English Language | Form Penggembalaan
RINGKASAN KOTBAH IBADAH RUTIN DAN IBADAH KUNJUNGAN
RINGKASAN LAINNYA

Ibadah Doa Malam Surabaya, 13 Juni 2018 (Rabu Malam)
Lukas 2: 8
2:8. Di daerah itu ada gembala-gembala yang tinggal di padang menjaga kawanan ternak mereka pada...

Ibadah Doa Puasa Session I Malang, 18 Juni 2013 (Selasa Pagi)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Keluaran 30:17-21 tentang Bejana Pembasuhan,...

Ibadah Raya Surabaya, 26 Oktober 2014 (Minggu Sore)
Penyerahan Anak
Bayi adalah kehidupan yang lahir baru sekaligus kehidupan yang empunya kerajaan Surga.
Dari seorang bayi (seorang yang lahir...

Ibadah Doa Malang, 21 Agustus 2018 (Selasa Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Amsal 23:2
23:2 Taruhlah sebuah pisau pada lehermu, bila besar nafsumu!

'Besar...

Ibadah Doa Malang, 31 Mei 2011 (Selasa Sore)
Bersamaan dengan doa puasa session III

-- Tentang Bejana Pembasuhan (Kolam Pembasuhan) --

Keluaran 30:17-21 menunjuk pada perintah untuk membuat bejana pembasuhan.
Keluaran...

Ibadah Doa Malang, 10 Juli 2012 (Selasa Sore)
bersamaan Penataran II Calon Imam dan Imam-imam

...

Ibadah Kaum Muda Remaja Malang, 24 September 2016 (Sabtu Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Lukas 10:13-16
10:13 "Celakalah engkau Khorazim! Celakalah engkau Betsaida!...

Ibadah Kaum Muda Remaja Malang, 03 November 2018 (Sabtu Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Lukas 12: 54-56; perikop: Menilai zaman
12:54. Yesus berkata pula...

Ibadah Kaum Muda Remaja, 07 Juli 2012 (Sabtu Sore)
Lukas 2:1-20 adalah tentang KELAHIRAN YESUS.

Lukas 2:1-7
2:1...

Ibadah Pendalaman Alkitab Surabaya, 16 Mei 2016 (Senin Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayangnya TUHAN kita Yesus Kristus. Selamat malam, selamat mendengarkan firman TUHAN. Biarlah damai...

Ibadah Pendalaman Alkitab Surabaya, 16 Agustus 2010 (Senin Sore)
Matius 25: 16-30= sikap terhadap talenta/jabatan dan karunia Roh Kudus.

SIKAP TERHADAP TALENTA
Sikap ini ada yang...

Ibadah Pendalaman Alkitab Surabaya, 10 Januari 2018 (Rabu Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayangnya TUHAN kita Yesus Kristus. Selamat malam, selamat mendengarkan firman TUHAN. Biarlah damai...

Ibadah Doa Puasa Session I Malang, 31 Maret 2015 (Selasa Pagi)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Keluaran 11:7
11:7 Tetapi kepada siapa juga...

Ibadah Doa Surabaya, 26 April 2019 (Jumat Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayangnya TUHAN kita Yesus Kristus. Selamat malam, selamat mendengarkan firman TUHAN. Biarlah damai...

Ibadah Doa Malam Surabaya, 21 Juli 2017 (Jumat Malam)


TRANSKRIP LENGKAP

Doa Surabaya (Rabu, 26 November 2014)
Tayang: 10 Mei 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 24 November 2014)
Tayang: 10 Mei 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 23 November 2014)
Tayang: 07 Januari 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 19 November 2014)
Tayang: 07 Januari 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 17 November 2014)
Tayang: 07 Januari 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 09 November 2014)
Tayang: 22 Agustus 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 05 November 2014)
Tayang: 04 Juni 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 03 November 2014)
Tayang: 04 Juni 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 02 November 2014)
Tayang: 03 Maret 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 20 Oktober 2014)
Tayang: 13 Desember 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 13 Oktober 2014)
Tayang: 13 Desember 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 12 Oktober 2014)
Tayang: 24 Oktober 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 08 Oktober 2014)
Tayang: 18 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 06 Oktober 2014)
Tayang: 05 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 05 Oktober 2014)
Tayang: 05 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 01 Oktober 2014)
Tayang: 05 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 29 September 2014)
Tayang: 24 Juni 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 21 September 2014)
Tayang: 19 Mei 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 17 September 2014)
Tayang: 29 April 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 15 September 2014)
Tayang: 29 April 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]



Untuk Koneksi Lambat, silahkan buka http://id.gptkk.org
Transkrip lengkap dari ibadah penggembalaan di Malang dan Surabaya, semuanya di bawakan oleh gembala sidang Pdt. Widjaja Hendra.

Silahkan kontak ke info@gptkk.org apabila bapak/ibu/sdr/sdri ada pertanyaan atau mungkin ingin berlangganan majalah Manna dan silahkan kirim email ke widjaja_h [at] yahoo.com apabila ingin konsultasi pribadi dengan bapak gembala
silahkan ganti tanda [at] dengan @
Cari ringkasan:   
[versi cetak]
Cari rekaman ibadah ini di: http://www.kabarmempelai.org
Ibadah Pendalaman Alkitab Malang, 04 April 2013 (Kamis Sore)

Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Matius 28:16-20 perintah untuk memberitakan injil, sama dengan penyebaran terang/ shekinah glory. Artinya, kita dipakai oleh Tuhan dalam kegerakan besar yang sesuai amanat agung Tuhan yaitu:
  1. [ay 18-19] Kegerakan Roh Kudus hujan awal.
    Matius 28:19
    28:19 Karena itu pergilah, jadikanlah semua bangsa murid-Ku dan baptislah mereka dalam nama Bapa dan Anak dan Roh Kudus,

    Yaitu kegerakan dalam firman penginjilan/ injil keselamatan untuk membawa orang-orang berdosa diselamatkan lewat percaya Yesus dan baptisan air.

    1 Raja-raja 7:23,25-26

    7:23 Kemudian dibuatnyalah "laut" tuangan yang sepuluh hasta dari tepi ke tepi, bundar keliling, lima hasta tingginya, dan yang dapat dililit berkeliling oleh tali yang tiga puluh hasta panjangnya.
    7:25 "Laut" itu menumpang di atas dua belas lembu, tiga menghadap ke utara dan tiga menghadap ke barat, tiga menghadap ke selatan dan tiga menghadap ke timur; "laut" itu menumpang di atasnya, sedang segala buntut lembu itu menuju ke dalam.
    7:26 Tebal "laut" itu setapak tangan dan tepinya serupa tepi piala, seperti bunga bakung yang berkembang. "Laut" itu dapat memuat dua ribu bat air.

    Baptisan air digambarkan sebagai laut tuangan yang dipikul oleh 12 lembu, menunjuk 12 rasul hujan awal.
    Jadi artinya 12 rasul hujan awal memberitakan injil keselamatan untuk menyelamatkan orang berdosa lewat baptisan air.
    Arahnya ke empat penjuru bumi, artinya semua manusia di dunia mempunyai kesempatan yang sama untuk diselamatkan oleh Tuhan lewat baptisan air, tinggal mau atau tidak.

    Baptisan air menghasilkan hidup baru yaitu hidup Surgawi, tampil seperti bunga bakung berwarna putih, artinya hidup dalam kebenaran, sama dengan keselamatan.

    Kidung Agung 2:16

    2:16 Kekasihku kepunyaanku, dan aku kepunyaan dia yang menggembalakan domba di tengah-tengah bunga bakung.

    Bunga bakung juga menunjuk penggembalaan. Penggembalaan adalah tempat untuk mempertahankan warna putih yaitu hidup benar dan menjadi senjata kebenaran. Kita dipakai menjadi hamba kebenaran seperti 12 lembu yang memikul laut tuangan.

    1 Korintus 9:9-10

    9:9 Sebab dalam hukum Musa ada tertulis: "Janganlah engkau memberangus mulut lembu yang sedang mengirik!" Lembukah yang Allah perhatikan?
    9:10 Atau kitakah yang Ia maksudkan? Ya, untuk kitalah hal ini ditulis, yaitu pembajak harus membajak dalam pengharapan dan pengirik harus mengirik dalam pengharapan untuk memperoleh bagiannya.

    Kalau kita hidup benar dan melayani dengan setia dan benar, maka kita seperti lembu yang mengirik, artinya kita akan diberkati dan dipelihara oleh Tuhan.

  2. Kegerakan Roh Kudus hujan akhir.
    Matius 28:20
    28:20 dan ajarlah mereka melakukan segala sesuatu yang telah Kuperintahkan kepadamu. Dan ketahuilah, Aku menyertai kamu senantiasa sampai kepada akhir zaman."

    Yaitu kegerakan dalam cahaya injil tentang kemuliaan Kristus/ firman pengajaran, untuk membawa orang-orang yang sudah selamat untuk masuk dalam pembangunan tubuh Kristus yang sempurna, disucikan dan disempurnakan menjadi mempelai wanita Tuhan yang siap menyambut kedatangan Yesus kedua kali.

    1 Raja-raja 19:19-21
    19:19. Setelah Elia pergi dari sana, ia bertemu dengan Elisa bin Safat yang sedang membajak dengan dua belas pasang lembu, sedang ia sendiri mengemudikan yang kedua belas. Ketika Elia lalu dari dekatnya, ia melemparkan jubahnya kepadanya.
    19:20 Lalu Elisa meninggalkan lembu itu dan berlari mengikuti Elia, katanya: "Biarkanlah aku mencium ayahku dan ibuku dahulu, lalu aku akan mengikuti engkau." Jawabnya kepadanya: "Baiklah, pulang dahulu, dan ingatlah apa yang telah kuperbuat kepadamu."
    19:21 Lalu berbaliklah ia dari pada Elia, ia mengambil pasangan lembu itu, menyembelihnya dan memasak dagingnya dengan bajak lembu itu sebagai kayu api; ia memberikan daging itu kepada orang-orangnya, kemudian makanlah mereka. Sesudah itu bersiaplah ia, lalu mengikuti Elia dan menjadi pelayannya.

    Elia menunjuk kegerakan Roh Kudus hujan awal, Elisa menunjuk kegerakan Roh Kudus hujan akhir.
    12 pasang lembu menunjuk 12 rasul hujan awal dan 12 rasul hujan akhir.


Tanda kegerakan Roh Kudus hujan akhir:
  1. Harus memakai jubah [1 Raja-raja 19:19].
    Yohanes 19:23-24
    19:23 Sesudah prajurit-prajurit itu menyalibkan Yesus, mereka mengambil pakaian-Nya lalu membaginya menjadi empat bagian untuk tiap-tiap prajurit satu bagian--dan jubah-Nya juga mereka ambil. Jubah itu tidak berjahit, dari atas ke bawah hanya satu tenunan saja.
    19:24 Karena itu mereka berkata seorang kepada yang lain: "Janganlah kita membaginya menjadi beberapa potong, tetapi baiklah kita membuang undi untuk menentukan siapa yang mendapatnya." Demikianlah hendaknya supaya genaplah yang ada tertulis dalam Kitab Suci: "Mereka membagi-bagi pakaian-Ku di antara mereka dan mereka membuang undi atas jubah-Ku." Hal itu telah dilakukan prajurit-prajurit itu.

    Manusia berdosa yang telanjang menerima pakaian dan jubah dari Yesus yang mati di kayu salib. Jubah Yesus harus diundi, artinya hanya kehidupan yang mendapat kemurahan dan kepercayaan Tuhan yang dipakai dalam kegerakan Roh Kudus hujan akhir, kegerakan pembangunan tubuh Kristus yang sempurna.

    Pengertian jubah:
    1. Kabar Mempelai.
      Wahyu 19:11,13,16
      19:11. Lalu aku melihat sorga terbuka: sesungguhnya, ada seekor kuda putih; dan Ia yang menungganginya bernama: "Yang Setia dan Yang Benar", Ia menghakimi dan berperang dengan adil.
      19:13 Dan Ia memakai jubah yang telah dicelup dalam darah dan nama-Nya ialah: "Firman Allah."
      19:16 Dan pada jubah-Nya dan paha-Nya tertulis suatu nama, yaitu: "Raja segala raja dan Tuan di atas segala tuan."

      Kabar Mempelai adalah satu-satunya suara yang dibutuhkan pada akhir jaman:
      • untuk menghadapi kegelapan dosa sampai puncaknya dosa, yaitu dosa makan-minum dan kawin-mengawinkan,
      • untuk menghadapi kesulitan-kesulitan di segala bidang, dan
      • untuk menghadapi kedatangan Yesus yang kedua kali.

      Kabar Mempelai yang memimpin kegerakan Roh Kudus hujan akhir, kegerakan pembangunan tubuh Kristus yang sempurna, seperti tabut perjanjian yang memimpin bangsa Israel menyeberangi sungai Yordan sampai masuk ke Kanaan.

      Yohanes 19:23

      19:23 Sesudah prajurit-prajurit itu menyalibkan Yesus, mereka mengambil pakaian-Nya lalu membaginya menjadi empat bagian untuk tiap-tiap prajurit satu bagian--dan jubah-Nya juga mereka ambil. Jubah itu tidak berjahit, dari atas ke bawah hanya satu tenunan saja.

      Jubah Yesus tidak berjahit artinya Kabar Mempelai adalah murni dari Alkitab, bukan dari buku-buku lain, tidak ada campur tangan manusia, merupakan wahyu/ ilham dari Allah, pembukaan firman Allah yaitu ayat yang satu menerangkan ayat yang lain. Tidak boleh dicampur dengan pengetahuan, pikiran, perasaan manusia, akan kering rohani, mati pelayanan sampai kebinasaan.
      Jubah Yesus satu tenunan artinya satu pengajaran yang benar untuk membentuk satu tubuh Kristus yang sempurna dengan satu suara penyembahan yang benar yaitu 'haleluya'.

      Wahyu 19:6-7

      19:6 Lalu aku mendengar seperti suara himpunan besar orang banyak, seperti desau air bah dan seperti deru guruh yang hebat, katanya: "Haleluya! Karena Tuhan, Allah kita, Yang Mahakuasa, telah menjadi raja.
      19:7 Marilah kita bersukacita dan bersorak-sorai, dan memuliakan Dia! Karena hari perkawinan Anak Domba telah tiba, dan pengantin-Nya telah siap sedia.

      Permulaan menyimpang/ sesat adalah kalau menganggap semua pengajaran sama, sekalipun berbeda.

    2. Jabatan pelayanan dan karunia-karunia Roh Kudus.
      Efesus 4:11-12
      4:11 Dan Ialah yang memberikan baik rasul-rasul maupun nabi-nabi, baik pemberita-pemberita Injil maupun gembala-gembala dan pengajar-pengajar,
      4:12 untuk memperlengkapi orang-orang kudus bagi pekerjaan pelayanan, bagi pembangunan tubuh Kristus,

      Jika kita disucikan oleh Kabar Mempelai, maka kita akan diperlengkapi dengan jabatan pelayanan dan karunia-karunia Roh Kudus, sehingga kita bisa dipakai dalam kegerakan pembangunan tubuh Kristus.

      Efesus 4:8-10

      4:8 Itulah sebabnya kata nas: "Tatkala Ia naik ke tempat tinggi, Ia membawa tawanan-tawanan; Ia memberikan pemberian-pemberian kepada manusia."
      4:9 Bukankah "Ia telah naik" berarti, bahwa Ia juga telah turun ke bagian bumi yang paling bawah?
      4:10 Ia yang telah turun, Ia juga yang telah naik jauh lebih tinggi dari pada semua langit, untuk memenuhkan segala sesuatu.

      Yesus mati di kayu salib untuk memberikan jabatan-jabatan pelayanan. Harga jabatan pelayanan adalah seharga korban Kristus. Selama kita menghargai korban Kristus, maka kita akan setia dan berkobar-kobar dalam jabatan pelayanan, sampai garis akhir.


  2. Harus memiliki kesatuan nikah.
    1 Raja-raja 19:20
    19:20 Lalu Elisa meninggalkan lembu itu dan berlari mengikuti Elia, katanya: "Biarkanlah aku mencium ayahku dan ibuku dahulu, lalu aku akan mengikuti engkau." Jawabnya kepadanya: "Baiklah, pulang dahulu, dan ingatlah apa yang telah kuperbuat kepadamu."

    Mencium artinya berdamai. Kesatuan nikah mulai dari suami istri.

    Kolose 3:18-19

    3:18. Hai isteri-isteri, tunduklah kepada suamimu, sebagaimana seharusnya di dalam Tuhan.
    3:19 Hai suami-suami, kasihilah isterimu dan janganlah berlaku kasar terhadap dia.

    Istri tunduk kepada suami dalam segala hal. Suami mengasihi istri seperti diri sendiri dan jangan berlaku kasar.

    Kolose 3:20-21

    3:20 Hai anak-anak, taatilah orang tuamu dalam segala hal, karena itulah yang indah di dalam Tuhan.
    3:21 Hai bapa-bapa, janganlah sakiti hati anakmu, supaya jangan tawar hatinya.

    Anak harus menghormati dan taat dengar-dengaran kepada orang tua, bisa ditegor dan dinasehati, tidak berkata kasar, bisa mengikuti perintah orang tua yang benar sekalipun bertentangan dengan daging.
    Orang tua jangan membuat anak tawar hati, membiarkan anak yang salah, memaksakan kehendak sendiri kepada anak (yang tidak sesuai firman).

    Jika ada kesatuan dalam nikah, maka rumah tangga akan menjadi tempat yang dirindukan, sampai mengarah pada kesatuan nikah yang rohani.


  3. Terjadi penyembelihan dan pembakaran lembu.
    1 Raja-raja 19:21
    19:21 Lalu berbaliklah ia dari pada Elia, ia mengambil pasangan lembu itu, menyembelihnya dan memasak dagingnya dengan bajak lembu itu sebagai kayu api; ia memberikan daging itu kepada orang-orangnya, kemudian makanlah mereka. Sesudah itu bersiaplah ia, lalu mengikuti Elia dan menjadi pelayannya.

    Artinya:
    1. Pengorbanan tanpa pamrih.
      Semua harus dikorbankan untuk kegerakan pembangunan tubuh Kristus, kecuali satu yaitu pengajaran yang benar jangan dikorbankan.

    2. Penyucian sampai di leher, sampai bisa menyembah Tuhan.
      Mazmur 24:3-5
      24:3. "Siapakah yang boleh naik ke atas gunung TUHAN? Siapakah yang boleh berdiri di tempat-Nya yang kudus?"
      24:4 "Orang yang bersih tangannya dan murni hatinya, yang tidak menyerahkan dirinya kepada penipuan, dan yang tidak bersumpah palsu.
      24:5 Dialah yang akan menerima berkat dari TUHAN dan keadilan dari Allah yang menyelamatkan dia.

      Hati disucikan dari keinginan jahat dan najis. Tangan disucikan dari perbuatan-perbuatan jahat dan najis. Mulut disucikan dari perkataan najis dan jahat, maupun disucikan dari keinginan/ hawa nafsu untuk makan minum.
      Jika hati, tangan, dan mulut disucikan, maka bisa naik ke atas gunung Tuhan, bisa menyembah Tuhan. Dan hasilnya kita menerima hujan berkat dan keadilan Tuhan, pembelaan dari Tuhan.

    3. Percikan darah, sengsara daging bersama Yesus.
      1 Petrus 4:12-14
      4:12. Saudara-saudara yang kekasih, janganlah kamu heran akan nyala api siksaan yang datang kepadamu sebagai ujian, seolah-olah ada sesuatu yang luar biasa terjadi atas kamu.
      4:13 Sebaliknya, bersukacitalah, sesuai dengan bagian yang kamu dapat dalam penderitaan Kristus, supaya kamu juga boleh bergembira dan bersukacita pada waktu Ia menyatakan kemuliaan-Nya.
      4:14 Berbahagialah kamu, jika kamu dinista karena nama Kristus, sebab Roh kemuliaan, yaitu Roh Allah ada padamu.

      Tuhan ijinkan percikan darah, sengsara daging tanpa dosa supaya kita memiliki Roh Kemuliaan. Hasilnya, kita mendapat kemurahan dan kepercayaan Tuhan untuk memberitakan cahaya Injil tentang kemuliaan Kristus. Kita mengalami pembaharuan, keubahan hidup dari manusia daging menjadi manusia rohani seperti Yesus. Makin hebat nyala api siksaan yang kita alami, maka makin hebat Roh Kemuliaan yang kita miliki. Kita mengalami keubahan hidup mulai dari menjadi kuat dan teguh hati, bahagia di tengah penderitaan, selalu mengucap syukur kepada Tuhan.

      1 Petrus 4:15

      4:15 Janganlah ada di antara kamu yang harus menderita sebagai pembunuh atau pencuri atau penjahat, atau pengacau.

      Pembunuh sama dengan kebencian, diubahkan menjadi saling mengasihi, sampai bisa mengasihi musuh.
      Mencuri, diubahkan menjadi bisa memberi, tidak merugikan orang lain.
      Pengacau, diubahkan menjadi pendamai.


  4. Makan.
    1 Raja-raja 19:21
    19:21 Lalu berbaliklah ia dari pada Elia, ia mengambil pasangan lembu itu, menyembelihnya dan memasak dagingnya dengan bajak lembu itu sebagai kayu api; ia memberikan daging itu kepada orang-orangnya, kemudian makanlah mereka. Sesudah itu bersiaplah ia, lalu mengikuti Elia dan menjadi pelayannya.

    Persekutuan adalah makan bersama, bukan sekedar kumpul-kumpul.
    Persekutuan carang dengan pokok, artinya kita masuk dalam persekutuan tubuh Kristus yang mengarah pada Yesus sebagai Kepala. Yang harus diperhatikan adalah pokok, yaitu firman pengajaran yang benar.

    Roma 16:17

    16:17. Tetapi aku menasihatkan kamu, saudara-saudara, supaya kamu waspada terhadap mereka, yang bertentangan dengan pengajaran yang telah kamu terima, menimbulkan perpecahan dan godaan. Sebab itu hindarilah mereka!

    Maleakhi 4:1-2

    4:1. Bahwa sesungguhnya hari itu datang, menyala seperti perapian, maka semua orang gegabah dan setiap orang yang berbuat fasik menjadi seperti jerami dan akan terbakar oleh hari yang datang itu, firman TUHAN semesta alam, sampai tidak ditinggalkannya akar dan cabang mereka.
    4:2 Tetapi kamu yang takut akan nama-Ku, bagimu akan terbit surya kebenaran dengan kesembuhan pada sayapnya. Kamu akan keluar dan berjingkrak-jingkrak seperti anak lembu lepas kandang.

    Dalam persekutuan tubuh Kristus berdasarkan pengajaran yang benar, kita selalu disucikan dan dibaharui sampai sempurna untuk bisa menyambut kedatangan Yesus kedua kali.

    Namun kita harus hati-hati, masih ada lembu yang terikat, akan tertinggal dan binasa saat kedatangan Yesus kedua kali.
    Lukas 13:10-13,15-16
    13:10. Pada suatu kali Yesus sedang mengajar dalam salah satu rumah ibadat pada hari Sabat.
    13:11 Di situ ada seorang perempuan yang telah delapan belas tahun dirasuk roh sehingga ia sakit sampai bungkuk punggungnya dan tidak dapat berdiri lagi dengan tegak.
    13:12 Ketika Yesus melihat perempuan itu, Ia memanggil dia dan berkata kepadanya: "Hai ibu, penyakitmu telah sembuh."
    13:13 Lalu Ia meletakkan tangan-Nya atas perempuan itu, dan seketika itu juga berdirilah perempuan itu, dan memuliakan Allah.
    13:15 Tetapi Tuhan menjawab dia, kata-Nya: "Hai orang-orang munafik, bukankah setiap orang di antaramu melepaskan lembunya atau keledainya pada hari Sabat dari kandangnya dan membawanya ke tempat minuman?
    13:16 Bukankah perempuan ini, yang sudah delapan belas tahun diikat oleh Iblis, harus dilepaskan dari ikatannya itu, karena ia adalah keturunan Abraham?"

    Lembu yang terikat yaitu perempuan yang bungkuk 18 tahun di bait Allah. Bungkuk artinya:
    1. Kuatir, sehingga tidak bisa hidup benar, tidak bisa setia.
    2. Tidak puas, kering rohani sehingga perkataannya kering.
    3. Tidak mengalami keubahan hidup, tetap mempertahankan 18 tabiat daging sehingga dicap 666 oleh antikris. Puncaknya adalah tidak taat, lebih menuruti hawa nafsu daging daripada menuruti Allah.

    Cara Yesus menolong yaitu Yesus mengajar di rumah ibadah. Setiap pemberitaan firman pengajaran merupakan aktifitas Yesus di tengah kita, yaitu:
    1. Yesus melihat, artinya segala keadaan dan dosa kita tidak ada yang tersembunyi di hadapan Tuhan.
      Yesus melihat dengan belas kasihan, bukan untuk menghukum tetapi untuk menolong.

    2. Yesus memanggil secara pribadi.
      Saat firman pengajaran menunjuk keadaan dan dosa kita, kita terkena firman, sama dengan kita sedang dipanggil secara pribadi, bukan untuk dipermalukan tetapi mendapat prioritas utama untuk ditolong oleh Tuhan.
      Sikap kita supaya bisa ditolong yaitu mengaku dosa kepada Tuhan dan sesama. Setelah diampuni, jangan berbuat dosa lagi.

    3. Yesus berkata: "penyakitmu sembuh" artinya semua dosa kita sudah diampuni dan jangan berbuat lagi.

    4. Yesus meletakkan tangan dan memeluk kita, kita bersandar di dada Tuhan.
      Markus 10:16
      10:16 Lalu Ia memeluk anak-anak itu dan sambil meletakkan tangan-Nya atas mereka Ia memberkati mereka.

      Maka mujizat akan terjadi yaitu lembu yang terikat akan dilepaskan, kita mengalami kelepasan dari dosa, kita mengalami damai sejahtera dan ketenangan. Segala masalah diselesaikan oleh Tuhan. Tuhan memberkati dan memberi masa depan yang indah.
      Kita disucikan sampai sempurna seperti Tuhan.



Tuhan memberkati.


kembali ke halaman sebelumnya
IBADAH RUTIN DI MALANG

Minggu jam 06:45 (Ibadah Raya)
Minggu jam 10:15 (Ibadah Sekolah Minggu)
Selasa jam 17:15 (Ibadah Pendalaman Alkitab)
Rabu jam 07:30 (Ibadah Kaum Wanita)
Kamis jam 17:15 (Ibadah Doa Penyembahan)
Sabtu jam 17:15 (Ibadah Kaum Muda Remaja)

IBADAH RUTIN DI MEDAN
Royal Room Hotel Danau Toba Internasional
Jl. Imam Bonjol Medan

Minggu, jam 18:45 (Ibadah Raya)
Senin, jam 08:00 (Ibadah Pendalaman Alkitab)
Senin, jam 17:30 (Ibadah Pendalaman Alkitab)

IBADAH RUTIN DI SURABAYA

Minggu jam 09:00 (Ibadah Sekolah Minggu)
Minggu jam 10:15 (Ibadah Raya)
Rabu jam 17:30 (Ibadah Pendalaman Alkitab)
Jumat jam 17:30 (Ibadah Doa Penyembahan)


IBADAH RUTIN DI JAKARTA
Jl. Patra Kuningan XIV no.4
Jakarta Selatan
Sabtu, jam 09:00 (Ibadah Pendalaman Alkitab)

IBADAH KUNJUNGAN
  • 13 Desember 2019
    (Ibadah Natal di Bondowoso)

  • 18 Desember 2019
    (Ibadah Natal di Walikukun (Pagi))

  • 20 Desember 2019
    (Ibadah Natal di Jatipasar (Pagi))

  • 24 Desember 2019
    (Ibadah Natal di Malang)

  • 25 Desember 2019
    (Ibadah Natal di Square Ballroom Surabaya)

  • 28-30 Januari 2020
    (Ibadah Kunjungan di Medan)

  • 13-18 April 2020
    (Ibadah Kunjungan di Korea Selatan)

All Right Reserved Gereja Pantekosta Tabernakel "KRISTUS KASIH"
Jln. Simpang Borobudur 27 Malang | Telp: (0341) 496949 | Fax: (0341) 476751 » Lihat Peta Gereja Kami di Malang
Jln. WR Supratman 4 Surabaya | Telp. 08123300378 » Lihat Peta Gereja Kami di Surabaya
hubungi kami | email: info@gptkk.org | sitemap | top