English Language | Form Penggembalaan
RINGKASAN KOTBAH IBADAH RUTIN DAN IBADAH KUNJUNGAN
RINGKASAN LAINNYA

Ibadah Raya Surabaya, 04 Agustus 2013 (Minggu Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayangnya Tuhan kita Yesus Kristus. Selamat malam, selamat mendengarkan Firman Tuhan. Biarlah damai...

Ibadah Persekutuan di Kartika Graha Malang I, 25 Oktober 2016 (Selasa Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayangnya TUHAN kita Yesus Kristus. Selamat malam, selamat mendengarkan firman TUHAN. Biarlah bahagia...

Ibadah Pendalaman Alkitab Malang, 09 Juli 2015 (Kamis Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Wahyu 3:7-13 tentang sidang jemaat di Filadelfia.

Ibadah Kaum Muda Remaja Malang, 05 Januari 2019 (Sabtu Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Lukas 12: 58-59; perikop: menilai zaman
12:58. Sebab, jikalau engkau...

Ibadah Raya Malang, 22 Juni 2014 (Minggu Pagi)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Empat wujud pribadi Yesus dalam kemuliaan...

Ibadah Doa Malang, 02 September 2014 (Selasa Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Wahyu 1:17-18
1:17 Ketika aku melihat...

Ibadah Raya Surabaya, 07 Agustus 2016 (Minggu Siang)
Salam sejahtera dalam kasih sayangnya TUHAN kita Yesus Kristus. Selamat siang, selamat mendengarkan firman TUHAN. Biarlah damai...

Ibadah Pendalaman Alitab Surabaya, 27 September 2017 (Rabu Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayangnya TUHAN kita Yesus Kristus. Selamat malam, selamat mendengarkan firman TUHAN. Biarlah damai...

Ibadah Doa Malang, 10 November 2009 (Selasa Sore)
bersamaan dengan Penataran Imam-imam dan Calon Imam

Matius 24:36-44 menunjuk pada nubuat ketujuh,...

Ibadah Raya Surabaya, 26 Oktober 2008 (Minggu Sore)
Matius 24: 26-31= nubuat ke-5 tentang kedatangan Yesus kedua kali.
Pembahasan: ay. 26-27

Ibadah Pendalaman Alkitab Surabaya, 20 Mei 2013 (Senin Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayangnya Tuhan kita Yesus Kristus. Selamat malam, selamat mendengarkan Firman Tuhan. Biarlah damai...

Ibadah Doa Surabaya, 05 Desember 2012 (Rabu Sore)
Pembicara: Pdt. Mikha Sandatoding

Salam sejahtera bagi kita sekalian. Biarlah damai sejahtera bahagia dari Tuhan menyertai kita semua.

Matius 10: 5-15
10:5. Kedua...

Ibadah Doa Malang, 29 Desember 2015 (Selasa Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Mazmur 107:1
107:1 Bersyukurlah kepada TUHAN,...

Ibadah Raya Surabaya, 08 Agustus 2010 (Minggu Sore)
Matius 25: 14-30 25:14. "Sebab hal Kerajaan Sorga sama seperti seorang yang mau bepergian ke luar negeri, yang...

Ibadah Kaum Muda Remaja Malang, 03 September 2016 (Sabtu Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Lukas 10:3
10:3 Pergilah, sesungguhnya Aku mengutus kamu seperti...


TRANSKRIP LENGKAP

Doa Surabaya (Rabu, 26 November 2014)
Tayang: 10 Mei 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 24 November 2014)
Tayang: 10 Mei 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 23 November 2014)
Tayang: 07 Januari 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 19 November 2014)
Tayang: 07 Januari 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 17 November 2014)
Tayang: 07 Januari 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 09 November 2014)
Tayang: 22 Agustus 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 05 November 2014)
Tayang: 04 Juni 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 03 November 2014)
Tayang: 04 Juni 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 02 November 2014)
Tayang: 03 Maret 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 20 Oktober 2014)
Tayang: 13 Desember 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 13 Oktober 2014)
Tayang: 13 Desember 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 12 Oktober 2014)
Tayang: 24 Oktober 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 08 Oktober 2014)
Tayang: 18 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 06 Oktober 2014)
Tayang: 05 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 05 Oktober 2014)
Tayang: 05 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 01 Oktober 2014)
Tayang: 05 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 29 September 2014)
Tayang: 24 Juni 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 21 September 2014)
Tayang: 19 Mei 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 17 September 2014)
Tayang: 29 April 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 15 September 2014)
Tayang: 29 April 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]



Untuk Koneksi Lambat, silahkan buka http://id.gptkk.org
Transkrip lengkap dari ibadah penggembalaan di Malang dan Surabaya, semuanya di bawakan oleh gembala sidang Pdt. Widjaja Hendra.

Silahkan kontak ke info@gptkk.org apabila bapak/ibu/sdr/sdri ada pertanyaan atau mungkin ingin berlangganan majalah Manna dan silahkan kirim email ke widjaja_h [at] yahoo.com apabila ingin konsultasi pribadi dengan bapak gembala
silahkan ganti tanda [at] dengan @
Cari ringkasan:   
[versi cetak]
Cari rekaman ibadah ini di: http://www.kabarmempelai.org
Ibadah Pendalaman Alkitab Surabaya, 25 April 2011 (Senin Sore)

Pembicara: Pdt. Mikha Sanda Toding

Matius 7: 15-23
7:15. "Waspadalah terhadap nabi-nabi palsu yang datang kepadamu dengan menyamar seperti domba, tetapi sesungguhnya mereka adalah serigala yang buas.
7:16. Dari buahnyalah kamu akan mengenal mereka. Dapatkah orang memetik buah anggur dari semak duri atau buah ara dari rumput duri?
7:17. Demikianlah setiap pohon yang baik menghasilkan buah yang baik, sedang pohon yang tidak baik menghasilkan buah yang tidak baik.
7:18. Tidak mungkin pohon yang baik itu menghasilkan buah yang tidak baik, ataupun pohon yang tidak baik itu menghasilkan buah yang baik.
7:19. Dan setiap pohon yang tidak menghasilkan buah yang baik, pasti ditebang dan dibuang ke dalam api.
7:20. Jadi dari buahnyalah kamu akan mengenal mereka.
7:21. Bukan setiap orang yang berseru kepada-Ku: Tuhan, Tuhan! akan masuk ke dalam Kerajaan Sorga, melainkan dia yang melakukan kehendak Bapa-Ku yang di sorga.
7:22. Pada hari terakhir banyak orang akan berseru kepada-Ku: Tuhan, Tuhan, bukankah kami bernubuat demi nama-Mu, dan mengusir setan demi nama-Mu, dan mengadakan banyak mujizat demi nama-Mu juga?
7:23. Pada waktu itulah Aku akan berterus terang kepada mereka dan berkata: Aku tidak pernah mengenal kamu! Enyahlah dari pada-Ku, kamu sekalian pembuat kejahatan!"


= kewaspadaan kita terhadap pengajaran sesat dari nabi palsu, rasul palsu dan guru palsu. Mereka ini menyamar seperti domba, tetapi sebenarnya mereka adalah serigala buas.

Yudas 1: 4
1:4. Sebab ternyata ada orang tertentu yang telah masuk menyelusup di tengah-tengah kamu, yaitu orang-orang yang telah lama ditentukan untuk dihukum. Mereka adalah orang-orang yang fasik, yang menyalahgunakan kasih karunia Allah kita untuk melampiaskan hawa nafsu mereka, dan yang menyangkal satu-satunya Penguasa dan Tuhan kita, Yesus Kristus.

Rasul palsu/guru palsu adalah orang yang menyelusup dalam gereja Tuhan untuk menghancurkan gereja Tuhan.
Cirinya:
  1. menyalahkgunakan kasih karunia Tuhan. Artinya:
    • tidak menghargai korban Tuhan.
      Roma 3: 23-24
      3:23. Karena semua orang telah berbuat dosa dan telah kehilangan kemuliaan Allah,
      3:24. dan
      oleh kasih karunia telah dibenarkan dengan cuma-cuma karena penebusan dalam Kristus Yesus.

      Tidak menghargai korban Tuhan= tidak bertobat.
      Jadi, orang-orang ini melayani Tuhan, tetapi tidak bertobat.

    • menyalahgunakan Firman kasih karunia= tidak tergembala.
      Kisah Rasul 20: 32
      20:32. Dan sekarang aku menyerahkan kamu kepada Tuhan dan kepada firman kasih karunia-Nya, yang berkuasa membangun kamu dan menganugerahkan kepada kamu bagian yang ditentukan bagi semua orang yang telah dikuduskan-Nya.

      Tidak tergembala= tidak taat.

    • orang yang tidak melakukan kehendak Tuhan.
      Matius 7: 21, 23
      7:21. Bukan setiap orang yang berseru kepada-Ku: Tuhan, Tuhan! akan masuk ke dalam Kerajaan Sorga, melainkan dia yang melakukan kehendak Bapa-Ku yang di sorga.
      7:23. Pada waktu itulah Aku akan berterus terang kepada mereka dan berkata: Aku tidak pernah mengenal kamu!
      Enyahlah dari pada-Ku, kamu sekalian pembuat kejahatan!"

      Tidak melakukan kehendak Tuhan, artinya: melayani tanpa tahbisan yang benar dan tidak sesuai dengan Firman pengajaran yang benar.
      Kelihatannya hebat, tetapi orang ini akan diusir oleh Tuhan (ay. 23).

  2. Yudas 1: 7
    1:7. sama seperti Sodom dan Gomora dan kota-kota sekitarnya, yang dengan cara yang sama melakukan percabulan dan mengejar kepuasan-kepuasan yang tak wajar, telah menanggung siksaan api kekal sebagai peringatan kepada semua orang.

    Ciri kedua: mengejar kepuasan yang tak wajar.

    Ibrani 12: 14-17
    12:14. Berusahalah hidup damai dengan semua orang dan kejarlah kekudusan, sebab tanpa kekudusan tidak seorangpun akan melihat Tuhan.
    12:15. Jagalah supaya jangan ada seorangpun menjauhkan diri dari kasih karunia Allah, agar jangan tumbuh akar yang pahit yang menimbulkan kerusuhan dan yang mencemarkan banyak orang.
    12:16. Janganlah ada orang yang menjadi cabul atau yang mempunyai
    nafsu yang rendah seperti Esau, yang menjual hak kesulungannya untuk sepiring makanan.
    12:17. Sebab kamu tahu, bahwa kemudian, ketika ia hendak menerima berkat itu, ia ditolak, sebab ia tidak beroleh kesempatan untuk memperbaiki kesalahannya, sekalipun ia mencarinya dengan mencucurkan air mata.


    Mengejar kepuasan yang tak wajar adalah mengejar perkara-perkara daging dengan mengorbankan perkara rohani. Contohnya adalah Esau.
    Akibatnya, hidupnya penuh dengan air mata (ay. 17), sampai berakhir dalam kebinasaan di neraka.

  3. Yudas 1: 8
    1:8. Namun demikian orang-orang yang bermimpi-mimpian ini juga mencemarkan tubuh mereka dan menghina kekuasaan Allah serta menghujat semua yang mulia di sorga.

    Ciri ketiga: membesar-besarkan mimpi tanpa alasan yang jelas, dan tidak membesarkan Firman.
    Artinya: berkanjang pada penglihatan-penglihatan.

    Kolose 2: 18
    2:18. Janganlah kamu biarkan kemenanganmu digagalkan oleh orang yang pura-pura merendahkan diri dan beribadah kepada malaikat, serta berkanjang pada penglihatan-penglihatan dan tanpa alasan membesar-besarkan diri oleh pikirannya yang duniawi,

    Kalau membesar-besarkan mimpi, di dalam ibadah akan terjadi kepura-puraan (munafik), sehingga kehidupan itu tidak akan pernah bisa berubah, seperti Herodes yang penuh dengan kemunafikan.
Inilah penyesatan yang harus kita waspadai dengan sungguh-sungguh.

1 Yohanes 2: 26-27
2:26. Semua itu kutulis kepadamu, yaitu mengenai orang-orang yang berusaha menyesatkan kamu.
2:27. Sebab di dalam diri kamu tetap ada pengurapan yang telah kamu terima dari pada-Nya. Karena itu tidak perlu kamu diajar oleh orang lain. Tetapi sebagaimana
pengurapan-Nya mengajar kamu tentang segala sesuatu--dan pengajaran-Nya itu benar, tidak dusta--dan sebagaimana Ia dahulu telah mengajar kamu, demikianlah hendaknya kamu tetap tinggal di dalam Dia.

Jalan keluar dari penyesatan ini adalah kita harus tetap di dalam urapan Roh Kudus, yaitu Roh Kudus yang telah membangkitkan Yesus dari antara orang mati.

1 Petrus 3: 18
3:18. Sebab juga Kristus telah mati sekali untuk segala dosa kita, Ia yang benar untuk orang-orang yang tidak benar, supaya Ia membawa kita kepada Allah; Ia, yang telah dibunuh dalam keadaan-Nya sebagai manusia, tetapi yang telah dibangkitkan menurut Roh,

Kalau kita ada urapan Roh Kudus, kita mengalami kuasa kebangkitan dalam hidup kita. Kita menang atas dosa sampai menang atas ajaran-ajaran sesat.

Kuasa kebangkitan/kuasa Roh Kudus, inlah yang memberikan kita kemampuan untuk bisa bertekun dalam sistem penggembalaan (tekun dalam 3 macam ibadah pokok).

Imamat 21: 12
21:12. Janganlah ia keluar dari tempat kudus, supaya jangan dilanggarnya kekudusan tempat kudus Allahnya, karena minyak urapan Allahnya, yang menandakan bahwa ia telah dikhususkan, ada di atas kepalanya; Akulah TUHAN.

Kalau dari kekuatan sendiri, kita tidak akan bisa tekun dalam 3 macam ibadah pokok.

Kisah Rasul 2: 42
2:42. Mereka bertekun dalam pengajaran rasul-rasul dan dalam persekutuan. Dan mereka selalu berkumpul untuk memecahkan roti dan berdoa.

Tekun dalam 3 macam ibadah adalah:
  1. tekun dalam ibadah pendalaman Alkitab dan perjamuan suci (meja roti sajian).
    Kalau kita tekun, satu waktu, iman kita akan menjadi iman yang permanen (buli-buli emas berisi manna).

    Dengan iman yang permanen, kita tidak gampang berbuat dosa, tidak gampang berputus asa dan tidak mudah bangga.

    Ibrani 9: 4
    9:4. Di situ terdapat mezbah pembakaran ukupan dari emas, dan tabut perjanjian, yang seluruhnya disalut dengan emas; di dalam tabut perjanjian itu tersimpan buli-buli emas berisi manna, tongkat Harun yang pernah bertunas dan loh-loh batu yang bertuliskan perjanjian,

    Jika kita terus bertekun, kita akan mendapatkan bulan di bawah kaki.

    Wahyu 12: 1
    12:1. Maka tampaklah suatu tanda besar di langit: Seorang perempuan berselubungkan matahari, dengan bulan di bawah kakinya dan sebuah mahkota dari dua belas bintang di atas kepalanya.

  2. ketekunan dalam ibadah raya (pelita emas).
    Jika kita bertekun dalam ibadah raya, suatu saat, kita akan mendapatkan pengharapan yang permanen (tongkat Harun yang bertunas, berbunga dan berbuah).

    Ibrani 9: 4
    9:4. Di situ terdapat mezbah pembakaran ukupan dari emas, dan tabut perjanjian, yang seluruhnya disalut dengan emas; di dalam tabut perjanjian itu tersimpan buli-buli emas berisi manna, tongkat Harun yang pernah bertunas dan loh-loh batu yang bertuliskan perjanjian,

    Pengharapan yang permanen adalah kita hanya berharap kepada Tuhan.

    Jika ini terus dilanjutkan, akan menjadi mahkota dari 12 bintang diatas kepala.

    Wahyu 12: 1
    12:1. Maka tampaklah suatu tanda besar di langit: Seorang perempuan berselubungkan matahari, dengan bulan di bawah kakinya dan sebuah mahkota dari dua belas bintang di atas kepalanya.

  3. ketekunan dalam ibadah doa (mezbah dupa emas).
    Jika kita bertekun dalam ibadah doa, suatu saat, kita akan mendapatkan kasih yang permanen (2 loh batu).

    Ibrani 9: 4
    9:4. Di situ terdapat mezbah pembakaran ukupan dari emas, dan tabut perjanjian, yang seluruhnya disalut dengan emas; di dalam tabut perjanjian itu tersimpan buli-buli emas berisi manna, tongkat Harun yang pernah bertunas dan loh-loh batu yang bertuliskan perjanjian,

    Dengan kasih yang permanen, kita bisa mengasihi Tuhan dan sesama, bahkan bisa mengasihi musuh.
    Jika kita bertekun terus, akan menjadi selubung matahari.

    Wahyu 12: 1
    12:1. Maka tampaklah suatu tanda besar di langit: Seorang perempuan berselubungkan matahari, dengan bulan di bawah kakinya dan sebuah mahkota dari dua belas bintang di atas kepalanya.
Kolose 3: 1
3:1. Karena itu, kalau kamu dibangkitkan bersama dengan Kristus, carilah perkara yang di atas, di mana Kristus ada, duduk di sebelah kanan Allah.

Dengan kuasa kebangkitan, kita akan mencari perkara di atas (mencari matahari, bulan dan bintang). Dan ini kita dapatkan lewat ketekunan dalam 3 macam ibadah pokok.

Inilah kewaspadaan gereja Tuhan untuk menghadapi penyesatan-penyesatan, yaitu ketekunan dalam 3 macam ibadah, sampai kita mendapatkan matahari, bulan dan bintang.
Sebab itu, jangan remehkan kuasa kebangkitan yang tidak bisa dikalahkan oleh apapun!

Memiliki matahari, bulan dan bintang= kita dikuasai oleh Allah Tritunggal.

Kegunaan matahari, bulan dan bintang:
  1. Kejadian 1: 16-18
    1:16. Maka Allah menjadikan kedua benda penerang yang besar itu, yakni yang lebih besar untuk menguasai siang dan yang lebih kecil untuk menguasai malam, dan menjadikan juga bintang-bintang.
    1:17. Allah menaruh semuanya itu di cakrawala untuk menerangi bumi,
    1:18. dan untuk menguasai siang dan malam, dan
    untuk memisahkan terang dari gelap. Allah melihat bahwa semuanya itu baik.

    Kegunaan pertama: untuk memisahkan kita dari kegelapan ('untuk memisahkan terang dari gelap').
    'kegelapan'= dosa kejahatan dan kenajisan.

    Kalau kita dipisahkan dari kegelapan, kita akan tetap berada dalam kebenaran dan kesucian.

  2. Kejadian 37: 9
    37:9. Lalu ia memimpikan pula mimpi yang lain, yang diceritakannya kepada saudara-saudaranya. Katanya: "Aku bermimpi pula: Tampak matahari, bulan dan sebelas bintang sujud menyembah kepadaku."

    Kegunaan kedua: untuk menguasai rumah tangga kita. Dalam rumah tangga, ada ayah, ibu dan anak.
    Kalau rumah tangga dikuasai, tidak akan mudah jatuh dalam dosa gantang dan tempat tidur.

    Lukas 8: 16
    8:16. "Tidak ada orang yang menyalakan pelita lalu menutupinya dengan tempayan atau menempatkannya di bawah tempat tidur, tetapi ia menempatkannya di atas kaki dian, supaya semua orang yang masuk ke dalam rumah dapat melihat cahayanya.

    Dosa gantang dan tempat tidur= dosa makan minum dan sex.

  3. Wahyu 12: 2-4a
    12:2. Ia sedang mengandung dan dalam keluhan dan penderitaannya hendak melahirkan ia berteriak kesakitan.
    12:3. Maka tampaklah suatu tanda yang lain di langit; dan lihatlah, seekor naga merah padam yang besar, berkepala tujuh dan bertanduk sepuluh, dan di atas kepalanya ada tujuh mahkota.
    12:4. Dan ekornya menyeret sepertiga dari bintang-bintang di langit dan melemparkannya ke atas bumi.


    Kegunaan ketiga: untuk mendorong kita supaya bisa menyembah (mengeluh dan mengerang) kepada Tuhan karena kita tidak berdaya menghadapi naga besar dengan kekuatan roh najis.

    Wahyu 13: 1, 11-12
    13:1. Lalu aku melihat seekor binatang keluar dari dalam laut, bertanduk sepuluh dan berkepala tujuh; di atas tanduk-tanduknya terdapat sepuluh mahkota dan pada kepalanya tertulis nama-nama hujat
    13:11. Dan aku melihat seekor binatang lain keluar dari dalam bumi dan bertanduk dua sama seperti anak domba dan ia berbicara seperti seekor naga.
    13:12. Dan seluruh kuasa binatang yang pertama itu dijalankannya di depan matanya. Ia menyebabkan seluruh bumi dan semua penghuninya menyembah binatang pertama, yang luka parahnya telah sembuh.


    Kita juga tidak berdaya menghadapi antikris dengan kekuatan roh jahat dan pengajaran sesat dengan kekuatan roh dusta.
    Oleh sebab itu, KITA PERLU BANYAK BERDOA.

    Jika kita terus menyembah, kita akan mengalami pembaharuan.

    Roma 8: 22-23
    8:22. Sebab kita tahu, bahwa sampai sekarang segala makhluk sama-sama mengeluh dan sama-sama merasa sakit bersalin.
    8:23. Dan bukan hanya mereka saja, tetapi kita yang telah menerima karunia sulung Roh, kita juga mengeluh dalam hati kita sambil menantikan pengangkatan sebagai anak, yaitu
    pembebasan tubuh kita.

    'pembebasan tubuh kita'= pembaharuan hidup.
    Pembaharuan hidup ini juga kita alami terus menerus, sampai pembaharuan ini menjadi besar bagaikan 2 sayap burung nazar yang besar.

    Wahyu 12: 14
    12:14. Kepada perempuan itu diberikan kedua sayap dari burung nasar yang besar, supaya ia terbang ke tempatnya di padang gurun, di mana ia dipelihara jauh dari tempat ular itu selama satu masa dan dua masa dan setengah masa.

    Jadi, penyembahan dan pembaharuan ini harus terjadi terus menerus.

    Kegunaan 2 sayap burung nazar:
    • untuk memelihara dan melindungi kita selama 3,5 tahun masa antikris, sehingga setan, antikris dan nabi palsu tidak bisa menjamah kita.
    • Yesaya 40: 29-31a
      40:29. Dia memberi kekuatan kepada yang lelah dan menambah semangat kepada yang tiada berdaya.
      40:30. Orang-orang muda menjadi lelah dan lesu dan teruna-teruna jatuh tersandung,
      40:31. tetapi orang-orang yang menanti-nantikan TUHAN
      mendapat kekuatan baru:

      Kegunaan kedua: untuk memberikan kekuatan, terutama kepada yang lelah dan berbeban berat.

      Sayap burung nazar juga memberikan kekuatan baru kepada kita.
      Kekuatan baru ini berguna untuk menanti kedatangan Tuhan kedua kali yagn tidak lama lagi.

    • Yesaya 40: 31
      40:31. tetapi orang-orang yang menanti-nantikan TUHAN mendapat kekuatan baru: mereka seumpama rajawali yang naik terbang dengan kekuatan sayapnya; mereka berlari dan tidak menjadi lesu, mereka berjalan dan tidak menjadi lelah.

      Kegunaan ketiga: untuk mengangkat kita naik terbang tinggi. Kita bisa menyongsong Tuhan di awan-awan yang permai.

      1 Tesalonika 4: 16-17a
      4:16. Sebab pada waktu tanda diberi, yaitu pada waktu penghulu malaikat berseru dan sangkakala Allah berbunyi, maka Tuhan sendiri akan turun dari sorga dan mereka yang mati dalam Kristus akan lebih dahulu bangkit;
      4:17. sesudah itu, kita yang hidup, yang masih tinggal, akan diangkat bersama-sama dengan mereka dalam awan menyongsong Tuhan di angkasa.


      Wahyu 19: 9
      19:9. Lalu ia berkata kepadaku: "Tuliskanlah: Berbahagialah mereka yang diundang ke perjamuan kawin Anak Domba." Katanya lagi kepadaku: "Perkataan ini adalah benar, perkataan-perkataan dari Allah."

      Setelah bertemu Tuhan di awan-awan, kita akan masuk dalam kebahagiaan pesta nikah Anak Domba Allah (kita menjadi mempelai wanita Tuhan).

      Wahyu 20: 6
      20:6. Berbahagia dan kuduslah ia, yang mendapat bagian dalam kebangkitan pertama itu. Kematian yang kedua tidak berkuasa lagi atas mereka, tetapi mereka akan menjadi imam-imam Allah dan Kristus, dan mereka akan memerintah sebagai raja bersama-sama dengan Dia, seribu tahun lamanya.

      = kita masuk dalam kerajaan 1000 tahun damai.

      Wahyu 21: 1
      21:1. Lalu aku melihat langit yang baru dan bumi yang baru, sebab langit yang pertama dan bumi yang pertama telah berlalu, dan lautpun tidak ada lagi.

      Sampai pada akhirnya, kita masuk ke Yerusalem baru, dimana laut tidak ada lagi. Kita bersama Tuhan dalam hidup yang dibaharui. Kita bahagia, damai dan kekal bersama Tuhan untuk selama-lamanya.
Sekarang, mungkin kita masih merasa terpisah dari Tuhan. Tapi kalau kita TEKUN DALAM KUASA KEBANGKITAN/KUASA PASKAH , satu waktu, kita tidak akan terpisah dari Tuhan untuk selama-lamanya.

Tuhan memberkati.

kembali ke halaman sebelumnya
IBADAH RUTIN DI MALANG

Minggu jam 06:45 (Ibadah Raya)
Minggu jam 10:15 (Ibadah Sekolah Minggu)
Selasa jam 17:15 (Ibadah Pendalaman Alkitab)
Rabu jam 07:30 (Ibadah Kaum Wanita)
Kamis jam 17:15 (Ibadah Doa Penyembahan)
Sabtu jam 17:15 (Ibadah Kaum Muda Remaja)

IBADAH RUTIN DI MEDAN
Royal Room Hotel Danau Toba Internasional
Jl. Imam Bonjol Medan

Minggu, jam 18:45 (Ibadah Raya)
Senin, jam 08:00 (Ibadah Pendalaman Alkitab)
Senin, jam 17:30 (Ibadah Pendalaman Alkitab)

IBADAH RUTIN DI SURABAYA

Minggu jam 09:15 (Ibadah Sekolah Minggu)
Minggu jam 10:25 (Ibadah Raya)
Rabu jam 17:30 (Ibadah Pendalaman Alkitab)
Jumat jam 17:30 (Ibadah Doa Penyembahan)


IBADAH RUTIN DI JAKARTA
Jl. Patra Kuningan XIV no.4
Jakarta Selatan
Sabtu, jam 09:00 (Ibadah Pendalaman Alkitab)

IBADAH KUNJUNGAN
  • 08-10 Oktober 2019
    (Ibadah Kunjungan di Medan)

  • 22-24 Oktober 2019
    (Ibadah Kunjungan di Sorong)

  • 05-07 November 2019
    (Ibadah Kunjungan di Tentena)

  • 19-21 November 2019
    (Ibadah Kunjungan di Medan)

  • 03-05 Desember 2019
    (Ibadah Kunjungan di Jayapura)

  • 13-18 April 2020
    (Ibadah Kunjungan di Korea Selatan)

All Right Reserved Gereja Pantekosta Tabernakel "KRISTUS KASIH"
Jln. Simpang Borobudur 27 Malang | Telp: (0341) 496949 | Fax: (0341) 476751 » Lihat Peta Gereja Kami di Malang
Jln. WR Supratman 4 Surabaya | Telp. 08123300378 » Lihat Peta Gereja Kami di Surabaya
hubungi kami | email: info@gptkk.org | sitemap | top