English Language | Form Penggembalaan
RINGKASAN KOTBAH IBADAH RUTIN DAN IBADAH KUNJUNGAN
RINGKASAN LAINNYA

Ibadah Raya Malang, 03 Maret 2019 (Minggu Pagi)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Wahyu 9:1-12 Peniupan sangkakala kelima
9:1 Lalu...

Ibadah Doa Malang, 14 Februari 2012 (Selasa Sore)
Matius 26:57-68 adalah tentang SAKSI DAN KESAKSIAN.

Biar hari-hari ini kita menjadi...

Ibadah Kaum Muda Remaja Malang, 06 Maret 2010 (Sabtu Sore)
Markus 14:10-11
Dari perikop ini, kita bisa mempelajari...

Ibadah Raya Surabaya, 29 Januari 2017 (Minggu Siang)
Salam sejahtera dalam kasih sayangnya TUHAN kita Yesus Kristus. Selamat siang, selamat mendengarkan firman TUHAN. Biarlah kasih...

Ibadah Pendalaman Alkitab Malang, 23 Januari 2018 (Selasa Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Ibadah Doa Malang, 08 September 2009 (Selasa Sore)
Digabung dengan ibadah doa puasa session III
Matius 24: 32-35.
NUBUAT TENTANG POHON ARA/ISRAEL
Pembaharuan/keubahan hidup ini bagaikan...

Ibadah Raya Malang, 27 Mei 2018 (Minggu Pagi)
IBADAH PENYERAHAN ANAK

Rut 1:19-21
1:19 Dan berjalanlah keduanya sampai mereka tiba di Betlehem....

Ibadah Kaum Muda Remaja Surabaya, 09 Maret 2013 (Sabtu Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Lukas 3:21-22
3:21 Ketika seluruh orang banyak itu...

Ibadah Raya Surabaya, 07 April 2013 (Minggu Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayangnya Tuhan kita Yesus Kristus. Selamat malam, selamat mendengarkan Firman Tuhan. Biarlah damai...

Ibadah Doa Malam Surabaya, 23 November 2016 (Rabu Malam)
Kita melanjutan dari Ibadah Doa Penyembahan.
Keluaran 22: 1 => dosa pencurian
22:1 "Apabila seseorang mencuri seekor lembu atau seekor domba dan membantainya...

Ibadah Pendalaman Alkitab Malang, 10 Desember 2009 (Kamis Sore)
Matius 24:36-44 adalah nubuat ketujuh tentang HUKUMAN ATAS DUNIA PADA SAAT KEDATANGAN YESUS...

Ibadah Pendalaman Alkitab Surabaya, 10 Oktober 2018 (Rabu Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayangnya TUHAN kita Yesus Kristus. Selamat malam, selamat mendengarkan firman TUHAN. Biarlah damai...

Ibadah Pendalaman Alkitab Surabaya, 02 Maret 2015 (Senin Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayangnya Tuhan kita Yesus Kristus. Selamat malam, selamat mendengarkan firman Tuhan. Biarlah damai...

Ibadah Kunjungan di Manokwari I, 20 Maret 2018 (Selasa Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Markus 10:45
10:45 Karena Anak Manusia juga...

Ibadah Doa Surabaya, 15 Juli 2015 (Rabu Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayangnya TUHAN kita Yesus Kristus. Selamat malam, selamat mendengarkan firman TUHAN. Biarlah damai...


TRANSKRIP LENGKAP

Doa Surabaya (Rabu, 26 November 2014)
Tayang: 10 Mei 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 24 November 2014)
Tayang: 10 Mei 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 23 November 2014)
Tayang: 07 Januari 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 19 November 2014)
Tayang: 07 Januari 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 17 November 2014)
Tayang: 07 Januari 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 09 November 2014)
Tayang: 22 Agustus 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 05 November 2014)
Tayang: 04 Juni 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 03 November 2014)
Tayang: 04 Juni 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 02 November 2014)
Tayang: 03 Maret 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 20 Oktober 2014)
Tayang: 13 Desember 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 13 Oktober 2014)
Tayang: 13 Desember 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 12 Oktober 2014)
Tayang: 24 Oktober 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 08 Oktober 2014)
Tayang: 18 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 06 Oktober 2014)
Tayang: 05 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 05 Oktober 2014)
Tayang: 05 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 01 Oktober 2014)
Tayang: 05 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 29 September 2014)
Tayang: 24 Juni 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 21 September 2014)
Tayang: 19 Mei 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 17 September 2014)
Tayang: 29 April 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 15 September 2014)
Tayang: 29 April 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]



Untuk Koneksi Lambat, silahkan buka http://id.gptkk.org
Transkrip lengkap dari ibadah penggembalaan di Malang dan Surabaya, semuanya di bawakan oleh gembala sidang Pdt. Widjaja Hendra.

Silahkan kontak ke info@gptkk.org apabila bapak/ibu/sdr/sdri ada pertanyaan atau mungkin ingin berlangganan majalah Manna dan silahkan kirim email ke widjaja_h [at] yahoo.com apabila ingin konsultasi pribadi dengan bapak gembala
silahkan ganti tanda [at] dengan @
Cari ringkasan:   
[versi cetak]
Cari rekaman ibadah ini di: http://www.kabarmempelai.org
Ibadah Raya Surabaya, 23 Januari 2011 (Minggu Sore)

Matius 26: 1-5
26:1. Setelah Yesus selesai dengan segala pengajaran-Nya itu, berkatalah Ia kepada murid-murid-Nya:
26:2. "Kamu tahu, bahwa
dua hari lagi akan dirayakan Paskah, maka Anak Manusia akan diserahkan untuk disalibkan."
26:3. Pada waktu itu berkumpullah imam-imam kepala dan tua-tua bangsa Yahudi di istana Imam Besar yang bernama Kayafas,
26:4. dan mereka merundingkan suatu rencana untuk menangkap Yesus dengan tipu muslihat dan untuk membunuh Dia.
26:5. Tetapi mereka berkata: "Jangan pada waktu perayaan, supaya jangan timbul keributan di antara rakyat."


= menunjuk pada berita Paskah.
Paskah dalam PERJANJIAN LAMA ditandai dengan PENYEMBELIHAN DOMBA PASKAH.

Paskah dalam PERJANJIAN BARU ditandai dengan PENYALIBAN TUHAN YESUS (penyembelihan Anak Domba Allah --> ay. 2).

Keluaran 12: 5
12:5. Anak dombamu itu harus jantan, tidak bercela, berumur setahun; kamu boleh ambil domba atau kambing.

Syarat anak domba paskah:
  1. harus jantan.
    Matius 1: 21
    1:21. Ia akan melahirkan anak laki-laki dan engkau akan menamakan Dia Yesus, karena Dialah yang akan menyelamatkan umat-Nya dari dosa mereka."

    Dulu, anak domba jantan, sekarang adalah Yesus sebagai seorang laki-laki, untuk melepaskan kita dari dosa.

  2. berumur 1 tahun.
    Umur 1 tahun ini menunjuk pada kedewasaan domba.
    Yesus memulai pekerjaan juga pada umur yang dewasa (umur 30 tahun).

    Lukas 3: 23
    3:23. Ketika Yesus memulai pekerjaan-Nya, Ia berumur kira-kira tiga puluh tahun dan menurut anggapan orang, Ia adalah anak Yusuf, anak Eli,

    Bilangan 4: 3
    4:3. Hitunglah yang berumur tiga puluh tahun ke atas sampai yang berumur lima puluh tahun, semua orang yang kena wajib tugas, supaya mereka melakukan pekerjaan di Kemah Pertemuan.

  3. tidak bercela = tidak boleh ada cacat.

    3 bukti bahwa Yesus tidak bercela :

    Yohanes 8: 46

    8:46. Siapakah di antaramu yang membuktikan bahwa Aku berbuat dosa? Apabila Aku mengatakan kebenaran, mengapakah kamu tidak percaya kepada-Ku?

    = Yesus sendiri bersaksi bahwa ia tidak bercela.

    Lukas 23: 47
    23:47. Ketika kepala pasukan melihat apa yang terjadi, ia memuliakan Allah, katanya: "Sungguh, orang ini adalah orang benar!"

    = kepala pasukan (musuh Yesus) juga mengakui bahwa Yesus tidak bercela.

    Yohanes 18: 38b
    (18-38b) Sesudah mengatakan demikian, keluarlah Pilatus lagi mendapatkan orang-orang Yahudi dan berkata kepada mereka: "Aku tidak mendapati kesalahan apapun pada-Nya.

    = Pilatus (seorang hakim) juga mengakui bahwa Yesus tidak bercela.

    Jadi, Yesus juga Manusia satu-satunya yang tidak bercela.
Karena Yesus terbukti tidak berdosa, maka Ia layak menjadi ANAK DOMBA PASKAH atau penebus manusia berdosa lewat korbanNya.

Korban Kristus= kasih mula-mula.
Kita manusia berdosa, HARUS menerima kasih mula-mula, supaya kita bisa diselamatkan dan dipakai oleh Tuhan.

Proses menerima kasih mula-mula:
  1. percaya/iman kepada Yesus.
    Kalau hati percaya dan mulut mengaku dosa, maka kita akan diampuni (tidak dihukum) dan mendapat pengampunan dosa, apapun keadaan kita malam ini.

  2. bertobat.
    Seringkali, sesudah diampuni, kita masih mengulang-ulang dosa. Ini TIDAK BOLEH!
    Dengan bertobat, keselamatan kita akan semakin dimantapkan.

  3. baptisan air.
    Artinya: lahir baru dan hidup baru, yaitu HIDUP DALAM KEBENARAN.
    Kalau tidak hidup benar, artinya tidak ada kasih mula-mula dan hanya emosi daging.

  4. baptisan Roh Kudus= TAAT DENGAR-DENGARAN.
    Dengan inilah, kita benar-benar mantap dalam keselamatan.

    Roma 8: 15
    8:15. Sebab kamu tidak menerima roh perbudakan yang membuat kamu menjadi takut lagi, tetapi kamu telah menerima Roh yang menjadikan kamu anak Allah. Oleh Roh itu kita berseru: "ya Abba, ya Bapa!"

    'ya Abba, ya Bapa'= taat dengar-dengaran.
    Kita menerima kasih dari kayu salib, puncaknya adalah sampai daging tidak bersuara (taat dengar-dengaran seperti Yesus yang taat sampai mati disalib).
Roma 12: 11
12:11. Janganlah hendaknya kerajinanmu kendor, biarlah rohmu menyala-nyala dan layanilah Tuhan.

Baptisan Roh Kudus juga membuat kita setia berkobar-kobar, sampai taat dengar-dengaran.

KITA HARUS MELAYANI TUHAN DENGAN KASIH MULA-MULA.

Wahyu 2: 2-5
2:2. Aku tahu segala pekerjaanmu: baik jerih payahmu maupun ketekunanmu. Aku tahu, bahwa engkau tidak dapat sabar terhadap orang-orang jahat, bahwa engkau telah mencobai mereka yang menyebut dirinya rasul, tetapi yang sebenarnya tidak demikian, bahwa engkau telah mendapati mereka pendusta.
2:3. Dan engkau tetap sabar dan menderita oleh karena nama-Ku; dan engkau tidak mengenal lelah.
2:4. Namun demikian Aku mencela engkau, karena
engkau telah meninggalkan kasihmu yang semula.
2:5. Sebab itu ingatlah
betapa dalamnya engkau telah jatuh! Bertobatlah dan lakukanlah lagi apa yang semula engkau lakukan. Jika tidak demikian, Aku akan datang kepadamu dan Aku akan mengambil kaki dianmu dari tempatnya, jikalau engkau tidak bertobat.

Sidang jemaat Efesus ini melayani TANPA kasih mula-mula. Akibatnya:
  • jatuh ke lubang yang dalam (ay. 5). semakin melayani, semakin dalam jatuhnya, sampai jatuh ke dalam jurang maut (bergaul dengan roh jahat dan roh najis).
    Padahal, sebenarnya, kalau kita melayani dengan kasih mula-mula, kita akan semakin terangkat, sebab Tuhan ada di atas.

  • ay. 5= kaki dian diambil dari tempatnya= gelap dan tidak sempurna (kurang 1 alat dalam tabernakel).
Kisah Rasul 27: 41
27:41. Tetapi mereka melanggar busung pasir, dan terkandaslah kapal itu. Haluannya terpancang dan tidak dapat bergerak dan buritannya hancur dipukul oleh gelombang yang hebat.

Dunia ini seperti lautan luas. Dan kita seperti kapal di tengah lautan yang luas untuk menuju ke pelabuhan damai sejahtera.
Dan kita harus mengakui, sehebat-hebatnya kapal, tidak berarti apa-apa dibandingkan dengan lautan yang luas. Apalagi kalau lautan sedang mengamuk dengan angin dan gelombang (badai).

Sebab itu, jangan bangga akan sesuatu, tetapi kita harus tetap mempertahankan hati dan pikiran yang sederhana.
Bila kita memiliki hati dan pikiran sederhana, maka kita bisa taat dengar-dengaran dan di situ ada hadirat Tuhan.
Saat Hawa kehilangan kesederhanaannya, ia mulai tidak taat dan mendengarkan suara ular yang tidak senada dengan suara Tuhan.

Akibatnya, Hawa diusir ke dunia, bersuasana duri.

Dalam pelayaran (perjalanan hidup), yang harus dijaga adalah JANGAN MELANGGAR BUSUNG PASIR.

Matius 7: 26-27
7:26. Tetapi setiap orang yang mendengar perkataan-Ku ini dan tidak melakukannya, ia sama dengan orang yang bodoh, yang mendirikan rumahnya di atas pasir.
7:27. Kemudian turunlah hujan dan datanglah banjir, lalu angin melanda rumah itu, sehingga rubuhlah rumah itu dan hebatlah kerusakannya."


Melanggar busung pasir= mendirikan rumah di atas pasir, yaitu mendengar Firman Allah, tetapi tidak taat dengar-dengaran pada Firman= kehidupan yang roboh, ibadah dan pelayanannya hancur.
Ini seperti buli-buli tanah liat yang hancur.

Kisah Rasul 27: 41
27:41. Tetapi mereka melanggar busung pasir, dan terkandaslah kapal itu. Haluannya terpancang dan tidak dapat bergerak dan buritannya hancur dipukul oleh gelombang yang hebat.

'haluan'= bagian depan= pengharapan.
'buritan'= bagian belakang= kasih mula-mula.
Kalau buritannya hancur, haluannya tidak bisa bergerak.

Jadi, KALAU TIDAK ADA KASIH MULA-MULA, MAKA TIDAK ADA HARAPAN UNTUK BISA MENCAPAI PELABUHAN DAMAI SEJAHTERA (Yerusalem baru).

Matius 7: 21-23
7:21. Bukan setiap orang yang berseru kepada-Ku: Tuhan, Tuhan! akan masuk ke dalam Kerajaan Sorga, melainkan dia yang melakukan kehendak Bapa-Ku yang di sorga.
7:22. Pada hari terakhir banyak orang akan berseru kepada-Ku: Tuhan, Tuhan, bukankah kami bernubuat demi nama-Mu, dan mengusir setan demi nama-Mu, dan mengadakan banyak mujizat demi nama-Mu juga?
7:23. Pada waktu itulah Aku akan berterus terang kepada mereka dan berkata: Aku tidak pernah mengenal kamu! Enyahlah dari pada-Ku, kamu sekalian
pembuat kejahatan!"

Melayani tanpa kasih mula-mula= tidak taat dengar-dengaran= pembuat kejahatan= kapal yang rusak.

BANGSA KAFIR SAMA DENGAN KAPAL YANG RUSAK, TANPA KASIH MULA-MULA DAN TANPA PENGHARAPAN.

Efesus 2: 11-12
2:11. Karena itu ingatlah, bahwa dahulu kamu--sebagai orang-orang bukan Yahudi menurut daging, yang disebut orang-orang tak bersunat oleh mereka yang menamakan dirinya "sunat", yaitu sunat lahiriah yang dikerjakan oleh tangan manusia, --
2:12. bahwa waktu itu kamu
tanpa Kristus, tidak termasuk kewargaan Israel dan tidak mendapat bagian dalam ketentuan-ketentuan yang dijanjikan, tanpa pengharapan dan tanpa Allah di dalam dunia.

Selain tanpa kasih dan tanpa pengharapan, "tanpa" pada bangsa kafir yang lengkap, yaitu:
  • tanpa sunat= tanpa kesucian,
  • tanpa Kristus= tanpa urapan Roh Kudus, hanya hawa nafsu daging,
  • tanpa janji= tanpa hidup kekal,
  • tanpa pengharapan,
  • tanpa Allah= tanpa kasih mula-mula.
Kalau 5 "tanpa" ini dipraktikan, itulah kehidupan yang seperti imam-imam dan tua-tua Yahudi yang benci dan dusta.

Matius 26: 3-4
26:3. Pada waktu itu berkumpullah imam-imam kepala dan tua-tua bangsa Yahudi di istana Imam Besar yang bernama Kayafas,
26:4. dan mereka merundingkan suatu rencana untuk menangkap Yesus dengan
tipu muslihat dan untuk membunuh Dia.

Tuhan rela dihancurkan dengan 5 luka utama di kayu salib untuk membeli kehidupan kita yang seperti kapal yang rusak.

1 Korintus 6: 20
6:20. Sebab kamu telah dibeli dan harganya telah lunas dibayar: Karena itu muliakanlah Allah dengan tubuhmu!

1 Korintus 7: 23
7:23. Kamu telah dibeli dan harganya telah lunas dibayar. Karena itu janganlah kamu menjadi hamba manusia.

Oleh kemurahan Tuhan, KITA YANG RUSAK DIBELI OLEH TUHAN DENGAN DARAH YANG MAHAL.

Kita dibeli dengan darah yang mahal untuk diperbaiki dahulu dan kemudian dipakai untuk melayani Tuhan demi kemuliaan Tuhan.
Jadi, jangan tinggalkan pelayanannya! Tetapi DOSANYA YANG DIBUANG.

Wahyu 1: 5-6
1:5. dan dari Yesus Kristus, Saksi yang setia, yang pertama bangkit dari antara orang mati dan yang berkuasa atas raja-raja bumi ini. Bagi Dia, yang mengasihi kita dan yang telah melepaskan kita dari dosa kita oleh darah-Nya--
1:6. dan yang telah membuat kita menjadi suatu kerajaan,
menjadi imam-imam bagi Allah, Bapa-Nya, --bagi Dialah kemuliaan dan kuasa sampai selama-lamanya. Amin.

ay. 5= kita diperbaiki lebih dahulu (dilepaskan dari dosa).
ay. 6= kita dipakai oleh Tuhan (diangkat menjadi imam dan raja) untuk melayani Tuhan dan memuliakan Tuhan.

Serusak apapun kehidupan kita, ada darah yang mahal. Biarlah kita lepaskan dosa-dosa, supaya kita bisa dipakai untuk kemuliaan Tuhan.
Jadi, tugas kita adalah melayani Tuhan untuk memuliakan dan mengagungkan Tuhan.

JANGAN MEMALUKAN DAN MEMILUKAN TUHAN!
Kalau memalukan dan memilukan Tuhan, yang datang adalah air bah (penghukuman).

Jadi, urusan kita sekarang adalah bagaiman melayani Tuhan sampai memuliakan Tuhan.
Dan semua kehidupan kita di lautan dunia adalah URUSAN TUHAN= kita hidup di dalam Tangan Tuhan.

Hasilnya:
  1. Yesaya 49: 3-4
    49:3. Ia berfirman kepadaku: "Engkau adalah hamba-Ku, Israel, dan olehmu Aku akan menyatakan keagungan-Ku."
    49:4. Tetapi aku berkata: "Aku telah bersusah-susah dengan percuma, dan telah menghabiskan kekuatanku dengan sia-sia dan tak berguna; namun,
    hakku terjamin pada TUHAN dan upahku pada Allahku."

    Hasil pertama: hak dan upah kita ada dalam Tangan Tuhan, artinya: Tangan Tuhan menjamin kita dengan pasti untuk pemeliharaan hidup kita mulai sekarang di dunia ini (di tengah badai lautan), sampai kehidupan kekal.

  2. Yesaya 60: 21-22
    60:21. Pendudukmu semuanya orang-orang benar, mereka memiliki negeri untuk selama-lamanya; mereka sebagai cangkokan yang Kutanam sendiri untuk memperlihatkan keagungan-Ku.
    60:22.
    Yang paling kecil akan menjadi kaum yang besar, dan yang paling lemah akan menjadi bangsa yang kuat; Aku, TUHAN, akan melaksanakannya dengan segera pada waktunya.

    Hasil kedua: 'kecil jadi besar', 'lemah jadi kuat', artinya: Tangan Tuhan mengangkat/meninggikan kita= membuat berhasil pada waktunya (membuat semua indah pada waktunya).

    Kita hanya tinggal menunggu waktunya Tuhan. Buanglah semua yang memilukan Tuhan!

  3. Filipi 3: 20-21
    3:20. Karena kewargaan kita adalah di dalam sorga, dan dari situ juga kita menantikan Tuhan Yesus Kristus sebagai Juruselamat,
    3:21. yang akan mengubah tubuh kita yang hina ini, sehingga
    serupa dengan tubuh-Nya yang mulia, menurut kuasa-Nya yang dapat menaklukkan segala sesuatu kepada diri-Nya.

    Hasil ketiga: Tangan Tuhan membaharui kita dari manusia daging menjadi manusia rohani sedikit demi sedikit (mujizat rohani).
    Sampai satu waktu, kita menjadi sama mulia dengan Tuhan.

    Dan kita terangkat ke awan-awan yang permai, masuk dalam pesta nikah Anak Domba Allah (puncaknya kasih).

    Kalau mujizat rohani terjadi, mujizat jasmani juga bisa terjadi dalam hidup kita.
Tuhan memberkati.


kembali ke halaman sebelumnya
IBADAH RUTIN DI MALANG

Minggu jam 06:45 (Ibadah Raya)
Minggu jam 10:15 (Ibadah Sekolah Minggu)
Selasa jam 17:15 (Ibadah Pendalaman Alkitab)
Rabu jam 07:30 (Ibadah Kaum Wanita)
Kamis jam 17:15 (Ibadah Doa Penyembahan)
Sabtu jam 17:15 (Ibadah Kaum Muda Remaja)

IBADAH RUTIN DI MEDAN
Royal Room Hotel Danau Toba Internasional
Jl. Imam Bonjol Medan

Minggu, jam 18:45 (Ibadah Raya)
Senin, jam 08:00 (Ibadah Pendalaman Alkitab)
Senin, jam 17:30 (Ibadah Pendalaman Alkitab)

IBADAH RUTIN DI SURABAYA

Minggu jam 09:00 (Ibadah Sekolah Minggu)
Minggu jam 10:15 (Ibadah Raya)
Rabu jam 17:30 (Ibadah Pendalaman Alkitab)
Jumat jam 17:30 (Ibadah Doa Penyembahan)


IBADAH RUTIN DI JAKARTA
Jl. Patra Kuningan XIV no.4
Jakarta Selatan
Sabtu, jam 09:00 (Ibadah Pendalaman Alkitab)

IBADAH KUNJUNGAN
  • 13 Desember 2019
    (Ibadah Natal di Bondowoso)

  • 18 Desember 2019
    (Ibadah Natal di Walikukun (Pagi))

  • 20 Desember 2019
    (Ibadah Natal di Jatipasar (Pagi))

  • 28-30 Januari 2020
    (Ibadah Kunjungan di Medan)

  • 13-18 April 2020
    (Ibadah Kunjungan di Korea Selatan)

All Right Reserved Gereja Pantekosta Tabernakel "KRISTUS KASIH"
Jln. Simpang Borobudur 27 Malang | Telp: (0341) 496949 | Fax: (0341) 476751 » Lihat Peta Gereja Kami di Malang
Jln. WR Supratman 4 Surabaya | Telp. 08123300378 » Lihat Peta Gereja Kami di Surabaya
hubungi kami | email: info@gptkk.org | sitemap | top