English Language | Form Penggembalaan
RINGKASAN KOTBAH IBADAH RUTIN DAN IBADAH KUNJUNGAN
RINGKASAN LAINNYA

Ibadah Raya Malang, 08 Maret 2020 (Minggu Pagi)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Wahyu 11:2
11:2 Tetapi kecualikan pelataran Bait Suci yang di...

Ibadah Doa Puasa Malang Session II, 12 Maret 2013 (Selasa Siang)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Keluaran 9:13-35 adalah tulah ketujuh, yaitu hujan...

Ibadah Pendalaman Alkitab Malang, 20 November 2014 (Kamis Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Wahyu 2-3 menunjuk tentang 7 kali...

Ibadah Raya Malang, 27 Maret 2011 (Minggu Pagi)
Matius 26:6-10, 12
26:6. Ketika Yesus berada di Betania, di rumah Simon...

Ibadah Pendalaman Alkitab Malang, 21 Mei 2015 (Kamis Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Wahyu pasal 2-3 menunjuk 7 kali percikan darah di...

Ibadah Doa Surabaya, 07 Oktober 2015 (Rabu Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayangnya TUHAN kita Yesus Kristus. Selamat malam, selamat mendengarkan firman TUHAN. Biarlah damai...

Ibadah Doa Surabaya, 17 Mei 2017 (Rabu Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayangnya TUHAN kita Yesus Kristus. Selamat malam, selamat mendengarkan firman TUHAN. Biarlah damai...

Ibadah Kaum Muda Remaja Malang, 26 Desember 2015 (Sabtu Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Lukas 9:28-36 tentang Yesus dimuliakan di...

Ibadah Doa Surabaya, 30 Juni 2010 (Rabu Sore)
Matius 25: 2-4
25:2. Lima di antaranya bodoh dan lima bijaksana.
25:3. Gadis-gadis yang bodoh itu membawa...

Ibadah Raya Surabaya, 31 Mei 2009 (Minggu Sore)
Efesus 4: 15
Tema ibadah di Manado 26-28 Mei 2009: "BERTUMBUH KE ARAH YESUS YANG ADALAH...

Ibadah Kaum Muda Remaja Malang, 17 Oktober 2015 (Sabtu Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Lukas 9:26
9:26 Sebab barangsiapa malu karena Aku...

Ibadah Kaum Muda Remaja, 15 September 2012 (Sabtu Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Lukas 2:15-20
2:15 Setelah malaikat-malaikat itu meninggalkan mereka...

Ibadah Persekutuan Ciawi I, 19 April 2012 (Kamis Sore)
Tema:
"Aku menciptakan segala sesuatu baru" (Wahyu 21:5)

Ibadah Doa Surabaya, 03 Juli 2013 (Rabu Sore)
Disertai dengan puasa

Tema Ibadah di Mangkutana

Matius 4: 19b
4:19 Yesus berkata kepada mereka: "Mari, ikutlah Aku, dan kamu akan Kujadikan penjala manusia."

Temanya adalah KAMU AKAN KU...

Ibadah Kaum Muda Remaja Malang, 19 September 2015 (Sabtu Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Kita masih membahas Lukas 9:22-27.
Lukas 9:24
9:24 Karena...


TRANSKRIP LENGKAP

Umum Surabaya (Minggu Sore, 07 Desember 2014)
Tayang: 16 Juni 2020
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 30 November 2014)
Tayang: 16 Juni 2020
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 26 November 2014)
Tayang: 10 Mei 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 24 November 2014)
Tayang: 10 Mei 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 23 November 2014)
Tayang: 07 Januari 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 19 November 2014)
Tayang: 07 Januari 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 17 November 2014)
Tayang: 07 Januari 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 09 November 2014)
Tayang: 22 Agustus 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 05 November 2014)
Tayang: 04 Juni 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 03 November 2014)
Tayang: 04 Juni 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 02 November 2014)
Tayang: 03 Maret 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 20 Oktober 2014)
Tayang: 13 Desember 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 13 Oktober 2014)
Tayang: 13 Desember 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 12 Oktober 2014)
Tayang: 24 Oktober 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 08 Oktober 2014)
Tayang: 18 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 06 Oktober 2014)
Tayang: 05 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 05 Oktober 2014)
Tayang: 05 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 01 Oktober 2014)
Tayang: 05 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 29 September 2014)
Tayang: 24 Juni 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 21 September 2014)
Tayang: 19 Mei 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]



Untuk Koneksi Lambat, silahkan buka http://id.gptkk.org
Transkrip lengkap dari ibadah penggembalaan di Malang dan Surabaya, semuanya di bawakan oleh gembala sidang Pdt. Widjaja Hendra.

Silahkan kontak ke info@gptkk.org apabila bapak/ibu/sdr/sdri ada pertanyaan atau mungkin ingin berlangganan majalah Manna dan silahkan kirim email ke widjaja_h [at] yahoo.com apabila ingin konsultasi pribadi dengan bapak gembala
silahkan ganti tanda [at] dengan @
Cari ringkasan:   
[versi cetak]
Cari rekaman ibadah ini di: http://www.kabarmempelai.org
Ibadah Raya Malang, 13 Februari 2011 (Minggu Pagi)

Matius 26 dalam susunan Tabernakel terkena pada buli-buli emas berisi manna.

Pengertian rohani dari buli-buli emas berisi manna:
Keubahan hidup dari manusia daging (tanah liat) menjadi manusia rohani (emas) yang sempurna seperti Yesus.

Kita harus mengalami keubahan hidup.
Sehebat apapun manusia di bumi ini, tetap hanya seperti buli-buli tanah liat yang mudah rapuh dan hancur, yakni:
  • Mudah putus asa, kecewa, bangga.
  • Mudah jatuh dalam dosa, bahkan sampai puncak dosa: dosa makan-minum (merokok, mabuk, narkoba) dan dosa kawin-mengawinkan (dosa seks dengan berbagai ragamnya, nikah yang salah).
  • Binasa selamanya = bejana yang hancur.

Dalam Matius 26:1-5, ada 2 kemungkinan tentang buli-buli tanah liat:
  1. Matius 26:3-5
    26:3 Pada waktu itu berkumpullah imam-imam kepala dan tua-tua bangsa Yahudi di istana Imam Besar yang bernama Kayafas,
    26:4 dan mereka merundingkan suatu rencana untuk menangkap Yesus dengan tipu muslihat dan untuk membunuh Dia.
    26:5 Tetapi mereka berkata: "Jangan pada waktu perayaan, supaya jangan timbul keributan di antara rakyat."

    Kemungkinan I (negatif): Buli-buli tanah liat diisi dengan benih setan, yakni dusta dan kebencian/pembunuhan.

    Contoh yang termasuk dalam kemungkinan I ini adalah orang-orang hebat. Imam-imam kepala dan tua-tua bangsa Yahudi menunjuk pada hamba-hamba Tuhan, tua-tua, pelayan-pelayan Tuhan.

    Kalau sudah ada benih dusta dan benci, maka pasti akan berkembang menjadi 7 benih setan.

    Matius 15:19
    15:19 Karena dari hati timbul segala pikiran jahat (1), pembunuhan (2), perzinahan (3), percabulan (4), pencurian (5), sumpah palsu (6) dan hujat (7).

    Menghujat mulai dari kepada sesama (memfitnah, menyalahkan yang benar dan membenarkan yang salah), sampai kepada Tuhan (menghujat Firman Pengajaran benar).

    Kalau bejana tanah liat sudah diisi dengan 7 benih setan, maka kehidupan manusia itu sempurna dalam kejahatan dan kenajisan, jadi sama seperti setan = bejana tanah liat yang hancur dan binasa selamanya.


  2. Matius 26:1-2
    26:1. Setelah Yesus selesai dengan segala pengajaran-Nya itu, berkatalah Ia kepada murid-murid-Nya:
    26:2 "Kamu tahu, bahwa dua hari lagi akan dirayakan Paskah, maka Anak Manusia akan diserahkan untuk disalibkan."

    Kemungkinan II (positif): Buli-buli tanah liat diisi dengan benih Ilahi, yaitu:

    • Firman Pengajaran yang benar.
      = Firman yang dibukakan rahasianya, ayat menerangkan ayat dalam Alkitab.
      = Firman yang lebih tajam dari pedang tajam bermata dua manapun (Ibrani 4:12-13).

      Memang perlu ada Firman Penginjilan untuk memanggil kehidupan yang berdosa supaya percaya Yesus, bertobat, baptisan air dan diselamatkan.
      Namun, masih ada benih-benih setan yang harus disucikan oleh pekerjaan pedang Firman yang lebih tajam dari pedang tajam bermata dua manapun (Firman Pengajaran benar).

    • Perjamuan Suci/Korban Kristus (Paskah).


    Di mana kita bisa diisi dengan Firman Pengajaran benar dan Perjamuan Suci?

    Kita bisa diisi dengan Firman Pengajaran benar dan Perjamuan Suci terutama dalam Ibadah Pendalaman Alkitab dan Perjamuan Suci = Meja Roti Sajian.

    Roti menunjuk pada Firman (tumpukan roti 6-6 menunjuk pada 66 buku dalam Alkitab), juga tubuh Kristus.
    Korban curahan menunjuk pada darah Yesus.

    Penting untuk menggunakan waktu bertekun dalam Ibadah Pendalaman Alkitab dan Perjamuan Suci!

    Kalau mengeluh "terlalu lama" dalam beribadah = kehidupan yang tidak mau menggunakan waktu.
    Seringkali kita suka/tahan berlama-lama dalam dosa, bukti setan gencar mengisikan benihnya.

    Ibadah Pendalaman Alkitab dan Perjamuan Suci adalah kesempatan emas untuk kita selalu diisi dengan benih rohani (Firman Pengajaran benar dan Perjamuan Suci), supaya jangan ada kesempatan sekecil apapun untuk diisi benih setan.

    Sesibuk apapun kita di dunia ini, jangan lengah dan jangan mau dihalangi untuk bertekun dalam Ibadah Pendalaman Alkitab dan Perjamuan Suci!

    Sekalipun kita hebat di dunia, namun kalau bejana tanah liat kita diisi dengan benih setan, maka semua sia-sia, hancur, dan tidak ada artinya. Apalagi kalau kita tidak hebat.

    Sekeras/setajam apapun Firman Pengajaran benar, tetap merupakan uluran tangan kemurahan Tuhan kepada kita. Jangan diabaikan!

    Lewat Ibadah Pendalaman Akitab dan Perjamuan Suci, kita diisi dengan Firman Pengajaran benar dan Perjamuan Suci, supaya Firman mendarah-daging = menjadi praktek dalam hidup kita sehari-hari.

    Firman bukan hanya untuk didengar namun sampai menjadi praktek dalam hidup kita.

    Buktinya:


    • Saat kita diperhadapkan dengan sesuatu yang menguntungkan/membahagiakan kita, namun bertentangan dengan Firman, kita bisa langsung menolak. Seluruh hidup kita harus sesuai dengan Firman.

    • Saat kita dipaksa dengan sesuatu yang tidak sesuai Firman, kita berani tegas menolak.

    Sekeras apapun, Firman merupakan uluran tangan Tuhan.
    Kalau Firman mendarah-daging dalam kita = kita juga mengulurkan tangan pada Tuhan, sehingga kita hidup dalam pelukan tangan kemurahan Tuhan.

    Tuhan yang mengerti keadaan kita, menyertai dan mempedulikan kita, bahkan Tuhan bergumul bersama kita menghadapi keadaan apapun di dunia yang mau menghancurkan buli-buli kehidupan kita.

    Dengan bertekun dalam Ibadah Pendalaman Alkitab dan Perjamuan Suci = kita mengulurkan tangan, menyerahkan diri dalam tangan belas kasih Tuhan.

    Jangan kita mengandalkan kekuatan sendiri!
    Kalau mengandalkan diri, akhirnya pasti menjadi bejana yang retak dan hancur.

    Hasilnya:

    Ibrani 4:12
    4:12 Sebab firman Allah hidup dan kuat dan lebih tajam dari pada pedang bermata dua manapun; ia menusuk amat dalam sampai memisahkan jiwa dan roh, sendi-sendi dan sumsum; ia sanggup membedakan pertimbangan dan pikiran hati kita.


    1. Firman Pengajaran itu kuat = Firman Pengajaran benar memberi kekuatan berlimpah-limpah pada kita sehingga kita bisa menjadi KUAT dan TEGUH HATI.

      Hati adalah penentu. Kalau hati kuat dan teguh, maka bejana/kehidupan itu pasti juga kuat.

      Bukti kuat dan teguh hati:

      • Tidak bimbang, tetap berpegang teguh pada Firman Pengajaran benar yang sudah menjadi pengalaman hidup kita.

        Jangan retak/rapuh oleh suara asing!
        Kalau masih mendengar suara asing = bejana yang rapuh/retak dan akan hancur.

      • Tidak bimbang, putus asa, bersungut, mengomel dalam menghadapi permasalahan apapun. Tidak mundur menghadapi apapun.
        Selalu mengucap syukur dan menyembah Tuhan, percaya dan mempercayakan diri sepenuh pada Tuhan.

        II Korintus 4:7-9
        4:7 Tetapi harta ini kami punyai dalam bejana tanah liat, supaya nyata, bahwa kekuatan yang melimpah-limpah itu berasal dari Allah, bukan dari diri kami.
        4:8. Dalam segala hal kami ditindas, namun tidak terjepit; kami habis akal, namun tidak putus asa;
        4:9 kami dianiaya, namun tidak ditinggalkan sendirian, kami dihempaskan, namun tidak binasa.

      Bejana yang kuat = mengarah pada buli-buli emas.
      Contoh: Daniel yang diperhadapkan pada penyembahan palsu (pengajaran palsu) dan gua singa (pencobaan).

      Saat kita sudah tidak bisa berbuat apa-apa, ulurkan tangan pada Tuhan!
      Jangan lari konsultasi sana-sini, dengar Firman dan ulurkan tangan pada Tuhan!
      Biar Tuhan yang turun tangan dan mengangkat kita.

      Kalau saat sudah tidak bisa apa-apa, lalu berusaha cari jalan keluar sendiri = kehidupan yang sombong dan bejana akan hancur.

      Daniel 6:11
      6:11 Demi didengar Daniel, bahwa surat perintah itu telah dibuat, pergilah ia ke rumahnya. Dalam kamar atasnya ada tingkap-tingkap yang terbuka ke arah Yerusalem; tiga kali sehari ia berlutut, berdoa serta memuji Allahnya, seperti yang biasa dilakukannya.

      Jika kita kuat dan teguh hati, maka tangan kemurahan Tuhan menyertai dan melindungi kita terhadap dosa (maut) dan pencobaan-pencobaan (sampai masa antikris), bahkan Tuhan melindungi kita dari neraka.

      Sekalipun banyak yang mencela saat Daniel dimasukkan dalam gua singa, namun kalau bersama Tuhan, Daniel selamat!


    2. Firman Pengajaran itu hidup = tangan kemurahan Tuhan mampu memelihara hidup kita secara jasmani dan rohani di tengah dunia yang sulit.

      Tuhan mampu memelihara secara ajaib, sekalipun harus hidup di tengah singa-singa yang lapar.

      Secara jasmani, Tuhan mampu memelihara sampaipun di masa antikris berkuasa.
      Dunia hanya bisa menjanjikan, namun tidak ada jaminan yang pasti. Apalagi di masa Antikris, semua ijazah dan kekayaan tidak ada artinya.

      Secara rohani, Tuhan juga memelihara sehingga kita bisa tetap hidup benar, suci, damai sejahtera, serta mempertahankan iman yang benar dan murni (tidak goyah), sampai hidup kekal.


    3. Firman Pengajaran benar itu lebih tajam dari pada pedang bermata dua manapun = tangan kemurahan Tuhan sedang memandikan/menyucikan dan mengubahkan kita.

      Tidak ada seorangpun yang tidak pernah berdosa, namun seperti bayi-bayi biarlah kita ada dalam tangan Tuhan yang mampu membersihkan kita.

      Lewat pekerjaan Firman Pengajaran benar, buli-buli tanah liat sedang dirombak untuk menjadi buli-buli emas berisi manna.

      Kolose 3:5-7
      3:5. Karena itu matikanlah dalam dirimu segala sesuatu yang duniawi, yaitu percabulan (1), kenajisan (2), hawa nafsu (3), nafsu jahat (4) dan juga keserakahan (5), yang sama dengan penyembahan berhala (6),
      3:6 semuanya itu mendatangkan murka Allah (atas orang-orang durhaka).
      3:7 Dahulu kamu juga melakukan hal-hal itu ketika kamu hidup di dalamnya.

      Enam perbuatan dosa di luar harus dimatikan.

      Kolose 3:8-9
      3:8. Tetapi sekarang, buanglah semuanya ini, yaitu marah (1), geram (2), kejahatan (3), fitnah (4) dan kata-kata kotor (5) yang keluar dari mulutmu.
      3:9 Jangan lagi kamu saling mendustai (6), karena kamu telah menanggalkan manusia lama serta kelakuannya,

      Enam dosa dalam batin harus dibuang.

      Kolose 3:12-14
      3:12. Karena itu, sebagai orang-orang pilihan Allah yang dikuduskan dan dikasihi-Nya, kenakanlah belas kasihan (1), kemurahan (2), kerendahan hati (3), kelemahlembutan (4) dan kesabaran (5).
      3:13 Sabarlah kamu seorang terhadap yang lain, dan ampunilah seorang akan yang lain (6) apabila yang seorang menaruh dendam terhadap yang lain, sama seperti Tuhan telah mengampuni kamu, kamu perbuat jugalah demikian.
      3:14 Dan di atas semuanya itu: kenakanlah kasih (7), sebagai pengikat yang mempersatukan dan menyempurnakan.

      Tangan Tuhan merombak kita: 6 perbuatan daging dan 6 dosa dalam batin harus dibuang, diubahkan untuk mengenakan 7 sifat manusia baru.

      Keubahan hidup akan menjadi sinar kesaksian hasil pekerjaan Firman Pengajaran benar.
      Daniel kuat dan teguh hati, diubahkan, sehingga menjadi kesaksian hidup, sampai Raja-pun mengakui.

      Daniel 6:27-28
      6:27 Bersama ini kuberikan perintah, bahwa di seluruh kerajaan yang kukuasai orang harus takut dan gentar kepada Allahnya Daniel, sebab Dialah Allah yang hidup, yang kekal untuk selama-lamanya; pemerintahan-Nya tidak akan binasa dan kekuasaan-Nya tidak akan berakhir.
      6:28 Dia melepaskan dan menolong, dan mengadakan tanda dan mujizat di langit dan di bumi, Dia yang telah melepaskan Daniel dari cengkaman singa-singa."

      Mujizat rohani terjadi: keubahan hidup.
      Mujizat jasmani juga pasti akan Tuhan kerjakan:

      • Daniel 6:24
        6:24 Lalu sangat sukacitalah raja dan ia memberi perintah, supaya Daniel ditarik dari dalam gua itu. Maka ditariklah Daniel dari dalam gua itu, dan tidak terdapat luka apa-apa padanya, karena ia percaya kepada Allahnya.

        Tuhan menolong, Daniel dikeluarkan dari gua singa tanpa luka sedikitpun, karena ia percaya kepada Tuhan.

      • Daniel 6:29
        6:29 Dan Daniel ini mempunyai kedudukan tinggi pada zaman pemerintahan Darius dan pada zaman pemerintahan Koresh, orang Persia itu.


        Tuhan juga mampu mengangkat/meninggikan kita, mulai di dunia ini, sampai di awan-awan permai menyambut Dia datang kedua kali.

Tuhan memberkati.


kembali ke halaman sebelumnya
IBADAH RUTIN DI MALANG

Minggu jam 06:45 (Ibadah Raya)
Minggu jam 10:15 (Ibadah Sekolah Minggu)
Selasa jam 17:15 (Ibadah Pendalaman Alkitab)
Rabu jam 07:30 (Ibadah Kaum Wanita)
Kamis jam 17:15 (Ibadah Doa Penyembahan)
Sabtu jam 17:15 (Ibadah Kaum Muda Remaja)

IBADAH RUTIN DI MEDAN
Royal Room Hotel Danau Toba Internasional
Jl. Imam Bonjol Medan

Minggu, jam 18:45 (Ibadah Raya)
Senin, jam 08:00 (Ibadah Pendalaman Alkitab)
Senin, jam 17:30 (Ibadah Pendalaman Alkitab)

IBADAH RUTIN DI SURABAYA

Minggu jam 09:00 (Ibadah Sekolah Minggu)
Minggu jam 10:15 (Ibadah Raya)
Rabu jam 17:30 (Ibadah Pendalaman Alkitab)
Jumat jam 17:30 (Ibadah Doa Penyembahan)


IBADAH RUTIN DI JAKARTA
Jl. Patra Kuningan XIV no.4
Jakarta Selatan
Sabtu, jam 09:00 (Ibadah Pendalaman Alkitab)

IBADAH KUNJUNGAN
All Right Reserved Gereja Pantekosta Tabernakel "KRISTUS KASIH"
Jln. Simpang Borobudur 27 Malang | Telp: (0341) 496949 | Fax: (0341) 476751 » Lihat Peta Gereja Kami di Malang
Jln. WR Supratman 4 Surabaya | Telp. 08123300378 » Lihat Peta Gereja Kami di Surabaya
hubungi kami | email: info@gptkk.org | sitemap | top