English Language | Form Penggembalaan
RINGKASAN KOTBAH IBADAH RUTIN DAN IBADAH KUNJUNGAN
RINGKASAN LAINNYA

Ibadah Raya Malang, 07 Juni 2009 (Minggu Pagi)
IBADAH PENYERAHAN ANAK
Mazmur 127:3-5, anak adalah upah / anugerah...

Ibadah Raya Malang, 17 September 2017 (Minggu Pagi)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Ibadah Raya Surabaya, 12 Mei 2013 (Minggu Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayangnya Tuhan kita Yesus Kristus. Selamat malam, selamat mendengarkan Firman Tuhan. Biarlah damai...

Ibadah Doa Malang, 07 Juli 2015 (Selasa Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Wahyu 3:1-6 tentang jemaat di Sardis.
Wahyu 3:5-6
3:5...

Ibadah Raya Malang, 13 September 2009 (Minggu Pagi)
Matius 24: 32-35
NUBUAT TENTANG POHON ARA/ISRAEL
Disini pohon ara rantingnya mulai melembut dan bertunas, serta berbuah. Ini...

Ibadah Doa Surabaya, 11 November 2015 (Rabu Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayangnya TUHAN kita Yesus Kristus. Selamat malam, selamat mendengarkan firman TUHAN. Biarlah damai...

Ibadah Raya Surabaya, 29 Juni 2013 (Minggu Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayangnya Tuhan kita Yesus Kristus. Selamat malam, selamat mendengarkan Firman Tuhan. Biarlah damai...

Ibadah Doa Malam Surabaya, 13 Juni 2018 (Rabu Malam)
Lukas 2: 8
2:8. Di daerah itu ada gembala-gembala yang tinggal di padang menjaga kawanan ternak mereka pada...

Ibadah Kaum Muda Remaja Malang, 07 November 2015 (Sabtu Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Lukas 9:22-27 adalah tentang pengikutan kepada Yesus....

Ibadah Doa Surabaya, 19 November 2012 (Senin Sore)
Ibadah Pendalaman Alkitab dialihkan pada hari Rabu

Pembicara: Pdm. Dadang Hadi Santoso

Selamat sore. Salam sejahtera dalam kasih sayangnya Tuhan...

Ibadah Kaum Muda Remaja Malang, 17 Januari 2015 (Sabtu Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Lukas 8 menunjuk pada Pelita Emas. Dalam...

Ibadah Doa Malang, 12 Mei 2009 (Selasa Sore)
Digabung dengan Ibadah Doa Puasa Session III.

Keluaran 19 dalam susunan Tabernakel...

Ibadah Raya Malang, 24 April 2016 (Minggu Pagi)
IBADAH PENYERAHAN ANAK

Matius 19:13-15
19:13 Lalu orang membawa anak-anak kecil kepada Yesus, supaya Ia meletakkan tangan-Nya...

Ibadah Doa Malang, 05 Juli 2011 (Selasa Sore)
Bersamaan dengan Ibadah Doa Puasa Sesi 3.

Matius 26:17-19

Ibadah Doa Malam Surabaya, 04 November 2015 (Rabu Malam)
Salam sejahtera dalam kasih sayangnya TUHAN kita Yesus Kristus. Selamat malam, selamat mendengarkan firman TUHAN. Biarlah damai...


TRANSKRIP LENGKAP

Doa Surabaya (Rabu, 26 November 2014)
Tayang: 10 Mei 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 24 November 2014)
Tayang: 10 Mei 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 23 November 2014)
Tayang: 07 Januari 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 19 November 2014)
Tayang: 07 Januari 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 17 November 2014)
Tayang: 07 Januari 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 09 November 2014)
Tayang: 22 Agustus 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 05 November 2014)
Tayang: 04 Juni 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 03 November 2014)
Tayang: 04 Juni 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 02 November 2014)
Tayang: 03 Maret 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 20 Oktober 2014)
Tayang: 13 Desember 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 13 Oktober 2014)
Tayang: 13 Desember 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 12 Oktober 2014)
Tayang: 24 Oktober 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 08 Oktober 2014)
Tayang: 18 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 06 Oktober 2014)
Tayang: 05 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 05 Oktober 2014)
Tayang: 05 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 01 Oktober 2014)
Tayang: 05 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 29 September 2014)
Tayang: 24 Juni 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 21 September 2014)
Tayang: 19 Mei 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 17 September 2014)
Tayang: 29 April 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 15 September 2014)
Tayang: 29 April 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]



Untuk Koneksi Lambat, silahkan buka http://id.gptkk.org
Transkrip lengkap dari ibadah penggembalaan di Malang dan Surabaya, semuanya di bawakan oleh gembala sidang Pdt. Widjaja Hendra.

Silahkan kontak ke info@gptkk.org apabila bapak/ibu/sdr/sdri ada pertanyaan atau mungkin ingin berlangganan majalah Manna dan silahkan kirim email ke widjaja_h [at] yahoo.com apabila ingin konsultasi pribadi dengan bapak gembala
silahkan ganti tanda [at] dengan @
Cari ringkasan:   
[versi cetak]
Cari rekaman ibadah ini di: http://www.kabarmempelai.org
Ibadah Raya Surabaya, 27 Maret 2011 (Minggu Sore)

Tema Ibadah di Bagan Batu (Lukas 6:12-16)
Lukas 6: 13
6:13. Ketika hari siang, Ia memanggil murid-murid-Nya kepada-Nya, lalu memilih dari antara mereka dua belas orang, yang disebut-Nya rasul:

Tema "Panggilan dan Pilihan Tuhan"
Mengapa harus ada panggilan dan pilihan Tuhan?
Roma 3: 23
3:23. Karena semua orang telah berbuat dosa dan telah kehilangan kemuliaan Allah,

Tuhan harus memanggil dan memilih kita, karena sejak Adam dan Hawa berbuat dosa, semua manusia sudah berbuat dosa dan kehilangan kemuliaan, kesucian serta kebenaran Tuhan. Ini sama artinya dengan manusia menjadi telanjang.

Kalau manusia telanjang, maka manusia terpisah dari Tuhan dan TIDAK ADA KEMAMPUAN untuk kembali pada Tuhan. Kalau dibiarkan, akan terpisah selama-lamanya.
Itu sebabnya, Tuhan memanggil dan memilih kita, supaya kita tidak binasa.

1 Petrus 2: 9-10
2:9. Tetapi kamulah bangsa yang terpilih, imamat yang rajani, bangsa yang kudus, umat kepunyaan Allah sendiri, supaya kamu memberitakan perbuatan-perbuatan yang besar dari Dia, yang telah memanggil kamu keluar dari kegelapan kepada terang-Nya yang ajaib:
2:10. kamu, yang dahulu bukan umat Allah, tetapi yang sekarang telah menjadi umat-Nya, yang dahulu tidak dikasihani tetapi yang sekarang telah beroleh belas kasihan.


'imamat rajani'= imam-imam dan raja-raja.
Panggilan dan pilihan Tuhan berguna untuk melepaskan kita dari kegelapan dosa dan menjadikan kita imam-imam dan raja-raja.
Imam dan raja= seorang yang beribadah dan melayani Tuhan.

Kalau manusia bisa lepas dari dosa, apalagi bisa menjadi imam dan raja, itu suatu KEAJAIBAN. Untuk keajaiban inipun, setan tidak bisa melakukan. Kalau hanya sekadar sakit menjadi sembuh, setan masih bisa melakukan.

ay. 10= sebenarnya, imam dan raja adalah bangsa Israel dan keturunannya. Sedangkan bangsa kafir, TIDAK BISA menjadi imam dan raja lewat jalur keturunan.
Tetapi, Tuhan membuka jalan lewat JALUR KEMURAHAN (belas kasih Tuhan/darah Yesus).

Kalau bangsa kafir tidak mau melayani/tinggalkan pelayanan, ini sama dengan berhutang darah yang tidak bisa dibayar dengan apapun, sebab harga pelayanan bangsa kafir adalah SEHARGA DARAH YESUS.

Jadi, jika bangsa kafir bisa menjadi imam dan raja, itu semua hanya KEMURAHAN DAN BELAS KASIH TUHAN.

Menjadi imam dan raja adalah bukti menerima panggilan dan pilihan Tuhan.

Imamat 21: 12
21:12. Janganlah ia keluar dari tempat kudus, supaya jangan dilanggarnya kekudusan tempat kudus Allahnya, karena minyak urapan Allahnya, yang menandakan bahwa ia telah dikhususkan, ada di atas kepalanya; Akulah TUHAN.

= tempatnya imam-imam.
Setelah menerima panggilan dan pilihan Tuhan, imam dan raja harus berada di dalam ruangan suci.
Panggilan dan pilihan= halaman tabernakel.

Berada di ruangan suci= ketekunan dalam kandang penggembalaan= ketekunan dalam 3 macam ibadah pokok:
Kalau tergembala, hasilnya:
  1. mengalami penyucian tubuh, jiwa dan roh (seluruh hidup kita).
    Efesus 4: 11-12
    4:11. Dan Ialah yang memberikan baik rasul-rasul maupun nabi-nabi, baik pemberita-pemberita Injil maupun gembala-gembala dan pengajar-pengajar,
    4:12. untuk
    memperlengkapi orang-orang kudus bagi pekerjaan pelayanan, bagi pembangunan tubuh Kristus,

    Kalau kita mengalami penyucian, Tuhan akan memperlengkapi kita dengan jabatan pelayanan= menetapkan jabatan pelayanan, sehingga kita bisa melayani pembangunan tubuh Kristus.

    Jadi, kita DISUCIKAN DULU, baru bisa menerima jabatan pelayanan.
    Dengan tekun tergembala, kita bisa merasakan sedikit benih dosa yang muncul. Kita minta ampun, sampai satu waktu tidak ada benih dosa sama sekali.

    Kalau kita keluar dari kandang penggembalaan, kita bisa melanggar kesucian.

  2. Imamat 21: 12
    21:12. Janganlah ia keluar dari tempat kudus, supaya jangan dilanggarnya kekudusan tempat kudus Allahnya, karena minyak urapan Allahnya, yang menandakan bahwa ia telah dikhususkan, ada di atas kepalanya; Akulah TUHAN.

    Hasil kedua: mengalami minyak urapan Roh Kudus, sehingga kita tidak kering rohani/tidak mati pelayanan. Kita menjadi seperti pelita yang tetap menyala, karena terus dituangi dengan minyak.

    Kalau tidak ada minyak, pelita itu makin lama akan padam.

    Dengan minyak urapan Roh Kudus, kita akan selalu setia dan berkobar-kobar dalam ibadah pelayanan sampai Tuhan datang kembali.

    Roh Kudus juga memberikan karunia-karunia Roh Kudus. Artinya: kemampuan ajaib dari Roh Kudus supaya kita bisa melayani Tuhan.
    Kalau Tuhan berikan jabatan pelayanan, PASTI Tuhan berikan karunia pelayanan sesuai dengan jabatan pelayanan kita.

    Kalau kita melayani sesuai dengan jabatan dan karunia Tuhan, maka Tangan Tuhan ada di dalam sidang jemaat dan sidang jemaat tertolong.
    Sebab itu, KITA HARUS BERTANGGUNG JAWAB.
    Kalau asal melayani, yang ada adalah tangan setan dan sidang jemaat sangat dirugikan.

    Jadi, imam berada antara Tuhan dengan sidang jemaat.
    Kalau merugikan sidang jemaat, imam tersebut akan berhutang darah yang tidak bisa dibayar dengan apapun.
2 Petrus 1: 10-11
1:10. Karena itu, saudara-saudaraku, berusahalah sungguh-sungguh, supaya panggilan dan pilihanmu makin teguh. Sebab jikalau kamu melakukannya, kamu tidak akan pernah tersandung.
1:11. Dengan demikian kepada kamu akan
dikaruniakan hak penuh untuk memasuki Kerajaan kekal, yaitu Kerajaan Tuhan dan Juruselamat kita, Yesus Kristus.

= ada kaitan antara imam-raja dengan kerajaan Surga.
Sebab itu, setelah menjadi imam dan raja, kita harus berusaha supaya panggilan dan pilihan kita teguh. Artinya:
  • tetap dalam jabatan pelayanan sampai garis akhir (meninggal dunia atau sampai Tuhan datang kembali).
  • tetap dalam jabatan pelayanan sampai mendapat hak penuh masuk kerajaan Surga. Ini sama dengan hak kesulungan/hak waris.
Semakin tidak setia, hak untuk masuk Surga juga semakin berkurang.

Lukas 6: 16
6:16. Yudas anak Yakobus, dan Yudas Iskariot yang kemudian menjadi pengkhianat.

Yang harus dijaga adalah jangan sampai berkhianat. Artinya tersandung dalam panggilan pilihan Tuhan.
Yudas yang sudah rasul, masih bisa berkhianat. Apalagi kita. Sebab itu, kita harus hati-hati!

Kita juga berjaga supaya tidak seperti Esau yang kehilangan hak kesulungan  dan ia mencucurkan air mata untuk selamanya.

Kejadian 25: 25, 27
25:25. Keluarlah yang pertama, warnanya merah, seluruh tubuhnya seperti jubah berbulu; sebab itu ia dinamai Esau.
25:27. Lalu bertambah besarlah kedua anak itu:
Esau menjadi seorang yang pandai berburu, seorang yang suka tinggal di padang, tetapi Yakub adalah seorang yang tenang, yang suka tinggal di kemah.

Esau kehilangan hak kesulungan, karena sistem ibadah pelayanan Esau adalah berburu daging dan tidak suka tinggal di kemah.
Dunia akhir jaman ini dikuasai oleh roh perburuan. Dan perburuan paling hebat adalah uang dan hiburan sampai pada percabulan.

Celakanya, perburuan ini juga masuk dalam gereja Tuhan, sehingga gereja Tuhan tidak lagi memburu kesucian.
Ibadah pelayanan yang memburu hiburan dan kemakmuran, TIDAK MENGUTAMAKAN FIRMAN.

Sistem ibadah seperti Esau ini sama dengan sistem beredar-edar/tidak tergembala, sehingga dikuasai roh cabut atau nafsu rendah.

Ibrani 12: 16-17
12:16. Janganlah ada orang yang menjadi cabul atau yang mempunyai nafsu yang rendah seperti Esau, yang menjual hak kesulungannya untuk sepiring makanan.
12:17. Sebab kamu tahu, bahwa kemudian, ketika ia hendak menerima berkat itu, ia ditolak, sebab ia
tidak beroleh kesempatan untuk memperbaiki kesalahannya, sekalipun ia mencarinya dengan mencucurkan air mata.

Nafsu rendah= mengorbankan perkara rohani untuk mendapatkan perkara jasmani.
Akibatnya, Esau kehilangan hak kesulungan. Artinya: kehilangan hak untuk masuk Surga dan ada dalam tangisan sampai selama-lamanya (di dunia sampai neraka). Dan tidak ada kesempatan untuk memperbaiki, karena ia ada di luar penggembalaan.

Memperbaiki diri HANYA ada di dalam penggembalaan. Kita mencucurkan air mata untuk memperbaiki diri dalam penggembalaan.
Jadi, sekalipun Esau hebat, kalau TIDAK TERGEMBALA, ia terbuang untuk selamanya.

Kejadian 25: 27
25:27. Lalu bertambah besarlah kedua anak itu: Esau menjadi seorang yang pandai berburu, seorang yang suka tinggal di padang, tetapi Yakub adalah seorang yang tenang, yang suka tinggal di kemah.

Yakub tidak punya kelebihan apa-apa, tetapi ia tinggal di kemah (TERGEMBALA dan TAAT DENGAR-DENGARAN pada Firman penggembalaan).

Yehezkiel 20: 37
20:37. Aku akan membiarkan kamu lewat dari bawah tongkat gembala-Ku dan memasukkan kamu ke kandang dengan menghitung kamu.

Kehidupan yang tergembala, tidak akan dibuang, tetapi dihitung oleh Tuhan. Artinya: kita mengalami perhatian Tuhan.

Bentuk perhatian Tuhan pada imam-imam yang tergembala:
  1. Keluaran 3: 7-8
    3:7. Dan TUHAN berfirman: "Aku telah memperhatikan dengan sungguh kesengsaraan umat-Ku di tanah Mesir, dan Aku telah mendengar seruan mereka yang disebabkan oleh pengerah-pengerah mereka, ya, Aku mengetahui penderitaan mereka.
    3:8. Sebab itu Aku telah turun untuk melepaskan mereka dari tangan orang Mesir dan menuntun mereka keluar dari negeri itu ke suatu negeri yang baik dan luas, suatu negeri yang berlimpah-limpah susu dan madunya, ke tempat orang Kanaan, orang Het, orang Amori, orang Feris, orang Hewi dan orang Yebus.


    Perhatian pertama: Tuhan memperhatikan perasaan terdalam yang mengalami sengsara karena dosa, kesulitan, kepahitan hidup, penderitaan dan sebagainya.

    Tuhan juga menanggung dan melepaskan kita dari beban berat, supaya kita mendapat kelegaan.

  2. Ayub 31: 4
    31:4. Bukankah Allah yang mengamat-amati jalanku dan menghitung segala langkahku?

    Perhatian kedua: Tuhan memperhatikan tapak kaki kita= Tuhan memperhatikan setiap langkah hidup kita, sebab hanya 1 langkah jarak kita dengan maut.

    Ayub 7: 17-18
    7:17. Apakah gerangan manusia, sehingga dia Kauanggap agung, dan Kauperhatikan,
    7:18. dan Kaudatangi setiap pagi, dan
    Kauuji setiap saat?

    Salah satu bentuk perhatian Tuhan adalah ujian (penderitaan tanpa dosa).
    Tujuannya adalah supaya iman kita teguh seperti emas murni.

    Ayub 23: 10-11
    23:10. Karena Ia tahu jalan hidupku; seandainya Ia menguji aku, aku akan timbul seperti emas.
    23:11. Kakiku tetap mengikuti jejak-Nya, aku menuruti jalan-Nya dan tidak menyimpang.


    Saat ujian, jangan sampai langkah kaki menyimpang, tetapi tetap melangkah dalam langkah iman/LANGKAH KEBENARAN. Kalau  ada langkah kebenaran, maut tidak bisa menerkam kita.

    Roma 10: 15
    10:15. Dan bagaimana mereka dapat memberitakan-Nya, jika mereka tidak diutus? Seperti ada tertulis: "Betapa indahnya kedatangan mereka yang membawa kabar baik!"

    = LANGKAH-LANGKAH PENGUTUSAN adalah langkah yang indah sampai masa depan yang indah.

  3. Matius 10: 30
    10:30. Dan kamu, rambut kepalamupun terhitung semuanya.

    Kisah Rasul 27: 34
    27:34. Karena itu aku menasihati kamu, supaya kamu makan dahulu. Hal itu perlu untuk keselamatanmu. Tidak seorangpun di antara kamu akan kehilangan sehelaipun dari rambut kepalanya."

    Perhatian ketiga: Tuhan memperhatikan sehelai rambut yang berada di tengah badai gelombang. Artinya:
    • sekalipun kita tidak berdaya, Tuhan yang memelihara dan melindungi kita  ditengah kesulitan dunia, sampai jaman antikris.
    • sekalipun kita tidak berdaya, Tuhan mampu berikan segala-galanya sampai memberikan hak sulung seperti dialami oleh Yakub.

      Kita menjadi sempurna dan layak menyambut kedatangan Tuhan kedua kali.
Tuhan memberkati.

kembali ke halaman sebelumnya
IBADAH RUTIN DI MALANG

Minggu jam 06:45 (Ibadah Raya)
Minggu jam 10:15 (Ibadah Sekolah Minggu)
Selasa jam 17:15 (Ibadah Pendalaman Alkitab)
Rabu jam 07:30 (Ibadah Kaum Wanita)
Kamis jam 17:15 (Ibadah Doa Penyembahan)
Sabtu jam 17:15 (Ibadah Kaum Muda Remaja)

IBADAH RUTIN DI MEDAN
Royal Room Hotel Danau Toba Internasional
Jl. Imam Bonjol Medan

Minggu, jam 18:45 (Ibadah Raya)
Senin, jam 08:00 (Ibadah Pendalaman Alkitab)
Senin, jam 17:30 (Ibadah Pendalaman Alkitab)

IBADAH RUTIN DI SURABAYA

Minggu jam 09:00 (Ibadah Sekolah Minggu)
Minggu jam 10:15 (Ibadah Raya)
Rabu jam 17:30 (Ibadah Pendalaman Alkitab)
Jumat jam 17:30 (Ibadah Doa Penyembahan)


IBADAH RUTIN DI JAKARTA
Jl. Patra Kuningan XIV no.4
Jakarta Selatan
Sabtu, jam 09:00 (Ibadah Pendalaman Alkitab)

IBADAH KUNJUNGAN
  • 26-28 November 2019
    (Ibadah Kunjungan di Ciawi & Jakarta)

  • 13 Desember 2019
    (Ibadah Natal di Bondowoso)

  • 28-30 Januari 2020
    (Ibadah Kunjungan di Medan)

  • 13-18 April 2020
    (Ibadah Kunjungan di Korea Selatan)

All Right Reserved Gereja Pantekosta Tabernakel "KRISTUS KASIH"
Jln. Simpang Borobudur 27 Malang | Telp: (0341) 496949 | Fax: (0341) 476751 » Lihat Peta Gereja Kami di Malang
Jln. WR Supratman 4 Surabaya | Telp. 08123300378 » Lihat Peta Gereja Kami di Surabaya
hubungi kami | email: info@gptkk.org | sitemap | top