)
Minggu jam 10:15 (Ibadah Raya)
Rabu jam 17:30 (Ibadah Pendalaman Alkitab)
Jumat jam 17:30 (Ibadah Doa Penyembahan)


IBADAH RUTIN DI JAKARTA
Jl. Patra Kuningan XIV no.4
Jakarta Selatan
Sabtu, jam 09:00 (Ibadah Pendalaman Alkitab)

IBADAH KUNJUNGAN
  • 28-30 Januari 2020
    (Ibadah Kunjungan di Medan)

  • Februari 2020
    (Ibadah Kunjungan di Jayapura)

  • 29 April 2020 - 01 Mei 2020
    (Ibadah Persekutuan di Square Ballroom Surabaya)

  • Agustus 2020
    (Ibadah Kunjungan di Srilangka)

All Right Reserved Gereja Pantekosta Tabernakel "KRISTUS KASIH"
Jln. Simpang Borobudur 27 Malang | Telp: (0341) 496949 | Fax: (0341) 476751 » Lihat Peta Gereja Kami di Malang
Jln. WR Supratman 4 Surabaya | Telp. 08123300378 » Lihat Peta Gereja Kami di Surabaya
hubungi kami | email: info@gptkk.org | sitemap | top