English Language | Form Penggembalaan
kebaktian doa
KEBAKTIAN LAINNYA
Transkrip lengkap lainnya

Doa (Selasa, 14 Agustus 2007)
Tayang: 14 Juli 2010
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa (Selasa, 02 Oktober 2007)
Tayang: 16 Januari 2011
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa (Selasa, 29 April 2008)
Tayang: 24 Mei 2008
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa (Selasa, 29 Januari 2008)
Tayang: 22 Maret 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa (Selasa, 28 Agustus 2007)
Tayang: 03 Oktober 2010
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa (Selasa, 31 Juli 2007)
Tayang: 22 April 2010
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa (Selasa Sore, 08 April 2008)
Tayang: 24 Februari 2013
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa (Selasa, 04 Maret 2008)
Tayang: 15 Juli 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa (Selasa, 15 Januari 2008)
Tayang: 11 Februari 2012
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa (Selasa, 06 November 2007)
Tayang: 24 April 2011
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa (Selasa, 20 Mei 2008)
Tayang: 24 Mei 2008
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa (Selasa, 16 Oktober 2007)
Tayang: 10 Maret 2011
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa (Selasa, 09 Oktober 2007)
Tayang: 19 Februari 2011
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa (Selasa, 04 September 2007)
Tayang: 14 November 2010
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa (Selasa Sore, 13 November 2007)
Tayang: 31 Juli 2011
[baca transkrip] | [download file transkrip]


ALAT TABERNAKEL

Pelataran
Pintu Gerbang
Mezbah Korban Bakaran
Bejana Pembasuhan Dari Tembaga
Pintu Kemah
Pelita Emas
Meja Roti Sajian
Mezbah Dupa Emas
Pintu Tirai
Tabut Perjanjian
Imam-Imam
Imam Besar
Tahbisan Imam-Imam
Ukupan Wangi-wangian
Papan-papan dan Kayu Lintang
Tudung (Tenda) Tabernakel

gambar denah tabernakel

Untuk Koneksi Lambat, silahkan buka http://id.gptkk.org
Transkrip lengkap dari ibadah penggembalaan di Malang dan Surabaya, semuanya di bawakan oleh gembala sidang Pdt. Widjaja Hendra.

Silahkan kontak ke info@gptkk.org apabila bapak/ibu/sdr/sdri ada pertanyaan atau mungkin ingin berlangganan majalah Manna dan silahkan kirim email ke widjaja_h [at] yahoo.com apabila ingin konsultasi pribadi dengan bapak gembala
silahkan ganti tanda [at] dengan @
Kebaktian: Doa
Tanggal: Selasa, 10 Juni 2008
Tempat: GPTKK, Malang
Pembicara: Pdt. Widjaja Hendra
Download file: [download file transkrip] - [versi cetak]
Tayang: 06 Juli 2008

Sebelum kedatangan Yesus kedua kali akan didahului antikris berkuasa di bumi selama 3,5 tahun untuk memburu, membunuh anak Tuhan.

Matius 24:20
24:20 Berdoalah, supaya waktu kamu melarikan diri itu jangan jatuh pada musim dingin dan jangan pada hari Sabat.

Kehidupan yang masuk dalam aniaya antikris yaitu kehidupan kristen yang mengalami musim dingin rohani/ krisis rohani.
Sudah kita pelajari 3 macam musim dingin, yang terbesar adalah musim dingin kasih.

Matius 24:12
24:12 Dan karena makin bertambahnya kedurhakaan, maka kasih kebanyakan orang akan menjadi dingin.

Kasih menjadi dingin sehingga kedurhakaan semakin meningkat. Kedurhakaan melanda 2 tempat utama:

  1. Dalam ibadah pelayanan.
    Ada orang yang seperti Korah, beribadah bukan dengan kasih tetapi dengan durhaka sehingga merosot, binasa.
  2. Dalam rumah tangga, nikah dan buah nikah.
    Yesaya 49:15-16

    49:15 Dapatkah seorang perempuan melupakan bayinya, sehingga ia tidak menyayangi anak dari kandungannya? Sekalipun dia melupakannya, Aku tidak akan melupakan engkau.
    49:16 Lihat, Aku telah melukiskan engkau di telapak tangan-Ku; tembok-tembokmu tetap di ruang mata-Ku.

    Sekarang sudah terjadi banyak bayi yang dibuang oleh orang tuanya, ini pertanda krisis kasih. Juga banyak anak yang durhaka pada orang tua.
    Matius 10:21
    10:21 Orang akan menyerahkan saudaranya untuk dibunuh, demikian juga seorang ayah akan anaknya. Dan anak-anak akan memberontak terhadap orang tuanya dan akan membunuh mereka.

Kita sungguh-sungguh harus waspada. Kehidupan yang mengalami krisis kasih masuk dalam kedurhakaan antikris, bahkan sampai kebinasaan.
Namun puji syukur kepada Tuhan, sekalipun seorang ibu sampai tidak menyayangkan bayi yang dikandungnya, tapi Tuhan tetap tidak akan melupakan kita, kasih Tuhan tidak pernah berubah untuk selama-lamanya. Itulah sebabnya, biarlah hari-hari ini kita berusaha untuk hidup didalam tangan kasih Tuhan.
Prakteknya, kita harus menjadi bayi rohani (seperti bayi yang hidup dibawah tangan kasih ibu).
Tandanya:

  1. Mengalami kelahiran baru, kelahiran secara rohani.
    1 Petrus 2:1-2
    2:1. Karena itu buanglah segala kejahatan, segala tipu muslihat dan segala macam kemunafikan, kedengkian dan fitnah.
    2:2 Dan jadilah sama seperti bayi yang baru lahir, yang selalu ingin akan air susu yang murni dan yang rohani, supaya olehnya kamu bertumbuh dan beroleh keselamatan,

    Tanda kelahiran baru yaitu membuang dosa (5 dosa) yaitu dosa kejahatan, tipu muslihat, kemunafikan, kedengkian dan fitnah.
  2. Selalu rindu akan air susu yang murni dan rohani [1 Petrus 2:2].
    Air susu yang murni dari ibu menunjuk firman penggembalaan. Ibu kandung hanya satu, yang bertanggungjawab atas bayinya, tidak mungkin menyuruh ibu lain untuk menyusui bayi. Ini menunjuk sisitem penggembalaan, dipercayakan pada seorang gembala. Seorang gembala jangan sampai kita bosan menyampaikan firman penggembalaan, ini berarti tanpa kasih, egois. Sidang jemaat yang tidak mau makan firman penggembalaan juga egois.
    Firman penggembalaan adalah firman yang dipercayakan Tuhan kepada seorang gembala dan disampaikan secara terus menerus.
  3. Bisa memuji dan menyembah Tuhan.
    Matius 21:15-16

    21:15 Tetapi ketika imam-imam kepala dan ahli-ahli Taurat melihat mujizat-mujizat yang dibuat-Nya itu dan anak-anak yang berseru dalam Bait Allah: "Hosana bagi Anak Daud!" hati mereka sangat jengkel,
    21:16 lalu mereka berkata kepada-Nya: "Engkau dengar apa yang dikatakan anak-anak ini?" Kata Yesus kepada mereka: "Aku dengar; belum pernahkah kamu baca: Dari mulut bayi-bayi dan anak-anak yang menyusu Engkau telah menyediakan puji-pujian?"

    Dari mulut bayi mengeluarkan pujian dan penyembahan. Penyembahan yang benar didorong oleh firman.
    Jika mulut disucikan, bisa menyembah Tuhan. Ini kehidupan yang berada di dalam tangan kasih Gembala Agung.
    Yesaya 49:16
    49:16 Lihat, Aku telah melukiskan engkau di telapak tangan-Ku; tembok-tembokmu tetap di ruang mata-Ku.

Hasilnya:

  1. Tangan kasih Tuhan menggendong dan memelihara kehidupan kita sampai tidak berkekurangan.
    Kita dipelihara secara jasmani dan rohani, sampai sempurna.
  2. Tangan kasih Tuhan melindungi kita siang dan malam.
    Mata Tuhan tidak pernah tidur, berarti ada perlindungan siang dan malam dari marabahaya, celaka, bencana, dll yang akan melanda bumi ini sampai melindungi kita dari aniaya antikris selama 3,5 tahun.
  3. Tangan kasih Tuhan menuntun kita ke masa depan yang indah dan menghapus air mata kita.
    Makin dihapus air mata maka makin indah hidup itu, sampai masuk dalam kota Yerusalem Baru dimana tidak ada setetes pun air mata.


kembali ke halaman sebelumnya
IBADAH RUTIN DI MALANG

Minggu jam 06:45 (Ibadah Raya)
Minggu jam 10:15 (Ibadah Sekolah Minggu)
Selasa jam 17:15 (Ibadah Pendalaman Alkitab)
Rabu jam 07:30 (Ibadah Kaum Wanita)
Kamis jam 17:15 (Ibadah Doa Penyembahan)
Sabtu jam 17:15 (Ibadah Kaum Muda Remaja)

IBADAH RUTIN DI MEDAN
Royal Room Hotel Danau Toba Internasional
Jl. Imam Bonjol Medan

Minggu, jam 18:45 (Ibadah Raya)
Senin, jam 08:00 (Ibadah Pendalaman Alkitab)
Senin, jam 17:30 (Ibadah Pendalaman Alkitab)

IBADAH RUTIN DI SURABAYA

Minggu jam 09:00 (Ibadah Sekolah Minggu)
Minggu jam 10:15 (Ibadah Raya)
Rabu jam 17:30 (Ibadah Pendalaman Alkitab)
Jumat jam 17:30 (Ibadah Doa Penyembahan)


IBADAH RUTIN DI JAKARTA
Jl. Patra Kuningan XIV no.4
Jakarta Selatan
Sabtu, jam 09:00 (Ibadah Pendalaman Alkitab)

IBADAH KUNJUNGAN
  • 28-30 Januari 2020
    (Ibadah Kunjungan di Medan)

  • Februari 2020
    (Ibadah Kunjungan di Jayapura)

  • 29 April 2020 - 01 Mei 2020
    (Ibadah Persekutuan di Square Ballroom Surabaya)

  • Agustus 2020
    (Ibadah Kunjungan di Srilangka)

All Right Reserved Gereja Pantekosta Tabernakel "KRISTUS KASIH"
Jln. Simpang Borobudur 27 Malang | Telp: (0341) 496949 | Fax: (0341) 476751 » Lihat Peta Gereja Kami di Malang
Jln. WR Supratman 4 Surabaya | Telp. 08123300378 » Lihat Peta Gereja Kami di Surabaya
hubungi kami | email: info@gptkk.org | sitemap | top