English Language | Form Penggembalaan
RINGKASAN KOTBAH IBADAH RUTIN DAN IBADAH KUNJUNGAN
RINGKASAN LAINNYA

Ibadah Doa Malang, 24 Mei 2016 (Selasa Sore)
Pembicara: Pdt. Mikha Sanda Toding

Salam sejahtera bagi kita sekalian.

Matius...

Ibadah Pendalaman Alkitab Malang, 06 Agustus 2009 (Kamis Sore)
Matius 24: 32-35
NUBUAT TENTANG POHON ARA/ISRAEL
Pohon ara ini ditampilkan dari zaman ke zaman: Zaman Allah...

Ibadah Doa Malam Surabaya, 16 Agustus 2019 (Jumat Malam)
Salam sejahtera dalam kasih sayangnya Tuhan kita Yesus Kristus. Banyak pergumulan kita secara rohani, jasmani, rumah tangga,...

Ibadah Kunjungan di Toraja II, 17 Februari 2016 (Rabu Pagi)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Tema: Imamat yang Rajani.
1 Petrus 2:9
2:9...

Ibadah Doa Malam Session I Malang, 16 Agustus 2011 (Selasa Malam)
Harun dan anak-anaknya memegang jabatan imam bagi Tuhan, dan ada korban-korban yang harus dipersembahkan, yaitu:
Korban...

Ibadah Doa Malang, 27 September 2018 (Kamis Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Keluaran 25:39
25:39 Dari satu talenta emas...

Ibadah Raya Surabaya, 28 Februari 2010 (Minggu Sore)
Matius 24: 51b
= berjaga-jaga dikaitkan dengan kemunafikan.
Banyak yang harus kita jaga di dunia ini, tapi lebih...

Ibadah Doa Surabaya, 04 Januari 2012 (Rabu Sore)
Matius 26: 57-68= TENTANG SAKSI DAN KESAKSIAN.

Ada 2 macam kesaksian, yaitu:
Matius 26: 59-62= saksi palsu/saksi dusta.
Matius 26: 63-66= saksi yang benar.
Malam ini...

Ibadah Doa Surabaya, 10 Mei 2019 (Jumat Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayangnya TUHAN kita Yesus Kristus. Selamat malam, selamat mendengarkan firman TUHAN. Biarlah damai...

Ibadah Doa Surabaya, 28 September 2011 (Rabu Sore)
Pembicara: Pdm. Gideon

Matius 26 : 36= BERBICARA TENTANG GETSEMANE.

Getsemane yaitu pemerasan daging. Di taman Getsemane Yesus mengalami pemerasan daging/sengsara tanpa dosa/percikan darah.

Jika Yesus sebagai Kepala mengalami...

Ibadah Doa Puasa Malang Session I, 08 Januari 2013 (Selasa Pagi)
Salam sejahtera dalam kasih sayangnya Tuhan kita Yesus Kristus.

Keluaran 2:11-15 adalah tentang Musa menolong bangsanya....

Ibadah Raya Malang, 10 Agustus 2014 (Minggu Pagi)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Wahyu 1:17
1:17 Ketika aku melihat Dia,...

Ibadah Kaum Muda Remaja Malang, 09 Desember 2017 (Sabtu Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Lukas 12
Dalam susunan Tabernakel, Lukas 12-17 terkena pada...

Ibadah Kaum Muda Remaja, 09 Juni 2012 (Sabtu Sore)
Lukas 1:67-80 adalah tentang "Nyanyian Pujian Zakharia".

Nyanyian pujian Zakharia menubuatkan 2...

Ibadah Doa Malang, 19 Juli 2016 (Selasa Sore)
Pembicara: Pdt. Mikha Sanda Toding

Matius 16:21-28
16:21 Sejak waktu itu Yesus mulai menyatakan kepada murid-murid-Nya bahwa...


TRANSKRIP LENGKAP

Doa Surabaya (Rabu, 26 November 2014)
Tayang: 10 Mei 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 24 November 2014)
Tayang: 10 Mei 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 23 November 2014)
Tayang: 07 Januari 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 19 November 2014)
Tayang: 07 Januari 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 17 November 2014)
Tayang: 07 Januari 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 09 November 2014)
Tayang: 22 Agustus 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 05 November 2014)
Tayang: 04 Juni 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 03 November 2014)
Tayang: 04 Juni 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 02 November 2014)
Tayang: 03 Maret 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 20 Oktober 2014)
Tayang: 13 Desember 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 13 Oktober 2014)
Tayang: 13 Desember 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 12 Oktober 2014)
Tayang: 24 Oktober 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 08 Oktober 2014)
Tayang: 18 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 06 Oktober 2014)
Tayang: 05 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 05 Oktober 2014)
Tayang: 05 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 01 Oktober 2014)
Tayang: 05 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 29 September 2014)
Tayang: 24 Juni 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 21 September 2014)
Tayang: 19 Mei 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 17 September 2014)
Tayang: 29 April 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 15 September 2014)
Tayang: 29 April 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]



Untuk Koneksi Lambat, silahkan buka http://id.gptkk.org
Transkrip lengkap dari ibadah penggembalaan di Malang dan Surabaya, semuanya di bawakan oleh gembala sidang Pdt. Widjaja Hendra.

Silahkan kontak ke info@gptkk.org apabila bapak/ibu/sdr/sdri ada pertanyaan atau mungkin ingin berlangganan majalah Manna dan silahkan kirim email ke widjaja_h [at] yahoo.com apabila ingin konsultasi pribadi dengan bapak gembala
silahkan ganti tanda [at] dengan @
Cari ringkasan:   
[versi cetak]
Cari rekaman ibadah ini di: http://www.kabarmempelai.org
Ibadah Doa Surabaya, 24 Oktober 2011 (Senin Sore)

Ibadah Bible Study dipindahkan pada hari Rabu.
Pembicara: Pdp. Youpri Ardiantoro

Matius 26 : 47-50
26:47. Waktu Yesus masih berbicara datanglah Yudas, salah seorang dari kedua belas murid itu, dan bersama-sama dia serombongan besar orang yang membawa pedang dan pentung, disuruh oleh imam-imam kepala dan tua-tua bangsa Yahudi.
26:48 Orang yang menyerahkan Dia telah memberitahukan tanda ini kepada mereka: "Orang yang akan kucium, itulah Dia, tangkaplah Dia."
26:49 Dan segera ia maju mendapatkan Yesus dan berkata: "Salam Rabi," lalu mencium Dia.
26:50 Tetapi Yesus berkata kepadanya: "Hai teman, untuk itukah engkau datang?" Maka majulah mereka memegang Yesus dan menangkap-Nya.

YESUS DI TANGKAP DI TAMAN GETSMANE OLEH YUDAS.

Yudas ini adalah salah seorang murid dan sahabat Yesus, tetapi Yudas tidak mau berjaga- jaga dan berdoa.

Yudas tidak mau berdoa dan berjaga artinya Yudas tidak mau mengalami penyaliban daging atau tidak mau menyerah kepada Yesus, sehingga justru dia yang menyalibkan Yesus dan Yudas menjadi pengkhianat (menjadi antikris).

Markus 3 : 13-19
3:13. Kemudian naiklah Yesus ke atas bukit. Ia memanggil orang-orang yang dikehendaki-Nya dan merekapun datang kepada-Nya.
3:14 Ia menetapkan dua belas orang untuk menyertai Dia dan untuk diutus-Nya memberitakan Injil
3:15 dan diberi-Nya kuasa untuk mengusir setan.
3:16 Kedua belas orang yang ditetapkan-Nya itu ialah: Simon, yang diberi-Nya nama Petrus,
3:17 Yakobus anak Zebedeus, dan Yohanes saudara Yakobus, yang keduanya diberi-Nya nama Boanerges, yang berarti anak-anak guruh,
3:18 selanjutnya Andreas, Filipus, Bartolomeus, Matius, Tomas, Yakobus anak Alfeus, Tadeus, Simon orang Zelot,
3:19 dan Yudas Iskariot, yang mengkhianati Dia.

Sebenarnya, Yudas adalah kehidupan yang menerima panggilan Tuhan, tetapi sayang, Yudas harus terpisah untuk selama-lamanya dan menjadi antikris.

(Matius 3 : 13)= panggilan itu harus sesuai dengan kehendak Tuhan.

Tuhan memanggil kehidupan kita dengan harga yang sangat mahal. 2 kali Yesus naik ke atas bukit, yaitu waktu Yesus berdoa di atas bukit dan mati di kayu salib. Jadi, harga panggilan kita seharga korban Kristus.

Jika kita menolak panggilan Yesus (tidak setia) seperti Yudas kita berhutang darah (hutang yang tidak bisa dilunaskan).

Yohanes 13 : 29
13:29 Karena Yudas memegang kas ada yang menyangka, bahwa Yesus menyuruh dia membeli apa-apa yang perlu untuk perayaan itu, atau memberi apa-apa kepada orang miskin.

Selain di tetapkan sebagai rasul, Yudas juga ditetapkan sebagai bendahara ("memegang kas") ini artinya Yudas adalah orang kepercayaan Tuhan, tetapi akhirnya Yudas berkhianat kepada Yesus.

Artinya bagi kita adalah sekalipun kita dipanggil dan menjadi kepercayaan Tuhan, tapi masih bisa menjadi pengkhianat.

Mengapa Yudas sampai berkhianat?
  1. Matius 26 : 47
    26:47. Waktu Yesus masih berbicara datanglah Yudas, salah seorang dari kedua belas murid itu, dan bersama-sama dia serombongan besar orang yang membawa pedang dan pentung, disuruh oleh imam-imam kepala dan tua-tua bangsa Yahudi.

    Alasan yang pertama adalah sebab Yudas tidak sungguh-sungguh dalam pemberitaan firman Tuhan (dalam mendengarkan firman Tuhan).
    Saat firman ditaburkan, ini menentukan kehidupan kita, apakah firman berhasil mengubahkan kita menjadi sama seperti Yesus atau menjadi sama dengan Yudas dan menjadi antikris.

    Lukas 8 : 18
    8:18 Karena itu, perhatikanlah cara kamu mendengar. Karena siapa yang mempunyai, kepadanya akan diberi, tetapi siapa yang tidak mempunyai, dari padanya akan diambil, juga apa yang ia anggap ada padanya."

    Dari cara mendengar firman inilah yang menentukan kehidupan kita.

    Mempunyai apa?
    Jika cara mendengar kita benar maka kita akan punya iman dan akan ditambahkan jabatan karunia oleh Tuhan kepada kita dan semakin di tambah-tambahkan oleh Tuhan. Yudas sudah mempunyai jabatan tetapi karena cara mendengar firman tidak benar, maka jabatannya diambil semua.

    Galatia 5 : 22-23
    5:22 Tetapi buah Roh ialah: kasih, sukacita, damai sejahtera, kesabaran, kemurahan, kebaikan, kesetiaan,
    5:23
    kelemahlembutan, penguasaan diri. Tidak ada hukum yang menentang hal-hal itu.

    Jika cara kita mendengar firman benar, maka kita akan mengalami keubahan hidup dan menghasilkan buah-buah Roh sampai menjadi serupa dan segambar dengan Tuhan.

    Buah Roh disini adalah gambar dari Allah tritunggal.

    2 Timotius 3 : 1-7
    3:1. Ketahuilah bahwa pada hari-hari terakhir akan datang masa yang sukar.
    3:2. Manusia akan
    mencintai dirinya sendiri(1) dan menjadi hamba uang(2). Mereka akan membual(3) dan menyombongkan diri(4), mereka akan menjadi pemfitnah(5), mereka akan berontak terhadap orang tua(6) dan tidak tahu berterima kasih(7), tidak mempedulikan agama(8),
    3:3.
    tidak tahu mengasihi(9), tidak mau berdamai(10), suka menjelekkan orang(11), tidak dapat mengekang diri(12), garang(13), tidak suka yang baik(14),
    3:4.
    suka mengkhianat(15), tidak berpikir panjang(16), berlagak tahu(17), lebih menuruti hawa nafsu dari pada menuruti Allah(18).
    3:5. Secara lahiriah mereka menjalankan ibadah mereka, tetapi pada hakekatnya mereka memungkiri kekuatannya. Jauhilah mereka itu!
    3:6. Sebab di antara mereka terdapat
    orang-orang yang menyelundup ke rumah orang lain dan menjerat perempuan-perempuan lemah yang sarat dengan dosa dan dikuasai oleh berbagai-bagai nafsu,
    3:7. yang walaupun
    selalu ingin diajar, namun tidak pernah dapat mengenal kebenaran.

    'orang-orang yang menyelundup'= datang ibadah hanya untuk menyelundup, bukan untuk disucikan.
    ay. 7= penyusup ini suka diajar, tapi tidak pernah praktik Firman.

    Praktek mendengar firman yang salah antara lain:
    • Matius 13 : 4, 19
      13:4 Pada waktu ia menabur, sebagian benih itu jatuh di pinggir jalan, lalu datanglah burung dan memakannya sampai habis.
      13:19 Kepada setiap orang yang mendengar firman tentang Kerajaan Sorga, tetapi tidak mengertinya,
      datanglah si jahat dan merampas yang ditaburkan dalam hati orang itu; itulah benih yang ditaburkan di pinggir jalan.

      Praktek yang pertama adalah mendengar firman dengan hati bagaikan jalan. Artinya: hati yang jalan-jalan, tidak tertanam/tidak tergembala sehingga kehidupan itu tidak bisa mengerti firman.

      Akibatnya adalah tidak menghasilkan keubahan hidup (benih diambil).

      SAAT-SAAT FIRMAN DITABURKAN BIARLAH KITA MENYEDIAKAN HATI UNTUK MENERIMA FIRMAN.

    • Matius 13 : 5-6, 20-21
      13:5 Sebagian jatuh di tanah yang berbatu-batu, yang tidak banyak tanahnya, lalu benih itupun segera tumbuh, karena tanahnya tipis.
      13:6 Tetapi sesudah matahari terbit, layulah ia dan menjadi kering karena tidak berakar.
      13:20 Benih yang ditaburkan di tanah yang berbatu-batu ialah
      orang yang mendengar firman itu dan segera menerimanya dengan gembira.
      13:21
      Tetapi ia tidak berakar dan tahan sebentar saja. Apabila datang penindasan atau penganiayaan karena firman itu, orang itupun segera murtad.

      Praktek yang kedua adalah benih yang jatuh di tanah yang berbatu-batu. Artinya: mendengar firman dengan hati yang bagaikan batu (keras hati).
      Tanda keras hati yaitu menerima firman dengan emosi daging, saat firman disampaikan dia merasa senang bahagia, tetapi setelah ada konsekwensi penderitaan daging karena praktek firman maka hatinya kecewa. Jadi tandanya adalah cepat bangga dan kecewa.

    • Matus 13 : 7, 22
      13:7 Sebagian lagi jatuh di tengah semak duri, lalu makin besarlah semak itu dan menghimpitnya sampai mati.
      13:22 Yang ditaburkan di tengah semak duri ialah orang yang mendengar firman itu,
      lalu kekuatiran dunia ini dan tipu daya kekayaan menghimpit firman itu sehingga tidak berbuah.

      Praktek yang ketiga adalah mendengar firman tetapi dengan hati yang kuatir. Artinya: tidak dapat mempraktekkan /tidak melakukan firman.
      Akibatnya adalah tidak dapat berbuah dan menjadi antikris.

    Matius 13 : 8-9, 23
    13:8 Dan sebagian jatuh di tanah yang baik lalu berbuah: ada yang seratus kali lipat, ada yang enam puluh kali lipat, ada yang tiga puluh kali lipat.
    13:9 Siapa bertelinga, hendaklah ia mendengar!"
    13:23 Yang ditaburkan di tanah yang baik ialah
    orang yang mendengar firman itu dan mengerti, dan karena itu ia berbuah, ada yang seratus kali lipat, ada yang enam puluh kali lipat, ada yang tiga puluh kali lipat."

    Cara mendengar firman yang benar agar tidak menjadi pengkhianat yaitu mendengar firman dengan tanah hati yang baik (tanah hati yang lembut), itulah kehidupan yang mampu mendengar firman sekeras apapun, mengerti, yakin akan firman (firman menjadi iman) dan bisa praktek firman.

    KEHIDUPAN YANG MENDENGAR FIRMAN DENGAN BENAR, TIDAK MENJADI ANTIKRIS TETAPI MENGHASILKAN BUAH-BUAH ROH DAN MENJADI SERUPA DENGAN YESUS.

  2. Matius 26 : 47
    26:47. Waktu Yesus masih berbicara datanglah Yudas, salah seorang dari kedua belas murid itu, dan bersama-sama dia serombongan besar orang yang membawa pedang dan pentung, disuruh oleh imam-imam kepala dan tua-tua bangsa Yahudi.

    Alasan yang kedua adalah Yudas salah dalam persekutuan. Seharusnya Yudas ada diantara 12 murid bersama-sama dengan Yesus, tetapi dia justru bersekekutu dengan iman-iman kepala dan tua-tua Yahudi yang ajarannya berbeda dengan ajaran Yesus.

    PEREKUTUAN MENENTUKAN APAKAH KITA NANTI SAMA DENGAN YESUS ATAU JUSTRU MELAWAN YESUS.

    Dimana kita bersekutu?
    Kepada Yesus = firman pengajaran yang benar = firman yang tertulis dalam Alkitab dan diwahyukan Tuhan (ayat menerangkan ayat).

    Yesaya 30 : 1
    30:1. Celakalah anak-anak pemberontak, demikianlah firman TUHAN, yang melaksanakan suatu rancangan yang bukan dari pada-Ku, yang memasuki suatu persekutuan, yang bukan oleh dorongan Roh-Ku, sehingga dosa mereka bertambah-tambah,

    Bila persekutuan tidak benar dan dipaksakan (persekutuan tanpa Roh Tuhan), akibatnya dosa bertambah-tambah. Semakin bersekutu, dosa semakin bertambah-tambah dan semakin serupa denga setan tritunggal.

  3. Alasan yang ketiga adalah Yudas tidak menghargai penggilan Tuhan.

    Sebenarnya Tuhan Yesus maha tahu akan kehidupan Yudas yang nantinya akan menjadi pengkhianat, tetapi Yesus tetap memanggil Yudas untuk memberi kesempatan kepada Yudas.

    Bagi kita adalah Tuhan memanggil kehidupan kita dari latar belakang dan kondisi apapun untuk memberi kesempatan kepada kita.

    Yohanes 10 : 3
    10:3. Untuk dia penjaga membuka pintu dan domba-domba mendengarkan suaranya dan ia memanggil domba-dombanya masing-masing menurut namanya dan menuntunnya ke luar.

    =
    panggilan Tuhan itu secara pribadi (namanya dipanggil satu-satu), dengan segala kelemahan kekurangan kita, dengan tujuan Tuhan memberi kesempatan kepada kita supaya kita mengalami keubahan.

    Yesus memberi kesempatan kepada Yudas lewat di gembalakan selama 3 tahun oleh Tuhan Yesus sendiri. Tetapi sayang, Yudas tidak memanfaatkan kesempatan dan tetap mempertahankan manusia lama/manusia daging.

    Roma 11 : 29
    11:29. Sebab Allah tidak menyesali kasih karunia dan panggilan-Nya

    Malam ini, apapun keadaan kita, selama firman Tuhan masih diberitakan, TUHAN TIDAK MENYESALI KASIH KARUNIA DAN PANGGILANNYA KEPADA KITA, dengan syarat antara lain:
    • Asalkan kita mau berubah.
    • Asalkan kita mau mengahargai panggilanNya. Untuk memanggil kita, Dia harus mati di kayu salib terlebih dahulu.

    Cara menghargai panggilan Tuhan:
    • Jika kita tidak berbuat dosa lagi (bisa mengaku dosa dan jika diampuni jangan berbuat dosa lagi). Yudas tidak pernah bisa mengaku bahkan sampai kesempatan terakhir, sehingga Yudas binasa selamanya.
    • Taat dengar-dengaran sampai daging tidak besuara.
    • Bertekun di dalam doa.

    BIL
    A KITA SUDAH MENINGGALKAN PELAYANAN, KITA HARUS KEMBALI MELAYANI.

    Wahyu 21 : 14
    21:14. Dan tembok kota itu mempunyai dua belas batu dasar dan di atasnya tertulis kedua belas nama kedua belas rasul Anak Domba itu.

    Kalau kita menghargai panggilan Tuhan, hasilnya adalah nama kita tertulis dalam kerajaan surga. Jika nama kita tertulis dalam kerajaan surga, kita akan mendapatkan semuanya.

    Sering kali kita mengejar yang duniawi, tetapi kita lupa apakah nama kita tertulis dalam kerajaan surga atau tidak.

    Kita harus tetap menghargai panggilan Tuhan dan tetap melayani Tuhan sampai garis akhir.

Tuhan Memberkati.

kembali ke halaman sebelumnya
IBADAH RUTIN DI MALANG

Minggu jam 06:45 (Ibadah Raya)
Minggu jam 10:15 (Ibadah Sekolah Minggu)
Selasa jam 17:15 (Ibadah Pendalaman Alkitab)
Rabu jam 07:30 (Ibadah Kaum Wanita)
Kamis jam 17:15 (Ibadah Doa Penyembahan)
Sabtu jam 17:15 (Ibadah Kaum Muda Remaja)

IBADAH RUTIN DI MEDAN
Royal Room Hotel Danau Toba Internasional
Jl. Imam Bonjol Medan

Minggu, jam 18:45 (Ibadah Raya)
Senin, jam 08:00 (Ibadah Pendalaman Alkitab)
Senin, jam 17:30 (Ibadah Pendalaman Alkitab)

IBADAH RUTIN DI SURABAYA

Minggu jam 09:00 (Ibadah Sekolah Minggu)
Minggu jam 10:15 (Ibadah Raya)
Rabu jam 17:30 (Ibadah Pendalaman Alkitab)
Jumat jam 17:30 (Ibadah Doa Penyembahan)


IBADAH RUTIN DI JAKARTA
Jl. Patra Kuningan XIV no.4
Jakarta Selatan
Sabtu, jam 09:00 (Ibadah Pendalaman Alkitab)

IBADAH KUNJUNGAN
  • 28-30 Januari 2020
    (Ibadah Kunjungan di Medan)

  • Februari 2020
    (Ibadah Kunjungan di Jayapura)

  • 29 April 2020 - 01 Mei 2020
    (Ibadah Persekutuan di Square Ballroom Surabaya)

  • Agustus 2020
    (Ibadah Kunjungan di Srilangka)

All Right Reserved Gereja Pantekosta Tabernakel "KRISTUS KASIH"
Jln. Simpang Borobudur 27 Malang | Telp: (0341) 496949 | Fax: (0341) 476751 » Lihat Peta Gereja Kami di Malang
Jln. WR Supratman 4 Surabaya | Telp. 08123300378 » Lihat Peta Gereja Kami di Surabaya
hubungi kami | email: info@gptkk.org | sitemap | top