English Language | Form Penggembalaan
RINGKASAN KOTBAH IBADAH RUTIN DAN IBADAH KUNJUNGAN
RINGKASAN LAINNYA

Ibadah Doa Malang, 10 September 2013 (Selasa Sore)
Siaran Tunda Ibadah Doa Surabaya

Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Matius 28:20b

Ibadah Pendalaman Alkitab Surabaya, 17 Agustus 2015 (Senin Sore)
Bersamaan dengan penataran imam-imam dan calon imam V

Salam sejahtera dalam kasih sayangnya TUHAN kita Yesus Kristus. Selamat malam,...

Ibadah Doa Surabaya, 27 Mei 2015 (Rabu Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayangnya TUHAN kita Yesus Kristus. Selamat malam, selamat mendengarkan firman TUHAN. Biarlah damai...

Ibadah Pendalaman Alkitab Surabaya, 14 Januari 2013 (Senin Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayangnya Tuhan kita Yesus Kristus. Selamat malam, selamat mendengarkan Firman Tuhan. Biarlah damai...

Ibadah Tutup Buka Tahun, 31 Desember 2013 (Selasa Malam)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Ada 2 hal penting yang harus...

Ibadah Doa Malang, 17 Agustus 2017 (Kamis Sore)
Bersamaan dengan Ibadah Doa Puasa Session III

Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus....

Ibadah Pendalaman Alkitab Surabaya, 18 Februari 2013 (Senin Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayangnya Tuhan kita Yesus Kristus. Selamat malam, selamat mendengarkan Firman Tuhan. Biarlah damai...

Ibadah Doa Malam Session I Malang, 08 September 2011 (Kamis Malam)
KORBAN TAHBISAN.

Keluaran 29:29-30
29:29 Pakaian kudus kepunyaan Harun...

Ibadah Pendalaman Alkitab Malang, 29 Juli 2014 (Selasa Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Kita masih membahas Wahyu 1:17-20.
Wahyu 1:17
1:17...

Ibadah Doa Malang, 15 Februari 2011 (Selasa Sore)
bersamaan dengan Ibadah Doa Puasa session III

Keluaran 5-11 bicara...

Ibadah Doa Surabaya, 18 April 2011 (Senin Sore)
Disertai puasa
Matius 26: 14-16
26:14. Kemudian pergilah seorang dari kedua belas murid itu, yang bernama Yudas Iskariot, kepada imam-imam kepala.
26:15. Ia berkata: "Apa...

Ibadah Doa Semalam Suntuk Malang Session II, 09 Oktober 2009 (Jumat Tengah Malam)
Dalam kitab Keluaran 1 ada dua rencana yang besar:
Keluaran...

Ibadah Raya Malang, 18 Oktober 2009 (Minggu Pagi)
Lukas 6:12-16 adalah tentang PANGGILAN DAN PILIHAN TUHAN.

Mengapa harus...

Ibadah Persekutuan Tubuh Kristus di Kartika Graha V, 18 Juli 2013 (Kamis Sore)
Tema:
Matius 25:6
25: 6 Waktu tengah malam terdengarlah suara orang berseru: Mempelai datang! Songsonglah dia!

Satu-satunya kabar...

Ibadah Persekutuan I di Tentena-Poso, 23 September 2014 (Selasa Malam)
Salam sejahtera dalam kasih sayangnya Tuhan kita Yesus Kristus. Selamat malam, selamat mendengarkan Firman Tuhan. Biarlah damai...


TRANSKRIP LENGKAP

Doa Surabaya (Rabu, 26 November 2014)
Tayang: 10 Mei 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 24 November 2014)
Tayang: 10 Mei 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 23 November 2014)
Tayang: 07 Januari 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 19 November 2014)
Tayang: 07 Januari 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 17 November 2014)
Tayang: 07 Januari 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 09 November 2014)
Tayang: 22 Agustus 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 05 November 2014)
Tayang: 04 Juni 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 03 November 2014)
Tayang: 04 Juni 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 02 November 2014)
Tayang: 03 Maret 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 20 Oktober 2014)
Tayang: 13 Desember 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 13 Oktober 2014)
Tayang: 13 Desember 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 12 Oktober 2014)
Tayang: 24 Oktober 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 08 Oktober 2014)
Tayang: 18 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 06 Oktober 2014)
Tayang: 05 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 05 Oktober 2014)
Tayang: 05 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 01 Oktober 2014)
Tayang: 05 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 29 September 2014)
Tayang: 24 Juni 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 21 September 2014)
Tayang: 19 Mei 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 17 September 2014)
Tayang: 29 April 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 15 September 2014)
Tayang: 29 April 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]



Untuk Koneksi Lambat, silahkan buka http://id.gptkk.org
Transkrip lengkap dari ibadah penggembalaan di Malang dan Surabaya, semuanya di bawakan oleh gembala sidang Pdt. Widjaja Hendra.

Silahkan kontak ke info@gptkk.org apabila bapak/ibu/sdr/sdri ada pertanyaan atau mungkin ingin berlangganan majalah Manna dan silahkan kirim email ke widjaja_h [at] yahoo.com apabila ingin konsultasi pribadi dengan bapak gembala
silahkan ganti tanda [at] dengan @
Cari ringkasan:   
[versi cetak]
Cari rekaman ibadah ini di: http://www.kabarmempelai.org
Ibadah Raya Surabaya, 19 Agustus 2012 (Minggu Sore)

Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus. Selamat malam, selamat mendengarkan Firman Tuhan. Biarlah damai sejahtera Tuhan senantiasa di curahkan bagi kita semua.

Matius 27:

= dalam Tabernakel, terkena pada 7 kali percikan darah di atas tabut perjanjian/tutup pendamaian= sengsara yang dialami oleh Yesus sampai mati di kayu salib, untuk menyelamatkan, menyucikan, sampai menyempurnakan manusia berdosa, sehingga kalau kita bisa sempurna, kita kembali bersama-sama dengan Dia saat Dia datang kembali kedua kali.

Manusia berdosa harus dihukum dalam kebinasaan kekal. Dan didunia ini, tidak ada kekuatan apapun yang bisa menyelesaikan dosa. Bahkan tidak ada seorangpun manusia, termasuk nabi dan rasul yang bisa menyelesaikan dosa.
HANYA YESUS, satu-satunya manusia yang bisa menyelamatkan manusia berdosa.

Karena berbuat dosa, manusia dibuang ke dalam dunia. Kalau tetap berbuat dosa, akan dibuang dalam api neraka. Sebab itulah, Yesus harus mati disalib untuk menyelamatkan kita.
Semoga kita bisa mengerti arti kematian Yesus bagi kita semua.

7x percikan darah di atas tabut perjanjian/7 sengsara yang dialami oleh Yesus dalam Matius 27:
  1. ay. 1-10= Yesus diserahkan kepada Pilatus dan kematian Yudas Iskariot (sudah diterangkan mulai dari Ibadah Raya Surabaya, 18 Maret 2012).

  2. ay. 11-26= Yesus di hadapan Pilatus untuk menghadapi tuduhan-tuduhan sampai ketidak adilan (sudah diterangkan mulai dari Ibadah Raya Surabaya, 15 April 2012).

  3. ay. 27-31= Yesus diolok-olok (sudah diterangkan mulai dari Ibadah Pendalaman Alkitab Surabaya, 07 Mei 2012).

  4. ay. 32-50= Yesus disalibkan sampai mati (sudah diterangkan mulai dari Ibadah Raya Surabaya, 27 Mei 2012).

  5. ay. 51-56= mujizat-mujizat pada kematian Yesus (sudah diteragnkan mulai dari Ibadah Pendalaman Alkitab Surabaya, 09 Juli 2012).

  6. ay. 57-61= Yesus dikuburkan (mulai diterangkan pada Ibadah Pendalaman Alkitab Surabaya, 13 Agustus 2012).

  7. ay. 62-66=kubur Yesus dijaga.
Malam ini kita masih mempelajari sengsara Yesus yang keenam: YESUS DIKUBURKAN.

Matius 27: 57-61
27:57. Menjelang malam datanglah seorang kaya, orang Arimatea, yang bernama Yusuf dan yang telah menjadi murid Yesus juga.
27:58. Ia pergi menghadap Pilatus dan meminta mayat Yesus. Pilatus memerintahkan untuk menyerahkannya kepadanya.
27:59. Dan Yusufpun
mengambil mayat itu, mengapaninya dengan kain lenan yang putih bersih,
27:60. lalu
membaringkannya di dalam kuburnya yang baru, yang digalinya di dalam bukit batu, dan sesudah menggulingkan sebuah batu besar ke pintu kubur itu, pergilah ia.
27:61. Tetapi Maria Magdalena dan Maria yang lain tinggal di situ duduk di depan kubur itu.

Kalau Yesus dikuburkan, itu adalah bukti bahwa Ia benar-benar mati.
Yesus dikuburkan dalam kuburnya Yusuf Arimatea. Inilah bukti bahwa Yesus adalah manusia paling miskin. Satu-satunya warisan Tuhan adalah kayu salib. Ini yang harus kita miliki hari-hari ini.

Yusuf Arimatea adalah seorang pandai dan kaya. Tetapi ia mau memikul salib Tuhan (sengsara bersama Yesus).
Kalau Yusuf Arimatea saja mau, siapa kita yang sering menolak salib? (sudah dijelaskan pada Ibadah Doa Surabaya, 15 Agustus 2012).

Malam ini kita pelajari ayat 59-60
= Yusuf mengambil mayat Yesus, lalu mengapaninya dengan kain lenan yang halus dan putih bersih.

'lenan halus dan putih bersih'=
  • perbuatan benar dan suci.
  • perbuatan baik atau perbuatan kebajikan.
Perbuatan benar-suci serta perbuatan kebajikan, kedua-kedua berasal dari HATI YANG SUCI, sebab banyak orang berbuat baik, tetapi tidak berasal dari hati yang suci.

Kenyataannya, hati manusia sebenarnya merupakan gudangnya dosa (tempat menyembunyikan dosa) yang tidak diketahui orang lain.

Lalu, bagaimana caranya supaya hati bisa diSUCIkan?.
Yaitu lewat Firman pengajaran yang lebih tajam dari pedang bermata dua.

Ibrani 4: 12-13
4:12. Sebab firman Allah hidup dan kuat dan lebih tajam dari pada pedang bermata dua manapun; ia menusuk amat dalam sampai memisahkan jiwa dan roh, sendi-sendi dan sumsum; ia sanggup membedakan pertimbangan dan pikiran hati kita.
4:13. Dan
tidak ada suatu makhlukpun yang tersembunyi di hadapan-Nya, sebab segala sesuatu telanjang dan terbuka di depan mata Dia, yang kepada-Nya kita harus memberikan pertanggungan jawab.

Markus 7: 21-22
7:21. sebab dari dalam, dari hati orang, timbul segala pikiran jahat, percabulan(1), pencurian(2), pembunuhan(3),
7:22.
perzinahan(4), keserakahan(5), kejahatan(6), kelicikan(7), hawa nafsu(8), iri hati(9), hujat(10), kesombongan(11), kebebalan(12).

'kebebalan'= hati yang paling kotor= puncaknya dari dosa yang disimpan dalam hati, sebab kebebalan ini artinya sudah tidak bisa dinasihati lagi.

Kalau hati disucikan dari 12 perkara diatas, barulah bisa menghasilkan perbuatan benar-suci dan perbuatan kebajikan.
Jadi, SEMUANYA BERGANTUNG PADA HATI KITA.

PERBUATAN KEBAJIKAN
2 Korintus 8: 1-5
8:1. Saudara-saudara, kami hendak memberitahukan kepada kamu tentang kasih karunia yang dianugerahkan kepada jemaat-jemaat di Makedonia.
8:2.
Selagi dicobai dengan berat dalam pelbagai penderitaan, sukacita mereka meluap dan meskipun mereka sangat miskin, namun mereka kaya dalam kemurahan.
8:3. Aku bersaksi, bahwa mereka telah memberikan menurut kemampuan mereka, bahkan melampaui kemampuan mereka.
8:4. Dengan kerelaan sendiri mereka meminta dan mendesak kepada kami, supaya mereka juga beroleh kasih karunia untuk
mengambil bagian dalam pelayanan kepada orang-orang kudus.
8:5. Mereka memberikan lebih banyak dari pada yang kami harapkan.
Mereka memberikan diri mereka, pertama-tama kepada Allah, kemudian oleh karena kehendak Allah juga kepada kami.

'mengambil bagian dalam pelayanan kepada orang-orang kudus'= pelayanan pembangunan tubuh Kristus.

Perbuatan kebajikan disini adalah memberi untuk pelayanan pembangunan tubuh Kristus, mulai dengan memberi waktu, tenaga, keuangan, sampai bisa memberikan seluruh hidup kita kepada Tuhan (seperti jemaat Makedonia).

ay. 2= memberi untuk pembangunan tubuh Kristus, tidak bergantung pada kaya atau miskin, tetapi bergantung pada HATI YANG DISUCIKAN.
Kalau hati disucikan, Tuhan akan buka jalan supaya kita bisa dipakai dalam pembangunan tubuh Kristus.

PERBUATAN BENAR DAN SUCI
= perbuatan yang sesuai dengan Firman pengajaran benar.

Waktu Yesus disalib, Ia ditinggal seorang diri. Tetapi itulah perbuatan benar dan suci dari Tuhan, sebab Ia mengorbankan hidupNya untuk kita semua.

Jadi, seperti Yusuf Arimatea mengapani mayat Yesus dengan kain lenan yang halus dan putih bersih, kitapun juga harus menghasilkan perbuatan benar-suci dan perbuatan kebajikan dari hati yang suci.

Wahyu 19: 7-8
19:7. Marilah kita bersukacita dan bersorak-sorai, dan memuliakan Dia! Karena hari perkawinan Anak Domba telah tiba, dan pengantin-Nya telah siap sedia.
19:8. Dan kepadanya dikaruniakan supaya memakai
kain lenan halus yang berkilau-kilauan dan yang putih bersih!" (Lenan halus itu adalah perbuatan-perbuatan yang benar dari orang-orang kudus.)

(
terjemahan lama)
19:8. Maka dikaruniakanlah kepadanya supaya ia boleh menghiasi dirinya dengan kain kasa halus yang bercahaya dan bersih; karena kain kasa halus itulah ibarat
segala kebajikan orang-orang suci itu."

Kalau hati terus disucikan (terus hidup benar-suci dan berbuat kebajikan), maka palaian lenan halus akan menjadi pakaian lenan halus yang putih BERKILAU-KILAUAN (PAKAIAN MEMEPELAI).

'berkilau-kilauan'= memancar dari dalam hati yang suci.
Semakain kita berbuat benar-suci dan kebajikan, kilauan itu akan semakin terang sampai menjadi pakaian lenan halus yang berkilau-kilauan.

Wahyu 18: 15-16
18:15. Mereka yang memperdagangkan barang-barang itu, yang telah menjadi kaya oleh dia, akan berdiri jauh-jauh karena takut akan siksaannya, dan sambil menangis dan meratap,
18:16. mereka berkata: "Celaka, celaka,
kota besar, yang berpakaian lenan halus, dan kain ungu dan kain kirmizi, dan yang dihiasi dengan emas, dan permata dan mutiara, sebab dalam satu jam saja kekayaan sebanyak itu sudah binasa."

'yang berpakaian lenan halus'= babel juga memakai pakaian lenan halus, TETAPI TIDAK DARI DALAM HATI YANG DISUCIKAN OLEH PEDANG FIRMAN, SEHINGGA TIDAK BERKILAU-KILAUAN.

Perbuatan baik semacam ini, hanya dilakukan untuk maksud-maksud tertentu (pamrih).
Kalau anak Tuhan tidak mau pedang Firman (tidak mau disucikan), hal ini juga bisa terjadi.

Jika maksudnya tidak tercapai, pasti berubah menjadi kasar dan jahat (tidak lagi menjadi lenan halus, tetapi menjadi kain yang kasar).
Demikian juga, setelah maksudnya tercapai, pasti berubah menjadi kasar dan jahat.

Jadi, kalau perbuatan baik itu BUKAN berasal dari hati, pasti tidak bertahan lama.
Sebab itu, kita harus berhati-hati dalam pergaulan dengan dunia dan dengan anak-anak Tuhan.
Bahkan, HARUS EXTRA HATI-HATI jika bergaul dengan anak-anak Tuhan, sebab tanpa Firman, anak-anak Tuhan bisa menjadi paling kasar dan paling jahat.

Contohnya: Yudas Iskariot.
Ia mengatakan 'uang ini untuk orang miskin', ketika ada wanita meminyaki kaki Yesus.
Seringkali, untuk alasan memberi pada orang miskin inilah yang membuat perbuatan menjadi tidak baik lagi.

Yudas, kelihatannya memperhatikan orang miskin, padahal ia menjual Yesus (Yudas menjadi paling kejam karena menjual Gurunya sendiri).

Malam ini, biarlah kita mohon pada Tuhan supaya pedang Firman menusuk hati kita. Setelah itu, barulah kita bisa mengapani mayat Yesus. Dan ini merupakan perbuatan terakhir. Setelah itu, tidak ada lagi yang bisa dilakukan dan Yesus akan segera datang kembali.

Praktik sehari-hari pakaian lenan halus yang berkilau-kilau (perhiasan rohani):
1 Petrus 3: 3-4
3:3. Perhiasanmu janganlah secara lahiriah, yaitu dengan mengepang-ngepang rambut, memakai perhiasan emas atau dengan mengenakan pakaian yang indah-indah,
3:4. tetapi
perhiasanmu ialah manusia batiniah yang tersembunyi dengan perhiasan yang tidak binasa yang berasal dari roh yang lemah lembut dan tenteram, yang sangat berharga di mata Allah.
3:5. Sebab demikianlah caranya perempuan-perempuan kudus dahulu berdandan, yaitu perempuan-perempuan yang menaruh pengharapannya kepada Allah; mereka
tunduk kepada suaminya,

'manusia batiniah'= perbuatan dari dalam hati.

  1. 'lemah lembut'=

    • kemampuan untuk menerima Firman pengajaran yang keras.

      Kelemah lembutan ini diukur saat mendengarkan Firman Tuhan.

      Kalau tidak bisa menerima Firman, artinya ada dosa tersembunyi yang dipertahankan.

    • tidak kasar dalam perkataan atau perbuatan, tidak menyinggung perasaan orang lain dan tidak mudah tersinggung,
    • kemampuan untuk mengampuni dosa orang lain dan melupakannya.

  2. 'pendiam/tenteram'=

    • tidak banyak komentar dalam arti negatif,
    • banyak memeriksa diri dan mau dinasihati lewat ketajaman Firman dan lewat sesama anak Tuhan,
    • kemampuan untuk mengaku dosa. Jika diampuni, jangan berbuat dosa lagi.

    Lemah lembut dan pendiam ini bisa kita praktikan mulai dari dalam rumah tangga.
    Jika kita memiliki lemah lembut dan pendiam, maka semua dosa diselesaikan oleh darah Yesus (tidak ada noda), sehingga dosa tidak bisa mengotori pakaian kita yang putih berkilau-kilauan dan hati kita merasakan damai sejahtera (perhentian) di dalam dunia yang tandus dan banyak binatang buas.

    Kalau sudah ada perhentian, semua akan Tuhan jadikan enak dan ringan.

    PERTAHANKAN LEMAH LEMBUT DAN PENDIAM!

  3. 'penurut'= taat dengar-dengaran, yaitu:

    • mulai dari istri (sebab yang bersalah adalah Hawa)=

      1. tunduk pada suami dalam segala sesuatu= tidak mengajar dan memerintah suami= tidak menjadi kepala.

        Karena itu, kalau ada masalah dalam nikah, istri dululah yang harus memeriksa diri.

        Kalau wanita menjadi kepala, maka dalam rumah tangga itu tidak ada Yesus.

      2. menghormati suami, sekalipun mungkin gaji suami lebih kecil,
      3. tidak melawan dan tidak suka berbantah-bantah.

    • Suami=

      1. mengasihi istri seperti diri sendiri.
        Artinya: suami harus menjadi kepala dari istri dan anak-anak= suami bertanggung jawab mengenai aliran rohani dan jasmani.

      2. mengambil keputusan,
      3. bijaksana (tahu batas).
        Kalau suami tidak tahu batas (memaksakan kehendak), banyak rumah tangga yang hancur.

    • anak-anak= taat dengar-dengaran pada orang tua, sehingga bisa meringankan beban orang tua.

      Orang tua sudah berat dengan tugas-tugaasnya. Sebab itu, jangan sampai anak malah menjadi beban bagi orang tua, tetapi justru meringankan beban orang tua.

    Kehidupan yang taat dengar-dengaran= menyerah pada Tuhan dan Tuhan mengulurkan Tangan kasihNya. Kita benar-benar hidup dalam Tangan Tuhan.

    Hasilnya:

    • Ulangan 28: 1, 8
      28:1. "Jika engkau baik-baik mendengarkan suara TUHAN, Allahmu, dan melakukan dengan setia segala perintah-Nya yang kusampaikan kepadamu pada hari ini, maka TUHAN, Allahmu, akan mengangkat engkau di atas segala bangsa di bumi.
      28:8.
      TUHAN akan memerintahkan berkat ke atasmu di dalam lumbungmu dan di dalam segala usahamu; Ia akan memberkati engkau di negeri yang diberikan kepadamu oleh TUHAN, Allahmu.

      Hasil pertama: Tuhan memerintahkan berkat kepada kita sampai anak cucu dan menjadi berkat bagi orang lain.

    • Yeremia 29: 11
      29:11. Sebab Aku ini mengetahui rancangan-rancangan apa yang ada pada-Ku mengenai kamu, demikianlah firman TUHAN, yaitu rancangan damai sejahtera dan bukan rancangan kecelakaan, untuk memberikan kepadamu hari depan yang penuh harapan.

      Hasil kedua: ada dalam rencana Tuhan yang indah.

    • Pada pesta nikah di Kana, yang dibutuhkan adalah anggur, tetapi Tuhan perintahkan untuk mengisi tempayaan dengan air. Secara logika, tidak mungkin. Tapi kalau kita taat, kita hanya tinggal melakukannya saja dan Tuhanlah yang bekerja.
      Kalau mengikuti logika sendiri, mujizat tidak akan pernah terjadi.

      Hasil ketiga: air menjadi anggur.
      Secara rohani: kita mengalami kebuahan hidup:


      1. mulai dari rasanya (penampakan dalam= dicicipi). Artinya: mulut harus berubah lebih dulu menjadi mulut yang manis (berkata baik dan benar, tidak berdusta, tetapi menjadi berkat bagi orang lain).

      2. penampilan yang sesuai dengan Firman (penampakan luar).

      Kalau mujizat rohani terjadi, mujizat jasmani juga pasti terjadi.
      Apa yang mustahil menjadi tidak mustahil.
      Dan saat Yesus datang, kita terangkat ke awan-awan yang permai bersama Tuhan utnuk selama-lamanya (kita minum AIR ANGGUR YANG PALING MANIS, tidak ada setetespun air mata).
Tuhan memberkati.

kembali ke halaman sebelumnya
IBADAH RUTIN DI MALANG

Minggu jam 06:45 (Ibadah Raya)
Minggu jam 10:15 (Ibadah Sekolah Minggu)
Selasa jam 17:15 (Ibadah Pendalaman Alkitab)
Rabu jam 07:30 (Ibadah Kaum Wanita)
Kamis jam 17:15 (Ibadah Doa Penyembahan)
Sabtu jam 17:15 (Ibadah Kaum Muda Remaja)

IBADAH RUTIN DI MEDAN
Royal Room Hotel Danau Toba Internasional
Jl. Imam Bonjol Medan

Minggu, jam 18:45 (Ibadah Raya)
Senin, jam 08:00 (Ibadah Pendalaman Alkitab)
Senin, jam 17:30 (Ibadah Pendalaman Alkitab)

IBADAH RUTIN DI SURABAYA

Minggu jam 09:30 (Ibadah Sekolah Minggu)
Minggu jam 10:55 (Ibadah Raya)
Rabu jam 17:30 (Ibadah Pendalaman Alkitab)
Jumat jam 17:30 (Ibadah Doa Penyembahan)


IBADAH RUTIN DI JAKARTA
Jl. Patra Kuningan XIV no.4
Jakarta Selatan
Sabtu, jam 09:00 (Ibadah Pendalaman Alkitab)

IBADAH KUNJUNGAN
  • 08-10 Oktober 2019
    (Ibadah Kunjungan di Medan)

  • 22-24 Oktober 2019
    (Ibadah Kunjungan di Sorong)

  • 05-07 November 2019
    (Ibadah Kunjungan di Tentena)

  • 19-21 November 2019
    (Ibadah Kunjungan di Medan)

  • 03-05 Desember 2019
    (Ibadah Kunjungan di Jayapura)

  • 13-18 April 2020
    (Ibadah Kunjungan di Korea Selatan)

All Right Reserved Gereja Pantekosta Tabernakel "KRISTUS KASIH"
Jln. Simpang Borobudur 27 Malang | Telp: (0341) 496949 | Fax: (0341) 476751 » Lihat Peta Gereja Kami di Malang
Jln. WR Supratman 4 Surabaya | Telp. 08123300378 » Lihat Peta Gereja Kami di Surabaya
hubungi kami | email: info@gptkk.org | sitemap | top