English Language | Form Penggembalaan
RINGKASAN KOTBAH IBADAH RUTIN DAN IBADAH KUNJUNGAN
RINGKASAN LAINNYA

Ibadah Raya Surabaya, 08 Februari 2015 (Minggu Sore)
IBADAH PENYERAHAN ANAK

Markus 10: 13-16
10:13 Lalu orang membawa anak-anak kecil kepada Yesus, supaya Ia menjamah mereka; akan tetapi murid-murid-Nya memarahi...

Ibadah Pendalaman Alkitab Malang, 05 Februari 2015 (Kamis Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.
Wahyu pasal 2-3 terkena pada 7 kali percikan darah...

Ibadah Doa Malang, 23 Mei 2017 (Selasa Sore)
Bersamaan dengan Ibadah Doa Puasa session III.

Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Wahyu...

Ibadah Raya Malang, 08 Februari 2015 (Minggu Pagi)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Wahyu 2:12-13
2:12 "Dan...

Ibadah Doa Malang, 02 April 2013 (Selasa Sore)
Bersamaan dengan Ibadah Doa Puasa Session III.

Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Matius 28:16-20...

Ibadah Raya Surabaya, 11 Februari 2018 (Minggu Siang)
Salam sejahtera dalam kasih sayangnya TUHAN kita Yesus Kristus. Selamat siang, selamat mendengarkan firman TUHAN. Biarlah damai...

Ibadah Persekutuan di Kartika Graha III Malang, 23 September 2015 (Rabu Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Matius 25:6
25:6 Waktu tengah malam terdengarlah...

Ibadah Raya Malang, 08 November 2009 (Minggu Pagi)
bersamaan dengan Penataran Imam-imam dan Calon Imam

Menjelang kedatangan Yesus kedua kali, ada...

Ibadah Doa Puasa Session I Malang, 19 November 2013 (Selasa Pagi)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Keluaran 1 memuat dua rencana besar,...

Ibadah Raya Surabaya, 14 Desember 2014 (Minggu Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayangnya Tuhan kita Yesus Kristus. Selamat malam, selamat mendengarkan Firman Tuhan. Biarlah damai...

Ibadah Kaum Muda Malang, 22 November 2008 (Sabtu Sore)
Markus 12: 28-34 -> Hukum yang Terutama (Hukum Kasih).
Markus 12 -> Tabut...

Ibadah Raya Malang, 20 Maret 2016 (Minggu Pagi)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Wahyu 3:21-22
3:21 Barangsiapa menang, ia akan...

Ibadah Persekutuan di Poso III, 25 Mei 2011 (Rabu Sore)
Tema: "Ingatlah akan istri Lot!"
Lukas 17: 32
17:32. Ingatlah akan isteri Lot!

= merupakan peringatan yang tegas/kuat kepada ORANG YANG SUDAH SELAMAT.

Dulu, Lot...

Ibadah Natal Malang, 25 Desember 2010 (Sabtu Sore)
Matius 25: 31-34
25:31. "Apabila Anak Manusia datang dalam kemuliaan-Nya dan semua malaikat bersama-sama dengan Dia,...

Ibadah Paskah Medan I, 28 April 2009 (Selasa Pagi)
Wahyu 22:20, 'Ya Aku datang segera' menunjuk pada kesiapan kedatangan Yesus kedua kali...


TRANSKRIP LENGKAP

Doa Surabaya (Rabu, 26 November 2014)
Tayang: 10 Mei 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 24 November 2014)
Tayang: 10 Mei 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 23 November 2014)
Tayang: 07 Januari 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 19 November 2014)
Tayang: 07 Januari 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 17 November 2014)
Tayang: 07 Januari 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 09 November 2014)
Tayang: 22 Agustus 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 05 November 2014)
Tayang: 04 Juni 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 03 November 2014)
Tayang: 04 Juni 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 02 November 2014)
Tayang: 03 Maret 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 20 Oktober 2014)
Tayang: 13 Desember 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 13 Oktober 2014)
Tayang: 13 Desember 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 12 Oktober 2014)
Tayang: 24 Oktober 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 08 Oktober 2014)
Tayang: 18 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 06 Oktober 2014)
Tayang: 05 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 05 Oktober 2014)
Tayang: 05 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 01 Oktober 2014)
Tayang: 05 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 29 September 2014)
Tayang: 24 Juni 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 21 September 2014)
Tayang: 19 Mei 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 17 September 2014)
Tayang: 29 April 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 15 September 2014)
Tayang: 29 April 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]



Untuk Koneksi Lambat, silahkan buka http://id.gptkk.org
Transkrip lengkap dari ibadah penggembalaan di Malang dan Surabaya, semuanya di bawakan oleh gembala sidang Pdt. Widjaja Hendra.

Silahkan kontak ke info@gptkk.org apabila bapak/ibu/sdr/sdri ada pertanyaan atau mungkin ingin berlangganan majalah Manna dan silahkan kirim email ke widjaja_h [at] yahoo.com apabila ingin konsultasi pribadi dengan bapak gembala
silahkan ganti tanda [at] dengan @
Cari ringkasan:   
[versi cetak]
Cari rekaman ibadah ini di: http://www.kabarmempelai.org
Ibadah Doa Surabaya, 07 September 2018 (Jumat Sore)

Salam sejahtera dalam kasih sayangnya TUHAN kita Yesus Kristus. Selamat malam, selamat mendengarkan firman TUHAN. Biarlah damai sejahtera, kasih karunia, dan bahagia senantiasa dilimpahkan TUHAN di tengah-tengah kita sekalian.

Keluaran 25: 29
25:29. Haruslah engkau membuat pinggannya, cawannya, kendinya dan pialanya, yang dipakai untuk persembahan curahan; haruslah engkau membuat semuanya itu dari emas murni.

Kita belajar tentang meja roti sajian.

Alat-alat yang mendukung meja roti sajian adalah:

  1. Pinggan emas= tempat meletakkan dua belas roti yang disusun menjadi dua susun, enam buah sesusun--66--= 66 buku dalam alkitab; firman pengajaran yang benar.
    Tempat dari firman pengajaran adalah hati.

    Jadi pinggan emas artinya hati yang menghargai persekutuan, yaitu:


    • Persekutuan dengan Tuhan= menghargai firman pengajaran yang benar; menghormati ibadah pelayanan; menghargai/mengutamakan ibadah pelayanan lebih dari semua, karena tanpa ibadah pelayanan semua sia-sia dan binasa.


    • Persekutuan dengan sesama yaitu saling mengasihi sampai mengasihi orang yang memusuhi/merugikan kita--kita mendoakan orang yang memusuhi kita.


    • Persekutuan khusus dalam nikah.
      Angka 6 menunjuk pada manusia.
      Enam roti pertama adalah suami, dan enam roti kedua isteri. Persekutuan/kesatuan dalam nikah harus dijaga.


    Inilah hati kita yang menampung firman, sehingga bisa bersekutu dengan Tuhan, sesama, dan dalam nikah.
    Ibrani 13: 4-5
    13:4. Hendaklah kamu semua penuh hormat terhadap perkawinan dan janganlah kamu mencemarkan tempat tidur, sebab orang-orang sundal dan pezinah akan dihakimi Allah.
    13:5.
    Janganlah kamu menjadi hamba uang dan cukupkanlah dirimu dengan apa yang ada padamu. Karena Allah telah berfirman: "Aku sekali-kali tidak akan membiarkan engkau dan Aku sekali-kali tidak akan meninggalkan engkau."

    'penuh hormat terhadap perkawinan'= jujur terhadap perkawinan.

    Dua hal yang mencemarkan nikah; mencerai-beraikan nikah:


    • Dosa kenajisan--'mencemarkan tempat tidur'--= dosa kawin mengawinkan; percabulan.
      Kita harus jujur soal tempat tidur. Jaga kesucian nikah mulai dari masa perkenalan, pacaran, pertunangan, pernikahan sampai perjalanan nikah.


    • Ayat 5= dosa kejahatan--'jangan menjadi hamba uang'= cinta akan uang yang membuat kikir dan serakah.
      Kikir= tidak bisa memberi.
      Serakah= mencuri milik orang lain terutama milik Tuhan yaitu persepuluhan dan persembahan khusus. Banyak nikah hancur akibat uang.

      Karena itu harus jujur soal uang: kita mengembalikan milik Tuhan--persepuluhan dan persembahan khusus untuk pekerjaan Tuhan--dan memberi untuk sesama yang membutuhkan.


    Kalau sudah jujur soal pengajaran, ditambah jujur soal tempat tidur dan jujur soal uang, maka kita bisa jujur dalam segala hal. Ini yang mendorong terjadinya kesatuan nikah--kesatuan tubuh--, dan Tuhan tampil sebagai Kepala dalam nikah; Dia bertanggung jawab atas nikah rumah tangga--'Aku sekali-kali tidak akan meninggalkan engkau'.


  2. Cawan dari emas= terletak di atasnya roti, sebagai tempat untuk meletakkan dupa di atas roti.
    Dupa menunjuk pada ucapan syukur dan penyembahan. Mengapa ada ucapan syukur? Karena ada kepuasan.

    Jadi cawan menunjuk pada hati yang puas. Kalau hati kita puas, tidak ada kesulitan untuk beribadah dan mengucap syukur, termasuk menyembah Tuhan. Menyembah adalah puncak ibadah pelayanan.
    Kalau hati kering, susah--ibadah susah, bersungut-sungut, tidak bisa menyembah.

    Kita terlebih dulu harus memuaskan hati Tuhan, supaya hati kita puas.
    Lukas 17: 8
    17:8. Bukankah sebaliknya ia akan berkata kepada hamba itu: Sediakanlah makananku. Ikatlah pinggangmu dan layanilah aku sampai selesai aku makan dan minum. Dan sesudah itu engkau boleh makan dan minum.

    Hamba Tuhan, pelayan Tuhan harus mengikat pinggang sehingga bisa memberi makan minum Yesus; memuaskan hati-Nya.
    Yesaya 11: 5
    11:5. Ia tidak akan menyimpang dari kebenaran dan kesetiaan, seperti ikat pinggang tetap terikat pada pinggang.

    Ikat pinggang menunjuk pada kesetiaan dan kebenaran.
    Hamba Tuhan, pelayan Tuhan yang berikat pinggang sama dengan beribadah melayani Tuhan dengan setia dan benar, sehingga bisa memberi makan minum Yesus; memuaskan hati Tuhan; mengenyangkan dan menyenangkan hati Tuhan, sehingga kita juga akan mengalami kepuasan sorga yang tidak bisa dipengaruhi apapun juga--'sesudah itu engkau boleh makan dan minum'.

    Kalau hati puas, hasilnya:


    • Kita menerima keuntungan besar, yaitu sampai memiliki dua sayap dari burung nasar yang besar, yang sanggup menerbangkan kita melintasi badai lautan dunia, sampai menyingkirkan kita ke padang gurun saat antikris berkuasa di bumi selama tiga setengah tahun. Kita dilindungi dan dipelihara secara langsung oleh Tuhan lewat firman dan perjamuan suci--dulu Israel dipelihara dengan manna selama empat puluh tahun.

      1 Timotius 6: 6
      6:6. Memang ibadah itu kalau disertai rasa cukup, memberi keuntungan besar.

      'rasa cukup' = rasa puas.
      Saat antikris berkuasa, semua tidak berlaku kecuali dua sayap dari burung nasar yang besar.


    • Tadi, di atas cawan ada dupa.
      Jadi hati yang mengalami kepuasan sorga akan selalu mengucap syukur dan menyembah kepada Tuhan sekalipun dalam penderitaan.

      "Ini tidak bisa diceritakan. Saya sebagai gembala beberapa kali mengalami, bahkan sampai mau meninggal dunia bisa menyembah Tuhan. Kalau belajar dari penjahat yang disalibkan di sebelah Yesus, hati-hati, satu penjahat menyembah Yesus, satunya lagi masih menghujat Tuhan. Sekarang kita belajar untuk selalu mengucap syukur dan menyembah Tuhan dalam situasi kondisi apapun juga, bahkan dalam penderitaan sekalipun."

      Contoh: doa Getsemani. Saat menghadapi salib, Yesus tetap menyembah Bapa.
      Lukas 22: 39-44
      22:39. Lalu pergilah Yesus ke luar kota dan sebagaimana biasa Ia menuju Bukit Zaitun. Murid-murid-Nya juga mengikuti Dia.
      22:40. Setelah tiba di tempat itu Ia berkata kepada mereka: "Berdoalah supaya kamu jangan jatuh ke dalam pencobaan."
      22:41. Kemudian Ia menjauhkan diri dari mereka kira-kira sepelempar batu jaraknya, lalu
      Ia berlutut dan berdoa, kata-Nya:
      22:42. "Ya Bapa-Ku, jikalau Engkau mau, ambillah cawan ini dari pada-Ku; tetapi bukanlah kehendak-Ku, melainkan kehendak-Mulah yang terjadi."
      22:43. Maka seorang
      malaikat dari langit menampakkan diri kepada-Nya untuk memberi kekuatan kepada-Nya.
      22:44. Ia sangat ketakutan dan makin bersungguh-sungguh berdoa. Peluh-Nya menjadi seperti titik-titik darah yang bertetesan ke tanah.

      Cawan= salib; penderitaan.
      Doa Getsemani adalah doa penyembahan untuk mengalami perobekan/penyaliban daging--doa penyembahan dalam percikan darah, supaya kita mengalami perobekan daging. Karena itu dalam penderitaan kita tetap menyembah karena di situlah terjadi perobekan daging. Kalau bersungut-sungut, dagingnya yang tumbuh.

      Yang harus dirobek adalah:


      1. Ketakutan= takut pada sesuatu di dunia sampai melawan Tuhan--berbuat dosa--, padahal sebenarnya hanya ditakut-takuti setan--setan adalah seperti singa yang mengaum. Contohnya: besok ada ulangan, akhirnya tidak mau ibadah. Takut nilai jelek, akhirnya menyontek.

        Takut daging harus dirobek menjadi takut akan Tuhan; tidak mau berbuat dosa.

        Tidak beribadah adalah salah satu dosa di akhir zaman (Ibrani 10: 25-27: 'biasa tidak beribadah, sengaja tidak beribadah'), yang harus dihukum dengan api. Gembala-gembala juga tidak mau beribadah.


      2. Kehendak daging dirobek menjadi taat dengar-dengaran pada kehendak Tuhan apapun resikonya, sampai daging tidak bersuara--berseru: Ya Abba, ya Bapa.
        Tadinya daging Yesus bersuara: Ya Bapa-Ku, jikalau Engkau mau, ambillah cawan ini dari pada-Ku--Yesus tidak berdosa, memang tidak boleh disalibkan--, tetapi dirobek: tetapi bukanlah kehendak-Ku, melainkan kehendak-Mulah yang terjadi.


    Kalau daging dirobek sampai bisa berseru: Ya Abba, ya Bapa, dulu malaikat datang untuk memberi kekuatan, sekarang Roh Kudus yang datang untuk memberikan kekuatan ekstra. Daging lemah, karena itu harus ada Roh Kudus.

    Hasilnya:


    • Roh Kudus memberikan kekuatan ekstra kepada kita sehingga kita menjadi kuat teguh hati, artinya:


      1. Tidak putus asa, kecewa, dan meninggalkan Tuhan.

      2. Tetap berpegang teguh pada pengajaran yang benar dan taat dengar-dengaran sehingga tetap hidup benar dan suci.
        Sekarang untuk hidup benar, susah.
        Jangan tinggalkan Tuhan! Tidak benar sama dengan meninggalkan Tuhan.


      3. Tetap setia berkobar-kobar dalam ibadah pelayanan kepada Tuhan sampai garis akhir--sampai meninggal dunia atau Tuhan datang kembali. Yang sudah tidak kuat, minta kekuatan dari Roh Kudus.


    • Zakharia 4: 6-7
      4:6. Maka berbicaralah ia, katanya: "Inilah firman TUHAN kepada Zerubabel bunyinya: Bukan dengan keperkasaan dan bukan dengan kekuatan, melainkan dengan roh-Ku, firman TUHAN semesta alam.
      4:7. Siapakah engkau, gunung yang besar? Di depan Zerubabel
      engkau menjadi tanah rata. Ia akan mengangkat batu utama, sedang orang bersorak: Bagus! Bagus sekali batu itu!"

      Hasil kedua: Roh Kudus memberikan kekuatan ekstra sehingga gunung-gunung diratakan. Artinya menyelesaikan semua masalah yang mustahil. Tuhan tolong kita semua.

      Jangan putus asa, ada kekuatan Roh Kudus menyelesaikan masalah yang mustahil.


    • Titus 3: 5
      3:5. pada waktu itu Dia telah menyelamatkan kita, bukan karena perbuatan baik yang telah kita lakukan, tetapi karena rahmat-Nya oleh permandian kelahiran kembali dan oleh pembaharuan yang dikerjakan oleh Roh Kudus,

      Hasil ketiga: kekuatan Roh Kudus untuk membaharui kita secara terus menerus sampai sempurna seperti Yesus, tidak salah dalam perkataan. Kita layak menyambut kedatangan-Nya kedua kali dengan sorak sorai Haleluya di awan-awan yang permai. Kita bersama Dia selamanya.

Inilah dua alat yang mendukung meja roti sajian. Di bawah: pinggan--hati yang menampung firman--, di atas: cawan--hati yang puas; hati yang menampung Roh Kudus. Itu saja. Minta hati yang menampung firman, supaya bisa bersekutu dengan Tuhan, dan sesama, dan nikah menjadi satu--Yesus tampil sebagai kepala.

Kemudian, hati puas. Puaskan Tuhan lewat ibadah pelayanan; setia dan benar dalam ibadah pelayanan kita. Dia akan memuaskan kita. Ada keuntungan besar yaitu dua sayap dari burung nasar yang besar. Dalam penderitaanpun kita masih mengucap syukur dan menyembah Tuhan; ada dupa yang dinaikkan terus. Kita mengalami perobekan daging: takut daging menjadi takut akan Tuhan, kehendak sendiri menjadi taat pada kehendak Tuhan.

Dan Roh Kudus akan dicurahkan kepada kita:

  • Ada kekuatan ekstra, sehingga menjadi kuat teguh hati. Kalau kebenaran dan kesucian merosot, kesetiaan juga akan merosot.
  • Ada kekuatan ekstra untuk menghadapi kemustahilan--gunung diratakan.
  • Ada kekuatan ekstra untuk membaharui kita, sampai sempurna seperti Yesus.

Tuhan memberkati.

kembali ke halaman sebelumnya
IBADAH RUTIN DI MALANG

Minggu jam 06:45 (Ibadah Raya)
Minggu jam 10:15 (Ibadah Sekolah Minggu)
Selasa jam 17:15 (Ibadah Pendalaman Alkitab)
Rabu jam 07:30 (Ibadah Kaum Wanita)
Kamis jam 17:15 (Ibadah Doa Penyembahan)
Sabtu jam 17:15 (Ibadah Kaum Muda Remaja)

IBADAH RUTIN DI MEDAN
Royal Room Hotel Danau Toba Internasional
Jl. Imam Bonjol Medan

Minggu, jam 18:45 (Ibadah Raya)
Senin, jam 08:00 (Ibadah Pendalaman Alkitab)
Senin, jam 17:30 (Ibadah Pendalaman Alkitab)

IBADAH RUTIN DI SURABAYA

Minggu jam 09:30 (Ibadah Sekolah Minggu)
Minggu jam 10:55 (Ibadah Raya)
Rabu jam 17:30 (Ibadah Pendalaman Alkitab)
Jumat jam 17:30 (Ibadah Doa Penyembahan)


IBADAH RUTIN DI JAKARTA
Jl. Patra Kuningan XIV no.4
Jakarta Selatan
Sabtu, jam 09:00 (Ibadah Pendalaman Alkitab)

IBADAH KUNJUNGAN
  • 04-05 September 2019
    (Ibadah Kunjungan di Semarang)

  • 17-19 September 2019
    (Ibadah Persekutuan di Malang)

  • 08-10 Oktober 2019
    (Ibadah Kunjungan di Batam)

  • 22-24 Oktober 2019
    (Ibadah Kunjungan di Sorong)

  • 05-07 November 2019
    (Ibadah Kunjungan di Tentena)

  • 19-21 November 2019
    (Ibadah Kunjungan di Medan)

  • 03-05 Desember 2019
    (Ibadah Kunjungan di Jayapura)

  • 13-18 April 2020
    (Ibadah Kunjungan di Korea Selatan)

All Right Reserved Gereja Pantekosta Tabernakel "KRISTUS KASIH"
Jln. Simpang Borobudur 27 Malang | Telp: (0341) 496949 | Fax: (0341) 476751 » Lihat Peta Gereja Kami di Malang
Jln. WR Supratman 4 Surabaya | Telp. 08123300378 » Lihat Peta Gereja Kami di Surabaya
hubungi kami | email: info@gptkk.org | sitemap | top