Simpang Borobudur no 27 Malang
0341-496949
Matius 26dalam susunan Tabernakel terkena pada buli-buli emas berisi manna.

Pengertian rohani dari buli-buli emas berisi manna:
Keubahan hidupdari manusia daging (tanah liat) menjadi manusia rohani (emas) yang sempurna seperti Yesus.

Kita harus mengalami keubahan hidup.
Sehebat apapun manusia di bumi ini, tetap hanya seperti buli-buli tanah liat yang mudah rapuh dan hancur, yakni:
  • Mudah putus asa, kecewa, bangga.
  • Mudah jatuh dalam dosa, bahkan sampai puncak dosa: dosa makan-minum (merokok, mabuk, narkoba) dan dosa kawin-mengawinkan (dosa seks dengan berbagai ragamnya, nikah yang salah).
  • Binasa selamanya = bejana yang hancur.

Dalam Matius 26:1-5, ada 2 kemungkinan tentang buli-buli tanah liat:
  1. Matius 26:3-5
    26:3 Pada waktu itu berkumpullah imam-imam kepala dan tua-tua bangsa Yahudi di istana Imam Besar yang bernama Kayafas,
    26:4 dan mereka merundingkan suatu rencana untuk menangkap Yesus dengan tipu muslihat dan untuk membunuhDia.
    26:5 Tetapi mereka berkata: "Jangan pada waktu perayaan, supaya jangan timbul keributan di antara rakyat."

    Kemungkinan I (negatif):Buli-buli tanah liat diisi dengan benih setan, yakni dusta dan kebencian/pembunuhan.

    Contoh yang termasuk dalam kemungkinan I ini adalah orang-orang hebat. Imam-imam kepala dan tua-tua bangsa Yahudi menunjuk pada hamba-hamba Tuhan, tua-tua, pelayan-pelayan Tuhan.

    Kalau sudah ada benih dusta dan benci, maka pasti akan berkembang menjadi 7 benih setan.

    Matius 15:19
    15:19 Karena dari hati timbul segala pikiran jahat (1), pembunuhan (2), perzinahan (3), percabulan (4), pencurian (5), sumpah palsu (6) dan hujat (7).

    Menghujat mulai dari kepada sesama (memfitnah, menyalahkan yang benar dan membenarkan yang salah), sampai kepada Tuhan (menghujat Firman Pengajaran benar).

    Kalau bejana tanah liat sudah diisi dengan 7 benih setan, maka kehidupan manusia itu sempurna dalam kejahatan dan kenajisan, jadi sama seperti setan = bejana tanah liat yang hancur dan binasa selamanya.

  2. Matius 26:1-2
    26:1. Setelah Yesus selesai dengan segala pengajaran-Nyaitu, berkatalah Ia kepada murid-murid-Nya:
    26:2 "Kamu tahu, bahwa dua hari lagi akan dirayakan Paskah, maka Anak Manusia akan diserahkan untuk disalibkan."

    Kemungkinan II (positif):Buli-buli tanah liat diisi dengan benih Ilahi, yaitu:

    • Firman Pengajaran yang benar.
      = Firman yang dibukakan rahasianya, ayat menerangkan ayat dalam Alkitab.
      = Firman yang lebih tajam dari pedang tajam bermata dua manapun (Ibrani 4:12-13).

      Memang perlu ada Firman Penginjilan untuk memanggil kehidupan yang berdosa supaya percaya Yesus, bertobat, baptisan air dan diselamatkan.
      Namun, masih ada benih-benih setan yang harus disucikan oleh pekerjaan pedang Firman yang lebih tajam dari pedang tajam bermata dua manapun (Firman Pengajaran benar).

    • Perjamuan Suci/Korban Kristus (Paskah).


    Di mana kita bisa diisi dengan Firman Pengajaran benar dan Perjamuan Suci?

    Kita bisa diisi dengan Firman Pengajaran benar dan Perjamuan Suci terutama dalam Ibadah Pendalaman Alkitab dan Perjamuan Suci = Meja Roti Sajian.

    Roti menunjuk pada Firman (tumpukan roti 6-6 menunjuk pada 66 buku dalam Alkitab), juga tubuh Kristus.
    Korban curahan menunjuk pada darah Yesus.

    Penting untuk menggunakan waktubertekun dalam Ibadah Pendalaman Alkitab dan Perjamuan Suci!

    Kalau mengeluh "terlalu lama" dalam beribadah = kehidupan yang tidak mau menggunakan waktu.
    Seringkali kita suka/tahan berlama-lama dalam dosa, bukti setan gencar mengisikan benihnya.

    Ibadah Pendalaman Alkitab dan Perjamuan Suci adalah kesempatan emas untuk kita selalu diisi dengan benih rohani (Firman Pengajaran benar dan Perjamuan Suci), supaya jangan ada kesempatan sekecil apapun untuk diisi benih setan.

    Sesibuk apapun kita di dunia ini, jangan lengah dan jangan mau dihalangi untuk bertekun dalam Ibadah Pendalaman Alkitab dan Perjamuan Suci!

    Sekalipun kita hebat di dunia, namun kalau bejana tanah liat kita diisi dengan benih setan, maka semua sia-sia, hancur, dan tidak ada artinya. Apalagi kalau kita tidak hebat.

    Sekeras/setajam apapun Firman Pengajaran benar, tetap merupakan uluran tangan kemurahan Tuhan kepada kita. Jangan diabaikan!

    Lewat Ibadah Pendalaman Akitab dan Perjamuan Suci, kita diisi dengan Firman Pengajaran benardan Perjamuan Suci, supaya Firman mendarah-daging= menjadi praktek dalam hidup kita sehari-hari.

    Firman bukan hanya untuk didengar namun sampai menjadi praktek dalam hidup kita.

    Buktinya:


    • Saat kita diperhadapkan dengan sesuatu yang menguntungkan/membahagiakan kita, namun bertentangan dengan Firman, kita bisa langsung menolak. Seluruh hidup kita harus sesuai dengan Firman.

    • Saat kita dipaksa dengan sesuatu yang tidak sesuai Firman, kita berani tegas menolak.

    Sekeras apapun, Firman merupakan uluran tangan Tuhan.
    Kalau Firman mendarah-daging dalam kita = kita juga mengulurkan tangan pada Tuhan, sehingga kita hidup dalam pelukan tangan kemurahan Tuhan.

    Tuhan yang mengerti keadaan kita, menyertai dan mempedulikan kita, bahkan Tuhan bergumul bersama kitamenghadapi keadaan apapun di dunia yang mau menghancurkan buli-buli kehidupan kita.

    Dengan bertekun dalam Ibadah Pendalaman Alkitab dan Perjamuan Suci = kita mengulurkan tangan, menyerahkan diri dalam tangan belas kasih Tuhan.

    Jangan kita mengandalkan kekuatan sendiri!
    Kalau mengandalkan diri, akhirnya pasti menjadi bejana yang retak dan hancur.

    Hasilnya:

    Ibrani 4:12
    4:12 Sebab firman Allahhidupdan kuatdan lebih tajam dari pada pedang bermata dua manapun; ia menusuk amat dalam sampai memisahkan jiwa dan roh, sendi-sendi dan sumsum; ia sanggup membedakan pertimbangan dan pikiran hati kita.

    1. Firman Pengajaran itu kuat = Firman Pengajaran benar memberi kekuatan berlimpah-limpahpada kita sehingga kita bisa menjadi KUAT dan TEGUH HATI.

      Hati adalah penentu. Kalau hati kuat dan teguh, maka bejana/kehidupan itu pasti juga kuat.

      Bukti kuat dan teguh hati:

      • Tidak bimbang, tetap berpegang teguh pada Firman Pengajaran benar yang sudah menjadi pengalamanhidup kita.

        Jangan retak/rapuh oleh suara asing!
        Kalau masih mendengar suara asing = bejana yang rapuh/retak dan akan hancur.

      • Tidak bimbang, putus asa, bersungut, mengomel dalam menghadapi permasalahan apapun. Tidak mundur menghadapi apapun.
        Selalu mengucap syukur dan menyembah Tuhan, percaya dan mempercayakan diri sepenuh pada Tuhan.

        II Korintus 4:7-9
        4:7 Tetapi harta ini kami punyai dalam bejana tanah liat, supaya nyata, bahwa kekuatan yang melimpah-limpah itu berasal dari Allah, bukan dari diri kami.
        4:8. Dalam segala hal kami ditindas, namun tidak terjepit; kami habis akal, namun tidak putus asa;
        4:9 kami dianiaya, namun tidak ditinggalkan sendirian, kami dihempaskan, namun tidak binasa.

      Bejana yang kuat = mengarah pada buli-buli emas.
      Contoh: Daniel yang diperhadapkan pada penyembahan palsu (pengajaran palsu) dan gua singa (pencobaan).

      Saat kita sudah tidak bisa berbuat apa-apa, ulurkan tangan pada Tuhan!
      Jangan lari konsultasi sana-sini, dengar Firman dan ulurkan tangan pada Tuhan!
      Biar Tuhan yang turun tangan dan mengangkat kita.

      Kalau saat sudah tidak bisa apa-apa, lalu berusaha cari jalan keluar sendiri = kehidupan yang sombong dan bejana akan hancur.

      Daniel 6:11
      6:11 Demi didengar Daniel, bahwa surat perintah itu telah dibuat, pergilah ia ke rumahnya. Dalam kamar atasnya ada tingkap-tingkap yang terbuka ke arah Yerusalem; tiga kali sehari ia berlutut, berdoa serta memuji Allahnya, seperti yang biasa dilakukannya.

      Jika kita kuat dan teguh hati, maka tangan kemurahan Tuhan menyertai dan melindungikita terhadap dosa (maut) dan pencobaan-pencobaan (sampai masa antikris), bahkan Tuhan melindungi kita dari neraka.

      Sekalipun banyak yang mencela saat Daniel dimasukkan dalam gua singa, namun kalau bersama Tuhan, Daniel selamat!

    2. Firman Pengajaran itu hidup = tangan kemurahan Tuhan mampu memelihara hidup kitasecara jasmani dan rohani di tengah dunia yang sulit.

      Tuhan mampu memelihara secara ajaib, sekalipun harus hidup di tengah singa-singa yang lapar.

      Secara jasmani, Tuhan mampu memelihara sampaipun di masa antikris berkuasa.
      Dunia hanya bisa menjanjikan, namun tidak ada jaminan yang pasti. Apalagi di masa Antikris, semua ijazah dan kekayaan tidak ada artinya.

      Secara rohani, Tuhan juga memelihara sehingga kita bisa tetap hidup benar, suci, damai sejahtera, serta mempertahankan iman yang benar dan murni (tidak goyah), sampai hidup kekal.

    3. Firman Pengajaran benar itu lebih tajam dari pada pedang bermata dua manapun = tangan kemurahan Tuhan sedang memandikan/menyucikan dan mengubahkan kita.

      Tidak ada seorangpun yang tidak pernah berdosa, namun seperti bayi-bayi biarlah kita ada dalam tangan Tuhan yang mampu membersihkan kita.

      Lewat pekerjaan Firman Pengajaran benar, buli-buli tanah liat sedang dirombak untuk menjadi buli-buli emas berisi manna.

      Kolose 3:5-7
      3:5. Karena itu matikanlah dalam dirimu segala sesuatu yang duniawi, yaitu percabulan (1), kenajisan (2), hawa nafsu (3), nafsu jahat (4) dan juga keserakahan (5), yang sama dengan penyembahan berhala (6),
      3:6 semuanya itu mendatangkan murka Allah (atas orang-orang durhaka).
      3:7 Dahulu kamu juga melakukan hal-hal itu ketika kamu hidup di dalamnya.

      Enam perbuatan dosa di luar harus dimatikan.

      Kolose 3:8-9
      3:8. Tetapi sekarang, buanglah semuanya ini, yaitu marah (1), geram (2), kejahatan (3), fitnah (4) dan kata-kata kotor (5) yang keluar dari mulutmu.
      3:9 Jangan lagi kamu saling mendustai (6), karena kamu telah menanggalkan manusia lama serta kelakuannya,

      Enam dosa dalam batin harus dibuang.

      Kolose 3:12-14
      3:12. Karena itu, sebagai orang-orang pilihan Allah yang dikuduskan dan dikasihi-Nya, kenakanlah belas kasihan (1), kemurahan (2), kerendahan hati (3), kelemahlembutan (4) dan kesabaran (5).
      3:13 Sabarlah kamu seorang terhadap yang lain, dan ampunilah seorang akan yang lain (6) apabila yang seorang menaruh dendam terhadap yang lain, sama seperti Tuhan telah mengampuni kamu, kamu perbuat jugalah demikian.
      3:14 Dan di atas semuanya itu: kenakanlah kasih (7), sebagai pengikat yang mempersatukan dan menyempurnakan.

      Tangan Tuhan merombak kita: 6 perbuatan daging dan 6 dosa dalam batin harus dibuang, diubahkan untuk mengenakan 7 sifat manusia baru.

      Keubahan hidup akan menjadi sinar kesaksianhasil pekerjaan Firman Pengajaran benar.
      Daniel kuat dan teguh hati, diubahkan, sehingga menjadi kesaksian hidup, sampai Raja-pun mengakui.

      Daniel 6:27-28
      6:27 Bersama ini kuberikan perintah, bahwa di seluruh kerajaan yang kukuasai orang harus takut dan gentar kepada Allahnya Daniel, sebab Dialah Allah yang hidup, yang kekal untuk selama-lamanya; pemerintahan-Nya tidak akan binasa dan kekuasaan-Nya tidak akan berakhir.
      6:28 Dia melepaskan dan menolong, dan mengadakan tanda dan mujizat di langit dan di bumi, Dia yang telah melepaskan Daniel dari cengkaman singa-singa."

      Mujizat rohani terjadi: keubahan hidup.
      Mujizat jasmani juga pasti akan Tuhan kerjakan:

      • Daniel 6:24
        6:24 Lalu sangat sukacitalah raja dan ia memberi perintah, supaya Daniel ditarik dari dalam gua itu. Maka ditariklah Daniel dari dalam gua itu, dan tidak terdapat luka apa-apa padanya, karena ia percaya kepada Allahnya.

        Tuhan menolong, Daniel dikeluarkan dari gua singa tanpa luka sedikitpun, karena ia percaya kepada Tuhan.

      • Daniel 6:29
        6:29 Dan Daniel ini mempunyai kedudukan tinggi pada zaman pemerintahan Darius dan pada zaman pemerintahan Koresh, orang Persia itu.


        Tuhan juga mampu mengangkat/meninggikan kita, mulai di dunia ini, sampai di awan-awan permai menyambut Dia datang kedua kali.

Tuhan memberkati.

Versi Cetak

Transkrip
  • Ibadah Pendalaman Alkitab Surabaya, 02 Oktober 2019 (Rabu Sore)
    ... gelap. Kalau dia benar tetapi kita tidak menyatu dengan dia bahaya juga berarti kita yang gelap. Tuhan tolong kita semua. Bukan berarti di sini yang terang di sana gelap tetapi periksa bagaimana hidup nikah dan pelayanannya bagaimana keuangan milik Tuhan dan keuangan miliki sesama jika ditinjau dari firman bukan kata orang. ...
  • Ibadah Raya Malang, 16 Agustus 2009 (Minggu Pagi)
    ... pada dunia sampai tidak bisa bisa memusatkan perhatian pada Tuhan. Dunia ini akan berlalu oleh sebab itu jangan memusatkan perhatian pada perkara dunia. Korintus - . Seringkali Tuhan ijinkan kita berada dalam penderitaan bersama Tuhan supaya kita mengalami pembaharuan dalam perhatian supaya berubah memusatkan perhatian kepada Tuhan lebih dari segala ...
  • Ibadah Raya Surabaya, 10 Maret 2019 (Minggu Siang)
    ... kamu mencari Aku bukan karena kamu telah melihat tanda-tanda melainkan karena kamu telah makan roti itu dan kamu kenyang. . Bekerjalah bukan untuk makanan yang akan dapat binasa melainkan untuk makanan yang bertahan sampai kepada hidup yang kekal yang akan diberikan Anak Manusia kepadamu sebab Dialah yang disahkan oleh Bapa ...
  • Ibadah Raya Surabaya, 3 Juni 2012 (Minggu Sore)
    ... anggur bercampur empedu' meninggalkan ketelanjangan bertobat dan memakai pakaian baru dari Yesus 'membagi-bagi pakaian-Nya' . Proses meninggalkan dosa lewat baptisan air. Roma - . Atau tidak tahukah kamu bahwa kita semua yang telah dibaptis dalam Kristus telah dibaptis dalam kematian-Nya . Dengan demikian kita telah dikuburkan bersama-sama dengan Dia oleh baptisan dalam ...
  • Ibadah Doa Semalam Suntuk Malang Session I, 20 Januari 2009 (Selasa Malam)
    ... bersungut-sungut dan bertengkar. Korintus Kalau sudah menghakimi orang lain dan bersungut-sungut maka yang ditemui adalah malaikat maut bukan bertemu dengan Tuhan binasa untuk selamanya. Ini yang harus kita jaga dalam menghadapi kesulitan di dunia ini. Jangan sampai bersungut dan saling menghakimi. Keluaran Orang yang tidak puas tidak bisa ditolong atau di puaskan ...
  • Ibadah Doa Surabaya, 28 September 2016 (Rabu Sore)
    ... kasih kasih sama dengan memberi. Ini menunjuk pada Yohanes. Penyembahan bukan meminta-minta kepada TUHAN tetapi memberi. Apa yang diberikan Kita memberi mulai dari milik TUHAN yang terkecil yaitu persepuluhan dan persembahan khusus sampai memberikan seluruh hidup kita yang ditandai dengan banyak kekurangan kelemahan dan kesalahan. Kalau kita sadar bahwa kita banyak ...
  • Ibadah Raya Malang, 25 September 2011 (Minggu Pagi)
    ... dan sakit dan tidak sedikit yang meninggal. Kalau kita menguji diri kita sendiri hukuman tidak menimpa kita. Ada kemungkinan saat makan dan minum Perjamuan Suci Makan dan minum Perjamuan Suci dengan cara yang tidak layak yakni mempertahankan dosa tidak merasa bersalah bahkan menantang. Akibatnya adalah tetap hidup dalam dosa dosa mendarah-daging ...
  • Ibadah Pendalaman Alkitab Surabaya, 09 Januari 2019 (Rabu Sore)
    ... yang ada pada Korah dan dengan segala harta milik mereka. Kalau menuntut pangkat kedudukan akibatnya turun ke dunia orang mati artinya Mengalami kemerosotan secara jasmani dan rohani. Dalam rumah tangga kalau kedudukan salah akan terjadi kemerosotan bukan naik. Kita harus hati-hati Kalau bukan gembala tetapi menjadi gembala jemaat akan merosot. Mungkin naik tetapi ...
  • Ibadah Raya Surabaya, 12 Februari 2017 (Minggu Siang)
    ... dari TUHAN artinya tidak ada hubungan dengan TUHAN Kering rohani. Kering rohani itu sengsara tidak ada kepuasan letih lesu berbeban berat sampai bersuasana kutukan. Itu sebabnya ada orang mabuk atau memakai narkoba karena ia tidak ada kepuasan sehingga mencari kepuasan yang salah ia tersiksa. Biar kaya miskin pandai bodoh kalau terpisah dari TUHAN ...
  • Ibadah Paskah Persekutuan III di Square Ballroom Surabaya, 08 Juni 2016 (Rabu Sore)
    ... perempuan-perempuan itu siapa saja yang disukai mereka. . Berfirmanlah TUHAN Roh-Ku tidak akan selama-lamanya tinggal di dalam manusia karena manusia itu adalah daging tetapi umurnya akan seratus dua puluh tahun saja. Manusia masih harus menerima pencurahan Roh Kudus karena manusia mengikuti keinginan dan hawa nafus dagingnya sehingga manusia putus hubungan ...

Siaran Langsung

Live Streaming GPTKK

Rekaman

Ikuti rekaman ibadah kami

Transkrip

Ringkasarn Firman Tuhan

Kesaksian

Pengalaman hidup bersama Firman Tuhan

Untuk Koneksi Lambat, silakan buka https://id.gptkk.org

Silakan kontak ke info@gptkk.org apabila bapak/ibu/sdr/sdri ada pertanyaan atau ingin berlangganan majalah Manna, dan silakan kirim email ke widjaja_h@yahoo.com apabila ingin konsultasi pribadi dengan bapak gembala.