English Language | Form Penggembalaan
RINGKASAN KOTBAH IBADAH RUTIN DAN IBADAH KUNJUNGAN
RINGKASAN LAINNYA

Ibadah Pendalaman Alkitab Surabaya, 16 Januari 2012 (Senin Sore)
Matius 26: 69-75
= PETRUS MENYANGKAL TUHAN.
Kita sudah mempelajari kenapa Petrus menyangkal Yesus (diterangkan pada Ibadah Raya Surabaya, 15 Januari 2012).

Matius 26= terkena pada...

Ibadah Raya Malang, 01 Oktober 2017 (Minggu Pagi)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Wahyu 6:7-8
6:7 Dan ketika Anak Domba...

Ibadah Kunjungan Semarang I, 14 September 2016 (Rabu Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Yohanes 5:17
5:17 Tetapi Ia berkata kepada...

Ibadah Doa Surabaya, 19 Oktober 2016 (Rabu Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayangnya TUHAN kita Yesus Kristus. Selamat malam, selamat mendengarkan firman TUHAN. Biarlah bahagia...

Ibadah Doa Surabaya, 10 Mei 2019 (Jumat Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayangnya TUHAN kita Yesus Kristus. Selamat malam, selamat mendengarkan firman TUHAN. Biarlah damai...

Ibadah Doa Malang, 09 Agustus 2016 (Selasa Sore)
Dari Rekaman Ibadah Doa di Jakarta

Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Wahyu 4: 4
4:4. Dan sekeliling takhta...

Ibadah Doa Malang, 20 Januari 2015 (Selasa Sore)
Bersamaan dengan Ibadah Doa Puasa Session III

Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus...

Ibadah Raya Surabaya, 06 September 2015 (Minggu Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayangnya TUHAN kita Yesus Kristus. Selamat malam, selamat mendengarkan firman TUHAN. Biarlah damai...

Ibadah Doa Malang, 21 Oktober 2014 (Selasa Sore)
Bersamaan Ibadah Doa Puasa Session III

Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Wahyu...

Ibadah Raya Surabaya, 18 Maret 2018 (Minggu Siang)
Bersamaan dengan penataran imam dan calon imam VI

Salam sejahtera dalam kasih sayangnya TUHAN kita Yesus...

Ibadah Doa Malang, 05 Agustus 2014 (Selasa Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Wahyu 1:17
1:17 Ketika aku melihat...

Ibadah Pendalaman Alkitab Malang, 13 Agustus 2009 (Kamis Sore)
Matius 24: 32-35
NUBUAT TENTANG POHON ARA/ISRAEL
Pohon ara ini ditampilkan dari zaman ke zaman: Zaman Allah...

Ibadah Pendalaman Alkitab Surabaya, 03 Oktober 2011 (Senin Sore)
Matius 26: 36-46= GETSEMANE.
'Getsemane'= tempat pemerasan.
Di Getsemane, Yesus mengalami pemerasan daging (sengsara daging tanpa dosa= percikan darah).
Di akhir jaman, gereja Tuhan juga harus mengalami pemerasan daging (sengsara...

Ibadah Raya Surabaya, 25 September 2011 (Minggu Sore)
Matius 26: 36-46= GETSEMANE.
'Getsemane'= tempat pemerasan daging.
Di Getsemane, Yesus mengalami pemerasan daging (sengsara daging tanpa dosa= percikan darah).
Di akhir jaman, gereja Tuhan/pengikut-pengikut...

Ibadah Doa Surabaya, 16 Juli 2012 (Senin Sore)
Ibadah Pendalaman Alkitab dialihkan pada hari Rabu
Pembicara: Pdp. Youpri Ardiantoro
Matius 27:
= dalam Tabernakel, terkena pada 7 kali percikan darah di atas tabut...


TRANSKRIP LENGKAP

Doa Surabaya (Rabu, 26 November 2014)
Tayang: 10 Mei 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 24 November 2014)
Tayang: 10 Mei 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 23 November 2014)
Tayang: 07 Januari 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 19 November 2014)
Tayang: 07 Januari 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 17 November 2014)
Tayang: 07 Januari 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 09 November 2014)
Tayang: 22 Agustus 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 05 November 2014)
Tayang: 04 Juni 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 03 November 2014)
Tayang: 04 Juni 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 02 November 2014)
Tayang: 03 Maret 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 20 Oktober 2014)
Tayang: 13 Desember 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 13 Oktober 2014)
Tayang: 13 Desember 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 12 Oktober 2014)
Tayang: 24 Oktober 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 08 Oktober 2014)
Tayang: 18 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 06 Oktober 2014)
Tayang: 05 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 05 Oktober 2014)
Tayang: 05 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 01 Oktober 2014)
Tayang: 05 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 29 September 2014)
Tayang: 24 Juni 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 21 September 2014)
Tayang: 19 Mei 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 17 September 2014)
Tayang: 29 April 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 15 September 2014)
Tayang: 29 April 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]



Untuk Koneksi Lambat, silahkan buka http://id.gptkk.org
Transkrip lengkap dari ibadah penggembalaan di Malang dan Surabaya, semuanya di bawakan oleh gembala sidang Pdt. Widjaja Hendra.

Silahkan kontak ke info@gptkk.org apabila bapak/ibu/sdr/sdri ada pertanyaan atau mungkin ingin berlangganan majalah Manna dan silahkan kirim email ke widjaja_h [at] yahoo.com apabila ingin konsultasi pribadi dengan bapak gembala
silahkan ganti tanda [at] dengan @
Cari ringkasan:   
[versi cetak]
Cari rekaman ibadah ini di: http://www.kabarmempelai.org
Ibadah Pendalaman Alkitab Malang, 17 Januari 2013 (Kamis Sore)

Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Matius 28 secara keseluruhan tentang shekinah glory/ sinar kemuliaan. Di balik kematian/ pengalaman salib bersama Yesus, pasti ada sinar kemuliaan.
Matius 28 terbagi menjadi tiga bagian:
  1. Matius 28:1-10 tentang shekinah glory/ sinar kemuliaan Tuhan menyinari hati yang gelap sehingga terjadi pembaharuan.
  2. Matius 28:11-15 tentang dusta mahkamah agama.
  3. Matius 28:16-20 tentang perintah untuk memberitakan Injil.

ad. 2. Dusta mahkamah agama.
Matius 28:11-15
28:11 Ketika mereka di tengah jalan, datanglah beberapa orang dari penjaga itu ke kota dan memberitahukan segala yang terjadi itu kepada imam-imam kepala.
28:12 Dan sesudah berunding dengan tua-tua, mereka mengambil keputusan lalu memberikan sejumlah besar uang kepada serdadu-serdadu itu
28:13 dan berkata: "Kamu harus mengatakan, bahwa murid-murid-Nya datang malam-malam dan mencuri-Nya ketika kamu sedang tidur.
28:14 Dan apabila hal ini kedengaran oleh wali negeri, kami akan berbicara dengan dia, sehingga kamu tidak beroleh kesulitan apa-apa."
28:15 Mereka menerima uang itu dan berbuat seperti yang dipesankan kepada mereka. Dan ceritera ini tersiar di antara orang Yahudi sampai sekarang ini.

Ini merupakan penyebaran kegelapan, sama dengan penyebaran ajaran palsu yang menolak kebangkitan Yesus, berarti juga menolak kematian Yesus.

Roma 4:25
4:25 yaitu Yesus, yang telah diserahkan karena pelanggaran kita dan dibangkitkan karena pembenaran kita.

Yesus mati untuk mengampuni atau melepaskan kita dari dosa, dan Yesus bangkit untuk membenarkan kita. Tetapi hal ini ditolak lewat berita palsu.

Akibat menolak kebangkitan Yesus:
  1. Manusia, anak Tuhan, hamba Tuhan tidak percaya Yesus sehingga tetap hidup dalam dosa.
    Artinya tidak menyesali dosa, bahkan menikmati dosa, tidak mau mengaku dosa bahkan menyalahkan orang lain dan menyalahkan Tuhan, menyalahkan pengajaran yang benar.

  2. Tidak mengalami pembaharuan atau keubahan hidup. Tetap menjadi manusia darah daging yang menuju kebinasaan kekal di lautan api dan belerang.

Malam ini, kita harus menerima ajaran yang benar tentang kematian dan kebangkitan Yesus, sehingga kita bisa mengalami pembaharuan demi pembaharuan sampai mencapai Yerusalem Baru.

Ada 3 tingkatan pembaharuan dalam Tabernakel:
  1. Pembaharuan lewat babtisan air (Halaman Tabernakel, Kolam Pembasuhan).
    Roma 6:2,4
    6:2 Sekali-kali tidak! Bukankah kita telah mati bagi dosa, bagaimanakah kita masih dapat hidup di dalamnya?
    6:3 Atau tidak tahukah kamu, bahwa kita semua yang telah dibaptis dalam Kristus, telah dibaptis dalam kematian-Nya?
    6:4 Dengan demikian kita telah dikuburkan bersama-sama dengan Dia oleh baptisan dalam kematian, supaya, sama seperti Kristus telah dibangkitkan dari antara orang mati oleh kemuliaan Bapa, demikian juga kita akan hidup dalam hidup yang baru.
       

    Syaratnya adalah percaya Yesus dan bertobat (mati bagi dosa).

    1 Petrus 2:1
    2:1 Karena itu buanglah segala kejahatan, segala tipu muslihat dan segala macam kemunafikan, kedengkian dan fitnah.

    Terutama kita harus membuang lima dosa ini:
    1. Kejahatan yang merupakan akar segala dosa, yaitu cinta akan uang.
      1 Timotius 6:10
      6:10 Karena akar segala kejahatan ialah cinta uang. Sebab oleh memburu uanglah beberapa orang telah menyimpang dari iman dan menyiksa dirinya dengan berbagai-bagai duka.

      Cinta akan uang ini mengakibatkan kikir dan serakah. Kalau sudah ada akar, maka pasti akan bertunas dan berbuah.

    2. Tipu muslihat, termasuk dusta.
    3. Kemunafikan, pura-pura.
    4. Kedengkian, kebencian tanpa alasan.

    5. Fitnah, membenarkan yang salah dan menyalahkan yang benar. Ini merupakan dosa yang berbuah lewat perkataan.
      Dosa yang sudah berbuah matang akan menghasilkan maut.

    Setelah mati terhadap dosa, maka harus dikuburkan dalam baptisan air.
    Pelaksanaan babtisan air yaitu dikuburkan dalam air dan bangkit bersama Yesus dalam hidup yang baru, yaitu jenis kehidupan Surga.

    1 Petrus 2:2-4
    2:2 Dan jadilah sama seperti bayi yang baru lahir, yang selalu ingin akan air susu yang murni dan yang rohani, supaya olehnya kamu bertumbuh dan beroleh keselamatan,
    2:3 jika kamu benar-benar telah mengecap kebaikan Tuhan.
    2:4 Dan datanglah kepada-Nya, batu yang hidup itu, yang memang dibuang oleh manusia, tetapi yang dipilih dan dihormat di hadirat Allah.

    Jenis kehidupan Surga adalah seperti bayi yang baru lahir, artinya hidup dalam kebenaran, yaitu perbuatan dan perkataan benar, sampai perasaannya benar. Perasaan bayi adalah selalu rindu akan air susu yang murni dan rohani, itulah firman penggembalaan.
    Firman penggembalaan harus murni, yaitu tertulis dalam Alkitab dan diwahyukan atau dibukakan rahasianya lewat ayat menerangkan ayat. Murni juga berarti berkesinambungan, tidak asal comot.
    Firman penggembalaan rohani artinya diurapi oleh Roh Kudus, sehingga disampaikan secara tertib dan teratur.

    Kalau firman penggembalaan dipercayakan kepada seorang gembala, murni dan rohani, maka firman akan menjadi makanan rohani untuk sidang jemaat.
    Hasilnya:
    • Ketenangan hidup, damai sejahtera. Inilah kunci untuk kita mendapatkan segala sesuatu.
      Yakub tenang dalam kemah dan mendapatkan segala sesuatu. Esau sibuk berburu dan kehilangan segalanya.

    • Kenyang, yaitu terpelihara dengan baik secara jasmani.
      Kenyang juga artinya puas, mantap dalam keselamatan dan kebenaran. Sehingga tidak mencari kepuasan di tempat lain sampai jatuh dalam dosa.

    • Bertumbuh secara rohani ke arah pembangunan tubuh Kristus.
      1 Petrus 2:4-5
      2:4 Dan datanglah kepada-Nya, batu yang hidup itu, yang memang dibuang oleh manusia, tetapi yang dipilih dan dihormat di hadirat Allah.
      2:5 Dan biarlah kamu juga dipergunakan sebagai batu hidup untuk pembangunan suatu rumah rohani, bagi suatu imamat kudus, untuk mempersembahkan persembahan rohani yang karena Yesus Kristus berkenan kepada Allah.

      Yaitu menjadi batu hidup, sama dengan senjata kebenaran atau hamba kebenaran, yaitu melayani Tuhan dengan setia dan benar, sesuai dengan jabatan pelayanan yang kita terima dari Tuhan.
      Kita menjadi batu hidup artinya hidup dari kemurahan dan kebaikan Tuhan di mana pun, kapan pun, situasi apa pun. Kita juga membawa kemurahan dan kebaikan Tuhan kepada kehidupan yang sedang mati rohani, kita bersaksi supaya mereka memperoleh hidup dari Tuhan.


  2. Pembaharuan lewat doa penyembahan (Ruangan Suci, Medzbah Dupa Emas).
    Matius 17:1-2
    17:1 Enam hari kemudian Yesus membawa Petrus, Yakobus dan Yohanes saudaranya, dan bersama-sama dengan mereka Ia naik ke sebuah gunung yang tinggi. Di situ mereka sendiri saja.
    17:2 Lalu Yesus berubah rupa di depan mata mereka; wajah-Nya bercahaya seperti matahari dan pakaian-Nya menjadi putih bersinar seperti terang.


    Doa penyembahan merupakan proses perobekan daging yang menghasilkan pembaharuan hidup.
    Doa puasa dan doa semalam suntuk adalah untuk mempercepat proses perobekan daging, sebab kita sedang berlomba dengan waktu kedatangan Tuhan kedua kali.

    Apa yang dibaharui?
    1. Wajah dibaharui sampai wajah bersinar bagaikan matahari.
      Di wajah ada panca indera, salah satunya adalah mulut. Mulut dibaharui menjadi mulut yang penuh kasih Allah, yaitu menghasilkan perkataan benar dan baik, perkataan yang menjadi berkat bagi orang lain.

    2. Pakaian dibaharui, yaitu pembaharuan perbuatan sehingga perbuatan penuh kasih Allah, perbuatan benar dan baik, perbuatan yang menjadi berkat bagi orang lain.

    1 Petrus 3:10-11
    3:10 "Siapa yang mau mencintai hidup dan mau melihat hari-hari baik, ia harus menjaga lidahnya terhadap yang jahat dan bibirnya terhadap ucapan-ucapan yang menipu.
    3:11 Ia harus menjauhi yang jahat dan melakukan yang baik, ia harus mencari perdamaian dan berusaha mendapatkannya.

    Hasil bila perkataan dan perbuatan benar dan baik adalah Tuhan menjadikan semuanya baik. Kita bisa melihat hari-hari yang baik, masa depan yang baik, dan semuanya menjadi baik.


  3. Pembaharuan lewat percikan darah (Ruangan Maha Suci).
    1 Petrus 4:12-13
    4:12 Saudara-saudara yang kekasih, janganlah kamu heran akan nyala api siksaan yang datang kepadamu sebagai ujian, seolah-olah ada sesuatu yang luar biasa terjadi atas kamu.
    4:13 Sebaliknya, bersukacitalah, sesuai dengan bagian yang kamu dapat dalam penderitaan Kristus, supaya kamu juga boleh bergembira dan bersukacita pada waktu Ia menyatakan kemuliaan-Nya.

    Percikan darah adalah nyala api siksaan, sengsara daging bersama Yesus.
    Bentuknya adalah sengsara dalam ibadah pelayanan, sengsara karena doa puasa atau doa semalam suntuk, juga sengsara karena mempertahankan kebenaran.  

    1 Petrus 4:14
    4:14 Berbahagialah kamu, jika kamu dinista karena nama Kristus, sebab Roh kemuliaan, yaitu Roh Allah ada padamu.

    Percikan darah akan menghasilkan roh kemuliaan dalam hidup kita.
    Kegunaan roh kemuliaan:
    1. Dipercaya untuk membawa Kabar Mempelai, cahaya injil kemuliaan Kristus ke empat penjuru bumi.
      Kita membawa Kabar Mempelai dengan kasih karunia, oleh sebab itu harus ada persembahan khusus lebih dahulu. Kita harus berkorban untuk bisa membawa Kabar Mempelai. Kita juga harus membawa Kabar Mempelai dengan kesucian.

    2. Bahagia di tengah penderitaan, kuat teguh hati, tidak putus asa dan tidak kecewa, tidak tinggalkan Tuhan. Tetap setia berkobar-kobar dalam ibadah pelayanan sampai garis akhir.

    3. Roh kemuliaan mengadakan mujizat-mujizat.
      2 Korintus 3:18
      3:18 Dan kita semua mencerminkan kemuliaan Tuhan dengan muka yang tidak berselubung. Dan karena kemuliaan itu datangnya dari Tuhan yang adalah Roh, maka kita diubah menjadi serupa dengan gambar-Nya, dalam kemuliaan yang semakin besar.

      Mujizat rohani mengubahkan kita dari kemuliaan kepada kemuliaan yang lebih besar sampai sama mulia dengan Yesus saat kedatanganNya kedua kali. Kemuliaan dimulai dari taat dan dengar-dengaran.
      Kalau mujizat rohani terjadi, maka mujizat jasmani pasti kita alami. Semakin taat, maka semakin besar mujizat yang kita alami. Yesus taat sampai mati, dan mengalami mujizat terbesar yaitu bangkit sampai dipermuliakan di Surga.


Tuhan memberkati.


kembali ke halaman sebelumnya
IBADAH RUTIN DI MALANG

Minggu jam 06:45 (Ibadah Raya)
Minggu jam 10:15 (Ibadah Sekolah Minggu)
Selasa jam 17:15 (Ibadah Pendalaman Alkitab)
Rabu jam 07:30 (Ibadah Kaum Wanita)
Kamis jam 17:15 (Ibadah Doa Penyembahan)
Sabtu jam 17:15 (Ibadah Kaum Muda Remaja)

IBADAH RUTIN DI MEDAN
Royal Room Hotel Danau Toba Internasional
Jl. Imam Bonjol Medan

Minggu, jam 18:45 (Ibadah Raya)
Senin, jam 08:00 (Ibadah Pendalaman Alkitab)
Senin, jam 17:30 (Ibadah Pendalaman Alkitab)

IBADAH RUTIN DI SURABAYA

Minggu jam 09:30 (Ibadah Sekolah Minggu)
Minggu jam 10:55 (Ibadah Raya)
Rabu jam 17:30 (Ibadah Pendalaman Alkitab)
Jumat jam 17:30 (Ibadah Doa Penyembahan)


IBADAH RUTIN DI JAKARTA
Jl. Patra Kuningan XIV no.4
Jakarta Selatan
Sabtu, jam 09:00 (Ibadah Pendalaman Alkitab)

IBADAH KUNJUNGAN
  • 08-10 Oktober 2019
    (Ibadah Kunjungan di Medan)

  • 22-24 Oktober 2019
    (Ibadah Kunjungan di Sorong)

  • 05-07 November 2019
    (Ibadah Kunjungan di Tentena)

  • 19-21 November 2019
    (Ibadah Kunjungan di Medan)

  • 03-05 Desember 2019
    (Ibadah Kunjungan di Jayapura)

  • 13-18 April 2020
    (Ibadah Kunjungan di Korea Selatan)

All Right Reserved Gereja Pantekosta Tabernakel "KRISTUS KASIH"
Jln. Simpang Borobudur 27 Malang | Telp: (0341) 496949 | Fax: (0341) 476751 » Lihat Peta Gereja Kami di Malang
Jln. WR Supratman 4 Surabaya | Telp. 08123300378 » Lihat Peta Gereja Kami di Surabaya
hubungi kami | email: info@gptkk.org | sitemap | top