Simpang Borobudur no 27 Malang
0341-496949
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Wahyu 12:3-18
12:3 Maka tampaklah suatu tanda yang lain di langit; dan lihatlah, seekor naga merah padam yang besar, berkepala tujuh dan bertanduk sepuluh, dan di atas kepalanya ada tujuh mahkota.
12:4 Dan ekornya menyeret sepertiga dari bintang-bintang di langit dan melemparkannya ke atas bumi. Dan naga itu berdiri di hadapan perempuan yang hendak melahirkan itu, untuk menelan Anaknya, segera sesudah perempuan itu melahirkan-Nya.
12:5 Maka ia melahirkan seorang Anak laki-laki, yang akan menggembalakan semua bangsa dengan gada besi; tiba-tiba Anaknya itu dirampas dan dibawa lari kepada Allah dan ke takhta-Nya.
12:6 Perempuan itu lari ke padang gurun, di mana telah disediakan suatu tempat baginya oleh Allah, supaya ia dipelihara di situ seribu dua ratus enam puluh hari lamanya.
12:7 Maka timbullah peperangan di sorga. Mikhael dan malaikat-malaikatnya berperang melawan naga itu, dan naga itu dibantu oleh malaikat-malaikatnya,
12:8 tetapi mereka tidak dapat bertahan; mereka tidak mendapat tempat lagi di sorga.
12:9 Dan naga besar itu, si ular tua, yang disebut Iblis atau Satan, yang menyesatkan seluruh dunia, dilemparkan ke bawah; ia dilemparkan ke bumi, bersama-sama dengan malaikat-malaikatnya.
12:10 Dan aku mendengar suara yang nyaring di sorga berkata: "Sekarang telah tiba keselamatan dan kuasa dan pemerintahan Allah kita, dan kekuasaan Dia yang diurapi-Nya, karena telah dilemparkan ke bawah pendakwa saudara-saudara kita, yang mendakwa mereka siang dan malam di hadapan Allah kita.
12:11 Dan mereka mengalahkan dia oleh darah Anak Domba, dan oleh perkataan kesaksian mereka. Karena mereka tidak mengasihi nyawa mereka sampai ke dalam maut.
12:12 Karena itu bersukacitalah, hai sorga dan hai kamu sekalian yang diam di dalamnya, celakalah kamu, hai bumi dan laut! karena Iblis telah turun kepadamu, dalam geramnya yang dahsyat, karena ia tahu, bahwa waktunya sudah singkat."
12:13 Dan ketika naga itu sadar, bahwa ia telah dilemparkan di atas bumi, ia memburu perempuan yang melahirkan Anak laki-laki itu.
12:14 Kepada perempuan itu diberikan kedua sayap dari burung nasar yang besar, supaya ia terbang ke tempatnya di padang gurun, di mana ia dipelihara jauh dari tempat ular itu selama satu masa dan dua masa dan setengah masa.
12:15 Lalu ular itu menyemburkan dari mulutnya air, sebesar sungai, ke arah perempuan itu, supaya ia dihanyutkan sungai itu.
12:16 Tetapi bumi datang menolong perempuan itu. Ia membuka mulutnya, dan menelan sungai yang disemburkan naga itu dari mulutnya.
12:17 Maka marahlah naga itu kepada perempuan itu, lalu pergi memerangi keturunannya yang lain, yang menuruti hukum-hukum Allah dan memiliki kesaksian Yesus.
12:18 Dan ia tinggal berdiri di pantai laut. Lalu aku melihat seekor binatang keluar dari dalam laut, bertanduk sepuluh dan berkepala tujuh; di atas tanduk-tanduknya terdapat sepuluh mahkota dan pada kepalanya tertulis nama-nama hujat.


Wahyu 12:3-18 menampilkan enam ulah dari naga atau setan:
  1. [Wahyu 12:4a] Ekornya (naga) menyeret sepertiga bintang di langit.
  2. [Wahyu 12:4b] Mulutnya menelan.
  3. [Wahyu 12:7] Berperang.
  4. [Wahyu 12:13] Memburu, mengejar dengan cepat.
  5. [Wahyu 12:15] Menghanyutkan perempuan/ gereja Tuhan.
  6. [Wahyu 12:17] Memerangi = menyiksa/ menganiaya

ad. 1. Ekor naga menyeret sepertiga bintang di langit.
Bintang secara jasmani adalah kehidupan yang paling baik/ berharga dan selalu didambakan manusia di dunia, bahkan diperebutkan oleh manusia di dunia tetapi sayangnya cepat pudar, tidak bertahan lama, tidak kekal.
Bintang secara rohani khususnya menunjuk seorang gembala, yang memberi makan roti malaikat/ firman penggembalaan. Maka dia akan menjadi bintang, menjadi teladan bagi sidang jemaat. Secara umum, bintang adalah kehidupan yang dipakai untuk memuliakan Tuhan dan dipermuliakan oleh Tuhan selama-lamanya = imam-imam dan raja-raja/ hamba Tuhan, pelayan Tuhan.
Tetapi sepertiga bintang diseret oleh ekor naga.

Yesaya 9:14
9:14 Tua-tua dan orang yang terpandang, itulah kepala, dan nabi yang mengajarkan dusta, itulah ekor.

Ekor adalah nabi yang mengajarkan ajaran sesat/ roh dusta. Ajaran sesat akan menggugurkan sepertiga bintang di langit yaitu hamba Tuhan, pelayan Tuhan yang dipakai dalam Kabar Mempelai = orang pilihan.
Ajaran sesat memang memicu keinginan daging sampai memuncak pada hawa nafsu daging, yang tidak terkontrol oleh firman pengajaran benar, yang bertentangan dengan firman pengajaran benar, mulai dari
  • Keinginan najis (dosa makan-minum dan kawin-mengawinkan). Contoh : Hofni dan Pinehas.
  • Keinginan pahit (iri, benci, kebencian tanpa alasan, dendam) kepada yang benar, kepada yang diberkati Tuhan. Contoh : Esau.
  • Keinginan jahat/ keinginan akan uang, yaitu Yudas Iskariot.

Hofni dan Pinehas, Esau, dan Yudas Iskariot adalah orang-orang pilihan, tetapi gugur karena ajaran palsu yang memicu keinginan daging sampai kepada hawa nafsu daging.
Oleh sebab itu, kita harus berusaha mohon kemurahan Tuhan menjadi bintang (imam dan raja), harus berusaha mohon kemurahan Tuhan untuk menjadi bintang yang selalu bercahaya/ tidak gugur, artinya selalu memuliakan Tuhan dalam segala aspek kehidupan kita, selalu menjadi berkat bagi sesama.

Filipi 2:12-15
2:12 Hai saudara-saudaraku yang kekasih, kamu senantiasa taat; karena itu tetaplah kerjakan keselamatanmu dengan takut dan gentar, bukan saja seperti waktu aku masih hadir, tetapi terlebih pula sekarang waktu aku tidak hadir,
2:13 karena Allahlah yang mengerjakan di dalam kamu baik kemauan maupun pekerjaan menurut kerelaan-Nya.
2:14 Lakukanlah segala sesuatu dengan tidak bersungut-sungut dan berbantah-bantahan,
2:15 supaya kamu tiada beraib dan tiada bernoda, sebagai anak-anak Allah yang tidak bercela di tengah-tengah angkatan yang bengkok hatinya dan yang sesat ini, sehingga kamu bercahaya di antara mereka seperti bintang-bintang di dunia,

Proses menjadi bintang bercahaya:
  1. [Filipi 2:12a] Taat pada firman pengajaran benar.
    Firman pengajaran benar dalam Tabernakel menunjuk pada meja roti sajian, yaitu ketekunan dalam Ibadah Pendalaman Alkitab dan Perjamuan Suci (Persekutuan dengan Anak Allah di dalam firman pengajaran benar dan korban Kristus). Lewat ketekunan dalam kebaktian Pendalaman Alkitab dan Perjamuan Suci kita menerima kekuatan untuk gemar mendengar sampai taat dengar-dengaran pada firman pengajaran benar, sehingga firman pengajaran benar mendarah daging dalam kehidupan kita dan kita bisa hidup dalam kesucian.

    Jadi, kalau kita tidak mau mendengar firman pengajaran benar/ tidak mau dengar-dengaran, maka kita tetap menjadi manusia darah daging yang hanya berbuat dosa sampai puncak dosa, dosa mendarah-daging dalam hidup kita, sampai kebinasaan.

  2. [Filipi 2:12b] Mengerjakan keselamatan dengan takut dan gentar kepada Tuhan.
    Takut dan gentar = setia dan tanggung jawab, setia dan berkobar-kobar dalam urapan Roh Kudus. Dalam Tabernakel menunjuk Pelita Emas, yaitu ketekunan dalam Ibadah Raya, persektuan dengan Allah Roh Kudus di dalam urapan dan karunia Roh Kudus. Lewat Ibadah Raya, kita menerima urapan Roh Kudus sehingga bisa beribadah melayani Tuhan dengan setia dan tanggung jawab, dengan setia dan berkobar-kobar, sesuai dengan karunia-karunia Roh Kudus yang Tuhan percayakan.

  3. [Filipi 2:14] Lakukanlah segala sesuatu dengan tidak bersungut-sungut dan berbantah-bantahan.
    Bersungut dan berbantah adalah jenis perkataan hambar, tanpa kasih. Semua tanpa kasih adalah sia-sia tak berguna dan binasa.
    Tidak bersungut dan tidak berbantah adalah perkataan yang baik, perkataan penuh dengan kasih. Dalam Tabernakel, menunjuk pada Mezbah Dupa Emas, yaitu ketekunan dalam Ibadah Doa Penyembahan, persekutuan dengan Allah bapa di dalam kasih-Nya. Lewat Ibadah Doa Penyembahan, kita menerima kasih Allah sehingga kita bisa menghasilkan perkataan-perkataan yang penuh kasih, perkataan yang memuliakan Tuhan dan menjadi berkat bagi sesama, gemar bersaksi dan menyembah Tuhan.

[Filipi 2:15] Jadi, proses untuk menjadi bintang yang bercahaya, tidak gugur, tidak diseret ekor naga ada di dalam kandang penggembalaan/ Ruangan Suci/ ketekunan dalam tiga macam ibadah pokok.

Ini seperti Rasul-Rasul hujan awal.

Kisah Rasul 2:41-42
2:41 Orang-orang yang menerima perkataannya itu memberi diri dibaptis dan pada hari itu jumlah mereka bertambah kira-kira tiga ribu jiwa.
2:42 Mereka bertekun dalam pengajaran rasul-rasul dan dalam persekutuan. Dan mereka selalu berkumpul untuk memecahkan roti dan berdoa.

Roma 8:35
8:35 Siapakah yang akan memisahkan kita dari kasih Kristus? Penindasan atau kesesakan atau penganiayaan, atau kelaparan atau ketelanjangan, atau bahaya, atau pedang?

Demikian juga kita gereja hujan akhir, harus seperti gereja hujan awal, tergembala dengan benar dan baik.
Dalam kandang penggembalaan maka tubuh, jiwa, roh kita melekat pada Allah Tritunggal seperti ranting melekat pada pokok anggur yang benar, sehingga kita mengalami dua hal:
  • Penyucian intensif terus-menerus secara lahir batin (tubuh, jiwa, roh) oleh firman yang dikatakan Yesus/ firman yang dibukakan rahasianya, yaitu ayat yang satu menerangkan ayat yang lain dalam Alkitab, firman pengajaran yang benar.
    Yohanes 15:3
    15:3 Kamu memang sudah bersih karena firman yang telah Kukatakan kepadamu.

    Kisah Rasul 20:28-35
    20:28 Karena itu jagalah dirimu dan jagalah seluruh kawanan, karena kamulah yang ditetapkan Roh Kudus menjadi penilik untuk menggembalakan jemaat Allah yang diperoleh-Nya dengan darah Anak-Nya sendiri.
    20:29 Aku tahu, bahwa sesudah aku pergi, serigala-serigala yang ganas akan masuk ke tengah-tengah kamu dan tidak akan menyayangkan kawanan itu.
    20:30 Bahkan dari antara kamu sendiri akan muncul beberapa orang, yang dengan ajaran palsu mereka berusaha menarik murid-murid dari jalan yang benar dan supaya mengikut mereka.
    20:31 Sebab itu berjaga-jagalah dan ingatlah, bahwa aku tiga tahun lamanya, siang malam, dengan tiada berhenti-hentinya menasihati kamu masing-masing dengan mencucurkan air mata.
    20:32 Dan sekarang aku menyerahkan kamu kepada Tuhan dan kepada firman kasih karunia-Nya, yang berkuasa membangun kamu dan menganugerahkan kepada kamu bagian yang ditentukan bagi semua orang yang telah dikuduskan-Nya.
    20:33 Perak atau emas atau pakaian tidak pernah aku ingini dari siapapun juga.
    20:34 Kamu sendiri tahu, bahwa dengan tanganku sendiri aku telah bekerja untuk memenuhi keperluanku dan keperluan kawan-kawan seperjalananku.
    20:35 Dalam segala sesuatu telah kuberikan contoh kepada kamu, bahwa dengan bekerja demikian kita harus membantu orang-orang yang lemah dan harus mengingat perkataan Tuhan Yesus, sebab Ia sendiri telah mengatakan: Adalah lebih berbahagia memberi dari pada menerima."

    Orang bodoh, orang pintar di dunia tidak bisa menerima. Kecuali orang tergembala baru bisa menerima perkataan Yesus.
    Penyucian dalam kandang penggembalaan adalah penyucian perbuatan, perkataan , sampai penyucian hati dari keinginan jahat, najis, pahit. Kita hanya ingin air susu yang murni dan rohani, sehingga kita bisa menerima hikmat Sorga dan juga bisa berkata lebih bahagia memberi dari pada menerima. Kita bisa mengembalikan milik Tuhan, bisa memberi untuk pekerjaan Tuhan, memberi untuk sesama yang membutuhkan, dan semuanya itu ditandai darah/ penderitaan.

    Mazmur 84:11
    84:11 Sebab lebih baik satu hari di pelataran-Mu dari pada seribu hari di tempat lain; lebih baik berdiri di ambang pintu rumah Allahku dari pada diam di kemah-kemah orang fasik.

    1 Petrus 3:17
    3:17 Sebab lebih baik menderita karena berbuat baik, jika hal itu dikehendaki Allah, dari pada menderita karena berbuat jahat.

    Daniel 12:3
    12:3 Dan orang-orang bijaksana akan bercahaya seperti cahaya cakrawala, dan yang telah menuntun banyak orang kepada kebenaran seperti bintang-bintang, tetap untuk selama-lamanya.

    Sikap hidup bijaksana itulah menjadi bintang bercahaya, memuliakan Tuhan selamanya, menjadi berkat bagi sesama, tidak pernah gugur selamanya.

  • Selalu berjaga-jaga pada malam hari/pada akhir zaman supaya tidak menjadi bintang yang gugur.
    Kisah Rasul 20:31
    20:31 Sebab itu berjaga-jagalah dan ingatlah, bahwa aku tiga tahun lamanya, siang malam, dengan tiada berhenti-hentinya menasihati kamu masing-masing dengan mencucurkan air mata.

    Lukas 2:8
    2:8 Di daerah itu ada gembala-gembala yang tinggal di padang menjaga kawanan ternak mereka pada waktu malam.

    Jika kita berjaga-jaga dalam kandang penggembalaan, maka Allah Tritunggal/Tuhan juga berjaga-jaga untuk kita.

    Yohanes 15:1
    15:1 "Akulah pokok anggur yang benar dan Bapa-Kulah pengusahanya.

    Yohanes 15:1[terjemahan lama]
    15:1 "Akulah pokok anggur yang benar, dan Bapa-Ku ialah Pembelanya.

    Yesus sebagai Imam Besar membela, berjaga-jaga atas hidup kita, selalu melindungi kita, memelihara kita di zaman yang sulit ini sampai antikris berkuasa di bumi tiga setengah tahun. Dijaga juga dari dosa-dosa, kita tetap hidup benar dan suci di hadapan Tuhan. Juga saat kita jatuh, seperti Daud yang jatuh dengan Betsyeba tetapi dia mengutamakan penggembalaan, dia mengaku, dan masih bisa diangkat.

    Kita berjaga-jaga dalam kandang penggembalaan supaya tidak dingin rohani/ tanpa kasih.

    Yeremia 36:21-23
    36:21 Raja menyuruh Yehudi mengambil gulungan itu, lalu ia mengambilnya dari kamar panitera Elisama itu. Yehudi membacakannya kepada raja dan semua pemuka yang berdiri dekat raja.
    36:22 Waktu itu adalah bulan yang kesembilan dan raja sedang duduk di balai musim dingin, sementara di depannya api menyala di perapian.
    36:23 Setiap kali apabila Yehudi selesai membacakan tiga empat lajur, maka raja mengoyak-ngoyaknya dengan pisau raut, lalu dilemparkan ke dalam api yang di perapian itu, sampai seluruh gulungan itu habis dimakan api yang di perapian itu.

    Praktek dingin rohani/ tanpa kasih adalah mengoyak-oyak firman pengajaran benar, mendengar tetapi tidak taat tidak dengar-dengaran, malah berbuat yang tidak sesuai dengan firman pengajaran benar.
    Akhirnya menolak firman pengajaran benar, menerima ajaran yag tidak benar dan harus menerima hukuman Tuhan/ kebinasaan.

    Filipi 2:16
    2:16 sambil berpegang pada firman kehidupan, agar aku dapat bermegah pada hari Kristus, bahwa aku tidak percuma berlomba dan tidak percuma bersusah-susah.

    Dalam kandang penggembalaan, kita menerima kasih Allah, kita tidak terpisah dari Allah. Buktinya kita tetap berpegang teguh pada firman kehidupan yang sudah mendarah daging dalam kehidupan kita. Kita tidak mau mendengarkan ajaran lain, tidak dibimbangkan ajaran lain, tidak beralih pada ajaran lain, hanya taat dengar-dengaran pada firman pengajaran benar sampai daging tidak bersuara lagi. Sehingga bintang bercahaya dalam genggaman tangan belas kasih Tuhan. Kita mengaku hanya hidup dari firman pengajaran benar, dari kemurahan belas kasih Tuhan.

    Wahyu 1:20
    1:20 Dan rahasia ketujuh bintang yang telah kaulihat pada tangan kanan-Ku dan ketujuh kaki dian emas itu: ketujuh bintang itu ialah malaikat ketujuh jemaat dan ketujuh kaki dian itu ialah ketujuh jemaat."

    Kita digenggam oleh tangan kanan Tuhan.

    Hasilnya adalah:
    • Mazmur 16:11
      16:11 Engkau memberitahukan kepadaku jalan kehidupan; di hadapan-Mu ada sukacita berlimpah-limpah, di tangan kanan-Mu ada nikmat senantiasa.

      Tangan kanan Tuhan memberi nikmat senantiasa, pemeliharaan hidup secara jasmani yang berkelimpahan di tengah krisis. Kita bisa menikmati berkat Tuhan, juga bisa menjadi berkat bagi orang lain. Juga pemeliharaan rohani, kita bisa tetap bersukacita di tengah penderitaan.

    • Keluaran 15:6-7,4-5
      15:6 Tangan kanan-Mu, TUHAN, mulia karena kekuasaan-Mu, tangan kanan-Mu, TUHAN, menghancurkan musuh.
      15:7 Dengan keluhuran-Mu yang besar Engkau meruntuhkan siapa yang bangkit menentang Engkau; Engkau melepaskan api murka-Mu, yang memakan mereka sebagai tunggul gandum.
      15:4 Kereta Firaun dan pasukannya dibuang-Nya ke dalam laut; para perwiranya yang pilihan dibenamkan ke dalam Laut Teberau.
      15:5 Samudera raya menutupi mereka; ke air yang dalam mereka tenggelam seperti batu.

      Tangan kanan Tuhan sanggup untuk memberi kemenangan kepada kita yang lemah. Semua masalah yang mustahil diselesaikan oleh Tuhan, masa depan berhasil indah bagaikan bintang-bintang. Firaun yang hebat, kaya, tetapi di luar tangan kemurahan Tuhan akan mati konyol.

    • Mazmur 118:16
      118:16 tangan kanan TUHAN berkuasa meninggikan, tangan kanan TUHAN melakukan keperkasaan!"

      Tangan kanan Tuhan meninggikan, memakai kehidupan kita. Kita dipermuliakan menjadi saksi-saksi Tuhan. Tangan Tuhan menyucikan dan mengubahkan kita sampai sempurna untuk layak menyambut kedatangan Tuhan kedua kali di awan-awan permai.


Tuhan memberkati.

Versi Cetak

Transkrip
  • Ibadah Pendalaman Alkitab Surabaya, 26 Agustus 2013 (Senin Sore)
    ... Bertobatlah dan hendaklah kamu masing-masing memberi dirimu dibaptis dalam nama Yesus Kristus untuk pengampunan dosamu maka kamu akan menerima karunia Roh Kudus. . Sebab bagi kamulah janji itu dan bagi anak-anakmu dan bagi orang yang masih jauh yaitu sebanyak yang akan dipanggil oleh Tuhan Allah kita. . Dan dengan banyak ...
  • Ibadah Doa Malang, 07 Januari 2014 (Selasa Sore)
    ... untuk ikut pelayanan pendamaian supaya orang berdosa diselamatkan diperdamaikan dengan Tuhan. Jika imam tidak benar dan suci akan menjadi tukang adu domba. Imam juga adalah seorang yang beribadah melayani Tuhan. Petrus Dan biarlah kamu juga dipergunakan sebagai batu hidup untuk pembangunan suatu rumah rohani bagi suatu imamat kudus untuk mempersembahkan ...
  • Ibadah Raya Surabaya, 17 Januari 2016 (Minggu Sore)
    ... berbuat dosa dan kembali kepada TUHAN--mati terhadap dosa baptisan air dan baptisan Roh Kudus. Roma . Dengan demikian kita telah dikuburkan bersama-sama dengan Dia oleh baptisan dalam kematian supaya sama seperti Kristus telah dibangkitkan dari antara orang mati oleh kemuliaan Bapa demikian juga kita akan hidup dalam hidup yang baru. Pelaksanaan ...
  • Ibadah Doa Malang, 28 Juni 2016 (Selasa Sore)
    ... tubuh Kristus yang sempurna. Bagaimana keadaan bangsa Kafir di akhir jaman menjelang kedatangan Tuhan kedua kali Kita belajar dari sidang jemaat Laodikia. Wahyu - Karena engkau berkata Aku kaya dan aku telah memperkayakan diriku dan aku tidak kekurangan apa-apa dan karena engkau tidak tahu bahwa engkau melarat dan malang miskin buta ...
  • Ibadah Doa Surabaya, 30 Januari 2013 (Rabu Sore)
    ... kita memiliki tanda darah dan tanda air. Tanda darah BERTOBAT. Bertobat yaitu berhenti berbuat dosa kembali kepada Tuhan. Terutama bertobat dari dosa utama. Petrus . Karena itu buanglah segala kejahatan segala tipu muslihat dan segala macam kemunafikan kedengkian dan fitnah. Supaya kita mendapat kasih utama maka kita harus bertobat dari dosa utama. Selama ...
  • Ibadah Raya Malang, 14 Januari 2018 (Minggu Pagi)
    ... berbuah. Kekuatiran membuat iman tidak bertumbuh. Pencobaan dalam segala bidang yang memuncak pada pencobaan antikris yang akan berkuasa di bumi selama . tahun. Wahyu Karena engkau menuruti firman-Ku untuk tekun menantikan Aku maka Akupun akan melindungi engkau dari hari pencobaan yang akan datang atas seluruh dunia untuk mencobai mereka yang diam ...
  • Ibadah Raya Malang, 21 Oktober 2018 (Minggu Pagi)
    ... baru bisa bekerja untuk Tuhan. Dan ini berlaku untuk semua bangsa di dunia bangsa Kafir dan bangsa Israel asli . Ada macam Sabat perhentian Sabat kecil perhentian dalam Roh Kudus kepenuhan Roh Kudus urapan Roh Kudus. Matius - Marilah kepada-Ku semua yang letih lesu dan berbeban berat Aku akan memberi kelegaan ...
  • Ibadah Pendalaman Alkitab Surabaya, 18 Juli 2011 (Senin Sore)
    ... sudah harus mendarah daging dijelaskan pada Ibadah Raya Surabaya Juli . Keluaran . Dan beginilah kamu memakannya pinggangmu berikat kasut pada kakimu dan tongkat di tanganmu buru-burulah kamu memakannya itulah Paskah bagi TUHAN. Malam ini kita pelajari peraturan berikutnya yaitu 'pinggangmu berikat' pinggang berikat berikat pinggang. Efesus . Jadi berdirilah tegap ...
  • Ibadah Raya Malang, 26 Juli 2020 (Minggu Pagi)
    ... bagi kita seperti yang telah dialami seorang penjahat yang disalibkan bersama Yesus. Penjahat menunjuk pada manusia berdosa bahkan sampai puncaknya dosa. Lukas - . Seorang dari penjahat yang di gantung itu menghujat Dia katanya Bukankah Engkau adalah Kristus Selamatkanlah diri-Mu dan kami . Tetapi yang seorang menegor dia katanya Tidakkah engkau takut ...
  • Ibadah Doa Malam Surabaya, 06 Mei 2015 (Rabu Malam)
    ... bisa melayani. Syaratnya kita harus menjaga hati damai sejahtera ayat 'Damai sejahtera bagi kamu ' . Seperti dahulu di Kisah Rasul Yesus menyuruh murid-murid jangan meninggalkan Yerusalem untuk menanti janji Bapa. Yerusalem adalah kota damai. Malam ini kita harus memelihara hati damai sejahtera tidak ada kejahatan kenajisan kepahitan tidak merasakan lagi yang daging ...

Siaran Langsung

Live Streaming GPTKK

Rekaman

Ikuti rekaman ibadah kami

Transkrip

Ringkasarn Firman Tuhan

Kesaksian

Pengalaman hidup bersama Firman Tuhan

Untuk Koneksi Lambat, silakan buka https://id.gptkk.org

Silakan kontak ke info@gptkk.org apabila bapak/ibu/sdr/sdri ada pertanyaan atau ingin berlangganan majalah Manna, dan silakan kirim email ke widjaja_h@yahoo.com apabila ingin konsultasi pribadi dengan bapak gembala.