Simpang Borobudur no 27 Malang
0341-496949
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Wahyu 1:17-19

1:17Ketika aku melihat Dia, tersungkurlah aku di depan kaki-Nya sama seperti orang yang mati; tetapi Ia meletakkan tangan kanan-Nya di atasku, lalu berkata: “Jangan takut! Aku adalah Yang Awal dan Yang Akhir,
1:18dan Yang Hidup. Aku telah mati, namun lihatlah, Aku hidup, sampai selama-lamanya dan Aku memegang segala kunci maut dan kerajaan maut.
1:19Karena itu tuliskanlah apa yang telah kaulihat, baik yang terjadi sekarang maupun yang akan terjadi sesudah ini.

Rasul Yohanes tersungkur di depan kaki Yesus, sama dengan menyembah dengan hancur hati, sampai daging tidak bersuara, bisa menyerah sepenuh kepada Tuhan, sehingga mengalami jamahan tangan Tuhan. Maka Rasul Yohanes mengalami 3 hal:
  1. Jangan takut, sama dengan mengalami pembaharuan perasaan.
  2. Aku Yang Awal dan Yang Akhir, sama dengan mengalami kasih Allah yang meningkat dari kasih mula-mula sampai kasih sempurna.
  3. Aku yang mati dan Yang Hidup, sama dengan menerima kuasa kemenangan atas maut dan menerima kunci kerajaan Surga.

Kunci kerajaan Surga adalah sengsara daging bersama Yesus [Kisah Rasul 14:22]. Ini sudah dibahas mulai dalam Ibadah Doa Malang, 26 Agustus 2014.

2 Petrus 1:10-11
1:10Karena itu, saudara-saudaraku, berusahalah sungguh-sungguh, supaya panggilan dan pilihanmu makin teguh. Sebab jikalau kamu melakukannya, kamu tidak akan pernah tersandung.
1:11Dengan demikian kepada kamu akan dikaruniakan hak penuh untuk memasuki Kerajaan kekal, yaitu Kerajaan Tuhan dan Juruselamat kita, Yesus Kristus.

Kunci kerajaan Surga adalah panggilan dan pilihan Tuhan, imamat rajani. Tuhan memanggil dan memilih kita untuk menjadikan kita imam-imam dan raja-raja, pelayan Tuhan yang memiliki jabatan pelayanan.
Kita harus beribadah dan melayani Tuhan sesuai jabatan pelayanan yang Tuhan percayakan, sampai garis akhir, supaya kita mempunyai hak penuh untuk masuk kerajaan Surga, menerima kunci kerajaan Surga.

Peraturan Imamat.
Dalam perjanjian lama, imamat diatur menurut peraturan Harun, yaitu imam besar dan imam-imam dari bangsa Israel keturunan Lewi. Imam besar adalah Harun, imam-imam adalah anak-anak Harun.
Dalam perjanjian baru, imamat diatur menurut peraturan Melkisedek. Yang menjadi Imam Besar adalah Yesus, yang menjadi imam-imam adalah setiap kehidupan yang beribadah dan melayani Tuhan.

Mengapa peraturan Harun harus dibaharui menjadi peraturan Melkisedek?
  1. Sebab Yesus berasal dari suku Yehuda, sedangkan menurut peraturan Harun yang boleh menjadi imam besar hanya suku Lewi.
    Ibrani 7:11-15
    7:11Karena itu, andaikata oleh imamat Lewi telah tercapai kesempurnaan--sebab karena imamat itu umat Israel telah menerima Taurat--apakah sebabnya masih perlu seorang lain ditetapkan menjadi imam besar menurut peraturan Melkisedek dan yang tentang dia tidak dikatakan menurut peraturan Harun?
    7:12Sebab, jikalau imamat berubah, dengan sendirinya akan berubah pula hukum Taurat itu.
    7:13Sebab Ia, yang dimaksudkan di sini, termasuk suku lain; dari suku ini tidak ada seorangpun yang pernah melayani di mezbah.
    7:14Sebab telah diketahui semua orang, bahwa Tuhan kita berasal dari suku Yehuda dan mengenai suku itu Musa tidak pernah mengatakan suatu apapun tentang imam-imam.
    7:15Dan hal itu jauh lebih nyata lagi, jikalau ditetapkan seorang imam lain menurut cara Melkisedek,

    Lewat peraturan Melkisedek, terbuka kesempatan untuk terjadi lintas suku, dari suku Lewi menjadi suku Yehuda, bahkan terjadi lintas bangsa dari bangsa Israel menjadi bangsa kafir.

  2. Sebab Yesus adalah Imam Besar untuk selama-lamanya dan tidak bisa diganti oleh siapa pun.
    Ibrani 7:16-17, 23-24
    7:16yang menjadi imam bukan berdasarkan peraturan-peraturan manusia, tetapi berdasarkan hidup yang tidak dapat binasa.
    7:17Sebab tentang Dia diberi kesaksian: “Engkau adalah Imam untuk selama-lamanya, menurut peraturan Melkisedek.”
    7:23Dan dalam jumlah yang besar mereka telah menjadi imam, karena mereka dicegah oleh maut untuk tetap menjabat imam.
    7:24Tetapi, karena Ia tetap selama-lamanya, imamat-Nya tidak dapat beralih kepada orang lain.

    Sedangkan menurut peraturan Harun, imam besar bisa diganti.
    Ini pelajaran bagi kita, menjadi hamba Tuhan atau pelayan Tuhan harus sampai garis akhir, tidak boleh pensiun.

  3. Yesus adalah Imam Besar yang sempurna, sehingga sanggup untuk menyucikan dan menyempurnakan kita.
    Ibrani 7:25-26
    7:25Karena itu Ia sanggup juga menyelamatkan dengan sempurna semua orang yang oleh Dia datang kepada Allah. Sebab Ia hidup senantiasa untuk menjadi Pengantara mereka.
    7:26 Sebab Imam Besar yang demikianlah yang kita perlukan: yaitu yang saleh, tanpa salah, tanpa noda, yang terpisah dari orang-orang berdosa dan lebih tinggi dari pada tingkat-tingkat sorga,


Keluaran 19:6
19:6Kamu akan menjadi bagi-Ku kerajaan imam dan bangsa yang kudus. Inilah semuanya firman yang harus kaukatakan kepada orang Israel.”

Sebenarnya yang bisa menjadi imam dan raja adalah bangsa Israel dan keturunannya.

1 Petrus 2:9-10

2:9Tetapi kamulah bangsa yang terpilih, imamat yang rajani, bangsa yang kudus, umat kepunyaan Allah sendiri, supaya kamu memberitakan perbuatan-perbuatan yang besar dari Dia, yang telah memanggil kamu keluar dari kegelapan kepada terang-Nya yang ajaib:
2:10kamu, yang dahulu bukan umat Allah, tetapi yang sekarang telah menjadi umat-Nya, yang dahulu tidak dikasihani tetapi yang sekarang telah beroleh belas kasihan.

Menurut peraturan taurat, secara jalur keturunan bangsa kafir tidak boleh menjadi imam dan raja. Tetapi menurut peraturan Melkisedek, Tuhan membuka jalan lewat jalur kemurahan/ anugerah/ belas kasih Tuhan yang seharga korban Kristus sehingga bangsa kafir bisa menjadi imam dan raja.
Harga jabatan pelayanan, harga ibadah pelayanan adalah seharga darah Yesus yang mahal, yang tidak bisa ditukar dengan apa pun.
Meninggalkan ibadah pelayanan/ jabatan pelayanan sama dengan menghina darah Yesus, hutang darah yang tidak bisa dibayar oleh apa pun, akan binasa selamanya.

Keluaran 29:1a

29:1“Inilah yang harus kaulakukan kepada mereka, untuk menguduskan mereka, supaya mereka memegang jabatan imam bagi-Ku:…

Syarat menjadi imam dan raja adalah kesucian/ kekudusan.
Bagaimana kita bisa hidup suci?
Yohanes 15:3
15:3Kamu memang sudah bersih karena firman yang telah Kukatakan kepadamu.

Kita disucikan oleh firman yang merupakan perkataan Yesus sendiri, yaitu firman yang dibukakan rahasianya lewat ayat yang satu menerangkan ayat yang lain dalam Alkitab, sama dengan wahyu/ ilham dari Tuhan, sama dengan firman pengajaran yang benar, firman yang lebih tajam dari pedang bermata dua.

Amsal 7:2-3
7:2Berpeganglah pada perintahku, dan engkau akan hidup; simpanlah ajaranku seperti biji matamu.
7:3Tambatkanlah semuanya itu pada jarimu, dan tulislah itu pada loh hatimu.

Firman pengajaran yang benar sama dengan biji mata. Jika beribadah melayani Tuhan tanpa firman pengajaran yang benar, sama dengan buta, tidak tahu arah, sampai jatuh ke lubang yang dalam, sampai binasa.

Penyucian oleh pedang firman:
  1. Penyucian hati dan pikiran yang penuh keinginan jahat dan najis.
    Matius 5:27-28
    5:27Kamu telah mendengar firman: Jangan berzinah.
    5:28Tetapi Aku berkata kepadamu: Setiap orang yang memandang perempuan serta menginginkannya, sudah berzinah dengan dia di dalam hatinya.

    Keinginan jahat sama dengan cinta akan uang, uang tertambat di hati, mengakibatkan kikir dan serakah. Keinginan najis mengarah pada dosa makan minum dan kawin mengawinkan.

    Amsal 7:2-3

    7:2Berpeganglah pada perintahku, dan engkau akan hidup; simpanlah ajaranku seperti biji matamu.
    7:3Tambatkanlah semuanya itu pada jarimu, dan tulislah itu pada loh hatimu.

    Jika hati dan pikiran disucikan dari keinginan jahat dan najis, maka firman akan tertambat dalam hati dan pikiran, sehingga kita bisa hidup sesuai firman, hidup dalam terang.

  2. Penyucian mata kanan supaya pandangan kita tertuju pada Yesus yang berada di sebelah kanan Allah Bapa.
    Matius 5:29
    5:29Maka jika matamu yang kanan menyesatkan engkau, cungkillah dan buanglah itu, karena lebih baik bagimu jika satu dari anggota tubuhmu binasa, dari pada tubuhmu dengan utuh dicampakkan ke dalam neraka.

    Keluaran 2:12

    2:12Ia menoleh ke sana sini dan ketika dilihatnya tidak ada orang, dibunuhnya orang Mesir itu, dan disembunyikannya mayatnya dalam pasir.

    Jika menoleh ke sana sini, sama dengan pelayanan memandang manusia, maka akan membenci tanpa alasan, dan menutupi kebusukan. Atau menoleh ke belakang seperti istri Lot, sama dengan memandang perkara dunia.

  3. Penyucian tangan kanan sehingga menghasilkan perbuatan yang benar dan baik, perbuatan suci.
    Matius 5:30
    5:30Dan jika tanganmu yang kanan menyesatkan engkau, penggallah dan buanglah itu, karena lebih baik bagimu jika satu dari anggota tubuhmu binasa dari pada tubuhmu dengan utuh masuk neraka.

  4. Penyucian tabiat dari kebenaran diri sendiri, yaitu kebenaran di luar firman Tuhan, menutupi dosa dengan menyalahkan orang lain, menyalahkan firman.
    Matius 5:31-32
    5:31Telah difirmankan juga: Siapa yang menceraikan isterinya harus memberi surat cerai kepadanya.
    5:32Tetapi Aku berkata kepadamu: Setiap orang yang menceraikan isterinya kecuali karena zinah, ia menjadikan isterinya berzinah; dan siapa yang kawin dengan perempuan yang diceraikan, ia berbuat zinah.

    Kebenaran diri sendiri merupakan sumber perceraian dalam rumah tangga, dalam tubuh Kristus.

  5. Penyucian mulut sampai jujur, ya katakan ya, tidak katakan tidak.
    Matius 5:33, 37
    5:33Kamu telah mendengar pula yang difirmankan kepada nenek moyang kita: Jangan bersumpah palsu, melainkan peganglah sumpahmu di depan Tuhan.
    5:37Jika ya, hendaklah kamu katakan: ya, jika tidak, hendaklah kamu katakan: tidak. Apa yang lebih dari pada itu berasal dari si jahat.

    Maleakhi 2:7

    2:7Sebab bibir seorang imam memelihara pengetahuan dan orang mencari pengajaran dari mulutnya, sebab dialah utusan TUHAN semesta alam.

    Jika mulut jujur, maka kita bisa dipakai menjadi jawaban atas dunia akhir jaman.


Efesus 4:11-12
4:11Dan Ialah yang memberikan baik rasul-rasul maupun nabi-nabi, baik pemberita-pemberita Injil maupun gembala-gembala dan pengajar-pengajar,
4:12untuk memperlengkapi orang-orang kudus bagi pekerjaan pelayanan, bagi pembangunan tubuh Kristus,

Jika kita disucikan, maka kita diperlengkapi dengan jabatan pelayanan dan karunia Roh Kudus. Kita dipakai dalam pelayanan pembangunan tubuh Kristus.

Wahyu 1:19

1:19Karena itu tuliskanlah apa yang telah kaulihat, baik yang terjadi sekarang maupun yang akan terjadi sesudah ini.

Contohnya: Rasul Yohanes dipakai untuk menuliskan surat-surat yang ditujukan kepada 7 sidang jemaat bangsa kafir, untuk menunjukkan segala kekurangan/ cacat cela sehingga bisa disucikan sampai sempurna.

Pelayanan pembangunan tubuh Kritus sama dengan pelayanan di kebun anggur, pelayanan yang dibina oleh Kabar Mempelai.
Ada 3 hal yang harus diperhatikan dalam pelayanan di kebun anggur:
  1. Karakter.
    Matius 20:11-12, 15
    20:11Ketika mereka menerimanya, mereka bersungut-sungut kepada tuan itu,
    20:12katanya: Mereka yang masuk terakhir ini hanya bekerja satu jam dan engkau menyamakan mereka dengan kami yang sehari suntuk bekerja berat dan menanggung panas terik matahari.
    20:15Tidakkah aku bebas mempergunakan milikku menurut kehendak hatiku? Atau iri hatikah engkau, karena aku murah hati?

    Ada 2 karakter yang tidak baik:
    1. Bersungut dan berbantah, tidak puas karena daging selalu menuntut, tidak taat.
      Filipi 2:14-15
      2:14Lakukanlah segala sesuatu dengan tidak bersungut-sungut dan berbantah-bantahan,
      2:15supaya kamu tiada beraib dan tiada bernoda, sebagai anak-anak Allah yang tida bercela di tengah-tengah angkatan yang bengkok hatinya dan yang sesat ini, sehingga kamu bercahaya di antara mereka seperti bintang-bintang di dunia,

      Ini sama dengan bintang yang tidak bercahaya, gugur, tidak bisa sempurna.
      Biarlah kita bekerja di kebun anggur dengan selalu mengucap syukur, apa pun yang kita korbankan untuk Tuhan, karena kita bisa beribadah melayani Tuhan hanya karena korban Kristus.

    2. Iri hati
      Iri hati karena berkat Tuhan, melayani Tuhan hanya untuk mencari perkara jasmani.
      Iri hati karena karunia dan jabatan, karena pemakaian Tuhan.

      1 Korintus 3:3-4

      3:3Karena kamu masih manusia duniawi. Sebab, jika di antara kamu ada iri hati dan perselisihan bukankah hal itu menunjukkan, bahwa kamu manusia duniawi dan bahwa kamu hidup secara manusiawi?
      3:4 Karena jika yang seorang berkata: “Aku dari golongan Paulus,” dan yang lain berkata: “Aku dari golongan Apolos,” bukankah hal itu menunjukkan, bahwa kamu manusia duniawi yang bukan rohani?

      Iri hati akan menimbulkan perselisihan dan golongan, persekongkolan yang memecah-belah tubuh Kristus.
      Bersungut dan iri hati sama dengan tidak menghargai kemurahan Tuhan.

  2. Upah.
    Upah bekerja di kebun anggur adalah 1 dinar, merupakan kemurahan dan keadilan Tuhan.

    Wahyu 6:5-6
    6:5Dan ketika Anak Domba itu membuka meterai yang ketiga, aku mendengar makhluk yang ketiga berkata: “Mari!” Dan aku melihat: sesungguhnya, ada seekor kuda hitam dan orang yang menungganginya memegang sebuah timbangan di tangannya.
    6:6Dan aku mendengar seperti ada suara di tengah-tengah keempat makhluk itu berkata: “Secupak gandum sedinar, dan tiga cupak jelai sedinar. Tetapi janganlah rusakkan minyak dan anggur itu.”

    Satu dinar untuk menembusi kelaparan secara jasmani dan rohani di akhir jaman, cukup untuk memelihara kita sampai berkelimpahan.

  3. Buah.
    Kebun anggur harus menghasilkan buah anggur yang manis.

    Yohanes 15:1, 3-4

    15:1“Akulah pokok anggur yang benar dan Bapa-Kulah pengusahanya.
    15:3Kamu memang sudah bersih karena firman yang telah Kukatakan kepadamu.
    15:4Tinggallah di dalam Aku dan Aku di dalam kamu. Sama seperti ranting tidak dapat berbuah dari dirinya sendiri, kalau ia tidak tinggal pada pokok anggur, demikian juga kamu tidak berbuah, jikalau kamu tidak tinggal di dalam Aku.

    Syarat untuk berbuah adalah ranting harus melekat pada pokok anggur yang benar, artinya:
    • Kita harus tergembala pada satu firman pengajaran yang benar, tekun dalam kandang penggembalaan. Ketekunan dalam 3 macam ibadah pokok:
      • Pelita Emas, ketekunan dalam Ibadah Raya.
      • Meja Roti Sajian, ketekunan dalam Ibadah Pendalaman Alkitab dan Perjamuan Suci.
      • Mezbah Dupa Emas, ketekunan dalam Ibadah Doa.
    • Harus ada hubungan dengan Tuhan, yaitu hubungan kesucian dan kesetiaan.
    Maka Tuhan akan mempercayakan buah anggur yang manis. Tuhan yang memelihara dan membela.

    Buah anggur harus diperas supaya menghasilkan air anggur yang manis untuk masuk Pesta Nikah Anak Domba. Ini sama dengan sengsara daging bersama Yesus, percikan darah, untuk menghasilkan pembaharuan.

    Amsal 23:27

    23:27Karena perempuan jalang adalah lobang yang dalam, dan perempuan asing adalah sumur yang sempit.

    Jika tidak mau masuk lubang pemerasan, akan masuk lubang perempuan jalang/ Babel.

    Air anggur yang manis sama dengan pembaharuan mulut, bisa dicicipi.
    Praktek air anggur yang manis:
    • Mulut hanya untuk mengaku dosa dan mengampuni dosa orang lain.
      Kisah Rasul 7:54-55, 60
      7:54Ketika anggota-anggota Mahkamah Agama itu mendengar semuanya itu, sangat tertusuk hati mereka. Maka mereka menyambutnya dengan gertakan gigi.
      7:55Tetapi Stefanus, yang penuh dengan Roh Kudus, menatap ke langit, lalu melihat kemuliaan Allah dan Yesus berdiri di sebelah kanan Allah.
      7:60Sambil berlutut ia berseru dengan suara nyaring: “Tuhan, janganlah tanggungkan dosa ini kepada mereka!” Dan dengan perkataan itu meninggallah ia.

    • Mulut bisa bersaksi tentang pengajaran yang benar.
      Kisah Rasul 7:51-52
      7:51Hai orang-orang yang keras kepala dan yang tidak bersunat hati dan telinga, kamu selalu menentang Roh Kudus, sama seperti nenek moyangmu, demikian juga kamu.
      7:52Siapakah dari nabi-nabi yang tidak dianiaya oleh nenek moyangmu? Bahkan mereka membunuh orang-orang yang lebih dahulu memberitakan tentang kedatangan Orang Benar, yang sekarang telah kamu khianati dan kamu bunuh.

    • Mulut bisa menyembah Tuhan.
      Kisah Rasul 7:59
      7:59Sedang mereka melemparinya Stefanus berdoa, katanya: “Ya Tuhan Yesus, terimalah rohku.”

    Hasilnya: Yesus berdiri di sebelah kanan Allah Bapa, Yesus sebagai Imam Besar menghormati/ menghargai kita. Artinya:
    • Tangan belas kasih Tuhan sanggup untuk memakai kita dalam kegerakan Roh Kudus hujan akhir, memberikan masa depan yang berhasil dan indah pada waktunya.
    • Tangan belas kasih Tuhan sanggup menolong kita tepat pada waktunya.
    • Tangan belas kasih Tuhan sanggup menyucikan dan mengubahkan kita sampai sempurna, layak menyambut kedatangan Yesus kedua kali.


Tuhan memberkati.

Versi Cetak

Transkrip
  • Ibadah Kaum Muda Remaja Malang, 20 Oktober 2018 (Sabtu Sore)
    ... kekuatannya janganlah orang kaya bermegah karena kekayaannya . tetapi siapa yang mau bermegah baiklah bermegah karena yang berikut bahwa ia memahami dan mengenal Aku bahwa Akulah TUHAN yang menunjukkan kasih setia keadilan dan kebenaran di bumi sungguh semuanya itu Kusukai demikianlah firman TUHAN. 'kekuatannya' termasuk kedudukan. Tiga hal yang dicari dan ...
  • Ibadah Pendalaman Alkitab Malang, 24 November 2011 (Kamis Sore)
    ... Pengajaran yang benar . Jadi kehidupan Petrus tanpa Firman Pengajaran benar tanpa Meja Roti Sajian. Akibatnya adalah menjadi sama dengan nabi palsu. Ingat Kebenaran diri sendiri kebenaran di luar Firman tidak tergantung pada jumlah orang yang banyak atau sedikit. Sekalipun hanya satu orang ia benar bukan kebenaran diri sendiri jika sesuai Firman Tuhan. Petrus ...
  • Ibadah Persekutuan Malang IV, 02 Agustus 2012 (Kamis Pagi)
    ... kandang penggembalaan kemudian diikuti jemaat sehingga kita semua terhitung oleh Tuhan. Selain itu pagi ini kita belajar bahwa bukti keberhasilan pemberitaan Kabar Mempelai adalah menggairahkan kita dan jemaat untuk menjadi imam-imam dan raja-raja yang turut dalam pelayanan pembangunan tubuh Kristus yang sempurna untuk kita dimiliki oleh Tuhan selamanya menjadi biji mata ...
  • Ibadah Doa Malang, 28 Maret 2019 (Kamis Sore)
    ... sifat dari setan . Kebohongan dan kebencian inilah yang mengikat manusia sehingga tidak mengerti firman yang benar dan menolak firman yang benar. Akibatnya adalah kehilangan suasana pesta hidup dalam penderitaan masuk pesta pembantaian sampai binasa selamanya di neraka. Ibadah. Keluaran . Lalu kata mereka Allah orang Ibrani telah menemui kami ...
  • Ibadah Raya Malang, 22 Mei 2016 (Minggu Pagi)
    ... lalu pintu ditutup. Kemudian datang juga gadis-gadis yang lain itu dan berkata Tuan tuan bukakanlah kami pintu Tetapi ia menjawab Aku berkata kepadamu sesungguhnya aku tidak mengenal kamu. Karena itu berjaga-jagalah sebab kamu tidak tahu akan hari maupun akan saatnya. Mengapa sudah melayani tetapi menghadapi pintu Sorga tertutup Korintus Sebab ...
  • Ibadah Kaum Muda Remaja Malang, 20 Mei 2017 (Sabtu Sore)
    ... nabi Yunus. Tanda dari Salomo. Kita masih mempelajari tanda nabi Yunus. Yunus berada dalam perut ikan selama hari kemudian dimuntahkan. Ini menunjuk pribadi Yesus berada di perut bumi selama hari kemudian dibangkitkan. Jadi tanda nabi Yunus adalah tanda kematian dan kebangkitan sama dengan tanda salib. Perjalanan bangsa Israel dari Mesir ke ...
  • Ibadah Pendalaman Alkitab Malang, 11 April 2013 (Kamis Sore)
    ... Israel menerima Yesus. Kegerakan Roh Kudus hujan akhir adalah kegerakan kilat. Secara jasmani menunjuk pada kecepatannya yaitu lewat internet. Wahyu - Dan apabila mereka telah menyelesaikan kesaksian mereka maka binatang yang muncul dari jurang maut akan memerangi mereka dan mengalahkan serta membunuh mereka. Dan mayat mereka akan terletak di atas jalan ...
  • Ibadah Raya Surabaya, 18 November 2018 (Minggu Siang)
    ... ketujuh cawan itu dan berkata kepadaku Mari ke sini aku akan menunjukkan kepadamu putusan atas pelacur besar yang duduk di tempat yang banyak airnya. . Lalu ia berkata kepadaku Semua air yang telah kaulihat di mana wanita pelacur itu duduk adalah bangsa-bangsa dan rakyat banyak dan kaum dan bahasa. 'pelacur besar' ...
  • Ibadah Pendalaman Alkitab Malang, 19 Desember 2017 (Selasa Sore)
    ... dan gelombang Gelombang jasmani menunjuk pada pencobaan di segala bidang yang mustahil yang membuat banyak hamba Tuhan pelayan Tuhan menjadi kecewa dan putus asa sampai tinggalkan Tuhan. Gelombang rohani menunjuk pada dosa-dosa sampai puncaknya dosa yang membuat hamba Tuhan pelayan Tuhan hidup dalam kejahatan kenajisan kepahitan hati iri benci dendam. ...
  • Ibadah Doa Surabaya, 31 Juli 2019 (Rabu Sore)
    ... oleh karena mereka telah mencobai TUHAN dengan mengatakan Adakah TUHAN di tengah-tengah kita atau tidak Perikop di Masa dan Meriba. 'persinggahan' tempat perhentian. Perjalanan Israel dari Mesir menuju Kanaan gambaran dari perjalanan kita mengikut Tuhan menuju Yerusalem baru kerajaan sorga selamanya. Pada waktu itu bangsa Israel sampai di Rafidim suatu tempat persinggahan tetapi ...

Siaran Langsung

Live Streaming GPTKK

Rekaman

Ikuti rekaman ibadah kami

Transkrip

Ringkasarn Firman Tuhan

Kesaksian

Pengalaman hidup bersama Firman Tuhan

Untuk Koneksi Lambat, silakan buka https://id.gptkk.org

Silakan kontak ke info@gptkk.org apabila bapak/ibu/sdr/sdri ada pertanyaan atau ingin berlangganan majalah Manna, dan silakan kirim email ke widjaja_h@yahoo.com apabila ingin konsultasi pribadi dengan bapak gembala.