Simpang Borobudur no 27 Malang
0341-496949
Penyerahan Anak
Yeremia 17: 7-8
17:7. Diberkatilah orang yang mengandalkan TUHAN, yang menaruh harapannya pada TUHAN!
17:8.
Ia akan seperti pohon yang ditanam di tepi air, yang merambatkan akar-akarnya ke tepi batang air, dan yang tidak mengalami datangnya panas terik, yang daunnya tetap hijau, yang tidak kuatir dalam tahun kering, dan yang tidak berhenti menghasilkan buah.

Salah satu bukti bahwa kita mengandalkan Tuhan/menaruh pengharapan hanya kepada Tuhan adalah:
  • lewat penyerahan anak.
  • ay. 8= 'ditanam di tepi air'= tergembaladengan sungguh-sungguh.
Manusia ini hanya seperti pohon yang rapuh dan hancur. Tapi kalau tergembala, kita seperti pohon yang tertanam di tepi air dan kita mendapatkan kekuatan extra dari Tuhan.

Hasilnya:
  1. 'tidak kuatir dalam tahun kering'= tahan uji, tidak putus asa/kecewa menghadapi banyak tantangan dan rintangan dan Tuhan Gembala Agung yang senantiasa memelihara dan melindungi.

  2. 'daunnya tetap hijau'= tetap setia dan berkobar-kobardalam beribadah dan melayani Tuhan.

  3. 'tiada berhenti menghasilkan buah'= selalu berbuah manis. Artinya: mennyenangkan hati Tuhan, keluarga dan sesama. Dan kalau pohon berbuah, itu artinya menjadi kehidupan yang berhasil dan bahagia, sampai menghasilkan buah yang terakhir, itulah BUAH KESEMPURNAAN (menjadi mempelai wanita Tuhan yang siap menyongsong kedatangan Tuhan kedua kali).
Ibadah Raya
Matius 25: 1, 13

25:1. "Pada waktu itu hal Kerajaan Sorga seumpama sepuluh gadis, yang mengambil pelitanya dan pergi menyongsong mempelai laki-laki.
25:13.
Karena itu, berjaga-jagalah, sebab kamu tidak tahu akan hari maupun akan saatnya."

ay. 1= kedatangan Tuhan kedua kali dalam kemuliaan sebagai Mempelai Pria Surga dan Raja segala raja yang tidak kena mengena lagi dengan dosa, tetapi hanya untuk mengangkat kehidupan yang tidak bercacat cela.

ay. 13= kedatangan Tuhan kedua kali tidak diketahui waktunya (bahkan Yesus sendiri tidak tahu waktunya).

Jadi, gereja Tuhan/gadis-gadis HARUS selalu siap sedia supaya pelitanya tetap menyala, sehingga bisa menyongsong kedatangan Tuhan kedua kali.

Matius 25: 8-13
25:8. Gadis-gadis yang bodoh berkata kepada gadis-gadis yang bijaksana: Berikanlah kami sedikit dari minyakmu itu, sebab pelita kami hampir padam.
25:9. Tetapi jawab gadis-gadis yang bijaksana itu: Tidak, nanti tidak cukup untuk kami dan untuk kamu. Lebih baik kamu pergi kepada penjual minyak dan beli di situ.
25:10. Akan tetapi, waktu mereka sedang pergi untuk membelinya, datanglah mempelai itu dan
mereka yang telah siap sediamasuk bersama-sama dengan dia ke ruang perjamuan kawin, lalu pintu ditutup.
25:11. Kemudian datang juga gadis-gadis yang lain itu dan berkata:
Tuan, tuan, bukakanlah kami pintu!
25:12. Tetapi ia menjawab:
Aku berkata kepadamu, sesungguhnya aku tidak mengenal kamu.
25:13. Karena itu, berjaga-jagalah, sebab kamu tidak tahu akan hari maupun akan saatnya."


Kita sudah mempelajari perpisahan gadis bijaksana dan gadis bodoh yang dikaitkan dengan pintu.
Malam ini, kita membahas PERPISAHAN SELAMA-LAMANYAdari gadis bijaksana dan gadis yang bodoh.

GADIS BODOH= gereja Tuhan yang lengah/tidak berjaga-jaga= tidak memiliki minyak persediaan, sehingga pelitanya hampir padam sampai padam.

Praktik sehari-hari dari gadis bodoh:
  1. tidak menggunakan perpanjangan sabar Tuhan untuk bertobatdan tetap mempertahankan dosa.

    2 Petrus 3: 9
    3:9. Tuhan tidak lalai menepati janji-Nya, sekalipun ada orang yang menganggapnya sebagai kelalaian, tetapi Ia sabar terhadap kamu, karena Ia menghendaki supaya jangan ada yang binasa, melainkan supaya semua orang berbalik dan bertobat.

  2. mengejek Firman tentang kedatangan Yesus kedua kali= mengejek Firman pengajaran mempelai= menolak penyucian.

    2 Petrus 3: 3-4
    3:3. Yang terutama harus kamu ketahui ialah, bahwa pada hari-hari zaman akhir akan tampil pengejek-pengejek dengan ejekan-ejekannya, yaitu orang-orang yang hidup menuruti hawa nafsunya.
    3:4. Kata mereka: "Di manakah janji tentang kedatangan-Nya itu? Sebab sejak bapa-bapa leluhur kita meninggal, segala sesuatu tetap seperti semula, pada waktu dunia diciptakan."

Jadi, gadis bodoh adalah kehidupan yang tidak mau bertobat dan tidak mau disucikan, sehingga ia hidup dalam dosa sampai jatuh dalam puncaknya dosa. Dan mereka akan hidup dalam kegelapan sampai mata gelap (tidak bisa melihat Tuhan= tidak mengenal Tuhan).

Yeremia 9: 23-24
9:23. Beginilah firman TUHAN: "Janganlah orang bijaksana bermegah karena kebijaksanaannya, janganlah orang kuat bermegah karena kekuatannya, janganlah orang kaya bermegah karena kekayaannya,
9:24. tetapi siapa yang mau bermegah,
baiklah bermegah karena yang berikut: bahwa ia memahami dan mengenal Aku, bahwa Akulah TUHAN yang menunjukkan kasih setia, keadilan dan kebenaran di bumi; sungguh, semuanya itu Kusukai, demikianlah firman TUHAN."

Ciri kehidupan yang tidak mengenal Tuhanadalah selalu mengandalkan kekayaan, kekuatan dan kepandaian dari dunia (hanya mengandalkan yang jasmani, tidak mengandalkan Tuhan).
Salah satu jemaat akhir jaman yang seperti ini adalah jemaat Laodikia yang merasa hebat secara jasmani, tapi sesungguhnya rohani buta.

Yeremia 17: 5
17:5. Beginilah firman TUHAN: "Terkutuklah orang yang mengandalkan manusia, yang mengandalkan kekuatannya sendiri, dan yang hatinya menjauh dari pada TUHAN!

Biarlah ini menjadi koreksi kita semua. Kalau kita beribadah, apakah yang kita cari di dalam gereja?
Kalau ke gereja hanya untuk mencari perkara jasmani, itulah gadis bodoh yang tidak mendapatkan firman.

Akibatnya, kehidupan itu masuk dalam kutukan (suasana penderitaan dan air mata) dan tertinggal saat Yesus datang kedua kali, masuk dalam kebinasaan untuk selama-lamanya, sebab ia tidak bisa melihat/mengenal Tuhan dan Tuhan juga tidak bisa mengenal dia.

GADIS BIJAKSANA= gereja Tuhan yang berjaga-jaga= memiliki minyak persediaan= memiliki pelita yang menyala.

Praktik dari gadis bijaksana:
  1. menggunakan perpanjangan sabar Tuhan untuk bertobat(berhenti berbuat dosa dan kembali kepada Tuhan).
    Panjang sabar Tuhan, artinya: Tuhan belum datang kembali dan kita masih diberi panjang umur. Dan tujuan utamanya adalah untuk BERTOBAT.

    Apapun yang kita miliki dalam dunia ini,itu belum tujuan utama!

  2. menggunakan perpanjangan sabar Tuhan untuk mendengar dan dengar-dengaran pada Firman pengajaran mempelai.
    Kalau kita dengar-dengaran pada Firman pengajaran yang lebih tajam dari pedang bermata dua, maka kita akan mengalami PENYUCIANdemi penyucian sampai kita tidak bercacat cela.

    Kalau kita mengalami penyucian, kita hidup dalam terang= memiliki mata yang terang. Artinya: bisa melihat dan mengenal Yesus.
Kalau kita belum bertobat, itu artinya kita belum mengenal Yesus.

Yeremia 9: 23-24
9:23. Beginilah firman TUHAN: "Janganlah orang bijaksana bermegah karena kebijaksanaannya, janganlah orang kuat bermegah karena kekuatannya, janganlah orang kaya bermegah karena kekayaannya,
9:24. tetapi siapa yang mau bermegah, baiklah bermegah karena yang berikut: bahwa ia memahami dan mengenal Aku, bahwa
Akulah TUHAN yang menunjukkan kasih setia, keadilan dan kebenarandi bumi; sungguh, semuanya itu Kusukai, demikianlah firman TUHAN."

Tanda kalau kita mengenal Yesusadalah mengandalkan Tuhan yang penuh dengan KEBENARAN, KEADILAN DAN KASIH SETIA. Kita tidak mengandalkan yang di dunia ini, tapi hanya mengandalkan Tuhan saja. Ini sama artinya dengan percaya dan mempercayakan diri sepenuhnya kepada Tuhan.

Kalau kita mempercayakan diri pada Tuhan, maka kehidupan kita juga DIKENAL DAN DIPERCAYA OLEH TUHAN.

3 hal yang Tuhan percayakan kepada kita:
  1. Firman Allah.
    Roma 3: 1-2
    3:1. Jika demikian, apakah kelebihan orang Yahudi dan apakah gunanya sunat?
    3:2. Banyak sekali, dan di dalam segala hal. Pertama-tama:
    sebab kepada merekalah dipercayakan firman Allah.

    Jadi, kalau kita punya Firman Allah, itu sudah suatu kelebihan.
    Sebenarnya, Firman itu dipercayakan pada Israel. Tapi karena mereka menolak, maka Firman itu dipercayakan pada bangsa kafir.

    Kisah Rasul 13: 46
    13:46. Tetapi dengan berani Paulus dan Barnabas berkata: "Memang kepada kamulah firman Allah harus diberitakan lebih dahulu, tetapi kamu menolaknyadan menganggap dirimu tidak layak untuk beroleh hidup yang kekal. Karena itu kami berpaling kepada bangsa-bangsa lain.

    Kalau kita bisa mendengar Firman malam ini, itu adalah kepercayaan dan kemurahan Tuhan kepada kita. Jangan sampai kita sia-siakan!

    Ulangan 4: 5-6
    4:5. Ingatlah, aku telah mengajarkan ketetapan dan peraturan kepadamu, seperti yang diperintahkan kepadaku oleh TUHAN, Allahku, supaya kamu melakukan yang demikian di dalam negeri, yang akan kamu masuki untuk mendudukinya.
    4:6.
    Lakukanlah itu dengan setia, sebab itulah yang akan menjadi kebijaksanaanmudan akal budimu di mata bangsa-bangsa yang pada waktu mendengar segala ketetapan ini akan berkata: Memang bangsa yang besar ini adalah umat yang bijaksana dan berakal budi.

    Sikap kita terhadap Firmanadalah mendengar Firman sungguh-sungguh sampai mengerti Firman. Setelah itu Firman menjadi iman dalam hati dan kita praktik Firman.

    Taat dan dengar-dengaran pada Firman= percaya dan mempercayakan kepada Tuhan yang penuh KEBENARAN, sehingga kita menjadi orang yang BIJAKSANA/BERHIKMATdi hadapan Tuhan.
    Inilah letak kelebihan kita dari siapapun!

    Wahyu 13: 16-18
    13:16. Dan ia menyebabkan, sehingga kepada semua orang, kecil atau besar, kaya atau miskin, merdeka atau hamba, diberi tanda pada tangan kanannya atau pada dahinya,
    13:17. dan tidak seorangpun yang dapat membeli atau menjual selain dari pada mereka yang memakai tanda itu, yaitu nama binatang itu atau bilangan namanya.
    13:18.
    Yang penting di sini ialah hikmat: barangsiapa yang bijaksana, baiklah ia menghitung bilangan binatang itu, karena bilangan itu adalah bilangan seorang manusia, dan bilangannya ialah enam ratus enam puluh enam.

    = bukti bahwa HIKMAT itu yang paling berguna dalam hidup kita, sebab hikmat itu melindungi dan membawa kita dalam pemeliharaan Tuhan, sehingga kita tetap milik Tuhan dan tidak dimiliki oleh antikris. Kita dipelihara mulai di dunia ini sampai pada masa aniaya antikris.

    Semua kekayaan dan kepandaian tidak bisa melawan cap dari antikris. HANYA HIKMATyang mampu melawan.

  2. mina= talenta= jabatan pelayanan dan karunia Roh Kudus.
    Lukas 19: 12-13
    19:12. Maka Ia berkata: "Ada seorang bangsawan berangkat ke sebuah negeri yang jauh untuk dinobatkan menjadi raja di situ dan setelah itu baru kembali.
    19:13. Ia memanggil sepuluh orang hambanya dan
    memberikan sepuluh mina kepada mereka, katanya: Pakailah ini untuk berdagang sampai aku datang kembali.

    Disini, 10 orang mendapat 10 mina. Artinya, 1 orang mendapat 1 mina. Ini menunjuk pada KEADILAN Tuhan.

    Sebenarnya, yang boleh melayani adalah orang Israel.

    Keluaran 19: 6
    19:6. Kamu akan menjadi bagi-Ku kerajaan imamdan bangsa yang kudus. Inilah semuanya firman yang harus kaukatakan kepada orang Israel."

    Secara daging/keturunan, bangsa kafir tidak bisa melayani. Tapi demi keadilanNya, Tuhan membuka jalur lewat belas kasihan dan kemurahanNya, sehingga kita bisa melayani Tuhan.

    1 Petrus 2: 9-10
    2:9. Tetapi kamulah bangsa yang terpilih, imamat yang rajani, bangsa yang kudus, umat kepunyaan Allah sendiri, supaya kamu memberitakan perbuatan-perbuatan yang besar dari Dia, yang telah memanggil kamu keluar dari kegelapan kepada terang-Nya yang ajaib:
    2:10.
    kamu, yang dahulu bukan umat Allah, tetapi yang sekarang telah menjadi umat-Nya, yang dahulu tidak dikasihani tetapi yang sekarang telah beroleh belas kasihan.

    Sikap kita adalah setia dan dapat dipercaya.
    Kalau kita setia dan dapat dipercaya, sama artinya dengan kita percaya dan mempercayakan diri kepada Tuhan yang penuh dengan KEADILAN.

    Matius 25: 21
    25:21. Maka kata tuannya itu kepadanya: Baik sekali perbuatanmu itu, hai hambaku yang baik dan setia; engkau telah setia dalam perkara kecil, aku akan memberikan kepadamu tanggung jawab dalam perkara yang besar. Masuklah dan turutlah dalam kebahagiaan tuanmu.

    Kalau sikap kita setia dan dapat dipercaya, kita akan mengalami kebahagiaan Surgamulai dari dalam dunia ini sampai kebahagiaan Surga yang kekal.

  3. Pribadi Tuhan yang penuh KASIH SETIA.
    Matius 15: 24
    15:24. Jawab Yesus: "Aku diutus hanya kepada domba-domba yang hilang dari umat Israel."

    Sebenarnya, Tuhan datang untuk menyelamatkan domba-domba yang terhilang dari Israel, bukan untuk bangsa kafir. Bangsa kafir yang tidak digembalakan, hanya senilai anjing (kehidupan yang najis).

    Roma 11: 25
    11:25. Sebab, saudara-saudara, supaya kamu jangan menganggap dirimu pandai, aku mau agar kamu mengetahui rahasia ini: Sebagian dari Israel telah menjadi tegar sampai jumlah yang penuh dari bangsa-bangsa lain telah masuk.

    Matius 15: 25-27
    15:25. Tetapi perempuan itu mendekat dan menyembah Dia sambil berkata: "Tuhan, tolonglah aku."
    15:26. Tetapi Yesus menjawab: "Tidak patut mengambil roti yang disediakan bagi anak-anak dan melemparkannya kepada anjing."
    15:27. Kata perempuan itu: "Benar Tuhan, namun
    anjing itu makan remah-remah yang jatuh dari meja tuannya."

    Tetapi karena sebagian besar Israel menolak Yesus, terbuka kesempatan bagi bangsa kafir untuk diselamatkan menjadi dombanya Tuhan lewat makan remah-remah roti(pembukaan Firman dan perjamuan suci).

    Kalau anjing tidak mau tekun dalam ibadah pendalaman Alkitab dan perjamuan suci, kehidupan itu akan tetap jadi anjing yang menjilat muntah.

    Setelah kita diangkat jadi domba, kita harus sungguh-sungguh tergembala. Dan ini artinya: percaya dan mempercayakan diri kepada Tuhan yang penuh KASIH SETIA, KEMURAHAN DAN KEBAIKAN.
Biarlah malam ini, kita menjadi kehidupan yang mengenal dan dikenal oleh Tuhan.

Hasil kalau kita tergembala dengan sungguh-sungguh(hidup dalam Tangan Gembala Agung): Mazmur 136: 1, 4
136:1. Bersyukurlah kepada TUHAN, sebab Ia baik! Bahwasanya untuk selama-lamanya kasih setia-Nya.
136:4. Kepada
Dia yang seorang diri melakukan keajaiban-keajaiban besar!Bahwasanya untuk selama-lamanya kasih setia-Nya.

Hasilnya adalah kita mengalami keajaiban-keajaiban besar(mujizat secara jasmani bisa kita alami). Keajaiban secara rohani juga bisa kita alami, yaitu mengalami keubahan hidup sampai jadi sempurna sama seperti Yesus dan kita bisa menyongsong kedatangan Tuhan kedua kali. Kita memandang Dia muka dengan muka.

1 Korintus 13: 12
13:12. Karena sekarang kita melihat dalam cermin suatu gambaran yang samar-samar, tetapi nanti kita akan melihat muka dengan muka. Sekarang aku hanya mengenal dengan tidak sempurna, tetapi nanti aku akan mengenal dengan sempurna, seperti aku sendiri dikenal.

= kita melihat/mengenal Tuhan dan Tuhan juga melihat/mengenal kehidupan kita.

Tuhan memberkati.

Versi Cetak

Transkrip
  • Ibadah Raya Malang, 25 Februari 2018 (Minggu Pagi)
    ... Yesus kedua kali di awan-awan yang permai. Semua manusia di dunia adalah buli-buli tanah liat yang rapuh gampang bangga gampang kecewa gampang berbuat dosa sampai puncaknya dosa dan binasa selamanya. Jika hanya diisi perkara dunia kepandaian kekayaan kedudukan maka akan menjadi buli-buli pualam. Memang lebih berharga di hadapan manusia tetapi ...
  • Ibadah Pendalaman Alkitab Surabaya, 03 Agustus 2015 (Senin Sore)
    ... mereka semuanya makan sampai kenyang. Kemudian orang mengumpulkan potongan-potongan roti yang sisa dua belas bakul penuh. . Yang ikut makan kira-kira lima ribu laki-laki tidak termasuk perempuan dan anak-anak. loh batu yang mula-mula sama dengan pemecahan roti yang pertama yaitu roti dan ikan untuk orang. Roti firman Allah. Ikan Roh Kudus. Angka ...
  • Ibadah Kaum Muda Malang, 02 September 2017 (Sabtu Sore)
    ... engkau jauh-jauh hai orang Ia akan memegang engkau dengan kuat-kuat dan menggulung engkau keras-keras menjadi suatu gulungan dan menggulingkan engkau seperti bola ke tanah yang luas di situlah engkau akan mati dan di situlah akan tinggal kereta-kereta kemuliaanmu hai engkau yang memalukan keluarga tuanmu Aku akan melemparkan engkau dari jabatanmu ...
  • Ibadah Raya Surabaya, 19 Juni 2016 (Minggu Sore)
    ... diterima oleh TUHAN. Melihat diri sendiri dengan segala kekurangan dan kelemahannya sama dengan koreksi diri lewat ketajaman pedang firman. Jangan melihat orang Ini sistem sorga bukan menghakimi orang. Jika ada dosa kekurangan dan kelemahan harus diakui kepada TUHAN dan sesama. Jangan disembunyikan Jika diampuni jangan berbuat dosa lagi sehingga kita bisa ...
  • Ibadah Doa Semalam Suntuk Session II Malang, 12 April 2016 (Rabu Dini Hari)
    ... ular tetapi tongkat Harun menelan tongkat-tongkat mereka. Tetapi hati Firaun berkeras sehingga tidak mau mendengarkan mereka keduanya--seperti yang telah difirmankan TUHAN. Tongkat menunjuk pada pengajaran salib yang merupakan hikmat dan kuasa Allah. Kalau pengajaran salib dipraktekkan sehingga menjadi pengalaman maka akan merupakan kuasa Allah yang tidak bisa dikalahkan oleh apa pun ...
  • Ibadah Doa Puasa Malang Session II, 21 Oktober 2014 (Selasa Siang)
    ... orang Israel. Peletakan tutup pendamaian dengan percikan darah di atasnya. Jika tutup pendamaian diletakkan di atas tabut perjanjian akan terjadi hal Perlindungan dan pemeliharaan Tuhan kepada sidang jemaat. Seperti Rut mendapatkan perlindungan dan pemeliharaan dari Boas. Terjadi persekutuan yang benar yang mengarah sampai perjamuan kawin Anak Domba. Menjadi tahta Allah menampung hadirat ...
  • Ibadah Doa Surabaya, 16 Agustus 2019 (Jumat Sore)
    ... dan mengambil rupa seorang hamba dan menjadi sama dengan manusia. . Dan dalam keadaan sebagai manusia Ia telah merendahkan diri-Nya dan taat sampai mati bahkan sampai mati di kayu salib. Yesus sebagai manusia yang tidak berdosa rela merendahkan diri dan direndahkan sampai mati terkutuk di kayu salib untuk mengakui dosa-dosa kita. ...
  • Ibadah Raya Surabaya, 12 Juni 2011 (Minggu Sore)
    ... akan bisa bertobat dan lahir baru menjadi sama dengan setan dan akan dibinasakan . Persiapan Perjamuan kawin Anak Domba juga dikaitkan dengan WAKTU. Artinya waktu kedatangan Yesus kedua kali SEGERA TIBA. Wahyu - . Ia yang memberi kesaksian tentang semuanya ini berfirman Ya Aku datang segera Amin datanglah Tuhan Yesus . Kasih karunia ...
  • Ibadah Raya Malang, 07 Juni 2015 (Minggu Pagi)
    ... kita seperti Yesus ad. . Seperti jalan rajawali di udara. Ini menunjuk tabiat Yesus sebagai Raja yang agung yang selalu memberi kekuatan dan kemenangan kepada kita. Yesaya - Orang-orang muda menjadi lelah dan lesu dan teruna-teruna jatuh tersandung tetapi orang-orang yang menanti-nantikan TUHAN mendapat kekuatan baru mereka seumpama rajawali yang ...
  • Ibadah Kaum Muda Remaja Malang, 01 April 2017 (Sabtu Sore)
    ... Rabi lihatlah pohon ara yang Kaukutuk itu sudah kering. Kehidupan Kristen yang kering bagaikan pohon ara yang kering sampai ke akar-akarnya. Manusia yang kering sampai ke akar-akarnya artinya hatinya kering dan seluruh hidupnya kering. Manusia yang kering sampai ke akar-akarnya bisa dideteksi dari lidahnya yang kering. Yakobus - Demikian juga ...

Siaran Langsung

Live Streaming GPTKK

Rekaman

Ikuti rekaman ibadah kami

Transkrip

Ringkasarn Firman Tuhan

Kesaksian

Pengalaman hidup bersama Firman Tuhan

Untuk Koneksi Lambat, silakan buka https://id.gptkk.org

Silakan kontak ke info@gptkk.org apabila bapak/ibu/sdr/sdri ada pertanyaan atau ingin berlangganan majalah Manna, dan silakan kirim email ke widjaja_h@yahoo.com apabila ingin konsultasi pribadi dengan bapak gembala.