English Language | Form Penggembalaan
RINGKASAN KOTBAH IBADAH RUTIN DAN IBADAH KUNJUNGAN
RINGKASAN LAINNYA

Ibadah Pendalaman Alkitab Surabaya, 26 November 2012 (Senin Sore)
Tema Ibadah di Ambon

Salam sejahtera dalam kasih sayangnya Tuhan kita Yesus Kristus. Selamat malam, selamat mendengarkan Firman Tuhan....

Ibadah Paskah Malang, 12 April 2009 (Minggu Pagi)
Matius 24:29-31 adalah keadaan pada waktu kedatangan Yesus kedua kali, yaitu:
Terjadi kegoncangan, badai...

Ibadah Kaum Muda Remaja, 04 Februari 2012 (Sabtu Sore)
Bersamaan dengan Ibadah Peneguhan dan Pemberkatan Nikah.

Lukas 1:26-31
1:26 Dalam bulan yang...

Ibadah Raya Surabaya, 21 Juni 2015 (Minggu Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayangnya TUHAN kita Yesus Kristus. Selamat malam, selamat mendengarkan firman TUHAN. Biarlah damai...

Ibadah Raya Malang, 28 April 2019 (Minggu Pagi)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Wahyu 9:7-12 tentang belalang dan kalajengking.
Belalang adalah roh...

Ibadah Kunjungan Jakarta III, 18 November 2015 (Rabu Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayangnya TUHAN kita Yesus Kristus. Selamat malam, selamat mendengarkan firman TUHAN. Biarlah damai...

Ibadah Pendalaman Alkitab Surabaya, 06 Februari 2012 (Senin Sore)
Matius 26: 69-75
= PETRUS MENYANGKAL TUHAN.

= 3 kali Petrus menyangkal Yesus:
ay. 69-70= Petrus menyangkal Yesus sebagai orang Galilea (sudah diterangkan mulai...

Ibadah Kaum Muda Remaja Malang, 03 Juli 2010 (Sabtu Sore)
Markus 14:43-46
14:43. Waktu Yesus masih berbicara, muncullah Yudas, salah seorang dari kedua belas...

Ibadah Pendalaman Alkitab Surabaya, 24 Agustus 2018 (Jumat Sore)
Bersamaan dengan penataran imam dan calon imam II

Salam sejahtera dalam kasih sayangnya TUHAN kita Yesus Kristus. Selamat malam,...

Ibadah Doa Malang, 20 Desember 2018 (Kamis Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Wahyu 8:7
8:7 Lalu malaikat yang pertama...

Ibadah Raya Surabaya, 09 Juni 2019 (Minggu Siang)
Bersamaan dengan hari Pentakosta

Salam sejahtera dalam kasih sayangnya TUHAN kita Yesus Kristus. Selamat siang, selamat mendengarkan firman TUHAN....

Ibadah Pendalaman Alkitab Malang, 14 April 2011 (Kamis Sore)
Matius 26:6-13 adalah tentang PERSIAPAN PASKAH.

Matius 26:12
26:12...

Ibadah Doa Malang, 04 Juli 2017 (Selasa Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Wahyu 6:3-4
6:3 Dan ketika Anak...

Ibadah Pendalaman Alkitab Malang, 29 Januari 2019 (Selasa Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Wahyu 8:10-11
8:10 Lalu malaikat yang...

Ibadah Raya Surabaya, 25 Juni 2017 (Minggu Siang)
Salam sejahtera dalam kasih sayangnya TUHAN kita Yesus Kristus. Selamat siang, selamat mendengarkan firman TUHAN. Biarlah damai...


TRANSKRIP LENGKAP

Umum Surabaya (Minggu Sore, 07 Desember 2014)
Tayang: 16 Juni 2020
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 30 November 2014)
Tayang: 16 Juni 2020
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 26 November 2014)
Tayang: 10 Mei 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 24 November 2014)
Tayang: 10 Mei 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 23 November 2014)
Tayang: 07 Januari 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 19 November 2014)
Tayang: 07 Januari 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 17 November 2014)
Tayang: 07 Januari 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 09 November 2014)
Tayang: 22 Agustus 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 05 November 2014)
Tayang: 04 Juni 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 03 November 2014)
Tayang: 04 Juni 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 02 November 2014)
Tayang: 03 Maret 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 20 Oktober 2014)
Tayang: 13 Desember 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 13 Oktober 2014)
Tayang: 13 Desember 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 12 Oktober 2014)
Tayang: 24 Oktober 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 08 Oktober 2014)
Tayang: 18 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 06 Oktober 2014)
Tayang: 05 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 05 Oktober 2014)
Tayang: 05 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 01 Oktober 2014)
Tayang: 05 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 29 September 2014)
Tayang: 24 Juni 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 21 September 2014)
Tayang: 19 Mei 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]



Untuk Koneksi Lambat, silahkan buka http://id.gptkk.org
Transkrip lengkap dari ibadah penggembalaan di Malang dan Surabaya, semuanya di bawakan oleh gembala sidang Pdt. Widjaja Hendra.

Silahkan kontak ke info@gptkk.org apabila bapak/ibu/sdr/sdri ada pertanyaan atau mungkin ingin berlangganan majalah Manna dan silahkan kirim email ke widjaja_h [at] yahoo.com apabila ingin konsultasi pribadi dengan bapak gembala
silahkan ganti tanda [at] dengan @
Cari ringkasan:   
[versi cetak]
Cari rekaman ibadah ini di: http://www.kabarmempelai.org
Ibadah Pendalaman Alkitab Surabaya, 25 Februari 2013 (Senin Sore)

Matius 28 dalam susunan tabernakel ini menunjuk kepada SHEKINAH GLORY/SINAR KEMULIAAN.

Dibalik salib/kematian, pasti ada sinar kemuliaan/shekinah glory.
Matius 28 terbagi menjadi 3 bagian yaitu

  1. Matius 28 : 1-10 tentang "kebangkitan Yesus" = shekinah glory menyinari hati yang gelap (hati yang keras), sehingga terjadi pembaharuan hidup dari manusia daging menjadi manusia rohani seperti Yesus.


  2. Matius 28 : 11-15 tentang "dusta mahkamah agama" = penyebaran kegelapan (tentang dusta).
  3. Matius 28 :16-20 tentang "perintah untuk memberitakan Injil" = penyebaran Shekinah Glory/penyebaran terang.

Kita berada pada bagian yang ketiga yaitu PENYEBARAN TERANG SHEKINAH GLORY.

Penyebaran terang adalah kita dipakai oleh Tuhan dalam kegerakan besar yang sesuai dengan amanat agung Tuhan.

Ada 2 macam kegerakan besar yang sesuai dengan amanat agung Tuhan yaitu

  1. Matius 28 : 18-19
    28:18 Yesus mendekati mereka dan berkata: "Kepada-Ku telah diberikan segala kuasa di sorga dan di bumi.
    28:19 Karena itu pergilah, jadikanlah semua bangsa murid-Ku dan baptislah mereka dalam nama Bapa dan Anak dan Roh Kudus,

    Kegerakan yang pertama adalah kegerakan Roh Kudus hujan awal = kegerakan dalam injil keselamatan = firman penginjilan untuk membawa orang-orang berdosa diselamatkan lewat baptisan air.


  2. Matius 28 : 20
    28:20 dan ajarlah mereka melakukan segala sesuatu yang telah Kuperintahkan kepadamu. Dan ketahuilah, Aku menyertai kamu senantiasa sampai kepada akhir zaman."

    Kegerakan yang kedua adalah kegerakan Roh Kudus hujan akhir = kegerakan dalam cahaya Injil tentang kemuliaan Kristus = firman pengajaran yang lebih tajam dari pedang bermata dua untuk membawa orang-orang yang sudah selamat masuk dalam kesucian sampai dengan sempurna seperti Yesus.
    Atau untuk membawa orang yang sudah selamat masuk dalam pembangunan tubuh Kristus yang sempurna yang siap untuk menyambut kedatangan Tuhan Yesus kedua kali diawan-awan permai.

Matius 8 : 20
8:20 Yesus berkata kepadanya: "Serigala mempunyai liang dan burung mempunyai sarang, tetapi Anak Manusia tidak mempunyai tempat untuk meletakkan kepala-Nya."

Mengapa kita harus masuk dalam kegerakan pembangunan tubuh Kristus yang sempurna ?
sebab Yesus sangat rindu untuk menempatkan Dirinya sebagai kepala atas tubuh-Nya.

Jika Yesus tidak menjadi kepala atas tubuh Nya, maka serigala dan burunglah yang menjadi kepala = kejahatan dan kenajisan yang menjadi kepala atas hidup kita.

Oleh sebab itu sidang jemaat harus rindu juga untuk menempatkan Yesus sebagai kepala, lewat kegerakan pembangunan tubuh Kristus yang sempurna.

Bukti jika kita rindu menempatkan Yesus sebagai kepala adalah kita HARUS AKTIF dalam pelayanan pembangunan tubuh Kristus yang sempurna sesuai jabatan masing-masing.

Aktif dalam pelayanan pembangunan tubuh Kristus dimulai dari : nikah rumah tangga (sebagai suami, istri, anak), penggembalaan, antar penggembalaan, sampai nanti tubuh Kristus yang sempurna yaitu Israel dengan Kafir menjadi satu tubuh yang sempurna.

Praktek rindu untuk menempatkan Yesus sebagai kepala (aktif dalam pelayanan pembangunan tubuh Kristus), antara lain :

  1. Praktek yang pertama adalah harus menyingkirkan serigala dan burung.
    Menyingkirkan serigala dan burung artinya kita harus mengalami penyucian dari roh jahat ("serigala") dan roh najis ("burung") yang bercokol/berdiam dan bersembunyi dalam hati pikiran kita.

    Serigala dan burung yang berdiam dalam hati pikiran kita, ini mau menyamai tabernakel (Allah berdiam).

    Wahyu 18 : 2
    18:2 Dan ia berseru dengan suara yang kuat, katanya: "Sudah rubuh, sudah rubuh Babel, kota besar itu, dan ia telah menjadi tempat kediaman roh-roh jahat dan tempat bersembunyi semua roh najis dan tempat bersembunyi segala burung yang najis dan yang dibenci,

    Serigala dan burung itu mengarah kepada pembangunan babel/berdiam dalam babel ("tempat kediaman" ) yaitu menjadi mempelai wanita setan.

    Matius 15 : 19
    15:19 Karena dari hati timbul segala pikiran jahat, pembunuhan, perzinahan, percabulan, pencurian, sumpah palsu dan hujat.

    Ada 7 macam roh jahat dan najis yang mau berdiam dalam hati anak Tuhan/hamba Tuhan yaitu


    • Pikiran jahat : prasangka buruk.
    • Pembunuhan : kebencian.
    • Perzinahan.
    • Percabulan.
    • Pencurian.
    • Sumpah palsu : termasuk dusta.
    • Hujat : menjelekkan orang lain, memfitnah sampai menyalahkan Tuhan/firman pengajaran yang benar.


    Contohnya : Maria Magdalena dirasuk 7 setan.

    Ibrani 4 : 12-13
    4:12 Sebab firman Allah hidup dan kuat dan lebih tajam dari pada pedang bermata dua manapun; ia menusuk amat dalam sampai memisahkan jiwa dan roh, sendi-sendi dan sumsum; ia sanggup membedakan pertimbangan dan pikiran hati kita.
    4:13 Dan tidak ada suatu makhlukpun yang tersembunyi di hadapan-Nya, sebab segala sesuatu telanjang dan terbuka di depan mata Dia, yang kepada-Nya kita harus memberikan pertanggungan jawab.

    Hanya kekuatan firman pengajaran yang lebih tajam dari pedang bermata dua yang mampu menyucikan hati pikiran kita dari 7 macam roh jahat dan najis.

    Untuk itu di Gereja harus ada pedang, untuk mengusir serigala dan burung.

    Jika hati pikiran disucikan dari 7 roh jahat dan najis. Maka hati dan pikiran diisi dengan Roh Kudus dengan 7 manifestasinya/wujudnya.

    Yesaya 11 : 1-3
    11:1. Suatu tunas akan keluar dari tunggul Isai, dan taruk yang akan tumbuh dari pangkalnya akan berbuah.
    11:2
    Roh TUHAN akan ada padanya, roh hikmat dan pengertian, roh nasihat dan keperkasaan, roh pengenalan dan takut akan TUHAN;
    11:3 ya, kesenangannya ialah takut akan TUHAN. Ia tidak akan menghakimi dengan sekilas pandang saja atau menjatuhkan keputusan menurut kata orang.

    "suatu tunas akan keluar dari tanggul Isai" itu menunjuk Yesus.

    Wujud/manifestasi Roh Kudus adalah


    • Roh Tuhan.
    • Roh hikmat.
    • Roh pengertian.
    • Roh nasihat.
    • Roh keperkasaan (Zakharia 4).
    • Roh pengenalan.
    • Roh takut akan Tuhan. INI PUNCAKNYA.


    Setelah hati pikiran disucikan dan diisi Roh Kudus dengan 7 manifestasinya, maka kita bisa takut akan Tuhan.

    TAKUT AKAN TUHAN = MENEMPATKAN YESUS SEBAGAI KEPALA.

    Takut akan Tuhan adalah membenci dosa sampai dusta.

    Mazmur 25 : 14
    25:14 TUHAN bergaul karib dengan orang yang takut akan Dia, dan perjanjian-Nya diberitahukan-Nya kepada mereka.

    "bergaul karib" = pergaulan yang sangat erat. Seperti tubuh dengan kepala yang tidak bisa dipisah sedikitpun.

    Takut akan Tuhan = bergaul karib/erat dengan Tuhan = menempatkan Yesus sebagai kepala.

    Jika dalam Gereja Tuhan (kehidupan kita) tidak ada pedang, PASTI kepalanya adalah serigala dan burung.

    Hasilnya bila bergaul karib dengan Tuhan adalah


    • Mazmur 25 : 14
      25:14 TUHAN bergaul karib dengan orang yang takut akan Dia, dan perjanjian-Nya diberitahukan-Nya kepada mereka.

      "perjanjian-Nya diberitahukan-Nya kepada mereka" artinya ada pembukaan firman Allah bagi hamba Tuhan dan jemaat bisa mengerti/menerima pembukaan firman (meja diisi roti).

      Jika ada pembukaan firman maka kita puas/kenyang akan kebahagiaan surga (kepuasan yang sejati). Sehingga kita tidak mencari kepuasan dunia dan tidak terperosok. Ini merupakan pemeliharaan secara rohani.


    • Mazmur 33 : 8-9
      33:8 Biarlah segenap bumi takut kepada TUHAN, biarlah semua penduduk dunia gentar terhadap Dia!
      33:9 Sebab Dia berfirman,
      maka semuanya jadi; Dia memberi perintah, maka semuanya ada.

      Tuhan menciptakan yang tidak ada menjadi ada untuk memelihara kehidupan kita = ada pemeliharaan ajaib dari tidak ada menjadi ada.
      Ini merupakan pemeliharaan secara jasmani.


  2. Filipi 2 : 5, 8-10
    2:5 Hendaklah kamu dalam hidupmu bersama, menaruh pikiran dan perasaan yang terdapat juga dalam Kristus Yesus,
    2:8 Dan dalam keadaan sebagai manusia,
    Ia telah merendahkan diri-Nya dan taat sampai mati, bahkan sampai mati di kayu salib.
    2:9 Itulah sebabnya Allah sangat meninggikan Dia dan mengaruniakan kepada-Nya nama di atas segala nama,
    2:10 supaya dalam nama Yesus bertekuk lutut segala yang ada di langit dan yang ada di atas bumi dan yang ada di bawah bumi,

    Praktek yang kedua adalah harus memiliki pikiran dan perasaan seperti Yesus.

    Yesus taat dengar-dengaran sampai mati di kayu salib. INI PUNCAKNYA.

    Jadi memiliki pikiran dan perasaan seperti Yesus adalah TAAT DENGAR-DENGARAN SAMPAI DAGING TIDAK BERSUARA = MENEMPATKAN YESUS SEBAGAI KEPALA.

    Taat dengar-dengaran di mulai dalam rumah tangga (suami mengasihi istri, istri tunduk kepada suami), dalam penggembalaan dll.

    Contohnya adalah Abraham taat kepada Tuhan untuk menyembelih Ishak anaknya.

    Hasilnya adalah


    • Filipi 2 : 9-10
      2:9 Itulah sebabnya Allah sangat meninggikan Dia dan mengaruniakan kepada-Nya nama di atas segala nama,
      2:10 supaya
      dalam nama Yesus bertekuk lutut segala yang ada di langit dan yang ada di atas bumi dan yang ada di bawah bumi,

      Yesus taat sampai mati, sehingga menerima nama diatas segala nama.

      Kita menerima kuasa nama diatas segala nama untuk mengalahkan setan tritunggal sumbernya masalah/pencobaan dan air mata.

      Bila setan dikalahkan berarti semua masalah diselesaikan dan air mata dihapuskan. Masalah diselesaikan, air mata dihapuskan secara terus menerus sampai tidak ada setetespun air mata


    • Wahyu 3 : 8
      3:8 Aku tahu segala pekerjaanmu: lihatlah, Aku telah membuka pintu bagimu, yang tidak dapat ditutup oleh seorangpun. Aku tahu bahwa kekuatanmu tidak seberapa, namun engkau menuruti firman-Ku dan engkau tidak menyangkal nama-Ku.

      "menuruti firman Tuhan dan tidak menyangkal Tuhan" = taat dengar-dengaran sampai daging tak bersuara.

      Seperti jemaat Filadelfia yang tidak punya kekuatan apa-apa/kekuatan kecil tapi taat, maka Tuhan membukan pintu-pintu.

      Sekalipun kekuatan kita kecil tetapi Tuhan mampu membukakan pintu selebar-lebarnya. Tuhan membuka pintu masa depan yang indah dan berhasil, sampai pintu surga terbuka.


  3. Praktek yang ketiga adalah harus menyembah Tuhan.

    Hubungan kepala dengan tubuh yang paling erat (terdekat) adalah LEHER.
    Leher itu menunjuk DOA PENYEMBAHAN.

    Keluaran 28 : 32
    28:32 Lehernya haruslah di tengah-tengahnya; lehernya itu harus mempunyai pinggir sekelilingnya, buatan tukang tenun, seperti leher baju zirah haruslah lehernya itu, supaya jangan koyak.

    Ada 2 pengertian tentang leher yaitu


    • Yang pertama adalah gamis baju efod lehernya ditengah-tengah (tidak condong ke kiri atau kanan).
      Ini menunjuk kepada keadilan Tuhan atas doa penyembahan, artinya siapa saja, dimana saja, kapan saja, situasi kondisi apa saja kita bisa menyembah Tuhan.

      "siapa saja" = termasuk Bangsa Kafir, penjahat yang disalib bersama Yesus boleh menyembah Yesus. Kedudukan tinggi, rendah, kaya miskin bisa menyembah Tuhan.

      "situasi kondisi apapun" = orang yang mau sekarat pun bisa menyembah Tuhan.

      Leher itu jalannya tubuh kepada kepala artinya penyembahan adalah jalan dari tubuh (Gereja Tuhan) untuk menjadi sempurna, sama mulia seperti Yesus.

      Kalau tidak menyembah, maka tidak bisa sempurna sama mulia seperti Tuhan Yesus.

      Tuhan Yesus sudah beri contoh yaitu saat Tuhan Yesus menyembah diatas gunung maka dalam kemuliaan wajah Nya berubah.


    • Yang kedua adalah leher dari gamis baju efod harus kuat (tidak robek, tidak koyak) artinya


      1. Dalam penyembahan kita mengalami kuasa kebangkitan (gamis baju efod berwarna biru laut) untuk mengalahkan musuh. Sampai mengalahkan musuh terakhir yaitu maut dikalahkan.

        1 Korintus 15 : 26
        15:26 Musuh yang terakhir, yang dibinasakan ialah maut.

        Musuh yang terakhir adalah maut. Maut itu dosa.
        Kalau maut dikalahkan berarti kita bisa hidup benar dan suci.

        Jadi kita bisa hidup benar dan suci lewat doa penyembahan.
        Bila ada dosa yang mengikat (mabuk, merokok dll) maka kita harus melakukan doa penyembahan ditambah doa puasa.


      2. Kita harus tekun, gemar dan kuat teguh hati dalam menyembah Tuhan. Tidak boleh lemah, kendor, berhenti, tidak boleh beralih untuk menyembah kepada yang lain.

        Contohnya : Daniel diuji untuk menyembah Tuhan atau menyembah raja. Tapi Daniel tetap tekun, kuat teguh hati menyembah Tuhan.

        Jika kita lemah, kendor, berhenti menyembah Tuhan maka terjadi kemerosotan dalam hidup dan terjadi kekoyakan-kekoyakan yang lain.

        Jika penyembahan merosot atau leher koyak maka paling sedikit terjadi 3 macam kekoyakan, antara lain :


        • Jala-nya koyak.
          Lukas 5 : 6
          5:6 Dan setelah mereka melakukannya, mereka menangkap sejumlah besar ikan, sehingga jala mereka mulai koyak.

          Jala koyak artinya jala ekonomi, kehidupan sehari-hari, mata pencaharian, pelayanan, studi, nikah menjadi merosot.

          Untuk itu kita harus sungguh-sungguh, gemar dan tekun dalam menyembah Tuhan.

          Jangan terpaska untuk meyembah Tuhan. Bila terpaksa untuk menyembah Tuhan, maka nanti akan dipaksa untuk menyembah antikris.


        • Ujung jubah koyak.

          1 Samuel 15 : 27-28
          15:27 Ketika Samuel berpaling hendak pergi, maka Saul memegang punca jubah Samuel, tetapi terkoyak.
          15:28 Kemudian berkatalah Samuel kepadanya: "
          TUHAN telah mengoyakkan dari padamu jabatan raja atas Israel pada hari ini dan telah memberikannya kepada orang lain yang lebih baik dari padamu.

          1 Samuel 24 : 5-7
          (24-5) Lalu berkatalah orang-orangnya kepada Daud: "Telah tiba hari yang dikatakan TUHAN kepadamu: Sesungguhnya, Aku menyerahkan musuhmu ke dalam tanganmu, maka perbuatlah kepadanya apa yang kaupandang baik." Maka Daud bangun, lalu memotong punca jubah Saul dengan diam-diam.
          (24-6) Kemudian berdebar-debarlah hati Daud, karena ia telah memotong punca Saul;
          (24-7) lalu berkatalah ia kepada orang-orangnya: "Dijauhkan Tuhanlah kiranya dari padaku untuk melakukan hal yang demikian kepada tuanku, kepada orang yang
          diurapi TUHAN, yakni menjamah dia, sebab dialah orang yang diurapi TUHAN."

          Ujung/punca jubah terkoyak artinya tidak ada urapan Roh Kudus.

          Bila tidak mau menyembah maka kita kehilangan urapan Roh Kudus. Sehingga kering rohani, mati rohani yang membawa kepada kematian yang kedua.

          Tanda kering rohani/mati rohani adalah


          • 1 Samuel 17 : 31-33
            17:31. Terdengarlah kepada orang perkataan yang diucapkan oleh Daud, lalu diberitahukanlah kepada Saul. Dan Saul menyuruh memanggil dia.
            17:32 Berkatalah Daud kepada Saul: "
            Janganlah seseorang menjadi tawar hati karena dia; hambamu ini akan pergi melawan orang Filistin itu."
            17:33 Tetapi Saul berkata kepada Daud: "Tidak mungkin engkau dapat menghadapi orang Filistin itu untuk melawan dia, sebab engkau masih muda, sedang dia sejak dari masa mudanya telah menjadi prajurit."

            Tanda pertama adalah tawar hati = kecewa, putus asa, berungut-sungut.


          • 1 Samuel 18 : 8-9, 11
            18:8 Lalu bangkitlah amarah Saul dengan sangat; dan perkataan itu menyebalkan hatinya, sebab pikirnya: "Kepada Daud diperhitungkan mereka berlaksa-laksa, tetapi kepadaku diperhitungkannya beribu-ribu; akhir-akhirnya jabatan raja itupun jatuh kepadanya."
            18:9 Sejak hari itu maka Saul selalu
            mendengki Daud.
            18:11 Saul melemparkan tombak itu, karena pikirnya: "Baiklah aku menancapkan Daud ke dinding." Tetapi Daud mengelakkannya sampai dua kali.

            Tanda kedua adalah marah tanpa sebab, iri hati, kebencian tanpa alasan, sampai membunuh.

            Kebencian tanpa alasan ini bisa terjadi pada siapa saja. Contohnya : anak-orangtua, menantu-mertua dll.


          • 1 Samuel 20 : 30
            20:30 Lalu bangkitlah amarah Saul kepada Yonatan, katanya kepadanya: "Anak sundal yang kurang ajar! Bukankah aku tahu, bahwa engkau telah memilih pihak anak Isai dan itu noda bagi kau sendiri dan bagi perut ibumu?

            Tanda yang ketiga adalah kata-kata yang tidak baik = mengutuk, memaki orang lain.

            Contohnya mulai dari dalam rumah tangga : memaki anak, memaki orang tua.


          Kita semua, pelayan Tuhan jangan sampai kering rohani !

          Bila penjahat yang disalib bersama Yesus bisa menyembah Tuhan, maka kita pelayan/hamba Tuhan pasti bisa menyenbah Tuhan.

          Penjahat yang disalib bersama Yesus saat mau mati bisa ditolong oleh Tuhan. Demikian juga dengan kita, jika mati/kering rohani pun masih bisa ditolong oleh Tuhan.


        • Perut Yudas koyak.

          Perut Yudas koyak sehingga mengeluarkan isi perut yang busuk.
          Yudas ini pelayan Tuhan, Rasul Tuhan, kepercayaan Tuhan.

          Kisah Para Rasul 1 : 18
          1:18 --Yudas ini telah membeli sebidang tanah dengan upah kejahatannya, lalu ia jatuh tertelungkup, dan perutnya terbelah sehingga semua isi perutnya tertumpah ke luar.

          "perut terbelah" = perut koyak.

          Perut Yudas koyak dan mengeluarkan isi perut yang berbau busuk, itulah dosa-dosa.

          Dosa-dosa Yudas antara lain :


          • Mulai dari pengkhianatan, tidak setia sampai menjual Yesus.
            Menjual Yesus artinya meninggalkan ibadah pelayanan hanya untuk mendapatkan uang/perkara jasmani ataupun sebaliknya beribadah melayani Tuhan hanya untuk mendapatkan perkara jasmani/uang.


          • Pencuri.
            Yudas dipercaya sebagai Bendahara keuangan tapi dia mencuri uang kas milik Tuhan = mencuri perpuluhan dan persembahan khusus.


          • Matius 26 : 23-25
            26:23 Ia menjawab: "Dia yang bersama-sama dengan Aku mencelupkan tangannya ke dalam pinggan ini, dialah yang akan menyerahkan Aku.
            26:24 Anak Manusia memang akan pergi sesuai dengan yang ada tertulis tentang Dia, akan tetapi celakalah orang yang olehnya Anak Manusia itu diserahkan. Adalah lebih baik bagi orang itu sekiranya ia tidak dilahirkan."
            26:25
            Yudas, yang hendak menyerahkan Dia itu menjawab, katanya: "Bukan aku, ya Rabi?" Kata Yesus kepadanya: "Engkau telah mengatakannya."

            Yudas selalu mengelak dari firman artinya perut hatinya tidak pernah tersentuh oleh ketajaman firman. Sehingga cenderung selalu menyalahkan orang lain ("bukan aku, ya Tuhan").

            Yudas menyembunyikan dosa-dosa dengan cara menyalahkan orang lain bahkan menyalahkan Tuhan.


          Akhirnya Yudas menggantung diri dan jatuh tertelungkup, isi perutnya keluar, artinya kebusukannya diketahui oleh orang tapi sudah tidak ada pengampunan lagi.

          Lebih baik MALAM INI, bila ada kebusukan maka harus diakui kepada Tuhan dan sesama.


    Yohanes 19 : 32-34
    19:32 Maka datanglah prajurit-prajurit lalu mematahkan kaki orang yang pertama dan kaki orang yang lain yang disalibkan bersama-sama dengan Yesus;
    19:33 tetapi ketika mereka sampai kepada Yesus dan melihat
    bahwa Ia telah mati, mereka tidak mematahkan kaki-Nya,
    19:34 tetapi
    seorang dari antara prajurit itu menikam lambung-Nya dengan tombak, dan segera mengalir keluar darah dan air.

    Cara Tuhan menutupi kekoyakan kita adalah Dia rela lambungnya ditusuk sampai koyak.

    Sebenarnya Yesus sudah mati dengan 4 luka utama (2 luka ditangan dan 2 luka dikaki), untuk menyelamatkan Bangsa Israel sebagai wujud kasih Tuhan kepada Israel.
    Tetapi Prajurit (Bangsa Kafir) membuat luka yang kelima yaitu dengan menikam lambung Yesus sampai koyak sehingga keluar darah dan air.
    Ini merupakan kemurahan dari Tuhan untuk memulihkan kita dari kekoyakan dan menyelamatkan kita.

    Apapun kekoyakan kita akan dipulihkan oleh kekuatan DARAH dan AIR.

    Zakharia 12 : 10-11
    12:10 "Aku akan mencurahkan roh pengasihan dan roh permohonan atas keluarga Daud dan atas penduduk Yerusalem, dan mereka akan memandang kepada dia yang telah mereka tikam, dan akan meratapi dia seperti orang meratapi anak tunggal, dan akan menangisi dia dengan pedih seperti orang menangisi anak sulung.
    12:11 Pada waktu itu
    ratapan di Yerusalem akan sama besarnya dengan ratapan atas Hadad-Rimon di lembah Megido.

    Sikap kita yaitu harus MEMANDANG LAMBUNG YESUS YANG TERKOYAK mengeluarkan darah dan air. Sehingga dari sana mengalir roh pengasihan (belas kasihan) dan permohonan yang mendorong kita untuk meratap menyembah Tuhan (menyeru nama Tuhan).

    Prakteknya memandang lambung Yesus yang terkoyak adalah


    • Ada tanda darah = BERTOBAT = berhenti berbuat dosa.
    • Ada tanda air = BAPISAN AIR. Menghasilkan hidup baru = hidup dalam kebenaran = hidup dari iman = percaya dan mempercayakan diri sepenuh kepada Tuhan.
      Maka disitu akan mengalir roh belas kasihan dan permohonan yang mendorong kita untuk meratap menyembah Tuhan, menyeru nama Yesus dengan hancur hati.

      Kita meratap supaya bisa masuk dalam pembangunan tubuh Kristus.

      Yohanes 19 : 36
      19:36 Sebab hal itu terjadi, supaya genaplah yang tertulis dalam Kitab Suci: "Tidak ada tulang-Nya yang akan dipatahkan."

      Bila kita memandang lambung Yesus yang terkoyak, maka satu tulangpun tidak akan dipatahkan.

      = kita mengalami KUASA KEBANGKITAN YESUS, sehingga tidak ada tulang yang dipatahkan artinya


      1. Kuasa kebangkitan untuk memulihkan apapun yang sudah koyak.
      2. Kuasa kebangkitan membuat kita utuh sempurna ("tidak ada satu tulangpun yang dipatahkan") masuk kesatuan tubuh Kristus yang sempurna = menjadi mempelai wanita yang siap untuk menyambut kedatangan Yesus kedua kali (sebagai mempelai pria) diawan-awan permai.

        Tubuh dengan kepala menjadi satu dalam perjamuan kawin anak domba dan kita bahagia selamanya.

        Wahyu 1 : 7

        1:7 Lihatlah, Ia datang dengan awan-awan dan setiap mata akan melihat Dia, juga mereka yang telah menikam Dia. Dan semua bangsa di bumi akan meratapi Dia. Ya, amin.

        Sementara yang lain meratap binasa untuk selamanya (= baru melihat lambung yang terkoyak sudah meratap).

Tuhan memberkati.

kembali ke halaman sebelumnya
IBADAH RUTIN DI MALANG

Minggu jam 06:45 (Ibadah Raya)
Minggu jam 10:15 (Ibadah Sekolah Minggu)
Selasa jam 17:15 (Ibadah Pendalaman Alkitab)
Rabu jam 07:30 (Ibadah Kaum Wanita)
Kamis jam 17:15 (Ibadah Doa Penyembahan)
Sabtu jam 17:15 (Ibadah Kaum Muda Remaja)

IBADAH RUTIN DI MEDAN
Royal Room Hotel Danau Toba Internasional
Jl. Imam Bonjol Medan

Minggu, jam 18:45 (Ibadah Raya)
Senin, jam 08:00 (Ibadah Pendalaman Alkitab)
Senin, jam 17:30 (Ibadah Pendalaman Alkitab)

IBADAH RUTIN DI SURABAYA

Minggu jam 09:00 (Ibadah Sekolah Minggu)
Minggu jam 10:15 (Ibadah Raya)
Rabu jam 17:30 (Ibadah Pendalaman Alkitab)
Jumat jam 17:30 (Ibadah Doa Penyembahan)


IBADAH RUTIN DI JAKARTA
Jl. Patra Kuningan XIV no.4
Jakarta Selatan
Sabtu, jam 09:00 (Ibadah Pendalaman Alkitab)

IBADAH KUNJUNGAN
All Right Reserved Gereja Pantekosta Tabernakel "KRISTUS KASIH"
Jln. Simpang Borobudur 27 Malang | Telp: (0341) 496949 | Fax: (0341) 476751 » Lihat Peta Gereja Kami di Malang
Jln. WR Supratman 4 Surabaya | Telp. 08123300378 » Lihat Peta Gereja Kami di Surabaya
hubungi kami | email: info@gptkk.org | sitemap | top