English Language | Form Penggembalaan
RINGKASAN KOTBAH IBADAH RUTIN DAN IBADAH KUNJUNGAN
RINGKASAN LAINNYA

Ibadah Raya Surabaya, 12 Juni 2016 (Minggu Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayangnya TUHAN kita Yesus Kristus. Selamat malam, selamat mendengarkan firman TUHAN. Biarlah damai...

Ibadah Persekutuan Malang I, 31 Juli 2012 (Selasa Sore)
Tema: "Mempelai datang! Songsonglah Dia!" (Matius 25:6)

Matius 25:6
25:6 Waktu tengah malam terdengarlah suara orang...

Ibadah Doa Malang, 04 Agustus 2009 (Selasa Sore)
Matius 24: 32-35
NUBUAT TENTANG POHON ARA/ISRAEL
Pohon ara ini ditampilkan dari zaman ke zaman: Zaman Allah...

Ibadah Pendalaman Alkitab Surabaya, 05 Juli 2010 (Senin Sore)
Matius 25: 1, 13
25:1. "Pada waktu itu hal Kerajaan Sorga seumpama sepuluh gadis, yang mengambil pelitanya dan pergi...

Ibadah Raya Malang, 05 Agustus 2012 (Minggu Pagi)
Matius 27 secara keseluruhan menunjuk 7 percikan darah di atas tabut perjanjian, artinya...

Ibadah Kaum Muda Remaja Malang, 04 April 2015 (Sabtu Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Lukas 9 dalam susunan Tabernakel menunjuk pada...

Ibadah Doa Malang, 07 Mei 2020 (Kamis Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Wahyu 11:6
11:6. Mereka mempunyai kuasa menutup langit, supaya jangan...

Ibadah Raya Surabaya, 31 Januari 2010 (Minggu Sore)
Matius 24: 45-51
= berjaga-jaga untuk menyambut kedatangan Tuhan yang tidak diduga waktunya, yaitu:
ay. 45-47=...

Ibadah Doa Surabaya, 15 Februari 2019 (Jumat Sore)
Bersamaan dengan penataran imam dan calon imam III

Salam sejahtera dalam kasih sayangnya TUHAN kita Yesus Kristus. Selamat malam,...

Ibadah Kaum Muda Remaja Malang, 17 Maret 2018 (Sabtu Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Lukas 12
Dalam susunan Tabernakel, Lukas 12 terkena pada...

Ibadah Pendalaman Alkitab Surabaya, 03 Mei 2019 (Jumat Sore)
Dari rekaman ibadah kunjungan di Malaka

Salam sejahtera dalam kasih sayangnya TUHAN kita Yesus Kristus. Selamat malam,...

Ibadah Pendalaman Alkitab Malang, 07 Juli 2016 (Kamis Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Wahyu 4:3
4:3 Dan Dia yang duduk di...

Ibadah Pendalaman Alkitab Malang, 04 Juni 2009 (Kamis Sore)
Matius 24:3-44 adalah tentang 7 nubuat.
Matius 24:32-36 adalah nubuat...

Ibadah Raya Malang, 02 Juli 2017 (Minggu Pagi)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Ibadah Raya Surabaya, 28 Mei 2017 (Minggu Siang)
Salam sejahtera dalam kasih sayangnya TUHAN kita Yesus Kristus. Selamat siang, selamat mendengarkan firman TUHAN. Biarlah damai...


TRANSKRIP LENGKAP

Umum Surabaya (Minggu Sore, 07 Desember 2014)
Tayang: 16 Juni 2020
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 30 November 2014)
Tayang: 16 Juni 2020
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 26 November 2014)
Tayang: 10 Mei 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 24 November 2014)
Tayang: 10 Mei 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 23 November 2014)
Tayang: 07 Januari 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 19 November 2014)
Tayang: 07 Januari 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 17 November 2014)
Tayang: 07 Januari 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 09 November 2014)
Tayang: 22 Agustus 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 05 November 2014)
Tayang: 04 Juni 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 03 November 2014)
Tayang: 04 Juni 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 02 November 2014)
Tayang: 03 Maret 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 20 Oktober 2014)
Tayang: 13 Desember 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 13 Oktober 2014)
Tayang: 13 Desember 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 12 Oktober 2014)
Tayang: 24 Oktober 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 08 Oktober 2014)
Tayang: 18 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 06 Oktober 2014)
Tayang: 05 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 05 Oktober 2014)
Tayang: 05 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 01 Oktober 2014)
Tayang: 05 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 29 September 2014)
Tayang: 24 Juni 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 21 September 2014)
Tayang: 19 Mei 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]



Untuk Koneksi Lambat, silahkan buka http://id.gptkk.org
Transkrip lengkap dari ibadah penggembalaan di Malang dan Surabaya, semuanya di bawakan oleh gembala sidang Pdt. Widjaja Hendra.

Silahkan kontak ke info@gptkk.org apabila bapak/ibu/sdr/sdri ada pertanyaan atau mungkin ingin berlangganan majalah Manna dan silahkan kirim email ke widjaja_h [at] yahoo.com apabila ingin konsultasi pribadi dengan bapak gembala
silahkan ganti tanda [at] dengan @
Cari ringkasan:   
[versi cetak]
Cari rekaman ibadah ini di: http://www.kabarmempelai.org
Ibadah Raya Surabaya, 14 April 2013 (Minggu Sore)

Salam sejahtera dalam kasih sayangnya Tuhan kita Yesus Kristus. Selamat malam, selamat mendengarkan Firman Tuhan. Biarlah damai sejahtera bahagia dari Tuhan senantiasa dilimpahkan di tengah-tengah kita sekalian.

Matius 28= menunjuk pada Shekina Glory (sinar kemuliaan atau kuasa kebangkitan Tuhan).

Matius 28: 16-20= perintah untuk memberitakan injil= penyebaran terang atau shekina glory. Dunia ini sudah gelap dan hanya membutuhkan terang kemuliaan.
Artinya: kita dipakai oleh Tuhan/dipercaya oleh Tuhan dalam kegerakan besar yang besar sesuai dengan amanat agung Tuhan.

Matius 28: 19-20
28:19. Karena itu
pergilah, jadikanlah semua bangsa murid-Ku dan baptislah mereka dalam nama Bapa dan Anak dan Roh Kudus,
28:20. dan
ajarlah mereka melakukan segala sesuatu yang telah Kuperintahkan kepadamu. Dan ketahuilah, Aku menyertai kamu senantiasa sampai kepada akhir zaman."

2 macam kegerakan besar yang sesuai dengan amanat agung Tuhan:

  1. ay. 18-19= 'pergilah, jadikanlah semua bangsa murid-Ku'= kegerakan Roh Kudus hujan awal (Firman penginjilan/kabar baik)= untuk membawa orang-orang berdosa diselamatkan oleh Tuhan lewat percaya Yesus dan baptisan air.

    Ini merupakan kegerakan keselamatan.
    Selamat= tidak dihukum. Tetapi selanjutnya mau kemana? Sebab itu perlu kegerakan yang kedua.


  2. ay. 20= 'ajarlah mereka melakukan segala sesuatu yang telah Kuperintahkan kepadamu'= kegerakan Roh Kudus hujan akhir (Firman pengajaran/kabar mempelai)= untuk membawa orang-orang selamat masuk dalam pembangunan tubuh Kristus yang sempurna (menjadi mempelai wanita Surga) atau membawa orang-orang selamat untuk disucikan dan diubahkan sampai jadi sama mulia seperti Yesus (mempelai wanita Surga yang siap untuk menyambut kedatangan Tuhan di awan-awan yang permai).

    Ini merupakan kegerakan kesempurnaan.
    Jadi, sudah selamat, harus mencapai kesempurnaan untuk layak menyambut kedatangan Yesus kedua kali di awan-awan yang permai, supaya kita bisa masuk kerjaaan 1000 tahun damai sampai masuk Yerusalem Baru.

TIDAK SEMUA ORANG SELAMAT BISA MENCAPAI KESEMPURNAAN.
Banyak yang gagal ditengah jalan.
Sebab itu, kita harus hati-hati.

Kejadian 19: 15-17
19:15. Ketika fajar telah menyingsing, kedua malaikat itu mendesak Lot, supaya bersegera, katanya: "Bangunlah, bawalah isterimu dan kedua anakmu yang ada di sini, supaya engkau jangan mati lenyap karena kedurjanaan kota ini."
19:16. Ketika ia berlambat-lambat, maka tangannya, tangan isteri dan tangan kedua anaknya dipegang oleh kedua orang itu, sebab TUHAN hendak mengasihani dia; lalu kedua orang itu menuntunnya ke luar kota dan melepaskannya di sana.
19:17. Sesudah kedua orang itu menuntun mereka sampai ke luar, berkatalah seorang: "Larilah, selamatkanlah nyawamu;
janganlah menoleh ke belakang, dan janganlah berhenti di manapun juga di Lembah Yordan, larilah ke pegunungan, supaya engkau jangan mati lenyap."

Lot sekeluarga sudah selamat (keluar dari Sodom Gomora), tetapi diperintahkan oleh Tuhan untuk lari ke pegunungan supaya tidak binasa.

Dalam perjalanan, istri Lot menoleh ke belakang dan menjadi tiang garam (binasa untuk selamanya)= istri Lot sudah selamat, tetapi masih bisa binasa.

Wahyu 21: 9-10
21:9. Maka datanglah seorang dari ketujuh malaikat yang memegang ketujuh cawan, yang penuh dengan ketujuh malapetaka terakhir itu, lalu ia berkata kepadaku, katanya: "Marilah ke sini, aku akan menunjukkan kepadamu pengantin perempuan, mempelai Anak Domba."
21:10. Lalu, di dalam roh ia membawa aku
ke atas sebuah gunung yang besar lagi tinggi dan ia menunjukkan kepadaku kota yang kudus itu, Yerusalem, turun dari sorga, dari Allah.

'pengantin perempuan'= kehidupan yang sempurna.
Mempelai wanita= kota di pegunungan yang tinggi.
Kita semua manusia berdosa sudah diselamatkan oleh korban Kristus, tetapi masih harus lari ke pegunungan, yaitu kota Yerusalem Baru (mempelai wanita Tuhan yang sempurna).

Inilah perjalanan hidup kita lewat 2 macam kegerakan.

Hati-hati! Dalam perjalanan menuju kesempurnaan, INGATLAH AKAN ISTRI LOT!
Artinya: jangan menoleh ke belakang.

'menoleh ke belakang', artinya:

  1. tidak taat dengar-dengaran.
    Tuhan perintahkan untuk tidak menoleh, tetapi istri Lot malah menoleh.

    'jangan menoleh kbelakang'= harus TAAT dengar-dengaran.
    Inilah kehidupan yang tergembala (kehidupan yang dipilih dan dipakai oleh Tuhan).
    Daging ini buas/liar. Tetapi kalau digembalakan, daging ini dibendung sampai bisa taat.

    Kisah Rasul 13: 22
    13:22. Setelah Saul disingkirkan, Allah mengangkat Daud menjadi raja mereka. Tentang Daud Allah telah menyatakan: Aku telah mendapat Daud bin Isai, seorang yang berkenan di hati-Ku dan yang melakukan segala kehendak-Ku.

    = Daud berkenan pada Tuhan karena ia taat dengar-dengaran, sehingga ia dipakai oleh Tuhan dan berhasil.

    Tingkatan ketaatan:


    • harus taat dalam perkara kecil.
      Kalau tidak taat pada perkara kecil, itulah yang membuat kehidupan kita gagal ditengah jalan.

      Kalau tidak bisa taat pada perkara kecil, tidak mungkin bisa taat pada perkara besar.


    • harus taat dalam nikah rumah tangga:


      1. suami mengasihi istri seperti diri sendiri dan tidak berlaku kasar,
      2. istri tunduk pada suami dalam segala sesuatu,
      3. anak taat dengar-dengaran pada orang tua.


      Kalau ada ketaatan dalam rumah tangga, rumah tangga akan menjadi tempat yang paling dirindukan dan menjadi rumah doa (menaikan asap berbau harum di hadapan Tuhan).

    • taat dalam penggembalaan= kita berada dalam tangan Gembala Agung.

      Yohanes 10: 27-28
      10:27. Domba-domba-Ku mendengarkan suara-Ku dan Aku mengenal mereka dan mereka mengikut Aku,
      10:28. dan
      Aku memberikan hidup yang kekal kepada mereka dan mereka pasti tidak akan binasa sampai selama-lamanya dan seorangpun tidak akan merebut mereka dari tangan-Ku.

      ay. 28= hasilnya kalau kita hidup dalam tangan Gembala Agung, yaitu ada jaminan kepastian untuk hidup sekarang, masa depan yang indah dan berhasil sampai hidup kekal selama-lamanya.

      'seorangpun tidak akan merebut mereka dari tangan-Ku'= menang atas segala masalah, karena semuanya diselesaikan oleh Tuhan sampai 'takkan kekurangan aku' (sempurna, tanpa cacat cela).

  1. terikat pada Sodom Gomora.
    'jangan menoleh ke belakang'= jangan terikat pada Sodom Gomora.

    Sodom Gomora, artinya:


    • dunia dengan segala kesibukannya, kekayaannya, kesedihannya, kesukaannya, dsb.

      Kalau terikat pada dunia, pasti tidak setia.

      Yakobus 4: 4
      4:4. Hai kamu, orang-orang yang tidak setia! Tidakkah kamu tahu, bahwa persahabatan dengan dunia adalah permusuhan dengan Allah? Jadi barangsiapa hendak menjadi sahabat dunia ini, ia menjadikan dirinya musuh Allah.

      'jangan terikat Sodom Gomora'= SETIA berkobar-kobar dalam ibadah pelayanan.

    • dosa-dosa sampai puncaknya dosa.

      'jangan terikat Sodom Gomora'= jangan terikat pada dosa-dosa sampai puncaknya dosa (dosa makan minum dan kawin mengawinkan).

      Kalau kita lepas dari dosa, berarti kita hidup BENAR.


    Jadi, 'tidak terikat pada Sodom Gomora'= setia dan benar (berikat pinggang dan siap melayani Tuhan).

    Yesaya 11: 5
    11:5. Ia tidak akan menyimpang dari kebenaran dan kesetiaan, seperti ikat pinggang tetap terikat pada pinggang.

    Wahyu 19: 11
    19:11. Lalu aku melihat sorga terbuka: sesungguhnya, ada seekor kuda putih; dan Ia yang menungganginya bernama: "Yang Setia dan Yang Benar", Ia menghakimi dan berperang dengan adil.

    = kesetiaan dan kebenaran, tidak bisa dipisahkan.
    Kalau kita setia dan benar, kitalah yang dipakai dalam kegerakan Roh Kudus hujan akhir.

    Lukas 17: 7-8
    17:7. "Siapa di antara kamu yang mempunyai seorang hamba yang membajak atau menggembalakan ternak baginya, akan berkata kepada hamba itu, setelah ia pulang dari ladang: Mari segera makan!
    17:8. Bukankah sebaliknya ia akan berkata kepada hamba itu: Sediakanlah makananku.
    Ikatlah pinggangmu dan layanilah aku sampai selesai aku makan dan minum. Dan sesudah itu engkau boleh makan dan minum.

    'berikat pinggang'= selalu siap sedia.

    Melayani dengan setia dan benar= memberi makan minum Yesus (memuaskan hati Tuhan). Dan Tuhan juga akan memuaskan kita ('engkau boleh makan dan minum'), sehingga kita tidak mencari kepuasan di Sodom Gomora. Dan uurusan makan minum adalah urusan Tuhan. Urusan kita hanya memuaskan hati Tuhan.

  1. pandangan tertuju pada Sodom Gomora= tidak tertuju pada Tuhan.
    Seringkali, pandangan kita tidak tertuju pada Tuhan, tetapi tertuju pada manusia atau pada dunia.

    'jangan menoleh ke belakang'= mata hanya tertuju pada Yesus sebagai Imam Besar yang duduk disebelah kanan Allah Bapa.

    Ibrani 12: 2
    12:2. Marilah kita melakukannya dengan mata yang tertuju kepada Yesus, yang memimpin kita dalam iman, dan yang membawa iman kita itu kepada kesempurnaan, yang dengan mengabaikan kehinaan tekun memikul salib ganti sukacita yang disediakan bagi Dia, yang sekarang duduk di sebelah kanan takhta Allah.

    'mata tertuju pada Yesus'=


    • tertuju pada pengajaran benar.
      Lewat pengajaran benar, kita meneladan kesucian Tuhan sampai sempurna.


    • kita hanya memperhatikan kemurahan belas kasih Tuhan.
      Kita bisa berusaha, tetapi yang menentukan adalah belas kasih Tuhan.
      Diatas usaha kita, ada kemurahan Tuhan.

      Mazmur 107: 43
      107:43. Siapa yang mempunyai hikmat? Biarlah ia berpegang pada semuanya ini, dan memperhatikan segala kemurahan TUHAN.

      Saat-saat kita sudah tidak bisa berbuat apa-apa, asalkan kita mau disucikan, biarlah kita hanya memandang kemurahan Tuhan.

      Ester berusaha untuk bisa jadi ratu. Tetapi penentunya adalah tongkat dari raja.

      Semua yang kita lakukan, penentunya adalah kemurahan belas kasih Tuhan.

      Hasilnya:


      1. Ibrani 4: 16
        4:16. Sebab itu marilah kita dengan penuh keberanian menghampiri takhta kasih karunia, supaya kita menerima rahmat dan menemukan kasih karunia untuk mendapat pertolongan kita pada waktunya.

        = kemurahan Tuhan dapat dan tepat menolong kita, sekalipun masalah kita sudah mustahil.


      2. 2 Samuel 15: 25-26
        15:25. Lalu berkatalah raja kepada Zadok: "Bawalah tabut Allah itu kembali ke kota; jika aku mendapat kasih karunia di mata TUHAN, maka Ia akan mengizinkan aku kembali, sehingga aku akan melihatnya lagi, juga tempat kediamannya.
        15:26. Tetapi jika Ia berfirman, begini: Aku tidak berkenan kepadamu, maka aku bersedia,
        biarlah dilakukan-Nya kepadaku apa yang baik di mata-Nya."

        = kita dipercaya/dipakai dalam pembangunan tubuh Kristus (pembangunan tabernakel rohani).
        Dan kasih karunia Tuhan akan menjadikan semua baik pada waktunya.


      3. Titus 3: 5
        3:5. pada waktu itu Dia telah menyelamatkan kita, bukan karena perbuatan baik yang telah kita lakukan, tetapi karena rahmat-Nya oleh permandian kelahiran kembali dan oleh pembaharuan yang dikerjakan oleh Roh Kudus,

        = kasih karunia membaharui kita.
        Ini mujizat terbesar.

        Keubahan dimulai dari kejujuran, tidak ada pamrih, tidak pilih kasih (seperti sinar matahari).

        Kalau mujizat rohani terjadi, mujizat jasmani juga akan kita alami.

        Di kota Zoar, Lot melihat matahari terbit. Tetapi di Sodom Gomora terjadi hujan api dan belerang.

        Kejadian 19: 23-24
        19:23. Matahari telah terbit menyinari bumi, ketika Lot tiba di Zoar.
        19:24. Kemudian TUHAN menurunkan
        hujan belerang dan api atas Sodom dan Gomora, berasal dari TUHAN, dari langit;

        Mujizat jasmani: apa yang tidak mungkin menjadi mungkin.

        Sampai nanti saat Yesus datang kembali, kita mengalami mujizat terakhir untuk diubahkan jadi sama mulia dengan Dia. Kita bercahaya bagai matahari dan siap menyambut kedatanganNya kedua kali sampai masuk ke Yerusalem baru.

        Mungkin saat-saat ini kita seperti Daud yang susah. Tetapi biarlah kita tetap memandang kasih karunia Tuhan sampai Yesus datang kembali.

Tuhan memberkati.

kembali ke halaman sebelumnya
IBADAH RUTIN DI MALANG

Minggu jam 06:45 (Ibadah Raya)
Minggu jam 10:15 (Ibadah Sekolah Minggu)
Selasa jam 17:15 (Ibadah Pendalaman Alkitab)
Rabu jam 07:30 (Ibadah Kaum Wanita)
Kamis jam 17:15 (Ibadah Doa Penyembahan)
Sabtu jam 17:15 (Ibadah Kaum Muda Remaja)

IBADAH RUTIN DI MEDAN
Royal Room Hotel Danau Toba Internasional
Jl. Imam Bonjol Medan

Minggu, jam 18:45 (Ibadah Raya)
Senin, jam 08:00 (Ibadah Pendalaman Alkitab)
Senin, jam 17:30 (Ibadah Pendalaman Alkitab)

IBADAH RUTIN DI SURABAYA

Minggu jam 09:00 (Ibadah Sekolah Minggu)
Minggu jam 10:15 (Ibadah Raya)
Rabu jam 17:30 (Ibadah Pendalaman Alkitab)
Jumat jam 17:30 (Ibadah Doa Penyembahan)


IBADAH RUTIN DI JAKARTA
Jl. Patra Kuningan XIV no.4
Jakarta Selatan
Sabtu, jam 09:00 (Ibadah Pendalaman Alkitab)

IBADAH KUNJUNGAN
All Right Reserved Gereja Pantekosta Tabernakel "KRISTUS KASIH"
Jln. Simpang Borobudur 27 Malang | Telp: (0341) 496949 | Fax: (0341) 476751 » Lihat Peta Gereja Kami di Malang
Jln. WR Supratman 4 Surabaya | Telp. 08123300378 » Lihat Peta Gereja Kami di Surabaya
hubungi kami | email: info@gptkk.org | sitemap | top