Simpang Borobudur no 27 Malang
0341-496949
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Empat wujud pribadi Yesus dalam kemuliaan [Wahyu 1:13-16]:
  1. [ayat 13] penampilan pribadi Yesus dalam kemuliaan sebagai Imam Besar.
  2. [ayat 14] penampilan pribadi Yesus dalam kemuliaan sebagai Raja segala raja.
  3. [ayat 15] penampilan pribadi Yesus dalam kemuliaan sebagai Hakim yang adil.
  4. [ayat 16] penampilan pribadi Yesus dalam kemuliaan sebagai Mempelai Pria Surga.

Kita mempelajari yang kedua.
Wahyu 1:14
1:14 Kepala dan rambut-Nya putih bagaikan bulu yang putih metah, dan mata-Nya bagaikan nyala api.

Penampilan pribadi Yesus dalam kemuliaan sebagai Raja segala raja, dengan 2 tanda:
  1. Kepala dan rambut-Nya putih bagaikan bulu yang putih metah.
  2. Mata-Nya bagaikan nyala api.

Kita mempelajari tanda yang pertama.
Rasul Yohanes melihat kepala dan rambut Yesus yang putih bagaikan bulu yang putih metah.

Daniel 7:9
7:9. Sementara aku terus melihat, takhta-takhta diletakkan, lalu duduklah Yang Lanjut Usianya; pakaian-Nya putih seperti salju dan rambut-Nya bersih seperti bulu domba; kursi-Nya dari nyala api dengan roda-rodanya dari api yang berkobar-kobar;

Daniel juga melihat Yesus dengan rambut putih dan duduk di tahta Surga.

Amsal 20:29, 16:31

20:29. Hiasan orang muda ialah kekuatannya, dan keindahan orang tua ialah uban.
16:31. Rambut putih adalah mahkota yang indah, yang didapat pada jalan kebenaran.

Pengertian rambut putih secara jasmani menunjuk orang tua yang hidup dalam jalan kebenaran, hidupnya sangat indah dan dihormati.
Demikian juga orang muda yang hidup dalam kebenaran, hidupnya akan indah dan dihormati.

1 Raja-raja 2:5-6
2:5 Dan lagi engkaupun mengetahui apa yang dilakukan kepadaku oleh Yoab, anak Zeruya, apa yang dilakukannya kepada kedua panglima Israel, yakni Abner bin Ner dan Amasa bin Yeter. Ia membunuh mereka dan menumpahkan darah dalam zaman damai seakan-akan ada perang, sehingga sabuk pinggangnya dan kasut kakinya berlumuran darah.
2:6 Maka bertindaklah dengan bijaksana dan janganlah biarkan yang ubanan itu turun dengan selamat ke dalam dunia orang mati.

Namun ada contoh negatif orang yang berambut putih yaitu Yoab, orang tua yang ubanan namun hidup dalam dosa membunuh, menyimpan dendam, membela orang yang salah dan mencerai-beraikan. Ini sama dengan mengajarkan ajaran palsu.

Roma 16:17

16:17. Tetapi aku menasihatkan kamu, saudara-saudara, supaya kamu waspada terhadap mereka, yang bertentangan dengan pengajaran yang telah kamu terima, menimbulkan perpecahan dan godaan. Sebab itu hindarilah mereka!

Akibatnya: hidupnya tidak indah dan tidak dihormati.

Pengertian rambut putih secara rohani adalah mahkota kebenaran.
Yesus memiliki rambut putih (mahkota kebenaran) dan duduk diatas tahta, sama dengan Yesus sebagai Raja segala raja.
Kita juga harus berjuang dari masa kandungan, masa anak-anak, masa remaja muda, masa tua, sampai masa putih rambut, sampai garis akhir, untuk mendapat mahkota kebenaran, sehingga kita bisa duduk bersanding dengan Yesus di tahta Surga.

2 Timotius 4:7-8

4:7 Aku telah mengakhiri pertandingan yang baik, aku telah mencapai garis akhir dan aku telah memelihara iman.
4:8 Sekarang telah tersedia bagiku mahkota kebenaran yang akan dikaruniakan kepadaku oleh Tuhan, Hakim yang adil, pada hari-Nya; tetapi bukan hanya kepadaku, melainkan juga kepada semua orang yang merindukan kedatangan-Nya.

Kita hidup di dunia merupakan suatu pertandingan/ perjuangan sampai garis akhir, sampai meninggal dunia atau hidup sampai Tuhan datang.
Ada perjuangan secara jasmani (bersekolah, bekerja, dll) dan secara rohani, yaitu berjuang untuk mendapatkan mahkota kebenaran. Ada 3 perjuangan rohani untuk mendapatkan mahkota kebenaran:
  1. Berjuang memelihara iman.
    2 Timotius 4:7
    4:7 Aku telah mengakhiri pertandingan yang baik, aku telah mencapai garis akhir dan aku telah memelihara iman.

    Kita tetap percaya Yesus sampai garis akhir, artinya:
    1. Tidak pernah menyangkal nama Yesus sampai garis akhir.
      Kisah Rasul 4:12
      4:12 Dan keselamatan tidak ada di dalam siapapun juga selain di dalam Dia, sebab di bawah kolong langit ini tidak ada nama lain yang diberikan kepada manusia yang olehnya kita dapat diselamatkan."

      Jangan menyangkal Yesus lewat perkataan maupun lewat perbuatan, sebab keselamatan hanya ada di dalam nama Yesus.

      Titus 1:16

      1:16 Mereka mengaku mengenal Allah, tetapi dengan perbuatan mereka, mereka menyangkal Dia. Mereka keji dan durhaka dan tidak sanggup berbuat sesuatu yang baik.

      Jika menyangkal nama Yesus lewat perkataan maupun perbuatan, sama dengan kehilangan keselamatan, binasa.

    2. Hidup dalam kebenaran sampai garis akhir.

    3. Berpegang teguh pada pengajaran yang benar, yang sudah menjadi pengalaman hidup, sampai garis akhir.
      Tanda pengajaran yang benar adalah:
      • Tertulis dalam Alkitab.
      • Merupakan perkataan Yesus sendiri, sama dengan dibukakan rahasianya yaitu ayat yang satu menerangkan ayat yang lain.
      • Dipraktekkan.

      2 Petrus 2:1
      2:1. Sebagaimana nabi-nabi palsu dahulu tampil di tengah-tengah umat Allah, demikian pula di antara kamu akan ada guru-guru palsu. Mereka akan memasukkan pengajaran-pengajaran sesat yang membinasakan, bahkan mereka akan menyangkal Penguasa yang telah menebus mereka dan dengan jalan demikian segera mendatangkan kebinasaan atas diri mereka.

      Hati-hati pengajaran palsu akan membinasakan.

      Amsal 11:4

      11:4. Pada hari kemurkaan harta tidak berguna, tetapi kebenaran melepaskan orang dari maut.

      Kebenaran melepaskan kita dari murka Allah. Kebenaran lebih dari harta apa pun di dunia, sebab kebenaran seharga keselamatan.


  2. Berjuang untuk tetap setia dan tanggungjawab, setia dan berkobar-kobar, setia dan baik dalam ibadah pelayanan kepada Tuhan sampai garis akhir, sesuai jabatan pelayanan yang diberikan Tuhan.
    2 Timotius 4:7
    4:7 Aku telah mengakhiri pertandingan yang baik, aku telah mencapai garis akhir dan aku telah memelihara iman.

    Kisah Rasul 20:24
    20:24 Tetapi aku tidak menghiraukan nyawaku sedikitpun, asal saja aku dapat mencapai garis akhir dan menyelesaikan pelayanan yang ditugaskan oleh Tuhan Yesus kepadaku untuk memberi kesaksian tentang Injil kasih karunia Allah.

    Tanpa menghiraukan nyawa artinya semua harus dikorbankan untuk bisa setia dalam ibadah pelayanan, kecuali satu yaitu pengajaran yang benar jangan dikorbankan.

    Keluaran 29:9

    29:9 Kauikatkanlah ikat pinggang kepada mereka, kepada Harun dan anak-anaknya, dan kaulilitkanlah destar itu kepada kepala mereka, maka merekalah yang akan memegang jabatan imam; itulah suatu ketetapan untuk selama-lamanya. Demikianlah engkau harus mentahbiskan Harun dan anak-anaknya.

    Imam-imam, pelayan Tuhan ditahbiskan oleh Tuhan untuk selama-lamanya, tidak ada pensiun, kecuali mutasi dari Tuhan (tandanya: pelayanan lebih meningkat). Jika kita bisa melayani Tuhan sampai masa tua, sampai masa putih rambut, itu karena kasih karunia, kemurahan Tuhan.

    Matius 25:26, 30
    25:26 Maka jawab tuannya itu: Hai kamu, hamba yang jahat dan malas, jadi kamu sudah tahu, bahwa aku menuai di tempat di mana aku tidak menabur dan memungut dari tempat di mana aku tidak menanam?
    25:30 Dan campakkanlah hamba yang tidak berguna itu ke dalam kegelapan yang paling gelap. Di sanalah akan terdapat ratap dan kertak gigi."

    Jika jahat dan malas, selalu mengorbankan ibadah pelayanan untuk mencari perkara dunia, tidak setia bahkan tinggalkan ibadah pelayanan, iri hati, sama dengan hamba yang tidak berguna yang merusak dan mencerai-beraikan tubuh Kristus. Akibatnya: tidak indah hidupnya, dicampakkan dalam kegelapan yang paling gelap, binasa selamanya.

    Sikap kita dalam ibadah pelayanan menentukan indah tidaknya hidup kita dan masa depan kita.

    Matius 25:21

    25:21 Maka kata tuannya itu kepadanya: Baik sekali perbuatanmu itu, hai hambaku yang baik dan setia; engkau telah setia dalam perkara kecil, aku akan memberikan kepadamu tanggung jawab dalam perkara yang besar. Masuklah dan turutlah dalam kebahagiaan tuanmu.

    Jika kita beribadah melayani Tuhan dengan setia dan baik, kita dipakai dalam perkara yang besar yaitu pelayanan pembangunan tubuh Kristus yang sempurna, mulai dalam nikah rumah tangga, dalam penggembalaan, antar penggembalaan. Kita mengalami kebahagiaan Surga yang tidak bisa dipengaruhi oleh apa pun di dunia.
    Ibadah pelayanan memindahkan kita dari suasana kutukan di dunia kepada suasana Surga.

  3. Berjuang untuk tetap menantikan/ merindukan kedatangan Yesus kedua kali di awan-awan yang permai sehingga kita bisa terangkat bersama Tuhan.
    2 Timotius 4:8
    4:8 Sekarang telah tersedia bagiku mahkota kebenaran yang akan dikaruniakan kepadaku oleh Tuhan, Hakim yang adil, pada hari-Nya; tetapi bukan hanya kepadaku, melainkan juga kepada semua orang yang merindukan kedatangan-Nya.

    Ini merupakan cita-cita yang tertinggi. Syarat menanti kedatangan Yesus kedua kali:
    1. Kita harus mengalami penyucian demi penyucian, sampai suci seperti Yesus suci.
      1 Yohanes 3:2-3
      3:2 Saudara-saudaraku yang kekasih, sekarang kita adalah anak-anak Allah, tetapi belum nyata apa keadaan kita kelak; akan tetapi kita tahu, bahwa apabila Kristus menyatakan diri-Nya, kita akan menjadi sama seperti Dia, sebab kita akan melihat Dia dalam keadaan-Nya yang sebenarnya.
      3:3 Setiap orang yang menaruh pengharapan itu kepada-Nya, menyucikan diri sama seperti Dia yang adalah suci.

      Kita bisa disucikan di ruangan suci/ kandang penggembalaan, yaitu ketekunan dalam 3 macam ibadah pokok dalam sistim penggembalaan:
      • Pelita emas, ketekunan dalam ibadah raya, persekutuan dengan Allah Roh Kudus dalam karuniaNya.
      • Meja roti sajian, ketekunan dalam ibadah pendalaman Alkitab dan perjamuan suci, persekutuan dengan Anak Allah dalam firman dan korban Kristus.
      • Mezbah dupa emas, ketekunan dalam ibadah doa, persekutuan dengan Allah Bapa dalam kasih.

      Kita mengalami penyucian dari Allah Tri Tunggal terhadap tubuh, jiwa, roh:
      • Penyucian oleh Allah Roh Kudus.
        1 Petrus 1:2
        1:2 yaitu orang-orang yang dipilih, sesuai dengan rencana Allah, Bapa kita, dan yang dikuduskan oleh Roh, supaya taat kepada Yesus Kristus dan menerima percikan darah-Nya. Kiranya kasih karunia dan damai sejahtera makin melimpah atas kamu.

        Supaya kita bisa taat dengar-dengaran dan tahan menghadapi salib/ percikan darah.

      • Penyucian oleh Anak Allah.
        Yohanes 15:3
        15:3 Kamu memang sudah bersih karena firman yang telah Kukatakan kepadamu.

        Lewat perkataan Yesus sendiri, yaitu firman yang dibukakan rahasianya lewat ayat menerangkan ayat, firman yang lebih tajam dari pedang bermata dua.

        Yohanes 13:10-11

        13:10 Kata Yesus kepadanya: "Barangsiapa telah mandi, ia tidak usah membasuh diri lagi selain membasuh kakinya, karena ia sudah bersih seluruhnya. Juga kamu sudah bersih, hanya tidak semua."
        13:11 Sebab Ia tahu, siapa yang akan menyerahkan Dia. Karena itu Ia berkata: "Tidak semua kamu bersih."

        Kita mengalami penyucian dari dosa, terutama dosa Yudas yaitu akar kejahatan (pencuri, terutama mencuri milik Tuhan: perpuluhan dan persembahan khusus) dan kenajisan (dosa makan-minum dan kawin-mengawinkan), pendusta, pemfitnah.

      • Penyucian oleh Allah Bapa.
        1 Tesalonika 5:23
        5:23. Semoga Allah damai sejahtera menguduskan kamu seluruhnya dan semoga roh, jiwa dan tubuhmu terpelihara sempurna dengan tak bercacat pada kedatangan Yesus Kristus, Tuhan kita.

        Sampai kita sempurna, tak bercacat cela seperti Yesus.

        Yakobus 3:2

        3:2 Sebab kita semua bersalah dalam banyak hal; barangsiapa tidak bersalah dalam perkataannya, ia adalah orang sempurna, yang dapat juga mengendalikan seluruh tubuhnya.

        Tandanya: lidah tidak berdusta, tidak salah dalam perkataan, hanya menyeru Haleluya.

    2. Kuat dan teguh hati.
      Mazmur 27:14
      27:14 Nantikanlah TUHAN! Kuatkanlah dan teguhkanlah hatimu! Ya, nantikanlah TUHAN!

      Kita tidak putus asa/ kecewa menghadapi apa pun juga, tidak tinggalkan Tuhan, melainkan tetap mengucap syukur kepada Tuhan.
      Kita tetap tekun dan sabar dalam penderitaan.

      Yakobus 5:7-11

      5:7 Karena itu, saudara-saudara, bersabarlah sampai kepada kedatangan Tuhan! Sesungguhnya petani menantikan hasil yang berharga dari tanahnya dan ia sabar sampai telah turun hujan musim gugur dan hujan musim semi.
      5:8 Kamu juga harus bersabar dan harus meneguhkan hatimu, karena kedatangan Tuhan sudah dekat!
      5:9 Saudara-saudara, janganlah kamu bersungut-sungut dan saling mempersalahkan, supaya kamu jangan dihukum. Sesungguhnya Hakim telah berdiri di ambang pintu.
      5:10 Saudara-saudara, turutilah teladan penderitaan dan kesabaran para nabi yang telah berbicara demi nama Tuhan.
      5:11 Sesungguhnya kami menyebut mereka berbahagia, yaitu mereka yang telah bertekun; kamu telah mendengar tentang ketekunan Ayub dan kamu telah tahu apa yang pada akhirnya disediakan Tuhan baginya, karena Tuhan maha penyayang dan penuh belas kasihan.

      Mengapa Tuhan ijinkan Ayub mengalami penderitaan dan ujian habis-habisan?
      Ayub 1:1-3
      1:1. Ada seorang laki-laki di tanah Us bernama Ayub; orang itu saleh dan jujur; ia takut akan Allah dan menjauhi kejahatan.
      1:2 Ia mendapat tujuh anak laki-laki dan tiga anak perempuan.
      1:3 Ia memiliki tujuh ribu ekor kambing domba, tiga ribu ekor unta, lima ratus pasang lembu, lima ratus keledai betina dan budak-budak dalam jumlah yang sangat besar, sehingga orang itu adalah yang terkaya dari semua orang di sebelah timur.

      Ayub 32:1-2

      32:1. Maka ketiga orang itu menghentikan sanggahan mereka terhadap Ayub, karena ia menganggap dirinya benar.
      32:2 Lalu marahlah Elihu bin Barakheel, orang Bus, dari kaum Ram; ia marah terhadap Ayub, karena ia menganggap dirinya lebih benar dari pada Allah,

      Ayub orang yang hebat namun memiliki dosa yaitu kebenaran diri sendiri, menutupi dosa dengan menyalahkan orang lain bahkan menyalahkan Tuhan.
      Selama ada kebenaran diri sendiri, pasti tidak bisa mendengar pengajaran benar, tidak bisa taat dengar-dengaran, tidak bisa melihat Tuhan, tidak bisa menyembah Tuhan (kering), sampai tidak bisa melihat Tuhan saat kedatangan Yesus kedua kali.

      Ayub 42:5-6
      42:5 Hanya dari kata orang saja aku mendengar tentang Engkau, tetapi sekarang mataku sendiri memandang Engkau.
      42:6 Oleh sebab itu aku mencabut perkataanku dan dengan menyesal aku duduk dalam debu dan abu."

      Lewat ujian habis-habisan, Ayub bisa mengaku hanya tanah liat, tidak layak, tidak mampu dan tidak berharga, hanya untuk diinjak-injak.
      Tanah liat hanya mengharapkan belas kasih Tuhan, mengulurkan tangan kepada Tuhan.
      Maka akan terjadi mujizat, pemulihan secara dobel. Pemulihan secara jasmani adalah yang mustahil menjadi tidak mustahil, semua diselesaikan oleh Tuhan.
      Pemulihan secara rohani, kita dibentuk menjadi bejana kemuliaan, dipakai untuk memuliakan Tuhan dan hidup dari kemurahan Tuhan.

      Roma 9:23

      9:23 justru untuk menyatakan kekayaan kemuliaan-Nya atas benda-benda belas kasihan-Nya yang telah dipersiapkan-Nya untuk kemuliaan,

      Bejana yang pecah dan hancur karena dosa, asal mau mengaku dosa maka Tuhan bisa membentuk menjadi bejana baru.
      Tuhan mampu menciptakan semua menjadi baik dan indah pada waktunya. Sampai menciptakan kita menjadi sama mulia dengan Tuhan saat Yesus datang kedua kali.



Tuhan memberkati.

Versi Cetak

Transkrip
  • Ibadah Pendalaman Alkitab Malang, 27 Maret 2014 (Kamis Sore)
    ... dia Kita mengundang dengan Kabar Mempelai. Korintus - Jika Injil yang kami beritakan masih tertutup juga maka ia tertutup untuk mereka yang akan binasa yaitu orang-orang yang tidak percaya yang pikirannya telah dibutakan oleh ilah zaman ini sehingga mereka tidak melihat cahaya Injil tentang kemuliaan Kristus yang adalah gambaran Allah. Kabar ...
  • Ibadah Raya Surabaya, 14 Mei 2017 (Minggu Siang)
    ... di dalam pembukaan firman ada pembukaan jalan dari TUHAN bahkan pembukaan pintu sorga bagi kita semua. Mengapa manusia termasuk hamba TUHAN pelayan TUHAN bisa mengalami kelaparan roani--kelaparan akan firman-- Karena hati nuraninya cenderung jahat tidak baik. Kalau kita makan makanan jasmani akan sampai di lambung kemudian diproses untuk dibagi ke seluruh ...
  • Ibadah Pendalaman Alkitab Surabaya, 08 April 2013 (Senin Sore)
    ... II Allah Roh Kudus Kristus. Jadi Mempelai Pria Surga adalah Tuhan Yesus Kristus. tabut petinya. Keluaran - . Haruslah mereka membuat tabut dari kayu penaga dua setengah hasta panjangnya satu setengah hasta lebarnya dan satu setengah hasta tingginya. . Haruslah engkau menyalutnya dengan emas murni dari dalam dan dari luar engkau ...
  • Ibadah Pendalaman Alkitab Surabaya, 02 Januari 2017 (Senin Sore)
    ... Mengapa Karena tidak ada wahyu dari TUHAN tidak ada pembukaan firman . Tidak kuat kalau kena situasi dunia. Anak-anak TUHAN mungkin pekerjaan dan studinya maju lalu tinggalkan TUHAN apalagi kalau gagal akan jadi malas. Tetapi mari malam ini kita mohon pembukaan firman Allah supaya kita tetap tinggal di dalam Yesus. Praktik tetap ...
  • Ibadah Pendalaman Alkitab Surabaya, 16 Februari 2009 (Senin Sore)
    ... berpindah juga ke dalam terang dan hidupnya mengalami keubahan. Petrus mempersembahkan persembahan rohani yang berkenan kepada Tuhan. Jadi setiap pelayanan kita harus bernilai rohani. Yaitu sesuai dengan Firman Tuhan dan dalam urapan Roh Kudus. Seringkali kita salah dengan menyangka bahwa kalau sudah berkenan pada manusia pasti berkenan pada Tuhan. Jangan melayani dengan ...
  • Ibadah Doa Surabaya, 30 Agustus 2019 (Jumat Sore)
    ... mendapatkan segala-galanya. Yakub tidak punya potensi apa-apa--bukan anak sulung-- tetapi ia berada dalam penggembalaan sehingga ia mendapat segala-galanya. Sebaliknya Esau punya potensi hebat--anak sulung badannya merah berbulu ada pertobatan ada urapan-- tetapi tidak tergembala akibatnya diterkam binatang buas dan kehilangan segala-galanya--hanya ada air mata. Kalau taat air mata akan dihapus kalau ...
  • Ibadah Raya Surabaya, 09 Maret 2014 (Minggu Sore)
    ... pelayan Tuhan yang bagaikan nyala api. 'mata-Nya mengamat-amati' . Ibrani Dan tentang malaikat-malaikat Ia berkata Yang membuat malaikat-malaikat-Nya menjadi badai dan pelayan-pelayan-Nya menjadi nyala api. Pelayan Tuhan bagaikan nyala api pelayan yang suci setia berkobar-kobar dan damai sejahtera. Daniel Sementara aku terus melihat takhta-takhta diletakkan lalu duduklah Yang Lanjut Usianya pakaian-Nya putih ...
  • Ibadah Pendalaman Alkitab Malang, 07 Juli 2020 (Selasa Sore)
    ... loh batu yang dipecahkan menunjuk pada Yesus Anak Allah sebagai perwujudan kasih Allah Bapa yang datang ke dalam dunia sebagai satu-satunya manusia yang tidak berdosa. Dia tidak mengenal dosa tetapi hanya mengenal kasih. Dia harus mati di kayu salib untuk Menjadi korban pendamaian sehingga bisa memperdamaian dosa-dosa dan menyelamatkan manusia ...
  • Ibadah Doa Malang, 08 April 2014 (Selasa Sore)
    ... kita hanya tertuju kepada Yesus sebagai Imam Besar yang duduk di sebelah kanan tahta Allah Bapa. nbsp Prakteknya Kita melihat Yesus sebagai Imam Besar yang melayani ibadah dalam kemah sejati sehingga kita bisa meneladan Yesus untuk menjadi imam-imam dan raja-raja pelayan Tuhan. Ibrani - Inti segala yang kita bicarakan itu ialah ...
  • Ibadah Doa Surabaya, 04 Maret 2009 (Rabu Sore)
    ... Surga yang kekal. Wahyu hal yang harus diperhatikan supaya nama tertulis dalam kitab kehidupan Wahyu harus mengenakan pakaian putih. Artinya adalah pelayan-pelayan Tuhan imam-imam dan raja-raja yang hidup dalam kesucian lahir dan batin. Dengan apa kita mengalami kesucian lahir dan batin Maleakhi - yaitu dengan api pemurni logam dan sabun tukang penatu. Api pemurni ...

Siaran Langsung

Live Streaming GPTKK

Rekaman

Ikuti rekaman ibadah kami

Transkrip

Ringkasarn Firman Tuhan

Kesaksian

Pengalaman hidup bersama Firman Tuhan

Untuk Koneksi Lambat, silakan buka https://id.gptkk.org

Silakan kontak ke info@gptkk.org apabila bapak/ibu/sdr/sdri ada pertanyaan atau ingin berlangganan majalah Manna, dan silakan kirim email ke widjaja_h@yahoo.com apabila ingin konsultasi pribadi dengan bapak gembala.