English Language | Form Penggembalaan
RINGKASAN KOTBAH IBADAH RUTIN DAN IBADAH KUNJUNGAN
RINGKASAN LAINNYA

Ibadah Doa Malang, 28 Agustus 2012 (Selasa Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Matius 27 secara keseluruhan menunjuk 7 percikan...

Ibadah Raya Surabaya, 16 Januari 2011 (Minggu Sore)
Matius 26:
= secara keseluruhan (ay. 1-75), dalam susunan Tabernakel, terkena pada buli-buli emas berisi manna.

Kita sudah mempelajari,...

Ibadah Pendalaman Alkitab Surabaya, 24 November 2008 (Senin Sore)
Matius 24: 28 -> sikap gereja Tuhan untuk menanti kedatangan Yesus kedua kali,...

Ibadah Doa Semalam Suntuk Malang Session II, 19 Maret 2009 (Kamis Tengah Malam)
Keluaran 15:27, setelah melewati padang gurun Syur dan Mara, bangsa Israel sampai di...

Ibadah Raya Malang, 9 Oktober 2011 (Pagi)
Matius 26:26-29 adalah tentang MAKAN PERJAMUAN SUCI.

Matius...

Ibadah Raya Surabaya, 27 Maret 2011 (Minggu Sore)
Tema Ibadah di Bagan Batu (Lukas 6:12-16)
Lukas 6: 13
6:13. Ketika hari siang, Ia memanggil murid-murid-Nya kepada-Nya, lalu memilih dari antara...

Ibadah Doa Malang, 20 September 2011 (Selasa Sore)
bersamaan dengan Ibadah Doa Puasa Session III

Matius 26:26-29

Ibadah Raya Malang, 08 Juni 2014 (Minggu Pagi)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Wahyu 1:13-16, ada 4 penampilan pribadi...

Ibadah Raya Malang, 14 Desember 2008 (Minggu Pagi)
Matius 24: 29-31 adalah nubuat ketujuh, yaitu keadaan pada masa kedatangan Yesus kedua kali, Matius...

Ibadah Doa Malam Session II Malang, 13 Juli 2011 (Rabu Dini Hari)
Keluaran 25:37
25:37 Haruslah kaubuat pada kandil itu tujuh lampu dan lampu-lampu...

Ibadah Kenaikan Tuhan Surabaya, 14 Mei 2015 (Kamis Pagi)
Salam sejahtera dalam kasih sayangnya TUHAN kita Yesus Kristus. Selamat pagi, selamat mendengarkan firman TUHAN. Biarlah damai...

Ibadah Doa Surabaya, 15 Januari 2014 (Rabu Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayangnya Tuhan kita Yesus Kristus. Selamat malam, selamat mendengarkan Firman Tuhan. Biarlah damai...

Ibadah Kaum Muda Remaja Malang, 05 Juni 2010 (Sabtu Sore)
Markus 14:32-36
14:32. Lalu sampailah Yesus dan murid-murid-Nya ke suatu tempat yang bernama Getsemani....

Ibadah Pendalaman Alkitab Malang, 09 Oktober 2014 (Kamis Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Wahyu pasal 2 dan 3 dalam...

Ibadah Pendalaman Alkitab Malang, 12 Mei 2011 (Kamis Sore)
Matius 26:14-16
26:14. Kemudian pergilah seorang dari kedua belas murid itu, yang...


TRANSKRIP LENGKAP

Doa Surabaya (Rabu, 26 November 2014)
Tayang: 10 Mei 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 24 November 2014)
Tayang: 10 Mei 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 23 November 2014)
Tayang: 07 Januari 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 19 November 2014)
Tayang: 07 Januari 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 17 November 2014)
Tayang: 07 Januari 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 09 November 2014)
Tayang: 22 Agustus 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 05 November 2014)
Tayang: 04 Juni 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 03 November 2014)
Tayang: 04 Juni 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 02 November 2014)
Tayang: 03 Maret 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 20 Oktober 2014)
Tayang: 13 Desember 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 13 Oktober 2014)
Tayang: 13 Desember 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 12 Oktober 2014)
Tayang: 24 Oktober 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 08 Oktober 2014)
Tayang: 18 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 06 Oktober 2014)
Tayang: 05 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 05 Oktober 2014)
Tayang: 05 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 01 Oktober 2014)
Tayang: 05 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 29 September 2014)
Tayang: 24 Juni 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 21 September 2014)
Tayang: 19 Mei 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 17 September 2014)
Tayang: 29 April 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 15 September 2014)
Tayang: 29 April 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]



Untuk Koneksi Lambat, silahkan buka http://id.gptkk.org
Transkrip lengkap dari ibadah penggembalaan di Malang dan Surabaya, semuanya di bawakan oleh gembala sidang Pdt. Widjaja Hendra.

Silahkan kontak ke info@gptkk.org apabila bapak/ibu/sdr/sdri ada pertanyaan atau mungkin ingin berlangganan majalah Manna dan silahkan kirim email ke widjaja_h [at] yahoo.com apabila ingin konsultasi pribadi dengan bapak gembala
silahkan ganti tanda [at] dengan @
Cari ringkasan:   
[versi cetak]
Cari rekaman ibadah ini di: http://www.kabarmempelai.org
Ibadah Raya Surabaya, 13 Januari 2013 (Minggu Sore)

Salam sejahtera dalam kasih sayangnya Tuhan kita Yesus Kristus. Selamat malam, selamat mendengarkan Firman Tuhan. Biarlah damai sejahtera bahagia dari Tuhan senantiasa dilimpahkan di tengah-tengah kita sekalian.

Matius 28= menunjuk pada Shekina Glory (sinar kemuliaan atau kuasa kebangkitan Tuhan). Dibalik kematian/salib, PASTI ada sinar kemuliaan Tuhan untuk menyinari kehidupan kita.

Matius 28 terbagi menjadi 3 bagian:

  1. ay. 1-10= tentang kebangkitan Yesus atau sinar kemuliaan menyinari hati yang keras (batu yang besar terguling), sehingga terjadi pembaharuan (sudah diterangkan mulai dari Ibadah Raya Surabaya, 23 September 2012).


  2. ay. 11-15= dusta mahkamah agama= penyebaran kegelapan.
    Sementara ada sinar kemuliaan, kegelapan menyusup di dalamnya (sudah diterangkan mulai dari Ibadah Doa Surabaya, 28 November 2012).


  3. ay. 16-20= perintah untuk memberitakan injil= penyebaran terang shekina glory atau sinar kemuliaan (mulai diterangkan pada Ibadah Raya Surabaya, 06 Januari 2013).

Malam ini, kita masih membahas bagian ketiga (PENYEBARAN TERANG SHEKINA GLORY).

Matius 28: 16-20
28:16. Dan kesebelas murid itu berangkat ke Galilea, ke bukit yang telah ditunjukkan Yesus kepada mereka.
28:17. Ketika melihat Dia mereka menyembah-Nya, tetapi beberapa orang ragu-ragu
28:18. Yesus mendekati mereka dan berkata: "Kepada-Ku telah diberikan segala kuasa di sorga dan di bumi.
28:19. Karena itu
pergilah, jadikanlah semua bangsa murid-Ku dan baptislah mereka dalam nama Bapa dan Anak dan Roh Kudus,
28:20. dan
ajarlah mereka melakukan segala sesuatu yang telah Kuperintahkan kepadamu. Dan ketahuilah, Aku menyertai kamu senantiasa sampai kepada akhir zaman."

Penyebaran sinar kemuliaan, artinya: kita dipakai dalam kegerakan yang besar sesuai dengan amanat agung Tuhan.

2 kegerakan besar yang sesuai dengan amanat agung Tuhan (mulai diterangkan pada Ibadah Pendalaman Alkitab Surabaya, 07 Januari 2013):

  1. ay. 19= 'pergilah, jadikanlah semua bangsa murid-K'= kegerakan Roh Kudus hujan awal= kegerakan dalam injil keselamatan.

    Efesus 1: 13
    1:13. Di dalam Dia kamu juga--karena kamu telah mendengar firman kebenaran, yaitu Injil keselamatanmu--di dalam Dia kamu juga, ketika kamu percaya, dimeteraikan dengan Roh Kudus, yang dijanjikan-Nya itu.

    Injil keselamatan= injil yang memberitakan kedatangan Yesus pertama kali didunia untuk mati dikayu salib untuk membawa manusia berdosa bisa diselamatkan.


  2. ay. 20= 'ajarlah mereka melakukan segala sesuatu yang telah Kuperintahkan kepadamu'= kegerakan Roh Kudus hujan akhir= kegerakan dalam cahaya injil tentang kemuliaan Kristus (kabar mempelai).

    2 Korintus 4: 3-4
    4:3. Jika Injil yang kami beritakan masih tertutup juga, maka ia tertutup untuk mereka, yang akan binasa,
    4:4. yaitu orang-orang yang tidak percaya, yang pikirannya telah dibutakan oleh ilah zaman ini, sehingga mereka tidak melihat c
    ahaya Injil tentang kemuliaan Kristus, yang adalah gambaran Allah.

    Kabar mempelai= injil yang memberitakan kedatangan Yesus kedua kali di awan-awan permai dalam kemuliaan sebagai Raja segala raja dan Mempelai Pria Surga untuk menyucikan/menyempurnakan kita semua.

    Kegerakan Roh Kudus hujan akhir untuk mempersiapkan gereja Tuhan menjadi mempelai wanita Tuhan yang sempurna dan layak menyambut kedatangan Yesus kedua kali di awan-awan yang permai (terjadi pertemuan antara Mempelai Pria Surga dan mempelai wanita di awan-awan yang permai. Dan ini tidak akan terpisahkan lagi). Inilah yang disebut dengan perjamuan kawin Anak Domba. Sesudah itu, kita masuk kerajaan 1000 tahun damai (Firdaus yang akan datang). Sesudah itu, kita masuk Yerusalem Baru.

Pertemuan antara Yesus Mempelai Pria Surga dengan sidang jemaat (mempelai wanita) di awan-awan yang permai, digambarkan dengan tabut perjanjian.

Tabut perjanjian terdiri dari 2 bagian:

  1. tutupnya dengan 2 kerub yang terbuat dari emas murni (zat ilahi)= gambaran dari Allah Tritunggal.


  2. petinya yang terbuat dari kayu penaga berwarna hitam, tetapi disalut emas murni luar dalam, sehingga tidak terlihat lagi kayunya.

    'kayu'= manusia daging yang berdosa. Tetapi diproses (disucikan dan diubahkan) sampai sempurna seperti Yesus (tidak terlihat lagi kayunya, tetapi yang kelihatan hanya emas murni).

Tutup dengan peti, tidak boleh berpisah atau bergeser sedikitpun.
Inilah gambaran dari pertemuan antara Mempelai Pria Surga dengan mempelai wanita di awan-awan yang permai.

Supaya tidak bergeser, harus ada BINGKAI EMAS.

Keluaran 25: 10-11
25:10. "Haruslah mereka membuat tabut dari kayu penaga, dua setengah hasta panjangnya, satu setengah hasta lebarnya dan satu setengah hasta tingginya.
25:11. Haruslah engkau menyalutnya dengan emas murni; dari dalam dan dari luar engkau harus menyalutnya dan di atasnya harus kaubuat
bingkai emas sekelilingnya.

Bingkai emas ini berada pada petinya.
Artinya: kerinduan dari gereja Tuhan untuk tidak terpisah dari Tuhan.
Ini harus ada dalam kehidupan kita sebagai gereja Tuhan.

Memang masih banyak kesalahan kita, tetapi kita harus punya bingkai.

Saat kita tidak bisa beribadah, apakah kita menangis? Saat kita tidak bisa menyembah, apakah kita menangis? Jawaban-jawaban itulah yang menentukan apakah kita ada kerinduan untuk melekat pada Tuhan atau tidak.

Kalau tidak punya bingkai, sekalipun Tuhan mau menyatu, tidak akan ada gunanya.

Praktik memiliki kerinduan untuk menyatu dengan Tuhan:

  1. Mazmur 25: 14
    25:14. TUHAN bergaul karib dengan orang yang takut akan Dia, dan perjanjian-Nya diberitahukan-Nya kepada mereka.

    'bergaul karib'= tidak terpisah.
    Praktik pertama: takut akan Dia.

    Amsal 8: 13
    8:13. Takut akan TUHAN ialah membenci kejahatan; aku benci kepada kesombongan, kecongkakan, tingkah laku yang jahat, dan mulut penuh tipu muslihat.

    = praktik takut akan Tuhan, yaitu membenci dosa sampai dusta, sehingga kita bisa hidup dalam kebenaran. Segala aspek kehidupan kita ada dalam kebenaran.

    Mazmur 25: 14
    25:14. TUHAN bergaul karib dengan orang yang takut akan Dia, dan perjanjian-Nya diberitahukan-Nya kepada mereka.

    'perjanjian-Nya diberitahukan-Nya kepada mereka'= kalau kita takut akan Tuhan, Tuhan akan memberikan pembukaan Firman pengajaran benar.

    Sudah hidup benar, tetapi kalau ajarannya salah, kehidupan itu tersesat juga.
    Supaya tidak tersesat, Tuhan memberikan Firman pengajaran benar.

    Mazmur 37: 25-26
    37:25. Dahulu aku muda, sekarang telah menjadi tua, tetapi tidak pernah kulihat orang benar ditinggalkan, atau anak cucunya meminta-minta roti;
    37:26. tiap hari ia menaruh belas kasihan dan memberi pinjaman, dan anak cucunya menjadi berkat.

    Kalau hidup sebagai orang benar, Tuhan tidak akan pernah meninggalkan kita= kita diberkati sampai anak cucu dan kita menjadi berkat bagi orang lain.


  2. Amsal 3: 32
    3:32. karena orang yang sesat adalah kekejian bagi TUHAN, tetapi dengan orang jujur Ia bergaul erat.

    Praktik kedua: jujur.
    Kejujuran ini dimulai dengan jujur soal pengajaran (soal Tuhan).

    Titus 2: 7
    2:7. dan jadikanlah dirimu sendiri suatu teladan dalam berbuat baik. Hendaklah engkau jujur dan bersungguh-sungguh dalam pengajaranmu,

    jujur soal pengajaran= tegas untuk berpegang teguh pada ajaran benar dan tegas untuk menolak ajaran yang salah.

    Hari-hari ini, jangan bimbang atau mendua hati soal pengajaran.
    Kalau tidak jujur soal pengajaran, Tuhan akan meninggalkan kita (kebbinasaan).
    Contohnya: 10 pengintai yang mencapur adukan Firman yang benar dengan suara daging, sehingga menimbulkan bau busuk. Akibatnya, 40 tahun mereka berputar-putar di padang gurun dampai binasa seluruhnya.

    Matius 5: 37
    5:37. Jika ya, hendaklah kamu katakan: ya, jika tidak, hendaklah kamu katakan: tidak. Apa yang lebih dari pada itu berasal dari si jahat.

    Setelah itu, kita jujur dalam perkataan ('ya katakan ya, tidak katakan tidak').

    Kalau sudah jujur dalam pengajaran, kita bisa jujur dalam perkataan.

    Setelah itu, kita juga jujur dalam keuangan dan nikah.

    Ibrani 13: 4-5
    13:4. Hendaklah kamu semua penuh hormat terhadap perkawinan dan janganlah kamu mencemarkan tempat tidur, sebab orang-orang sundal dan pezinah akan dihakimi Allah.
    13:5. Janganlah kamu menjadi hamba uang dan
    cukupkanlah dirimu dengan apa yang ada padamu. Karena Allah telah berfirman: "Aku sekali-kali tidak akan membiarkan engkau dan Aku sekali-kali tidak akan meninggalkan engkau."

    Kalau pengajarannya jujur, kita bisa jujur soal keuangan. Disinilah Yudas terbbelit sampai isi perutnya terburai.

    Ibrani 13: 5-6
    13:5. Janganlah kamu menjadi hamba uang dan cukupkanlah dirimu dengan apa yang ada padamu. Karena Allah telah berfirman: "Aku sekali-kali tidak akan membiarkan engkau dan Aku sekali-kali tidak akan meninggalkan engkau."
    13:6. Sebab itu dengan yakin kita dapat berkata: "Tuhan adalah Penolongku. Aku tidak akan takut. Apakah yang dapat dilakukan manusia terhadap aku?"

    Kalau jujur, Tuhan tidak akan tinggalkan kita, sehingga Tuhan mampu menolong kita sampai masalah yang mustahil sekalipun.


  3. Roma 8: 35-37
    8:35. Siapakah yang akan memisahkan kita dari kasih Kristus? Penindasan atau kesesakan atau penganiayaan, atau kelaparan atau ketelanjangan, atau bahaya, atau pedang?
    8:36. Seperti ada tertulis: "Oleh karena Engkau kami ada dalam bahaya maut sepanjang hari, kami telah dianggap sebagai domba-domba sembelihan."
    8:37. Tetapi dalam semuanya itu kita lebih dari pada orang-orang yang menang, oleh Dia yang telah mengasihi kita.

    Bingkai emas= kasih kemurahan Tuhan.
    Praktik ketiga: ada dalam kasih kemurahan Tuhan.

    Sehebat apapun gereja Tuhan/anak Tuhan, posisinya hanya seperti domba sembelihan. Hanya 1 detak jantung jaraknya dengan maut.

    Yang dibutuhkan adalah gembala (tergembala).

    Dalam kandang penggembalaan inilah kita bisa menerima kasih Kristus, sehingga kita bisa mengasihi Tuhan lebih dari semua dan mengasihi sesama seperti diri sendiri.

    Mengasihi Tuhan= taat dengar-dengaran dan setia sampai daging tidak bersuara apapun resikonya.

    Orang yang memiliki kasih Allah, posisinya seperti Yohanes bersandar di dada Tuhan (tidak terpisah lagi).

    Yudas pergi, sehingga ia tidak mendapatkan kasih Allah dan ia terpisah selama-lamanya dari Tuhan.

    Yohanes 13: 23
    13:23. Seorang di antara murid Yesus, yaitu murid yang dikasihi-Nya, bersandar dekat kepada-Nya, di sebelah kanan-Nya.

    'bersandar dekat kepada-Nya'= hubungan kasih.

    Kalau kita rindu bersandar di dada Tuhan, Tuhan juga rindu untuk menyatu dengan kita.

    Yohanes 12: 46a
    12:26.a Barangsiapa melayani Aku, ia harus mengikut Aku dan di mana Aku berada, di situpun pelayan-Ku akan berada.

    = merupakan mempelai wanita yang boleh berada dimana saja.

Kalau bersandar di dada Tuhan, hasilnya:

  • Yohaens 21: 20-22
    21:20. Ketika Petrus berpaling, ia melihat bahwa murid yang dikasihi Yesus sedang mengikuti mereka, yaitu murid yang pada waktu mereka sedang makan bersama duduk dekat Yesus dan yang berkata: "Tuhan, siapakah dia yang akan menyerahkan Engkau?"
    21:21. Ketika Petrus melihat murid itu, ia berkata kepada Yesus: "Tuhan, apakah yang akan terjadi dengan dia ini?"
    21:22. Jawab Yesus: "
    Jikalau Aku menghendaki, supaya ia tinggal hidup sampai Aku datang, itu bukan urusanmu. Tetapi engkau: ikutlah Aku."

    (terjemahan lama)
    21:20. Maka berpalinglah Petrus, lalu melihat murid yang dikasihi oleh Yesus itu mengikut, maka ialah yang tatkala perjamuan malam
    bersandar di dada Yesus sambil berkata, "Ya Tuhan, siapakah yang menyerahkan Tuhan?"

    Hasil pertama: mati hidup kita ada dalam tangan Tuhan.
    Artinya: masa depan kita ada dalam tangan Tuhan. Apa yang tidak bisa kita pikirkan dan capai karena keterbatasan kita, Tangan Tuhanlah yang melakukan.


  • Roma 8: 37
    8:37. Tetapi dalam semuanya itu kita lebih dari pada orang-orang yang menang, oleh Dia yang telah mengasihi kita.

    Hasil kedua: kita tidak berdaya tetapi menang atas musuh-musuh, karena Tangan kasih Tuhan memberi kemenangan atas segala musuh/masalah. Kita tidak perlu berperang, sebab Tangan Tuhan yang berperang ganti kita.


  • Kolose 3: 14
    3:14. Dan di atas semuanya itu: kenakanlah kasih, sebagai pengikat yang mempersatukan dan menyempurnakan.

    Hasil ketiga: Tangan kasih Tuhan menyatukan, menyucikan dan menyempurnakan kita sampai menjadi tubuh Kristus yang sermpurna. Kita benar-benar bertemu dengan Mempelai Pria Surga (tutup dengan peti menjadi satu, tidak terpisahkan lagi untuk selama-lamanya).

Tuhan memberkati.

kembali ke halaman sebelumnya
IBADAH RUTIN DI MALANG

Minggu jam 06:45 (Ibadah Raya)
Minggu jam 10:15 (Ibadah Sekolah Minggu)
Selasa jam 17:15 (Ibadah Pendalaman Alkitab)
Rabu jam 07:30 (Ibadah Kaum Wanita)
Kamis jam 17:15 (Ibadah Doa Penyembahan)
Sabtu jam 17:15 (Ibadah Kaum Muda Remaja)

IBADAH RUTIN DI MEDAN
Royal Room Hotel Danau Toba Internasional
Jl. Imam Bonjol Medan

Minggu, jam 18:45 (Ibadah Raya)
Senin, jam 08:00 (Ibadah Pendalaman Alkitab)
Senin, jam 17:30 (Ibadah Pendalaman Alkitab)

IBADAH RUTIN DI SURABAYA

Minggu jam 09:00 (Ibadah Sekolah Minggu)
Minggu jam 10:15 (Ibadah Raya)
Rabu jam 17:30 (Ibadah Pendalaman Alkitab)
Jumat jam 17:30 (Ibadah Doa Penyembahan)


IBADAH RUTIN DI JAKARTA
Jl. Patra Kuningan XIV no.4
Jakarta Selatan
Sabtu, jam 09:00 (Ibadah Pendalaman Alkitab)

IBADAH KUNJUNGAN
  • 18 Desember 2019
    (Ibadah Natal di Walikukun (Pagi))

  • 20 Desember 2019
    (Ibadah Natal di Jatipasar (Pagi))

  • 24 Desember 2019
    (Ibadah Natal di Malang)

  • 25 Desember 2019
    (Ibadah Natal di Square Ballroom Surabaya)

  • 28-30 Januari 2020
    (Ibadah Kunjungan di Medan)

  • 13-18 April 2020
    (Ibadah Kunjungan di Korea Selatan)

All Right Reserved Gereja Pantekosta Tabernakel "KRISTUS KASIH"
Jln. Simpang Borobudur 27 Malang | Telp: (0341) 496949 | Fax: (0341) 476751 » Lihat Peta Gereja Kami di Malang
Jln. WR Supratman 4 Surabaya | Telp. 08123300378 » Lihat Peta Gereja Kami di Surabaya
hubungi kami | email: info@gptkk.org | sitemap | top