Simpang Borobudur no 27 Malang
0341-496949
Lukas 7:16
7:16 Semua orang itu ketakutan dan mereka memuliakan Allah, sambil berkata: "Seorang nabi besar telah muncul di tengah-tengah kita," dan "Allah telah melawat umat-Nya."

Tema ibadah di Nias: "Allah telah melawat umat-Nya."

2 Samuel 7:24
7:24 Engkau telah mengokohkan bagi-Mu umat-Mu Israel menjadi umat-Muuntuk selama-lamanya, dan Engkau, ya TUHAN, menjadi Allah mereka.

Umat Allah sebenarnya adalah bangsa Israel, keturunan Abraham secara jasmani.

Roma 11:25-26
11:25 Sebab, saudara-saudara, supaya kamu jangan menganggap dirimu pandai, aku mau agar kamu mengetahui rahasia ini: Sebagian dari Israel telah menjadi tegar sampai jumlah yang penuh dari bangsa-bangsa lain telah masuk.
11:26 Dengan jalan demikian seluruh Israel akan diselamatkan, seperti ada tertulis: "Dari Sion akan datang Penebus, Ia akan menyingkirkan segala kefasikan dari pada Yakub.

Di dunia ini hanya ada 2 kelompok bangsa, yaitu Israel dan Kafir.
Sebagian Israel telah menjadi tegar tengkuk dan menolak Yesus, maka terbuka kemurahan dan kesempatan bagi bangsa Kafir untuk menjadi umat Tuhan. Sehingga seluruh Israel rohani (Israel dan Kafir) mendapat lawatan Tuhan.

Dalam injil Lukas, tiga kali dituliskan tentang lawatan Tuhan:
  1. Lukas 1:67-69
    Lukas 1:68
    1:68 "Terpujilah Tuhan, Allah Israel, sebab Ia melawat umat-Nya dan membawa kelepasan baginya,

  2. Lukas 7:11-17
    Lukas 7:16b
    7:16b "Allah telah melawat umat-Nya."

  3. Lukas 19:41-44
    Lukas 19:44
    19:44 dan mereka akan membinasakan engkau beserta dengan pendudukmu dan pada tembokmu mereka tidak akan membiarkan satu batupun tinggal terletak di atas batu yang lain, karena engkau tidak mengetahui saat, bilamana Allah melawat engkau."

Malam ini, kita membahas lawatan yang pertama.
Lukas 1:67-69
1:67. Dan Zakharia, ayahnya, penuh dengan Roh Kudus, lalu bernubuat, katanya:
1:68 "Terpujilah Tuhan, Allah Israel, sebab Ia melawat umat-Nyadan membawa kelepasan baginya,
1:69 Ia menumbuhkan sebuah tanduk keselamatanbagi kita di dalam keturunan Daud, hamba-Nya itu,

Allah melawat umatnya lewat menumbuhkan tanduk keselamatan = menganugerahkan pribadi Yesus untuk menyelamatkan umatnya yang berdosa.

Mengapa harus Yesus harus datang ke dunia untuk menyelamatkan umatnya?
Sebab segala sesuatu yang dari dunia, seumpama kepandaian, kekayaan, kedudukan, dll, tidak bisa menyelamatkan manusia berdosa. Bahkan semua manusia di dunia, termasuk nabi, rasul, dll adalah manusia berdosa sehingga tidak bisa menyelamatkan manusia berdosa.
Yesus adalah satu-satunya manusia yang tidak berdosa dari Sorga yang bisa menyelamatkan manusia berdosa di dunia. Yesus satu-satunya tanduk keselamatan di dunia.

Natal adalah Allah lahir menjadi manusia yang tidak berdosa dalam pribadi Yesus, dan harus mati di kayu salib untuk menebus dan menyelamatkan manusia berdosa.

Hakim-hakim 15:16
15:16 Berkatalah Simson: "Dengan rahang keledai bangsa keledai itu kuhajar, dengan rahang keledai seribu orang kupukul."

Keluaran 13:13
13:13 Tetapi setiap anak keledai yang lahir terdahulu kautebuslah dengan seekor domba; atau, jika engkau tidak menebusnya, engkau harus mematahkan batang lehernya. Tetapi mengenai manusia, setiap anak sulung di antara anak-anakmu lelaki, haruslah kautebus.

Jika keledai tidak ditebus dengan darah anak domba, maka ia lahir hanya untuk dipatahkan batang lehernya.
Artinya, jika bangsa Kafir (keledai) tidak ditebus oleh darah Anak Domba Allah, maka nasibnya:
  • Tidak akan bisa ada hubungan dengan Tuhan, tidak bisa beribadah melayani Tuhan = kehidupan yang tidak berguna dan tidak berarti.
  • Lahir hanya untuk menunggu dibinasakan selama-lamanya.
Jadi bangsa Kafir harus menerima Yesus sebagai tanduk keselamatan.Kalau tidak, nasibnya hanya untuk dibinasakan.

Proses menerima Yesus sebagai tanduk keselamatan:
  1. Tahu dengan pasti = iman, percaya dan yakin kepada Yesus sebagai Tuhan.
    Kisah Rasul 2:36-40
    2:36 Jadi seluruh kaum Israel harus tahu dengan pasti,bahwa Allah telah membuat Yesus, yang kamu salibkan itu, menjadi Tuhan dan Kristus."
    2:37. Ketika mereka mendengar hal itu hati mereka sangat terharu, lalu mereka bertanya kepada Petrus dan rasul-rasul yang lain: "Apakah yang harus kami perbuat, saudara-saudara?"
    2:38 Jawab Petrus kepada mereka: "Bertobatlahdan hendaklah kamu masing-masing memberi dirimu dibaptis dalam nama Yesus Kristus untuk pengampunan dosamu, maka kamu akan menerima karunia Roh Kudus.
    2:39 Sebab bagi kamulah janji itu dan bagi anak-anakmu dan bagi orang yang masih jauh, yaitu sebanyak yang akan dipanggil oleh Tuhan Allah kita."
    2:40 Dan dengan banyak perkataan lain lagi ia memberi suatu kesaksian yang sungguh-sungguh dan ia mengecam dan menasihati mereka, katanya: "Berilah dirimu diselamatkan dari angkatan yang jahat ini."

    Yohanes 3:16
    3:16 Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal.

    Roma 10:17
    10:17 Jadi, iman timbul dari pendengaran, dan pendengaran oleh firman Kristus.

    Iman kepada Yesus yang benar adalah dari mendengar firman Kristus,firman yang diurapi Roh Kudus. Manusia pandai belum tentu bisa menerima firman, tetapi jika dalam urapan Roh Kudus, maka pasti akan bisa menerima firman.

    Dalam Tabernakel, lebar Tabernakel adalah 50 hasta, yang menunjuk pada Pentakosta, urapan Roh Kudus. Kalau kita bisa masuk Pintu Gerbang, itu adalah karena urapan Roh Kudus.

    Kalau kita suka mendengar firman Tuhan, maka iman akan semakin teguh.

    Kalau kita bisa percaya Yesus, itu adalah suatu mujizat.

  2. [Kisah Rasul 2:38] Bertobat.
    Matius 18:3
    18:3 lalu berkata: "Aku berkata kepadamu, sesungguhnya jika kamu tidak bertobat dan menjadi seperti anak kecil ini, kamu tidak akan masuk ke dalam Kerajaan Sorga.

    Bertobat artinya berhenti berbuat dosa dan kembali kepada Tuhan.

    Wahyu 21:8
    21:8 Tetapi orang-orang penakut, orang-orang yang tidak percaya, orang-orang keji, orang-orang pembunuh, orang-orang sundal, tukang-tukang sihir, penyembah-penyembah berhala dan semua pendusta, mereka akan mendapat bagian mereka di dalam lautan yang menyala-nyala oleh api dan belerang; inilah kematian yang kedua."

    8 dosa ini yang langsung mengarah ke neraka. Kita harus bertobat malam ini.
    8 dosa ini adalah lawan dari 8 orang yang diselamatkan dalam bahtera Nuh.

  3. [Kisah Rasul 2:38] Baptisan air dan baptisan Roh Kudus.
    Yohanes 3:5
    3:5 Jawab Yesus: "Aku berkata kepadamu, sesungguhnya jika seorang tidak dilahirkan dari air dan Roh, ia tidak dapat masuk ke dalam Kerajaan Allah.

    Dulu kita dilahirkan oleh ibu kita masing-masing sebagai manusia jasmani, manusia darah daging yang cocok untuk dunia. Oleh sebab itu, kita harus mengalami kelahiran baru dari air dan roh, yang menghasilkan jenis kehidupan Sorgawi, yaitu hidup dalam kebenaran dan berpegang teguh pada firman pengajaran yang benar.

    Tidak benar = tidak selamat.

    Kalau hidup dalam kebenaran dan berpegang teguh pada firman pengajaran yang benar, maka ia akan menjadi orang benar.

    Hati-hati, dosa dan ajaran sesat selalu menganggu orang benar. Jangan memberi kesempatan sedikitpun kepada dosa dan ajaran sesat untuk menganggu kita, sebab dosa dan ajaran sesat adalah bagaikan ragi yang menghancurkan kebenaran. Sedikit saja ragi sudah bisa menghancurkan seluruh kebenaran dan keselamatan.

    Galatia 5:9
    5:9 Sedikit ragisudah mengkhamirkan seluruh adonan.

Biar malam ini kita menerima lawatan Tuhan lewat pribadi Yesus sebagai tanduk keselamatan.

Hasil menerima lawatan Tuhan lewat pribadi Yesus sebagai tanduk keselamatan:
  1. Tanduk adalah kekuatan kasih dan anugerah Tuhan untuk menyelamatkan orang berdosa = menjadikan kita orang benar.
    Mazmur 37:25
    37:25 Dahulu aku muda, sekarang telah menjadi tua, tetapi tidak pernah kulihat orang benar ditinggalkan, atau anak cucunya meminta-minta roti;
    37:26 tiap hari ia menaruh belas kasihan dan memberi pinjaman, dan anak cucunya menjadi berkat.

    Kebenaran ini yang harus diwariskan kepada anak cucu. Orang yang benar akan diberkati sampai ke anak cucu dan menjadi berkat bagi orang lain.

  2. Tanduk adalah untuk bertahan dan menyerang. Tanduk adalah kekuatan kasih dan anugerah Tuhan untuk bertahan dan menang.
    Roma 8:35-37
    8:35 Siapakah yang akan memisahkan kita dari kasih Kristus? Penindasan atau kesesakan atau penganiayaan, atau kelaparan atau ketelanjangan, atau bahaya, atau pedang?
    8:36 Seperti ada tertulis: "Oleh karena Engkau kami ada dalam bahaya maut sepanjang hari, kami telah dianggap sebagai domba-domba sembelihan."
    8:37 Tetapi dalam semuanya itu kita lebih dari pada orang-orang yang menang, oleh Dia yang telah mengasihi kita.

    Posisi gereja Tuhan di akhir jaman adalah seperti domba sembelihan yang tidak berdaya apa-apa. Kita membutuhkan tanduk keselamatan untuk bisa bertahan dan menang.

    Mazmur 85:11-13
    85:11 Kasih dan kesetiaan akan bertemu, keadilan dan damai sejahtera akan bercium-ciuman.
    85:12 Kesetiaan akan tumbuh dari bumi, dan keadilan akan menjenguk dari langit.
    85:13 Bahkan TUHAN akan memberikan kebaikan,dan negeri kita akan memberi hasilnya.

    Kalau kita tetap bertahan oleh kekuatan kasih dan anugerah Tuhan, bertahan tetap setia, tidak kecewa dan putus asa, maka Tuhan akan menjadikan semuanya baik.

    Roma 8:37
    8:37 Tetapi dalam semuanya itu kita lebih dari pada orang-orang yang menang, oleh Dia yang telah mengasihi kita.

    Tuhan juga akan menjadikan kita lebih dari pemenang, artinya kita tidak berdaya, tetapi Tuhan yang memberikan kemenangan, sebab kasih dan kemurahan Tuhan yang berperang ganti kita.

  3. Tanduk adalah kasih dan anugerah Tuhan untuk membaharui dan mengubahkan kehidupan kita dari manusia daging menjadi sama mulia dengan Yesus.
    Zefanya 3:17-18
    3:17 TUHAN Allahmu ada di antaramu sebagai pahlawan yang memberi kemenangan. Ia bergirang karena engkau dengan sukacita, Ia membaharui engkau dalam kasih-Nya, Ia bersorak-sorak karena engkau dengan sorak-sorai,
    3:18 seperti pada hari pertemuan raya." "Aku akan mengangkat malapetaka dari padamu, sehingga oleh karenanya engkau tidak lagi menanggung cela.

    Markus 13:28
    13:28. Tariklah pelajaran dari perumpamaan tentang pohon ara. Apabila ranting-rantingnya melembut dan mulai bertunas, kamu tahu, bahwa musim panas sudah dekat.

    Keubahan hidup adalah mulai dari melembut.
    Contoh kehidupan yang paling keras adalah penjahat yang disalibkan di samping Yesus. Tadinya mereka mencaci-maki Yesus, tetapi penjahat yang satu akhirnya melembut.

    Lukas 23:41-43
    23:41 Kita memang selayaknya dihukum, sebab kita menerima balasan yang setimpal dengan perbuatan kita, tetapi orang ini tidak berbuat sesuatu yang salah."
    23:42 Lalu ia berkata: "Yesus, ingatlah akan aku, apabila Engkau datang sebagai Raja."
    23:43 Kata Yesus kepadanya: "Aku berkata kepadamu, sesungguhnya hari ini juga engkau akan ada bersama-sama dengan Aku di dalam Firdaus."

    Penjahat ini adalah gambaran kehidupan yang sudah gagal total, jahat dan najis, hidup dalam suasana kutukan dan air mata.
    Tuhan menunggu kita melembut. Sebelum melembut, tidak akan diangkat.

    Melembut artinya mengaku segala dosa dan kegagalan. Dilanjutkan dengan menyembah Tuhan, percaya dan mempercayakan diri sepenuh kepada Tuhan.

    Maka akan terjadi mujizat dari suasana kutukan menjadi suasana Firdaus. Suasana Firdaus berarti suasana pemeliharaan Tuhan, suasana kebahagiaan, suasana keberhasilan. Sampai saat Yesus datang kembali kedua kali, kita akan diubahkan menjadi sama mulia dengan Dia, dan kita menyambut kedatanganNya di awan-awan yang permai. Kita masuk Pesta Nikah Anak Domba, lanjut masuk Firdaus, lanjut masuk Kerajaan Sorga yang kekal di mana tidak ada air mata lagi.

Tuhan memberkati.

Versi Cetak

Transkrip
  • Ibadah Doa Malang, 19 Mei 2020 (Selasa Sore)
    ... pelayan Tuhan yang sudah pernah menerima firman pengajaran yang benar dan urapan Roh Kudus tetapi murtad lagi. Ini sama dengan menyalibkan Yesus kedua kali sama dengan menolak kematian Yesus menolak salib. Jadi Sodom dan Mesir sama dengan orang di luar Yesus yang dikuasai oleh antikris sehingga menjadi sama dengan antikris. Mereka ...
  • Ibadah Kaum Muda Remaja Malang, 04 Februari 2017 (Sabtu Sore)
    ... Dalam Tabernakel menunjuk pada Meja Roti Sajian. Lukas Berikanlah kami setiap hari makanan kami yang secukupnyaIbrani - Tentang hal itu banyak yang harus kami katakan tetapi yang sukar untuk dijelaskan karena kamu telah lamban dalam hal mendengarkan. Sebab sekalipun kamu ditinjau dari sudut waktu sudah seharusnya menjadi pengajar kamu masih ...
  • Ibadah Pendalaman Alkitab Malang, 19 September 2013 (Kamis Sore)
    ... sampai duduk di tahta Tuhan maka kita harus mengalami pembaharuan. Wahyu - Dan Dia yang duduk di takhta itu nampaknya bagaikan permata yaspis dan permata sardis dan suatu pelangi melingkungi takhta itu gilang-gemilang bagaikan zamrud rupanya. Dan sekeliling takhta itu ada dua puluh empat takhta dan di takhta-takhta itu duduk ...
  • Ibadah Pendalaman Alkitab Malang, 19 Februari 2015 (Kamis Sore)
    ... sama dengan roti malaikat. Roti sama dengan firman Allah malaikat sama dengan gembala. Jadi manna sama dengan firman penggembalaan yaitu firman pengajaran yang benar yang dipercayakan Tuhan kepada seorang gembala untuk disampaikan kepada sidang jemaat dengan setia teratur dan berulang-ulang. Bilangan - Lalu berkatalah Musa kepada TUHAN Biarlah TUHAN Allah dari ...
  • Ibadah Natal Persekutuan di Kartika Graha Malang, 25 Desember 2016 (Minggu Sore)
    ... Dialah yang akan menyelamatkan umat-Nya dari dosa mereka. Banyak beban dan penderitaan manusia di dunia tetapi hanya sampai di liang kubur. Beban terberat manusia adalah dosa sebab membebani mulai di dunia sampai di akhirat. Roma Karena semua orang telah berbuat dosa dan telah kehilangan kemuliaan Allah Semua yang hebat di ...
  • Ibadah Raya Surabaya, 02 Desember 2018 (Minggu Siang)
    ... RayaSalam sejahtera dalam kasih sayangnya TUHAN kita Yesus Kristus. Selamat siang selamat mendengarkan firman TUHAN. Biarlah damai sejahtera kasih karunia dan bahagia senantiasa dilimpahkan TUHAN di tengah-tengah kita sekalian. Wahyu - . Lalu malaikat yang ketiga meniup sangkakalanya dan jatuhlah dari langit sebuah bintang besar menyala-nyala seperti obor dan ia menimpa ...
  • Ibadah Raya Malang, 13 Juni 2010 (Minggu Pagi)
    ... pekerjaanmu engkau tidak dingin dan tidak panas. Alangkah baiknya jika engkau dingin atau panas Jadi karena engkau suam-suam kuku dan tidak dingin atau panas Aku akan memuntahkan engkau dari mulut-Ku. Karena engkau berkata Aku kaya dan aku telah memperkayakan diriku dan aku tidak kekurangan apa-apa dan karena engkau tidak tahu ...
  • Ibadah Raya Malang, 15 Maret 2020 (Minggu Pagi)
    ... kemuliaan seperti Yesus. Wahyu - Dan apabila mereka telah menyelesaikan kesaksian mereka maka binatang yang muncul dari jurang maut akan memerangi mereka dan mengalahkan serta membunuh mereka. Dan mayat mereka akan terletak di atas jalan raya kota besar yang secara rohani disebut Sodom dan Mesir di mana juga Tuhan mereka disalibkan. ...
  • Ibadah Pendalaman Alkitab Malang, 12 April 2018 (Kamis Sore)
    ... berdasarkan pertimbangan-pertimbangan manusia saja aku telah berjuang melawan binatang buas di Efesus apakah gunanya hal itu bagiku Jika orang mati tidak dibangkitkan maka marilah kita makan dan minum sebab besok kita mati . Akibatnya adalah masuk pergaulan binatang buas yaitu hidup dalam dosa sampai puncaknya dosa nikahnya buas perkataannya buas. Wahyu ...
  • Ibadah Kaum Muda Remaja Malang, 11 Februari 2017 (Sabtu Sore)
    ... namun karena sikapnya yang tidak malu itu ia akan bangun juga dan memberikan kepadanya apa yang diperlukannya. Sikap dalam doa adalah sikap yang tidak malu tidak tahu malu yaitu ketulusan kejujuran hati seperti bayi yang menangis kepada Tuhan. Kejadian - Ketika dilihat TUHAN bahwa kejahatan manusia besar di bumi dan bahwa ...

Siaran Langsung

Live Streaming GPTKK

Rekaman

Ikuti rekaman ibadah kami

Transkrip

Ringkasarn Firman Tuhan

Kesaksian

Pengalaman hidup bersama Firman Tuhan

Untuk Koneksi Lambat, silakan buka https://id.gptkk.org

Silakan kontak ke info@gptkk.org apabila bapak/ibu/sdr/sdri ada pertanyaan atau ingin berlangganan majalah Manna, dan silakan kirim email ke widjaja_h@yahoo.com apabila ingin konsultasi pribadi dengan bapak gembala.