English Language | Form Penggembalaan
RINGKASAN KOTBAH IBADAH RUTIN DAN IBADAH KUNJUNGAN
RINGKASAN LAINNYA

Ibadah Raya Surabaya, 05 Mei 2013 (Minggu Sore)
Penyerahan Anak
Yesaya 49: 15-16
49:15. Dapatkah seorang perempuan melupakan bayinya, sehingga ia tidak menyayangi anak dari kandungannya? Sekalipun dia melupakannya, Aku tidak akan...

Ibadah Raya Surabaya, 24 Juni 2012 (Minggu Sore)
Matius 27:
= dalam Tabernakel, terkena pada 7 kali percikan darah di atas tabut perjanjian/tutup pendamaian= sengsara yang dialami oleh Yesus sampai...

Ibadah Pendalaman Alkitab Surabaya, 25 April 2012 (Rabu Sore)
Ibadah Doa dialihkan pada hari Senin sebelumnya
Dari siaran tunda Ibadah Persekutuan Medan I (24 April 2012 Pagi)
Wahyu 19:...

Ibadah Doa Surabaya, 05 November 2008 (Rabu Sore)
Matius 24: 26-27
= tanda utama kedatangan Yesus yang kedua kali; bukan ditandai dengan...

Ibadah Raya Surabaya, 14 Juni 2009 (Minggu Sore)
Matius 24: 32-35
Nubuat ke-6= NUBUAT TENTANG POHON ARA/ISRAEL.
Pohon ara ini ditampilkan dari jaman ke jaman: jaman...

Ibadah Pendalaman Alkitab Malang, 06 Februari 2014 (Kamis Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Wahyu 1:9-20 penglihatan Yohanes di pulau Patmos.

Wahyu 1:9
1:9 Aku,...

Ibadah Raya Malang, 02 Desember 2012 (Minggu Pagi)
IBADAH PENYERAHAN ANAK

Matius 21:16 judul perikopnya adalah 'Yesus menyucikan Bait Allah'.

Matius 21:16
21:16 lalu mereka berkata...

Ibadah Persekutuan II Tana Toraja, 12 Februari 2014 (Rabu Pagi)
Puji Tuhan, kami menyampaikan selamat pagi. Biarlah damai sejahtera, kasih karunia dan bahagia dari Tuhan senantiasa dilimpahkan...

Ibadah Doa Surabaya, 06 Juli 2016 (Rabu Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayangnya TUHAN kita Yesus Kristus. Selamat malam, selamat mendengarkan firman TUHAN. Biarlah damai...

Ibadah Pendalaman Alkitab Surabaya, 08 Februari 2010 (Senin Sore)
Matius 24: 45-51
= berjaga-jaga dikaitkan dengan kedatangan Tuhan yang tidak diduga waktunya, yaitu: ay. 45-47=...

Ibadah Doa Surabaya, 24 Juli 2013 (Rabu Sore)
Matius 28: 20b
Dan ketahuilah, Aku menyertai kamu senantiasa sampai kepada akhir zaman."

Penyertaan Tuhan sampai kepada akhir zaman artinya penyertaan Tuhan...

Ibadah Pendalaman Alkitab Surabaya, 10 Juni 2013 (Senin Sore)
Pembicara: Pdp. Youpri Ardiantoro

Salam sejahtera, selamat sore, selamat malam. Selamat bersekutu dalam kasih sayangnya Tuhan kita Yesus Kristus.

Keluaran 13:...

Ibadah Raya Malang, 17 Februari 2019 (Minggu Pagi)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Wahyu 8:13
8:13 Lalu aku melihat: aku...

Ibadah Kaum Muda Remaja, 22 Oktober 2011 (Sabtu Sore)
Lukas 1:1-4
1:1. Teofilus yang mulia, Banyak orang telah berusaha menyusun suatu...

Ibadah Kaum Muda Remaja Malang, 23 November 2013 (Sabtu Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Lukas 6 pada Tabernakel menunjuk pada Halaman,...


TRANSKRIP LENGKAP

Doa Surabaya (Rabu, 26 November 2014)
Tayang: 10 Mei 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 24 November 2014)
Tayang: 10 Mei 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 23 November 2014)
Tayang: 07 Januari 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 19 November 2014)
Tayang: 07 Januari 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 17 November 2014)
Tayang: 07 Januari 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 09 November 2014)
Tayang: 22 Agustus 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 05 November 2014)
Tayang: 04 Juni 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 03 November 2014)
Tayang: 04 Juni 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 02 November 2014)
Tayang: 03 Maret 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 20 Oktober 2014)
Tayang: 13 Desember 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 13 Oktober 2014)
Tayang: 13 Desember 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 12 Oktober 2014)
Tayang: 24 Oktober 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 08 Oktober 2014)
Tayang: 18 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 06 Oktober 2014)
Tayang: 05 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 05 Oktober 2014)
Tayang: 05 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 01 Oktober 2014)
Tayang: 05 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 29 September 2014)
Tayang: 24 Juni 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 21 September 2014)
Tayang: 19 Mei 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 17 September 2014)
Tayang: 29 April 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 15 September 2014)
Tayang: 29 April 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]



Untuk Koneksi Lambat, silahkan buka http://id.gptkk.org
Transkrip lengkap dari ibadah penggembalaan di Malang dan Surabaya, semuanya di bawakan oleh gembala sidang Pdt. Widjaja Hendra.

Silahkan kontak ke info@gptkk.org apabila bapak/ibu/sdr/sdri ada pertanyaan atau mungkin ingin berlangganan majalah Manna dan silahkan kirim email ke widjaja_h [at] yahoo.com apabila ingin konsultasi pribadi dengan bapak gembala
silahkan ganti tanda [at] dengan @
Cari ringkasan:   
[versi cetak]
Cari rekaman ibadah ini di: http://www.kabarmempelai.org
Ibadah Kunjungan di Jayapura II, 18 Oktober 2018 (Kamis Pagi)

Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Wahyu 22:20
22:20 Ia yang memberi kesaksian tentang semuanya ini, berfirman: "Ya, Aku datang segera!" Amin, datanglah, Tuhan Yesus!

"Ya, Aku datang segera" = kesiapan Tuhan Yesus untuk segera datang kembali kedua kali dalam kemuliaan sebagai Raja segala raja, sebagai Mempelai Pria Sorga, di awan-awan yang permai.

"Amin, datanglah, Tuhan Yesus!" = kesiapan dari gereja Tuhan yang sempurna sebagai mempelai wanita Sorga/ tubuh Kristus yang sempurna, yang siap sedia untuk menyambut kedatangan Yesus kedua kali di awan-awan yang permai. Sehingga terjadi pertemuan antara Yesus sebagai Mempelai Pria Sorga dan kita semua sebagai mempelai wanitaNya, untuk masuk Perjamuan Kawin Anak Domba.

Wahyu 19:9
19:9 Lalu ia berkata kepadaku: "Tuliskanlah: Berbahagialah mereka yang diundang ke perjamuan kawin Anak Domba." Katanya lagi kepadaku: "Perkataan ini adalah benar, perkataan-perkataan dari Allah."

Lanjut masuk Kerajaan 1000 tahun damai [Wahyu 20], lanjut masuk Yerusalem Baru, Kerajaan Sorga selamanya [Wahyu 21-22].

Wahyu 22:20 diapit oleh ayat 18-19 dan ayat 21.
Wahyu 22:18-19
22:18 Aku bersaksi kepada setiap orang yang mendengar perkataan-perkataan nubuat dari kitab ini: "Jika seorang menambahkan sesuatu kepada perkataan-perkataan ini, maka Allah akan menambahkan kepadanya malapetaka-malapetaka yang tertulis di dalam kitab ini.
22:19 Dan jikalau seorang mengurangkan sesuatu dari perkataan-perkataan dari kitab nubuat ini, maka Allah akan mengambil bagiannya dari pohon kehidupan dan dari kota kudus, seperti yang tertulis di dalam kitab ini."

Wahyu 22:21
22:21 Kasih karunia Tuhan Yesus menyertai kamu sekalian! Amin.

Persiapan gereja Tuhan untuk menyambut kedatangan Tuhan kedua kali dikaitkan dengan mendengar firman nubuat dan kasih karunia.
Tadi malam kita sudah membahas firman nubuat. Pagi ini kita membahas kasih karunia.

Yohanes 3:16
3:16 Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal.

Titus 2:11
2:11 Karena kasih karunia Allah yang menyelamatkan semua manusia sudah nyata.

Kasih karunia adalah pemberian Tuhan kepada orang yang tidak layak, dalam wujud korban Kristus.
Kasih karunia Tuhan lewat korban Kristus di kayu salib sanggup untuk:
  1. Menyelamatkan manusia berdosa, sehingga kita bisa hidup dalam kebenaran dan menjadi senjata kebenaran.

  2. Menyempurnakan kita.
    1 Petrus 5:10
    5:10 Dan Allah, sumber segala kasih karunia, yang telah memanggil kamu dalam Kristus kepada kemuliaan-Nya yang kekal, akan melengkapi, meneguhkan, menguatkan dan mengokohkan kamu, sesudah kamu menderita seketika lamanya.

    1 Petrus 5:10 [terjemahan lama]
    5:10 Maka Allah, pohon segala anugerah, yang sudah memanggil kamu masuk kemuliaan-Nya yang kekal itu di dalam Kristus, sesudahnya kamu merasai sengsara di dalam sedikit masa, sendiri akan menjadikan kamu sempurna dan tetap dan kuat dan beralas.

  3. Memberikan kekuatan ekstra di tengah penderitaan di dunia, untuk tetap menanti kedatangan Yesus kedua kali di awan-awan yang permai.
Cara Tuhan adalah lewat salib. Di luar salib, hanya ada cara setan.

2 Timotius 2:1-5
2:1 Sebab itu, hai anakku, jadilah kuat oleh kasih karunia dalam Kristus Yesus.
2:2 Apa yang telah engkau dengar dari padaku di depan banyak saksi, percayakanlah itu kepada orang-orang yang dapat dipercayai, yang juga cakap mengajar orang lain.
2:3 Ikutlah menderita sebagai seorang prajurit yang baik dari Kristus Yesus.
2:4 Seorang prajurit yang sedang berjuang tidak memusingkan dirinya dengan soal-soal penghidupannya, supaya dengan demikian ia berkenan kepada komandannya.
2:5 Seorang olahragawan hanya dapat memperoleh mahkota sebagai juara, apabila ia bertanding menurut peraturan-peraturan olahraga.


Ada 3 macam kekuatan ekstra oleh kasih karunia:
  1. [2 Timotius 2:3-4] Kekuatan seorang prajurit, yaitu:
    • Kekuatan untuk menderita karena melakukan perintah komandan = kekuatan untuk taat dengar-dengaran pada firman pengajaran yang benar, sekalipun tidak cocok dengan kehendak daging.
      Kita bisa taat dengar-dengaran sampai daging tidak bersuara lagi.

      Contoh:
      Filipi 2:8-10
      2:8 Dan dalam keadaan sebagai manusia, Ia telah merendahkan diri-Nya dan taat sampai mati, bahkan sampai mati di kayu salib.
      2:9 Itulah sebabnya Allah sangat meninggikan Dia dan mengaruniakan kepada-Nya nama di atas segala nama,
      2:10 supaya dalam nama Yesus bertekuk lutut segala yang ada di langit dan yang ada di atas bumi dan yang ada di bawah bumi,

      Yesus taat dengar-dengaran sampai mati di kayu salib, sehingga mendapatkan Nama di atas segala nama yang sanggup mengalahkan setan tritunggal.
      Setan adalah sumber dosa. Jika setan dikalahkan, maka kita bisa hidup benar dan suci.
      Setan adalah sumber masalah, tantangan, rintangan. Jika setan dikalahkan, maka semua masalah selesai.

    • Kekuatan untuk selalu berjaga-jaga dan berdoa, lewat doa satu jam, doa puasa, doa semalam suntuk.
      Kita harus berjaga-jaga supaya tidak jatuh dalam pencobaan, artinya:
      • Tidak berbuat dosa saat dalam pencobaan.
      • Tidak kecewa/ putus asa saat dalam pencobaan, tidak tinggalkan ibadah pelayanan. Kita harus tetap percaya dan berharap Tuhan.
        Kecewa dan putus asa sama dengan penyakit AIDS rohani, sehingga kehilangan daya tahan tubuh secara rohani, jatuh dalam dosa.

    Kita harus berjuang sampai menang. Hasilnya:
    • Tidak kuatir akan hidup sehari-hari.
      Matius 6:31-34
      6:31 Sebab itu janganlah kamu kuatir dan berkata: Apakah yang akan kami makan? Apakah yang akan kami minum? Apakah yang akan kami pakai?
      6:32 Semua itu dicari bangsa-bangsa yang tidak mengenal Allah. Akan tetapi Bapamu yang di sorga tahu, bahwa kamu memerlukan semuanya itu.
      6:33 Tetapi carilah dahulu Kerajaan Allah dan kebenarannya, maka semuanya itu akan ditambahkan kepadamu.
      6:34 Sebab itu janganlah kamu kuatir akan hari besok, karena hari besok mempunyai kesusahannya sendiri. Kesusahan sehari cukuplah untuk sehari."


      Sebab Yesus, sang komandan, yang bertanggung-jawab atas hidup kita. Yesus memberikan damai sejahtera, sehingga kita tidak pusing/ stres. Hidup kita menjadi enak dan ringan.

    • Sampai kemenangan terakhir, kita duduk bersanding dengan Yesus di takhta Sorga.
      Wahyu 3:21
      3:21 Barangsiapa menang, ia akan Kududukkan bersama-sama dengan Aku di atas takhta-Ku, sebagaimana Akupun telah menang dan duduk bersama-sama dengan Bapa-Ku di atas takhta-Nya.

  2. [2 Timotius 2:5] Kekuatan seorang olahragawan.
    Yaitu kekuatan untuk memenuhi aturan pertandingan.
    Secara rohani artinya harus selalu berada dalam tahbisan yang benar.

    Jika tahbisan tidak benar, maka pasti akan diskualifikasi atau gugur di tengah jalan.

    Praktek tahbisan yang benar:
    • Menanggalkan beban dosa yang sudah dipikirkan/ diperbuat/ dikatakan.
      Ibrani 12:1-2
      12:1 Karena kita mempunyai banyak saksi, bagaikan awan yang mengelilingi kita, marilah kita menanggalkan semua beban dan dosa yang begitu merintangi kita, dan berlomba dengan tekun dalam perlombaan yang diwajibkan bagi kita.
      12:2 Marilah kita melakukannya dengan mata yang tertuju kepada Yesus, yang memimpin kita dalam iman, dan yang membawa iman kita itu kepada kesempurnaan, yang dengan mengabaikan kehinaan tekun memikul salib ganti sukacita yang disediakan bagi Dia, yang sekarang duduk di sebelah kanan takhta Allah.


      Oleh dorongan firman, kita bisa menyadari dan menyesali dosa. Sehingga kita bisa mengaku dosa. Jika diampuni, jangan berbuat dosa lagi.

    • Jangan terjerat oleh dosa-dosa yang merintangi.
      1 Timotius 6:9-10
      6:9 Tetapi mereka yang ingin kaya terjatuh ke dalam pencobaan, ke dalam jerat dan ke dalam berbagai-bagai nafsu yang hampa dan yang mencelakakan, yang menenggelamkan manusia ke dalam keruntuhan dan kebinasaan.
      6:10 Karena akar segala kejahatan ialah cinta uang. Sebab oleh memburu uanglah beberapa orang telah menyimpang dari iman dan menyiksa dirinya dengan berbagai-bagai duka.


      Jerat uang akan mengakibatkan kikir dan serakah.
      Kikir artinya tidak bisa memberi untuk pekerjaan Tuhan dan untuk sesama yang membutuhkan.
      Serakah artinya mencuri milik orang lain, terutama milik Tuhan, yaitu perpuluhan dan persembahan khusus.

      Ulangan 12:29-30
      12:29 "Apabila TUHAN, Allahmu, telah melenyapkan dari hadapanmu bangsa-bangsa yang daerahnya kaumasuki untuk mendudukinya, dan apabila engkau sudah menduduki daerahnya dan diam di negerinya,
      12:30 maka hati-hatilah, supaya jangan engkau kena jerat dan mengikuti mereka, setelah mereka dipunahkan dari hadapanmu, dan supaya jangan engkau menanya-nanya tentang allah mereka dengan berkata: Bagaimana bangsa-bangsa ini beribadah kepada allah mereka? Akupun mau berlaku begitu.

      Jerat yang lain adalah jerat ajaran palsu.

      Amsal 7:10-12,21-23
      7:10 Maka datanglah menyongsong dia seorang perempuan, berpakaian sundal dengan hati licik;
      7:11 cerewet dan liat perempuan ini, kakinya tak dapat tenang di rumah,
      7:12 sebentar ia di jalan dan sebentar di lapangan, dekat setiap tikungan ia menghadang.
      7:21 Ia merayu orang muda itu dengan berbagai-bagai bujukan, dengan kelicinan bibir ia menggodanya.
      7:22 Maka tiba-tiba orang muda itu mengikuti dia seperti lembu yang dibawa ke pejagalan, dan seperti orang bodoh yang terbelenggu untuk dihukum,
      7:23 sampai anak panah menembus hatinya; seperti burung dengan cepat menuju perangkap, dengan tidak sadar, bahwa hidupnya terancam.

      Sampai jerat perempuan Babel, yaitu dosa sampai puncaknya dosa, dosa makan-minum dan kawin-mengawinkan.

      Firman pengajaran yang benar sanggup melepaskan kita dari beban dan jerat dosa.

      Keluaran 29:1
      29:1 "Inilah yang harus kaulakukan kepada mereka, untuk menguduskan mereka, supaya mereka memegang jabatan imam bagi-Ku: Ambillah seekor lembu jantan muda dan dua ekor domba jantan yang tidak bercela,

    • Tempatnya harus benar, yaitu di Ruangan Suci.
      Imamat 21:12
      21:12 Janganlah ia keluar dari tempat kudus, supaya jangan dilanggarnya kekudusan tempat kudus Allahnya, karena minyak urapan Allahnya, yang menandakan bahwa ia telah dikhususkan, ada di atas kepalanya; Akulah TUHAN.

      Seorang imam/ hamba Tuhan harus selalu berada di Ruangan Suci, yaitu kandang penggembalaan, ketekunan dalam 3 macam ibadah pokok.
      • Pelita Emas adalah ketekunan dalam Ibadah Raya/ fellowship. Kita mengalami persekutuan dengan Allah Roh Kudus dalam urapan dan karunia Roh Kudus. Ini sama dengan Pesta Pentakosta/ Pesta Hulu Hasil.

      • Meja Roti Sajian adalah ketekunan dalam Ibadah Pendalaman Alkitab dan Perjamuan Suci. Kita mengalami persekutuan dengan Anak Allah dalam firman pengajaran yang benar dan korban Kristus. Ini sama dengan Pesta Paskah.

        Keluaran 25:29
        25:29 Haruslah engkau membuat pinggannya, cawannya, kendinya dan pialanya, yang dipakai untuk persembahan curahan; haruslah engkau membuat semuanya itu dari emas murni.

      • Mezbah Dupa Emas adalah ketekunan dalam Ibadah Doa Penyembahan. Kita mengalami persekutuan dengan Allah Bapa dalam kasihNya. Ini sama dengan Pesta Pondok Daun.

      Dalam penggembalaan, tubuh jiwa roh kita melekat pada Allah Tritunggal, sehingga setan tritunggal tidak bisa menjamah.

      Imamat 21:12
      21:12 Janganlah ia keluar dari tempat kudus, supaya jangan dilanggarnya kekudusan tempat kudus Allahnya, karena minyak urapan Allahnya, yang menandakan bahwa ia telah dikhususkan, ada di atas kepalanya; Akulah TUHAN.

      Dalam kesucian, ada urapan Roh Kudus, mulai dari kepala, sehingga kita tidak bisa disesatkan oleh ajaran palsu.
      Semakin suci, maka urapan semakin bertambah, sehingga kita semakin setia dan berkobar-kobar dalam ibadah pelayanan kepada Tuhan.

      Kalau imam/ hamba Tuhan tidak berada di Ruangan Suci, tidak bertekun dalam 3 macam ibadah, maka pasti akan mati rohani.
      Imamat 10:7
      10:7 Janganlah kamu pergi dari depan pintu Kemah Pertemuan, supaya jangan kamu mati, karena minyak urapan TUHAN ada di atasmu." Mereka melakukan sesuai dengan perkataan Musa.

      Markus 3:1-5
      3:1 Kemudian Yesus masuk lagi ke rumah ibadat. Di situ ada seorang yang mati sebelah tangannya.
      3:2 Mereka mengamat-amati Yesus, kalau-kalau Ia menyembuhkan orang itu pada hari Sabat, supaya mereka dapat mempersalahkan Dia.
      3:3 Kata Yesus kepada orang yang mati sebelah tangannya itu: "Mari, berdirilah di tengah!"
      3:4 Kemudian kata-Nya kepada mereka: "Manakah yang diperbolehkan pada hari Sabat, berbuat baik atau berbuat jahat, menyelamatkan nyawa orang atau membunuh orang?" Tetapi mereka itu diam saja.
      3:5 Ia berdukacita karena kedegilan mereka dan dengan marah Ia memandang sekeliling-Nya kepada mereka lalu Ia berkata kepada orang itu: "Ulurkanlah tanganmu!" Dan ia mengulurkannya, maka sembuhlah tangannya itu.

      Keadaannya seperti orang yang mati sebelah tangan kanannya. Artinya tidak ada kaitan dengan Yesus sebagai Imam Besar yang duduk di sebelah kanan takhta Allah Bapa. Akibatnya:
      • Tidak ada pelayanan pendamaian oleh Imam Besar, tidak ada damai sejahtera, tidak ada Sabat. Hanya ada letih lesu dan beban berat, air mata, hidup dalam suasana duri-duri.
      • Pelayanannya separuh-separuh, sama dengan suam-suam kuku, tidak setia dan tidak berkobar-kobar dalam ibadah pelayanan kepada Tuhan.
      • Tidak bisa memberi.
      • Tidak bisa menyembah Tuhan.

      Matius 12:11-12
      12:11 Tetapi Yesus berkata kepada mereka: "Jika seorang dari antara kamu mempunyai seekor domba dan domba itu terjatuh ke dalam lobang pada hari Sabat, tidakkah ia akan menangkapnya dan mengeluarkannya?
      12:12 Bukankah manusia jauh lebih berharga dari pada domba? Karena itu boleh berbuat baik pada hari Sabat."


    • Kita harus berjuang sampai garis akhir.
      2 Timotius 4:7-8
      4:7 Aku telah mengakhiri pertandingan yang baik, aku telah mencapai garis akhir dan aku telah memelihara iman.
      4:8 Sekarang telah tersedia bagiku mahkota kebenaran yang akan dikaruniakan kepadaku oleh Tuhan, Hakim yang adil, pada hari-Nya; tetapi bukan hanya kepadaku, melainkan juga kepada semua orang yang merindukan kedatangan-Nya.


      Perjuangan kita adalah untuk memelihara iman dan firman pengajaran yang benar, serta setia dan berkobar dalam ibadah pelayanan sampai garis akhir. Maka kita akan mendapatkan mahkota kehidupan.

  3. Kekuatan seorang petani.
    2 Timotius 2:6
    2:6 Seorang petani yang bekerja keras haruslah yang pertama menikmati hasil usahanya.

    Lukas 5:3
    5:3 Ia naik ke dalam salah satu perahu itu, yaitu perahu Simon, dan menyuruh dia supaya menolakkan perahunya sedikit jauh dari pantai. Lalu Ia duduk dan mengajar orang banyak dari atas perahu.

    Matius 11:1
    11:1 Setelah Yesus selesai berpesan kepada kedua belas murid-Nya, pergilah Ia dari sana untuk mengajar dan memberitakan Injil di dalam kota-kota mereka.

    Teladan Yesus adalah duduk saat mengajar.

    Yakobus 5:7-8,11
    5:7 Karena itu, saudara-saudara, bersabarlah sampai kepada kedatangan Tuhan! Sesungguhnya petani menantikan hasil yang berharga dari tanahnya dan ia sabar sampai telah turun hujan musim gugur dan hujan musim semi.
    5:8 Kamu juga harus bersabar dan harus meneguhkan hatimu, karena kedatangan Tuhan sudah dekat!
    5:11 Sesungguhnya kami menyebut mereka berbahagia, yaitu mereka yang telah bertekun; kamu telah mendengar tentang ketekunan Ayub dan kamu telah tahu apa yang pada akhirnya disediakan Tuhan baginya, karena Tuhan maha penyayang dan penuh belas kasihan.


    Kekuatan seorang petani adalah kekuatan untuk sabar dan tekun dalam dua hal:
    • Sabar dan tekun dalam penderitaan menjelang kedatangan Tuhan kedua kali.
      Sabar artinya tidak bersungut, tidak mengomel, tetap mengucap syukur kepada Tuhan.

    • Sabar dan tekun menunggu waktu Tuhan.
      Jangan kecewa, jangan putus asa, jangan tinggalkan Tuhan, jangan mengambil jalan keluar sendiri di luar Tuhan.

      Yohanes 7:6
      7:6 Maka jawab Yesus kepada mereka: "Waktu-Ku belum tiba, tetapi bagi kamu selalu ada waktu.

      Jika Tuhan belum menolong, selalu ada waktu bagi kita untuk mengoreksi diri lewat ketajaman pedang firman. Jika ada dosa, maka harus diakui. Jika tidak ada dosa, maka kita harus tetap berdiam diri.

      Jika Tuhan belum menolong, itu adalah waktu untuk percaya dan berharap sepenuh kepada Tuhan.

      Ayub 42:5-6
      42:5 Hanya dari kata orang saja aku mendengar tentang Engkau, tetapi sekarang mataku sendiri memandang Engkau.
      42:6 Oleh sebab itu aku mencabut perkataanku dan dengan menyesal aku duduk dalam debu dan abu."

      Ayub 32:1-2
      32:1 Maka ketiga orang itu menghentikan sanggahan mereka terhadap Ayub, karena ia menganggap dirinya benar.
      32:2 Lalu marahlah Elihu bin Barakheel, orang Bus, dari kaum Ram; ia marah terhadap Ayub, karena ia menganggap dirinya lebih benar dari pada Allah,


      Ayub mempertahankan dosa kebenaran diri sendiri, yaitu kebenaran di luar Alkitab. Kebenaran diri sendiri juga adalah menutupi dosa dengan pura-pura berbuat baik.

      Kalau kita mau mengaku tanah liat [Ayub 42:6] , maka kita berada dalam tangan Imam Besar. Kita akan merasakan tangan belas kasih Tuhan diulurkan untuk memelihara hidup kita. Ayub dipulihkan dua kali lipat. Bejana yang hancur pun bisa dibentuk kembali oleh Tuhan [Yeremia 18:4]. Kita diubahkan sampai tidak salah lagi dalam perkataan, sampai sempurna.

      Yakobus 3:2
      3:2 Sebab kita semua bersalah dalam banyak hal; barangsiapa tidak bersalah dalam perkataannya, ia adalah orang sempurna, yang dapat juga mengendalikan seluruh tubuhnya.



Tuhan memberkati.

kembali ke halaman sebelumnya
IBADAH RUTIN DI MALANG

Minggu jam 06:45 (Ibadah Raya)
Minggu jam 10:15 (Ibadah Sekolah Minggu)
Selasa jam 17:15 (Ibadah Pendalaman Alkitab)
Rabu jam 07:30 (Ibadah Kaum Wanita)
Kamis jam 17:15 (Ibadah Doa Penyembahan)
Sabtu jam 17:15 (Ibadah Kaum Muda Remaja)

IBADAH RUTIN DI MEDAN
Royal Room Hotel Danau Toba Internasional
Jl. Imam Bonjol Medan

Minggu, jam 19:00 (Ibadah Raya)
Senin, jam 09:00 (Ibadah Pendalaman Alkitab)
Senin, jam 17:30 (Ibadah Pendalaman Alkitab)

IBADAH RUTIN DI SURABAYA

Minggu jam 09:30 (Ibadah Sekolah Minggu)
Minggu jam 10:55 (Ibadah Raya)
Rabu jam 17:30 (Ibadah Pendalaman Alkitab)
Jumat jam 17:30 (Ibadah Doa Penyembahan)


IBADAH RUTIN DI JAKARTA
Jl. Patra Kuningan XIV no.4
Jakarta Selatan
Sabtu, jam 09:00 (Ibadah Pendalaman Alkitab)

IBADAH KUNJUNGAN
  • 18-20 Juni 2019
    (Ibadah Kunjungan di Bagan Batu)

  • 02-03 Juli 2019
    (Ibadah Kunjungan di Nias)

  • 23-25 Juli 2019
    (Ibadah Kunjungan di Tana Toraja)

  • 05-09 Agustus 2019
    (Ibadah Kunjungan di India)

  • 20-22 Agustus 2019
    (Ibadah Kunjungan di Medan)

  • 04-05 September 2019
    (Ibadah Kunjungan di Semarang)

  • 17-19 September 2019
    (Ibadah Persekutuan di Malang)

  • 24-25 September 2019
    (Ibadah Kunjungan di Sorong)

  • 13-17 April 2020
    (Ibadah Kunjungan di Korea Selatan)

All Right Reserved Gereja Pantekosta Tabernakel "KRISTUS KASIH"
Jln. Simpang Borobudur 27 Malang | Telp: (0341) 496949 | Fax: (0341) 476751 » Lihat Peta Gereja Kami di Malang
Jln. WR Supratman 4 Surabaya | Telp. 08123300378 » Lihat Peta Gereja Kami di Surabaya
hubungi kami | email: info@gptkk.org | sitemap | top