English Language | Form Penggembalaan
RINGKASAN KOTBAH IBADAH RUTIN DAN IBADAH KUNJUNGAN
RINGKASAN LAINNYA

Ibadah Pendalaman Alkitab Surabaya, 04 Januari 2010 (Senin Sore)
Matius 23: 43-44
2 peristiwa besar saat Tuhan datang: ...

Ibadah Doa Malang, 03 Juli 2012 (Selasa Sore)
Matius 27 secara keseluruhan menunjuk pada 7 percikan darah di atas Tabut...

Ibadah Raya Surabaya, 06 Januari 2019 (Minggu Siang)
Salam sejahtera dalam kasih sayangnya TUHAN kita Yesus Kristus. Selamat siang, selamat mendengarkan firman TUHAN. Biarlah damai...

Ibadah Jumat Agung Malang, 19 April 2019 (Jumat Pagi)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Wahyu 9:1-12, tentang peniupan sangkakala yang kelima/ hukuman...

Ibadah Raya Surabaya, 18 April 2010 (Minggu Sore)
Pembicara: Budiman Tampubolon

Matius 25: 1-13
= ada 2 pribadi disini: Mempelai Pria,...

Ibadah Raya Surabaya, 06 Maret 2011 (Minggu Sore)
Matius 26: 6-12
26:6. Ketika Yesus berada di Betania, di rumah Simon si kusta,
26:7. datanglah seorang perempuan kepada-Nya membawa...

Ibadah Raya Malang, 01 Januari 2017 (Minggu Pagi)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Ada dua macam kegiatan di takhta Sorga:
Kegiatan/...

Ibadah Doa Surabaya, 07 Oktober 2015 (Rabu Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayangnya TUHAN kita Yesus Kristus. Selamat malam, selamat mendengarkan firman TUHAN. Biarlah damai...

Ibadah Pendalaman Alkitab Malang, 13 Januari 2011 (Kamis Sore)
Matius 25:31-34
25:31. "Apabila Anak Manusia datang dalam kemuliaan-Nya dan semua malaikat...

Ibadah Paskah Persekutuan I di Hotel Tunjungan Surabaya, 08 Mei 2015 (Jumat Malam)
Salam sejahtera dalam kasih sayangnya TUHAN kita Yesus Kristus. Selamat malam, selamat mendengarkan firman TUHAN. Biarlah damai...

Ibadah Pendalaman Alkitab Malang, 30 Juli 2019 (Selasa Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Wahyu 9:16-19 adalah sangkakala keenam atau...

Ibadah Pendalaman Alkitab Malang, 12 Maret 2015 (Kamis Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Wahyu pasal 2-3 menunjuk 7 percikan darah...

Ibadah Pendalaman Alkitab Malang, 23 Desember 2010 (Kamis Sore)
Matius 25:31-34, 41
25:31. "Apabila Anak Manusia datang dalam kemuliaan-Nya dan semua malaikat bersama-sama dengan Dia, maka Ia akan...

Ibadah Kenaikan Tuhan Malang, 21 Mei 2009 (Kamis Sore)
Memperingati kenaikan Tuhan tidak bisa dipisahkan dengan kedatangan Tuhan kedua kali. Memperingati kenaikan Tuhan berarti...

Ibadah Raya Malang, 31 Agustus 2014 (Minggu Pagi)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Wahyu 1:17-18
1:17 Ketika aku melihat Dia, tersungkurlah...


TRANSKRIP LENGKAP

Doa Surabaya (Rabu, 26 November 2014)
Tayang: 10 Mei 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 24 November 2014)
Tayang: 10 Mei 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 23 November 2014)
Tayang: 07 Januari 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 19 November 2014)
Tayang: 07 Januari 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 17 November 2014)
Tayang: 07 Januari 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 09 November 2014)
Tayang: 22 Agustus 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 05 November 2014)
Tayang: 04 Juni 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 03 November 2014)
Tayang: 04 Juni 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 02 November 2014)
Tayang: 03 Maret 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 20 Oktober 2014)
Tayang: 13 Desember 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 13 Oktober 2014)
Tayang: 13 Desember 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 12 Oktober 2014)
Tayang: 24 Oktober 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 08 Oktober 2014)
Tayang: 18 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 06 Oktober 2014)
Tayang: 05 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 05 Oktober 2014)
Tayang: 05 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 01 Oktober 2014)
Tayang: 05 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 29 September 2014)
Tayang: 24 Juni 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 21 September 2014)
Tayang: 19 Mei 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 17 September 2014)
Tayang: 29 April 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 15 September 2014)
Tayang: 29 April 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]



Untuk Koneksi Lambat, silahkan buka http://id.gptkk.org
Transkrip lengkap dari ibadah penggembalaan di Malang dan Surabaya, semuanya di bawakan oleh gembala sidang Pdt. Widjaja Hendra.

Silahkan kontak ke info@gptkk.org apabila bapak/ibu/sdr/sdri ada pertanyaan atau mungkin ingin berlangganan majalah Manna dan silahkan kirim email ke widjaja_h [at] yahoo.com apabila ingin konsultasi pribadi dengan bapak gembala
silahkan ganti tanda [at] dengan @
Cari ringkasan:   
[versi cetak]
Cari rekaman ibadah ini di: http://www.kabarmempelai.org
Ibadah Kaum Muda Remaja Malang, 04 Februari 2017 (Sabtu Sore)

Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Lukas 11:1
11:1 Pada suatu kali Yesus sedang berdoa di salah satu tempat. Ketika Ia berhenti berdoa, berkatalah seorang dari murid-murid-Nya kepada-Nya: "Tuhan, ajarlah kami berdoa, sama seperti yang diajarkan Yohanes kepada murid-muridnya."

Doa kita adalah "Tuhan, ajarlah kami berdoa", supaya doa kita berkenan kepada Tuhan.

Lukas 11:2-4
11:2 Jawab Yesus kepada mereka: "Apabila kamu berdoa, katakanlah: Bapa, dikuduskanlah nama-Mu; datanglah Kerajaan-Mu.
11:3 Berikanlah kami setiap hari makanan kami yang secukupnya
11:4 dan ampunilah kami akan dosa kami, sebab kamipun mengampuni setiap orang yang bersalah kepada kami; dan janganlah membawa kami ke dalam pencobaan."

Matius 6:9-10
6:9 Karena itu berdoalah demikian: Bapa kami yang di sorga, Dikuduskanlah nama-Mu,
6:10 datanglah Kerajaan-Mu, jadilah kehendak-Mu di bumi seperti di sorga.

Doa adalah memindahkan Kerajaan Sorga ke dunia, sehingga sekalipun kita masih hidup di dunia yang terkutuk, tetapi kita merasakan suasana Kerajaan Sorga, sehingga di dunia seperti di Sorga. Kita tidak akan terpengaruh lagi oleh apa pun di dunia, yaitu dosa-dosa sampai puncaknya dosa, pergaulan dunia, kesibukan dunia, dll.

Suasana Kerajaan Sorga di dalam dunia:
  1. Memiliki makanan rohani secukupnya. Dalam Tabernakel, menunjuk pada Meja Roti Sajian.
    Lukas 11:3
    11:3 Berikanlah kami setiap hari makanan kami yang secukupnya

    Ibrani 5:11-14
    5:11 Tentang hal itu banyak yang harus kami katakan, tetapi yang sukar untuk dijelaskan, karena kamu telah lamban dalam hal mendengarkan.
    5:12 Sebab sekalipun kamu, ditinjau dari sudut waktu, sudah seharusnya menjadi pengajar, kamu masih perlu lagi diajarkan asas-asas pokok dari penyataan Allah, dan kamu masih memerlukan susu, bukan makanan keras.
    5:13 Sebab barangsiapa masih memerlukan susu ia tidak memahami ajaran tentang kebenaran, sebab ia adalah anak kecil.
    5:14 Tetapi makanan keras adalah untuk orang-orang dewasa, yang karena mempunyai pancaindera yang terlatih untuk membedakan yang baik dari pada yang jahat.


    Ada dua macam makanan rohani:
    1. Susu/ firman penginjilan, yaitu firman yang memberitakan tentang kedatangan Yesus pertama kali ke dunia, dan mati di kayu salib untuk menyelamatkan manusia berdosa.
      Jika kita menerima firman penginjilan, maka kita diselamatkan oleh Tuhan. Buktinya adalah:
      • Iman, percaya kepada Yesus sebagai satu-satunya Juru Selamat, lewat mendengar firman penginjilan.
      • Bertobat, berhenti berbuat dosa dan kembali kepada Tuhan.
      • Baptisan air.
        Roma 6:4
        6:4 Dengan demikian kita telah dikuburkan bersama-sama dengan Dia oleh baptisan dalam kematian, supaya, sama seperti Kristus telah dibangkitkan dari antara orang mati oleh kemuliaan Bapa, demikian juga kita akan hidup dalam hidup yang baru.

        Baptisan air yang benar adalah orang yang sudah mati terhadap dosa, harus dikuburkan bersama Yesus dalam air, untuk bangkit bersama Yesus dan menerima hidup baru. Hidup baru adalah hidup Sorgawi, hidup yang mengalami baptisan Roh Kudus. Sehingga kita bisa hidup dalam kebenaran.

        Amsal 11:4
        11:4 Pada hari kemurkaan harta tidak berguna, tetapi kebenaran melepaskan orang dari maut.

        Jika hidup benar, maka hasilnya adalah kita diselamatkan dari maut dan tidak dihukum oleh Tuhan, tidak binasa.

    2. Makanan keras/ firman pengajaran yang benar, yang lebih tajam dari pedang bermata dua, yaitu firman yang memberitakan tentang kedatangan Yesus kedua kali di awan-awan yang permai, dalam kemuliaan sebagai Raja segala raja dan Mempelai Pria Sorga, untuk menyucikan dan mengubahkan kehidupan yang sudah selamat sampai menjadi sempurna seperti Yesus.

      Telinga yang disucikan adalah telinga yang baik, yaitu hanya mendengar firman pengajaran yang benar, bisa membedakan yang benar dan yang tidak benar. Setelah mendengar firman, maka lanjut dengar-dengaran pada firman, mempraktekkan firman.
      Mulut yang disucikan adalah mulut yang baik, yaitu berkata benar dan baik, bersaksi.
      Jika telinga dan mulut baik, maka semua menjadi baik.

      Markus 7:37
      7:37 Mereka takjub dan tercengang dan berkata: "Ia menjadikan segala-galanya baik, yang tuli dijadikan-Nya mendengar, yang bisu dijadikan-Nya berkata-kata."

      Saat mendengar firman adalah saat yang menentukan.
      Jika telinga tidak mau mendengar firman, mulut tidak mau bersaksi malah bergosip, tidak mau menyembah, maka akan terkena penyakit ayan rohani, yaitu kerusakan moral, kehancuran nikah dan buah nikah.
      Tetapi jika kita mau sungguh-sungguh mendengar sampai praktek firman, mulut berkata benar dan baik, maka yang tidak baik, yang hancur, akan Tuhan kerjakan menjadi baik.

  2. Memiliki pakaian rohani. Dalam Tabernakel menunjuk pada Pelita Emas.
    Lukas 11:4a
    11:4 dan ampunilah kami akan dosa kami, sebab kamipun mengampuni setiap orang yang bersalah kepada kami; ....

    Kejadian 3:6-7
    3:6 Perempuan itu melihat, bahwa buah pohon itu baik untuk dimakan dan sedap kelihatannya, lagipula pohon itu menarik hati karena memberi pengertian. Lalu ia mengambil dari buahnya dan dimakannya dan diberikannya juga kepada suaminya yang bersama-sama dengan dia, dan suaminyapun memakannya.
    3:7 Maka terbukalah mata mereka berdua dan mereka tahu, bahwa mereka telanjang; lalu mereka menyemat daun pohon ara dan membuat cawat.

    Pada saat diciptakan, manusia memiliki pakaian rohani atau pakaian kemuliaan, sehingga telanjang dan tidak malu. Tetapi Adam dan Hawa berbuat dosa, yaitu makan buah yang dilarang oleh Tuhan, sehingga telanjang dan malu. Adam dan Hawa diusir ke dalam dunia. Tetapi di dalam dunia, manusia terus berbuat dosa sampai puncaknya dosa, yaitu dosa makan-minum (merokok, mabuk, narkoba) dan dosa kawin-mengawinkan (dosa percabulan dengan aneka ragamnya, nikah yang salah). Manusia telanjang dan tidak tahu malu, seperti anjing dan babi. Manusia hidup dalam kutukan, penderitaan, air mata, sampai binasa selamanya.

    Bagaimana kita bisa mendapatkan pakaian rohani?
    Dari pihak Yesus, Ia harus mati dan ditelanjangi di kayu salib sehingga pakaiannya dibagi menjadi empat, dan jubahnya diundi.
    Dari pihak kita adalah berdamai, yaitu datang kepada salib Yesus. Kita mengaku dosa kepada Tuhan (vertikal) dan sesama (horizontal). Jika diampuni, jangan berbuat dosa lagi. Kita juga mengampuni dosa orang lain dan melupakannya. Jika berani mengaku dan mengampuni, itu sama dengan menelanjangi dosa, sehingga darah Yesus menutupi ketelanjangan kita. Kita mendapat pakaian kebenaran dan keselamatan dari Tuhan. Juga mendapat jubah pelayanan, sama dengan menjadi senjata kebenaran, menjadi imam dan raja yang beribadah melayani Tuhan dengan setia dan benar, setia dan berkobar-kobar, sampai garis akhir. Kita menjadi seperti keledai yang ditunggangi Yesus menuju Yerusalem Baru.

    Yesaya 32:17
    32:17 Di mana ada kebenaran di situ akan tumbuh damai sejahtera, dan akibat kebenaran ialah ketenangan dan ketenteraman untuk selama-lamanya.

    Jika dipakai oleh Tuhan seperti keledai ditunggangi Yesus, rela sengsara daging, maka kita akan mengalami damai sejahtera dari Sorga. Semua menjadi enak dan ringan, semua bahagia, wajah berseri.

  3. Memiliki rumah rohani, yaitu rumah doa. Dalam Tabernakel menunjuk pada Mezbah Dupa Emas.
    Lukas 11:4b
    11:4 ... dan janganlah membawa kami ke dalam pencobaan."

    Matius 6:13
    6:13 dan janganlah membawa kami ke dalam pencobaan, tetapi lepaskanlah kami dari pada yang jahat. (Karena Engkaulah yang empunya Kerajaan dan kuasa dan kemuliaan sampai selama-lamanya. Amin.)

    Jangan membawa pada pencobaan artinya harus lepas dari si jahat/ si pencoba.

    Rumah doa adalah kehidupan yang gemar menyembah Tuhan. Kalau tidak gemar menyembah Tuhan, maka akan menjadi sarang penyamun, yaitu kehidupan yang dikuasai oleh keinginan/ hawa nafsu daging atau dikuasai oleh si jahat.

    Yakobus 1:13-15
    1:13 Apabila seorang dicobai, janganlah ia berkata: "Pencobaan ini datang dari Allah!" Sebab Allah tidak dapat dicobai oleh yang jahat, dan Ia sendiri tidak mencobai siapapun.
    1:14 Tetapi tiap-tiap orang dicobai oleh keinginannya sendiri, karena ia diseret dan dipikat olehnya.
    1:15 Dan apabila keinginan itu telah dibuahi, ia melahirkan dosa; dan apabila dosa itu sudah matang, ia melahirkan maut.

    Keinginan daging akan memikat, kemudian lanjut menyeret untuk keluar dari kehendak Tuhan, dari firman pengajaran yang benar. Jika keluar dari rel kehendak Tuhan, tidak taat dan tidak dengar-dengaran, maka pasti akan anjlok dan hancur. Jatuh dalam dosa sampai puncaknya dosa, masalah yang tidak pernah selesai, sampai berbuah maut atau kebinasaan selamanya.

    Doa penyembahan adalah proses perobekan daging dengan segala keinginan dan hawa nafsunya, supaya kita bisa menerima kehendak Allah atau firman pengajaran yang benar, sekalipun bertentangan dengan daging. Kita bisa taat dengar-dengaran sampai daging tidak bersuara lagi. Kita menyerah sepenuh kepada Tuhan, mengulurkan tangan kepada Tuhan. Maka Tuhan juga akan mengulurkan tangan kepada kita.

Jadi, tempat di mana kita mengalami suasana Sorga adalah kandang penggembalaan atau Ruangan Suci. Posisi kehidupan yang mengalami suasana Sorga adalah hidup dalam tangan Tuhan, tangan Gembala Agung.

Yohanes 10:27-28
10:27 Domba-domba-Ku mendengarkan suara-Ku dan Aku mengenal mereka dan mereka mengikut Aku,
10:28 dan Aku memberikan hidup yang kekal kepada mereka dan mereka pasti tidak akan binasa sampai selama-lamanya dan seorangpun tidak akan merebut mereka dari tangan-Ku.


Hasilnya adalah:
  1. Tangan anugerah yang besar dari Gembala Agung memberi jaminan kepastian untuk memelihara hidup kita mulai sekarang, sampai masa antikris berkuasa 3.5 tahun, sampai hidup kekal selamanya.
  2. Tangan anugerah yang besar dari Gembala Agung memberi jaminan kepastian masa depan yang berhasil dan indah.
  3. Tangan anugerah yang besar dari Gembala Agung memberi kemenangan, memberi jalan keluar dari segala masalah, menyelesaikan semua masalah yang mustahil menjadi tidak mustahil.
  4. Tangan anugerah yang besar dari Gembala Agung menuntun kita ke kandang penggembalaan terakhir di Yerusalem Baru. Kita disucikan dan dibaharui terus-menerus, mulai dengan jujur, jika "ya" katakan "ya", jika "tidak" katakan "tidak", sampai menjadi sempurna seperti Dia.


Tuhan memberkati.

kembali ke halaman sebelumnya
IBADAH RUTIN DI MALANG

Minggu jam 06:45 (Ibadah Raya)
Minggu jam 10:15 (Ibadah Sekolah Minggu)
Selasa jam 17:15 (Ibadah Pendalaman Alkitab)
Rabu jam 07:30 (Ibadah Kaum Wanita)
Kamis jam 17:15 (Ibadah Doa Penyembahan)
Sabtu jam 17:15 (Ibadah Kaum Muda Remaja)

IBADAH RUTIN DI MEDAN
Royal Room Hotel Danau Toba Internasional
Jl. Imam Bonjol Medan

Minggu, jam 18:45 (Ibadah Raya)
Senin, jam 08:00 (Ibadah Pendalaman Alkitab)
Senin, jam 17:30 (Ibadah Pendalaman Alkitab)

IBADAH RUTIN DI SURABAYA

Minggu jam 09:00 (Ibadah Sekolah Minggu)
Minggu jam 10:15 (Ibadah Raya)
Rabu jam 17:30 (Ibadah Pendalaman Alkitab)
Jumat jam 17:30 (Ibadah Doa Penyembahan)


IBADAH RUTIN DI JAKARTA
Jl. Patra Kuningan XIV no.4
Jakarta Selatan
Sabtu, jam 09:00 (Ibadah Pendalaman Alkitab)

IBADAH KUNJUNGAN
  • 13 Desember 2019
    (Ibadah Natal di Bondowoso)

  • 18 Desember 2019
    (Ibadah Natal di Walikukun (Pagi))

  • 20 Desember 2019
    (Ibadah Natal di Jatipasar (Pagi))

  • 24 Desember 2019
    (Ibadah Natal di Malang)

  • 25 Desember 2019
    (Ibadah Natal di Square Ballroom Surabaya)

  • 28-30 Januari 2020
    (Ibadah Kunjungan di Medan)

  • 13-18 April 2020
    (Ibadah Kunjungan di Korea Selatan)

All Right Reserved Gereja Pantekosta Tabernakel "KRISTUS KASIH"
Jln. Simpang Borobudur 27 Malang | Telp: (0341) 496949 | Fax: (0341) 476751 » Lihat Peta Gereja Kami di Malang
Jln. WR Supratman 4 Surabaya | Telp. 08123300378 » Lihat Peta Gereja Kami di Surabaya
hubungi kami | email: info@gptkk.org | sitemap | top