English Language | Form Penggembalaan
RINGKASAN KOTBAH IBADAH RUTIN DAN IBADAH KUNJUNGAN
RINGKASAN LAINNYA

Ibadah Raya Malang, 10 Desember 2017 (Minggu Pagi)
Salam sejahtera dalam kasih sayangnya Tuhan kita Yesus Kristus.

Wahyu 6:12-13
6:12 Maka aku melihat, ketika Anak Domba itu membuka...

Ibadah Doa Surabaya, 17 Juni 2009 (Rabu Sore)
Matius 24: 32-35
Nubuat ke-6= NUBUAT TENTANG POHON ARA/ISRAEL.
Pohon ara ini ditampilkan dari jaman ke jaman: jaman...

Ibadah Raya Malang, 25 Januari 2009 (Minggu Pagi)
Matius 24:29-31 adalah keadaan pada waktu kedatangan Yesus kedua kali:
Matius 24:29,...

Ibadah Doa Surabaya, 21 Juli 2010 (Rabu Sore)
Matius 25 : 14-40 perumpaman tentang talenta.
Matius 25 : 14-15
25:14. "Sebab hal Kerajaan Sorga sama seperti seorang yang mau bepergian...

Ibadah Doa Surabaya, 08 Juli 2015 (Rabu Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayangnya TUHAN kita Yesus Kristus. Selamat malam, selamat mendengarkan firman TUHAN. Biarlah damai...

Ibadah Doa Puasa Malang Session I, 08 September 2009 (Selasa Pagi)
Saat kita tidak berdaya menghadapi sesuatu, biar lewat doa puasa kita bisa berseru mohon pertolongan...

Ibadah Kaum Muda Remaja Malang, 09 Mei 2020 (Sabtu Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Lukas 15: 8=> perumpamaan tentang dirham yang hilang
15:8. "Atau perempuan...

Ibadah Kaum Muda Remaja Malang, 13 Januari 2018 (Sabtu Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Lukas 12
Dalam susunan Tabernakel, Lukas 12 terkena pada...

Ibadah Pendalaman Alkitab Malang, 23 Oktober 2008 (Kamis Sore)
Matius 24: 28 'SIKAP GEREJA TUHAN DALAM MENANTI KEDATANGAN TUHAN KE 2X'
...

Ibadah Raya Malang, 05 Maret 2017 (Minggu Pagi)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Wahyu 5:1
5:1 Maka aku melihat di...

Ibadah Doa Surabaya, 03 Juli 2019 (Rabu Sore)
Dari rekaman ibadah doa di Medan

Salam sejahtera dalam kasih sayangnya TUHAN kita Yesus Kristus. Selamat mendengarkan firman...

Ibadah Doa Malam Surabaya, 26 mei 2014 (Senin Malam)
Salam sejahtera dalam kasih sayangnya Tuhan kita Yesus Kristus. Selamat malam, selamat mendengarkan Firman Tuhan. Biarlah damai...

Ibadah Kaum Muda Remaja Malang, 15 Maret 2014 (Sabtu Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Lukas 6 secara keseluruhan menunjuk pada kebenaran,...

Ibadah Pendalaman Alkitab Surabaya, 30 September 2013 (Senin Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayangnya Tuhan kita Yesus Kristus. Selamat malam, selamat mendengarkan Firman Tuhan. Biarlah damai...

Ibadah Raya Malang, 15 Maret 2015 (Minggu Pagi)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Wahyu pasal 2-3 menunjuk 7 percikan...


TRANSKRIP LENGKAP

Umum Surabaya (Minggu Sore, 07 Desember 2014)
Tayang: 16 Juni 2020
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 30 November 2014)
Tayang: 16 Juni 2020
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 26 November 2014)
Tayang: 10 Mei 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 24 November 2014)
Tayang: 10 Mei 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 23 November 2014)
Tayang: 07 Januari 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 19 November 2014)
Tayang: 07 Januari 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 17 November 2014)
Tayang: 07 Januari 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 09 November 2014)
Tayang: 22 Agustus 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 05 November 2014)
Tayang: 04 Juni 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 03 November 2014)
Tayang: 04 Juni 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 02 November 2014)
Tayang: 03 Maret 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 20 Oktober 2014)
Tayang: 13 Desember 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 13 Oktober 2014)
Tayang: 13 Desember 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 12 Oktober 2014)
Tayang: 24 Oktober 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 08 Oktober 2014)
Tayang: 18 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 06 Oktober 2014)
Tayang: 05 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 05 Oktober 2014)
Tayang: 05 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 01 Oktober 2014)
Tayang: 05 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 29 September 2014)
Tayang: 24 Juni 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 21 September 2014)
Tayang: 19 Mei 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]



Untuk Koneksi Lambat, silahkan buka http://id.gptkk.org
Transkrip lengkap dari ibadah penggembalaan di Malang dan Surabaya, semuanya di bawakan oleh gembala sidang Pdt. Widjaja Hendra.

Silahkan kontak ke info@gptkk.org apabila bapak/ibu/sdr/sdri ada pertanyaan atau mungkin ingin berlangganan majalah Manna dan silahkan kirim email ke widjaja_h [at] yahoo.com apabila ingin konsultasi pribadi dengan bapak gembala
silahkan ganti tanda [at] dengan @
Cari ringkasan:   
[versi cetak]
Cari rekaman ibadah ini di: http://www.kabarmempelai.org
Ibadah Doa Malang, 16 Juli 2020 (Kamis Sore)

Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Wahyu 11: 15-19 bicara tentang bunyi sangkakala yang ketujuh atau nafiri yang terakhir.

Wahyu 11:15
11:15. Lalu malaikat yang ketujuh meniup sangkakalanya, dan terdengarlah suara-suara nyaring di dalam sorga, katanya: "Pemerintahan atas dunia dipegang oleh Tuhan kita dan Dia yang diurapi-Nya, dan Ia akan memerintah sebagai raja sampai selama-lamanya."

Sangkakala ketujuh menampilkan pribadi Yesus yang datang kembali kedua kali di awan-awan yang permai dalam kemuliaan sebagai Raja segala raja dan Mempelai Pria Sorga, untuk menegakkan kerajaan Sorga di dunia, itulah kerajaan seribu tahun damai (Firdaus yang akan datang), sampai nanti benar-benar masuk kerajaan Sorga, Yerusalem Baru selamanya.

Kita lihat kerinduan Tuhan untuk menegakkan kerajaan Sorga di bumi ditanyatakan lewat doa Bapa kami.
Matius 6:9-10
6:9. Karena itu berdoalah demikian: Bapa kami yang di sorga, Dikuduskanlah nama-Mu,
6:10. datanglah Kerajaan-Mu, jadilah kehendak-Mu di bumi seperti di sorga.

Kita juga harus merindukan di bumi seperti di Sorga, sama dengan merindukan kerajaan Sorga di bumi mulai sekarang, kerajaan seribu tahun damai (Firdaus yang akan datang), sampai kerajaan Sorga selamanya.

Oleh karena itu, kita juga harus banyak berdoa seperti diajarkan Yesus, dan mempraktikkan apa yang kita doakan dalam hidup sehari-hari.

Doa Bapa kami berarti harus dinaikkan oleh Anak Bapa, itulah Yesus yang diakui sebagai Anak Allah.
Bagaimana dengan kita? Kita juga bisa berdoa karena kita juga diakui sebagai anak-anak Allah.

Proses Yesus diakui sebagai Anak Allah dan kita diakui sebagai anak Allah:
  1. Baptisan air.
    Matius 3:13-17
    3:13. Maka datanglah Yesus dari Galilea ke Yordan kepada Yohanes untuk dibaptis olehnya.
    3:14. Tetapi Yohanes mencegah Dia, katanya: "Akulah yang perlu dibaptis oleh-Mu, dan Engkau yang datang kepadaku?"
    3:15. Lalu Yesus menjawab, kata-Nya kepadanya: "Biarlah hal itu terjadi, karena demikianlah sepatutnya kita menggenapkan seluruh kehendak Allah." Dan Yohanespun menuruti-Nya.
    3:16. Sesudah dibaptis, Yesus segera keluar dari air dan pada waktu itu juga langit terbuka dan Ia melihat Roh Allah seperti burung merpati turun ke atas-Nya,
    3:17. lalu terdengarlah suara dari sorga yang mengatakan: "Inilah Anak-Ku yang Kukasihi, kepada-Nyalah Aku berkenan."

    'menggenapkan seluruh kehendak Allah' = kalau kita melakukan sesuai dengan kehendak Tuhan, kita akan merasakan kerajaan Sorga. Di luar kehendak Tuhan, kita hanya merasa saja di kerajaan Sorga, padahal akhirnya ke neraka.

    Yesus diakui sebagai Anak Allah lewat baptisan air yang benar.
    Kita juga, kita diakui sebagai anak Allah lewat baptisan air yang benar.

    Yesus adalah satu-satunya manusia yang tidak berdosa, tetapi mengapa Dia harus masuk baptisan air yang benar, padahal baptisan air hanya untuk orang berdosa?
    • Untuk melakukan kehendak Bapa, yaitu Dia harus dijadikan sebagai manusia berdosa untuk menanggung dosa-dosa kita.
    • Untuk memberi teladan baptisan air yang benar.

    Roma 6:4
    6:4. Dengan demikian kita telah dikuburkan bersama-sama dengan Dia oleh baptisan dalam kematian, supaya, sama seperti Kristus telah dibangkitkan dari antara orang mati oleh kemuliaan Bapa, demikian juga kita akan hidup dalam hidup yang baru.

    Kita harus dibaptis seperti Yesus dibaptis.
    Baptisan air yang benar adalah orang yang sudah percaya Yesus dan bertobat, mati terhadap dosa, harus dikuburkan dalam air bersama Yesus dan bangkit keluar dari dalam air bersama Yesus, sehingga mendapatkan hidup baru/ hidup Sorgawi, yaitu kita diakui sebagai anak-anak Allah.

    Apa yang dibaharui dalam baptisan? Hati nurani yang cenderung jahat menjadi baik/ tulus.
    1 Petrus 3:20-21
    3:20. yaitu kepada roh-roh mereka yang dahulu pada waktu Nuh tidak taat kepada Allah, ketika Allah tetap menanti dengan sabar waktu Nuh sedang mempersiapkan bahteranya, di mana hanya sedikit, yaitu delapan orang, yang diselamatkan oleh air bah itu.
    3:21. Juga kamu sekarang diselamatkan oleh kiasannya, yaitu baptisan--maksudnya bukan untuk membersihkan kenajisan jasmani, melainkan untuk memohonkan hati nurani yang baik kepada Allah--oleh kebangkitan Yesus Kristus,
    3:22. yang
    duduk di sebelah kanan Allah, setelah Ia naik ke sorga sesudah segala malaikat, kuasa dan kekuatan ditaklukkan kepada-Nya.

    'duduk di sebelah kanan Allah' = lewat baptisan air, kita ada kaitan dengan kerajaan Sorga.

    Hati nurani yang tulus artinya:
    • Kita bisa membedakan pengajaran yang benar dan tidak benar, sehingga bisa membedakan semua yang benar dan tidak benar. Ini sama dengan hidup dalam kebenaran dan ketenangan. Hidup benar sama dengan tenang. Inilah anak-anak Allah. Kalau tidak benar, tidak akan tenang.
    • Kita bisa merasakan ada sesuatu yang tidak beres, sehingga banyak berdiam diri.

    Saat kita diam dan tenang, saat itulah kita merasakan kerajaan Sorga di bumi, sekalipun kita di tengah gelombang seperti Yesus.

    Markus 4:38-39

    4:38. Pada waktu itu Yesus sedang tidur di buritan di sebuah tilam. Maka murid-murid-Nya membangunkan Dia dan berkata kepada-Nya: "Guru, Engkau tidak perduli kalau kita binasa?"
    4:39. Iapun bangun, menghardik angin itu dan berkata kepada danau itu: "
    Diam! Tenanglah!" Lalu angin itu reda dan danau itu menjadi teduh sekali.

    Kalau diam dan tenang, kita akan mengalami kuasa kebangkitan untuk meneduhkan angin dan gelombang di lautan dunia, mengalahkan kuasa maut dari setan tritunggal.

    1 Petrus 3:21-22

    3:21. Juga kamu sekarang diselamatkan oleh kiasannya, yaitu baptisan--maksudnya bukan untuk membersihkan kenajisan jasmani, melainkan untuk memohonkan hati nurani yang baik kepada Allah--oleh kebangkitan Yesus Kristus,
    3:22. yang duduk di sebelah kanan Allah, setelah Ia naik ke sorga sesudah segala malaikat, kuasa dan kekuatan ditaklukkan kepada-Nya.

    Hasilnya adalah:
    • Selamat dan diberkati Tuhan.
    • Kita mengalami damai sejahtera, semua enak dan ringan.

    Jadi, di atas permukaan laut yang bergelora, Tuhan menyatakan kasihNya untuk menyelamatkan kita sebagai anak-anak Allah. Inilah kerajaan Sorga di bumi. Hidup kita menjadi enak dan ringan.

  1. Doa penyembahan.
    Lukas 9:28-30,35
    9:28. Kira-kira delapan hari sesudah segala pengajaran itu, Yesus membawa Petrus, Yohanes dan Yakobus, lalu naik ke atas gunung untuk berdoa.
    9:29. Ketika Ia sedang berdoa, rupa wajah-Nya berubah dan pakaian-Nya menjadi putih berkilau-kilauan.
    9:30. Dan tampaklah dua orang berbicara dengan Dia, yaitu Musa dan Elia.
    9:35. Maka terdengarlah suara dari dalam awan itu, yang berkata: "Inilah Anak-Ku yang Kupilih, dengarkanlah Dia."

    Kita diakui sebagai anak Allah lewat doa penyembahan.
    Doa penyembahan adalah proses perobekan daging dengan segala keinginan dan tabiatnya, sehingga kita mengalami pembaharuan hidup dari manusia daging menjadi manusia rohani seperti Yesus, mulai dari wajah/ pancaindera.

    Kita ambil satu indera yaitu telinga. Telinga diubahkan menjadi taat dengar-dengaran, termasuk setia.Yesus taat dan setia sampai mati di kayu salib, kita taat dan setia sampai daging tidak bersuara, taat dengan pengorbanan apa pun.

    'pakaian-Nya menjadi putih berkilau-kilauan' = kalau taat dan setia, kita akan hidup dalam kesucian. Pertahankan kesucian! Tunjukkan bahwa kita orang suci lewat solah tingkah laku yang suci, bukan sok suci.

    Yesus taat, setia, dan suci, sehingga Ia diakui sebagai Anak Allah yang dipilih.
    Kehidupan yang dipilih adalah Imam Besar dan imam-imam.
    Syarat menjadi imam adalah suci.

    Kita juga menjadi anak Allah yang dipilih, imam-imam dan raja-raja, kita menjadi warga kerajaan Sorga.

    Di atas puncak gunung penyembahan, Tuhan menyatakan kasih-Nya sebagai Imam Besar dan Raja segala raja untuk mengangkat kita menjadi imam-imam dan raja-raja yang taat, suci, dan setia.

    Ulangan 11:13-14
    11:13. Jika kamu dengan sungguh-sungguh mendengarkan perintah yang kusampaikan kepadamu pada hari ini, sehingga kamu mengasihi TUHAN, Allahmu, dan beribadah kepada-Nya dengan segenap hatimu dan dengan segenap jiwamu,
    11:14. maka Ia akan memberikan hujan untuk tanahmu pada masanya, hujan awal dan hujan akhir, sehingga engkau dapat mengumpulkan gandummu, anggurmu dan minyakmu,

    'sungguh-sungguh mendengarkan perintah yang kusampaikan kepadamu' = taat.
    'beribadah kepada-Nya dengan segenap hatimu' = setia.

    Kalau kita taat dan setia, kita akan hidup dalam suasana Kanaan, yang bergantung pada hujan. Kita hanya berseru "Ya Abba, ya Bapa" dan Tuhan akan mencurahkan hujan Roh Kudus seccara berkelimpahan. Ini kebutuhan kita.

    Hasilnya adalah:
    • Mujizat rohani, yaitu:
      1. Pembaharuan hidup mulai dari mulut. Kita menjadi saksi Tuhan dan rumah doa.
        Saksi Tuhan adalah kedudukan sebagai warga kerajaan Sorga.
      2. Mengumpulkan gandum (firman), anggur (kasih), dan minyak (Roh Kudus) = kita menjadi kehidupan yang tergembala.

    • Mujizat jasmani terjadi, yaitu:
      1. Perlindungan dan pemeliharaan secara berlimpah di tengah kesulitan dunia sampai masa antikris berkuasa di bumi.
      2. Hujan Roh Kudus mengalir ke lembah-lembah. Lembah air mata menjadi bukit kebahagiaan Sorga, lembah kegagalan menjadi berhasil dan indah, lembah kemustahilan menjadi tidak mustahil.

    • Kalau Yesus datang kembali kedua kali, kita diubahkan jadi sempurna, untuk layak menyambut kedatanganNya di awan-awan yang permai. Kita layak untuk masuk kerajaan seribu tahun damai (Firdaus yang akan datang). Kita bahagia sampai masuk kerajaan Sorga selama-lamanya.


Tuhan memberkati.

kembali ke halaman sebelumnya
IBADAH RUTIN DI MALANG

Minggu jam 06:45 (Ibadah Raya)
Minggu jam 10:15 (Ibadah Sekolah Minggu)
Selasa jam 17:15 (Ibadah Pendalaman Alkitab)
Rabu jam 07:30 (Ibadah Kaum Wanita)
Kamis jam 17:15 (Ibadah Doa Penyembahan)
Sabtu jam 17:15 (Ibadah Kaum Muda Remaja)

IBADAH RUTIN DI MEDAN
Royal Room Hotel Danau Toba Internasional
Jl. Imam Bonjol Medan

Minggu, jam 18:45 (Ibadah Raya)
Senin, jam 08:00 (Ibadah Pendalaman Alkitab)
Senin, jam 17:30 (Ibadah Pendalaman Alkitab)

IBADAH RUTIN DI SURABAYA

Minggu jam 09:00 (Ibadah Sekolah Minggu)
Minggu jam 10:15 (Ibadah Raya)
Rabu jam 17:30 (Ibadah Pendalaman Alkitab)
Jumat jam 17:30 (Ibadah Doa Penyembahan)


IBADAH RUTIN DI JAKARTA
Jl. Patra Kuningan XIV no.4
Jakarta Selatan
Sabtu, jam 09:00 (Ibadah Pendalaman Alkitab)

IBADAH KUNJUNGAN
All Right Reserved Gereja Pantekosta Tabernakel "KRISTUS KASIH"
Jln. Simpang Borobudur 27 Malang | Telp: (0341) 496949 | Fax: (0341) 476751 » Lihat Peta Gereja Kami di Malang
Jln. WR Supratman 4 Surabaya | Telp. 08123300378 » Lihat Peta Gereja Kami di Surabaya
hubungi kami | email: info@gptkk.org | sitemap | top