Simpang Borobudur no 27 Malang
0341-496949
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Lukas 17: 20-37, perikop: kedatangan kerajaan Allah--kedatangan Yesus yang kedua kali di awan-awan yang permai.

Lukas 17: 20-37 terbagi menjadi tiga bagian:

  1. Ayat 20-25= kerinduan akan kedatangan Yesus kedua kali.
  2. Ayat 26-30= kelepasan dari daging dengan segala hawa nafsu dan keinginannya.
  3. Ayat 31-37= kesiap-sediaan--yang siap sedia akan terangkat, yang tidak akan tertinggal.

AD. 1
Lukas 17: 20-23
17:20.Atas pertanyaan orang-orang Farisi, apabila Kerajaan Allah akan datang, Yesus menjawab, kata-Nya: "Kerajaan Allah datang tanpa tanda-tanda lahiriah,
17:21. juga orang tidak dapat mengatakan: Lihat, ia ada di sini atau ia ada di sana! Sebab sesungguhnya Kerajaan Allah ada di antara kamu."
17:22. Dan Ia berkata kepada murid-murid-Nya: "Akan datang waktunya kamu ingin melihat satu dari pada hari-hari Anak Manusia itu dan kamu tidak akan melihatnya.
17:23. Dan orang akan berkata kepadamu: Lihat, ia ada di sana; lihat, ia ada di sini! Jangan kamu pergi ke situ, jangan kamu ikut.

'Kerajaan Allah datang tanpa tanda-tanda lahiriah'= kalau hati kita sungguh-sungguh merindukan kedatangan Yesus kedua kali, perhatian kita sekarang akan tertuju pada perkara-perkara rohani/pribadi Yesus lebih dari semua.

Kalau perhatian kita lebih tertuju pada perkara lahiriah, keadaan rohani kita akan sama seperti perempuan bungkuk delapan belas tahun di Bait Allah--orang bungkuk terus melihat ke bawah.
Artinya: sekalipun beribadah melayani Tuhan tetapi kita hidup dalam kekhawatirantentang hidup sehari-hari dan masa depan; tidak ada kepastian hidup; banyak pertanyaan dalam hidup.

Akibatnya:

  1. Tidak tenang; letih lesu, susah payah, air mata; dalam ketakutan/stres, kalau dibiarkan, bisa gila.

  2. Tidak bisa mencari kerajaan sorga lebih dulu, artinya tidak setia berkobar dalam ibadah pelayanan, dan tidak bisa benar hidupnya.
    Matius 6: 31-33
    6:31.Sebab itu janganlah kamu kuatirdan berkata: Apakah yang akan kami makan? Apakah yang akan kami minum? Apakah yang akan kami pakai?
    6:32.Semua itu dicari bangsa-bangsa yang tidak mengenal Allah. Akan tetapi Bapamu yang di sorga tahu, bahwa kamu memerlukan semuanya itu.
    6:33.Tetapi carilah dahulu Kerajaan Allah dan kebenarannya, maka semuanya itu akan ditambahkan kepadamu.


  3. Tidak bisa memuliakan Tuhan tetapi memilukan Tuhan dengan perbuatan-perbuatan kekafiran, yaitu seperti anjing--lidah dusta, gosip--dan babi--perbuatan dosa.
    Kemudian memedihkan hati orang tua dan membuat gembala berkeluh kesah.

  4. Disesatkan.
    Wahyu 13: 12-14
    13:12.Dan seluruh kuasa binatang yang pertama itu dijalankannya di depan matanya. Ia menyebabkan seluruh bumi dan semua penghuninya menyembah binatang pertama, yang luka parahnya telah sembuh.
    13:13.Dan ia mengadakan tanda-tanda yang dahsyat, bahkan ia menurunkan api dari langit ke bumi di depan mata semua orang.
    13:14.Ia menyesatkan merekayang diam di bumi dengan tanda-tanda, yang telah diberikan kepadanya untuk dilakukannya di depan mata binatang itu. Dan ia menyuruh mereka yang diam di bumi, supaya mereka mendirikan patung untuk menghormati binatangyang luka oleh pedang, namun yang tetap hidup itu.

    Kalau ibadah pelayanan kita hanya mengejar tanda-tanda ajaib secara jasmani, tetapi tanpa keubahan hidup, maka kita akan disesatkan oleh tanda-tanda palsu, ajaran palsu, dan yesus palsu dari nabi palsu.
    Yesus palsu= tanpa salib--tanpa kematian dan kebangkitan.

    Kalau sudah disesatkan, akan menyembah Antikris--dicap 666--; menjadi sama dengan Antikris dan ketinggalan saat Yesus datang kembali, berarti binasa selamanya.

Yohanes 20: 19
20:19.Ketika hari sudah malam pada hari pertama minggu itu berkumpullah murid-murid Yesus di suatu tempat dengan pintu-pintu yang terkunci karena mereka takutkepada orang-orang Yahudi. Pada waktu itu datanglah Yesus dan berdiri di tengah-tengah mereka dan berkata: "Damai sejahtera bagi kamu!"

Ini adalah keadaan murid-murid sebelum melihat Yesusyang mati dan bangkit, yaitu berada dalam pintu-pintu yang terkunci; sama dengan dalam ketakutan, kekhawatiran, kesulitan, jalan buntu, tidak damai dan sebagainya--seperti perempuan bungkuk delapan belas tahun di Bait Allah.
Ini yang kita alami kalau pandangan belum tertuju pada Yesus yang mati dan bangkit.
Kalau murid-murid dibiarkan dalam keadaan demikian, mereka juga bisa dicap 666 oleh Antikris dan binasa bersama Antikris.

Yohanes 19: 20
20:20.Dan sesudah berkata demikian, Ia menunjukkan tangan-Nya dan lambung-Nya kepada mereka. Murid-murid itu bersukacitaketika mereka melihat Tuhan.

Untunglah Yesus datang di tengah-tengah murid-murid, sehingga mereka melihat Yesusyang sudah mati dan bangkit, dan mereka bersukacita.

Oleh sebab itu jika hati kita sungguh-sungguh merindukan kedatangan Yesus kedua kali, perhatian kita harus tertuju pada pribadi Yesus yang benar, yaitu pribadi Yesus yang sudah mati dan bangkit lewat pemberitaan firman Allah yang menyucikan dan mengubahkan kita--firman pengajaran yang benar.

Proses melihat Yesus yang sudah mati dan bangkit:

  1. Melihat lambung-Nyayang ditikam dengan tombak sehingga mengalir ke luar darah dan air--terutama untuk bangsa kafir.
    Artinya: bangsa kafir harus menerima tanda darah dan air:

    • Tanda darah--mezbah korban bakaran--= percaya Yesus dan bertobat; berhenti berbuat dosa dan kembali pada Tuhan--mati terhadap dosa terutama dari dosa dusta dan kebencian.

      Ada pengajaran tentang yesus yang lain, yaitu tidak usah bertobat karena sekali percaya selamat selamanya. Hati-hati!

    • Tanda air--kolam pembasuhan--= baptisan air yang benar, yaitu orang yang sudah percaya Yesus dan bertobat--mati terhadap dosa--harus dikuburkan dalam air bersama Yesus dan bangkit--keluar dari dalam air--bersama Yesus sehingga mendapatkan hidup baru/hidup sorgawi.

      Ada ajaran yesus yang lain, yaitu baptisan yang tidak sesuai dengan baptisan Yesus/alkitab.

      Baptisan air adalah kelahiran khusus, karena kita dilahirkan oleh Yesus.

    Hasilhidup baru: hidup dalam urapan Roh Kudus--kita mengalami baptisan Roh Kudus.
    Salah satu tanda baptisan Roh adalah berbahasa roh seperti yang diajarkan oleh Roh Kudus kepada kita.

    Ada ajaran yesus yang lain yaitu mengajarkan bahasa roh.

    Hidup dalam urapan Roh Kudus sama dengan hidup dalam kebenaran, sehingga kita bisa dipakai menjadi senjata kebenaran--hamba kebenaran.
    Kita akan merasakan damai, tidak takut lagi, tetapi semua enak dan ringan--dalam keadaan menderitapun kita merasa enak dan ringan.

    Tetapi seringkali setelah hidup benar dan damai, kita kembali lagi pada kekafiran.
    Karena itu kita harus mempertahankan dan meningkatkan urapan Roh Kudus, kebenaran, dan keselamatan lewat selalu berada di dalam ruangan suci.

    Imamat 21: 12
    21:12.Janganlah ia keluar dari tempat kudus, supaya jangan dilanggarnya kekudusan tempat kudus Allahnya, karena minyak urapan Allahnya, yang menandakan bahwa ia telah dikhususkan, ada di atas kepalanya; Akulah TUHAN.

    Ruangan suci--kandang penggembalaan--adalah tempat khusus:

    • Pelita emas= ketekunan dalam ibadah raya; persekutuan dengan Allah Roh Kudus di dalam urapan dan karunia-Nya.

    • Meja roti sajian= ketekunan dalam ibadah pendalaman alkitab dan perjamuan suci; persekutuan dengan Anak Allah di dalam firman pengajaran dan kurban Kristus.

    • Mezbah dupa emas= ketekunan dalam ibadah doa; persekutuan dengan Allah Bapa di dalam kasih-Nya.

    Mengapa bisa tekun dalam kandang penggembalaan? Karena pandangan kita lebih tertuju pada perkara rohani/pribadi Yesus.
    Roma 14: 17
    14:17.Sebab Kerajaan Allahbukanlah soal makanan dan minuman, tetapi soal kebenaran, damai sejahteradan sukacita oleh Roh Kudus.

    Di dalam kandang penggembalaan, tubuh, jiwa, dan roh kita melekat pada Allah Tritunggal, sehingga Setan tritunggal tidak bisa menjamah kita, dan kita mengalami penyucian secara terus menerus sehingga kita bisa hidup dalam kesucian.
    Kalau kesucian meningkat, urapan Roh Kudus juga akan meningkat, sehingga kita dipakai khususdalam pembangunan tubuh Kristus yang sempurna.

    Efesus 4: 11-12
    4:11.Dan Ialah yang memberikan baik rasul-rasul maupun nabi-nabi, baik pemberita-pemberita Injil maupun gembala-gembala dan pengajar-pengajar,
    4:12.untuk memperlengkapi orang-orang kudusbagi pekerjaan pelayanan, bagi pembangunan tubuh Kristus,

    Kita diberi jubah indah--dulu hanya Yusuf yang menerima jubah indah.
    Kita dipakai mulai dari melayani nikah, penggembalaan, antar penggembalaan.
    Hidup kita menjadi indah, tidak telanjang.

  2. Melihat tangan-Nyayang berlubang paku.
    Artinya: kita melayani seperti Yesus melayani, yaitu:

    • Melayani dengan tanda pengorbanan: waktu, uang dan sebagainya kecuali firman pengajaran yang benar; sama dengan melayani tanpa pamrih, tidak mencari keuntungan jasmani.
      Kalau mau berkorban pasti setiasampai garis akhir.

    • Tidak menuntut hak tetapi hanya melakukan kewajiban, yaitu:

      1. Memuliakan Tuhan.
        Roma 14: 18
        14:18.Karena barangsiapa melayani Kristus dengan cara ini, ia berkenan pada Allahdan dihormati oleh manusia.

        Kalau kita melayani dalam kesucian, kita akan berkenan pada Tuhan.

      2. Takut akan Tuhan= taat dengar-dengaran.
        Pengkhotbah 12: 13
        12:13.Akhir kata dari segala yang didengar ialah: takutlah akan Allahdan berpeganglah pada perintah-perintah-Nya, karena ini adalah kewajiban setiap orang.


    Hasilmelihat tangan Tuhan: hikmat Tuhan untuk melindungi kita dari dosa dan puncaknya dosa, masalah, pencobaan, marabahaya, sampai Antikris berkuasa di bumi.
    Amsal 9: 10
    9:10.Permulaan hikmat adalah takut akan TUHAN, dan mengenal Yang Mahakudus adalah pengertian.

    Wahyu 13: 16-18
    13:16.Dan ia menyebabkan, sehingga kepada semua orang, kecil atau besar, kaya atau miskin, merdeka atau hamba, diberi tanda pada tangan kanannya atau pada dahinya,
    13:17.dan tidak seorangpun yang dapat membeli atau menjual selain dari pada mereka yang memakai tanda itu, yaitu nama binatang itu atau bilangan namanya.
    13:18.Yang penting di sini ialah hikmat: barangsiapa yang bijaksana, baiklah ia menghitung bilangan binatang itu, karena bilangan itu adalah bilangan seorang manusia, dan bilangannya ialah enam ratus enam puluh enam.


  3. Melihat wajah-Nya.
    Artinya: menyembah Yesus yang benar, yaitu berdasarkan firman pengajaran yang benar dan suara: Haleluya.

    Doa penyembahan sama dengan leher--hubungan tubuh dengan Kepala.
    Artinya: kita menempatkan Yesus sebagai Kepala yang bertanggung jawab sampai mati di bukit Tengkorak.
    Letakkan Dia sebagai Kepala, artinya kita percaya dan mempercayakan diri sepenuh kepada Dia.

    Buktinya: tidak ada kekuatiran lagi.
    Hasilnya:

    • Roma 8: 31-32
      8:31.Sebab itu apakah yang akan kita katakan tentang semuanya itu? Jika Allah di pihak kita, siapakah yang akan melawan kita?
      8:32. Ia, yang tidak menyayangkan Anak-Nya sendiri, tetapi yang menyerahkan-Nya bagi kita semua, bagaimanakah mungkin Ia tidak
      mengaruniakan segala sesuatu kepada kitabersama-sama dengan Dia?

      Hasil pertama: Yesus sanggup mengaruniakan segala kebutuhan kita: kebahagiaan, penyakit, masalah ekonomi, dosa dan sebagainya.

    • Efesus 5: 25-27
      5:25.Hai suami, kasihilah isterimu sebagaimana Kristus telah mengasihi jemaat dan telah menyerahkan diri-Nya baginya
      5:26.untuk menguduskannya, sesudah Ia menyucikannya dengan memandikannya dengan air dan firman,
      5:27.supaya dengan demikian Ia menempatkan jemaat di hadapan diri-Nya dengan cemerlang tanpa cacat atau kerut atau yang serupa itu, tetapi supaya jemaat kudus dan tidak bercela.

      Hasil kedua: Yesus menyucikan dan mengubahkan kita sampai sempurna seperti Dia; tidak salah dalam perkataan. Kita bersorak-sorai: Haleluyasaat Yesus datang kembali. Kita masuk kerajaan sorga selamanya.

Tempatkan Dia sebagai Kepala, mujizat pasti terjadi.

Tuhan memberkati.

Versi Cetak

Transkrip
  • Ibadah Raya Malang, 11 September 2011 (Minggu Pagi)
    ... mengincar hamba-hamba Tuhan. Kehidupan yang dipermainkan api hawa nafsu daging dan air kesegaran dunia kehidupan yang gila babi ayan secara rohani . Lukas - Demikian juga seperti yang terjadi di zaman Lot mereka makan dan minum mereka membeli dan menjual mereka menanam dan membangun. Tetapi pada hari Lot pergi keluar dari Sodom ...
  • Ibadah Raya Malang, 13 September 2015 (Minggu Pagi)
    ... kakimu dan mengaku bahwa Aku mengasihi engkau. Untuk melindungi kita dari hari pencobaan yang akan datang atas seluruh dunia. Wahyu Karena engkau menuruti firman-Ku untuk tekun menantikan Aku maka Akupun akan melindungi engkau dari hari pencobaan yang akan datang atas seluruh dunia untuk mencobai mereka yang diam di bumi. Kita masih mempelajari ...
  • Ibadah Doa Surabaya, 12 Maret 2014 (Rabu Sore)
    ... logam Ad. . seperti sabun tukang penatu Kegunaan sabun tukang penatu yaitu Untuk menyucikan pakaian kita dari kotoran-kotoran dan noda-noda. Pakaian ini berbicara tentang solah tingkah laku perbuatan kita dalam kehidupan sehari-hari yang tampak kelihatan diluar. Jadi perbuatan-perbuatan kita sehari-hari harus disucikan supaya perbuatan kita merupakan perbuatan yang benar dan ...
  • Ibadah Doa Malang, 06 Desember 2018 (Kamis Sore)
    ... tidur waktu malam dan mereka yang mabuk mabuk waktu malam. Kegoncangan terjadi sekonyong-konyong di saat semua aman tenteram damai baik lancar berhasil. Oleh karena itu kita harus selalu berjaga dan sadar tidak lengah yaitu selalu hidup dalam terang. Lengah tidak berjaga-jaga artinya tidur dan mabuk rohani yaitu hidup dalam kegelapan. ...
  • Ibadah Raya Surabaya, 27 Mei 2012 (Minggu Sore)
    ... mencapai kemuliaan. Artinya TANPA SALIB TIDAK AKAN ADA KEMULIAAN. Kalau kita tidak mau pengalaman salib kita tidak akan bisa mencapai kemuliaan. Kisah Rasul . Di tempat itu mereka menguatkan hati murid-murid itu dan menasihati mereka supaya mereka bertekun di dalam iman dan mengatakan bahwa untuk masuk ke dalam Kerajaan Allah kita harus mengalami ...
  • Ibadah Doa Surabaya, 22 Juni 2016 (Rabu Sore)
    ... makhluk diwakili oleh Musa--lewat mati bangkit dan naik ke sorga--dan Elia--langsung naik ke sorga. Zaman akhir empat makhluk diwakili Yesus Mempelai Pria--kepala. Dia mati bangkit dan naik ke sorga. Masih kurang satu yang nanti akan mengikuti untuk naik ke awan-awan sampai masuk kerajaan sorga yaitu kita semua gereja TUHAN--mempelai wanita ...
  • Ibadah Kunjungan di Jakarta IV, 25 November 2010 (Kamis Pagi)
    ... kekuatiran. Orang yang tidak beristeri memusatkan perhatiannya pada perkara Tuhan bagaimana Tuhan berkenan kepadanya. Pembaharuan yang dikaitkan dengan langit dan bumi yang akan berlalu adalah PEMBAHARUAN PERHATIAN. Perhatian kita harus dibaharui menjadi PERHATIAN PADA PERKARA TUHAN yaitu perhatian pada perkara yang tidak berlalu perhatian pada perkara yang kekal. Petrus Dengan demikian ...
  • Ibadah Raya Malang, 30 Oktober 2022 (Minggu Pagi)
    ... Roh Kudus diangkat menjadi imam dan raja. Jadi kehidupan yang dipanggil dan dipilih imam dan raja yang dipakai untuk beribadah melayani Tuhan. Setia. Imam dan raja yang menang bersama Yesus adalah imam dan raja yang setia. Tidak setia kalah. Ada macam kesetiaan yang harus ditunjukkan oleh imam dan raja Pokok kesetiaan yaitu kesetiaan yang ...
  • Ibadah Raya Malang, 28 November 2021 (Minggu Pagi)
    ... dosa lagi setiap orang yang tetap berbuat dosa tidak melihat dan tidak mengenal Dia. Kenyataannya semua manusia telah berbuat dosa sejak Adam dan Hawa jatuh dalam dosa. Bagaimana supaya manusia lepas dari dosa dan hidup dalam kebenaran Kita harus mengaku dosa pada Tuhan dan sesama dengan sejujur-jujurnya dan setelah diampuni jangan ...
  • Ibadah Pendalaman Alkitab Malang, 08 Juni 2021 (Selasa Sore)
    ... Kemah Allah Tabernakel Sorgawi di takhta Sorga Yerusalem Baru ini tempat kediaman terakhir. Jadi pengajaran Tabernakel membentuk kita menjadi tempat kediaman Tuhan di bumi untuk suatu waktu ditempatkan Tuhan di takhta Yerusalem Baru Kerajaan Sorga kekal selama-lamanya. Jadi pengajaran Tabernakel adalah tangga jalan dari bumi menuju ke Sorga. Antikris menghujat kemah kediaman-Nya ...

Siaran Langsung

Live Streaming GPTKK

Rekaman

Ikuti rekaman ibadah kami

Transkrip

Ringkasarn Firman Tuhan

Kesaksian

Pengalaman hidup bersama Firman Tuhan

Untuk Koneksi Lambat, silakan buka https://id.gptkk.org

Silakan kontak ke info@gptkk.org apabila bapak/ibu/sdr/sdri ada pertanyaan atau ingin berlangganan majalah Manna, dan silakan kirim email ke widjaja_h@yahoo.com apabila ingin konsultasi pribadi dengan bapak gembala.