English Language | Form Penggembalaan
RINGKASAN KOTBAH IBADAH RUTIN DAN IBADAH KUNJUNGAN
RINGKASAN LAINNYA

Ibadah Doa Malang, 05 Mei 2009 (Selasa Sore)
Wahyu 22:20-21
'Ya, Aku datang segera' = kesiapan Tuhan Yesus untuk datang kembali kedua...

Ibadah Doa Malam Session I Malang, 14 Februari 2012 (Selasa Malam)
Yohanes 14:16-18
14:16 Aku akan minta kepada Bapa, dan Ia akan memberikan...

Ibadah Pendalaman Alkitab Malang, 04 Agustus 2016 (Kamis Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Wahyu 4:4
4:4 Dan sekeliling takhta itu ada dua...

Ibadah Raya Malang, 06 Juli 2014 (Minggu Pagi)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Empat wujud pribadi Yesus dalam kemuliaan...

Ibadah Doa Surabaya, 17 Juni 2015 (Rabu Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayangnya TUHAN kita Yesus Kristus. Selamat malam, selamat mendengarkan firman TUHAN. Biarlah damai...

Ibadah Doa Surabaya, 09 Februari 2018 (Jumat Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayangnya TUHAN kita Yesus Kristus. Selamat malam, selamat mendengarkan firman TUHAN. Biarlah damai...

Ibadah Kaum Muda Remaja Malang, 18 April 2020 (Sabtu Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Lukas 15: 1-7=> perumpamaan tentang domba yang hilang
15:1. Para pemungut cukai dan...

Ibadah Kaum Muda Remaja Malang, 09 April 2016 (Sabtu Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Lukas 9:43b-45
9:43b Ketika semua orang itu masih...

Ibadah Raya Surabaya, 05 September 2010 (Minggu Sore)
Matius 25: 14-30
= perumpamaan tentang talenta.
ay. 14= Tuhan mempercayakan harta Surga kepada manusia berdosa= KEMURAHAN TUHAN.
ay. 15= Tuhan memberikan talenta...

Ibadah Doa Malam Surabaya, 17 September 2014 (Rabu Malam)
Puji Tuhan. Tuhan memberi kesempatan pada malam hari ini. Kita menyatukan hati di hadapan Tuhan, kita bergumul...

Ibadah Raya Malang, 25 Februari 2018 (Minggu Pagi)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Dalam susunan Tabernakel, kitab Wahyu 7 terkena pada...

Ibadah Pendalaman Alkitab Surabaya, 05 November 2012 (Senin Sore)
Disertai penataran imam dan calon imam II

Salam sejahtera dalam kasih sayangnya Tuhan kita Yesus Kristus. Selamat malam, selamat...

Ibadah Raya Malang, 04 Agustus 2013 (Minggu Pagi)
IBADAH PENYERAHAN ANAK

Matius 19 menunjuk tentang perjalanan hidup manusia di bumi.
Ayat 1-12, di kandungan.Ayat 13-15,...

Ibadah Doa Semalam Suntuk Session II Malang, 14 Oktober 2015 (Rabu Dini Hari)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus

Keluaran 29:31-35
29:31 Domba jantan persembahan pentahbisan itu...

Ibadah Doa Surabaya, 02 September 2015 (Rabu Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayangnya TUHAN kita Yesus Kristus. Selamat malam, selamat mendengarkan firman TUHAN. Biarlah damai...


TRANSKRIP LENGKAP

Umum Surabaya (Minggu Sore, 07 Desember 2014)
Tayang: 16 Juni 2020
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 30 November 2014)
Tayang: 16 Juni 2020
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 26 November 2014)
Tayang: 10 Mei 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 24 November 2014)
Tayang: 10 Mei 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 23 November 2014)
Tayang: 07 Januari 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 19 November 2014)
Tayang: 07 Januari 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 17 November 2014)
Tayang: 07 Januari 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 09 November 2014)
Tayang: 22 Agustus 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 05 November 2014)
Tayang: 04 Juni 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 03 November 2014)
Tayang: 04 Juni 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 02 November 2014)
Tayang: 03 Maret 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 20 Oktober 2014)
Tayang: 13 Desember 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 13 Oktober 2014)
Tayang: 13 Desember 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 12 Oktober 2014)
Tayang: 24 Oktober 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 08 Oktober 2014)
Tayang: 18 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 06 Oktober 2014)
Tayang: 05 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 05 Oktober 2014)
Tayang: 05 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 01 Oktober 2014)
Tayang: 05 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 29 September 2014)
Tayang: 24 Juni 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 21 September 2014)
Tayang: 19 Mei 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]



Untuk Koneksi Lambat, silahkan buka http://id.gptkk.org
Transkrip lengkap dari ibadah penggembalaan di Malang dan Surabaya, semuanya di bawakan oleh gembala sidang Pdt. Widjaja Hendra.

Silahkan kontak ke info@gptkk.org apabila bapak/ibu/sdr/sdri ada pertanyaan atau mungkin ingin berlangganan majalah Manna dan silahkan kirim email ke widjaja_h [at] yahoo.com apabila ingin konsultasi pribadi dengan bapak gembala
silahkan ganti tanda [at] dengan @
Cari ringkasan:   
[versi cetak]
Cari rekaman ibadah ini di: http://www.kabarmempelai.org
Ibadah Pendalaman Alkitab Malang, 23 Juli 2009 (Kamis Sore)

Matius 24: 32-35
NUBUAT TENTANG POHON ARA/ISRAEL
Pohon ara ini ditampilkan dari zaman ke zaman:
  1. Zaman Allah Bapa = menampilkan pohon ara di taman Eden.
  2. Zaman Allah Anak = menampilkan pohon ara di pinggir jalan.
  3. Zaman Allah Roh Kudus = menampilkan nubuat tentang pohon ara.
AD. 3. NUBUAT TENTANG POHON ARA
Ini menunjuk pada Israel, sudah ada tanda-tanda untuk berbuah, rantingnya sudah melembut, artinya:
  1. Israel yang sudah merdeka pada 1947/1948 (secara jasmani).
  2. Israel yang masuk dalam kegerakan Roh Kudus hujan akhir (secara rohani) = lawatan Tuhan yang terakhir bagi Israel untuk menyelamatkan sebagian besar Israel.
    Tetapi secara rohani, ranting melembut ini juga menunjuk pada Israel yang mengalami keubahan hidup.
    Pohon ara melembut berarti kedatangan Yesus kedua kali sudah dekat.
    Jadi, kedatangan Yesus kedua kali identik dengan keubahan hidup.
Kolose 3:10-11
Untuk bisa menyambut kedatangan Yesus kedua kali, baik Israel maupun Kafir harus mengalami pembaharuan. Kalau tidak berubah, tetap keras, tidak melembut, maka tidak akan bisa menyambut kedatangan Tuhan kedua kali.

Apa yang harus dibaharui?
Di sini kita belajar dari perumpamaan tentang pohon ara, ada 3 hal yang harus diubahkan:
  1. Pembaharuan nikah --> dikaitkan dengan pohon ara di taman Eden, di mana daunnya dipakai untuk menutupi ketelanjangan nikah Adam dan Hawa.

    Kejadian 2:23-25, Tuhan menciptakan nikah manusia adalah nikah yang mulia, tandanya:
    1. Ada kesatuan suami dan istri.
    2. Tidak dipermalukan.
    3. Mengalami kebahagiaan Firdaus / kebahagiaan Sorga.

    Tetapi sayang, setan merusak nikah yang mulia dengan dosa, sehingga nikah manusia menjadi telanjang.
    Ada 2 macam dosa yang merusak nikah manusia:
    1. Dosa karena melanggar firman, ini akan berkembang sampai puncaknya dosa, yaitu makan-minum dan kawin-mengawinkan.
    2. Dosa kebenaran diri sendiri = daun ara yang dipakai untuk menutupi ketelanjangan Adam dan Hawa (Yesaya 64:6).

      Kejadian 3:11-13, praktek dosa kebenaran diri sendiri adalah:
      • Menutupi dosa dengan jalan menyalahkan orang lain, menyalahkan Tuhan, menyalahkan firman pengajaran yang benar.
      • Menutupi dosa dengan jalan menyalahkan setan, mengoper dosa pada setan = menjadi sama dengan setan.

      Yohanes 8:43-44, kalau kebenaran diri sendiri yang dipakai, maka nikah itu akan menjadi penuh dengan kebencian, ketidakbenaran, kepalsuan, dusta.

      Kejadian 3:14,17-19, akibatnya adalah:
      • Dari suasana Firdaus menjadi suasana kutukan, yaitu suasana susah payah, letih lesu, beban berat, kepedihan dan air mata (duri-duri).
      • Debu kembali menjadi debu, padahal dulu debu diciptakan menjadi manusia mulia. Ini berarti tidak ada keubahan hidup, dikuasai oleh setan sampai binasa untuk selama-lamanya.

    Suasana pembaharuan adalah saling mengaku dan saling mengampuni
    , kepada Tuhan dan sesama. Kalau bisa mengaku dosa, ini adalah tanda mulai melembut. Mengampuni dosa orang lain adalah mengampuni dan melupakan. Kalau bisa saling mengaku dan saling mengampuni, berarti dosa diselesaikan dengan korban Kristus, bukan ditutup daun ara. Maka nikah itu bisa kembali menjadi satu (Efesus 5:31). Kesatuan nikah ditulis kembali di kitab Efesus, setelah hancur di kitab Kejadian.

    Rumus nikah adalah 1+1=1.
    Satu suami dan satu istri, di antaranya hanya boleh ada salib, yaitu saling mengaku dan saling mengampuni, maka pasti nikah menjadi satu.

    Matius 18:19, kalau ada kesatuan dalam nikah, kesatuan dalam pengajaran yang benar, maka doa pasti akan dijawab oleh Tuhan, segala masalah diselesaikan oleh Tuhan.

    Efesus 5:31-32, sampai masuk dalam kesatuan yang lebih besar, yaitu kesatuan nikah yang rohani, menjadi sama mulia dengan Yesus untuk masuk Pesta Nikah Anak Domba.

  2. Pembaharuan dalam ibadah dan pelayanan.
    Matius 21:18-19, pohon ara yang dikutuk menunjuk pada ibadah pelayanan yang tidak memuaskan Tuhan, tidak berkenan kepada Tuhan, sehingga masuk suasana kutukan. Kalau nikah dikutuk, ibadah pelayanan pasti akan dikutuk.

    Ibadah pelayanan dikutuk menjadi kering artinya:
    1. Tidak ada kepuasan, banyak persungutan.
    2. Kering, mati rohani, binasa.

    Yeremia 48:10, mengapa sudah beribadah melayani tetapi dikutuk?
    1. Lalai, tidak setia dalam ibadah pelayanan, tidak setia dalam penggembalaan.
    2. Tidak mau mendengar / dengar-dengaran pada firman pengajaran yang benar, firman yang lebih tajam dari pedang bermata dua; sehingga kehidupan itu tidak disucikan.
    Kalau tidak setia dan tidak suci, itu bagaikan carang terlepas dari pokok anggur yang benar. Akan dikumpulkan, ada persekutuan carang kering, tetapi hanya untuk dibakar (Yohanes 15:6).

    Pembaharuan dalam ibadah pelayanan adalah setia dan suci. Ini bagaikan carang melekat pada pokok anggur yang benar = tergembala.

    Kalau tidak mau terkena pedang penyucian, maka pasti akan terkena pedang penghukuman.

    Apa yang disucikan oleh pedang firman?
    1. 1 Tawarikh 21:1, kebanggaan/kesombongan, lebih mengandalkan sesuatu dalam dirinya lebih dari Tuhan.
      Kita harus melayani dengan rendah hati, bergantung pada karunia-karunia Roh Kudus, lewat banyak menyembah Tuhan.

      1 Tawarikh 21:14,12, kalau melayani dengan kesombongan, benar-benar pedang penghukuman yang akan datang.

    2. Yesaya 27:1, Wahyu 17:15, dosa Babel, yaitu dosa makan-minum dan dosa kawin-mengawinkan.

    3. Kisah Rasul 5:1-3,9, dosa ikatan akan uang, prakteknya adalah kikir (tidak bisa memberi) dan serakah (merampas hak Tuhan, yaitu perpuluhan dan persembahan khusus, dan merampas hak sesama).
      Dalam mencari nafkah, juga jangan sampai menghalalkan segala cara. 

    Kalau beribadah melayani dengan setia dan suci, itu bagaikan carang melekat pada pokok. Cepat atau lambat pasti akan berbuah manis, berkenan pada Tuhan dan sesama, dan memberi kebahagiaan bagi diri sendiri. Juga ada buah pemeliharaan dari Tuhan (Yohanes 15:1).

  3. Pembaharuan karakter.
    Pohon ara sudah melembut ini berarti berani mengakui kegagalan-kegagalan, sampai kita mengakui bahwa kita hanya tanah liat, debu belaka, yang banyak kesalahan, kekurangan, tidak layak dan tidak mampu berbuat apa-apa, hanya bergantung pada kemurahan dan belas kasihan Tuhan.

    Ayub 42:5-6, kalau mau mengaku debu tanah liat, berarti kita berada dalam tangan kemurahan Tuhan.
    Hasilnya:
    1. Yesaya 64:8-9, ada pemulihan, pengampunan dosa dari Tuhan.
      Kalau sudah mengaku dosa dan diampuni, jangan berbuat dosa lagi, itu berarti tetap berada di dalam tangan kemurahan Tuhan. Kalau berbuat dosa lagi, berarti jatuh di tangan setan lagi.

    2. Roma 9:23-24, dibentuk menjadi bejana kemuliaan, yaitu kehidupan yang beribadah melayani untuk memuliakan nama Tuhan.
      Yeremia 18:6,4, kalau bejana itu rusak, Tuhan mampu membentuk kembali, Tuhan mampu memulihkan.

    3. Tangan kemurahan Tuhan menjadikan semua baik, yang hancur jadi baik, masa depan yang terbaik, sampai kembali menjadi seperti ciptaan semula (Kejadian 1:26), siap menyambut kedatangan Tuhan kedua kali.
Tuhan memberkati.

kembali ke halaman sebelumnya
IBADAH RUTIN DI MALANG

Minggu jam 06:45 (Ibadah Raya)
Minggu jam 10:15 (Ibadah Sekolah Minggu)
Selasa jam 17:15 (Ibadah Pendalaman Alkitab)
Rabu jam 07:30 (Ibadah Kaum Wanita)
Kamis jam 17:15 (Ibadah Doa Penyembahan)
Sabtu jam 17:15 (Ibadah Kaum Muda Remaja)

IBADAH RUTIN DI MEDAN
Royal Room Hotel Danau Toba Internasional
Jl. Imam Bonjol Medan

Minggu, jam 18:45 (Ibadah Raya)
Senin, jam 08:00 (Ibadah Pendalaman Alkitab)
Senin, jam 17:30 (Ibadah Pendalaman Alkitab)

IBADAH RUTIN DI SURABAYA

Minggu jam 09:00 (Ibadah Sekolah Minggu)
Minggu jam 10:15 (Ibadah Raya)
Rabu jam 17:30 (Ibadah Pendalaman Alkitab)
Jumat jam 17:30 (Ibadah Doa Penyembahan)


IBADAH RUTIN DI JAKARTA
Jl. Patra Kuningan XIV no.4
Jakarta Selatan
Sabtu, jam 09:00 (Ibadah Pendalaman Alkitab)

IBADAH KUNJUNGAN
All Right Reserved Gereja Pantekosta Tabernakel "KRISTUS KASIH"
Jln. Simpang Borobudur 27 Malang | Telp: (0341) 496949 | Fax: (0341) 476751 » Lihat Peta Gereja Kami di Malang
Jln. WR Supratman 4 Surabaya | Telp. 08123300378 » Lihat Peta Gereja Kami di Surabaya
hubungi kami | email: info@gptkk.org | sitemap | top