|
RINGKASAN LAINNYA
Ibadah Kaum Muda Malang, 28 Februari 2009 (Sabtu Sore)
Markus 13 dalam Tabernakel terkena pada dua loh batu (isi Tabut Perjanjian). Dua loh batu... Ibadah Doa Malang, 22 November 2011 (Selasa Sore)
Matius 26:30-35 tentang PERINGATAN TUHAN KEPADA PETRUS.
Tuhan memperingati Petrus... Ibadah Doa Malang, 09 Maret 2010 (Selasa Sore)
Matius 24:45-51 adalah tentang berjaga-jaga. Kita harus berjaga-jaga sebab kedatangan Yesus kedua... Ibadah Doa Malang, 17 Februari 2009 (Selasa Sore)
Kebaktian Penataran Imam-imam Malang II
Matius 24:29-31 adalah... Ibadah Pendalaman Alkitab Malang, 27 November 2008 (Kamis Sore)
Matius 24: 29 -> 'Keadaan pada masa kedatangan Yesus ke 2x'
Yaitu terjadi... Ibadah Kaum Muda Remaja Malang, 08 Mei 2010 (Sabtu Sore)
Markus 14:22-25 : Tentang makanan paskah
14:22 Dan ketika Yesus dan
murid-murid-Nya... Ibadah Pendalaman Alkitab Surabaya, 18 Januari 2010 (Senin Sore)
segera diMatius 24: 45-51
= berjaga-jaga dikaitkan dengan kedatangan Tuhan yang tidak
diduga waktunya, yaitu:
ay.... Ibadah Doa Puasa Malang Session I, 09 Februari 2010 (Selasa Pagi)
Permulaan umur hidup rohani kita adalah saat kita terlepas dari dosa. Kalau tidak mau terlepas... Ibadah Doa Surabaya, 14 Juli 2010 (Rabu Sore)
Matius
25: 8-13
25:8.
Gadis-gadis yang bodoh berkata kepada gadis-gadis yang bijaksana:
Berikanlah
kami sedikit dari minyakmu itu, sebab pelita... Ibadah Raya Surabaya, 14 November 2010 (Minggu Sore)
Matius
25: 31-34 25:31.
"Apabila Anak Manusia datang dalam kemuliaan-Nya dan semua
malaikat bersama-sama dengan Dia, maka Ia
akan bersemayam... Ibadah Raya Malang, 02 Januari 2011 (Minggu Pagi)
Matius 25:31-34 25:31. "Apabila Anak Manusia datang dalam kemuliaan-Nya dan semua malaikat... Ibadah Raya Malang, 02 Oktober 2011 (Minggu Pagi)
Matius 26:26-29 26:26. Dan ketika mereka sedang makan, Yesus mengambil roti, mengucap... Ibadah Kaum Muda Remaja, 24 Maret 2012 (Sabtu Sore)
Lukas 1:46-56 berjudul 'Nyanyian pujian Maria'.
Isinya: Ayat 46-50: penyerahan diri sepenuh.Ayat 51-55:... Ibadah Kaum Muda Remaja, 19 Mei 2012 (Sabtu Sore)
Lukas 1:67-80 adalah tentang "Nyanyian Pujian Zakharia".
Lukas 1:67 Ibadah Raya Malang, 25 Januari 2009 (Minggu Pagi)
Matius 24:29-31 adalah keadaan pada waktu kedatangan Yesus kedua kali: Matius 24:29,...
TRANSKRIP LENGKAP
Doa (Selasa Sore, 19 Februari 2008)
Tayang: 06 Mei 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Bible Study (Kamis Sore, 14 Februari 2008)
Tayang: 06 Mei 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Doa (Selasa, 12 Februari 2008)
Tayang: 15 Februari 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Umum (Minggu Pagi, 10 Februari 2008)
Tayang: 15 Februari 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Doa (Selasa, 05 Februari 2008)
Tayang: 29 Maret 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Bible Study (Kamis, 31 Januari 2008)
Tayang: 22 Maret 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Doa (Selasa, 29 Januari 2008)
Tayang: 22 Maret 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Umum (Minggu Pagi, 27 Januari 2008)
Tayang: 22 Maret 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Umum (Minggu Pagi, 20 Januari 2008)
Tayang: 04 Februari 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Bible Study (Kamis, 17 Januari 2008)
Tayang: 26 Februari 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Doa (Selasa, 15 Januari 2008)
Tayang: 11 Februari 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Umum (Minggu Pagi, 13 Januari 2008)
Tayang: 11 Februari 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Bible Study (Kamis, 10 Januari 2008)
Tayang: 29 Januari 2011
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Doa (Selasa, 08 Januari 2008)
Tayang: 22 Januari 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Umum (Minggu Pagi, 06 Januari 2008)
Tayang: 16 Januari 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Umum (Minggu Pagi, 30 Desember 2007)
Tayang: 05 Januari 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Doa (Rabu, 26 Desember 2007)
Tayang: 30 Desember 2011
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Lain (Selasa Sore, 25 Desember 2007)
Tayang: 27 Desember 2011
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Lain (Kamis Sore, 17 November 2011)
Tayang: 23 Desember 2011
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Lain (Kamis Pagi, 17 November 2011)
Tayang: 18 Desember 2011
[baca transkrip] | [download file transkrip]
Transkrip lengkap dari ibadah penggembalaan di Malang dan Surabaya, semuanya di bawakan oleh gembala sidang Pdt. Widjaja Hendra.
Silahkan kontak ke info@gptkk.org apabila bapak/ibu/sdr/sdri ada pertanyaan atau mungkin ingin berlangganan majalah Manna dan silahkan kirim email ke widjaja_h [at] yahoo.com apabila ingin konsultasi pribadi dengan bapak gembala
silahkan ganti tanda [at] dengan @ |
[versi cetak]
Cari rekaman ibadah ini di: http://www.kabarmempelai.org
Ibadah Persekutuan Ambon I, 15 November 2011 (Selasa Sore)
Tema:
Yohanes
10: 10 "Aku
datang, supaya mereka mempunyai hidup, dan mempunyainya dalam segala
kelimpahan. "
=
"Aku
datang supaya mereka hidup dalam segala kelimpahan."
MENGAPA
YESUS HARUS DATANG KE DUNIA UNTUK MEMBERI HIDUP DALAM KELIMPAHAN?
- Yesaya
14: 12-17
14:12.
"Wah, engkau sudah jatuh dari langit, hai Bintang Timur, putera
Fajar, engkau sudah dipecahkan dan jatuh ke bumi, hai yang
mengalahkan bangsa-bangsa! 14:13. Engkau yang tadinya berkata
dalam hatimu: Aku hendak naik ke langit, aku hendak mendirikan
takhtaku mengatasi bintang-bintang Allah, dan aku hendak duduk di
atas bukit pertemuan, jauh di sebelah utara. 14:14. Aku hendak
naik mengatasi ketinggian awan-awan, hendak menyamai Yang
Mahatinggi! 14:15. Sebaliknya, ke dalam dunia orang mati engkau
diturunkan, ke tempat yang paling dalam di liang kubur. 14:16.
Orang-orang yang melihat engkau akan memperhatikan dan
mengamat-amati engkau, katanya: Inikah dia yang telah membuat bumi
gemetar, dan yang telah membuat kerajaan-kerajaan bergoncang, 14:17.
yang telah membuat
dunia seperti padang gurun,
dan menghancurkan kota-kotanya, yang tidak
melepaskan orang-orangnya yang terkurung
pulang ke rumah?
Jawaban
pertama: sebab
setan sudah membuat dunia ini seperti padang gurun. Di
padang gurun ini, sulit untuk hidup secara jasmani (TANPA
KEHIDUPAN JASMANI).
- Jawaban
kedua: 'tidak
melepaskan orang-orangnya yang terkurung'=
sebab
setan mengikat manusia dalam dosa-dosa,
sehingga mati rohani. Dan ini mengakibatkan kebinasaan (TANPA
KEHIDUPAN ROHANI).
- 1
Yohanes 2: 17
2:17.
Dan dunia
ini sedang
lenyap
dengan keinginannya,
tetapi orang yang melakukan kehendak Allah tetap hidup
selama-lamanya.
Jawaban
ketiga: sebab
dunia ini sedang lenyap dan menuju pada kebinasaan/kehancuran.
Jadi,
sebenarnya, tidak ada kehidupan di dunia, baik jasmani maupun rohani.
Dan tidak ada kekuatan didunia ini yang menjamin kehidupan jasmani,
apalagi rohani.
Karena itu, Yesus harus datang kedunia untuk
memberikan hidup dalam kelimpahan.
PENGERTIAN
HIDUP BERKELIMPAHAN Kelimpahan
dari Tuhan, TIDAK
DIUKUR DARI HAL JASMANI. Tetapi
yang benar adalah
(seperti sistem Kanaan yang berlimpah susu dan madu):
- hidup
yang dipelihara oleh Tuhan sampai bisa mengucap syukur kepada Tuhan,
- hidup
dalam kebangunan rohani.
Waktu Israel menuju Kanaan, itu adalah suatu kegerakan yang
besar.
Artinya: kita selalu berkobar-kobar dalam perkara rohani.
- hidup
kekal di Surga untuk selama-lamanya=
Kanaan samawi.
BAGAIMANA
YESUS DATANG UNTUK MEMBERIKAN HIDUP DALAM KELIMPAHAN? Jawabannya:
lewat Natal, yaitu Yesus adalah Allah yang lahir menjadi manusia
untuk memberikan hidup kelimpahan kepada kita semua.
Yohanes
1: 1, 14 1:1.
Pada
mulanya adalah Firman;
Firman itu bersama-sama dengan Allah dan Firman itu adalah
Allah. 1:14. Firman
itu telah menjadi manusia,
dan diam di antara kita, dan kita telah melihat kemuliaan-Nya, yaitu
kemuliaan yang diberikan kepada-Nya sebagai Anak Tunggal Bapa, penuh
kasih karunia dan kebenaran.
=
juga menyangkut Natal. Disini, Yesus adalah Firman Allah (Firman
pengajaran yang benar) yang lahir menjadi Manusia untuk memberikan
hidup berkelimpahan kepada kita. Jadi, DALAM
FIRMAN ALLAH, KITA MENGALAMI HIDUP DALAM KELIMPAHAN. Sebab
itu, sangat disayangkan kalau kita tidak mengutamakan Firman
Allah.
'Pada
mulanya adalah Firman'=
segala
sesuatu harus didasarkan pada Firman atau mengutamakan Firman
Allah.
Lukas
5: 1 5:1.
Pada suatu kali Yesus berdiri di pantai danau Genesaret, sedang orang
banyak mengerumuni Dia hendak
mendengarkan firman Allah.
Kalau
ibadah kita mengerumuni Yesus, kita pasti akan mengutamakan Firman
Allah. Dan disanalan
kita mengalami hadirat Tuhan dan mendapatkan hidup
berkelimpahan.
Jika
TIDAK
mengutamakan Firman (ibadah
hanya menampilkan kemakmuran jasmani dan hiburan-hiburan,), yang ada
hanya ketandusan, dikurung dalam dosa kejahatan dan kenajisan, sampai
kebinasaan.
2
macam pemberitaan Firman:
- Lukas
4: 43
4:43.
Tetapi Ia berkata kepada mereka: "Juga di kota-kota lain Aku
harus memberitakan
Injil
Kerajaan Allah sebab untuk itulah Aku diutus."
Efesus
1: 13 1:13.
Di dalam Dia kamu juga--karena kamu telah mendengar firman
kebenaran, yaitu Injil
keselamatanmu--di
dalam Dia kamu juga, ketika kamu percaya, dimeteraikan dengan Roh
Kudus, yang dijanjikan-Nya itu.
Yang
pertama: Firman
penginjilan=
injil keselamatan= kabar baik= susu= injil yang memberitakan
kedatangan Yesus pertama kali kedunia untuk menyelamatkan mansuia
berdosa. Jadi, Firman
penginjilan membawa orang berdossa untuk percaya Yesus dan
diselamatkan.
Kisah
Rasul 2: 36-38, 40 2:36.
Jadi seluruh kaum Israel harus tahu
dengan pasti,
bahwa Allah telah membuat Yesus, yang kamu salibkan itu, menjadi
Tuhan dan Kristus." 2:37. Ketika mereka mendengar hal itu
hati mereka sangat terharu, lalu mereka bertanya kepada Petrus dan
rasul-rasul yang lain: "Apakah yang harus kami perbuat,
saudara-saudara?" 2:38. Jawab Petrus kepada mereka:
"Bertobatlah
dan hendaklah kamu masing-masing memberi dirimu dibaptis
dalam nama Yesus Kristus untuk pengampunan dosamu, maka kamu akan
menerima
karunia Roh Kudus. 2:40.
Dan dengan banyak perkataan lain lagi ia memberi suatu kesaksian
yang sungguh-sungguh dan ia mengecam dan menasihati mereka, katanya:
"Berilah
dirimu diselamatkan
dari angkatan yang jahat ini."
=
bukti
kalau sudah diselamatkan, yaitu:
- 'tahu
dengan pasti'=
percaya kepada Yesus lewat mendengar Firman.
- bertobat,
mati terhadap dosa dan tidak mengulang-ulang dosa. Kalau
mengulang-ulang dosa, keselamatannya diragukan.
- Baptisan
air dan baptisan Roh Kudus= lahir baru dari air dan Roh yang
menghasilkan
hidup baru
(jenis kehidupan Surga).
Kehidupan
Surga adalah hidup dalam kebenaran.
Mazmur
5: 13 5:13.
Sebab Engkaulah yang memberkati orang
benar,
ya TUHAN; Engkau memagari dia dengan anugerah-Mu seperti
perisai.
=
orang benar tidak akan dipagari oleh Tuhan dan tidak ditinggalkan
sampai anak cucu.
Setelah
selamat, masih harus ditingkatkan pada pemberitaan Firman yang
kedua.
- Lukas
5: 2-3
5:2.
Ia melihat dua perahu di tepi pantai. Nelayan-nelayannya telah turun
dan sedang membasuh jalanya. 5:3. Ia naik ke dalam salah satu
perahu itu, yaitu perahu Simon, dan menyuruh dia supaya menolakkan
perahunya sedikit jauh dari pantai. Lalu Ia duduk dan mengajar
orang banyak
dari atas perahu.
2
Korintus 4: 3-4 4:3.
Jika Injil yang kami beritakan masih tertutup juga, maka ia tertutup
untuk mereka, yang akan binasa, 4:4. yaitu orang-orang yang tidak
percaya, yang pikirannya telah dibutakan oleh ilah zaman ini,
sehingga mereka tidak melihat cahaya Injil
tentang kemuliaan Kristus,
yang adalah gambaran Allah.
Yang
kedua: Firman
pengajaran=
cahaya injil tentang kemuliaan Kristus= kabar mempelai= makanan
keras= injil yang memberitakan kedatangan Yesus kedua kali dalam
kemuliaan sebagai Mempelai Pria Surga dan Raja segala raja untuk
menyucikan dan menyempurnakan sidang jemaat menjadi tubuh Kristus
yang sempurna. Kedatangan Yesus kedua kali, tidak kena mengena
dengan dosa.
Kalau
Tuhan sudah memberitakan Firman penginjilan dan Firman pengajaran,
maka kita juga harus menerima Firman penginjilan dan Firman
pengajaran.
Lukas
5: 4 5:4.
Setelah selesai berbicara, Ia berkata kepada Simon: "Bertolaklah
ke tempat yang dalam dan tebarkanlah jalamu untuk menangkap ikan."
=
setiap kali Firman pengajaran diberitakan, ini sama dengan Yesus
hadir dan beraktivitas ditengah kita sebagai Raja segala raja dan
Imam Besar untuk:
- melihat
2 perahu=
perahu
yang gagal. Artinya: dalam Firman pengajaran, kita yang gagal/najis
akan dipandang
dengan pandangan
belas kasihan.
- 'Yesus
duduk diperahu'=
Yesus
ikut merasakan dan menanggung segala beban kita,
sehingga kita bisa enak dan ringan. Mungkin masalah kita belum
selesai, tetapi lewat Firman, kita bisa merasa enak dan ringan.
- Yesus
mengulurkan Tangan kepada kita untuk menolong kita,
bukan membebani kita.
Sekarang,
tergantung sikap kita! Lukas
5: 5-6 5:5.
Simon menjawab: "Guru, telah sepanjang malam kami bekerja keras
dan kami tidak menangkap apa-apa, tetapi karena Engkau menyuruhnya,
aku akan menebarkan jala juga." 5:6. Dan setelah mereka
melakukannya, mereka menangkap sejumlah besar ikan, sehingga jala
mereka mulai koyak.
Disini,
Petrus disuruh menebar jala siang hari. Hal ini jelas tidak masuk
akal. Tetapi Firman
pengajaran memang tidak bisa dipikir secara logika dan hanya bisa
diterima dengan iman. SIKAP
MURID-MURID:
mendengar dan dengar-dengaran pada Firman pengajaran, sekalipun
bertentangan dengan logika. Kalau
Tuhan yang menyuruh kita, segala resiko akan ditanggung oleh
Tuhan.
Melakukan
Firman= mengulurkan tangan kepada Tuhan dan Tuhan mengulurkan Tangan
kepada kita, sehingga terjadi mujizat (kuasa
Firman pengajaran kita alami),
yaitu:
- ay.
6= kuasa
penciptaan
dari tidak ada ikan menjadi ada ikan. Kita hidup dari Tuhan dan
Tuhan yang bertanggung jawab.
Dari
tidak ada ikan, ada ikan=
kuasa penciptaan untuk memelihara kehidupan kita. Dari
tidak ada anggur, ada anggur=
ada kebahagiaan Surga.
- Lukas
5: 7-8
5:7.
Lalu mereka memberi isyarat kepada teman-temannya di perahu yang
lain supaya mereka datang membantunya. Dan mereka itu datang, lalu
mereka bersama-sama mengisi kedua perahu itu dengan ikan hingga
hampir tenggelam. 5:8. Ketika Simon Petrus melihat hal itu iapun
tersungkur di depan Yesus dan berkata: "Tuhan, pergilah dari
padaku, karena
aku ini seorang berdosa."
Yang
kedua: kuasa
penyucian. Disini,
Petrus
tersungkur, sekalipun ia dalam keberhasilan.
Ibrani
4: 12 4:12.
Sebab firman Allah hidup dan kuat dan lebih tajam dari pada pedang
bermata dua manapun; ia menusuk amat dalam sampai memisahkan jiwa
dan roh, sendi-sendi dan sumsum; ia sanggup
membedakan pertimbangan dan pikiran hati kita.
Firman
yang lebih tajam dari pedang bermata dua menyucikan hati kita,
karena di hati kita banyak tersimpan virus-virus dosa (keinginan
najis dan keinginan jahat).
Hati-hati!
Kalau kikir dan serakah, kita bisa tenggelam justru saat dalam
berkat. Kalau sudah disucikan dari dosa kejahatan, kita akan
lebih bahagia memberi daripada menerima.
Kalau
hati disucikan, akan keluar ke mulut.
Mulut
kita hanya mengaku bahwa kita adalah orang berdosa=
mulut hanya mengaku dosa. Semakin kita diberkati, semakin banyak
dosa kita yang ditunjukan. Tujuannya adalah supaya kita tidak
mengulangi dosa lagi dan kita benar-benar tersungkur di kaki
Tuhan.
Dan
mulut kita juga mengaku bahwa kita hidup dari kemurahan
Tuhan.
Jangan
gunakan mulut untuk menghakimi orang lain!
- Lukas
5: 10-11
5:10.
demikian juga Yakobus dan Yohanes, anak-anak Zebedeus, yang menjadi
teman Simon. Kata Yesus kepada Simon: "Jangan takut, mulai
dari sekarang engkau akan menjala manusia." 5:11.
Dan sesudah mereka menghela perahu-perahunya ke darat, merekapun
meninggalkan segala sesuatu, lalu mengikut Yesus.
Yang
ketiga: kuasa
pembaharuan,
dari penjala ikan menjadi penjalan mausia. Yang
dibaharui adalah:
- keegoisan.
Kalau
penjala ikan= untuk dirinya sendiri. Kalau penjala manusia=
untuk Tuhan.
- ketakutan.
Seringkali, kita takut akan sesuatu, sehingga tidak takut
Tuhan.
Takut
akan daging harus dirubah menjadi takut akan Tuhan.
Amsal
8: 13 8:13.
Takut akan TUHAN ialah membenci kejahatan; aku benci kepada
kesombongan, kecongkakan, tingkah laku yang jahat, dan mulut penuh
tipu muslihat.
Takut
akan Tuhan=
membenci kejahatan, sampai takut berdusta. Ini
dimulai dari jujur soal pengajaran dan jujur dalam segala
hal! Sampai
mulut ini hanya digunakan untuk menyembah Tuhan.
Wahyu 14:
7 14:7. dan ia berseru dengan suara nyaring: "Takutlah akan
Allah dan muliakanlah Dia, karena telah tiba saat penghakiman-Nya,
dan sembahlah Dia yang telah menjadikan langit dan bumi dan laut
dan semua mata air."
= mulut
kita hanya untuk menyembah Tuhan.
Wahyu
19: 1, 3-4 19:1.
Kemudian dari pada itu aku mendengar seperti suara yang nyaring
dari himpunan besar orang banyak di sorga, katanya: "Haleluya!
Keselamatan dan kemuliaan dan kekuasaan adalah pada Allah
kita, 19:3. Dan untuk kedua kalinya mereka berkata:
"Haleluya! 19:4.
Dan kedua puluh empat tua-tua dan keempat makhluk itu tersungkur
dan menyembah Allah yang duduk di atas takhta itu, dan mereka
berkata: "Amin, Haleluya."
Mujizat
rohani terjadi, mujizat jasmani juga akan terjadi. Yang mustahil
menjadi tidak mustahil. Kalau kita sudah jujur, doa kita akan
dijawab Tuhan. Dan langkah-langkah
kita adalah langkah mujizat. Sampai
saat Dia datang, kita diubahkan jadi sama mulia dengan Tuhan. Kita
tidak ada salah dalam perkataan.
Yang kita katakan hanyalah "Haleluya".
Wahyu
19: 6-7 19:6.
Lalu aku mendengar seperti suara himpunan besar orang banyak,
seperti desau air bah dan seperti deru guruh yang hebat, katanya:
"Haleluya!
Karena Tuhan, Allah kita, Yang Mahakuasa, telah menjadi raja. 19:7.
Marilah kita bersukacita dan bersorak-sorai, dan memuliakan Dia!
Karena hari perkawinan Anak Domba telah tiba, dan pengantin-Nya
telah siap sedia.
Tuhan
memberkati.
kembali ke halaman sebelumnya
|