English Language | Form Penggembalaan
RINGKASAN KOTBAH IBADAH RUTIN DAN IBADAH KUNJUNGAN
RINGKASAN LAINNYA

Ibadah Doa Malang, 19 Januari 2016 (Selasa Sore)
Pembicara: Pdt. Mikha Sanda Toding

Matius 15:32-39
15:32 Lalu Yesus memanggil murid-murid-Nya dan berkata: "Hati-Ku tergerak oleh...

Ibadah Natal Kaum Muda Remaja, 15 Desember 2012 (Sabtu Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Lukas 2:52
2:52 Dan Yesus makin bertambah besar...

Ibadah Pendalaman Alkitab Malang, 27 April 2017 (Kamis Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Wahyu 5:5-10
5:5 Lalu berkatalah seorang dari...

Ibadah Kaum Muda Remaja Malang, 09 November 2013 (Sabtu Sore)
Salam damai sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Lukas 5:33-35
5:33 Orang-orang Farisi itu berkata...

Ibadah Doa Surabaya, 28 November 2011 (Senin Sore)
Ibadah Pendalaman Alkitab dialihkan pada hari Rabu.
Pembicara: Pdp. Youpri

Matius 26 : 59-61
26:59 Imam-imam kepala, malah seluruh Mahkamah Agama mencari kesaksian...

Ibadah Doa Surabaya, 15 September 2010 (Rabu Sore)
Matius 25: 16-30= sikap terhadap talenta/jabatan dan karunia Roh Kudus.

SIKAP KITA TERHADAP TALENTA
Sikap ini ada...

Ibadah Kaum Muda Remaja Malang, 14 Desember 2013 (Sabtu Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Lukas 6 dalam susunan Tabernakel terkena pada...

Ibadah Raya Surabaya, 27 Januari 2019 (Minggu Siang)
Salam sejahtera dalam kasih sayangnya TUHAN kita Yesus Kristus. Selamat siang, selamat mendengarkan firman TUHAN. Biarlah damai...

Ibadah Kaum Muda Remaja, 17 Desember 2011 (Sabtu Sore)
Lukas 1:13-17
1:13 Tetapi malaikat itu berkata kepadanya: "Jangan takut, hai Zakharia,...

Ibadah Pendalaman Alkitab Malang, 06 Januari 2017 (Jumat Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Wahyu 4:8-11 ada dua kegiatan/ suasana di...

Ibadah Persekutuan Ambon II, 16 November 2011 (Rabu Pagi)
Tema: Yohanes 10: 10
"Aku datang, supaya mereka mempunyai hidup, dan mempunyainya dalam segala kelimpahan. "

=...

Ibadah Raya Surabaya, 31 Juli 2011 (Minggu Sore)
Tema Ibadah Persekutuan di Kartika Graha Malang: "Mempelai datang, songsonglah Dia"
Matius 25:6
25:6. Waktu tengah malam terdengarlah suara orang...

Ibadah Doa Malang, 29 Juni 2010 (Selasa Sore)
Matius 25:2-4
25:2 Lima di antaranya bodoh dan lima bijaksana.

Ibadah Doa Malang, 02 Desember 2014 (Selasa Sore)
Pembicara: Pdt. Dadang Hadi Santoso

Matius 10:38
10:38 Barangsiapa tidak memikul salibnya dan mengikut Aku,...

Ibadah Pendalaman Alkitab Surabaya, 24 Mei 2010 (Senin Sore)
Matius 25: 1, 13
25:1. "Pada waktu itu hal Kerajaan Sorga seumpama sepuluh gadis, yang mengambil pelitanya dan pergi menyongsong...


TRANSKRIP LENGKAP

Doa Surabaya (Rabu, 26 November 2014)
Tayang: 10 Mei 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 24 November 2014)
Tayang: 10 Mei 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 23 November 2014)
Tayang: 07 Januari 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 19 November 2014)
Tayang: 07 Januari 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 17 November 2014)
Tayang: 07 Januari 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 09 November 2014)
Tayang: 22 Agustus 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 05 November 2014)
Tayang: 04 Juni 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 03 November 2014)
Tayang: 04 Juni 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 02 November 2014)
Tayang: 03 Maret 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 20 Oktober 2014)
Tayang: 13 Desember 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 13 Oktober 2014)
Tayang: 13 Desember 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 12 Oktober 2014)
Tayang: 24 Oktober 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 08 Oktober 2014)
Tayang: 18 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 06 Oktober 2014)
Tayang: 05 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 05 Oktober 2014)
Tayang: 05 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 01 Oktober 2014)
Tayang: 05 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 29 September 2014)
Tayang: 24 Juni 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 21 September 2014)
Tayang: 19 Mei 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 17 September 2014)
Tayang: 29 April 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 15 September 2014)
Tayang: 29 April 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]



Untuk Koneksi Lambat, silahkan buka http://id.gptkk.org
Transkrip lengkap dari ibadah penggembalaan di Malang dan Surabaya, semuanya di bawakan oleh gembala sidang Pdt. Widjaja Hendra.

Silahkan kontak ke info@gptkk.org apabila bapak/ibu/sdr/sdri ada pertanyaan atau mungkin ingin berlangganan majalah Manna dan silahkan kirim email ke widjaja_h [at] yahoo.com apabila ingin konsultasi pribadi dengan bapak gembala
silahkan ganti tanda [at] dengan @
Cari ringkasan:   
[versi cetak]
Cari rekaman ibadah ini di: http://www.kabarmempelai.org
Ibadah Doa Malang, 06 Desember 2016 (Selasa Sore)

Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Wahyu 4:8a

4:8 Dan keempat makhluk itu masing-masing bersayap enam, sekelilingnya dan di sebelah dalamnya penuh dengan mata, ...

Empat makhluk menunjuk empat pribadi yang sudah mengalami pengangkatan ke Sorga, yaitu Henokh, Musa, Elia, dan Tuhan Yesus.
Empat makhluk ini penuh dengan mata, menunjuk pakaian bermata-mata.

Keluaran 28:39
28:39 Haruslah engkau menenun kemeja dengan ada raginya, dari lenan halus, dan membuat serban dari lenan halus dan haruslah kaubuat ikat pinggang dari tenunan yang berwarna-warna.

Pakaian putih sama dengan kesucian.
Bermata-mata sama dengan dalam urapan Roh Kudus.
Jadi, kita harus memiliki pakaian kesucian dalam urapan Roh Kudus, atau pakaian kemuliaan, pakaian putih berkilau-kilau.

Bagaimana kita bisa mendapatkan pakaian putih berkilau-kilau? Kita belajar dari Yesus yang naik ke atas gunung untuk berdoa sehingga wajahNya berubah dan pakaianNya menjadi putih berkilau-kilau.
Lukas 9:28-29
9:28 Kira-kira delapan hari sesudah segala pengajaran itu, Yesus membawa Petrus, Yohanes dan Yakobus, lalu naik ke atas gunung untuk berdoa.
9:29 Ketika Ia sedang berdoa, rupa wajah-Nya berubah dan pakaian-Nya menjadi putih berkilau-kilauan.

Proses untuk memiliki pakaian putih berkilau-kilau:
  1. Harus mengalami penyucian oleh firman pengajaran yang benar.
    Ibrani 4:12
    4:12 Sebab firman Allah hidup dan kuat dan lebih tajam dari pada pedang bermata dua manapun; ia menusuk amat dalam sampai memisahkan jiwa dan roh, sendi-sendi dan sumsum; ia sanggup membedakan pertimbangan dan pikiran hati kita.

    Kita mengalami penyucian mulai dari hati dan pikiran yang adalah gudangnya dosa.

    Markus 7:21-22
    7:21 sebab dari dalam, dari hati orang, timbul segala pikiran jahat, percabulan, pencurian, pembunuhan,
    7:22 perzinahan, keserakahan, kejahatan, kelicikan, hawa nafsu, iri hati, hujat, kesombongan, kebebalan.

    Hati dan pikiran yang jahat dan najis berisi 12 keinginan jahat dan najis.
    1. Percabulan.
    2. Pencurian.
    3. Pembunuhan, kebencian tanpa alasan.
    4. Perzinahan.
    5. Keserakahan.
    6. Kejahatan.
    7. Kelicikan.
    8. Hawa nafsu.
    9. Iri hati.
    10. Hujat, membenarkan ajaran yang salah dan menyalahkan ajaran yang benar.
    11. Kesombongan
    12. Kebebalan, yaitu tidak bisa ditegur dan dinasehati lewat firman pengajaran yang benar, juga lewat nasehat secara pribadi. Jika bebal, maka hati nuraninya akan mati sehingga enjoy berbuat dosa.

    Akibatnya adalah tidak bisa masuk persekutuan tubuh Kristus yang sempurna (puncak kesucian dan kesempurnaan), tetapi masuk dalam persekutuan tubuh Babel (puncak kejahatan dan kenajisan).

    Jika hati dan pikiran disucikan dari 12 jahat dan najis, maka perbuatan juga disucikan sehingga menghasilkan perbuatan yang benar, suci, dan baik. Kita bisa membalas kejahatan dengan kebaikan. Kita tidak merugikan orang lain. Perkataan juga disucikan sehingga menghasilkan perkataan yang benar, suci, dan baik, tidak merugikan orang lain. Ini sama dengan memakai pakaian putih bermata-mata seperti Yesus. Kita meneladani Yesus yang mati di kayu salib dengan lima luka utama.

    1 Timotius 4:12
    4:12 Jangan seorangpun menganggap engkau rendah karena engkau muda. Jadilah teladan bagi orang-orang percaya, dalam (1) perkataanmu, dalam tingkah lakumu, dalam kasihmu, dalam kesetiaanmu dan dalam kesucianmu.

    Maka kita bisa menjadi teladan dalam perkataan, tingkah laku, kasih, kesetiaan, dan kesucian bagi orang lain. Kita bisa menerangi orang lain yang dalam kegelapan.

  2. [Lukas 8:29] Doa penyembahan.
    Firman pengajaran yang benar mendorong kita kepada tahbisan ibadah pelayanan yang benar, sampai doa penyembahan yang benar. Sebaliknya, pengajaran palsu mendorong pada ibadah pelayanan palsu, sampai penyembahan palsu.

    Doa penyembahan adalah proses perobekan daging sehingga kita mengalami pembaharuan dari manusia daging menjadi manusia rohani seperti Yesus. Mulai dari panca indra berubah. Malam ini kita belajar mulai dari mata yang diubahkan sehingga mata tertuju pada Yesus yang duduk di sebelah kanan takhta Allah Bapa.

    Praktik mata memandang Tuhan:
    1. Memperhatikan ladang Tuhan/ pekerjaan Tuhan/ ibadah pelayanan, sama dengan menjadi imam-imam dan raja-raja.
      Yohanes 4:34-35
      4:34 Kata Yesus kepada mereka: "Makanan-Ku ialah melakukan kehendak Dia yang mengutus Aku dan menyelesaikan pekerjaan-Nya.
      4:35 Bukankah kamu mengatakan: Empat bulan lagi tibalah musim menuai? Tetapi Aku berkata kepadamu: Lihatlah sekelilingmu dan pandanglah ladang-ladang yang sudah menguning dan matang untuk dituai.

      Keluaran 30:20-21
      30:20 Apabila mereka masuk ke dalam Kemah Pertemuan, haruslah mereka membasuh tangan dan kaki dengan air, supaya mereka jangan mati. Demikian juga apabila mereka datang ke mezbah itu untuk menyelenggarakan kebaktian dan untuk membakar korban api-apian bagi TUHAN,
      30:21 haruslah mereka membasuh tangan dan kaki mereka, supaya mereka jangan mati. Itulah yang harus menjadi ketetapan bagi mereka untuk selama-lamanya, bagi dia dan bagi keturunannya turun-temurun."

      Dalam Perjanjian Lama, jika seorang imam mau melayani Tuhan, harus lebih dulu membasuh tangan dan kaki. Jika tidak, maka akan mati.

      Lukas 3:21,23
      3:21 Ketika seluruh orang banyak itu telah dibaptis dan ketika Yesus juga dibaptis dan sedang berdoa, terbukalah langit
      3:23 Ketika Yesus memulai pekerjaan-Nya, Ia berumur kira-kira tiga puluh tahun dan menurut anggapan orang, Ia adalah anak Yusuf, anak Eli,

      Yesus juga dibaptis lebih dulu, baru kemudian memulai pekerjaanNya.

      Jadi, syarat melayani Tuhan adalah bertobat dan masuk baptisan air. Hasil baptisan air adalah menerima hidup baru, hidup dalam kebenaran dan menjadi senjata kebenaran, yaitu menjadi imam dan raja.

      Yohanes 4:34
      4:34 Kata Yesus kepada mereka: "Makanan-Ku ialah melakukan kehendak Dia yang mengutus Aku dan menyelesaikan pekerjaan-Nya.

      Setelah menjadi imam dan raja, sikap kita adalah mengutamakan ibadah pelayanan, setia dan berkobar dalam ibadah pelayanan, taat dengar-dengaran sampai garis akhir. Ini sama dengan memberi makan Yesus, sama dengan memuaskan Tuhan. Maka Tuhan juga memuaskan kita, memelihara kehidupan kita.

    2. Memperhatikan kemurahan Tuhan.
      Mazmur 107:43
      107:43 Siapa yang mempunyai hikmat? Biarlah ia berpegang pada semuanya ini, dan memperhatikan segala kemurahan TUHAN.

      Jika kita memakai pakaian putih bermata-mata, maka mata Tuhan selalu tertuju kepada kita, memperhatikan kita, mempedulikan, bergumul untuk kita.

      Hasilnya:
      1. Tuhan memperhatikan setiap langkah hidup kita.
        Ayub 31:4
        31:4 Bukankah Allah yang mengamat-amati jalanku dan menghitung segala langkahku?

        Sebab hanya satu langkah jaraknya kita dengan maut.

        Kita harus tetap pada langkah-langkah iman (kebenaran dan kesucian) sehingga maut tidak bisa menjamah. Tangan anugerah Tuhan yang besar sanggup memelihara dan melindungi kita dari kesulitan sampai jaman antikris. Tangan Tuhan menuntun kita ke masa depan yang berhasil dan indah.

      2. Tuhan memperhatikan kehidupan yang sudah hancur/ busuk.
        Yohanes 11:33-34, 39-40
        11:33 Ketika Yesus melihat Maria menangis dan juga orang-orang Yahudi yang datang bersama-sama dia, maka masygullah hati-Nya. Ia sangat terharu dan berkata:
        11:34 "Di manakah dia kamu baringkan?" Jawab mereka: "Tuhan, marilah dan lihatlah!"
        11:39 Kata Yesus: "Angkat batu itu!" Marta, saudara orang yang meninggal itu, berkata kepada-Nya: "Tuhan, ia sudah berbau, sebab sudah empat hari ia mati."
        11:40 Jawab Yesus: "Bukankah sudah Kukatakan kepadamu: Jikalau engkau percaya engkau akan melihat kemuliaan Allah?"

        Yaitu kehidupan yang jatuh dalam dosa sampai puncaknya dosa, yaitu dosa makan-minum dan kawin-mengawinkan. Juga nikah dan buah nikah yang hancur, penuh air mata. Kehidupan yang menghadapi masalah yang mustahil. Yang busuk dipulihkan menjadi baik, yang gagal menjadi berhasil, yang mustahil menjadi tidak mustahil.

      3. Tuhan memperhatikan manusia yang hina, tidak berharga.
        Mazmur 144:3-4
        144:3 Ya TUHAN, apakah manusia itu, sehingga Engkau memperhatikannya, dan anak manusia, sehingga Engkau memperhitungkannya?
        144:4 Manusia sama seperti angin, hari-harinya seperti bayang-bayang yang lewat.

        Mazmur 8:5-6
        8:5 apakah manusia, sehingga Engkau mengingatnya? Apakah anak manusia, sehingga Engkau mengindahkannya?
        8:6 Namun Engkau telah membuatnya hampir sama seperti Allah, dan telah memahkotainya dengan kemuliaan dan hormat.

        Tuhan mengubahkan kita sampai sama sempurna dengan Dia, kita terangkat ke awan-awan yang permai, sampai terangkat ke tahta Surga.



Tuhan memberkati.

kembali ke halaman sebelumnya
IBADAH RUTIN DI MALANG

Minggu jam 06:45 (Ibadah Raya)
Minggu jam 10:15 (Ibadah Sekolah Minggu)
Selasa jam 17:15 (Ibadah Pendalaman Alkitab)
Rabu jam 07:30 (Ibadah Kaum Wanita)
Kamis jam 17:15 (Ibadah Doa Penyembahan)
Sabtu jam 17:15 (Ibadah Kaum Muda Remaja)

IBADAH RUTIN DI MEDAN
Royal Room Hotel Danau Toba Internasional
Jl. Imam Bonjol Medan

Minggu, jam 18:45 (Ibadah Raya)
Senin, jam 08:00 (Ibadah Pendalaman Alkitab)
Senin, jam 17:30 (Ibadah Pendalaman Alkitab)

IBADAH RUTIN DI SURABAYA

Minggu jam 09:30 (Ibadah Sekolah Minggu)
Minggu jam 10:55 (Ibadah Raya)
Rabu jam 17:30 (Ibadah Pendalaman Alkitab)
Jumat jam 17:30 (Ibadah Doa Penyembahan)


IBADAH RUTIN DI JAKARTA
Jl. Patra Kuningan XIV no.4
Jakarta Selatan
Sabtu, jam 09:00 (Ibadah Pendalaman Alkitab)

IBADAH KUNJUNGAN
  • 17-19 September 2019
    (Ibadah Persekutuan di Malang)

  • 08-10 Oktober 2019
    (Ibadah Kunjungan di Medan)

  • 22-24 Oktober 2019
    (Ibadah Kunjungan di Sorong)

  • 05-07 November 2019
    (Ibadah Kunjungan di Tentena)

  • 19-21 November 2019
    (Ibadah Kunjungan di Medan)

  • 03-05 Desember 2019
    (Ibadah Kunjungan di Jayapura)

  • 13-18 April 2020
    (Ibadah Kunjungan di Korea Selatan)

All Right Reserved Gereja Pantekosta Tabernakel "KRISTUS KASIH"
Jln. Simpang Borobudur 27 Malang | Telp: (0341) 496949 | Fax: (0341) 476751 » Lihat Peta Gereja Kami di Malang
Jln. WR Supratman 4 Surabaya | Telp. 08123300378 » Lihat Peta Gereja Kami di Surabaya
hubungi kami | email: info@gptkk.org | sitemap | top