English Language | Form Penggembalaan
kebaktian doa
KEBAKTIAN LAINNYA
Transkrip lengkap lainnya

Doa (Selasa, 31 Juli 2007)
Tayang: 22 April 2010
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa (Selasa Sore, 13 November 2007)
Tayang: 31 Juli 2011
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa (Selasa Sore, 01 April 2008)
Tayang: 04 November 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa (Selasa, 20 Mei 2008)
Tayang: 24 Mei 2008
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa (Selasa, 08 Januari 2008)
Tayang: 22 Januari 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa (Selasa, 02 Oktober 2007)
Tayang: 16 Januari 2011
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa (Selasa, 01 April 2008)
Tayang: 04 April 2008
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa (Selasa, 05 Februari 2008)
Tayang: 29 Maret 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa (Selasa Sore, 19 Februari 2008)
Tayang: 06 Mei 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa (Selasa, 16 Oktober 2007)
Tayang: 10 Maret 2011
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa (Selasa, 14 Agustus 2007)
Tayang: 14 Juli 2010
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa (Selasa, 06 Mei 2008)
Tayang: 24 Mei 2008
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa (Selasa, 11 September 2007)
Tayang: 12 Desember 2010
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa (Selasa, 27 November 2007)
Tayang: 02 Oktober 2011
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa (Selasa, 06 November 2007)
Tayang: 24 April 2011
[baca transkrip] | [download file transkrip]


ALAT TABERNAKEL

Pelataran
Pintu Gerbang
Mezbah Korban Bakaran
Bejana Pembasuhan Dari Tembaga
Pintu Kemah
Pelita Emas
Meja Roti Sajian
Mezbah Dupa Emas
Pintu Tirai
Tabut Perjanjian
Imam-Imam
Imam Besar
Tahbisan Imam-Imam
Ukupan Wangi-wangian
Papan-papan dan Kayu Lintang
Tudung (Tenda) Tabernakel

gambar denah tabernakel

Untuk Koneksi Lambat, silahkan buka http://id.gptkk.org
Transkrip lengkap dari ibadah penggembalaan di Malang dan Surabaya, semuanya di bawakan oleh gembala sidang Pdt. Widjaja Hendra.

Silahkan kontak ke info@gptkk.org apabila bapak/ibu/sdr/sdri ada pertanyaan atau mungkin ingin berlangganan majalah Manna dan silahkan kirim email ke widjaja_h [at] yahoo.com apabila ingin konsultasi pribadi dengan bapak gembala
silahkan ganti tanda [at] dengan @
Kebaktian: Doa
Tanggal: Selasa, 20 Mei 2008
Tempat: GPTKK, Malang
Pembicara: Pdt. Widjaja Hendra
Download file: [download file transkrip] - [versi cetak]
Tayang: 24 Mei 2008

Matius 24:3-44 bicara tentang 7 nubuat/ tanda kedatangan Tuhan kedua kali atau tanda kiamat. Saat ini kita mempelajari tanda ke-4 [ay 15-25] yaitu nubuat tentang antikris.
Kita belajar ayat 19 tentang kehidupan yang masuk dalam aniaya antikris.

Matius 24:19-20
24:19 Celakalah ibu-ibu yang sedang hamil atau yang menyusukan bayi pada masa itu.
24:20 Berdoalah, supaya waktu kamu melarikan diri itu jangan jatuh pada musim dingin dan jangan pada hari Sabat.

Inilah kehidupan gereja Tuhan yang harus masuk aniaya antikris, yaitu:

  1. Ibu-ibu yang hamil:
    1. mengandung sesuatu yang baik tetapi tidak pernah dilakukan
    2. mengandung benih dosa
  2. Ibu yang menyusui bayi yaitu gereja Tuhan yang kualitas rohani seperti bayi/ anak kecil, belum dewasa rohani.

Ibrani 5:11-14
5:11 Tentang hal itu banyak yang harus kami katakan, tetapi yang sukar untuk dijelaskan, karena kamu telah lamban dalam hal mendengarkan.
5:12 Sebab sekalipun kamu, ditinjau dari sudut waktu, sudah seharusnya menjadi pengajar, kamu masih perlu lagi diajarkan asas-asas pokok dari penyataan Allah, dan kamu masih memerlukan susu, bukan makanan keras.
5:13 Sebab barangsiapa masih memerlukan susu ia tidak memahami ajaran tentang kebenaran, sebab ia adalah anak kecil.
5:14 Tetapi makanan keras adalah untuk orang-orang dewasa, yang karena mempunyai pancaindera yang terlatih untuk membedakan yang baik dari pada yang jahat.

Mengapa belum dewasa rohani?

  1. Sebab gereja Tuhan hanya memerlukan susu/ firman penginjilan sekalipun sudah lama mengikut Yesus.
    Sudah menjadi orang kristen masih harus dikoreksi, apakah masih seperti anak kecil.
  2. Sebab gereja Tuhan tidak mau menerima (menolak) makanan keras, firman yang lebih tajam dari pedang bermata dua/ firman dalam urapan Roh Kudus.
    Jadi gereja Tuhan harus/ mutlak menerima firman pengajaran dalam urapan Roh Kudus supaya bisa menjadi dewasa rohani, disucikan sampai sempurna seperti Yesus. Ini kehidupan yang akan lolos dari aniaya antikris. Gereja Tuhan yang mau menerima firman pengajaran dan urapan Roh Kudus, dewasa rohani, akan diberi dua sayap burung nazar untuk diterbangkan ke padang gurun, disingkirkan dari antikris selama 3,5 tahun, mengalami pemeliharaan Tuhan secara langsung.

Wahyu 12:14
12:14 Kepada perempuan itu diberikan kedua sayap dari burung nasar yang besar, supaya ia terbang ke tempatnya di padang gurun, di mana ia dipelihara jauh dari tempat ular itu selama satu masa dan dua masa dan setengah masa.

Salah satu bukti kedewasaan rohani adalah berpuasa. Banyak orang Kristen tidak mengenal berpuasa, bahkan tidak mau berpuasa.
Ada puasa yang tidak benar dan yang benar. Sekarang kita bicara puasa yang benar. Ada 2 tanda puasa yang benar:

  1. Tanda secara jasmani
    Berpuasa = tidak makan dan tidak minum.
  2. Tanda rohani
    Matius 6:17
    6:17 Tetapi apabila engkau berpuasa, minyakilah kepalamu dan cucilah mukamu,
    Ini tanda puasa yang benar secara rohani, yaitu:
    • cucilah muka/ wajah.
      Wajah sama dengan hati. Jika wajah merah pasti hati marah. Cucilah hati artinya hati disucikan oleh firman pengajaran/ firman penyucian. Jadi saat berpuasa harus mendengar firman.
    • minyakilah kepala artinya pikiran diurapi oleh Roh Kudus.
      Jadi dalam doa puasa, kita mendapat kesempatan seluas-luasnya untuk mengalami pekerjaan firman pengajaran dalam urapan Roh Kudus untuk menyucikan hati dan pikiran kita.

Markus 7:21-23
7:21 sebab dari dalam, dari hati orang, timbul segala pikiran jahat, percabulan, pencurian, pembunuhan,
7:22 perzinahan, keserakahan, kejahatan, kelicikan, hawa nafsu, iri hati, hujat, kesombongan, kebebalan.
7:23 Semua hal-hal jahat ini timbul dari dalam dan menajiskan orang."

Jika hati dan pikiran disucikan maka perkataan dan perbuatan juga disucikan. Penyucian sama dengan pendewasaan rohani, sampai suatu waktu kita mencapai kedewasaan penuh, tidak bercacat cela, sempurna seperti Yesus.
Hasil mengalami penyucian, kita akan mendapatkan dua hal:

  1. Kita menerima jabatan pelayanan dan karunia-karunia Roh Kudus sehingga kita dipakai dalam pembangunan tubuh Kristus.
    Efesus 4:11-12

    4:11 Dan Ialah yang memberikan baik rasul-rasul maupun nabi-nabi, baik pemberita-pemberita Injil maupun gembala-gembala dan pengajar-pengajar,
    4:12 untuk memperlengkapi orang-orang kudus bagi pekerjaan pelayanan, bagi pembangunan tubuh Kristus,

    Jika kita sudah memiliki jabatan pelayanan dan karunia Roh Kudus, maka lewat penyucian, Tuhan akan menetapkan dan memperjelas jabatan pelayanan sehingga kita semakin jelas dipakai oleh Tuhan. Makin hari tidak ragu-ragu akan pemakaian Tuhan. Saya sudah bersaksi seorang yang aktif dalam pelayanan sesudah kuliah di luar negeri malah mempertanyakan apa yang dia lakukan sebelumnya sudah benar. Ini kehidupan yang ragu-ragu karena tidak mengalami penyucian. Jika mau tetap disucikan dalam panggilan pilihan maka makin hari makin diteguhkan dalam jabatan pelayanan sehingga kita tidak ragu-ragu mengorbankan apa saja untuk bisa beribadah melayani Tuhan. Hanya satu yang tidak boleh dikorbankan yaitu firman pengajaran yang benar.
    Dalam doa puasa kita diberi tugas khusus dari Tuhan.
    Kisah Rasul 13:2
    13:2 Pada suatu hari ketika mereka beribadah kepada Tuhan dan berpuasa, berkatalah Roh Kudus: "Khususkanlah Barnabas dan Saulus bagi-Ku untuk tugas yang telah Kutentukan bagi mereka."
    Pelayanan pembangunan tubuh Kristus adalah pelayanan khusus, kita memberitakan firman pengajaran kepada orang-orang kristen/ hamba-hamba Tuhan. Penginjilan diberi tugas khusus untuk meningkatkan kuantitas dalam tubuh kristus.
    Tapi kita yang dalam pengajaran dipakai memberitakan firman untuk meningkatkan kualitas dalam tubuh Kristus.
    Kisah Rasul 13:5
    13:5 Setiba di Salamis mereka memberitakan firman Allah di dalam rumah-rumah ibadat orang Yahudi. Dan Yohanes menyertai mereka sebagai pembantu mereka.
    Yohanes Markus tekun dalam melayani Tuhan sekalipun hanya sebagai hamba/ pembantu, akhirnya pemakaian Tuhan diperjelas, dia dipakai Tuhan untuk menulis injil Markus yang menampilkan Yesus sebagai hamba.
  2. Kita bisa melihat wajah Yesus yang bersinar bagaikan matahari terik.
    Matius 5:8

    5:8 Berbahagialah orang yang suci hatinya, karena mereka akan melihat Allah.
    Saat kita disucikan, kita bisa memandang wajah Yesus dan kita mengalami sinar kasih karunia, belas kasihan, kemurahan, anugerah Tuhan.
    Bilangan 6:25
    6:25 TUHAN menyinari engkau dengan wajah-Nya dan memberi engkau kasih karunia;

Hasilnya:

  1. Kita bisa mengaku bahwa kita hidup dengan segala keadaan kita hanya karena anugerah Tuhan.
    Jika keadaan kita baik/ diberkati, jangan bangga/ sombong, semua hanya anugerah Tuhan.
    Jika keadaan kita tidak baik, jangan kecewa/ putus asa, kita tetap berharap anugerah Tuhan.
  2. Kita mengalami pertolongan Tuhan tepat pada waktunya.
    Ibrani 4:16
    4:16 Sebab itu marilah kita dengan penuh keberanian menghampiri takhta kasih karunia, supaya kita menerima rahmat dan menemukan kasih karunia untuk mendapat pertolongan kita pada waktunya.
    Kita hanya harus sabar menunggu waktu Tuhan. Tuhan akan menolong kita, apa yang sudah mustahil bagi kita, tidak mustahil bagi Tuhan. Jangan takut, jika kita memandang Yesus, pasti ada pertolongan.
  3. Kita akan mengalami keubahan hidup dari manusia daging menjadi manusia rohani seperti Yesus.
    Mulai dari wajah yang tadinya pucat, bisa menjadi berseri, wajah penuh harapan. Sampai suatu waktu saat kedatangan Tuhan kedua kali, kita bisa diubahkan menjadi sama mulia dengan Tuhan.

Tuhan memberkati.



kembali ke halaman sebelumnya
IBADAH RUTIN DI MALANG

Minggu jam 06:45 (Ibadah Raya)
Minggu jam 10:15 (Ibadah Sekolah Minggu)
Selasa jam 17:15 (Ibadah Pendalaman Alkitab)
Rabu jam 07:30 (Ibadah Kaum Wanita)
Kamis jam 17:15 (Ibadah Doa Penyembahan)
Sabtu jam 17:15 (Ibadah Kaum Muda Remaja)

IBADAH RUTIN DI MEDAN
Royal Room Hotel Danau Toba Internasional
Jl. Imam Bonjol Medan

Minggu, jam 18:45 (Ibadah Raya)
Senin, jam 08:00 (Ibadah Pendalaman Alkitab)
Senin, jam 17:30 (Ibadah Pendalaman Alkitab)

IBADAH RUTIN DI SURABAYA

Minggu jam 09:00 (Ibadah Sekolah Minggu)
Minggu jam 10:15 (Ibadah Raya)
Rabu jam 17:30 (Ibadah Pendalaman Alkitab)
Jumat jam 17:30 (Ibadah Doa Penyembahan)


IBADAH RUTIN DI JAKARTA
Jl. Patra Kuningan XIV no.4
Jakarta Selatan
Sabtu, jam 09:00 (Ibadah Pendalaman Alkitab)

IBADAH KUNJUNGAN
  • 26-28 November 2019
    (Ibadah Kunjungan di Ciawi & Jakarta)

  • 13 Desember 2019
    (Ibadah Natal di Bondowoso)

  • 28-30 Januari 2020
    (Ibadah Kunjungan di Medan)

  • 13-18 April 2020
    (Ibadah Kunjungan di Korea Selatan)

All Right Reserved Gereja Pantekosta Tabernakel "KRISTUS KASIH"
Jln. Simpang Borobudur 27 Malang | Telp: (0341) 496949 | Fax: (0341) 476751 » Lihat Peta Gereja Kami di Malang
Jln. WR Supratman 4 Surabaya | Telp. 08123300378 » Lihat Peta Gereja Kami di Surabaya
hubungi kami | email: info@gptkk.org | sitemap | top