English Language | Form Penggembalaan
RINGKASAN KOTBAH IBADAH RUTIN DAN IBADAH KUNJUNGAN
RINGKASAN LAINNYA

Ibadah Pendalaman Alkitab Surabaya, 08 Agustus 2011 (Senin Sore)
Pembicara: Pdp. Youpri Ardiantoro
Matius 26: 26-28
26:26. Dan ketika mereka sedang makan, Yesus mengambil roti, mengucap berkat, memecah-mecahkannya lalu memberikannya...

Ibadah Raya Malang, 17 Maret 2019 (Minggu Pagi)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Wahyu 9:1-12 tentang hukuman sangkakala yang kelima,...

Ibadah Doa Malang, 13 September 2011 (Selasa Sore)
Matius 26:17-25 --> makan Perjamuan Paskah.
Matius 26:26-29 --> makan Perjamuan Suci.
Jadi terjadi peralihan dari Perjamuan...

Ibadah Raya Surabaya, 23 November 2008 (Minggu Sore)
Matius 24: 28 -> sikap gereja Tuhan untuk menantikan kedatangan Yesus kedua kali,...

Ibadah Paskah Malang, 12 April 2009 (Minggu Pagi)
Matius 24:29-31 adalah keadaan pada waktu kedatangan Yesus kedua kali, yaitu:
Terjadi kegoncangan, badai...

Ibadah Natal Kaum Muda Remaja Malang, 21 Desember 2013 (Sabtu Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Lukas 6 dalam susunan Tabernakel terkena pada...

Ibadah Kaum Muda Remaja, 01 Desember 2012 (Sabtu Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Lukas 2:41-52 berjudul "Yesus pada umur...

Ibadah Doa Malang, 05 Desember 2019 (Kamis Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Wahyu 10:1-3
10:1. Dan aku melihat seorang...

Ibadah Raya Malang, 02 Desember 2012 (Minggu Pagi)
IBADAH PENYERAHAN ANAK

Matius 21:16 judul perikopnya adalah 'Yesus menyucikan Bait Allah'.

Matius 21:16
21:16 lalu mereka berkata...

Ibadah Kaum Muda Remaja Malang, 29 Agustus 2015 (Sabtu Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Dalam Lukas 9:18-21, kita mempelajari pengenalan kita...

Ibadah Pendalaman Alkitab Malang, 29 September 2020 (Selasa Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Ibadah Raya Malang, 18 November 2012 (Minggu Pagi)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Matius 27 adalah tentang 7 percikan...

Ibadah Raya Surabaya, 27 Juli 2014 (Minggu Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayangnya Tuhan kita Yesus Kristus. Selamat malam, selamat mendengarkan Firman Tuhan. Biarlah damai...

Ibadah Pendalaman Alkitab Surabaya, 28 Februari 2011 (Senin Sore)
Matius 26: 6-13
26:6. Ketika Yesus berada di Betania, di rumah Simon si kusta,
26:7. datanglah seorang perempuan kepada-Nya membawa...

Ibadah Raya Malang, 06 Februari 2011 (Minggu Pagi)
Matius 26 dalam susunan Tabernakel (Kerajaan Surga) terkena pada buli-buli emas berisi manna.

Di...


TRANSKRIP LENGKAP

Umum Surabaya (Minggu Sore, 07 Desember 2014)
Tayang: 16 Juni 2020
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 30 November 2014)
Tayang: 16 Juni 2020
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 26 November 2014)
Tayang: 10 Mei 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 24 November 2014)
Tayang: 10 Mei 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 23 November 2014)
Tayang: 07 Januari 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 19 November 2014)
Tayang: 07 Januari 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 17 November 2014)
Tayang: 07 Januari 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 09 November 2014)
Tayang: 22 Agustus 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 05 November 2014)
Tayang: 04 Juni 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 03 November 2014)
Tayang: 04 Juni 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 02 November 2014)
Tayang: 03 Maret 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 20 Oktober 2014)
Tayang: 13 Desember 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 13 Oktober 2014)
Tayang: 13 Desember 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 12 Oktober 2014)
Tayang: 24 Oktober 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 08 Oktober 2014)
Tayang: 18 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 06 Oktober 2014)
Tayang: 05 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 05 Oktober 2014)
Tayang: 05 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 01 Oktober 2014)
Tayang: 05 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 29 September 2014)
Tayang: 24 Juni 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 21 September 2014)
Tayang: 19 Mei 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]



Untuk Koneksi Lambat, silahkan buka http://id.gptkk.org
Transkrip lengkap dari ibadah penggembalaan di Malang dan Surabaya, semuanya di bawakan oleh gembala sidang Pdt. Widjaja Hendra.

Silahkan kontak ke info@gptkk.org apabila bapak/ibu/sdr/sdri ada pertanyaan atau mungkin ingin berlangganan majalah Manna dan silahkan kirim email ke widjaja_h [at] yahoo.com apabila ingin konsultasi pribadi dengan bapak gembala
silahkan ganti tanda [at] dengan @
Cari ringkasan:   
[versi cetak]
Cari rekaman ibadah ini di: http://www.kabarmempelai.org
Ibadah Doa Surabaya, 04 Mei 2011 (Rabu Sore)

Tema ibadah di Medan: Wahyu 19: 9
19:9. Lalu ia berkata kepadaku: "Tuliskanlah: Berbahagialah mereka yang diundang ke perjamuan kawin Anak Domba." Katanya lagi kepadaku: "Perkataan ini adalah benar, perkataan-perkataan dari Allah."

'Berbahagialah mereka yang diundang ke perjamuan kawin Anak Domba'= pesta nikah Anak Domba.
Pesta nikah Anak Domba adalah:
  1. pertemuan antara Yesus  (Raja segala raja dan Mempelai Pria Surga) dengan sidang jemaat yang sempurna (mempelai wanita) di awan-awan yang permai.
    Dan ini terjadi pada saat kedatangan Yesus kedua kali.

  2. hubungan NIKAH ROHANI antara Yesus sebagai Mempelai Pria dan sidang jemaat sebagai mempelai wanita.

    Nikah rohani ini berasal dari nikah jasmani. Sebab itu, kita harus perhatikan mulai dari permulaan nikah. Kalau yang jasmani salah, tidak mungkin mengarah pada yang rohani.

  3. hubungan Yesus sebagai KEPALA dengan sidang jemaat sebagai TUBUH.
    Hubungan paling dekat antara Kepala dan tubuh adalah LEHER.
    'leher'= doa penyembahan.

    Jadi, dalam doa penyembahan, kita merasakan suasana pesta nikah Anak Domba.
Penyembahan ini harus memenuhi ukuran, yaitu sampai daging tidak bersuara lagi (pintu tirai terobek).
Kalau pintu tirai terobek, kita bisa melihat tabut perjanjian dan masuk ruangan maha suci.

Tabut perjanjian terdiri dari:
  • Tutup dari tabut perjanjian yang terbuat dari emas murni= menunjuk pada Allah Bapa, Allah anak dan Roh Kudus.

  • Petinya yang terbuat dari kayu penaga yang dilapisi emas= menujuk sidang jemaat.

Ukuran ruangan maha suci (panjang 10 hasta, lebar 10 hasta, tinggi 10 hasta, sehingga volumenya= 10x10x10 = 1000 hasta). Angka 1000 menunjuk Kerajaan 1000 tahun damai, firdaus yang akan datang. Sesudah itu kita akan masuk Yerusalem baru yang kekal, siang malam, kita hanya menyembah dan memandang wajah Tuhan.


Kalau penyembahan tidak memenuhi ukuran, ia akan masuk aniaya antikris selama 3,5 tahun. Disana, daging akan disiksa sampai pemancungan kepala.
Tujuannya: supaya daging tidak bersuara lagi dan ia bisa dibangkitkan saat Yesus datang kembali dan ia masuk dalam pesta nikah Anak Domba. Ini merupakan kebaikan Tuhan.

KITA TINGGAL MEMILIH, APAKAH LEHER INI MAU DIGUNAKAN UNTUK MENYEMBAH ATAU UNTUK DIPANCUNG.

3 macam ukuran penyembahan sampai daging tidak bersuara:
  1. Wahyu 5: 8-9
    5:8. Ketika Ia mengambil gulungan kitab itu, tersungkurlah keempat makhluk dan kedua puluh empat tua-tua itu di hadapan Anak Domba itu, masing-masing memegang satu kecapi dan satu cawan emas, penuh dengan kemenyan: itulah doa orang-orang kudus.
    5:9. Dan mereka menyanyikan suatu nyanyian baru katanya: "Engkau layak menerima gulungan kitab itu dan membuka meterai-meterainya; karena Engkau telah disembelih dan
    dengan darah-Mu Engkau telah membeli mereka bagi Allah dari tiap-tiap suku dan bahasa dan kaum dan bangsa.

    Ukuran pertama: penebusan/kelepasan oleh darah Yesus.

    Kehidupan yang menyembah Tuhan, harus mengalami kelepasan, yaitu:
    • kelepasan dari dari suku, bahas, kaum, dan bangsa. Artinya: oleh penebusan darah Yesus, kita hanya menjadi SATU BANGSA (Israel rohani, umat kepunyaan Allah).

    • ditebus dari dari dosa-dosa.
      Wahyu 21: 8
      21:8. Tetapi orang-orang penakut(1), orang-orang yang tidak percaya(2), orang-orang keji(3), orang-orang pembunuh(4), orang-orang sundal(5), tukang-tukang sihir(6), penyembah-penyembah berhala(7) dan semua pendusta(8), mereka akan mendapat bagian mereka di dalam lautan yang menyala-nyala oleh api dan belerang; inilah kematian yang kedua."

      = kita ditebus, mulai dari 8 dosa, sampai sempurna (pintu tirai benar-benar terobek).
      Selama masih ada dusta, hidup kita belum ditebus.

  2. Wahyu 8: 1-5
    8:1. Dan ketika Anak Domba itu membuka meterai yang ketujuh, maka sunyi senyaplah di sorga, kira-kira setengah jam lamanya.
    8:2. Lalu aku melihat ketujuh malaikat, yang berdiri di hadapan Allah, dan kepada mereka diberikan tujuh sangkakala.
    8:3. Maka datanglah seorang malaikat lain, dan ia
    pergi berdiri dekat mezbah dengan sebuah pedupaan emas. Dan kepadanya diberikan banyak kemenyan untuk dipersembahkannya bersama-sama dengan doa semua orang kudus di atas mezbah emas di hadapan takhta itu.
    8:4. Maka naiklah asap kemenyan bersama-sama dengan doa orang-orang kudus itu dari tangan malaikat itu ke hadapan Allah.
    8:5. Lalu malaikat itu mengambil pedupaan itu, mengisinya dengan api dari mezbah, dan melemparkannya ke bumi. Maka meledaklah bunyi guruh, disertai halilintar dan gempa bumi.


    'pergi berdiri dekat mezbah dengan sebuah pedupaan emas'= mezbah dupa emas= penyembahan.

    Ukuran kedua: sunyi senyap.
    Artinya: mengalami perhentian dalam Roh Kudus. Kita mengalami kedamaian dan ketenangan.

    Disini, ada 2 keadaan yang kontras:
    • ay. 3-4= kehidupan yang menyembah Tuhan, makin hari akan meningkat dalam kedamaian, sampai bersama Tuhan selalu.
    • ay. 5= dibumi akan terjadi kegoncangan yagn semakin meningkat, sampai bumi ini hancur dan musnah.

    Kalau damai dan tenang, hasilnya:
    • semuanya akan jadi enak dan ringan, baik dalam nikah, ibadah pelayanan, pekerjaan, dan sebagainya.
    • kita mengalami kuasa kebangkitan untuk meneduhkan angin dan gelombang (goncangan-goncangan).
      Saat murid-murid ditimpa angin dan gelombang, Yesus hanya berseru "Diam, tenang".

    Kalau tidak tenang, pasti ada apa-apa dalam diri kita. Itu yang harus diperiksa dan diselesaikan.

  3. Wahyu 11: 1
    11:1. Kemudian diberikanlah kepadaku sebatang buluh, seperti tongkat pengukur rupanya, dengan kata-kata yang berikut: "Bangunlah dan ukurlah Bait Suci Allah dan mezbah dan mereka yang beribadah di dalamnya.

    Ukuran ketiga: tongkat pengukur. Itulah Firman penggembalaan.
    Artinya: taat dengar-dengaran sampai daging tidak bersuaramengulurkan tangan kepada Tuhan.

    Contohnya penyembahan sampai daging tidak bersuara lagi yaitu Tuhan Yesus. Saat di taman Getsemane, Yesus berdoa supaya tidak mati disalib, tetapi dagingnya dipatahkan dalam doa penyembahan, sehingga Tuhan Yesus menyerahkan kehendakNya kepada Bapa.

    Contoh orang yang mengulurkan tangannya yaitu Petrus.

    2 kali Petrus mengulurkan tangan:
    • waktu ia akan tenggelam.
      Seringkali kita susah mengulurkan tangan. Karena itu, Tuhan ijinkan kita tenggelam dan kita otomatis akan mengulurkan tangan.

      Matius 14: 29-32
      14:29. Kata Yesus: "Datanglah!" Maka Petrus turun dari perahu dan berjalan di atas air mendapatkan Yesus.
      14:30. Tetapi ketika dirasanya tiupan angin, takutlah ia dan mulai tenggelam lalu berteriak: "
      Tuhan, tolonglah aku!"
      14:31. Segera
      Yesus mengulurkan tangan-Nya, memegang dia dan berkata: "Hai orang yang kurang percaya, mengapa engkau bimbang?"
      14:32. Lalu mereka naik ke perahu dan anginpun redalah.


      Disini, Petrus mengulurkan tangan karena TAKUT MATI. Tapi Tuhan masih mau menerima Petrus.
      Hasilnya bagi kita sekarang:
      1. Tangan kasih Tuhan mampu memelihara dan melindungi kita ditengah dunia yang semakin sulit.

      2. Tangan kasih Tuhan mampu menolong kita tepat pada waktunya.
      3. Tangan kasih Tuhan mengangkat kita dari kejatuhan baik jasmani maupun rohani.

      Tetapi pertolongan seperti ini masih rapuh. Sebab, Petruspun masih menyangkal Tuhan setelah ditolong Tuhan.
      Karena itu masih perlu ditingkatkan.

    • mengulurkan tangan untuk mati demi Tuhan. Disinilah daging benar-benar mati.
      Yohanes 21: 18-19
      21:18. Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya ketika engkau masih muda engkau mengikat pinggangmu sendiri dan engkau berjalan ke mana saja kaukehendaki, tetapi jika engkau sudah menjadi tua, engkau akan mengulurkan tanganmu dan orang lain akan mengikat engkau dan membawa engkau ke tempat yang tidak kaukehendaki."
      21:19. Dan hal ini dikatakan-Nya untuk menyatakan bagaimana Petrus akan mati dan memuliakan Allah. Sesudah mengatakan demikian Ia berkata kepada Petrus: "Ikutlah Aku."


      Disini, Petrus mengulurkan tangan karena RELA MATI untuk Tuhan.

      Artinya:
      1. rela berkorban apa saja,
      2. mengasihi Tuhan lebih dari apapun,

    Dengan taat dengar-dengaran, kita akan memuliakan Tuhan dan Tuhan mengulurkan Tangan KasihNya untuk memuliakan kita, artinya:
    • memakai kita dalam kegerakan hujan akhir.
    • menuntun kita ke masa depan yang indah dan mulia.
    • mengubahkan hidup kita dari manusia daging menjadi manusia rohani, sampai sama mulia seperti Yesus.
      Dan kita akan terangkat di awan-awan sampai masuk ke Yerusalem Baru (seperti nama Petrus yang tertulis di Yerusalem baru).
Tuhan memberkati.

kembali ke halaman sebelumnya
IBADAH RUTIN DI MALANG

Minggu jam 06:45 (Ibadah Raya)
Minggu jam 10:15 (Ibadah Sekolah Minggu)
Selasa jam 17:15 (Ibadah Pendalaman Alkitab)
Rabu jam 07:30 (Ibadah Kaum Wanita)
Kamis jam 17:15 (Ibadah Doa Penyembahan)
Sabtu jam 17:15 (Ibadah Kaum Muda Remaja)

IBADAH RUTIN DI MEDAN
Royal Room Hotel Danau Toba Internasional
Jl. Imam Bonjol Medan

Minggu, jam 18:45 (Ibadah Raya)
Senin, jam 08:00 (Ibadah Pendalaman Alkitab)
Senin, jam 17:30 (Ibadah Pendalaman Alkitab)

IBADAH RUTIN DI SURABAYA

Minggu jam 09:00 (Ibadah Sekolah Minggu)
Minggu jam 10:15 (Ibadah Raya)
Rabu jam 17:30 (Ibadah Pendalaman Alkitab)
Jumat jam 17:30 (Ibadah Doa Penyembahan)


IBADAH RUTIN DI JAKARTA
Jl. Patra Kuningan XIV no.4
Jakarta Selatan
Sabtu, jam 09:00 (Ibadah Pendalaman Alkitab)

IBADAH KUNJUNGAN
All Right Reserved Gereja Pantekosta Tabernakel "KRISTUS KASIH"
Jln. Simpang Borobudur 27 Malang | Telp: (0341) 496949 | Fax: (0341) 476751 » Lihat Peta Gereja Kami di Malang
Jln. WR Supratman 4 Surabaya | Telp. 08123300378 » Lihat Peta Gereja Kami di Surabaya
hubungi kami | email: info@gptkk.org | sitemap | top