English Language | Form Penggembalaan
RINGKASAN KOTBAH IBADAH RUTIN DAN IBADAH KUNJUNGAN
RINGKASAN LAINNYA

Ibadah Doa Surabaya, 28 Maret 2018 (Rabu Sore)
Bersamaan dengan doa puasa session IV

Salam sejahtera dalam kasih sayangnya TUHAN kita Yesus Kristus. Selamat malam, selamat mendengarkan...

Ibadah Pendalaman Alkitab Surabaya, 05 April 2010 (Senin Sore)
Matius 25: 1
= penampilan Yesus dalam kemuliaan sebagai Mempelai laki-laki Surga yang akan datang kedua...

Ibadah Doa Surabaya, 17 Agustus 2016 (Rabu Sore)
Bersamaan dengan Penataran Imam dan Calon Imam III

Salam sejahtera dalam kasih sayangnya TUHAN kita Yesus Kristus. Selamat malam,...

Ibadah Pendalaman Alkitab Malang, 19 Desember 2013 (Kamis Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Wahyu 1:4-8 tentang salam kepada ketujuh jemaat.

Wahyu 1:4-5
1:4 Dari...

Ibadah Doa Malang, 06 Mei 2014 (Selasa Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Wahyu 1:14
1:14 Kepala dan rambut-Nya putih...

Ibadah Doa Malang, 20 Mei 2014 (Selasa Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Wahyu 1:15
1:15 Dan kaki-Nya mengkilap bagaikan...

Ibadah Doa Malam Surabaya, 07 September 2016 (Rabu Malam)
Selamat malam.
Sebagai dasar dari doa malam, kita membaca Yohanes 9: 37-38
9:37. Kata Yesus kepadanya: "Engkau bukan saja melihat Dia;...

Ibadah Doa Malang, 26 Agustus 2014 (Selasa Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Wahyu 1:17-18
1:17 Ketika aku melihat...

Ibadah Kunjungan di Jakarta II, 24 November 2010 (Rabu Pagi)
Tema "Wahyu 21: 5"
21:5. Ia yang duduk di atas takhta itu berkata: "Lihatlah, Aku menjadikan...

Ibadah Kaum Muda Remaja, 24 Maret 2012 (Sabtu Sore)
Lukas 1:46-56 berjudul 'Nyanyian pujian Maria'.

Isinya:
Ayat 46-50: penyerahan diri sepenuh.Ayat 51-55:...

Ibadah Doa Malam Surabaya, 29 September 2017 (Jumat Malam)
Mazmur 27: 7-14
27:7. Dengarlah, TUHAN, seruan yang kusampaikan, kasihanilah aku dan jawablah aku!
27:8. Hatiku mengikuti firman-Mu: "Carilah wajah-Ku"; maka...

Ibadah Raya Surabaya, 06 April 2014 (Minggu Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayang-Nya Tuhan kita Yesus Kristus. Selamat malam, selamat mendengarkan firman Tuhan, biarlah damai...

Ibadah Natal Surabaya, 19 Desember 2011 (Senin Sore)
Matius 26:
ay. 57-68= SAKSI DAN KESAKSIAN.

Kita sudah mempelajari 2 macam saksi dan kesaksian (mulai diterangkan pada Ibadah Raya Surabaya, 06 November 2011):
ay. 59-62=...

Ibadah Pendalaman Alkitab Malang, 30 Agustus 2012 (Kamis Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus. Matius 27 secara keseluruhan menunjuk 7 percikan...

Ibadah Persekutuan Ambon IV, 17 November 2011 (Kamis Pagi)
Tema: Yohanes 10: 10b
"Aku datang, supaya mereka mempunyai hidup, dan mempunyainya dalam segala kelimpahan. "

=...


TRANSKRIP LENGKAP

Doa Surabaya (Rabu, 05 November 2014)
Tayang: 04 Juni 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 03 November 2014)
Tayang: 04 Juni 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 02 November 2014)
Tayang: 03 Maret 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 20 Oktober 2014)
Tayang: 13 Desember 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 13 Oktober 2014)
Tayang: 13 Desember 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 12 Oktober 2014)
Tayang: 24 Oktober 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 08 Oktober 2014)
Tayang: 18 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 06 Oktober 2014)
Tayang: 05 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 05 Oktober 2014)
Tayang: 05 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 01 Oktober 2014)
Tayang: 05 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 29 September 2014)
Tayang: 24 Juni 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 21 September 2014)
Tayang: 19 Mei 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 17 September 2014)
Tayang: 29 April 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 15 September 2014)
Tayang: 29 April 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 14 September 2014)
Tayang: 24 Maret 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 07 September 2014)
Tayang: 06 Maret 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 03 September 2014)
Tayang: 16 Februari 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 01 September 2014)
Tayang: 16 Februari 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 31 Agustus 2014)
Tayang: 04 Februari 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 25 Agustus 2014)
Tayang: 13 Desember 2016
[baca transkrip] | [download file transkrip]



Untuk Koneksi Lambat, silahkan buka http://id.gptkk.org
Transkrip lengkap dari ibadah penggembalaan di Malang dan Surabaya, semuanya di bawakan oleh gembala sidang Pdt. Widjaja Hendra.

Silahkan kontak ke info@gptkk.org apabila bapak/ibu/sdr/sdri ada pertanyaan atau mungkin ingin berlangganan majalah Manna dan silahkan kirim email ke widjaja_h [at] yahoo.com apabila ingin konsultasi pribadi dengan bapak gembala
silahkan ganti tanda [at] dengan @
Cari ringkasan:   
[versi cetak]
Cari rekaman ibadah ini di: http://www.kabarmempelai.org
Ibadah Pendalaman Alkitab Malang, 10 Juli 2018 (Selasa Sore)

Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Wahyu 7:15-16
7:15. Karena itu mereka berdiri di hadapan takhta Allah dan melayani Dia siang malam di Bait Suci-Nya. Dan Ia yang duduk di atas takhta itu akan membentangkan kemah-Nya di atas mereka.
7:16 Mereka tidak akan menderita lapar dan dahaga lagi, dan matahari atau panas terik tidak akan menimpa mereka lagi.

Aktivitas Tuhan di takhta Sorga adalah membentangkan kemah-Nya di atas kita, sama dengan memberikan tudung perlindungan.

Ada empat lapis tudung pada Kemah Suci:
  1. Tudung Tabernakel.
    Keluaran 26:1-6
    26:1 "Kemah Suci itu haruslah kaubuat dari sepuluh tenda dari lenan halus yang dipintal benangnya dan dari kain ungu tua, kain ungu muda dan kain kirmizi; dengan ada kerubnya, buatan ahli tenun, haruslah kaubuat semuanya itu.
    26:2 Panjang tiap-tiap tenda haruslah dua puluh delapan hasta dan lebar tiap-tiap tenda empat hasta: segala tenda itu harus sama ukurannya.
    26:3 Lima dari tenda itu haruslah dirangkap menjadi satu, dan yang lima lagi juga harus dirangkap menjadi satu.
    26:4 Pada rangkapan yang pertama, di tepi satu tenda yang di ujung, haruslah engkau membuat sosok-sosok kain ungu tua dan demikian juga di tepi satu tenda yang paling ujung pada rangkapan yang kedua.
    26:5 Lima puluh sosok harus kaubuat pada tenda yang satu dan lima puluh sosok pada tenda yang di ujung pada rangkapan yang kedua, sehingga sosok-sosok itu tepat berhadapan satu sama lain.
    26:6 Dan haruslah engkau membuat lima puluh kaitan emas dan menyambung tenda-tenda Kemah Suci yang satu dengan yang lain dengan memakai kaitan itu, sehingga menjadi satu.

    Tudung Tabernakel terdiri dari empat warna utama:
    • Ungu tua= biru laut.
    • Ungu muda= ungu.
    • Kirmizi= merah.
    • Lenan halus= putih.

    Warna ini sama dengan warna dari pintu gerbang.
    Keluaran 27:16
    27:16. tetapi untuk pintu gerbang pelataran itu tirai dua puluh hasta dari kain ungu tua dan kain ungu muda, kain kirmizi dan dari lenan halus yang dipintal benangnya--tenunan yang berwarna-warna--dengan empat tiangnya dan empat alas tiang itu.

    Keluaran 26:3
    26:3. Lima dari tenda itu haruslah dirangkap menjadi satu, dan yang lima lagi juga harus dirangkap menjadi satu.

    Tudung Tabernakel terdiri dari sepuluh tenda, yang dibagi menjadi dua bagian:
    • Lima tenda menutupi Ruangan Suci, menunjuk pada iman.
    • Lima tenda menutupi Ruangan Maha Suci, menunjuk pada perbuatan iman.
    Jadi, tudung Tabernakel menunjuk pada tudung iman dan perbuatan iman yang ditulis oleh surat Yakobus.

    Roma 10:17
    10:17 Jadi, iman timbul dari pendengaran, dan pendengaran oleh firman Kristus.

    Iman yang benar berasal dari firman Kristus, yaitu firman pengajaran yang benar dalam urapan Roh Kudus. Artinya Roh Kudus menolong kita untuk bisa mendengar dengan sungguh-sungguh sampai mengerti firman, percaya dan yakin akan firman (firman menjadi iman dalam hati), sampai praktek firman (perbuatan iman).

    Dalam mendengar firman, harus memperhatikan dua hal:
    • Apakah kita menerima/ mengalami tudung iman atau tidak? Jika tidak ada tudung iman, berarti terbuka dan hancur. Ini tergantung pada sikap kita saat mendengar firman Tuhan.
    • Apa yang kita dengar haruslah kebenaran firman Tuhan.

    Ibrani 13:7-9
    13:7. Ingatlah akan pemimpin-pemimpin kamu, yang telah menyampaikan firman Allah kepadamu. Perhatikanlah akhir hidup mereka dan contohlah iman mereka.
    13:8.
    Yesus Kristus tetap sama, baik kemarin maupun hari ini dan sampai selama-lamanya.
    13:9.
    Janganlah kamu disesatkan oleh berbagai-bagai ajaran asing. Sebab yang baik ialah, bahwa hati kamu diperkuat dengan kasih karunia dan bukan dengan pelbagai makanan yang tidak memberi faedah kepada mereka yang menuruti aturan-aturan makanan macam itu.

    Seorang gembala manusia harus meneladani Yesus, agar gembala bisa menjadi teladan iman bagi sidang jemaat, dan sidang jemaat bisa merasakan ada hadirat Yesus.
    • Gembala harus berpegang teguh pada firman pengajaran yang benar, yaitu:
      • Tertulis dalam Alkitab.
      • Diwahyukan oleh Tuhan, yaitu dibukakan rahasianya lewat ayat menerangkan ayat dalam Alkitab.
      • Berani mengungkapkan nikah yang benar dan dosa-dosa yang tersembunyi.
      • Disampaikan tanpa pamrih, tidak mencari keuntungan.

    • Gembala harus hidup dalam kebenaran di setiap aspek hidupnya

    • Gembala harus tetap percaya dan berharap Tuhan terutama saat menghadapi masalah/ pencobaan sampai kemustahilan.

    Ibrani 13:17
    13:17. Taatilah pemimpin-pemimpinmu dan tunduklah kepada mereka, sebab mereka berjaga-jaga atas jiwamu, sebagai orang-orang yang harus bertanggung jawab atasnya. Dengan jalan itu mereka akan melakukannya dengan gembira, bukan dengan keluh kesah, sebab hal itu tidak akan membawa keuntungan bagimu.

    Praktek sidang jemaat mendapat tudung iman adalah taat dengar-dengaran pada suara gembala (firman penggembalaan yang dipercayakan Tuhan kepada seorang gembala untuk disampaikan kepada sidang jemaat), dan lari dari suara asing.

    Yohanes 10:5
    10:5 Tetapi seorang asing pasti tidak mereka ikuti, malah mereka lari dari padanya, karena suara orang-orang asing tidak mereka kenal."

    Hasilnya adalah domba-domba akan merasakan kekuatan doa penyahutan dari seorang gembala dan kuasa doa syafaat dari Gembala Agung. Kita mengalami tudung perlindungan dan pemeliharaan secara jasmani di tengah kesulitan dan marabahaya di dunia, sampai masa antikris berkuasa selama 3.5 tahun. Secara rohani, Tuhan juga melindungi dari dosa-dosa kejahatan dan kenajisan, sehingga kita tidak tersandung melainkan mantap dalam kebenaran dan keselamatan, bahkan sampai kesempurnaan.

  2. Tudung bulu kambing.
    Keluaran 26:7
    26:7. Juga haruslah engkau membuat tenda-tenda dari bulu kambing menjadi atap kemah yang menudungi Kemah Suci, sebelas tenda harus kaubuat.

    Bulu = rambut, menunjuk pada kesucian.

    Bilangan 6:5
    6:5. Selama waktu nazarnya sebagai orang nazir janganlah pisau cukur lalu di kepalanya; sampai genap waktunya ia mengkhususkan dirinya bagi TUHAN, haruslah ia tetap kudus dan membiarkan rambutnya tumbuh panjang.

    Rambut juga menunjuk pada urapan Roh Kudus

    2 Raja-raja 1:8
    1:8 Jawab mereka kepadanya: "Seorang yang memakai pakaian bulu, dan ikat pinggang kulit terikat pada pinggangnya." Maka berkatalah ia: "Itu Elia, orang Tisbe!"

    Markus 1:6
    1:6 Yohanes memakai jubah bulu unta dan ikat pinggang kulit, dan makanannya belalang dan madu hutan.

    Jadi, tudung bulu kambing adalah kesucian dalam Roh Kudus.

    Keluaran 26:9
    26:9. Lima dari tenda itu haruslah kausambung dengan tersendiri, dan enam dari tenda itu dengan tersendiri, dan tenda yang keenam haruslah kaulipat dua, di sebelah depan kemah itu.

    Tudung bulu kambing terdiri dari sebelas tenda yang dibagi menjadi dua bagian:
    • Enam tenda menutupi Ruangan Suci, menunjuk pada kesucian dalam Roh Kudus.
    • Lima tenda menutupi Ruangan Maha Suci, menunjuk pada perbuatan kesucian/ pengharapan.

    Jadi, tudung bulu kambing menunjuk pada tudung kesucian dan pengharapan oleh Roh Kudus, yang ditulis dalam surat 1-2 Petrus.

    Fungsi dari tudung bulu kambing adalah sebagai stabilisator, yaitu:
    • Menahan panas terik matahari di siang hari.
      Artinya menahan pencobaan/ masalah-masalah, sehingga kita tidak kecewa dan putus asa melainkan tetap mengucap syukur.

    • Menghangatkan kita di malam hari yang sangat dingin di padang gurun.
      Artinya menghangatkan kerohanian kita, supaya tidak dingin rohani. Kita tetap setia dan berkobar-kobar dalam ibadah pelayanan kepada Tuhan, sesuai dengan jabatan pelayanan masing-masing.

    • Melindungi kita dari kehancuran di padang gurun (kalau siang panas, malam dingin, akan mengakibatkan kehancuran), yaitu kehancuran nikah dan buah nikah, ekonomi, pelayanan, masa depan dan sebagainya.

    Praktek memiliki tudung bulu kambing adalah jujur dan taat dengar-dengaran.
    Roma 8:15
    8:15. Sebab kamu tidak menerima roh perbudakan yang membuat kamu menjadi takut lagi, tetapi kamu telah menerima Roh yang menjadikan kamu anak Allah. Oleh Roh itu kita berseru: "ya Abba, ya Bapa!"

    Mulai dari jujur soal Tuhan/ firman pengajaran. Kita mendukung persekutuan yang benar, dan menolak yang salah.

    Selama jujur dan taat, kita tidak akan pernah hancur.

  3. Tudung kulit domba jantan yang diwarnai merah.
    Keluaran 26:14a
    26:14a. Juga haruslah engkau membuat untuk kemah itu tudung dari kulit domba jantan yang diwarnai merah,

    Domba jantan menunjuk pada Yesus sebagai Anak Domba Allah.
    Yesus harus disembelih dan dikuliti di atas kayu salib. Ini merupakan suatu pengorbanan.
    Merah menunjuk pada darah Yesus, yaitu gambaran dari kasih.

    Jadi, tudung kulit domba jantan yang diwarnai merah adalah tudung kasih dan pengorbanan dari Yesus sebagai Anak Allah.
    Tudung pertama dan kedua ada ukuran dan jumlahnya, tetapi tudung ketiga tidak ada ukuran. Artinya kasih dan pengorbanan dari Yesus tidak terbatas oleh apa pun bagi setiap orang yang percaya kepada-Nya. Ini ditulis dalam Injil Yohanes dan surat 1-3 Yohanes.

    Yohanes 3:16
    3:16. Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal.

    Praktik memiliki tudung kasih adalah bisa saling mengasihi.
    1 Yohanes 4:10-11
    4:10. Inilah kasih itu: Bukan kita yang telah mengasihi Allah, tetapi Allah yang telah mengasihi kita dan yang telah mengutus Anak-Nya sebagai pendamaian bagi dosa-dosa kita.
    4:11. Saudara-saudaraku yang kekasih, jikalau Allah sedemikian mengasihi kita, maka haruslah kita juga saling mengasihi.

    Saling mengasihi artinya:
    • Kita mengasihi sesama seperti diri sendiri.
    • Kita bisa mengasihi orang yang memusuhi kita, bisa membalas kejahatan dengan kebaikan.
    Ini dimulai dari nikah rumah tangga, sesama yang terdekat. Apa yang kita ingin orang lain berbuat, berkata, dan berpikir yang baik pada kita, kita berbuat, berkata, dan berpikir yang baik lebih dulu pada sesama.

  4. Tudung kulit lumba-lumba.
    Keluaran 26:14b
    26:14b. dan tudung dari kulit lumba-lumba di atasnya lagi.

    Ini sama dengan tudung Allah Bapa, yang dibuat dari kulit sejenis anjing laut yang lentur, ulet, tahan terhadap pengaruh cuaca. Tudung ini diletakkan paling atas, artinya tudung yang melindungi kita dari penghukuman Allah dan ditulis dalam surat Yudas.

    Contoh: pada zaman Nuh, dunia dihukum dengan air bah, tapi Allah Bapa melindungi Nuh sekeluarga dengan bahtera Nuh sehingga tidak binasa oleh air bah. Pada zaman Lot, Lot diselamatkan dari api dan belerang sehingga tidak binasa.

    Tudung ini juga tidak memiliki ukuran, sama dengan tidak terbatas.
    Artinya hukuman Allah tidak terbatas bagi orang yang menolak kasih Allah di dalam korban Kristus.

Kesimpulan:
Jika kita memiliki tudung iman (Yakobus), tudung pengharapan/ kesucian (Petrus), dan tudung kasih (Yohanes), maka hasilnya:
  1. Kita akan mendapatkan tudung penghukuman, artinya kita mendapat perlindungan dari penghukuman Tuhan yang akan datang, yaitu tiga kali tujuh penghukuman dari Allah Tritunggal atau kiamat.
    Bukti dilindungi dari penghukuman Tuhan adalah kita merasakan damai sejahtera, semua enak dan ringan.

  2. Kita bisa naik ke atas gunung penyembahan. Kita gemar untuk menyembah Tuhan dan hanya memandang Tuhan, menyeru nama Tuhan dan berserah penuh kepada Dia.
    Matius 17:1-2
    17:1. Enam hari kemudian Yesus membawa Petrus, Yakobus dan Yohanes saudaranya, dan bersama-sama dengan mereka Ia naik ke sebuah gunung yang tinggi. Di situ mereka sendiri saja.
    17:2. Lalu Yesus berubah rupa di depan mata mereka; wajah-Nya bercahaya seperti matahari dan pakaian-Nya menjadi putih bersinar seperti terang.

    Maka Tuhan juga akan mengulurkan tangan kuasaNya, yaitu:
    1. Kuasa pembaharuan hidup.
      Kita diubahkan menjadi kuat dan teguh hati menghadapi apa pun juga. Kita tetap setia beribadah melayani Tuhan dan tetap berserah berseru kepada Tuhan.

    2. Kuasa pemakaian Tuhan.
      Kita dipakai menjadi soko guru dalam pembangunan tubuh Kristus yang sempurna, dimulai dari dalam nikah, rumah tangga, penggembalaan, antar penggembalaan, sampai Israel dan Kafir menjadi satu tubuh.

      Galatia 2:9
      2:9 Dan setelah melihat kasih karunia yang dianugerahkan kepadaku, maka Yakobus, Kefas dan Yohanes, yang dipandang sebagai sokoguru jemaat, berjabat tangan dengan aku dan dengan Barnabas sebagai tanda persekutuan, supaya kami pergi kepada orang-orang yang tidak bersunat dan mereka kepada orang-orang yang bersunat;

      Jika masih ada satu tiang yang teguh dalam nikah rumah tangga, maka tiang-tiang yang miring masih bisa Tuhan pulihkan Tuhan teguhkan.

      Galatia 2:10
      2:10 hanya kami harus tetap mengingat orang-orang miskin dan memang itulah yang sungguh-sungguh kuusahakan melakukannya.

      Kita dipakai untuk menjadi saksi kepada orang miskin jasmani (kita bisa memberi) dan miskin rohani (kehidupan yang berdosa).

    3. Kuasa kebangkitan.
      Markus 5:35-37,41-43
      5:35 Ketika Yesus masih berbicara datanglah orang dari keluarga kepala rumah ibadat itu dan berkata: "Anakmu sudah mati, apa perlunya lagi engkau menyusah-nyusahkan Guru?"
      5:36 Tetapi Yesus tidak menghiraukan perkataan mereka dan berkata kepada kepala rumah ibadat: "Jangan takut, percaya saja!"
      5:37 Lalu Yesus tidak memperbolehkan seorangpun ikut serta, kecuali Petrus, Yakobus dan Yohanes, saudara Yakobus.
      5:41 Lalu dipegang-Nya tangan anak itu, kata-Nya: "Talita kum," yang berarti: "Hai anak, Aku berkata kepadamu, bangunlah!"
      5:42 Seketika itu juga anak itu bangkit berdiri dan berjalan, sebab umurnya sudah dua belas tahun. Semua orang yang hadir sangat takjub.
      5:43 Dengan sangat Ia berpesan kepada mereka, supaya jangan seorangpun mengetahui hal itu, lalu Ia menyuruh mereka memberi anak itu makan.

      Tuhan sanggup membangkitkan apa yang sudah mati.

    4. Kuasa pengangkatan.
      1 Korintus 13:12-13
      13:12 Karena sekarang kita melihat dalam cermin suatu gambaran yang samar-samar, tetapi nanti kita akan melihat muka dengan muka. Sekarang aku hanya mengenal dengan tidak sempurna, tetapi nanti aku akan mengenal dengan sempurna, seperti aku sendiri dikenal.
      13:13 Demikianlah tinggal ketiga hal ini, yaitu iman, pengharapan dan kasih, dan yang paling besar di antaranya ialah kasih.


      Tuhan sanggup mengangkat dari kejatuhan atas dosa-dosa, kegagalan, kemerosotan. Semua dipulihkan sampai kita diangkat ke awan-awan yang permai, menjadi sempurna, dan layak berdiri di hadapan takhta Sorga melayani Dia siang dan malam bersama keluarga kita.


Tuhan memberkati.

kembali ke halaman sebelumnya
IBADAH RUTIN DI MALANG

Minggu jam 06:50 (Ibadah Raya)
Minggu jam 10:15 (Ibadah Sekolah Minggu)
Selasa jam 17:15 (Ibadah Pendalaman Alkitab)
Rabu jam 07:30 (Ibadah Kaum Wanita)
Kamis jam 17:15 (Ibadah Doa Penyembahan)
Sabtu jam 17:15 (Ibadah Kaum Muda Remaja)

IBADAH RUTIN DI MEDAN
Royal Room Hotel Danau Toba Internasional
Jl. Imam Bonjol Medan

Minggu, jam 19:00 (Ibadah Raya)
Senin, jam 09:00 (Ibadah Pendalaman Alkitab)
Senin, jam 17:30 (Ibadah Pendalaman Alkitab)

IBADAH RUTIN DI SURABAYA

Minggu jam 09:30 (Ibadah Sekolah Minggu)
Minggu jam 10:55 (Ibadah Raya)
Rabu jam 17:30 (Ibadah Pendalaman Alkitab)
Jumat jam 17:30 (Ibadah Doa Penyembahan)


IBADAH RUTIN DI JAKARTA
Jl. Patra Kuningan XIV no.4
Jakarta Selatan
Sabtu, jam 09:00 (Ibadah Pendalaman Alkitab)

IBADAH KUNJUNGAN
  • September 2018
    (Ibadah Kunjungan di Jakarta)

  • 11-13 September 2018
    (Ibadah Persekutuan di Malang)

  • 25-26 September 2018
    (Ibadah Kunjungan di Sidikalang)

  • 16-18 Oktober 2018
    (Ibadah Kunjungan di Medan)

  • 30-31 Oktober 2018
    (Ibadah Kunjungan di Jayapura)

  • Februari 2019
    (Ibadah Kunjungan di Chennai, India)

All Right Reserved Gereja Pantekosta Tabernakel "KRISTUS KASIH"
Jln. Simpang Borobudur 27 Malang | Telp: (0341) 496949 | Fax: (0341) 476751 » Lihat Peta Gereja Kami di Malang
Jln. WR Supratman 4 Surabaya | Telp. 08123300378 » Lihat Peta Gereja Kami di Surabaya
hubungi kami | email: info@gptkk.org | sitemap | top