English Language | Form Penggembalaan
RINGKASAN KOTBAH IBADAH RUTIN DAN IBADAH KUNJUNGAN
RINGKASAN LAINNYA

Ibadah Doa Surabaya, 30 Juli 2014 (Rabu Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayangnya Tuhan kita Yesus Kristus. Selamat malam, selamat mendengarkan Firman Tuhan. Biarlah damai...

Ibadah Doa Malang, 31 Januari 2017 (Selasa Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Ibadah Pendalaman Alkitab Surabaya, 16 November 2018 (Jumat Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayangnya TUHAN kita Yesus Kristus. Selamat malam, selamat mendengarkan firman TUHAN. Biarlah damai...

Ibadah Doa Malang, 11 Agustus 2015 (Selasa Sore)
Bersamaan Penataran Imam dan Calon Imam I

Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.
Wahyu...

Ibadah Doa Surabaya, 12 April 2019 (Jumat Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayangnya TUHAN kita Yesus Kristus. Selamat malam, selamat mendengarkan firman TUHAN. Biarlah damai...

Ibadah Natal di Ngawi, 22 Januari 2010 (Jumat Sore)
Markus 10: 45
"Anak Manusia datang bukan untuk dilayani tapi untuk melayani". Ini Yesus memberi teladan...

Ibadah Doa Surabaya, 13 Oktober 2010 (Rabu Sore)
Matius 25: 31-46
Malam ini kita membaca ayat 31
25:31. "Apabila Anak Manusia datang dalam kemuliaan-Nya dan...

Ibadah Doa Surabaya, 09 Agustus 2017 (Rabu Sore)
Dari siaran tunda ibadah doa di...

Ibadah Pendalaman Alkitab Malang, 20 November 2008 (Kamis Sore)
Matius 24: 29-31 ->'KEADAAAN PADA MASA KEDATANGAN YESUS KE 2X' Terjadi kegoncangan -...

Ibadah Raya Surabaya, 30 September 2012 (MInggu Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayangnya Tuhan kita Yesus Kristus. Selamat malam, selamat mendengarkan Firman Tuhan. Biarlah damai...

Ibadah Doa Malang, 21 Agustus 2018 (Selasa Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Amsal 23:2
23:2 Taruhlah sebuah pisau pada lehermu, bila besar nafsumu!

'Besar...

Ibadah Pendalaman Alkitab Surabaya, 18 Februari 2013 (Senin Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayangnya Tuhan kita Yesus Kristus. Selamat malam, selamat mendengarkan Firman Tuhan. Biarlah damai...

Ibadah Kaum Muda Remaja Malang, 19 April 2014 (Sabtu Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Lukas 6 secara keseluruhan menunjuk pada kebenaran...

Ibadah Natal Kaum Muda Remaja Malang, 19 Desember 2015 (Sabtu Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Lukas 9:28-36 tentang Yesus dimuliakan di atas gunung.

Lukas...

Ibadah Raya Malang, 12 September 2010 (Minggu Pagi)
Matius 25:14-15
Jika kita yang tadinya manusia berdosa bisa melayani Tuhan, itu adalah karena


TRANSKRIP LENGKAP

Doa Surabaya (Rabu, 26 November 2014)
Tayang: 10 Mei 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 24 November 2014)
Tayang: 10 Mei 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 23 November 2014)
Tayang: 07 Januari 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 19 November 2014)
Tayang: 07 Januari 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 17 November 2014)
Tayang: 07 Januari 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 09 November 2014)
Tayang: 22 Agustus 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 05 November 2014)
Tayang: 04 Juni 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 03 November 2014)
Tayang: 04 Juni 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 02 November 2014)
Tayang: 03 Maret 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 20 Oktober 2014)
Tayang: 13 Desember 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 13 Oktober 2014)
Tayang: 13 Desember 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 12 Oktober 2014)
Tayang: 24 Oktober 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 08 Oktober 2014)
Tayang: 18 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 06 Oktober 2014)
Tayang: 05 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 05 Oktober 2014)
Tayang: 05 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 01 Oktober 2014)
Tayang: 05 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 29 September 2014)
Tayang: 24 Juni 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 21 September 2014)
Tayang: 19 Mei 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 17 September 2014)
Tayang: 29 April 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 15 September 2014)
Tayang: 29 April 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]



Untuk Koneksi Lambat, silahkan buka http://id.gptkk.org
Transkrip lengkap dari ibadah penggembalaan di Malang dan Surabaya, semuanya di bawakan oleh gembala sidang Pdt. Widjaja Hendra.

Silahkan kontak ke info@gptkk.org apabila bapak/ibu/sdr/sdri ada pertanyaan atau mungkin ingin berlangganan majalah Manna dan silahkan kirim email ke widjaja_h [at] yahoo.com apabila ingin konsultasi pribadi dengan bapak gembala
silahkan ganti tanda [at] dengan @
Cari ringkasan:   
[versi cetak]
Cari rekaman ibadah ini di: http://www.kabarmempelai.org
Ibadah Pendalaman Alkitab Surabaya, 01 Oktober 2012 (Senin Sore)

Pembicara: Pdp. Youpri Ardiantoro

Salam sejahtera, selamat sore, selamat malam. Selamat bersekutu dalam nama Tuhan Yesus Kristus.

Keluaran 12: 15
12:15. Kamu makanlah roti yang tidak beragi tujuh hari lamanya; pada hari pertamapun kamu buanglah segala ragi dari rumahmu, sebab setiap orang yang makan sesuatu yang beragi, dari hari pertama sampai hari ketujuh, orang itu harus dilenyapkan dari antara Israel.

= tidak boleh ada ragi.
Kalau tetap mempertahankan ragi, kehidupan itu akan dilenyapkan dari bagnsa Israel.

Hanya ada 2 alternatif terhadap ragi:

  • kalau mau membuang ragi, akan selamat,
  • kalau mempertahankan ragi, akan binasa selama-lamanya.

Diatas disebutkan 'buanglah segala ragi dari rumahmu'.
'rumah'= nikah rumah tangga dan kandang penggembalaan.
Kehidupan itu tidak boleh ada ragi sampai hari ketujuh.
'tujuh'= angka sempurna.
Artinya: kita membuang ragi sampai mencapai kesempurnaan.

2 macam pengertian ragi:

  1. ragi dosa,
  2. ragi ajaran sesat.

RAGI DOSA
Dosa adalah pelanggaran akan hukum Allah.

Roma 6: 23a
6:23a. Sebab upah dosa ialah maut;

Kalau melanggar hukum Allah, maka upah dosa adalah maut, apapun dosanya.

Dikaitkan dengan ragi harus dibuang dari rumah, artinya: dalam rumah tangga tidak boleh ada pelanggaran hukum Allah (membuang dosa).

Yang ada dalam rumah tangga:

  • suami istri/orang tua,
  • anak-anak.

Keluaran 20: 14
20:14. Jangan berzinah.

= ragi perzinahan harus dibuang dari hubungan suami istri. Kalau tetap mempertahankan perzinahan, maka kehidupan itu harus dibinasakan.

Imamat 20: 10
20:10. Bila seorang laki-laki berzinah dengan isteri orang lain, yakni berzinah dengan isteri sesamanya manusia, pastilah keduanya dihukum mati, baik laki-laki maupun perempuan yang berzinah itu.

Keluaran 20: 12
20:12. Hormatilah ayahmu dan ibumu, supaya lanjut umurmu di tanah yang diberikan TUHAN, Allahmu, kepadamu.

= tidak hormat pada ayah atau ibu adalah ragi yang harus dibuang oleh anak-anak.

Keluaran 21: 15, 17
21:15. Siapa yang memukul ayahnya atau ibunya, pastilah ia dihukum mati.
21:17. Siapa yang
mengutuki ayahnya atau ibunya, ia pasti dihukum mati.

Kalau anak-anak tidak hormat pada orang tuanya, maka hukumannya adalah hukuman mati.

2 macam dosa:

  • dosasendiri= dosa yang kita lakukan seperti mencuri, dsb. Dan ini banyak diketahui oleh orang kristen.
  • dosa orang lain tetapi bisa menjadi dosa kita, sehingga kita juga berdosa dan upah dosa adalah maut.

    Sebab itu, rasul Paulus menasihatkan pada Timotius yang muda supaya tidak terbawa pada dosa orang lain.

    1 Timotius 5: 22
    5:22. Janganlah engkau terburu-buru menumpangkan tangan atas seseorang dan janganlah terbawa-bawa ke dalam dosa orang lain. Jagalah kemurnian dirimu.

2 macam praktik dimana dosa orang lain tetapi bisa menjadi dosa kita:

  1. Roma 1: 32
    1:32. Sebab walaupun mereka mengetahui tuntutan-tuntutan hukum Allah, yaitu bahwa setiap orang yang melakukan hal-hal demikian, patut dihukum mati, mereka bukan saja melakukannya sendiri, tetapi mereka juga setuju dengan mereka yang melakukannya.

    Praktik pertama: setuju dengan dosa.


  2. Matius 6: 14-15
    6:14. Karena jikalau kamu mengampuni kesalahan orang, Bapamu yang di sorga akan mengampuni kamu juga.
    6:15. Tetapi jikalau kamu
    tidak mengampuni orang, Bapamu juga tidak akan mengampuni kesalahanmu."

    Praktik kedua: tidak mau mengampuni.
    Pengampunan ini penting. Sebab itu, ragi dalam rumah tangga ini harus dibuang.

SIKAP TERHADAP DOSA: hindari dan tolak dengan tegas.
Kalau sudah tahu itu dosa, jangan sekali-kali kita menyetujui atau ikut-ikutan.
Kalau tidak tegas, yang berbahaya justru kita sendiri.

Contoh kehidupan yang tegas menolak dosa: Yusuf.
Kejadian 39: 7-12
39:7. Selang beberapa waktu isteri tuannya memandang Yusuf dengan berahi, lalu katanya: "Marilah tidur dengan aku."
39:8. Tetapi Yusuf menolak dan berkata kepada isteri tuannya itu: "Dengan bantuanku tuanku itu tidak lagi mengatur apa yang ada di rumah ini dan ia telah menyerahkan segala miliknya pada kekuasaanku,
39:9. bahkan di rumah ini ia tidak lebih besar kuasanya dari padaku, dan tiada yang tidak diserahkannya kepadaku selain dari pada engkau, sebab engkau isterinya.
Bagaimanakah mungkin aku melakukan kejahatan yang besar ini dan berbuat dosa terhadap Allah?"
39:10. Walaupun dari hari ke hari perempuan itu membujuk Yusuf,
Yusuf tidak mendengarkan bujukannya itu untuk tidur di sisinya dan bersetubuh dengan dia.
39:11. Pada suatu hari masuklah Yusuf ke dalam rumah untuk melakukan pekerjaannya, sedang dari seisi rumah itu seorangpun tidak ada di rumah.
39:12. Lalu perempuan itu memegang baju Yusuf sambil berkata: "Marilah tidur dengan aku." Tetapi Yusuf meninggalkan bajunya di tangan perempuan itu dan
lari ke luar.

Sekalipun ada keuntungan besar dan paksaan, Yusuf tetap tegas untuk menolak dosa.

Sudah tegas terhadap dosa, Yusuf masih difitnah sampai dimasukan dalam penjara.

Kejadian 39: 16-20
39:16. Juga ditaruhnya baju Yusuf itu di sisinya, sampai tuan rumah pulang.
39:17. Perkataan itu jugalah yang diceritakan perempuan itu kepada Potifar, katanya: "Hamba orang Ibrani yang kaubawa ke mari itu datang kepadaku untuk mempermainkan aku.
39:18. Tetapi ketika aku berteriak sekeras-kerasnya, ditinggalkannya bajunya padaku, lalu ia lari ke luar."
39:19. Baru saja didengar oleh tuannya perkataan yang diceritakan isterinya kepadanya: begini begitulah aku diperlakukan oleh hambamu itu, maka bangkitlah amarahnya.
39:20. Lalu Yusuf ditangkap oleh tuannya dan dimasukkan ke dalam penjara, tempat tahanan-tahanan raja dikurung. Demikianlah
Yusuf dipenjarakan di sana.

= penderitaan tanpa dosa.
Jadi, sudah tegas terhadap dosa, bukan berarti kita langsung dimuliakan, tetapi masih harus menghadapi penderitaan tanpa dosa.
'suasana penjara'= suasana keterbatasan (semua serba terbatas).
Tetapi karena Yusuf tetap bertahan, maka Tuhan menyertai Yusuf dan apa yang diperbuat Yusuf, dibuat Tuhan berhasil.

Kejadian 39: 21-23
39:21. Tetapi TUHAN menyertai Yusuf dan melimpahkan kasih setia-Nya kepadanya, dan membuat Yusuf kesayangan bagi kepala penjara itu.
39:22. Sebab itu kepala penjara mempercayakan semua tahanan dalam penjara itu kepada Yusuf, dan segala pekerjaan yang harus dilakukan di situ, dialah yang mengurusnya.
39:23. Dan kepala penjara tidak mencampuri segala yang dipercayakannya kepada Yusuf, karena
TUHAN menyertai dia dan apa yang dikerjakannya dibuat TUHAN berhasil.

Malam ini, mungkin kita diijinkan mengalami kegagalan. Tetapi kalau kita tegas terhadap dosa, satu waktu Tuhan akan membuat kita berhasil.

Selain tegas terhadap dosa, Yusuf juga mau mengampuni.

Kejadian 42: 21, 24
42:21. Mereka berkata seorang kepada yang lain: "Betul-betullah kita menanggung akibat dosa kita terhadap adik kita itu: bukankah kita melihat bagaimana sesak hatinya, ketika ia memohon belas kasihan kepada kita, tetapi kita tidak mendengarkan permohonannya. Itulah sebabnya kesesakan ini menimpa kita."
42:24. Maka Yusuf mengundurkan diri dari mereka,
lalu menangis. Kemudian ia kembali kepada mereka dan berkata-kata dengan mereka; ia mengambil Simeon dari antara mereka; lalu disuruh belenggu di depan mata mereka.

Jadi kunci keberhasilan malam ini adalah tinggalkan dosa sendiri dan dosa orang lain. Kalau ada dosa, harus tegas dan bisa mengampuni.

RAGI AJARAN SESAT
Banyak anak Tuhan/hamba Tuhan yang tahu bahwa mempertahankan dosa bisa membawa pada maut.
Tetapi banyak yang tidak tahu bahwa mempertahankan ajaran sesat bisa membawa pada maut.

2 Petrus 2: 1
2:1. Sebagaimana nabi-nabi palsu dahulu tampil di tengah-tengah umat Allah, demikian pula di antara kamu akan ada guru-guru palsu. Mereka akan memasukkan pengajaran-pengajaran sesat yang membinasakan, bahkan mereka akan menyangkal Penguasa yang telah menebus mereka dan dengan jalan demikian segera mendatangkan kebinasaan atas diri mereka.

Ajaran sesat ini tidak perlu banyak-banyak (seperti 'sedikit ragi mengkhamirkan seluruh adonan').
Kalau mempertahankan ragi ini, juga akan menuju pada kebinasaan.

5 macam ragi ajaran sesat:

  1. ragi Farisi,
  2. ragi Saduki,
  3. ragi Bileam,
  4. ragi Herodes,
  5. ragi Izebel.

Matius: 19: 3, 10
19:3. Maka datanglah orang-orang Farisi kepada-Nya untuk mencobai Dia. Mereka bertanya: "Apakah diperbolehkan orang menceraikan isterinya dengan alasan apa saja?"
19:10. Murid-murid itu berkata kepada-Nya: "Jika demikian halnya hubungan antara suami dan isteri,
lebih baik jangan kawin."

= ragi Farisi adalah ajaran yang memperbolehkan kawin cerai.

ay. 10= kita harus hati-hati soal nikah, sebab murid-muridpun tidak mengerti hal ini.

Markus 12: 18
12:18. Datanglah kepada Yesus beberapa orang Saduki, yang berpendapat, bahwa tidak ada kebangkitan. Mereka bertanya kepada-Nya:

= ragi Saduki adalah ajaran yang tidak percaya dengan adanya kebangkitan.
Ajaran ini akan mendorong manusia hidup dalam dosa sampai pada puncaknya dosa.

1 Korintus 15: 32
15:32. Kalau hanya berdasarkan pertimbangan-pertimbangan manusia saja aku telah berjuang melawan binatang buas di Efesus, apakah gunanya hal itu bagiku? Jika orang mati tidak dibangkitkan, maka "marilah kita makan dan minum, sebab besok kita mati".

Kisah Rasul 12: 21-23, 1-3
12:21. Dan pada suatu hari yang ditentukan, Herodes mengenakan pakaian kerajaan, lalu duduk di atas takhta dan berpidato kepada mereka.
12:22. Dan rakyatnya bersorak membalasnya: "Ini suara allah dan bukan suara manusia!"
12:23. Dan seketika itu juga ia ditampar malaikat Tuhan karena ia
tidak memberi hormat kepada Allah; ia mati dimakan cacing-cacing.
12:1. Kira-kira pada waktu itu raja Herodes mulai bertindak dengan keras terhadap beberapa orang dari jemaat.
12:2. Ia menyuruh
membunuh Yakobus, saudara Yohanes, dengan pedang.
12:3. Ketika ia melihat, bahwa hal itu menyenangkan hati orang Yahudi, ia melanjutkan perbuatannya itu dan menyuruh
menahan Petrus. Waktu itu hari raya Roti Tidak Beragi.

= ragi Herodes adalah ragi kesombongan.
Praktiknya: ay. 1-3 (membunuh Yakobus, menahan Petrus dan mengejar Yohanes)= menolak iman, pengharapan dan kasih yang benar.
Yakobus= bicara soal iman.
Petrus= bicara soal pengharapan.
Yohanes= bicara soal kasih.

Roma 10: 17
10:17. Jadi, iman timbul dari pendengaran, dan pendengaran oleh firman Kristus.

= iman yang benar.

Yohanes 6: 25-26, 60, 66
6:25. Ketika orang banyak menemukan Yesus di seberang laut itu, mereka berkata kepada-Nya: "Rabi, bilamana Engkau tiba di sini?"
6:26. Yesus menjawab mereka: "Aku berkata kepadamu, sesungguhnya
kamu mencari Aku, bukan karena kamu telah melihat tanda-tanda, melainkan karena kamu telah makan roti itu dan kamu kenyang.
6:60. Sesudah mendengar semuanya itu banyak dari murid-murid Yesus yang berkata: "
Perkataan ini keras, siapakah yang sanggup mendengarkannya?"
6:66. Mulai dari waktu itu
banyak murid-murid-Nya mengundurkan diri dan tidak lagi mengikut Dia.

ay. 22-23= iman karena melihat. Akibatnya, saat mendengar Firman yang keras, kehidupan itu akan mengundurkan diri (ay. 66).

Roma8: 25, 24
8:25. Tetapi jika kita mengharapkan apa yang tidak kita lihat, kita menantikannya dengan tekun.
8:24. Sebab kita diselamatkan dalam pengharapan. Tetapi
pengharapan yang dilihat, bukan pengharapan lagi; sebab bagaimana orang masih mengharapkan apa yang dilihatnya?

= pengharapan yang benar, yaitu mengharapkan sesuatu yang belum kita lihat (Yerusalem Baru, keselamatan kekal, dan Yesus secara Pribadi).

ay. 24= ragi Herodes adalah mengharapkan perkara-perkara jasmani yang terlihat, sehingga tidak bisa berharap sepenuh pada Tuhan.
Jika berharap pada yang dilihat, maka kita merupakan orang yang paling malang.

1 Korintus 15: 19
15:19. Jikalau kita hanya dalam hidup ini saja menaruh pengharapan pada Kristus, maka kita adalah orang-orang yang paling malang dari segala manusia.

Yohanes 14: 15
14:15. "Jikalau kamu mengasihi Aku, kamu akan menuruti segala perintah-Ku.

= kasih yang benar, yaitu taat dengar-dengaran.

Ragi Herodes adalah ajaran yang membuat kita tidak mau taat dengar-dengaran, sehingga yang ada adalah kasih yang lain.

Yudas 1: 11
1:11. Celakalah mereka, karena mereka mengikuti jalan yang ditempuh Kain dan karena mereka, oleh sebab upah, menceburkan diri ke dalam kesesatan Bileam, dan mereka binasa karena kedurhakaan seperti Korah.

= ragi Bileam, yaitu ajaran yang mengejar upah secara jasmani.
Sebenarnya, Tuhan suddah menyediakan upah bagi kita baik secara rohani maupun secara jasmani.

Markus 10: 28-31
10:28. Berkatalah Petrus kepada Yesus: "Kami ini telah meninggalkan segala sesuatu dan mengikut Engkau!"
10:29. Jawab Yesus: "Aku berkata kepadamu, sesungguhnya setiap orang yang karena Aku dan karena Injil meninggalkan rumahnya, saudaranya laki-laki atau saudaranya perempuan, ibunya atau bapanya, anak-anaknya atau ladangnya,
10:30. orang itu sekarang pada masa ini juga
akan menerima kembali seratus kali lipat: rumah, saudara laki-laki, saudara perempuan, ibu, anak dan ladang, sekalipun disertai berbagai penganiayaan, dan pada zaman yang akan datang ia akan menerima hidup yang kekal.
10:31. Tetapi
banyak orang yang terdahulu akan menjadi yang terakhir dan yang terakhir akan menjadi yang terdahulu."

Upah yang terpenting adalah hidup yang kekal.

Kalau mengejar upah jasmani, bisa kehilangan upah rohani sampai kehilangan hidup kekal.

ay. 31= lebih banyak pelayan Tuhan yang mencari perkara jasmani daripada perkara rohani.

Wahyu 2: 20
2:20. Tetapi Aku mencela engkau, karena engkau membiarkan wanita Izebel, yang menyebut dirinya nabiah, mengajar dan menyesatkan hamba-hamba-Ku supaya berbuat zinah dan makan persembahan-persembahan berhala.

= ragi Izebel, yaitu ajaran yang memperbolehkan wanita mengajar dan memerintah laki-laki.

1 Timotius 2: 12-14
2:12. Aku tidak mengizinkan perempuan mengajar dan juga tidak mengizinkannya memerintah laki-laki; hendaklah ia berdiam diri.
2:13. Karena Adam yang pertama dijadikan, kemudian barulah Hawa.
2:14. Lagipula bukan Adam yang tergoda,
melainkan perempuan itulah yang tergoda dan jatuh ke dalam dosa.

= sikap wanita yang benar, yaitu tidak boleh memerintah laki-laki.
Disini, dikaitkan dengan kejadian Hawa di taman Eden, dimana semua buah boleh dimakan, kecuali 1 buah.
Begitu juga sekarang, wanita boleh melayani semua hal, kecuali 1 hal, yaitu tidak boleh mengajar dan memerintah laki-laki.

Inilah 5 ajaran sesat yang tidak boleh ada dalam rumah penggembalaan.
Kalau tetap ada, maka harus dibinasakan selama-lamanya.

SIKAP TERHADAP AJARAN SESAT: Roma 16: 17
16:17. Tetapi aku menasihatkan kamu, saudara-saudara, supaya kamu waspada terhadap mereka, yang bertentangan dengan pengajaran yang telah kamu terima, menimbulkan perpecahan dan godaan. Sebab itu hindarilah mereka!

Sikap kita adalah hindari= tidak mendengar satu kalipun.

1 Timotius 4: 1-2
4:1. Tetapi Roh dengan tegas mengatakan bahwa di waktu-waktu kemudian, ada orang yang akan murtad lalu mengikuti roh-roh penyesat dan ajaran setan-setan
4:2. oleh tipu daya pendusta-pendusta yang hati nuraninya memakai cap mereka.

(terjemahan lama)
4:2. oleh keadaan orang munafik yang memberitakan dusta, yang di dalam perasaannya seperti
diselar dengan besi hangat,

Kalau mendengar ajaran sesat, kehidupan itu akan dicap dengan besi panas, sehingga tidak bisa dihilangkan.

1 Korintus 5: 7
5:7. Buanglah ragi yang lama itu, supaya kamu menjadi adonan yang baru, sebab kamu memang tidak beragi. Sebab anak domba Paskah kita juga telah disembelih, yaitu Kristus.

Jalan keluar kalau sudah terkena ragi ajaran sesat:

  • membuang ragi yang lama= tidak mendengar dan tidak menyampaikan lagi,
  • minta ampun pada Tuhan, sehingga darah Yesus berkuasa untuk menghapus cap ajaran sesat tersebut.

    Dengan demikian, kita kembali seperti ciptaan semula.


  • 2 Raja-raja 4: 38-41
    4:38. Elisa kembali ke Gilgal pada waktu ada kelaparan di negeri itu. Dan ketika pada suatu kali rombongan nabi duduk di depannya, berkatalah ia kepada bujangnya: "Taruhlah kuali yang paling besar di atas api dan masaklah sesuatu makanan bagi rombongan nabi itu."
    4:39. Lalu keluarlah seorang dari mereka ke ladang untuk mengumpulkan sayur-sayuran; ia menemui pohon
    sulur-suluran liar dan memetik dari padanya labu liar, serangkul penuh dalam jubahnya. Sesudah ia pulang, teruslah ia mengiris-irisnya ke dalam kuali masakan tadi, sebab mereka tidak mengenalnya.
    4:40. Kemudian dicedoklah dari masakan tadi bagi orang-orang itu untuk dimakan dan segera sesudah mereka memakannya, berteriaklah mereka serta berkata: "Maut ada dalam kuali itu, hai abdi Allah!" Dan tidak tahan mereka memakannya.
    4:41. Tetapi berkatalah Elisa: "
    Ambillah tepung!" Dilemparkannyalah itu ke dalam kuali serta berkata: "Cedoklah sekarang bagi orang-orang ini, supaya mereka makan!" Maka tidak ada lagi sesuatu bahaya dalam kuali itu.

    = 'ambiah tepung'= mendengar dan menyampaikan yang benar.
    'tepung'= Firman pengajaran benar.

Kalau sudah tidak ada ragi, hasilnya:
1 Korintus 5: 7-8
5:7. Buanglah ragi yang lama itu, supaya kamu menjadi adonan yang baru, sebab kamu memang tidak beragi. Sebab anak domba Paskah kita juga telah disembelih, yaitu Kristus.
5:8. Karena itu marilah kita berpesta, bukan dengan ragi yang lama, bukan pula dengan ragi keburukan dan kejahatan, tetapi dengan
roti yang tidak beragi, yaitu kemurnian dan kebenaran.

Kalau sudah tidak ada ragi, berarti kita sudah menjadi orang yang benar.
Kalau mmasih ada ragi, berarti hidup kita belum menjadi orang benar.

Mazmur 5: 13
5:13. Sebab Engkaulah yang memberkati orang benar, ya TUHAN; Engkau memagari dia dengan anugerah-Mu seperti perisai.

= kalau sudah nmenjadi orang benar, Tuhan akan memberkati dan melindungi kita, bahkan memberkati sampai anak cucu.

Mazmur 37: 25
37:25. Dahulu aku muda, sekarang telah menjadi tua, tetapi tidak pernah kulihat orang benar ditinggalkan, atau anak cucunya meminta-minta roti;

Yakobus 5: 16
5:16. Karena itu hendaklah kamu saling mengaku dosamu dan saling mendoakan, supaya kamu sembuh. Doa orang yang benar, bila dengan yakin didoakan, sangat besar kuasanya.

= sebagai orang benar, doa kita juga akan dijawab oleh Tuhan.

Dan sebagai orang benar, kita juga hidup dalam suasana pesta (kebahagiaan).
Kita bisa mengalami kebahagiaan dalam rumah tangga dan dalam penggembalaan kalau kita hidup dalam kebenaran.
Didunia ini kita bahagia, sampai puncaknya nanti saat kita masuk dalam pesta nikah Anak Domba Allah.

Tuhan memberkati.

kembali ke halaman sebelumnya
IBADAH RUTIN DI MALANG

Minggu jam 06:45 (Ibadah Raya)
Minggu jam 10:15 (Ibadah Sekolah Minggu)
Selasa jam 17:15 (Ibadah Pendalaman Alkitab)
Rabu jam 07:30 (Ibadah Kaum Wanita)
Kamis jam 17:15 (Ibadah Doa Penyembahan)
Sabtu jam 17:15 (Ibadah Kaum Muda Remaja)

IBADAH RUTIN DI MEDAN
Royal Room Hotel Danau Toba Internasional
Jl. Imam Bonjol Medan

Minggu, jam 18:45 (Ibadah Raya)
Senin, jam 08:00 (Ibadah Pendalaman Alkitab)
Senin, jam 17:30 (Ibadah Pendalaman Alkitab)

IBADAH RUTIN DI SURABAYA

Minggu jam 09:30 (Ibadah Sekolah Minggu)
Minggu jam 10:55 (Ibadah Raya)
Rabu jam 17:30 (Ibadah Pendalaman Alkitab)
Jumat jam 17:30 (Ibadah Doa Penyembahan)


IBADAH RUTIN DI JAKARTA
Jl. Patra Kuningan XIV no.4
Jakarta Selatan
Sabtu, jam 09:00 (Ibadah Pendalaman Alkitab)

IBADAH KUNJUNGAN
  • 17-19 September 2019
    (Ibadah Persekutuan di Malang)

  • 08-10 Oktober 2019
    (Ibadah Kunjungan di Medan)

  • 22-24 Oktober 2019
    (Ibadah Kunjungan di Sorong)

  • 05-07 November 2019
    (Ibadah Kunjungan di Tentena)

  • 19-21 November 2019
    (Ibadah Kunjungan di Medan)

  • 03-05 Desember 2019
    (Ibadah Kunjungan di Jayapura)

  • 13-18 April 2020
    (Ibadah Kunjungan di Korea Selatan)

All Right Reserved Gereja Pantekosta Tabernakel "KRISTUS KASIH"
Jln. Simpang Borobudur 27 Malang | Telp: (0341) 496949 | Fax: (0341) 476751 » Lihat Peta Gereja Kami di Malang
Jln. WR Supratman 4 Surabaya | Telp. 08123300378 » Lihat Peta Gereja Kami di Surabaya
hubungi kami | email: info@gptkk.org | sitemap | top