English Language | Form Penggembalaan
RINGKASAN KOTBAH IBADAH RUTIN DAN IBADAH KUNJUNGAN
RINGKASAN LAINNYA

Ibadah Doa Semalam Suntuk Malang Session I, 10 September 2009 (Kamis Malam)
Markus 14: 32-36
ada 3 tingkatan doa:kelompok 8 murid, dimana Yudas sudah keluar. Dalam Tabernakel ini...

Ibadah Doa Surabaya, 28 November 2018 (Rabu Sore)
Dari rekaman ibadah doa di Palopo

Salam sejahtera dalam kasih sayangnya TUHAN kita Yesus Kristus. Selamat malam, selamat...

Ibadah Raya Malang, 04 November 2018 (Minggu Pagi)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Wahyu 8:1-5
8:1 Dan ketika...

Ibadah Pendalaman Alkitab Surabaya, 16 Mei 2011 (Senin Sore)
Matius 26: 17-19
26:17. Pada hari pertama dari hari raya Roti Tidak Beragi datanglah murid-murid Yesus...

Ibadah Doa Malang, 08 Agustus 2017 (Selasa Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Yohanes 4:23-24
4:23 Tetapi saatnya akan datang dan...

Ibadah Kaum Muda Remaja Malang, 14 Desember 2013 (Sabtu Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Lukas 6 dalam susunan Tabernakel terkena pada...

Ibadah Pendalaman Alkitab Malang, 21 Juli 2011 (Kamis Sore)
Matius 26:17-25 adalah tentang Perjamuan Paskah, terbagi menjadi 2 bagian:
Ayat 17-19 adalah persiapan Perjamuan Paskah.Ayat...

Ibadah Doa Surabaya, 03 November 2010 (Rabu Sore)
Disertai dengan doa puasa
Matius 25: 31-32
25:31. "Apabila Anak Manusia datang dalam kemuliaan-Nya dan semua malaikat...

Ibadah Doa Malang, 07 Februari 2019 (Kamis Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus

Wahyu 8:12
8:12 Lalu malaikat...

Ibadah Kunjungan di Palangkaraya III, 29 Juni 2016 (Rabu Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Tema: 20 (ulang tahun ke-20 penggembalaan...

Ibadah Pendalaman Alkitab Malang, 08 Juli 2010 (Kamis Sore)
Matius 25:1,13
25:1. "Pada waktu itu hal Kerajaan Sorga seumpama sepuluh gadis,...

Ibadah Doa Malam Surabaya, 15 Februari 2017 (Rabu Malam)
Salam sejahtera dalam kasih sayangnya TUHAN kita Yesus Kristus. Selamat malam, selamat mendengarkan firman TUHAN. Biarlah kasih...

Ibadah Doa Surabaya, 13 Oktober 2017 (Jumat Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayangnya TUHAN kita Yesus Kristus. Selamat malam, selamat mendengarkan firman TUHAN. Biarlah damai...

Ibadah Raya Malang, 21 April 2013 (Minggu Pagi)
IBADAH PENYERAHAN ANAK

Wahyu 4:3
4:3 Dan Dia yang duduk di takhta itu nampaknya bagaikan permata yaspis...

Ibadah Persekutuan Kartika Malang IV, 02 Juli 2009 (Kamis Pagi)
Disertai dengan PENAMATAN LEMPINEL ANGKATAN XXXI

Lukas 23:43.
Tema kebaktian persekutuan tubuh Kristus kali ini...


TRANSKRIP LENGKAP

Doa Surabaya (Rabu, 26 November 2014)
Tayang: 10 Mei 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 24 November 2014)
Tayang: 10 Mei 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 23 November 2014)
Tayang: 07 Januari 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 19 November 2014)
Tayang: 07 Januari 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 17 November 2014)
Tayang: 07 Januari 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 09 November 2014)
Tayang: 22 Agustus 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 05 November 2014)
Tayang: 04 Juni 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 03 November 2014)
Tayang: 04 Juni 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 02 November 2014)
Tayang: 03 Maret 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 20 Oktober 2014)
Tayang: 13 Desember 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 13 Oktober 2014)
Tayang: 13 Desember 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 12 Oktober 2014)
Tayang: 24 Oktober 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 08 Oktober 2014)
Tayang: 18 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 06 Oktober 2014)
Tayang: 05 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 05 Oktober 2014)
Tayang: 05 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 01 Oktober 2014)
Tayang: 05 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 29 September 2014)
Tayang: 24 Juni 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 21 September 2014)
Tayang: 19 Mei 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 17 September 2014)
Tayang: 29 April 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 15 September 2014)
Tayang: 29 April 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]



Untuk Koneksi Lambat, silahkan buka http://id.gptkk.org
Transkrip lengkap dari ibadah penggembalaan di Malang dan Surabaya, semuanya di bawakan oleh gembala sidang Pdt. Widjaja Hendra.

Silahkan kontak ke info@gptkk.org apabila bapak/ibu/sdr/sdri ada pertanyaan atau mungkin ingin berlangganan majalah Manna dan silahkan kirim email ke widjaja_h [at] yahoo.com apabila ingin konsultasi pribadi dengan bapak gembala
silahkan ganti tanda [at] dengan @
Cari ringkasan:   
[versi cetak]
Cari rekaman ibadah ini di: http://www.kabarmempelai.org
Ibadah Kaum Muda Remaja Malang, 09 November 2019 (Sabtu Sore)

Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Lukas 14: 12-14 => siapa yang harus diundang
14:12. Dan Yesus berkata juga kepada orang yang mengundang Dia: "Apabila engkau mengadakan perjamuan siang atau perjamuan malam, janganlah engkau mengundang sahabat-sahabatmu atau saudara-saudaramu atau kaum keluargamu atau tetangga-tetanggamu yang kaya, karena mereka akan membalasnya dengan mengundang engkau pula dan dengan demikian engkau mendapat balasnya.
14:13. Tetapi apabila engkau mengadakan perjamuan, undanglah orang-orang miskin, orang-orang cacat, orang-orang lumpuh dan orang-orang buta.
14:14. Dan engkau akan berbahagia, karena mereka tidak mempunyai apa-apa untuk membalasnya kepadamu. Sebab engkau akan mendapat balasnya pada hari kebangkitan orang-orang benar."

Ini adalah perjamuan siang dan perjamuan malam--pesta siang dan pesta malam; korban pagi dan korban petang (diterangkan mulai dari Ibadah Kaum Muda Remaja, 19 Oktober 2019).
Keluaran 29: 38-39
29:38. "Inilah yang harus kauolah di atas mezbah itu: dua anak domba berumur setahun, tetap tiap-tiap hari.
29:39. Domba yang satu haruslah kauolah
pada waktu pagi dan domba yang lain kauolah pada waktu senja.

Dulu bangsa Israel harus mempersembahkan korban pagi dan korban petang berupa dua ekor anak domba setiap hari. Ini kita bandingkan dengan Keluaran 29: 1
29:1. "Inilah yang harus kaulakukan kepada mereka, untuk menguduskan mereka, supaya mereka memegang jabatan imam bagi-Ku: Ambillah seekor lembu jantan muda dan dua ekor domba jantan yang tidak bercela,

Perikop: pentahbisan Harun dan anak-anaknya.

Di sini, Harun dan anak-anaknya harus mempersembahkan korban tahbisan--ibadah pelayanan kepada Tuhan--, yaitu dua ekor anak domba, tetapi hanya satu hari saja.
Tadi, korban pagi dan korban petang mempersembahkan dua ekor domba setiap hari.

Jadi, korban pagi dan korban petang/korban siang dan korban malam merupakan pelipatgandaan dari korban tahbisan. Kalau tiap hari menyembelih binatang berarti bersuasana pesta siang dan malam; sama dengan TAHBISAN YANG BERPESTA.

Karena itu beribadah melayani Tuhan harus bersuasana pesta sorga--tidak ada kaitan dengan apapun di dunia--; tidak boleh ada kesukaan dunia, tidak boleh dipaksa, memaksa, dengan kesedihan, bosan dan lain-lain.

Ibadah pelayanan harus bersuasana pesta supaya bisa mencapai perjamuan kawin Anak Domba di awan-awan yang permai pada saat Yesus datang kembali kedua kali, sampai masuk Yerusalem baru, kerajaan sorga kekal selama-lamanya.

Syarat tahbisan yang berpesta: tahbisan dalam kesucian. Ini yang harus diperhatikan baik-baik.
Sekarang banyak pelayan Tuhan disuruh untuk mengejar gelar supaya pelayanannya meningkat. Salah! Kerajaan sorga tidak ada kaitan dengan perkara dunia.

Kita sudah mendengar, kita disucikan lewat firman pengajaran/bunyi sangkakala yang keras, supaya kita mengalami ibadah pelayanan yang berpesta.

Di mana kita disucikan? Ruangan suci; ketekunan dalam tiga macam ibadah pokok--kandang penggembalaan. Kalau keluar dari ruangan suci, akan tercemar.

Apa yang disucikan?

  1. Ayat 12= tabiat daging yang suka menuntut balas, menuntut hak, dan sombong. Harus disucikan sampai menjadi doulos, yaitu tidak punya hak tetapi hanya melakukan kewajiban (sudah diterangkan pada Ibadah Kaum Muda Remaja, 26 Oktober 2019).


  2. Ayat 13= penyucian dari perbuatan daging/dosa (diterangkan pada Ibadah Kaum Muda Remaja, 02 November 2019).
  3. Lukas 14: 14
    14:14. Dan engkau akan berbahagia, karena mereka tidak mempunyai apa-apa untuk membalasnya kepadamu. Sebab engkau akan mendapat balasnya pada hari kebangkitan orang-orang benar."

    Yang ketiga: keinginan daging.

AD. 3
Keinginan daging yaitu:

  1. Keinginan akan uang; terikat akan uang yang membuat kikir dan serakah--'mengundang sahabat-sahabatmu atau saudara-saudaramu atau kaum keluargamu atau tetangga-tetanggamu yang kaya, karena mereka akan membalasnya'; mengundang orang kaya supaya dapat balasan.

    Kikir= tidak bisa memberi untuk pekerjaan Tuhan dan sesama yang membutuhkan.
    Serakah= mencuri milik orang lain terutama milik Tuhan yaitu persepuluhan dan persembahan khusus.

    Kalau kikir dan serakah kita tidak akan bisa dipakai Tuhan; pelayanan tambah susah, tidak ada suasana pesta. Kita harus hati-hati!
    Pelayanan di mana saja, mulai rumah tangga, kalau ada yang kikir dan serakah, susah, hanya bertengkar terus. Bukan uangnya yang salah tetapi keinginannya yang salah.

    Kisah Rasul 20: 33-35
    20:33. Perak atau emas atau pakaian tidak pernah aku ingini dari siapapun juga.
    20:34. Kamu sendiri tahu, bahwa dengan tanganku sendiri aku telah bekerja untuk memenuhi keperluanku dan keperluan kawan-kawan seperjalananku.
    20:35. Dalam segala sesuatu telah kuberikan contoh kepada kamu, bahwa dengan bekerja demikian kita harus membantu orang-orang yang lemah dan harus mengingat perkataan Tuhan Yesus, sebab Ia sendiri telah mengatakan: Adalah
    lebih berbahagia memberi dari pada menerima."

    'tidak pernah aku ingini'= tidak ada keinginan.
    Kita berusaha jadi kaya, boleh, tetapi tidak boleh ada keinginan, nanti membuat kikir dan serakah.

    Jika kita disucikan oleh pedang firman dari keinginan akan uang, maka kita bisa mengalami LEBIH BERBAHAGIA MEMBERI DARI PADA MENERIMA. Ini tidak bisa diterangkan dengan logika.

    Karena itu perlu ada pedang firman, supaya keinginan akan uang disucikan sampai kita lebih bahagia memberi dari pada menerima.
    Praktiknya:


    • Kita bisa mengembalikan milik Tuhan yaitu persepuluhan dan persembahan khusus dengan sukacita, bukan terpaksa.
    • Kita bisa memberi kepada sesama yang membutuhkan dengan bahagia.
      Yang Tuhan lihat adalah kesuciannya, bukan jumlahnya. Kalau kita memberi dengan sukacita, berarti kita sudah mengalami penyucian.


    • Kita bisa menyerahkan segala kekuatiran/ketakutan kepada Tuhan.
      1 Petrus 5: 7-8

      5:7. Serahkanlah segala kekuatiranmu kepada-Nya, sebab Ia yang memelihara kamu.
      5:8. Sadarlah dan berjaga-jagalah! Lawanmu, si Iblis, berjalan keliling sama seperti singa yang mengaum-aum dan mencari orang yang dapat ditelannya.


    • Kita bisa menyerahkan seluruh hidup kepada Tuhan--percaya dan mempercayakan diri sepenuh kepada Tuhan; kita hanya bergantung kepada Tuhan.
      Ini sama dengan kita memiliki iman yang teguh.


    Kalau punya iman yang teguh, maka kita bisa hidup dalam kebenaran--iman adalah kebenaran; jangan melanggar perintah Tuhan.

    Hasilnya:


    • Tuhan memelihara kita secara jasmani di tengah kesulitan dunia.
    • Tuhan sanggup memelihara kita secara rohani sehingga kita tidak jatuh dalam dosa, tetapi tetap hidup benar, tidak disesatkan oleh ajaran-ajaran palsu tetapi tetap berpegang teguh pada pengajaran yang benar, sehingga kita tidak binasa melainkan hidup kekal selamanya--benar seperti Yesus benar.

      Hati-hati! Singa ini mau menghantam kaum muda lewat dosa dan ajaran palsu.

      "Satu kaum muda dulu, saya didik dari sekolah minggu baik-baik, lalu ia mulai dengar di mana-mana yang berbeda. Akhirnya satu waktu datang kepada saya: 'Om, saya tahu om suka berpuasa, bahaya, bisa sakit ginjal, jadi minum air tidak apa-apa.' Bayangkan, dia sudah ditelan oleh singa. Saya terangkan: 'Kalau tidak minum karena terlalu sibuk kerja memang bisa kena ginjal, tetapi kalau berpuasa ada Tuhan,' tetapi dia tidak percaya."


    Mari, pertahankan iman yang teguh; percaya dan mempercayakan diri sepenuh kepada Tuhan--iman yang teguh.


  2. Keinginan daging yang kedua: terikat pada dunia dengan segala pengaruhnya.
    Yakobus 4: 4
    4:4. Hai kamu, orang-orang yang tidak setia! Tidakkah kamu tahu, bahwa persahabatan dengan dunia adalah permusuhan dengan Allah? Jadi barangsiapa hendak menjadi sahabat dunia ini, ia menjadikan dirinya musuh Allah.

    Waspada! Dunia dengan segala pengaruhnya: kesibukan, kesukaan, pergaulan dunia membuat kita tidak setia. Ini adalah taktiknya setan. Kalau tidak bisa dipengaruhi dengan kesukaan dunia, setan akan menghantam lewat kesusahan, kesulitan, aniaya. Semua ini dibuat setan supaya kita tidak setia dalam ibadah pelayanan kepada Tuhan.

    Kesalahan kita adalah kita tidak beribadah saat menghadapi kesulitan. Yang benar adalah kita tetap setia sekalipun kita menghadapi kesulitan, maka kita akan menang.

    Tidak setia dalam ibadah pelayanan sama dengan tidak berguna. Jangan ikut-ikut!
    Salah satu moto Lempin-El "Kristus Ajaib" adalah lebih baik pengerja yang setia dari pada gembala yang tidak setia.

    Matius 25: 26, 30
    25:26. Maka jawab tuannya itu: Hai kamu, hamba yang jahat dan malas, jadi kamu sudah tahu, bahwa aku menuai di tempat di mana aku tidak menabur dan memungut dari tempat di mana aku tidak menanam?
    25:30. Dan campakkanlah
    hamba yang tidak berguna itu ke dalam kegelapan yang paling gelap. Di sanalah akan terdapat ratap dan kertak gigi."

    'malas'= tidak setia.
    Kalau malas, pasti jahat; kalau jahat, pasti najis.
    Mulai dari tidak setia dalam ibadah pelayanan, kita akan ditarik ke Babel/dunia--mulai jahat dan najis.
    'hamba yang tidak berguna'= tidak setia sama dengan tidak berguna.

    Kalau hamba/pelayan Tuhan tidak setia, pasti jahat, setidaknya menghakimi Tuhan--pekerja ini menganggap Tuhan jahat--dan menghakimi orang lain karena tidak ada pekerjaan.
    Hamba Tuhan yang jahat akan memukul hamba Tuhan lain lewat gosip. Jangan!
    Kalau sudah jahat, pasti larinya pada kenajisan.

    Inilah hamba yang tidak berguna, malah merusak tubuh Kristus, dan dicampakkan ke dalam kegelapan yang paling gelap--masa depan gelap sampai kegelapan di dalam neraka. Hati-hati! Tuhan lihat kesetiaan kita. Tuhan tolong kita semua.

    Oleh sebab itu kita harus mengalami penyucian oleh pedang firman/bunyi sangkakala dari keinginan daging yang membuat kita terikat pada dunia dengan segala pengaruhnya, sehingga kita menjadi hamba/pelayan Tuhan yang setia-baik--perbuatan, perkataan baik--, dan setia berkobar-kobar.

    Matius 25: 21
    25:21. Maka kata tuannya itu kepadanya: Baik sekali perbuatanmu itu, hai hambaku yang baik dan setia; engkau telah setia dalam perkara kecil, aku akan memberikan kepadamu tanggung jawab dalam perkara yang besar. Masuklah dan turutlah dalam kebahagiaan tuanmu.

    Roma 12: 11
    12:11. Janganlah hendaknya kerajinanmu kendor, biarlah rohmu menyala-nyala dan layanilah Tuhan.

    Setia dan baik, maka kita akan mengalami kebahagiaan dari Tuhan.
    Mazmur 84: 11
    84:11. Sebab lebih baik satu hari di pelataran-Mu dari pada seribu hari di tempat lain; lebih baik berdiri di ambang pintu rumah Allahku dari pada diam di kemah-kemah orang fasik.

    Melayani Tuhan dengan setia berkobar-kobar sama dengan LEBIH BAIK SATU HARI DI PELATARAN TUHAN--lebih mengutamakan ibadah.

    Hamba/pelayan Tuhan yang suci, setia berkobar-kobar, dan setia-baik sama dengan pelayan bagaikan nyala api.
    Ibrani 1: 7
    1:7. Dan tentang malaikat-malaikat Ia berkata: "Yang membuat malaikat-malaikat-Nya menjadi badai dan pelayan-pelayan-Nya menjadi nyala api."

    Wahyu 1: 14
    1:14. Kepala dan rambut-Nya putih bagaikan bulu yang putih metah, dan mata-Nya bagaikan nyala api.

    Mata Tuhan bagaikan nyala api.
    Jadi pelayan Tuhan yang suci, setia berkobar-kobar, dan setia-baik sama dengan biji mata Tuhan sendiri. Kita dinaungi oleh sayap Tuhan terutama sayap burung nasar.

    Ini adalah doa dari raja Daud karena ia merasa tidak berdaya.
    Mazmur 17: 8
    17:8. Peliharalah aku seperti biji mata, sembunyikanlah aku dalam naungan sayap-Mu

    Perikop: Diburu dengan tak bersalah.

    Hati-hati, antikris memburu orang benar. Kalau kita membenci orang benar, berarti kita sama dengan antikris.
    Wahyu 12: 14
    12:14. Kepada perempuan itu diberikan kedua sayap dari burung nasar yang besar, supaya ia terbang ke tempatnya di padang gurun, di mana ia dipelihara jauh dari tempat ular itu selama satu masa dan dua masa dan setengah masa.

    Kedua sayap dari burung nasar yang besar membawa kita melintasi badai lautan dunia: segala pencobaan yang mustahil jadi selesai, semua enak dan ringan, sampai kita disingkirkan ke padang gurun, jauh dari mata antikris yang berkuasa di bumi selama tiga setengah tahun.

    Semakin suci dan setia berkobar, sayap semakin besar untuk menerbangkan kita ke padang gurun. Kita bahagia bersama dengan Tuhan.

    Hasilnya:


    • Kita dipakai dalam kegerakan pembangunan tubuh Kristus yang sempurna, mulai di rumah tangga, penggembalaan, antar penggembalaan, sampai tubuh sempurna.


    • Kita mengalami kebahagiaan sorga yang semakin meningkat sampai perjamuan kawin Anak Domba.


  3. Keinginan daging yang ketiga: hawa nafsu dan kesukaan daging.
    Dalam ibadahpun, kesukaan daging yang dikejar, bahkan gereja dalam pengajaran juga begitu. Harus menyingkir.

    Hawa nafsu daging artinya tidak mau salib; tidak mau sengsara daging bersama Yesus, tetapi mau yang enak bagi daging.
    Ini yang harus disucikan. Tuhan tolong kita semua.

    Matius 16: 21-23
    16:21. Sejak waktu itu Yesus mulai menyatakan kepada murid-murid-Nya bahwa Ia harus pergi ke Yerusalem dan menanggung banyak penderitaan dari pihak tua-tua, imam-imam kepala dan ahli-ahli Taurat, lalu dibunuh dan dibangkitkan pada hari ketiga.
    16:22. Tetapi Petrus menarik Yesus ke samping dan menegor Dia, katanya: "Tuhan, kiranya Allah menjauhkan hal itu! Hal itu sekali-kali takkan menimpa Engkau."
    16:23. Maka Yesus berpaling dan berkata kepada Petrus: "Enyahlah Iblis. Engkau suatu batu sandungan bagi-Ku, sebab engkau bukan memikirkan apa yang dipikirkan Allah, melainkan apa yang dipikirkan manusia."

    Petrus juga pernah menolak salib.
    Kalau menolak salib, hanya akan menjadi sama seperti Iblis yang akan dibinasakan.

    Oleh sebab itu kita harus mengalami penyucian oleh pedang firman terhadap hawa nafsu dan kesukaan daging sehingga kita bisa memikul salib.
    Buktinya: LEBIH BAHAGIA MENDERITA KARENA KEHENDAK ALLAH DARI PADA MENDERITA KARENA DOSA.

    1 Petrus 3: 17
    3:17. Sebab lebih baik menderita karena berbuat baik, jika hal itu dikehendaki Allah, dari pada menderita karena berbuat jahat.

    Mengapa Tuhan izinkan kita menderita? Supaya Roh kemuliaan ada pada kita.
    1 Petrus 4: 12-14
    4:12. Saudara-saudara yang kekasih, janganlah kamu heran akan nyala api siksaan yang datang kepadamu sebagai ujian, seolah-olah ada sesuatu yang luar biasa terjadi atas kamu.
    4:13. Sebaliknya, bersukacitalah, sesuai dengan bagian yang kamu dapat dalam penderitaan Kristus, supaya kamu juga boleh bergembira dan bersukacita pada waktu Ia menyatakan kemuliaan-Nya.
    4:14. Berbahagialah kamu, jika kamu dinista karena nama Kristus, sebab Roh kemuliaan, yaitu Roh Allah ada padamu.

    Kegunaan Roh kemuliaan:


    • Mengadakan mujizat rohani yaitu mengubahkan dari manusia daging menjadi manusia rohani seperti Yesus, mulai dari kuat teguh hati; tabah.
      Artinya:


      1. Tidak kecewa, putus asa, dan meninggalkan Tuhan apapun yang kita hadapi, tetapi kita berbahagia dan selalu mengucap syukur.
        Kalau mau berhenti, itu berarti roh daging.


      2. Tetap hidup benar dan suci apapun yang kita hadapi; tidak berbuat dosa.
        Yusuf ada kesempatan dan keuntungan dengan isteri Potifar, tetapi ia tidak mau.
        Kaum muda, hati-hati, harus sabar dan tabah.

        "Sejak belum jadi hamba Tuhan, om sudah dilatih. Mau makan mie tidak ada uang. Saya punya susu kaleng, yang kurus saya datangi di kamar, saya tawari susu, tetapi tukar dengan mienya. Bisa makan mie. Tetapi waktu jadi hamba Tuhan, mau beli tahu di bis tidak bisa. Tidak ada uang. Waktu itu saya menangis. Tetapi tidak apa-apa. Yang penting tabah, jangan berbuat dosa."


      3. Tetap percaya dan setia kepada Tuhan.


    • Mujizat jasmani juga terjadi dari salib Yesus--kuat teguh hati adalah landasan.
      1 Korintus 2: 7-9
      2:7. Tetapi yang kami beritakan ialah hikmat Allah yang tersembunyi dan rahasia, yang sebelum dunia dijadikan, telah disediakan Allah bagi kemuliaan kita.
      2:8. Tidak ada dari penguasa dunia ini yang mengenalnya, sebab kalau sekiranya mereka mengenalnya, mereka tidak menyalibkan Tuhan yang mulia.
      2:9. Tetapi seperti ada tertulis: "Apa yang tidak pernah dilihat oleh mata, dan tidak pernah didengar oleh telinga, dan yang tidak pernah timbul di dalam hati manusia: semua yang disediakan Allah untuk mereka yang mengasihi Dia."

      'Apa yang tidak pernah dilihat oleh mata, dan tidak pernah didengar oleh telinga, dan yang tidak pernah timbul di dalam hati manusia: semua yang disediakan Allah untuk mereka yang mengasihi Dia'= apa yang tidak pernah kita lihat selama ini dan tidak pernah kita bayangkan secara jasmani, salib Tuhan bisa melakukan untuk kita.
      Jangan menyerah kalah tetapi kuat teguh hati, itu tugas kita, dan yang jasmani menjadi tugas Tuhan. Dia bisa memberikan dalam waktu sekejap.

      "Waktu saya tidak bisa makan dan minum, saya hanya berdoa untuk minta uang seribu untuk beli makan, tetapi orang datang membawa berlipat-lipat karena dulu dia les tidak bayar. Saya bisa kirim untuk adik saya."

      1 Korintus 15: 51-52
      15:51. Sesungguhnya aku menyatakan kepadamu suatu rahasia: kita tidak akan mati semuanya, tetapi kita semuanya akan diubah,
      15:52. dalam sekejap mata, pada waktu bunyi nafiri yang terakhir. Sebab nafiri akan berbunyi dan orang-orang mati akan dibangkitkan dalam keadaan yang tidak dapat binasa dan kita semua akan diubah.

      'kita tidak akan mati semuanya'= ada yang meninggal, ada yang hidup sampai Tuhan datang. Tidak penting mati atau hidup, yang penting adalah selama hidup kita mengalami penyucian oleh bunyi sangkakala (lebih bahagia memberi dari pada menerima, lebih baik satu hari di rumah Tuhan, lebih baik menderita karena Tuhan)--kuat teguh hati. Maka saat Tuhan datang kembali--sangkakala terakhir--apa yang tidak pernah kita lihat, dengar, bisa kita dapatkan semuanya.

Memang banyak tantangan dan rintangan, tetapi jangan menyerah kalah sampai lebih bahagia memberi dari pada menerima, lebih baik satu hari di rumah Tuhan, dan lebih bahagia menderita karena Tuhan.

Tuhan memberkati.

kembali ke halaman sebelumnya
IBADAH RUTIN DI MALANG

Minggu jam 06:45 (Ibadah Raya)
Minggu jam 10:15 (Ibadah Sekolah Minggu)
Selasa jam 17:15 (Ibadah Pendalaman Alkitab)
Rabu jam 07:30 (Ibadah Kaum Wanita)
Kamis jam 17:15 (Ibadah Doa Penyembahan)
Sabtu jam 17:15 (Ibadah Kaum Muda Remaja)

IBADAH RUTIN DI MEDAN
Royal Room Hotel Danau Toba Internasional
Jl. Imam Bonjol Medan

Minggu, jam 18:45 (Ibadah Raya)
Senin, jam 08:00 (Ibadah Pendalaman Alkitab)
Senin, jam 17:30 (Ibadah Pendalaman Alkitab)

IBADAH RUTIN DI SURABAYA

Minggu jam 09:00 (Ibadah Sekolah Minggu)
Minggu jam 10:15 (Ibadah Raya)
Rabu jam 17:30 (Ibadah Pendalaman Alkitab)
Jumat jam 17:30 (Ibadah Doa Penyembahan)


IBADAH RUTIN DI JAKARTA
Jl. Patra Kuningan XIV no.4
Jakarta Selatan
Sabtu, jam 09:00 (Ibadah Pendalaman Alkitab)

IBADAH KUNJUNGAN
  • 13 Desember 2019
    (Ibadah Natal di Bondowoso)

  • 18 Desember 2019
    (Ibadah Natal di Walikukun (Pagi))

  • 20 Desember 2019
    (Ibadah Natal di Jatipasar (Pagi))

  • 28-30 Januari 2020
    (Ibadah Kunjungan di Medan)

  • 13-18 April 2020
    (Ibadah Kunjungan di Korea Selatan)

All Right Reserved Gereja Pantekosta Tabernakel "KRISTUS KASIH"
Jln. Simpang Borobudur 27 Malang | Telp: (0341) 496949 | Fax: (0341) 476751 » Lihat Peta Gereja Kami di Malang
Jln. WR Supratman 4 Surabaya | Telp. 08123300378 » Lihat Peta Gereja Kami di Surabaya
hubungi kami | email: info@gptkk.org | sitemap | top