English Language | Form Penggembalaan
RINGKASAN KOTBAH IBADAH RUTIN DAN IBADAH KUNJUNGAN
RINGKASAN LAINNYA

Ibadah Doa Surabaya, 02 November 2011 (Rabu Sore)
Matius 26: 57-58
26:57. Sesudah mereka menangkap Yesus, mereka membawa-Nya menghadap Kayafas, Imam Besar. Di situ telah berkumpul ahli-ahli...

Ibadah Raya Malang, 23 Desember 2012 (Minggu Pagi)
IBADAH PENYERAHAN ANAK

Lukas 19:41-44
19:41. Dan ketika Yesus telah dekat dan melihat kota itu, Ia menangisinya,...

Ibadah Doa Malang, 19 Januari 2016 (Selasa Sore)
Pembicara: Pdt. Mikha Sanda Toding

Matius 15:32-39
15:32 Lalu Yesus memanggil murid-murid-Nya dan berkata: "Hati-Ku tergerak oleh...

Ibadah Doa Surabaya, 29 Juli 2013 (Senin Sore)
Pembicara: Pdp. Youpri Ardiantoro

Keluaran 15: 22-27
15:22. Musa menyuruh orang Israel berangkat dari Laut Teberau, lalu mereka pergi ke padang...

Ibadah Raya Surabaya, 14 Maret 2010 (Minggu Sore)
Matius 25:
= dalam susunan Tabernekal menunjuk pada tongkat Harun yang bertunas, berbunga dan...

Ibadah Raya Surabaya, 01 September 2013 (Minggu Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayangnya Tuhan kita Yesus Kristus. Selamat malam, selamat mendengarkan Firman Tuhan. Biarlah damai...

Ibadah Doa Semalam Suntuk Malang Session II, 20 Januari 2009 (Selasa Tengah Malam)
Mazmur 27:7-14.
Raja Daud juga merindu untuk memandang wajah Tuhan dalam kemuliaan.

Ibadah Kunjungan Medan IV, 30 Oktober 2013 (Rabu Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Wahyu 19:9
19:9 Lalu ia berkata kepadaku:...

Ibadah Doa Surabaya, 07 Juli 2017 (Jumat Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayangnya TUHAN kita Yesus Kristus. Selamat malam, selamat mendengarkan firman TUHAN. Biarlah damai...

Ibadah Doa Surabaya, 21 September 2011 (Rabu Sore)
Pembicara: Pdt. Dadang
Markus 6: 17-20, 27
6:17. Sebab memang Herodeslah yang menyuruh orang menangkap Yohanes dan membelenggunya di penjara berhubung...

Ibadah Raya Surabaya, 01 Juli 2018 (Minggu Siang)
Salam sejahtera dalam kasih sayangnya TUHAN kita Yesus Kristus. Selamat siang, selamat mendengarkan firman TUHAN. Biarlah damai...

Ibadah Kaum Muda Remaja Malang, 23 Januari 2016 (Sabtu Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Lukas 9:28-36 Yesus dimuliakan di atas...

Ibadah Jumat Agung Malang, 14 April 2017 (Jumat Pagi)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Wahyu 5:5-10
5:5 Lalu berkatalah seorang dari...

Ibadah Persekutuan di Ciawi I, 17 November 2009 (Selasa Sore)
Tema: Wahyu 21:5
"Lihatlah, Aku menjadikan segala sesuatu baru!"
Pada mulanya Tuhan sudah menciptakan manusia yang sama...

Ibadah Doa Surabaya, 21 Desember 2016 (Rabu Sore)
Bersamaan dengan penataran iman dan calon imam

Salam sejahtera dalam kasih sayangnya TUHAN kita Yesus Kristus. Selamat malam, selamat...


TRANSKRIP LENGKAP

Doa Surabaya (Rabu, 26 November 2014)
Tayang: 10 Mei 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 24 November 2014)
Tayang: 10 Mei 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 23 November 2014)
Tayang: 07 Januari 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 19 November 2014)
Tayang: 07 Januari 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 17 November 2014)
Tayang: 07 Januari 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 09 November 2014)
Tayang: 22 Agustus 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 05 November 2014)
Tayang: 04 Juni 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 03 November 2014)
Tayang: 04 Juni 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 02 November 2014)
Tayang: 03 Maret 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 20 Oktober 2014)
Tayang: 13 Desember 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 13 Oktober 2014)
Tayang: 13 Desember 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 12 Oktober 2014)
Tayang: 24 Oktober 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 08 Oktober 2014)
Tayang: 18 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 06 Oktober 2014)
Tayang: 05 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 05 Oktober 2014)
Tayang: 05 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 01 Oktober 2014)
Tayang: 05 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 29 September 2014)
Tayang: 24 Juni 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 21 September 2014)
Tayang: 19 Mei 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 17 September 2014)
Tayang: 29 April 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 15 September 2014)
Tayang: 29 April 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]



Untuk Koneksi Lambat, silahkan buka http://id.gptkk.org
Transkrip lengkap dari ibadah penggembalaan di Malang dan Surabaya, semuanya di bawakan oleh gembala sidang Pdt. Widjaja Hendra.

Silahkan kontak ke info@gptkk.org apabila bapak/ibu/sdr/sdri ada pertanyaan atau mungkin ingin berlangganan majalah Manna dan silahkan kirim email ke widjaja_h [at] yahoo.com apabila ingin konsultasi pribadi dengan bapak gembala
silahkan ganti tanda [at] dengan @
Cari ringkasan:   
[versi cetak]
Cari rekaman ibadah ini di: http://www.kabarmempelai.org
Ibadah Doa Surabaya, 23 April 2012 (Senin Sore)

Ibadah Pendalaman Alkitabdialihkan pada hari Rabu
Pembicara: Sdr. Hardiyono
Matius 27

Ada 7 kali percikan darah di atas tabut perjanjian, ini menunjuk sengsara yang dialami Tuhan Yesus sampai mati di kayu salib untuk membenarkan, menyelamatkan sampai menyempurnakan kita semuanya.

Percikan darah yang pertama (Matius 27: 1-10) Yesus diserahkan kepada Pilatus dan kematian Yudas Iskariot, sudah kita pelajari.

Percikan darah yang kedua (Matius 27: 11-26) YESUS DIHADAPAN PILATUS, sedang kita pelajari.

Matius 27: 11-22
27:11. Lalu Yesus dihadapkan kepada wali negeri. Dan wali negeri bertanya kepada-Nya: "Engkaukah raja orang Yahudi?" Jawab Yesus: "Engkau sendiri mengatakannya."
27:12 Tetapi atas tuduhan yang diajukan imam-imam kepala dan tua-tua terhadap Dia, Ia tidak memberi jawab apapun.
27:13 Maka kata Pilatus kepada-Nya: "Tidakkah Engkau dengar betapa banyaknya tuduhan saksi-saksi ini terhadap Engkau?"
27:14 Tetapi Ia tidak menjawab suatu katapun, sehingga wali negeri itu sangat heran.
27:15 Telah menjadi kebiasaan bagi wali negeri untuk membebaskan satu orang hukuman pada tiap-tiap hari raya itu atas pilihan orang banyak.
27:16 Dan pada waktu itu ada dalam penjara seorang yang terkenal kejahatannya yang bernama Yesus Barabas.
27:17 Karena mereka sudah berkumpul di sana, Pilatus berkata kepada mereka: "Siapa yang kamu kehendaki kubebaskan bagimu, Yesus Barabas atau Yesus, yang disebut Kristus?"
27:18 Ia memang mengetahui, bahwa mereka telah menyerahkan Yesus karena dengki.
27:19 Ketika Pilatus sedang duduk di kursi pengadilan, isterinya mengirim pesan kepadanya: "Jangan engkau mencampuri perkara orang benar itu, sebab karena Dia aku sangat menderita dalam mimpi tadi malam."
27:20 Tetapi oleh hasutan imam-imam kepala dan tua-tua, orang banyak bertekad untuk meminta supaya Barabas dibebaskan dan Yesus dihukum mati.
27:21 Wali negeri menjawab dan berkata kepada mereka: "Siapa di antara kedua orang itu yang kamu kehendaki kubebaskan bagimu?" Kata mereka: "Barabas."
27:22 Kata Pilatus kepada mereka: "Jika begitu, apakah yang harus kuperbuat dengan Yesus, yang disebut Kristus?" Mereka semua berseru: "Ia harus disalibkan!"

Dalam pengadilan dunia/Pilatus berlaku dua hal yaitu:
  1. Yohanes 18: 38 b
    (18-38b) Sesudah mengatakan demikian, keluarlah Pilatus lagi mendapatkan orang-orang Yahudi dan berkata kepada mereka: "Aku tidak mendapati kesalahan apapun pada-Nya.

    Yang pertama adalah Yesus Kristus tidak didapati bersalah sehingga tidak ada alasan untuk menghukum Yesus dan Yesus harus dibebaskan.

  2. Matius 27: 16
    27:16 Dan pada waktu itu ada dalam penjara seorang yang terkenal kejahatannya yang bernama Yesus Barabas.

    Yang kedua yaitu Yesus Barabas seorang penjahat dan berada dalam penjara sehingga harus dihukum dan tidak ada alasan untuk membebaskan Yesus Barabas.
Tetapi pada kenyataannya justru Yesus Kristus yang tidak bersalah harus dihukum, sedangkan Yesus Barabas yang terkenal dengan kejahatannya dibebaskan. Ini artinya Yesus menghadapai percikan darah yaitu menghadapi ketidakadilan.

Mengapa Yesus rela sengsara untuk menghadapi ketidakadilan?
Sebab manusia berdosa bagaikan terdakwa yang tidak bisa lolos (terutama Bangsa Kafir), tidak bisa lepas dari penghakiman Tuhan di tahta putih.

Upah dosa adalah maut, setiap dosa yang kita lakukan semuanya (termasuk dosa nenek moyang) berakibat maut dan harus dipertanggung jawabkan (dihakimi oleh Tuhan di tahta putih).

Sebab itu YESUS TAMPIL SEBAGAI PEMBELA DAN RAJA KEBENARAN untuk memberikan kebenaran kepada orang berdosa (membenarkan orang berdosa) sehingga kita tidak mendapat hukuman= dibenarkan/diselamatkan= bebas dari hukuman.

Yesus Kristus sudah berjuang sampai mati di kayu salib untuk membenarkan kita, sekarang kita sebagai anak Tuhan juga harus berjuang untuk bisa mempertahankan, memelihara kebenaran yang sudah Tuhan berikan kepada kita= HIDUP DALAM KEBENARAN. Jadi dalam setiap aspek hidup kita harus benar, baik dalam pekerjaan, pelayanan, kehidupan nikah, yang tidak benar harus kita selesaikan supaya kita hidup benar.

2 Yohanes 1: 4
1:4 Aku sangat bersukacita, bahwa aku mendapati, bahwa separuh dari anak-anakmu hidup dalam kebenaran sesuai dengan perintah yang telah kita terima dari Bapa.

"Separuh" ini berarti ada separuh yang benar dan separuhnya lagi yang tidak benar.

Yesus memberikan kebenaran 100% kepada kita, tetapi kenyataan yang ada masih ada separuh yang tidak benar.uUntuk itu jangan sampai kita termasuk dalam separuh yang tidak benar.
Dapat disimpulkan kita hidup di dunia ini berada dalam 2 arah yang berbeda yaitu
  • Kehidupan yang berada dalam kebenaran yang menuju terang kesempurnaan.
  • Kehidupan yang berada dalam ketidakbenaran yang menuju kepada neraka selamanya.
Wahyu 22: 11
22:11 Barangsiapa yang berbuat jahat, biarlah ia terus berbuat jahat; barangsiapa yang cemar, biarlah ia terus cemar; dan barangsiapa yang benar, biarlah ia terus berbuat kebenaran; barangsiapa yang kudus, biarlah ia terus menguduskan dirinya!"

Sangat jelas bahwa saat ini sedang berjalan dalam 2 arah yang berbeda yaitu yang benar semakin hari semakin benar sampai sempurna dan yang tidak benar semakin hari semakin tidak benar, semakin berdosa bahkan sampai binasa.

Malam ini kita tinggal pilih apakah kita berada dalam kebenaran atau berada dalam ketidak benaran.

Mengapa banyak anak Tuhan yang tidak mau hidup benar (sangat sulit untuk hidup benar)? sebab tidak mau memperhatikan firman pengajaran yang benar.

Ibrani 2: 1
2:1. Karena itu harus lebih teliti kita memperhatikan apa yang telah kita dengar, supaya kita jangan hanyut dibawa arus.

Kita harus teliti= harus memperhatikan sungguh-sungguh setiap pemberitaan firman Tuhan, jangan acuh tak acuh terhadap firman.

Saat-saat kita mendengarkan firman Tuhan, saat-saat itu Tuhan sedang memperbaiki kita sedikit demi sedikit.

Kita harus memperhatikan firman sungguh-sungguh supaya kita tidak hanyut terseret/terbawa arus ketidak benaran dunia ini bahkan sampai binasa bersama dengan dunia.

Hanya firman pengajaran yang benar yang memberikan rem kepada kita.

Perbandingan kehidupan yang tidak benar dan kehidupan yang benar antara lain:
  1. Kain dan Habel.
    Kejadian 4: 1, 6-7
    4:1. Kemudian manusia itu bersetubuh dengan Hawa, isterinya, dan mengandunglah perempuan itu, lalu melahirkan Kain; maka kata perempuan itu: "Aku telah mendapat seorang anak laki-laki dengan pertolongan TUHAN."
    4:6.
    Firman TUHAN kepada Kain: "Mengapa hatimu panas dan mukamu muram?
    4:7 Apakah mukamu tidak akan berseri, jika engkau berbuat baik?
    Tetapi jika engkau tidak berbuat baik, dosa sudah mengintip di depan pintu; ia sangat menggoda engkau, tetapi engkau harus berkuasa atasnya."

    Kain dan Habel merupakan keturunan Adam dan Hawa, Kain dan Habel juga bersaudara.

    Hal ini bermula pada waktu persembahan Kain tidak diterima oleh Tuhan, sedangkan persembahan Habel diterima oleh Tuhan.

    Dalam Kejadian 1: 6 Tuhan sudah berfirman kepada Kain, artinya Tuhan sudah menunjuk dosanya Kain, Tuhan sudah mengingatkan Kain, tetapi Kain tidak memperhatikan firman dengan sungguh-sungguh, sehingga timbul iri hati dalam hati Kain.

    Bila iri hati dipertahankan (dipupuk-dipupuk) maka akan meningkat menjadi kebencian sampai kebencian tanpa alasan, bahkan kebencian ini meningkat sampai kepada pembunuhan, pada akhirnya Kain membunuh Habel.

    Pembunuh= setan (setan datang untuk membunuh dan membinasakan), sehingga Kain menjadi sama dengan setan.

    Jangan sampai kita memupuk iri hati baik dalam hal jasmani (berkat-berkat), pemakaian Tuhan dalam pelayanan, besarnya bangunan Gereja dll.

    1 Yohanes 3: 12
    3:12 bukan seperti Kain, yang berasal dari si jahat dan yang membunuh adiknya. Dan apakah sebabnya ia membunuhnya? Sebab segala perbuatannya jahat dan perbuatan adiknya benar.

    Mengapa nama Kain disebutkan dalam ayat ini sedangkan nama Habel tidak disebutkan? supaya kita tidak termasuk seperti Kain dan menjadi awasan bagi kita, jangan sampai kita menjadi sama dengan Kain yang iri, membenci dan membunuh.

    Mengapa nama Habel tidak disebutkan? supaya nama kita bisa masuk seperti Habel yaitu hidup dalam kebenaran.

  2. Esau dan Yakub.
    Ibrani 12: 16-17
    12:16 Janganlah ada orang yang menjadi cabul atau yang mempunyai nafsu yang rendah seperti Esau, yang menjual hak kesulungannya untuk sepiring makanan.
    12:17 Sebab kamu tahu, bahwa kemudian, ketika ia hendak menerima berkat itu, ia ditolak,
    sebab ia tidak beroleh kesempatan untuk memperbaiki kesalahannya, sekalipun ia mencarinya dengan mencucurkan air mata.

    Esau dan Yakub ini juga bersaudara. Esau bekerja berburu daging di hutan sedangkan Yakub tinggal di dalam kemah, hidup tenang tergembala.

    Esau sebenarnya memiliki potensi yang tinggi yaitu anak sulung (sesuatu yang disulungkan). Anak sulung itu mempunyai hak waris dan hak untuk menikah, tetapi sangat disayangkan Esau tidak menggunakan potensi yang Tuhan berikan dengan benar yaitu dengan menganggap rendah hak kesulungan, artinya bagi kita yaitu menganggap rendah hak waris kerajaan surga dan menganggap rendah hak untuk masuk pesta nikah anak domba.

    Akibatnya Esau hidup dalam cucuran air mata.
    Sebenarnya saat-saat pemberitaan fiman Tuhan adalah kesempatan bagi kita untuk diperbaiki oleh Tuhan, tetapi pada Esau dan Kain tidak ada kesempatan lagi, artinya Esau dan Kain menjadi sama dengan setan yaitu tidak ada kesempatan untuk diubahkan lagi.

    Antara Kain dan Habel hanya setengah yang hidup benar, antara Esau dan Yakub hanya setengah yang hidup benar.

    Sebenarnya Yakub tidak mendapat hak apapun, tetapi karena Yakub memperjuangkan kesempatan yang Tuhan berikan, pada akhirnya Yakub mendapat hak kesulungan (mendapatkan semuanya) yaitu hak waris sampai hak waris kerajaan surga dan hak untuk menikah sampai pernikahan anak domba Allah.

  3. Gereja Tuhan yang benar dan Gereja Tuhan yang tidak benar.
    Tanda Gereja yang benar adalah memiliki hubungan yang benar dengan Tuhan yaitu hubungan antara tubuh dengan Kepala yang dihubungankan dengan leher. Leher menunjuk pada penundukan= DOA PENYEMBAHAN.

    Jadi hubungan Gereja yang benar adalah hubungan doa penyembahan. Artinya, tanda Gereja yang benar memiliki doa penyembahan, seperti yang kita lakukan pada malam ini.

    Dalam doa penyembahan, Tuhan memberikan kesempatan seluas-luasnya untuk kita menyampaikan isi hati kita kepada Tuhan (hubungan antara hati dengan hati).

    Mazmur 123: 1-3
    123:1. Nyanyian ziarah. Kepada-Mu aku melayangkan mataku, ya Engkau yang bersemayam di sorga.
    123:2 Lihat, seperti mata para hamba laki-laki memandang kepada tangan tuannya, seperti mata hamba perempuan memandang kepada tangan nyonyanya,
    demikianlah mata kita memandang kepada TUHAN, Allah kita, sampai Ia mengasihani kita.
    123:3 Kasihanilah kami, ya TUHAN, kasihanilah kami, sebab kami sudah cukup kenyang dengan penghinaan;

    Dalam doa penyembahan, kita memandang Tuhan sampai Tuhan berbelas kasihan kepada kita, sampai Tuhan mengulurkan Tangan kepada kita.

    Tuhan tidak pernah menipu kita. Kalau kita mengulurkan tangan kepada Tuhan, Tuhan akan mengulurkan Tangan kepada kita.

    Mungkin masalah-masalah kita terlalu berat, masalah nikah terlalu berat, buah nikah terlalu berat, sampai kita tidak bisa berkata-kata lagi, tetapi Tuhan juga mengerti bahasa tetesan air mata.

    Pendertiaan yang paling berat adalah kalau kita tidak bisa menyembah Tuhan, sebab ini berarti kita tidak memiliki hubungan yang benar dengan Tuhan dan kita berada dalam separuh yang tidak benar yang menuju kebinasaan.

    Hasilnya kalau kita bisa menyembah Tuhan adalah:

    • Tangan kemurahan Tuhan mampu untuk menolong kita.
    • Tangan Tuhan mampu memulihkan kita, seperti Lazarus yang meninggal 4 hari dan busuk dipulihkan oleh tangan belas kasih Tuhan. Apapun yang sudah busuk dalam hidup kita juga dipulihkan oleh Tuhan.

    • Sampai yang terakhir bila kita mengulurkan tangan kepada Tuhan, maka saat Tuhan datang ke dua kali, Tangan Tuhan diulurkan kepada kita sehingga kita menerima hak waris kerajaan surga.
Tuhan memberkati.

kembali ke halaman sebelumnya
IBADAH RUTIN DI MALANG

Minggu jam 06:45 (Ibadah Raya)
Minggu jam 10:15 (Ibadah Sekolah Minggu)
Selasa jam 17:15 (Ibadah Pendalaman Alkitab)
Rabu jam 07:30 (Ibadah Kaum Wanita)
Kamis jam 17:15 (Ibadah Doa Penyembahan)
Sabtu jam 17:15 (Ibadah Kaum Muda Remaja)

IBADAH RUTIN DI MEDAN
Royal Room Hotel Danau Toba Internasional
Jl. Imam Bonjol Medan

Minggu, jam 19:00 (Ibadah Raya)
Senin, jam 09:00 (Ibadah Pendalaman Alkitab)
Senin, jam 17:30 (Ibadah Pendalaman Alkitab)

IBADAH RUTIN DI SURABAYA

Minggu jam 09:30 (Ibadah Sekolah Minggu)
Minggu jam 10:55 (Ibadah Raya)
Rabu jam 17:30 (Ibadah Pendalaman Alkitab)
Jumat jam 17:30 (Ibadah Doa Penyembahan)


IBADAH RUTIN DI JAKARTA
Jl. Patra Kuningan XIV no.4
Jakarta Selatan
Sabtu, jam 09:00 (Ibadah Pendalaman Alkitab)

IBADAH KUNJUNGAN
  • 18-20 Juni 2019
    (Ibadah Kunjungan di Bagan Batu)

  • 02-04 Juli 2019
    (Ibadah Kunjungan di Tana Toraja)

  • 23-24 Juli 2019
    (Ibadah Kunjungan di Nias)

  • 05-10 Agustus 2019
    (Ibadah Kunjungan di India)

  • 22-24 Agustus 2019
    (Ibadah Kunjungan di Medan)

  • 10-12 September 2019
    (Ibadah Persekutuan di Malang)

  • 24-25 September 2019
    (Ibadah Kunjungan di Sorong)

  • 13-17 April 2020
    (Ibadah Kunjungan di Korea Selatan)

All Right Reserved Gereja Pantekosta Tabernakel "KRISTUS KASIH"
Jln. Simpang Borobudur 27 Malang | Telp: (0341) 496949 | Fax: (0341) 476751 » Lihat Peta Gereja Kami di Malang
Jln. WR Supratman 4 Surabaya | Telp. 08123300378 » Lihat Peta Gereja Kami di Surabaya
hubungi kami | email: info@gptkk.org | sitemap | top