English Language | Form Penggembalaan
RINGKASAN KOTBAH IBADAH RUTIN DAN IBADAH KUNJUNGAN
RINGKASAN LAINNYA

Ibadah Pendalaman Alkitab Malang, 11 Desember 2008 (Kamis Sore)
Matius 24: 29 -> Keadaan pada masa kedatangan Tuhan ke 2x. Yaitu terjadi kegoncangan dan kegelapan....

Ibadah Pendalaman Alkitab Malang, 30 April 2015 (Kamis Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Wahyu 2-3 adalah tentang tujuh percikan...

Ibadah Doa Malang, 06 September 2018 (Kamis Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Wahyu 7:15b-17
7:15 ...Dan Ia yang...

Ibadah Pendalaman Alkitab Malang, 28 November 2017 (Selasa Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Ibadah Doa Malang, 14 Mei 2013 (Selasa Sore)
Pembicara: Pdm. Gideon Pakpahan

Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Matius 28:16-20 adalah tentang penyebaran...

Ibadah Kunjungan di Palangkaraya II, 29 Juni 2016 (Rabu Pagi)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Tema: 20 (ulang tahun ke-20 penggembalaan...

Ibadah Pendalaman Alkitab Surabaya, 03 November 2017 (Jumat Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayangnya TUHAN kita Yesus Kristus. Selamat malam, selamat mendengarkan firman TUHAN. Biarlah damai...

Ibadah Pendalaman Alkitab Surabaya, 29 November 2010 (Senin Sore)
Disertai penataran imam-imam dan calon imam-imam II
Tema di Jakarta "Wahyu 21: 5"
21:5. Ia yang duduk di atas takhta...

Ibadah Raya Malang, 10 Agustus 2014 (Minggu Pagi)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Wahyu 1:17
1:17 Ketika aku melihat Dia,...

Ibadah Pendalaman Alkitab Surabaya, 18 April 2018 (Rabu Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayangnya TUHAN kita Yesus Kristus. Selamat malam, selamat mendengarkan firman TUHAN. Biarlah damai...

Ibadah Raya Malang, 24 Agustus 2014 (Minggu Pagi)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Wahyu 1:17-18
1:17 Ketika aku melihat Dia, tersungkurlah...

Ibadah Doa Surabaya, 08 Juni 2018 (Jumat Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayangnya TUHAN kita Yesus Kristus. Selamat malam, selamat mendengarkan firman TUHAN. Biarlah damai...

Ibadah Doa Malang, 03 Agustus 2010 (Selasa Sore)
Matius 25:8-13
25:8 Gadis-gadis yang bodoh berkata kepada gadis-gadis yang bijaksana: Berikanlah...

Ibadah Raya Malang, 18 Januari 2015 (Minggu Pagi)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Wahyu 2-3 menunjuk pada 7 kali...

Ibadah Doa Semalam Suntuk Malang Session I, 10 September 2009 (Kamis Malam)
Markus 14: 32-36
ada 3 tingkatan doa:kelompok 8 murid, dimana Yudas sudah keluar. Dalam Tabernakel ini...


TRANSKRIP LENGKAP

Doa Surabaya (Rabu, 26 November 2014)
Tayang: 10 Mei 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 24 November 2014)
Tayang: 10 Mei 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 23 November 2014)
Tayang: 07 Januari 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 19 November 2014)
Tayang: 07 Januari 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 17 November 2014)
Tayang: 07 Januari 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 09 November 2014)
Tayang: 22 Agustus 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 05 November 2014)
Tayang: 04 Juni 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 03 November 2014)
Tayang: 04 Juni 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 02 November 2014)
Tayang: 03 Maret 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 20 Oktober 2014)
Tayang: 13 Desember 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 13 Oktober 2014)
Tayang: 13 Desember 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 12 Oktober 2014)
Tayang: 24 Oktober 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 08 Oktober 2014)
Tayang: 18 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 06 Oktober 2014)
Tayang: 05 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 05 Oktober 2014)
Tayang: 05 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 01 Oktober 2014)
Tayang: 05 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 29 September 2014)
Tayang: 24 Juni 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 21 September 2014)
Tayang: 19 Mei 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 17 September 2014)
Tayang: 29 April 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 15 September 2014)
Tayang: 29 April 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]



Untuk Koneksi Lambat, silahkan buka http://id.gptkk.org
Transkrip lengkap dari ibadah penggembalaan di Malang dan Surabaya, semuanya di bawakan oleh gembala sidang Pdt. Widjaja Hendra.

Silahkan kontak ke info@gptkk.org apabila bapak/ibu/sdr/sdri ada pertanyaan atau mungkin ingin berlangganan majalah Manna dan silahkan kirim email ke widjaja_h [at] yahoo.com apabila ingin konsultasi pribadi dengan bapak gembala
silahkan ganti tanda [at] dengan @
Cari ringkasan:   
[versi cetak]
Cari rekaman ibadah ini di: http://www.kabarmempelai.org
Ibadah Doa Surabaya, 22 September 2010 (Rabu Sore)

Matius 25: 16-30= sikap terhadap talenta.
SIKAP TUHAN TERHADAP TALENTA

Matius 25: 19, 27
25:19. Lama sesudah itu pulanglah tuan hamba-hamba itu lalu
mengadakan perhitungan dengan mereka.
25:27. Karena itu sudahlah seharusnya uangku itu kauberikan kepada orang yang menjalankan uang, supaya sekembaliku aku
menerimanya serta dengan bunganya.

ay. 19= sikap Tuhan terhadap talenta, yaitu Tuhan menghendaki supaya terjadi PERKEMBANGAN DARI TALENTA (ay. 19= 'mengadakan perhitungan' dan ay. 27= 'menerimanya serta dengan bunganya'), dan Tuhan tidak melihat besar kecilnya talenta.

Pada mulanya, Tuhan memberikan 5 talenta, 2 talenta dan 1 talenta.
Kalau dijumlah= 8 talenta.
Angka 8 ini mengingatkan kita pada 8 orang yang selamat di bahtera Nuh.

8 orang ini semuanya adalah suami istri. Ini menunjuk pada KESELAMATAN MEMPELAI.

Matius 25: 20-23= talenta yang sudah diberikan, juga terjadi perkembangan , yaitu:
  • yang menerima 5 talenta menghasilkan laba 5 talenta,
  • yang menerima 2 talenta menghasilkan laba 2 talenta.
Jadi,  perkembangan talenta adalah 5+2 talenta= 7 talenta.
Angka 7 menunjuk pada kesempurnaan (KESEMPURNAAN MEMPELAI).

Jadi, Tuhan menghendaki perkembangan rohani kita dari KESELAMATAN MEMPELAI sampai KESEMPURNAAN MEMPELAI.

Kita masih mempelajari contoh dari kehidupan Lot.
Lot sudah selamat, tapi Tuhan masih suruh Lot untuk lari ke pegunungan, itulah gunung yang besar dan tinggi dimana ada Yerusalem Baru.
Kalau tidak sampai pegunungan, ia akan mati lenyap, sekalipun sudah selamat

Kejadian 19: 26
19:26. Tetapi isteri Lot, yang berjalan mengikutnya,
menoleh ke belakang, lalu menjadi tiang garam.

Istri Lot ini menoleh ke belakang sehingga jadi tiang garam (garam yang tawar/tidak berguna). Dan ini sama dengan hamba yang menerima 1 talenta.
Istri Lot menoleh ke belakang ini berarti terpengaruh dengan dunia.

Matius 25: 18, 25-26, 30
25:18. Tetapi hamba yang menerima satu talenta itu pergi dan menggali lobang di dalam tanah lalu menyembunyikan uang tuannya.
25:25. Karena itu aku takut dan pergi menyembunyikan talenta tuan itu di dalam tanah: Ini, terimalah kepunyaan tuan!
25:26. Maka jawab tuannya itu: Hai kamu,
hamba yang jahat dan malas, jadi kamu sudah tahu, bahwa aku menuai di tempat di mana aku tidak menabur dan memungut dari tempat di mana aku tidak menanam?
25:30. Dan
campakkanlah hamba yang tidak berguna itu ke dalam kegelapan yang paling gelap. Di sanalah akan terdapat ratap dan kertak gigi."

Hamba yang menerima 1 talenta ini menyembunyikan talenta dalam tanah. Artinya terpengaruh dengan dunia.

Jadi, baik istri Lot maupun hamba yang menerima 1 talenta ini sama-sama terpengaruh dengan dunia, sehingga tidak taat dengar-dengaran pada perintah Tuhan., bentuknya:
  • Tuhan perintahkan istri Lot supaya tidak menoleh ke belakang, tapi ia menoleh ke belakang.

  • hamba yang menerima 1 talenta juga disuruh Tuhan mengerjakan talentanya, tapi ia tidak mengerjakannya.
1 Yohanes 5: 3-4
5:3. Sebab inilah kasih kepada Allah, yaitu, bahwa kita menuruti perintah-perintah-Nya. Perintah-perintah-Nya itu tidak berat,
5:4. sebab semua yang lahir dari Allah, mengalahkan dunia. Dan inilah kemenangan yang mengalahkan dunia: iman kita.


Perintah Tuhan sebenarnya TIDAK BERAT. Yang membuat berat adalah pengaruh dunia dengan keinginan daging, keinginan mata, kesusahan, dan sebagainya.
Pengaruh dunia itulah yang membuat perintah Tuhan menjadi berat, sehingga manusia menjadi tidak taat dengar-dengaran pada Firman pengajaran yang benar.

Lukas 17: 32
17:32. Ingatlah akan isteri Lot

= tentang akhir jaman. Dan Tuhan ingatkan kita pas istri Lot. Artinya, pada akhir jaman, BANYAK anak Tuhan yang menjadi seperti istri Lot, yaitu tidak taat dengar-dengaran (menoleh kebelakang), sehingga disebut sebagai hamba yang jahat dan malas yang akan dicampakkan dalam kebinasaan untuk selama-lamanya.

Jangan kita melihat talenta/kehebatannya, karena Tuhan hanya melihat ketaatan kita!

Matius 7: 21-23
7:21. Bukan setiap orang yang berseru kepada-Ku: Tuhan, Tuhan! akan masuk ke dalam Kerajaan Sorga, melainkan dia yang melakukan kehendak Bapa-Ku yang di sorga.
7:22.
Pada hari terakhir banyak orang akan berseru kepada-Ku: Tuhan, Tuhan, bukankah kami bernubuat demi nama-Mu, dan mengusir setan demi nama-Mu, dan mengadakan banyak mujizat demi nama-Mu juga?
7:23. Pada waktu itulah Aku akan berterus terang kepada mereka dan berkata: Aku tidak pernah mengenal kamu! Enyahlah dari pada-Ku,
kamu sekalian pembuat kejahatan!"

ay. 22= secara pelayanan, orang-orang ini luar biasa, tapi di mata Tuhan, mereka ini hanyalah pembuat kejahatan (ay. 23).
ay. 22= 'pada hari terakhir banyak orang'= pada akhir jaman, BANYAK ORANG yang tidak taat dan HANYA SEDIKIT yang taat.

Supaya tidak menjadi seperti istri Lot/hamba yang tidak berguna, maka kita HARUS taat dengar-dengaran pada Firman penajaran yang benar apapun resiko yang kita hadapi!

Kalau kita taat dengar-dengaran pada Firman pengajaran yang benar, kita akan menerima 3 hal:
  1. iman.
    Roma 10: 17
    10:17. Jadi, iman timbul dari pendengaran, dan pendengaran oleh firman Kristus.

    Iman ini ditulis dalam surat Yakobus.

  2. pengharapan/kesucian.
    1 Petrus 1: 22a
    1:22. Karena kamu telah menyucikan dirimu oleh ketaatan kepada kebenaran...

    Pengharapan ini ditulis oleh surat Petrus.

  3. kasih.
    Yohanes 14: 15
    14:15. "Jikalau kamu mengasihi Aku, kamu akan menuruti segala perintah-Ku.

    Kasih ini ditulis oleh surat Yohanes.
Jadi, pelayan Tuhan yang taat dengar-dengaran, memiliki iman, harap dan kasih.
Kalau kita taat, kita sedang mengulurkan tangan pada Tuhan, sehingga kita hidup dalam Tangan Tuhan. Inilah yang penting hari-hari ini dan tidak ada yang bisa menjamah kehidupan kita, bahkan setanpun tidak bisa menjamah kita.

Hasil kalau kita hidup dalam Tangan Tuhan:
  1. Markus 5: 37-38, 41-42
    5:37. Lalu Yesus tidak memperbolehkan seorangpun ikut serta, kecuali Petrus, Yakobus dan Yohanes, saudara Yakobus.
    5:38. Mereka tiba di rumah kepala rumah ibadat, dan di sana dilihat-Nya orang-orang ribut, menangis dan meratap dengan suara nyaring.
    5:41. Lalu dipegang-Nya tangan anak itu, kata-Nya: "Talita kum," yang berarti: "Hai anak, Aku berkata kepadamu,
    bangunlah!"
    5:42. Seketika itu juga anak itu bangkit berdiri dan berjalan, sebab umurnya sudah dua belas tahun. Semua orang yang hadir sangat takjub.


    Hasil pertama: mengalami kuasa kebangkitan.
    Disini yang Tuhan ajak hanya 3 murid, itulah gambaran dari kehidupan yang punya iman, harap dan kasih (taat dengar-dengaran).

    Artinya, hanya kehidupan yang taat yang bisa mengalami kuasa kebangkitan untuk:
    1. memelihara kehidupan kita ditengah dunia yang sulit dan mustahil.
    2. menyelesaikan segala masalah sampai masalah yang mustahil= menghapus kemustahilan.

  2. Matius 17: 1-2
    17:1. Enam hari kemudian Yesus membawa Petrus, Yakobus dan Yohanes saudaranya, dan bersama-sama dengan mereka Ia naik ke sebuah gunung yang tinggi. Di situ mereka sendiri saja.
    17:2. Lalu
    Yesus berubah rupa di depan mata mereka; wajah-Nya bercahaya seperti matahari dan pakaian-Nya menjadi putih bersinar seperti terang.

    Hasil kedua: kita bisa menyembah Tuhan dan mengalami kuasa keubahan hidup.

    Disini, 3 murid dibawa ke atas gunung untuk menyembah Tuhan. Artinya, hanya kehidupan yang taat yang bisa menyembah Tuhan.
    Keubahan hidup ini dimlai dari wajah yang merupakan pancaran dari hati kita.

    Roma 12: 2
    12:2. Janganlah kamu menjadi serupa dengan dunia ini, tetapi berubahlah oleh pembaharuan budimu, sehingga kamu dapat membedakan manakah kehendak Allah: apa yang baik, yang berkenan kepada Allah dan yang sempurna.

    Kita harus banyak menyembah untuk melawan daya tarik dunia ini.
    Kalau hati diubahkan, hati kita bisa peka untuk membedakan ajaran yang benar dan ajaran yang palsu.

    Kalau bisa membedakan soal ajaran, kita juga bisa membedakan mana yang benar dan mana yang tidak benar, sehingga kita selalu berbuat kebenaran, sampai menjadi suci dan sempurna.

    Saat Yesus datang, kita diubahkan jadi sama mulia dengan Tuhan.

  3. 1 Korintus 13: 12-13
    13:12. Karena sekarang kita melihat dalam cermin suatu gambaran yang samar-samar, tetapi nanti kita akan melihat muka dengan muka. Sekarang aku hanya mengenal dengan tidak sempurna, tetapi nanti aku akan mengenal dengan sempurna, seperti aku sendiri dikenal.
    13:13. Demikianlah
    tinggal ketiga hal ini, yaitu iman, pengharapan dan kasih, dan yang paling besar di antaranya ialah kasih.

    Hasil ketiga: kita mengalami kuasa pengangkatan dari Tuhan.

    Semakin kita taat, kita akan semakin jelas melihat Tuhan. Sampai satu waktu, kita bisa melihat Tuhan muka dengan muka.

    Kuasa pengangkatan ini bisa kita alami sejak dari dunia ini. Kita diangkat dari segala kegagalan/kejatuhan sampai nanti kita terangkat di awan-awan yang permai saat Yesus datang kedua kali. Dan kita bisa memandang Dia muka dengan muka, siang malam kita hanya menyembah Tuhan.
Tuhan memberkati.

kembali ke halaman sebelumnya
IBADAH RUTIN DI MALANG

Minggu jam 06:45 (Ibadah Raya)
Minggu jam 10:15 (Ibadah Sekolah Minggu)
Selasa jam 17:15 (Ibadah Pendalaman Alkitab)
Rabu jam 07:30 (Ibadah Kaum Wanita)
Kamis jam 17:15 (Ibadah Doa Penyembahan)
Sabtu jam 17:15 (Ibadah Kaum Muda Remaja)

IBADAH RUTIN DI MEDAN
Royal Room Hotel Danau Toba Internasional
Jl. Imam Bonjol Medan

Minggu, jam 18:45 (Ibadah Raya)
Senin, jam 08:00 (Ibadah Pendalaman Alkitab)
Senin, jam 17:30 (Ibadah Pendalaman Alkitab)

IBADAH RUTIN DI SURABAYA

Minggu jam 09:15 (Ibadah Sekolah Minggu)
Minggu jam 10:25 (Ibadah Raya)
Rabu jam 17:30 (Ibadah Pendalaman Alkitab)
Jumat jam 17:30 (Ibadah Doa Penyembahan)


IBADAH RUTIN DI JAKARTA
Jl. Patra Kuningan XIV no.4
Jakarta Selatan
Sabtu, jam 09:00 (Ibadah Pendalaman Alkitab)

IBADAH KUNJUNGAN
  • 05-07 November 2019
    (Ibadah Kunjungan di Tentena)

  • 26-28 November 2019
    (Ibadah Kunjungan di Ciawi & Jakarta)

  • 28-30 Januari 2020
    (Ibadah Kunjungan di Medan)

  • 13-18 April 2020
    (Ibadah Kunjungan di Korea Selatan)

All Right Reserved Gereja Pantekosta Tabernakel "KRISTUS KASIH"
Jln. Simpang Borobudur 27 Malang | Telp: (0341) 496949 | Fax: (0341) 476751 » Lihat Peta Gereja Kami di Malang
Jln. WR Supratman 4 Surabaya | Telp. 08123300378 » Lihat Peta Gereja Kami di Surabaya
hubungi kami | email: info@gptkk.org | sitemap | top