English Language | Form Penggembalaan
RINGKASAN KOTBAH IBADAH RUTIN DAN IBADAH KUNJUNGAN
RINGKASAN LAINNYA

Ibadah Pendalaman Alkitab Surabaya, 19 April 2010 (Senin Sore)
Matius 25: 1, 13
ay. 1= Yesus tampil dalam kemuliaan sebagai Mempelai Pria Surga yang akan...

Ibadah Doa Malang, 29 September 2015 (Selasa Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Wahyu 3:11
3:11 Aku datang segera. Peganglah...

Ibadah Doa Surabaya, 19 Juni 2013 (Rabu Sore)
Melanjutkan tema Ibadah Persekutuan di Bagan Batu

Markus 9 : 23b
9:23 Jawab Yesus: "Katamu: jika Engkau dapat? Tidak ada yang...

Ibadah Raya Surabaya, 22 Maret 2015 (Minggu Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayangnya Tuhan kita Yesus Kristus. Selamat malam, selamat mendengarkan firman Tuhan. Biarlah damai...

Ibadah Doa Malang, 04 Januari 2011 (Selasa Sore)
Matius 25:31-34
25:31. "Apabila Anak Manusia datang dalam kemuliaan-Nya dan semua malaikat...

Ibadah Paskah Medan I, 28 April 2009 (Selasa Pagi)
Wahyu 22:20, 'Ya Aku datang segera' menunjuk pada kesiapan kedatangan Yesus kedua kali...

Ibadah Pendalaman Alkitab Malang, 18 Februari 2010 (Kamis Sore)
Matius 24:45-51 adalah tentang berjaga-jaga.
Kita harus berjaga-jaga sebab kedatangan Yesus kedua...

Ibadah Pendalaman Alkitab Surabaya, 14 September 2015 (Senin Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayangnya TUHAN kita Yesus Kristus. Selamat malam, selamat mendengarkan firman TUHAN. Biarlah damai...

Ibadah Persekutuan di Poso III, 25 Mei 2011 (Rabu Sore)
Tema: "Ingatlah akan istri Lot!"
Lukas 17: 32
17:32. Ingatlah akan isteri Lot!

= merupakan peringatan yang tegas/kuat kepada ORANG YANG SUDAH SELAMAT.

Dulu, Lot...

Ibadah Raya Surabaya, 12 Januari 2014 (Minggu Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayangnya Tuhan kita Yesus Kristus. Selamat malam, selamat mendengarkan Firman Tuhan. Biarlah damai...

Ibadah Doa Surabaya, 16 Februari 2011 (Rabu Sore)
Disertai dengan puasa
Matius 26: 12
26:12. Sebab dengan mencurahkan minyak itu ke tubuh-Ku, ia membuat suatu persiapan untuk penguburan-Ku.

ay. 1-5= berita tentang...

Ibadah Doa Malang, 21 November 2017 (Selasa Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Ibadah Pendalaman Alkitab Malang, 02 September 2010 (Kamis Sore)
Matius 25:14-15
Jika kita yang tadinya manusia berdosa bisa melayani Tuhan, itu adalah karena

Ibadah Doa Malang, 03 Agustus 2017 (Kamis Sore)
Bersamaan dengan Ibadah Doa Puasa Session III

Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Wahyu...

Ibadah Raya Malang, 01 Maret 2015 (Minggu Pagi)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Wahyu pasal 2-3 menunjuk 7 percikan darah...


TRANSKRIP LENGKAP

Doa Surabaya (Rabu, 26 November 2014)
Tayang: 10 Mei 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 24 November 2014)
Tayang: 10 Mei 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 23 November 2014)
Tayang: 07 Januari 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 19 November 2014)
Tayang: 07 Januari 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 17 November 2014)
Tayang: 07 Januari 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 09 November 2014)
Tayang: 22 Agustus 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 05 November 2014)
Tayang: 04 Juni 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 03 November 2014)
Tayang: 04 Juni 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 02 November 2014)
Tayang: 03 Maret 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 20 Oktober 2014)
Tayang: 13 Desember 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 13 Oktober 2014)
Tayang: 13 Desember 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 12 Oktober 2014)
Tayang: 24 Oktober 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 08 Oktober 2014)
Tayang: 18 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 06 Oktober 2014)
Tayang: 05 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 05 Oktober 2014)
Tayang: 05 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 01 Oktober 2014)
Tayang: 05 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 29 September 2014)
Tayang: 24 Juni 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 21 September 2014)
Tayang: 19 Mei 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 17 September 2014)
Tayang: 29 April 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 15 September 2014)
Tayang: 29 April 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]



Untuk Koneksi Lambat, silahkan buka http://id.gptkk.org
Transkrip lengkap dari ibadah penggembalaan di Malang dan Surabaya, semuanya di bawakan oleh gembala sidang Pdt. Widjaja Hendra.

Silahkan kontak ke info@gptkk.org apabila bapak/ibu/sdr/sdri ada pertanyaan atau mungkin ingin berlangganan majalah Manna dan silahkan kirim email ke widjaja_h [at] yahoo.com apabila ingin konsultasi pribadi dengan bapak gembala
silahkan ganti tanda [at] dengan @
Cari ringkasan:   
[versi cetak]
Cari rekaman ibadah ini di: http://www.kabarmempelai.org
Ibadah Persekutuan di Poso V, 26 Mei 2011 (Kamis Sore)

Tema: "Ingatlah akan istri Lot!"
Lukas 17: 32
17:32. Ingatlah akan isteri Lot!

= merupakan peringatan yang tegas/kuat kepada ORANG YANG SUDAH SELAMAT. Jangan seperti istri Lot yang menjadi tiang garam.
Kita sudah selamat, tapi kita harus mencapai pegunungan (Yerusalem Baru).

Istri Lot menoleh kebelakang, sehingga menjadi tiang garam.

Tadi pagi, kita sudah mendengar kalau tidak mau jadi tiang garam, kita harus jadi tiang penopang (Ibadah Poso IV, 26 Mei 2011-Pagi).

Kejadian 19: 26
19:26. Tetapi isteri Lot, yang berjalan mengikutnya, menoleh ke belakang, lalu menjadi tiang garam.

Tiang garam ini dapat disamakan dengan garam yang tawar.
Banyak orang kristen yang sudah selamat, tetapi banyak yang menjadi garam tawar dalam perjalanan menuju Yerusalem Baru.

Matius 5: 13
5:13. "Kamu adalah garam dunia. Jika garam itu menjadi tawar, dengan apakah ia diasinkan? Tidak ada lagi gunanya selain dibuang dan diinjak orang.

Kita seharusnya menjadi terang dunia.

Praktik garam yang tawar:
  • tawar hati= putus asa, kecewa di dalam nikah, pelayanan dan menghadapi pencobaan, sehingga banyak orang kristen meninggalkan nikah dan jabatan pelayanan, sampai meninggalkan Tuhan.

  • perbuatan hambar, seperti istri Lot menoleh ke belakang.
    Lukas 9: 61-62
    9:61. Dan seorang lain lagi berkata: "Aku akan mengikut Engkau, Tuhan, tetapi izinkanlah aku pamitan dahulu dengan keluargaku."
    9:62. Tetapi Yesus berkata: "Setiap orang yang siap untuk membajak
    tetapi menoleh ke belakang, tidak layak untuk Kerajaan Allah."

    'menoleh ke belakang'= tidak setia dalam ibadah pelayanan dan banyak terhalang dalam ibadah pelayanan, sampai satu waktu tinggalkan ibadah pelayanan.

  • perkataan hambar= perkataan yang sia-sia, mulai dari dusta dan perkataan yang tidak menjadi berkat.
Jadi garam yang tawar adalah kehidupan yang hati, perbuatan dan perkataannya menjadi tawar. Akibatnya:
  1. diinjak-injak orang= masuk aniaya antikris selama 3,5 tahun.
    Wahyu 11: 2
    11:2. Tetapi kecualikan pelataran Bait Suci yang di sebelah luar, janganlah engkau mengukurnya, karena ia telah diberikan kepada bangsa-bangsa lain dan mereka akan menginjak-injak Kota Suci empat puluh dua bulan lamanya."

    Kalau orang kristen masuk aniaya antikris, ada 2 kemungkinan:
    • bertahan sampai dipancung kepalanya= mengasinkan diri dengan darahnya sendiri.
    • menyembah antikris, sehingga ia tidak disiksa, tetapi ia dicap 666= menjadi sama dengan antikris yang akan dibinasakan untuk selama-lamanya.

      Kalau kita mencari yang enak-enak bagi daging, kita akan menjadi sama dengan antikris.

  2. tidak bisa mencegah kebusukan.
    Artinya: tidak tahan menghadapi virus-virus dosa yang tidak kelihatan oleh mata dan ulat bangkai.
    Akibatnya, ia hidup dalam dosa sampai puncaknya dosa (makan minum dan kawin mengawinkan).
    Kehidupan semacam ini akan masuk dalam pembangunan babel, tidak masuk Yerusalem baru.

    Jadi, pembangunan secara rohani ada 2:
    • pembangunan babel= sempurna dalam kenajisan dan kejahatan yang akan dibinasakan selama-lamanya.
    • pembangunan tubuh Kristus= sempurna, tak bercacat cela.
Oleh sebab itu, KITA HARUS TAMPIL SEBAGAI GARAM YANG ASIN sampai menjadi garam dunia/terang dunia seperti Yesus.

LANGKAH PEMBUATAN GARAM ASIN:
  1. sebagian kecil air laut harus dialirkan ke tambak-tambak= DIASINGKAN DARI AIR LAUT.

    Wahyu 17: 1, 15
    17:1. Lalu datanglah seorang dari ketujuh malaikat, yang membawa ketujuh cawan itu dan berkata kepadaku: "Mari ke sini, aku akan menunjukkan kepadamu putusan atas pelacur besar, yang duduk di tempat yang banyak airnya.
    17:15. Lalu ia berkata kepadaku: "
    Semua air yang telah kaulihat, di mana wanita pelacur itu duduk, adalah bangsa-bangsa dan rakyat banyak dan kaum dan bahasa.

    ay. 1= perempuan babel inilah yang duduk diatas air laut.
    'air laut'= bangsa kafir yang dikuasai babel (hidup dalam kejahatan dan kenajisan seperti anjing dan babi yang tidak boleh dipersembahkan kepada Tuhan).

    Tetapi, oleh kemurahan Tuhan, sebagian kecil air laut dialirkan ke tambak-tambak. Artinya: SEDIKIT bangsa kafir yang mendapat kemurahan Tuhan untuk dibebaskan dari perempuan babel.
    Kita dipanggil dan dipilih untuk diselamatkan dan dipakai sebagai pelayan Tuhan. Kita masuk dalam Tabernakel.

    Tanda-tanda keselamatan:
    • percaya Yesus (masuk pintu gerbang Tabernakel),
    • bertobat (mezbah korban bakaran),
    • baptisan air (bejana pembasuhan),
    • baptisan Roh Kudus (pintu kemah).
      Baptisan air dan baptisan Roh Kudus= lahir baru= jenis kehidupan Surga, kita hidup dalam kebenaran.

    Sesudah hidup benar, kita bisa dipakai sebagai senjata kebenaran.

    Benar= selamat.
    Tidak benar= tidak selamat.

  2. air laut yang sudah diasingkan ke tambak, harus dibendung.
    Kalau tidak dibendung, akan kembali lagi ke laut.
    Jadi, AIR LAUT DALAM TAMBAK HARUS DIBENDUNG.

    Dibendung= digembalakan.
    Kita tergembala pada Firman pengajaran benar seperti carang melekat pada Pokok Anggur yang benar.

    Syarat tergembala: harus berada dalam kandang penggembalaan.
    Secara jasmani, kandang penggembalaan adalah organisasi gereja yang diakui oleh pemerintah.
    Secara rohani, kandang penggembalaan adalah kandang kerajaan Surga. Dan ini harus sama!

    Dalam Tabernakel, ini menunjuk pada ruangan suci dengan 3 macam alat (ketekunan dalam 3 macam ibadah pokok):
    • pelita emas= ibadah raya= kita seperti minum,
    • meja roti sajian= ibadah pendalaman Alkitab dan perjamuan suci= kita seperti makan,
    • mezbah dupa emas= ibadah doa penyembahan= kita seperti bernafas.

    3 macam ibadah pokok ini harus ada semua, tidak bisa dihilangkan salah satunya.
    Meskipun ada makanan dan minuman, tapi kalau tidak ada nafas, domba akan mati.

    Tetapi kalau ada 3 macam ibadah pokok, domba akan bertumbuh secara rohani.
    Kalau domba sudah dewasa, akan membawa domba lain atau beranak domba, sehingga terjadi pertumbuhan jasmani.

    Sekarang, justru banyak penggembalaan palsu, dimana gembala menawarkan kemakmuran secara jasmani kepada domba.

    Digembalakan= dibendung. Artinya:
    • disucikan= dibatasi supaya tidak leluasa berbuat dosa seperti di laut.
      Yohanes 15: 3
      15:3. Kamu memang sudah bersih karena firman yang telah Kukatakan kepadamu.

      Yohanes 13: 10
      13:10. Kata Yesus kepadanya: "Barangsiapa telah mandi, ia tidak usah membasuh diri lagi selain membasuh kakinya, karena ia sudah bersih seluruhnya. Juga kamu sudah bersih, hanya tidak semua."
      13:11. Sebab Ia tahu, siapa yang akan menyerahkan Dia. Karena itu Ia berkata: "
      Tidak semua kamu bersih."

      Yudas sering datang pada imam-imam kepala yang pengajarannya berbeda dengan Yesus (Yudas tidak mau dibendung dan disucikan).
      Akibatnya, Yudas menjadi pengkhianat dan pendusta.
      Seorang pendusta, cenderung menyalahkan orang lain dan tidak mengoreksi diri sendiri.

      Kidung Agung 2: 15
      2:15. Tangkaplah bagi kami rubah-rubah itu, rubah-rubah yang kecil, yang merusak kebun-kebun anggur, kebun-kebun anggur kami yang sedang berbunga!

      = dosa-dosa yang juga menyerang kebun anggur.
      'rubah'= dosa yang dianggap kecil, yaitu:
      1. bersungut-sungut.
        Inilah rubah-rubah yang membuat kebun anggur tidak berbuah manis.

        Biarlah kita selalu mengucap syukur.

      2. iri hati dan perselisihan. Iri hati= orang yang tidak menghargai kemurahan Tuhan.
    • daging dibatasi supaya tidak menjadi liar.
      Kalau kristen jalanan, kehidupan itu seperti air laut yang liar dan tidak bisa dibendung.

      Bagi bangsa kafir, kalau kehidupan itu liar, ia seperti orang gila.

      Markus 5: 3-5, 15
      5:3. Orang itu diam di sana dan tidak ada seorangpun lagi yang sanggup mengikatnya, sekalipun dengan rantai,
      5:4. karena sudah sering ia dibelenggu dan dirantai, tetapi rantainya diputuskannya dan belenggunya dimusnahkannya, sehingga
      tidak ada seorangpun yang cukup kuat untuk menjinakkannya.
      5:5. Siang malam ia berkeliaran di pekuburan dan di bukit-bukit sambil berteriak-teriak dan memukuli dirinya dengan batu.
      5:15. Mereka datang kepada Yesus dan melihat orang yang kerasukan itu duduk, sudah berpakaian dan
      sudah waras, orang yang tadinya kerasukan legion itu. Maka takutlah mereka.

      'tidak ada seorangpun yang cukup kuat untuk menjinakkannya'= liar.
      Orang gila ini ada di daerah Gedara (daerah kafir).

      Ciri orang gila:
      1. suka dikuburan. Artinya: tempat-tempat dimana ada perpanjangan maut yang bisa menjadikan kering dan mati rohani.

        Bentuk kuburan lain adalah gereja atau persekutuan tanpa Firman pengajaran benar dan ditutupi dengan kemakmuran dan hiburan secara jasmani.

        Kalau persekutuan (mulai nikah) tanpa pengajaran benar, itulah persekutuan orang gila.

      2. berteriak-teriak= perkataan yang menyakitkan hati orang lain.
      3. memukuli diri sendiri. Contohnya adalah suami yang kasar dan memukul istri.
        Istri yang tidak tunduk pada suami juga merupakan kehidupan yang tidak waras.

    Kalau mau dibendung, hasilnya:
    • 2 Petrus 1: 10-11
      1:10. Karena itu, saudara-saudaraku, berusahalah sungguh-sungguh, supaya panggilan dan pilihanmu makin teguh. Sebab jikalau kamu melakukannya, kamu tidak akan pernah tersandung.
      1:11. Dengan demikian kepada kamu akan
      dikaruniakan hak penuh untuk memasuki Kerajaan kekal, yaitu Kerajaan Tuhan dan Juruselamat kita, Yesus Kristus.

      Hasil pertama: panggilan dan pilihan makin teguh, sehingga kita tidak tersandung sampai mendapat hak penuh masuk Surga (Yerusalem Baru).

      INGAT! JABATAN PELAYANAN ADALAH TIKET MASUK KERAJAAN SURGA.

    • kita dilindungi oleh Gembala Agung dari serangan angin ajaran sesat dan gelombang pencobaan, sehingga kita menjadi tenang dan damai sejahtera.

      Kalau airnya sudah tenang, barulah garam itu bisa menjadi kristal garam.
  1. sesudah menjadi kristal garam, garam perlu di jemur, direbus dan dikeringkan sampai jadi garam yang asin.
    Artinya: HARUS MENGALAMI PERCIKAN DARAH= sengsara daging tanpa dosa (kita bberada di dalam ruangan maha suci).

    1 Petrus 4: 12-14
    4:12. Saudara-saudara yang kekasih, janganlah kamu heran akan nyala api siksaan yang datang kepadamu sebagai ujian, seolah-olah ada sesuatu yang luar biasa terjadi atas kamu.
    4:13.
    Sebaliknya, bersukacitalah, sesuai dengan bagian yang kamu dapat dalam penderitaan Kristus, supaya kamu juga boleh bergembira dan bersukacita pada waktu Ia menyatakan kemuliaan-Nya.
    4:14. Berbahagialah kamu, jika kamu dinista karena nama Kristus, sebab
    Roh kemuliaan, yaitu Roh Allah ada padamu.

    Kalau kita mau duduk tenang, kita akan menjadi garam. Kalau kita berjalan-jalan sendiri, kita tidak akan mendapatkan apa-apa.

    SEMAKIN BESAR SALIBNYA, SEMAKIN BESAR URAPAN, PEMAKAIAN TUHAN DAN KEMULIAANNYA.
    Bentuk salib bisa berupa puasa, doa semalam suntuk dan sebagainya.

    Kemuliaan sesungguhnya adalah keubahan hidup dari manusia daging menjadi manusia rohani seperti Yesus.

    Efesus 4: 21-25a
    4:21. Karena kamu telah mendengar tentang Dia dan menerima pengajaran di dalam Dia menurut kebenaran yang nyata dalam Yesus,
    4:22. yaitu bahwa kamu, berhubung dengan kehidupan kamu yang dahulu, harus
    menanggalkan manusia lama, yang menemui kebinasaannya oleh nafsunya yang menyesatkan,
    4:23. supaya kamu dibaharui di dalam roh dan pikiranmu,
    4:24. dan mengenakan manusia baru, yang telah diciptakan menurut kehendak Allah di dalam kebenaran dan kekudusan yang sesungguhnya.
    4:25. Karena itu
    buanglah dusta

    Ciri manusia baru adalah tidak berdusta sampai tidak salah dalam perkataan. Kita menjadi sempurna, itulah GARAM DUNIA.

    Yakobus 3: 2
    3:2. Sebab kita semua bersalah dalam banyak hal; barangsiapa tidak bersalah dalam perkataannya, ia adalah orang sempurna, yang dapat juga mengendalikan seluruh tubuhnya.

    Kita diubahkan lewat salib (percikan darah), itu sama dengan garam asin= PERKATAAN ASIN, bukan perkataan hambar.
    Kita diubahkan terus sampai kita tidak salah dalam perkataan. Kita menjadi garam dunia/terang dunia. Dan kita layak menyambut kedatangan Tuhan kedua kali.
Setelah jadi garam asin, sifat garam asin adalah: TAAT DENGAR-DENGARAN, yaitu:
  • mau dikirim ke tempat-tempat yang membutuhkan, sekalipun tidak sesuai keinginannya= tidak mempertahankan keinginan dan kehendak daging, seperti Yesus di Getsemane.

  • harganya murah, tetapi dibutuhkan. Artinya: tidak menonjolkan diri, tetapi dibutuhkan.

  • rela melarut. Artinya: rela melarut untuk menjadi berkat bagi orang lain= tidak mementingkan diri sendiri, sepertiYesus yang taat sampai mati.
Kehidupan garam asin adalah kehidupan yang percayadan mempercayakan diri sepenuh kepada Tuhan. Dan hasilnya:
  • ada kuasa penciptaan.
    Yohanes21: 3, 7, 6
    21:3. Kata Simon Petrus kepada mereka: "Aku pergi menangkap ikan." Kata mereka kepadanya: "Kami pergi juga dengan engkau." Mereka berangkat lalu naik ke perahu, tetapi malam itu mereka tidak menangkap apa-apa.
    21:7. Maka murid yang dikasihi Yesus itu berkata kepada Petrus: "Itu Tuhan." Ketika Petrus mendengar, bahwa itu adalah Tuhan, maka ia mengenakan pakaiannya, sebab
    ia tidak berpakaian, lalu terjun ke dalam danau.
    21:6. Maka kata Yesus kepada mereka: "Tebarkanlah jalamu di sebelah kanan perahu, maka akan kamu peroleh." Lalu
    mereka menebarkannya dan mereka tidak dapat menariknya lagi karena banyaknya ikan.

    Petrus adalah gambaran dari LAKI-LAKI, suami atau gembala yang sering pakai pikiran daging. Tetapi Tuhan ijinkan tidak menangkap apa-apa dan telanjang.

    Tetapi Yesus datang dengan Firman yang tajam (menanyakan apakah murid-murid ada ikan). Kita tinggal mengaku pada Tuhan, bahwa kita tidak punya apa-apa. Dan kita tinggal taat pada Tuhan. Dan kita akan mengalami kuasa penciptaan, dari tidak ada ikan menjadi ada ikan. Kita dipelihara oleh Tuhan secara jasmani dan rohani. Bahkan kita diberikan kebahagiaan.

  • ada kuasa penyembuhan/pemulihan, seperti WANITA yang sakit pendarahan 12 tahun.
    Wanita ini seringkali berharap orang lain, sehingga tidak berharap Tuhan. Dan keadaannya makin berat.
    Malam ini, asal kita jamah ujung jubah Tuhan, kita akan sembuh. Artinya: kita merendahkan diri dan mengakui. Dan ada kuasa kesembuhan untuk menyembuhan penyakit jasmani dan rohani.

    Pendarahan= pembuluh darah pecah= penyakit perpecahan, kebusukan-kebusukan dalam dosa.
    Semua ini mampu dipulihkan oleh Tuhan. Semua air mata kita dihapus.

  • ada kuasa pengangkatan.
    KAUM MUDA sering mengandalkan keinginan sendiri sampai tidak taat.

    Kaum muda diijinkan terpuruk, supaya kita bisa kembali taat kepada Tuhan.

    1 Petrus 5: 5-6
    5:5. Demikian jugalah kamu, hai orang-orang muda, tunduklah kepada orang-orang yang tua. Dan kamu semua, rendahkanlah dirimu seorang terhadap yang lain, sebab: "Allah menentang orang yang congkak, tetapi mengasihani orang yang rendah hati."
    5:6. Karena itu rendahkanlah dirimu di bawah tangan Tuhan yang kuat, supaya
    kamu ditinggikan-Nya pada waktunya.

    Kalau kita mau taat pada Tuhan, Tuhan akan meninggikan kita tepat pada waktunya dan Tuhan membuat semua indah pada waktunya. Sampai satu waktu, kita diangkat ke awan-awan yang permai, kita masuk ke Yerusalem Baru (paling indah dalam hidup kita).
Tuhan memberkati.

kembali ke halaman sebelumnya
IBADAH RUTIN DI MALANG

Minggu jam 06:45 (Ibadah Raya)
Minggu jam 10:15 (Ibadah Sekolah Minggu)
Selasa jam 17:15 (Ibadah Pendalaman Alkitab)
Rabu jam 07:30 (Ibadah Kaum Wanita)
Kamis jam 17:15 (Ibadah Doa Penyembahan)
Sabtu jam 17:15 (Ibadah Kaum Muda Remaja)

IBADAH RUTIN DI MEDAN
Royal Room Hotel Danau Toba Internasional
Jl. Imam Bonjol Medan

Minggu, jam 18:45 (Ibadah Raya)
Senin, jam 08:00 (Ibadah Pendalaman Alkitab)
Senin, jam 17:30 (Ibadah Pendalaman Alkitab)

IBADAH RUTIN DI SURABAYA

Minggu jam 09:30 (Ibadah Sekolah Minggu)
Minggu jam 10:55 (Ibadah Raya)
Rabu jam 17:30 (Ibadah Pendalaman Alkitab)
Jumat jam 17:30 (Ibadah Doa Penyembahan)


IBADAH RUTIN DI JAKARTA
Jl. Patra Kuningan XIV no.4
Jakarta Selatan
Sabtu, jam 09:00 (Ibadah Pendalaman Alkitab)

IBADAH KUNJUNGAN
  • 04-05 September 2019
    (Ibadah Kunjungan di Semarang)

  • 17-19 September 2019
    (Ibadah Persekutuan di Malang)

  • 08-10 Oktober 2019
    (Ibadah Kunjungan di Batam)

  • 22-24 Oktober 2019
    (Ibadah Kunjungan di Sorong)

  • 05-07 November 2019
    (Ibadah Kunjungan di Tentena)

  • 19-21 November 2019
    (Ibadah Kunjungan di Medan)

  • 03-05 Desember 2019
    (Ibadah Kunjungan di Jayapura)

  • 13-18 April 2020
    (Ibadah Kunjungan di Korea Selatan)

All Right Reserved Gereja Pantekosta Tabernakel "KRISTUS KASIH"
Jln. Simpang Borobudur 27 Malang | Telp: (0341) 496949 | Fax: (0341) 476751 » Lihat Peta Gereja Kami di Malang
Jln. WR Supratman 4 Surabaya | Telp. 08123300378 » Lihat Peta Gereja Kami di Surabaya
hubungi kami | email: info@gptkk.org | sitemap | top