English Language | Form Penggembalaan
RINGKASAN KOTBAH IBADAH RUTIN DAN IBADAH KUNJUNGAN
RINGKASAN LAINNYA

Ibadah Raya Surabaya, 13 Januari 2019 (Minggu Siang)
Salam sejahtera dalam kasih sayangnya TUHAN kita Yesus Kristus. Selamat siang, selamat mendengarkan firman TUHAN. Biarlah damai...

Ibadah Pendalaman Alkitab Surabaya, 06 Agustus 2012 (Senin Sore)
Matius 27:
= dalam Tabernakel, terkena pada 7 kali percikan darah di atas tabut perjanjian/tutup pendamaian= sengsara yang dialami oleh Yesus sampai...

Ibadah Doa Puasa Session II Malang, 03 September 2013 (Selasa Siang)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Keluaran 19:4-9
19:4 Kamu sendiri telah melihat apa...

Ibadah Doa Malang, 15 Juni 2010 (Selasa Sore)
bersamaaan dengan Ibadah Doa Puasa Session III

Kita masih membahas tentang 10...

Ibadah Doa Malang, 09 Agustus 2011 (Selasa Sore)
Matius 26:20-25
26:20 Setelah hari malam, Yesus duduk makan bersama-sama dengan kedua...

Ibadah Natal Kunjungan di Jatipasar, 20 Desember 2013 (Jumat Pagi)
Salam sejahtera dalam kasih sayangnya Tuhan kita Yesus Kristus. Selamat pagi, selamat mendengarkan Firman Tuhan. Biarlah damai...

Ibadah Doa Malam Surabaya, 15 Maret 2017 (Rabu Malam)
Keluaran 7: 14-25 => tulah pertama yang jatuh ke Mesir, yaitu air menjadi darah.
Air secara positif adalah...

Ibadah Doa Malang, 28 Agustus 2012 (Selasa Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Matius 27 secara keseluruhan menunjuk 7 percikan...

Ibadah Doa Surabaya, 19 Juni 2013 (Rabu Sore)
Melanjutkan tema Ibadah Persekutuan di Bagan Batu

Markus 9 : 23b
9:23 Jawab Yesus: "Katamu: jika Engkau dapat? Tidak ada yang...

Ibadah Kaum Muda Remaja Malang, 22 Agustus 2015 (Sabtu Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Lukas 9:18-21
9:18 Pada suatu kali ketika Yesus...

Ibadah Doa Surabaya, 26 Maret 2014 (Rabu Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayang-Nya Tuhan kita Yesus Kristus. Selamat malam, selamat mendengarkan firman Tuhan, biarlah damai...

Ibadah Raya Malang, 26 September 2010 (Minggu Pagi)
Matius 25:14-30 adalah perumpamaan tentang talenta.
Talenta = harta Sorga = jabatan pelayanan, yang tidak bisa...

Ibadah Pendalaman Alkitab Surabaya, 27 Oktober 2008 (Senin Sore)
Pembicara: Sdr. Yakub

Matius 24: 26-27
= tanda...

Ibadah Kaum Muda Remaja Malang, 09 April 2016 (Sabtu Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Lukas 9:43b-45
9:43b Ketika semua orang itu masih...

Ibadah Doa Malam Surabaya, 16 Agustus 2019 (Jumat Malam)
Salam sejahtera dalam kasih sayangnya Tuhan kita Yesus Kristus. Banyak pergumulan kita secara rohani, jasmani, rumah tangga,...


TRANSKRIP LENGKAP

Doa Surabaya (Rabu, 26 November 2014)
Tayang: 10 Mei 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 24 November 2014)
Tayang: 10 Mei 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 23 November 2014)
Tayang: 07 Januari 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 19 November 2014)
Tayang: 07 Januari 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 17 November 2014)
Tayang: 07 Januari 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 09 November 2014)
Tayang: 22 Agustus 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 05 November 2014)
Tayang: 04 Juni 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 03 November 2014)
Tayang: 04 Juni 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 02 November 2014)
Tayang: 03 Maret 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 20 Oktober 2014)
Tayang: 13 Desember 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 13 Oktober 2014)
Tayang: 13 Desember 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 12 Oktober 2014)
Tayang: 24 Oktober 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 08 Oktober 2014)
Tayang: 18 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 06 Oktober 2014)
Tayang: 05 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 05 Oktober 2014)
Tayang: 05 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 01 Oktober 2014)
Tayang: 05 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 29 September 2014)
Tayang: 24 Juni 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 21 September 2014)
Tayang: 19 Mei 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 17 September 2014)
Tayang: 29 April 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 15 September 2014)
Tayang: 29 April 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]



Untuk Koneksi Lambat, silahkan buka http://id.gptkk.org
Transkrip lengkap dari ibadah penggembalaan di Malang dan Surabaya, semuanya di bawakan oleh gembala sidang Pdt. Widjaja Hendra.

Silahkan kontak ke info@gptkk.org apabila bapak/ibu/sdr/sdri ada pertanyaan atau mungkin ingin berlangganan majalah Manna dan silahkan kirim email ke widjaja_h [at] yahoo.com apabila ingin konsultasi pribadi dengan bapak gembala
silahkan ganti tanda [at] dengan @
Cari ringkasan:   
[versi cetak]
Cari rekaman ibadah ini di: http://www.kabarmempelai.org
Ibadah Doa Surabaya, 18 April 2011 (Senin Sore)

Disertai puasa
Matius 26: 14-16

26:14. Kemudian
pergilah seorang dari kedua belas murid itu, yang bernama Yudas Iskariot, kepada imam-imam kepala.
26:15. Ia berkata: "Apa yang hendak kamu berikan kepadaku, supaya aku menyerahkan Dia kepada kamu?"
Mereka membayar tiga puluh uang perak kepadanya.
26:16. Dan mulai saat itu ia mencari kesempatan yang baik untuk menyerahkan Yesus.

PENGKHIANATAN TERHADAP ANAK DOMBA PASKAH/ANAK DOMBA ALLAH

Permulaan dari pengkhianatan Yudas:
  • ay. 14= Yudas Iskariot masuk dalam persekutuan yang tidak benar (bersekutu dengan imam-imam kepala yang jelas bertentangan dengan Yesus).
  • Yudas tidak mau menyerah kepada Yesus. Artinya: tetap mempertahankan dosa-dosa, sehingga ia menjual/mengkhianati Yesus.
YUDAS ISKARIOT MENJUAL YESUS SEHARGA 30 UANG PERAK.

Keluaran 21: 32
21:32. Tetapi jika lembu itu menanduk seorang budak laki-laki atau perempuan, maka pemiliknya harus membayar tiga puluh syikal perak kepada tuan budak itu, dan lembu itu harus dilempari mati dengan batu.

30 uang perak ini sama dengan harga lembu yang suka menanduk.
'lembu'= gambaran dari pelayan Tuhan.
Yesus adalah lembu yang baik (hamba Tuhan yang taat dengar-dengaran --> sudah dipelajari pada ibadah sebelumnya).

Lembu yang suka menanduk adalah gambaran dari antikris dan penyesat/nabi palsu (dijelaskan pada Ibadah Raya Surabaya, 17 April 2011).

2 Tesalonika 2: 1-4, 8
2:1. Tentang kedatangan Tuhan kita Yesus Kristus dan terhimpunnya kita dengan Dia kami minta kepadamu, saudara-saudara,
2:2. supaya kamu jangan lekas bingung dan gelisah, baik oleh ilham roh, maupun oleh pemberitaan atau surat yang dikatakan dari kami, seolah-olah hari Tuhan telah tiba.
2:3. Janganlah kamu memberi dirimu disesatkan orang dengan cara yang bagaimanapun juga! Sebab sebelum Hari itu haruslah datang dahulu
murtad dan haruslah dinyatakan dahulu manusia durhaka, yang harus binasa,
2:4. yaitu lawan yang meninggikan diri di atas segala yang disebut atau yang disembah sebagai Allah. Bahkan ia duduk di Bait Allah dan mau menyatakan diri sebagai Allah.
2:8. pada waktu itulah si
pendurhaka baru akan menyatakan dirinya, tetapi Tuhan Yesus akan membunuhnya dengan nafas mulut-Nya dan akan memusnahkannya, kalau Ia datang kembali.

Antikris disebut juga MANUSIA DURHAKA.
Jadi, lembu yang suka menanduk= manusia durhaka yang akan dibinasakan.

Yesus adalah lembu yang baik (hamba Tuhan yang taat dengar-dengaran, bukan hamba yang durhaka). Tetapi Yesus dijual oleh Yudas seharga 30 keping perak.

Matius 26: 15
26:15. Ia berkata: "Apa yang hendak kamu berikan kepadaku, supaya aku menyerahkan Dia kepada kamu?" Mereka membayar tiga puluh uang perak kepadanya.

Jadi, Yesus dianggap sebagai lembu yang suka menanduk. Dan ini artinya, Yesus dianggap sebagai manusia durhaka seperti antikris dan nabi palsu. Dan Yesus harus mati dikayu salib.

Markus 15: 27-28
15:27. Bersama dengan Dia disalibkan dua orang penyamun, seorang di sebelah kanan-Nya dan seorang di sebelah kiri-Nya.
15:28. (Demikian genaplah nas Alkitab yang berbunyi: "
Ia akan terhitung di antara orang-orang durhaka.")

ay. 28= 'Ia akan terhitung di antara orang-orang durhaka'= bukti bahwa Yesus dianggap sama dengan orang durhaka.
Yesus rela dijadikan sebagai lembu yang suka menanduk, supaya KITA TIDAK DURHAKA seperti antikris dan nabi palsu.

Yesus menanggung kedurhakaan kita dan jangan sampai kita durhaka. Kalau kedurhakaan ini tidak dihentikan, maka kedurhakaan itu akan meningkat menjadi manusia durhaka seperti antikris.

Matius 24: 12
24:12. Dan karena makin bertambahnya kedurhakaan, maka kasih kebanyakan orang akan menjadi dingin.

Kedurhakaan terjadi karena kasih menjadi dingin (tanpa kasih).
Kalau ada KASIH, tidak akan ada kedurhakaan.
Salah satu praktik kedurhakaan adalah tidak taat dengar-dengaran.

Tidak taat ini dimulai dari:
  • tidak taat pada orang tua jasmani (halaman tabernakel),
  • tidak taat pada orang tua rohani/gembala (ruangan suci),
  • tidak taat pada Firman Tuhan (ruangan maha suci).
Sebelum kita taat pada Tuhan, harus dibuktikan lebih dulu bagaimana ketaatan kita pada orang tua. Karena tidak mungkin bisa mencapai ruangan maha suci, kalau tidak melalui halaman lebih dulu.

Malam ini, banyak kebutuhan kita. Tapi jangan sampai kita jadi manusia durhaka.
Supaya tidak menjadi manusia durhaka, kita MUTLAK MEMILIKI KASIH ALLAH.

Kita semua dilahirkan sebagai manusia darah daging yang tidak mempunyai kasih. Yang ada hanya emosi, keinginan daging, hawa nafsu dan ambisi. Ini yang membuat manusia menjadi durhaka.

Lalu, darimana kita mendapatkan kasih Allah?
1 Yohanes 4: 9-10

4:9. Dalam hal inilah kasih Allah dinyatakan di tengah-tengah kita, yaitu bahwa Allah telah mengutus Anak-Nya yang tunggal ke dalam dunia, supaya kita hidup oleh-Nya.
4:10. Inilah kasih itu: Bukan kita yang telah mengasihi Allah, tetapi
Allah yang telah mengasihi kita dan yang telah mengutus Anak-Nya sebagai pendamaian bagi dosa-dosa kita.

Kita mendapat kasih Allah dari Yesus yang sudah mati dikayu salib sebagai korban pendamaian (korban penghapus dosa).
Sekarang, bagaimana dari pihak kita?

Proses untuk menerima kasih Allah:
  1. menerima koraban pendamaian= berdamai dengan Tuhan dan sesama.
    Berdamai, artinya:
    1. mengaku dosa kepada Tuhan dan sesama dengan sungguh-sungguh dan hancur hati (dengan penyesalan). Jika diampuni, jangan berbuat dosa lagi. Kita hidup menurut kehendak Allah.

    2. mengampuni dosa orang lain yang sudah mengaku kepada kita.
      Mengampuni ini juga dengan sungguh-sungguh dan hancur hati serta melupakannya.

    Amsal 28: 13
    28:13. Siapa menyembunyikan pelanggarannya tidak akan beruntung, tetapi siapa mengakuinya dan meninggalkannya akan disayangi.

    = jika kita berdamai, kita akan menerima kasih Allah.
    Orang yang mengaku dan mengampuni dosa dengan sungguh-sungguh, ia berharga di mata Allah.

    Kasih Allah mampu menutup luka di hati kita dan menutupi banyak dosa, sampai tidak bercacat cela.

  2. lewat doa penyembahan.
    Matius 17: 1-2
    17:1. Enam hari kemudian Yesus membawa Petrus, Yakobus dan Yohanes saudaranya, dan bersama-sama dengan mereka Ia naik ke sebuah gunung yang tinggi. Di situ mereka sendiri saja.
    17:2. Lalu Yesus berubah rupa di depan mata mereka; wajah-Nya
    bercahaya seperti matahari dan pakaian-Nya menjadi putih bersinar seperti terang.

    'matahari'= kasih Allah yang sempurna.
    Lewat doa penyembahan, kita menerima pancaran sinar matahari (kasih Allah).

    Doa penyembahan adalah proses perobekan daging dengan segala keinginannya, sehingga kita bisa menerima kasih Allah.

    Doa puasa adalah proses MEMPERCEPAT perobekan daging, sehingga kita lebih cepat menerima kasih Allah.

    Doa penyembahan dengan hancur hati (merasa tidak mampu/tidak layak) mempercepat kita dan memperbanyak kita mengalami kasih Allah.
Kegunaan matahari/kasih Allah:
Mazmur 84: 12
84:12. Sebab TUHAN Allah adalah matahari dan perisai; kasih dan kemuliaan Ia berikan; Ia tidak menahan kebaikan  dari orang yang hidup tidak bercela.
  1. sebagai perisai/perlindungan dari marabahaya dan celaka.
    Juga melindungi kita dari dosa-dosa, antikris, sampai hukuman Allah.

  2. kemurahan dan kebaikan Tuhan untuk menjadikan semua baik.
    Apa yang hancur menjadi baik, sampai masa depan kita juga baik.
    Kemurahan kebaikan Tuhan ini merupakan kunci Daud.

    Biarlah kita banyak menyerap kemurahan kebaikan Tuhan, sampai satu waktu, semua menjadi baik. Seperti Daud, dari gembala di padang bisa menjadi raja yang terkenal.

    Kasih kemurahan Tuhan juga menjadikan baik secara rohani. Kejatuhan-kejatuhan kita diangkat menjadi baik kembali.

    Kalau semua sudah jadi baik, JANGAN LENGAH!
    Daud lengah saat semua sudah baik, dan ia jatuh dengan Betsyeba.
    Tetapi, kalaupun sudah jatuh, masih ada matahari kemurahan Tuhan untuk mengangkat kita dari kejatuhan. Dan setelah dipulihkan, JANGAN BERBUAT DOSA LAGI.

  3. matahari kasih Alllah adalah kemuliaan Tuhan untuk mengadakan mujizat-mujizat.
    Secara jasmani: apa yang mustahil menjadi tidak mustahil. Semua tertolong pada waktunya.

    Secara rohani: kita mengalami keubahan hidup dari manusia daging (buli-buli tanah liat) menjadi manusia rohani (buli-buli emas seperti Yesus).

    Keubahan ini dimulai dari wajah, seperti wajah Yesus yang berseri-seri.
    Wajah muram diubahkan menjadi wajah berseri.
    Wajah pucat/ketakutkan/kebimbangan, diubahkan menjadi wajah berseri.
    Wajah buruk juga diubahkan menjadi wajah berseri.

    Wajah berseri:
    • ada dalam kebahagiaan Surga.
      Saat diatas gunung, Petrus bisa menikmati kebahagiaan Surga.
    • selalu mengucap syukur kepada Tuhan,
    • bisa mengasihi musuh, bahkan membalas kejahatan dengan kebaikkan.

    Sampai satu waktu, saat Yesus datang kembali, kita diubahkan jadi sama mulia dengan Dia. Kita memancarkan sinar matahari dan kita bersama Dia untuk selama-lamanya.
Tuhan memberkati.

kembali ke halaman sebelumnya
IBADAH RUTIN DI MALANG

Minggu jam 06:45 (Ibadah Raya)
Minggu jam 10:15 (Ibadah Sekolah Minggu)
Selasa jam 17:15 (Ibadah Pendalaman Alkitab)
Rabu jam 07:30 (Ibadah Kaum Wanita)
Kamis jam 17:15 (Ibadah Doa Penyembahan)
Sabtu jam 17:15 (Ibadah Kaum Muda Remaja)

IBADAH RUTIN DI MEDAN
Royal Room Hotel Danau Toba Internasional
Jl. Imam Bonjol Medan

Minggu, jam 18:45 (Ibadah Raya)
Senin, jam 08:00 (Ibadah Pendalaman Alkitab)
Senin, jam 17:30 (Ibadah Pendalaman Alkitab)

IBADAH RUTIN DI SURABAYA

Minggu jam 09:30 (Ibadah Sekolah Minggu)
Minggu jam 10:55 (Ibadah Raya)
Rabu jam 17:30 (Ibadah Pendalaman Alkitab)
Jumat jam 17:30 (Ibadah Doa Penyembahan)


IBADAH RUTIN DI JAKARTA
Jl. Patra Kuningan XIV no.4
Jakarta Selatan
Sabtu, jam 09:00 (Ibadah Pendalaman Alkitab)

IBADAH KUNJUNGAN
  • 08-10 Oktober 2019
    (Ibadah Kunjungan di Medan)

  • 22-24 Oktober 2019
    (Ibadah Kunjungan di Sorong)

  • 05-07 November 2019
    (Ibadah Kunjungan di Tentena)

  • 19-21 November 2019
    (Ibadah Kunjungan di Medan)

  • 03-05 Desember 2019
    (Ibadah Kunjungan di Jayapura)

  • 13-18 April 2020
    (Ibadah Kunjungan di Korea Selatan)

All Right Reserved Gereja Pantekosta Tabernakel "KRISTUS KASIH"
Jln. Simpang Borobudur 27 Malang | Telp: (0341) 496949 | Fax: (0341) 476751 » Lihat Peta Gereja Kami di Malang
Jln. WR Supratman 4 Surabaya | Telp. 08123300378 » Lihat Peta Gereja Kami di Surabaya
hubungi kami | email: info@gptkk.org | sitemap | top