English Language | Form Penggembalaan
RINGKASAN KOTBAH IBADAH RUTIN DAN IBADAH KUNJUNGAN
RINGKASAN LAINNYA

Ibadah Raya Malang, 27 Juli 2014 (Minggu Pagi)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Wahyu 1:9-20 adalah tentang rasul Yohanes...

Ibadah Pendalaman Alkitab Malang, 18 Maret 2010 (Kamis Sore)
Matius 25 ini dalam Tabernakel terkena pada tongkat Harun yang bertunas, berbunga, dan...

Ibadah Pendalaman Alkitab Surabaya, 16 Maret 2009 (Senin Sore)
Matius 24: 29-31
ay. 31= terjadi tiupan sangkakala yang dasyat bunyinya untuk menampilkan gereja...

Ibadah Doa Malang, 09 Agustus 2011 (Selasa Sore)
Matius 26:20-25
26:20 Setelah hari malam, Yesus duduk makan bersama-sama dengan kedua...

Ibadah Pendalaman Alkitab Surabaya, 25 Agustus 2014 (Senin Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayangnya Tuhan kita Yesus Kristus. Selamat malam, selamat mendengarkan Firman Tuhan. Biarlah damai...

Ibadah Pendalaman Alkitab Surabaya, 25 April 2016 (Senin Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayangnya TUHAN kita Yesus Kristus. Selamat malam, selamat mendengarkan firman TUHAN. Biarlah damai...

Ibadah Pendalaman Alkitab Surabaya, 14 September 2015 (Senin Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayangnya TUHAN kita Yesus Kristus. Selamat malam, selamat mendengarkan firman TUHAN. Biarlah damai...

Ibadah Paskah Malang, 27 Maret 2016 (Minggu Pagi)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Wahyu 3:21-22
3:21 Barangsiapa menang, ia akan Kududukkan...

Ibadah Pendalaman Alkitab Surabaya, 11 September 2019 (Rabu Sore)
Bersamaan dengan penataran imam dan calon imam II disertai doa puasa sesi III

Salam sejahtera dalam kasih sayangnya...

Ibadah Doa Malang, 09 November 2010 (Selasa Sore)
bersamaan dengan Ibadah Doa Puasa Session III
Matius 25:31-32
25:31. "Apabila Anak Manusia...

Ibadah Pendalaman Alkitab Surabaya, 12 Desember 2011 (Senin Sore)
Matius 26:
ay. 57-68= SAKSI DAN KESAKSIAN.

Kita sudah mempelajari 2 macam saksi dan kesaksian (mulai diterangkan pada Ibadah Raya Surabaya, 06 November 2011):
ay. 59-62=...

Ibadah Raya Malang, 27 Oktober 2013 (Minggu Pagi)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Wahyu 1:1-3 adalah Judul/ Kata Pengantar.

Wahyu...

Ibadah Pendalaman Alkitab Malang, 03 Maret 2016 (Kamis Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Wahyu 3:21-22
3:21 Barangsiapa menang, ia akan Kududukkan bersama-sama...

Ibadah Pendalaman Alkitab Malang, 03 November 2011 (Kamis Sore)
Matius 26:30-35 adalah tentang PERINGATAN KEPADA PETRUS.

Sebelumnya adalah peringatan kepada Yudas. Ini adalah...

Ibadah Raya Malang, 29 Maret 2015 (Minggu Pagi)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Wahyu 2-3 menunjuk tujuh kali percikan...


TRANSKRIP LENGKAP

Doa Surabaya (Rabu, 26 November 2014)
Tayang: 10 Mei 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 24 November 2014)
Tayang: 10 Mei 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 23 November 2014)
Tayang: 07 Januari 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 19 November 2014)
Tayang: 07 Januari 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 17 November 2014)
Tayang: 07 Januari 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 09 November 2014)
Tayang: 22 Agustus 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 05 November 2014)
Tayang: 04 Juni 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 03 November 2014)
Tayang: 04 Juni 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 02 November 2014)
Tayang: 03 Maret 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 20 Oktober 2014)
Tayang: 13 Desember 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 13 Oktober 2014)
Tayang: 13 Desember 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 12 Oktober 2014)
Tayang: 24 Oktober 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 08 Oktober 2014)
Tayang: 18 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 06 Oktober 2014)
Tayang: 05 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 05 Oktober 2014)
Tayang: 05 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 01 Oktober 2014)
Tayang: 05 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 29 September 2014)
Tayang: 24 Juni 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 21 September 2014)
Tayang: 19 Mei 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 17 September 2014)
Tayang: 29 April 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 15 September 2014)
Tayang: 29 April 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]



Untuk Koneksi Lambat, silahkan buka http://id.gptkk.org
Transkrip lengkap dari ibadah penggembalaan di Malang dan Surabaya, semuanya di bawakan oleh gembala sidang Pdt. Widjaja Hendra.

Silahkan kontak ke info@gptkk.org apabila bapak/ibu/sdr/sdri ada pertanyaan atau mungkin ingin berlangganan majalah Manna dan silahkan kirim email ke widjaja_h [at] yahoo.com apabila ingin konsultasi pribadi dengan bapak gembala
silahkan ganti tanda [at] dengan @
Cari ringkasan:   
[versi cetak]
Cari rekaman ibadah ini di: http://www.kabarmempelai.org
Ibadah Raya Malang, 14 Juli 2019 (Minggu Pagi)

Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Wahyu 9:13-21 tentang sangkakala yang keenam atau hukuman Anak Allah yang keenam atas manusia di dunia, sehingga sepertiga dari umat manusia mati tubuh jiwa rohnya, binasa selama-lamanya karena peperangan yang besar.

Wahyu 9:15
9:15 Maka dilepaskanlah keempat malaikat yang telah disiapkan bagi jam dan hari, bulan dan tahun untuk membunuh sepertiga dari umat manusia.

Empat malaikat pemicu peperangan yaitu setan, antikris, nabi palsu dan manusia (termasuk hamba Tuhan, pelayan Tuhan) yang dikuasai setan tritunggal.
Empat malaikat peperangan sudah siap untuk menggunakan setiap tahun, setiap bulan, setiap hari, setiap jam untuk membinasakan sepertiga umat manusia di dunia lewat peperangan yang besar.

Oleh sebab itu, kita juga harus menggunakan setiap tahun, setiap bulan, setiap hari, setiap jam perpanjangan sabar Tuhan/ perpanjangan umur, untuk masuk peperangan rohani, terutama untuk:
  • Bertobat.

  • Bekerja di kebun anggur.
    Matius 20:6,12
    20:6 Kira-kira pukul lima petang ia keluar lagi dan mendapati orang-orang lain pula, lalu katanya kepada mereka: Mengapa kamu menganggur saja di sini sepanjang hari?
    20:12 katanya: Mereka yang masuk terakhir ini hanya bekerja satu jam dan engkau menyamakan mereka dengan kami yang sehari suntuk bekerja berat dan menanggung panas terik matahari.

    Bangsa Kafir harus menggunakan setiap jam perpanjangan umur yang masih Tuhan berikan untuk aktif dalam pelayanan pembangunan tubuh Kristus yang sempurna. Sampai kita menjadi mempelai wanita Sorga yang siap menyambut kedatangan Tuhan yang kedua kali di awan-awan permai, kita bersama Dia selama-lamanya. Pelayanan pembangunan tubuh Kristus dimulai dari dalam nikah, penggembalaan, antar penggembalaan, sampai Israel dengan Kafir menjadi satu tubuh Kristus yang sempurna.

Apa yang harus dikerjakan dalam satu jam?
Markus 14:36-38
14:36 Kata-Nya: "Ya Abba, ya Bapa, tidak ada yang mustahil bagi-Mu, ambillah cawan ini dari pada-Ku, tetapi janganlah apa yang Aku kehendaki, melainkan apa yang Engkau kehendaki."
14:37 Setelah itu Ia datang kembali, dan mendapati ketiganya sedang tidur. Dan Ia berkata kepada Petrus: "Simon, sedang tidurkah engkau? Tidakkah engkau sanggup berjaga-jaga satu jam?
14:38 Berjaga-jagalah dan berdoalah, supaya kamu jangan jatuh ke dalam pencobaan; roh memang penurut, tetapi daging lemah."

Berjaga-jaga dan berdoa = ibadah dan pelayanan kepada Tuhan sampai memuncak pada doa penyembahan satu jam. Kita beribadah melayani Tuhan sesuai jabatan pelayanan yang Tuhan percayakan.

Doa penyembahan satu jam yaitu proses perobekan daging dengan segala hawa nafsu, keinginan, kehendak daging, sehingga kita bisa menerima kehendak Tuhan sekalipun bertentangan dengan kehendak daging. Kalau melakukan kehendak Tuhan maka pintu Sorga terbuka, sehingga pintu di dunia juga akan terbuka.

Mengapa harus ada doa satu jam?
  1. Supaya kita dilindungi oleh Tuhan dari peperangan yang besar di dunia.

  2. Supaya kita tidak ikut binasa bersama Babel/ dunia yang jahat dan najis. Kita bisa hidup kekal bersama Tuhan.
    Wahyu 18:10,16
    18:10 Mereka akan berdiri jauh-jauh karena takut akan siksaannya dan mereka akan berkata: "Celaka, celaka engkau, hai kota yang besar, Babel, hai kota yang kuat, sebab dalam satu jam saja sudah berlangsung penghakimanmu!"
    18:16 mereka berkata: "Celaka, celaka, kota besar, yang berpakaian lenan halus, dan kain ungu dan kain kirmizi, dan yang dihiasi dengan emas, dan permata dan mutiara, sebab dalam satu jam saja kekayaan sebanyak itu sudah binasa."

Wahyu 18:9
18:9 Dan raja-raja di bumi, yang telah berbuat cabul dan hidup dalam kelimpahan dengan dia, akan menangisi dan meratapinya, apabila mereka melihat asap api yang membakarnya.

Salah satu kelompok manusia yang binasa bersama Babel adalah raja-raja. Ini menunjuk kedudukan. Ada kedudukan di dunia, dan ada kedudukan di Sorga yaitu imam-imam dan raja-raja (hamba Tuhan, pelayan Tuhan).

Kapan kedudukan dunia terseret oleh Babel?
Yaitu jika kedudukan apapun di dunia tidak disertai kedudukan rohani di Sorga/ jabatan imam dan raja/ ibadah pelayanan kepada Tuhan. Maka pasti cepat atau lambat akan terseret oleh Babel dalam kejahatan, kenajisan, kepahitan, sampai binasa selamanya di neraka.

Sebaliknya, kedudukan jasmani apa saja harus disertai dengan kedudukan di Sorga, yaitu kita harus menjadi imam dan raja, kita harus beribadah melayani Tuhan sampai Yerusalem Baru/ Kerajaan Sorga kekal.

Matius 5:13
5:13 "Kamu adalah garam dunia. Jika garam itu menjadi tawar, dengan apakah ia diasinkan? Tidak ada lagi gunanya selain dibuang dan diinjak orang.

Kedudukan imam dan raja adalah menjadi garam dunia. Garam yang berguna yaitu garam yang asin. Kalau menjadi garam yang tawar, maka tidak berguna dan akan diinjak-injak juga oleh antikris.

Paling sedikit ada dua tanda garam yang berguna (berkenan kepada Tuhan dan sesama):
  1. Garam harus asin.
    Markus 9:49-50
    9:49 Karena setiap orang akan digarami dengan api.
    9:50 Garam memang baik, tetapi jika garam menjadi hambar, dengan apakah kamu mengasinkannya? Hendaklah kamu selalu mempunyai garam dalam dirimu dan selalu hidup berdamai yang seorang dengan yang lain."

    Garam asin adalah hati nurani yang damai sejahtera, yang tenang (tidak tertuduh, tidak menuduh).
    Proses supaya hati kita damai dan tenang, sehingga diurapi Roh Kudus:
    • Berdamai.
      Oleh dorongan pedang firman, kita bisa saling mengaku dan saling mengampuni satu dengan yang lain, mulai dari dalam rumah tangga. Maka darah Yesus menghapus segala dosa-dosa kita sehingga hati kita damai sejahtera. Kalau sudah hati damai maka digarami oleh Roh Kudus, menjadi garam yang asin.

      Efesus 4:30-32
      4:30 Dan janganlah kamu mendukakan Roh Kudus Allah, yang telah memeteraikan kamu menjelang hari penyelamatan.
      4:31 Segala kepahitan, kegeraman, kemarahan, pertikaian dan fitnah hendaklah dibuang dari antara kamu, demikian pula segala kejahatan.
      4:32 Tetapi hendaklah kamu ramah seorang terhadap yang lain, penuh kasih mesra dan saling mengampuni, sebagaimana Allah di dalam Kristus telah mengampuni kamu.

      Bukti garam asin adalah ramah, penuh kasih mesra (lembut), tunduk, tidak kasar, tidak memerintah, tidak mengajar.

    • Harus tergembala dengan benar dan baik.
      Siapa yang harus tergembala? Mulai dari seorang gembala. Domba-domba, rasul, nabi, semua harus tergembala.

      Orang yang tidak tergembala = hidup di lautan luas yang selalu kena angin dan gelombang, tidak dapat tenang, tidak bisa menjadi garam asin.

      Tergembala = air laut ada di dalam tambak garam, yaitu harus berada di kandang pengembalan atau ketekunan dalam tiga macam ibadah pokok.
      Ada tiga macam alat dalam ruangan suci (ketekunan dalam tiga macam ibadah pokok):
      • Pelita Emas menunjuk pada ketekunan dalam Ibadah Raya. Persekutuan dengan Allah Roh Kudus di dalam urapan dan karunia-karunia Roh Kudus. Domba-domba diberi minum supaya tidak kering (selalu segar).
      • Meja Roti Sajian menunjuk pada ketekunan dalam Ibadah Pendalamam Alkitab dan Perjamuan Suci. Persekutuan dengan Anak Allah dalam firman pengajaran yang benar dan korban Kristus. Domba-domba diberi makan, supaya kuat, supaya bertumbuh.
      • Mezbah Dupa Emas menunjuk pada ketekunan dalam Ibadah Doa Penyembahan. Persekutuan dengan Allah Bapa di dalam kasihNya.

      Dalam penggembalaan, tubuh jiwa roh kita melekat kepada Allah Tritunggal, sehingga setan tidak bisa menjamah. Kita bisa tenang, damai sejahtera, kita digarami oleh Roh Kudus menjadi garam yang asin.

      1 Petrus 5:6
      5:6 Karena itu rendahkanlah dirimu di bawah tangan Tuhan yang kuat, supaya kamu ditinggikan-Nya pada waktunya.
      5:7 Serahkanlah segala kekuatiranmu kepada-Nya, sebab Ia yang memelihara kamu.

      Syarat tergembala adalah merendahkan hati, tidak jual mahal, tidak memberi harga tinggi kepada diri sendiri, tidak mau menonjol. Garam itu murah tetapi dibutuhkan dimana-mana dan memberi rasa enak kepada orang lain, bisa menjadi berkat bagi orang lain. Tidak ada takut, tidak ada kuatir, tinggal menunggu waktu Tuhan untuk meninggikan kita pada waktuNya.

  2. Garam harus rela melarut (hancur).
    Artinya:
    • Rela berkorban (tidak egois), terutama untuk pembangunan tubuh Kristus.
      Contoh: Abraham mengorbankan Ishak di gunung Moria, tempat bait Allah Salomo dibangun. Ishak tidak hilang, malah Tuhan menyediakan yang tidak ada menjadi ada.

      Apa yang kita korbankan untuk Tuhan, asal sungguh-sungguh, asal benar, maka tidak akan hilang. Justru kita akan bertemu Jehova Jireh, Tuhan mengadakan yang tidak ada menjadi ada.

    • Taat dengar-dengaran.
      Yesus taat sampai mati di kayu salib, demikian juga kita taat sampai daging tidak bersuara.

    Imamat 2:13,2
    2:13 Dan tiap-tiap persembahanmu yang berupa korban sajian haruslah kaububuhi garam, janganlah kaulalaikan garam perjanjian Allahmu dari korban sajianmu; beserta segala persembahanmu haruslah kaupersembahkan garam.
    2:2 Lalu korban itu harus dibawanya kepada anak-anak Harun, imam-imam itu. Setelah diambil dari korban itu tepung segenggam dengan minyak beserta seluruh kemenyannya, maka imam haruslah membakar semuanya itu di atas mezbah sebagai bagian ingat-ingatan korban itu, sebagai korban api-apian yang baunya menyenangkan bagi TUHAN.

    Kalau kita menjadi garam asin, menjadi korban sajian yang menyenangkan hati Tuhan, kita selalu ingat Tuhan dan kita selalu diingat oleh Tuhan.

    Mazmur 103:11-14
    103:11 tetapi setinggi langit di atas bumi, demikian besarnya kasih setia-Nya atas orang-orang yang takut akan Dia;
    103:12 sejauh timur dari barat, demikian dijauhkan-Nya dari pada kita pelanggaran kita.
    103:13 Seperti bapa sayang kepada anak-anaknya, demikian TUHAN sayang kepada orang-orang yang takut akan Dia.
    103:14 Sebab Dia sendiri tahu apa kita, Dia ingat, bahwa kita ini debu.

    Tuhan mengingat kita hanya debu tanah liat, banyak kekurangan, kelemahan, banyak berbuat dosa, hanya menjadi makanan setan/ ular. Oleh sebab itu, Yesus rela mati di kayu salib, untuk mengampuni segala dosa kita, sehingga kita tidak dihukum.

    Roma 9:22-24
    9:22 Jadi, kalau untuk menunjukkan murka-Nya dan menyatakan kuasa-Nya, Allah menaruh kesabaran yang besar terhadap benda-benda kemurkaan-Nya, yang telah disiapkan untuk kebinasaan --
    9:23 justru untuk menyatakan kekayaan kemuliaan-Nya atas benda-benda belas kasihan-Nya yang telah dipersiapkan-Nya untuk kemuliaan,
    9:24 yaitu kita, yang telah dipanggil-Nya bukan hanya dari antara orang Yahudi, tetapi juga dari antara bangsa-bangsa lain,

    Tuhan membentuk kita menjadi bejana kemuliaan, yaitu hamba Tuhan/ pelayan Tuhan yang dipakai untuk beribadah melayani Tuhan, untuk memuliakan Tuhan sesuai jabatan pelayanan yang Tuhan percayakan. Sampai dipermuliakan bersama Tuhan.

    Kejadian 2:7
    2:7 ketika itulah TUHAN Allah membentuk manusia itu dari debu tanah dan menghembuskan nafas hidup ke dalam hidungnya; demikianlah manusia itu menjadi makhluk yang hidup.

    Sebelum ada Roh Kudus, manusia hanya boneka tanah liat. Tetapi kalau ada Roh Kudus, Roh Kudus yang memberi hidup. Tuhan mampu memelihara kehidupan jasmani kita di tengah kesulitan dunia, sampai zaman antikris berkuasa di bumi. Tuhan sanggup memelihara kehidupan rohani kita. Roh Kudus mematikan dosa sehingga kita bisa hidup benar hidup suci. Kita selalu puas sehingga selalu mengucap syukur kepada Tuhan, tidak mencari kepuasan-kepuasan di dunia, tidak jatuh dalam dosa.

    Roma 12:11
    12:11 Janganlah hendaknya kerajinanmu kendor, biarlah rohmu menyala-nyala dan layanilah Tuhan.

    Roh Kudus juga membuat kita setia berkobar-kobar melayani Tuhan sampai garis akhir.

    Titus 3:5
    3:5 pada waktu itu Dia telah menyelamatkan kita, bukan karena perbuatan baik yang telah kita lakukan, tetapi karena rahmat-Nya oleh permandian kelahiran kembali dan oleh pembaharuan yang dikerjakan oleh Roh Kudus,

    Roh Kudus mengubahkan kita dari manusia daging menjadi manusia rohani, yaitu jujur, bisa berseru "ya Abba, ya Bapa". Kita menjadi rumah doa, sehingga mujizat jasmani juga terjadi, gunung-gunung diratakan.

    Sampai saat Tuhan kedua kali, kita diubahkan menjadi sempurna seperti Dia untuk layak menyambut kedatanganNya di awan-awan permai.


Tuhan memberkati.


kembali ke halaman sebelumnya
IBADAH RUTIN DI MALANG

Minggu jam 06:45 (Ibadah Raya)
Minggu jam 10:15 (Ibadah Sekolah Minggu)
Selasa jam 17:15 (Ibadah Pendalaman Alkitab)
Rabu jam 07:30 (Ibadah Kaum Wanita)
Kamis jam 17:15 (Ibadah Doa Penyembahan)
Sabtu jam 17:15 (Ibadah Kaum Muda Remaja)

IBADAH RUTIN DI MEDAN
Royal Room Hotel Danau Toba Internasional
Jl. Imam Bonjol Medan

Minggu, jam 18:45 (Ibadah Raya)
Senin, jam 08:00 (Ibadah Pendalaman Alkitab)
Senin, jam 17:30 (Ibadah Pendalaman Alkitab)

IBADAH RUTIN DI SURABAYA

Minggu jam 09:15 (Ibadah Sekolah Minggu)
Minggu jam 10:25 (Ibadah Raya)
Rabu jam 17:30 (Ibadah Pendalaman Alkitab)
Jumat jam 17:30 (Ibadah Doa Penyembahan)


IBADAH RUTIN DI JAKARTA
Jl. Patra Kuningan XIV no.4
Jakarta Selatan
Sabtu, jam 09:00 (Ibadah Pendalaman Alkitab)

IBADAH KUNJUNGAN
  • 08-10 Oktober 2019
    (Ibadah Kunjungan di Medan)

  • 22-24 Oktober 2019
    (Ibadah Kunjungan di Sorong)

  • 05-07 November 2019
    (Ibadah Kunjungan di Tentena)

  • 19-21 November 2019
    (Ibadah Kunjungan di Medan)

  • 03-05 Desember 2019
    (Ibadah Kunjungan di Jayapura)

  • 13-18 April 2020
    (Ibadah Kunjungan di Korea Selatan)

All Right Reserved Gereja Pantekosta Tabernakel "KRISTUS KASIH"
Jln. Simpang Borobudur 27 Malang | Telp: (0341) 496949 | Fax: (0341) 476751 » Lihat Peta Gereja Kami di Malang
Jln. WR Supratman 4 Surabaya | Telp. 08123300378 » Lihat Peta Gereja Kami di Surabaya
hubungi kami | email: info@gptkk.org | sitemap | top