English Language | Form Penggembalaan
RINGKASAN KOTBAH IBADAH RUTIN DAN IBADAH KUNJUNGAN
RINGKASAN LAINNYA

Ibadah Pendalaman Alkitab Malang, 28 April 2011 (Kamis Sore)
Siaran Tunda Ibadah Persekutuan Tubuh Kristus "Kabar Mempelai" di Medan

Tema:

Ibadah Kaum Muda Remaja, 18 Februari 2012 (Sabtu Sore)
Lukas 1:34-38
1:34 Kata Maria kepada malaikat itu: "Bagaimana hal...

Ibadah Kaum Muda Remaja Surabaya, 27 April 2013 (Sabtu Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Lukas 4:1-13 adalah tentang pencobaan di...

Ibadah Kenaikan Tuhan Malang, 21 Mei 2020 (Kamis Pagi)

Ibadah Pendalaman Alkitab Malang, 04 Juli 2013 (Kamis Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Matius 28:20b
28:20 ... Dan ketahuilah, Aku...

Ibadah Kaum Muda Remaja Malang, 02 Mei 2015 (Sabtu Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Lukas 9:1-6 menunjuk pada pengutusan.

Kita sudah...

Ibadah Pendalaman Alkitab Surabaya, 12 September 2016 (Senin Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayangnya TUHAN kita Yesus Kristus. Selamat malam, selamat mendengarkan firman TUHAN. Biarlah damai...

Ibadah Doa Malang, 20 Januari 2009 (Selasa Sore)
Matius 24:29-30 " Keadaan Pada Masa Kedatangan Yesus Ke-2x "
Terjadi badai maut yang...

Ibadah Raya Surabaya, 19 Februari 2017 (Minggu Siang)
Salam sejahtera dalam kasih sayangnya TUHAN kita Yesus Kristus. Selamat siang, selamat mendengarkan firman TUHAN. Biarlah kasih...

Ibadah Raya Surabaya, 01 September 2013 (Minggu Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayangnya Tuhan kita Yesus Kristus. Selamat malam, selamat mendengarkan Firman Tuhan. Biarlah damai...

Ibadah Pendalaman Alkitab Surabaya, 06 Agustus 2012 (Senin Sore)
Matius 27:
= dalam Tabernakel, terkena pada 7 kali percikan darah di atas tabut perjanjian/tutup pendamaian= sengsara yang dialami oleh Yesus sampai...

Ibadah Doa Surabaya, 21 Maret 2012 (Rabu Sore)
Matius 27= Dalam susunan Tabernakel terkena kepada 7 kali percikan darah di atas tabut perjanjian/tutup pendamaian.

Ini menunjuk sengsara daging...

Ibadah Pendalaman Alkitab Malang, 03 Desember 2015 (Kamis Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Wahyu 3:16-17
3:16 Jadi karena engkau suam-suam kuku,...

Ibadah Doa Surabaya, 21 Januari 2015 (Rabu Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayangnya Tuhan kita Yesus Kristus. Selamat malam, selamat mendengarkan firman Tuhan. Biarlah damai...

Ibadah Doa Malang, 03 Mei 2011 (Selasa Sore)
Bersamaan dengan Ibadah Doa Puasa Session III.

Matius 26:12-13


TRANSKRIP LENGKAP

Umum Surabaya (Minggu Sore, 07 Desember 2014)
Tayang: 16 Juni 2020
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 30 November 2014)
Tayang: 16 Juni 2020
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 26 November 2014)
Tayang: 10 Mei 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 24 November 2014)
Tayang: 10 Mei 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 23 November 2014)
Tayang: 07 Januari 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 19 November 2014)
Tayang: 07 Januari 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 17 November 2014)
Tayang: 07 Januari 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 09 November 2014)
Tayang: 22 Agustus 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 05 November 2014)
Tayang: 04 Juni 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 03 November 2014)
Tayang: 04 Juni 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 02 November 2014)
Tayang: 03 Maret 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 20 Oktober 2014)
Tayang: 13 Desember 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 13 Oktober 2014)
Tayang: 13 Desember 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 12 Oktober 2014)
Tayang: 24 Oktober 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 08 Oktober 2014)
Tayang: 18 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 06 Oktober 2014)
Tayang: 05 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 05 Oktober 2014)
Tayang: 05 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 01 Oktober 2014)
Tayang: 05 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 29 September 2014)
Tayang: 24 Juni 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 21 September 2014)
Tayang: 19 Mei 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]



Untuk Koneksi Lambat, silahkan buka http://id.gptkk.org
Transkrip lengkap dari ibadah penggembalaan di Malang dan Surabaya, semuanya di bawakan oleh gembala sidang Pdt. Widjaja Hendra.

Silahkan kontak ke info@gptkk.org apabila bapak/ibu/sdr/sdri ada pertanyaan atau mungkin ingin berlangganan majalah Manna dan silahkan kirim email ke widjaja_h [at] yahoo.com apabila ingin konsultasi pribadi dengan bapak gembala
silahkan ganti tanda [at] dengan @
Cari ringkasan:   
[versi cetak]
Cari rekaman ibadah ini di: http://www.kabarmempelai.org
Ibadah Pendalaman Alkitab Surabaya, 20 Mei 2013 (Senin Sore)

Salam sejahtera dalam kasih sayangnya Tuhan kita Yesus Kristus. Selamat malam, selamat mendengarkan Firman Tuhan. Biarlah damai sejahtera bahagia dari Tuhan senantiasa dilimpahkan di tengah-tengah kita sekalian.

Matius 28: 16-20
= perintah untuk memberitakan injil.
= terdiri dari 2 bagian:

  • suatu kegerakan rohani yang besar, yaitu kegerakan Roh Kudus hujan awal dan hujan akhir (penyebaran terang lewat injil keselamatan dan cahaya injil tentang kemuliaan Kristus/Firman pengajaran),


  • penyertaan Tuhan sampai akhir jaman.

Matius 28: 20b
28:20b. Dan
ketahuilah, Aku menyertai kamu senantiasa sampai kepada akhir zaman."

Kalau kita dipakai dalam kegerakan rohani, Tuhan pasti beserta kita, sehingga kita tidak perlu takut.
Penyertaan Tuhan adalah kebutuhan mutlak yang tidak bisa ditukar dengan apapun juga didunia ini.

Penyertaan Tuhan sampai akhir jaman= penyertaan Tuhan mulai sekarang, sampai kedatangan Tuhan kedua kali dan sampai selama-lamanya (kita duduk bersanding dengan Dia di tahta Yerusalem Baru).
Inilah kekuatan dari penyertaan Tuhan.

Yohanes 14: 16-17
14:16. Aku akan minta kepada Bapa, dan Ia akan memberikan kepadamu seorang Penolong yang lain, supaya Ia menyertai kamu selama-lamanya,
14:17. yaitu
Roh Kebenaran. Dunia tidak dapat menerima Dia, sebab dunia tidak melihat Dia dan tidak mengenal Dia. Tetapi kamu mengenal Dia, sebab Ia menyertai kamu dan akan diam di dalam kamu.

= salah satu bentuk penyertaan Tuhan, yaitu Roh kebenaran (Roh Kudus).
Tanpa Roh Kudus, manusia hanya tanah liat belaka yang tidak bisa apa-apa, hancur dan binasa.
Sebab itu, kita perlu diisi dengan Firman dan Roh Kudus.

Kita sudah mempelajari cara mendapatkan Roh Kudus dalam perjanjian baru (diterangkan pada Ibadah Raya Surabaya, 19 Mei 2013).

Malam ini, kita mempelajari proses mendapatkan Roh Kudus dalam perjanjian lama:
Keluaran 30: 22-25
30:22. Berfirmanlah TUHAN kepada Musa:
30:23. "Ambillah rempah-rempah pilihan,
mur tetesan(1) lima ratus syikal, dan kayu manis(2) yang harum setengah dari itu, yakni dua ratus lima puluh syikal, dan tebu yang(3) baik dua ratus lima puluh syikal,
30:24. dan
kayu teja(4) lima ratus syikal, ditimbang menurut syikal kudus, dan minyak zaitun(5) satu hin.
30:25. Haruslah kaubuat semuanya itu menjadi minyak urapan yang kudus, suatu campuran rempah-rempah yang dicampur dengan cermat seperti buatan seorang tukang campur rempah-rempah; itulah yang harus menjadi minyak urapan yang kudus.


= perikopnya: minyak urapan Roh Kudus.
Dulu, Tabernakel harus diurapi dengan minyak Roh Kudus.
Sekarang, tabernakel menunjuk pada hidup kita.
Artinya: hidup kita harus diurapi Roh Kudus.

Dulu, minyak urapan Roh Kudus dibuat dari rempah-rempah.
Sekarang, ini merupakan proses untuk mendapatkan minyak urapan Roh Kudus.

  1. proses menerima minyak urapan Roh Kudus yang pertama: mur tetesan (getah mur)= getah berbau harum dari pohon mur yang dilukai kulitnya.

    Arti rohani: darah Yesus yang keluar dari tubuh Yesus yang dilukai di kayu salib sampai tetes darah penghabisan (mati dikayu salib).

    Jadi, proses pertama adalah darah Yesus harus disapukan pada hati atau panca indera kita, supaya kita memiliki panca indera yang baik dan berkenan pada Tuhan dan sesama.
    Malam ini, kita bahas hanya 2 indera saja, yaitu telinga dan mulut.

    TELINGA
    Telinga diberi darah Yesus untuk bisa mendengarkan suara gembala (Firman penggembalaan= Firman pengajaran benar yang dipercayakan Tuhan kepada seorang gembala untuk disampaikan kepada sidang jemaat dengan setia dan diulang-ulang untuk menjadi makanan dan komando bagi sidang jemaat).

    Yohanes 10: 27, 5
    10:27. Domba-domba-Ku mendengarkan suara-Ku dan Aku mengenal mereka dan mereka mengikut Aku,
    10:5. Tetapi
    seorang asing pasti tidak mereka ikuti, malah mereka lari dari padanya, karena suara orang-orang asing tidak mereka kenal."

    Kalau mendengar Firman penggembalaan, kita akan mengalami urapan Roh Kudus.
    Kalau mendengar suara asing, justru akan menjadi kering.

    'seorang asing pasti tidak mereka ikuti'= kalau telinga diberi darah Yesus, maka telinga tidak mau mendengar suara asing, bahkan lari dari padanya.

    'suara asing'= ajaran asing/suara yang tidak senada dengan Firman pengajaran benar.

    MULUT
    Mulut ditetesi darah Yesus supaya menjadi mulut yang berkata benar (ya diatas ya, tidak diatas tidak) dan baik (menjadi berkat).

    Kalau mulut mengeluarkan perkataan sia-sia (fitnah, dusta, gosip, dsb), justru akan membuat kering.

    Kalau perkataan kita sudah benar dan baik, mulut kita bisa memuji Tuhan, mengucap syukur dan menyembah Tuhan.

    Efesus 5: 18-20
    5:18. Dan janganlah kamu mabuk oleh anggur, karena anggur menimbulkan hawa nafsu, tetapi hendaklah kamu penuh dengan Roh,
    5:19. dan
    berkata-katalah seorang kepada yang lain dalam mazmur, kidung puji-pujian dan nyanyian rohani. Bernyanyi dan bersoraklah bagi Tuhan dengan segenap hati.
    5:20. Ucaplah syukur senantiasa atas segala sesuatu dalam nama Tuhan kita Yesus Kristus kepada Allah dan Bapa kita

    Markus 7: 37
    7:37. Mereka takjub dan tercengang dan berkata: "Ia menjadikan segala-galanya baik, yang tuli dijadikan-Nya mendengar, yang bisu dijadikan-Nya berkata-kata."

    Kalau telinga dan mulut kita baik (diurapi Roh Kudus), maka semua akan menjadi baik.
    Roh Kudus mampu menjadikan semua baik pada waktunya, tergantung pada telinga dan mulut kita.

    Kalau hidup kita masih belum baik, periksa bagaimana mulut dan telinga kita.


  2. proses menerima minyak urapan Roh Kudus yang kedua: kayu manis= manis rasanya, berbau harum dan bisa dijadikan obat.

    Arti rohani: kasih Allah yang manis lewat pengorbanan AnakNya yang tunggal, yaitu Yesus Kristus di kayu salib sebagai kurban pendamaian.

    1 Yohanes 4: 9-10
    4:9. Dalam hal inilah kasih Allah dinyatakan di tengah-tengah kita, yaitu bahwa Allah telah mengutus Anak-Nya yang tunggal ke dalam dunia, supaya kita hidup oleh-Nya.
    4:10. Inilah kasih itu: Bukan kita yang telah mengasihi Allah, tetapi Allah yang telah mengasihi kita dan yang telah mengutus Anak-Nya
    sebagai pendamaian bagi dosa-dosa kita.

    Bagi kita sekarang, proses kedua adalah kita harus berdamai dengan Tuhan dan sesama.
    Ini sama dengan membawa kayu manis.

    Praktik berdamai dengan Tuhan dan sesama:


    • mengaku dosa kepada Tuhan dan sesama dengan sungguh-sungguh dan sejujur-jujurnya. Jika diampuni, jangan berbuat dosa lagi.
      Dosa ini membuat pahit. Tapi kalau diampuni, akan membuat manis.


    • mengampuni dosa sesama yang sudah mengaku kepada kita dengan sungguh-sungguh dan melupakannya.


    Kalau berdamai, hasilnya: dosa-dosa diselesaikan oleh Kurban Kristus, sehingga hati kita damai sejahtera (ada urapan Roh Kudus) dan kita mengalami kemanisan dari Surga yang tidak bisa dipengaruhi apapun juga.

    YANG MEMBUAT PAHIT/MANISNYA HIDUP KITA ADALAH ADA DOSA ATAU TIDAK.

    Amsal 17: 22
    17:22. Hati yang gembira adalah obat yang manjur, tetapi semangat yang patah mengeringkan tulang.

    'Hati yang gembira adalah obat yang manjur'= hati yang damai berguna untuk menyembuhkan penyakit jasmani dan rohani (stress, putus asa, dsb), bahkan sampai sakit hati (bisa mengampuni).


  3. proses menerima minyak urapan Roh Kudus yang ketiga: kayu teja= rasanya lebih manis dari kayu manis dan baunya lebih harum dari kayu manis.

    Arti rohani: kemurahan dan kasih karunia Tuhan yang lebih manis dari kasih Allah.

    Kasih Allah sebenarnya untuk bangsa Israel. Tetapi untunglah ada luka kelima bagi kita bangsa kafir.

    Jadi, bagi kita sekarang, proses ketiga adalah menerima kemurahan dan kasih karunia Tuhan.

    Kasih karunia= pemberian kepada orang yang tidak layak.

    Jadi, dalam rempah-rempah ada kayu teja, itu adalah kesempatan bagi bangsa kafir untuk bisa mengalami urapan Roh Kudus juga. Dan inilah kasih karunia kemurahan Tuhan.

    Kisah Rasul 10: 44-45
    10:44. Ketika Petrus sedang berkata demikian, turunlah Roh Kudus ke atas semua orang yang mendengarkan pemberitaan itu.
    10:45. Dan semua orang percaya dari golongan bersunat yang menyertai Petrus,
    tercengang-cengang, karena melihat, bahwa karunia Roh Kudus dicurahkan ke atas bangsa-bangsa lain juga,

    Kalau sudah terbuka kesempatan utnuk menerima Roh Kduus, maka terbuka juga kesempatan utnuk menjadi imam-imam dan raja-raja (kehidupan yang beribadah dan melayani Tuhan).

    1 Petrus 2: 9-10
    2:9. Tetapi kamulah bangsa yang terpilih, imamat yang rajani, bangsa yang kudus, umat kepunyaan Allah sendiri, supaya kamu memberitakan perbuatan-perbuatan yang besar dari Dia, yang telah memanggil kamu keluar dari kegelapan kepada terang-Nya yang ajaib:
    2:10. kamu, yang dahulu
    bukan umat Allah, tetapi yang sekarang telah menjadi umat-Nya, yang dahulu tidak dikasihani tetapi yang sekarang telah beroleh belas kasihan.

    'bukan umat Allah'= bangsa kafir.

    Setelah diurapi dan melayani, kita harus menjaga minyak urapan.

    1 Korintus 15: 9-10
    15:9. Karena aku adalah yang paling hina dari semua rasul, sebab aku telah menganiaya Jemaat Allah.
    15:10. Tetapi
    karena kasih karunia Allah aku adalah sebagaimana aku ada sekarang, dan kasih karunia yang dianugerahkan-Nya kepadaku tidak sia-sia. Sebaliknya, aku telah bekerja lebih keras dari pada mereka semua; tetapi bukannya aku, melainkan kasih karunia Allah yang menyertai aku.

    = sikap bangsa kafir terhadap minyak urapan Roh Kudus, yaitu bekerja lebih keras dan sungguh-sungguh karena dorongan kasih karunia.
    Semakin kita merasa kasih karunia, kita akan semakin lebih sungguh-sungguh melayani Tuhan.

    HARI-HARI INI, JANGAN MAIN-MAIN SEDIKITPUN! Kita harus lebih sungguh-sungguh melayani sampai garis akhir.

    Kalau kita tetap dalam kasih karunia, maka kita tetap ada dalam urapan Roh Kudus.
    Kalau kendor dalam pelayanan, urapan Roh Kudus justru berkurang. Dan kalau tinggalkan pelayanan, urapan Roh Kudus akan hilang.

    Tidak ada pemberian yang lebih besar dari kasih karunia kemurahan Tuhan.
    Namun, tidak ada penghukuman yang lebih besar dari orang yang menolak kasih karunia kemurahan Tuhan seperti Yudas.


  4. proses menerima minyak urapan Roh Kudus yang keempat: tebu yang baik (nama aslinya adalah deringu)= sejenis umbi/akar yang berbau harum tapi rasanya pahit dan mengandung khasiat untuk menyembuhkan.

    Arti rohani: pahit bagi daging tetapi berkhasiat (menyembuhkan), itulah salib Kristus.

    Bagi kita sekarang, proses keempat adalah mau menerima salib.
    Kalau tidak mau salib, tidak akan ada minyak urapan.
    Kalau mau disalib, barulah ada minyak urapan.

    Praktiknya:


    • 1 Petrus 4: 1-2
      4:1. Jadi, karena Kristus telah menderita penderitaan badani, kamupun harus juga mempersenjatai dirimu dengan pikiran yang demikian, --karena barangsiapa telah menderita penderitaan badani, ia telah berhenti berbuat dosa--,
      4:2. supaya waktu yang sisa jangan kamu pergunakan menurut keinginan manusia,
      tetapi menurut kehendak Allah.

      = rela sengsara daging untuk berhenti berbuat dosa dan hidup dalam kebenaran (ada urapan Roh Kudus).
      Lebih baik pahit daging untuk berhenti berbuat dosa supaya jiwa kita manis daripada mempertahankan dosa tetapi membuat hidup kita menjadi pahit.


    • 1 Petrus 4: 12-14
      4:12. Saudara-saudara yang kekasih, janganlah kamu heran akan nyala api siksaan yang datang kepadamu sebagai ujian, seolah-olah ada sesuatu yang luar biasa terjadi atas kamu.
      4:13. Sebaliknya, bersukacitalah, sesuai dengan bagian yang kamu dapat
      dalam penderitaan Kristus, supaya kamu juga boleh bergembira dan bersukacita pada waktu Ia menyatakan kemuliaan-Nya.
      4:14. Berbahagialah kamu, jika kamu dinista karena nama Kristus, sebab Roh kemuliaan, yaitu
      Roh Allah ada padamu.

      = rela sengsara daging bersama Yesus tanpa dosa, sehingga kita mengalami Roh Kemuliaan (minyak urapan Roh Kudus).
      Bentuknya: berpuasa, beribadah, difitnah, dirugikan, dsb.

      Saat mengalami percikan darah dan kita berdiam diri, saat itulah Roh Kemuliaan turun dan Tuhan akan mempermuliakan kita.
      Semakin ditekan, minyak akan semakin keluar dan kita semakin dipermuliakan sampai kemuliaan kekal bersama Dia.


  5. proses menerima minyak urapan Roh Kudus yang kelima: minyak zaitun= berasal dari buah zaitun yang diperas.
    Buah zaitun/pohon zaitun banyak terdapat di taman Getsemani (pemerasan Getsemani).

    Arti rohani: di Getsemani, Yesus mengalami pemerasan daging supaya minyak urapan turun.

    Markus 14: 35-36
    14:35. Ia maju sedikit, merebahkan diri ke tanah dan berdoa supaya, sekiranya mungkin, saat itu lalu dari pada-Nya.
    14:36. Kata-Nya: "Ya Abba, ya Bapa, tidak ada yang mustahil bagi-Mu, ambillah cawan ini dari pada-Ku, tetapi
    janganlah apa yang Aku kehendaki, melainkan apa yang Engkau kehendaki."

    Dalam doa Getsemani, terjadi pemerasan daging dengan segala keinginannya supaya kita bisa menerima kehendak Tuhan sekalipun bertentangan dengan kehendak daging= taat dengar-dengaran sampai daging tidak bersuara lagi. Inilah persembahan yang berbau harum dihadapan Tuhan.

    Jadi, bagi kita sekarang, proses kelima adalah taat dengar-dengaran. Inilah minyak urapan Roh Kudus yang benar-benar.

Jadi, dari 5 rempah-rempah ini, kita bisa menyimpulkan bahwa sumber minyak urapan Roh Kudus adalah kurban Kristus.

Salah satu bentuk menghargai kurban Kristus adalah perjamuan suci.

Yohanes 16: 7
16:7. Namun benar yang Kukatakan ini kepadamu: Adalah lebih berguna bagi kamu, jika Aku pergi. Sebab jikalau Aku tidak pergi, Penghibur itu tidak akan datang kepadamu, tetapi jikalau Aku pergi, Aku akan mengutus Dia kepadamu.

Yesus harus mati (pergi), supaya Roh Kudus bisa dicurahkan.
Lewat perjamuan suci, ada kesempatan bagi kita untuk merima urapan Roh Kudus, bahkan mengalami kepenuhan Roh Kudus.

Yang salah adalah setelah menerima urapan/kepenuhan Roh Kudus, tetapi hilang.
Kalau sudah hilang, akan sulit untuk mendapatkan kembali.

Cara mempertahankan dan meningkatkan Roh Kudus:

  1. Imamat 21: 12
    21:12. Janganlah ia keluar dari tempat kudus, supaya jangan dilanggarnya kekudusan tempat kudus Allahnya, karena minyak urapan Allahnya, yang menandakan bahwa ia telah dikhususkan, ada di atas kepalanya; Akulah TUHAN.

    Yang pertama: jangan keluar dari ruangan suci (kandang penggembalaan)= ketekunan dalam 3 macam ibadah pokok, sehingga domba menjadi sehat dan bertumbuh dalam Tuhan.

    Imamat 10: 7
    10:7. Janganlah kamu pergi dari depan pintu Kemah Pertemuan, supaya jangan kamu mati, karena minyak urapan TUHAN ada di atasmu." Mereka melakukan sesuai dengan perkataan Musa.

    = kalau tidak tergembala, kehidupan itu akan kering dan mati rohaninya (tidak ada minyak urapan).

    Kematian rohani akan mengakibatkan kematian yang kedua (binasa untuk selama-lamanya).


  2. Keluaran 30: 34
    = minyak urapan ini berkaitan dengan ukupan kudus.

    Yang kedua: banyak menaikan doa penyembahan kepada Tuhan.
    Kalau doa penyembahan meningkat, minyak urapan juga akan meningkat. Kalau ditambah dengan puasa dan doa semalam suntuk, akan semakin mempercepat minyak urapan.
    Ini penting, karena kedatangan Tuhan sudah tidak lama lagi, sehingga proses perobekan daging harus dipercepat juga supaya ada minyak persediaan seperti 5 gadis yang pandai.

Kegunaan minyak urapan:

  1. Mazmur 133: 1-3
    133:1. Nyanyian ziarah Daud. Sungguh, alangkah baiknya dan indahnya, apabila saudara-saudara diam bersama dengan rukun!
    133:2. Seperti
    minyak yang baik di atas kepala meleleh ke janggut, yang meleleh ke janggut Harun dan ke leher jubahnya.
    133:3. Seperti embun gunung Hermon yang turun ke atas gunung-gunung Sion. Sebab ke sanalah
    TUHAN memerintahkan berkat, kehidupan untuk selama-lamanya.

    = membuat kita rukun, sehingga semua jadi indah dan baik pada waktunya.
    Tuhan juga memerintahkan berkat kepada kita (berkat jasmani dan rohani sampai hidup kekal selama-lamanya).

    Kalau Tuhan yang perintahkan berkat, tidak ada satupun yang bisa menahan.


  2. Roma 5: 5
    5:5. Dan pengharapan tidak mengecewakan, karena kasih Allah telah dicurahkan di dalam hati kita oleh Roh Kudus yang telah dikaruniakan kepada kita.

    = Roh Kudus mencurahkan kasih Allah, sehingga kita menjadi kuat teguh hati, artinya:


    • tetap berpegang teguh pada ajaran benar,
    • tidak kecewa/putus asa/tinggalkan Tuhan, tetapi tetap setia berkobar-kboar melayani Tuhan sampai garis akhir.


  3. Roma 15: 16
    15:16. yaitu bahwa aku boleh menjadi pelayan Kristus Yesus bagi bangsa-bangsa bukan Yahudi dalam pelayanan pemberitaan Injil Allah, supaya bangsa-bangsa bukan Yahudi dapat diterima oleh Allah sebagai persembahan yang berkenan kepada-Nya, yang disucikan oleh Roh Kudus.

    = Roh Kudus menyucikan dan mengubahkan kita sampai sempurna seperti Yesus dan kita siap menyambut kedatangan Tuhan kedua kali. Kita bersanding dengan Tuhan di tahta Surga untuk selama-lamanya (Imanuel).

Tuhan memberkati.

kembali ke halaman sebelumnya
IBADAH RUTIN DI MALANG

Minggu jam 06:45 (Ibadah Raya)
Minggu jam 10:15 (Ibadah Sekolah Minggu)
Selasa jam 17:15 (Ibadah Pendalaman Alkitab)
Rabu jam 07:30 (Ibadah Kaum Wanita)
Kamis jam 17:15 (Ibadah Doa Penyembahan)
Sabtu jam 17:15 (Ibadah Kaum Muda Remaja)

IBADAH RUTIN DI MEDAN
Royal Room Hotel Danau Toba Internasional
Jl. Imam Bonjol Medan

Minggu, jam 18:45 (Ibadah Raya)
Senin, jam 08:00 (Ibadah Pendalaman Alkitab)
Senin, jam 17:30 (Ibadah Pendalaman Alkitab)

IBADAH RUTIN DI SURABAYA

Minggu jam 09:00 (Ibadah Sekolah Minggu)
Minggu jam 10:15 (Ibadah Raya)
Rabu jam 17:30 (Ibadah Pendalaman Alkitab)
Jumat jam 17:30 (Ibadah Doa Penyembahan)


IBADAH RUTIN DI JAKARTA
Jl. Patra Kuningan XIV no.4
Jakarta Selatan
Sabtu, jam 09:00 (Ibadah Pendalaman Alkitab)

IBADAH KUNJUNGAN
All Right Reserved Gereja Pantekosta Tabernakel "KRISTUS KASIH"
Jln. Simpang Borobudur 27 Malang | Telp: (0341) 496949 | Fax: (0341) 476751 » Lihat Peta Gereja Kami di Malang
Jln. WR Supratman 4 Surabaya | Telp. 08123300378 » Lihat Peta Gereja Kami di Surabaya
hubungi kami | email: info@gptkk.org | sitemap | top