English Language | Form Penggembalaan
RINGKASAN KOTBAH IBADAH RUTIN DAN IBADAH KUNJUNGAN
RINGKASAN LAINNYA

Ibadah Doa Surabaya, 21 September 2018 (Jumat Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayangnya TUHAN kita Yesus Kristus. Selamat malam, selamat mendengarkan firman TUHAN. Biarlah damai...

Ibadah Doa Malang, 14 Juni 2011 (Selasa Sore)
Matius 26:16
26:16 Dan mulai saat...

Ibadah Kaum Muda Remaja Surabaya, 28 Maret 2015 (Sabtu Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Lukas 9 dalam susunan Tabernakel menunjuk pada...

Ibadah Doa Malang, 19 Juni 2012 (Selasa Sore)
Matius 27:11-26 percikan darah kedua yang dialami Yesus yaitu:
Ayat 11-14 Yesus menghadapi...

Ibadah Natal Mojoagung, 14 Desember 2012 (Jumat Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayangnya Tuhan kita Yesus Kristus. Selamat malam, selamat mendengarkan Firman Tuhan....

Ibadah Kaum Muda Remaja Malang, 09 Mei 2015 (Sabtu Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Lukas 9 tentang Yesus mengutus kedua...

Ibadah Kaum Muda Remaja Surabaya, 23 Maret 2019 (Sabtu Sore)
Bersamaan dengan Ibadah Raya Surabaya

Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Lukas 13: 10-13 => menyembuhkan...

Ibadah Doa Malang, 02 Mei 2017 (Selasa Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Wahyu 5:5-10
5:5 Lalu berkatalah seorang dari tua-tua...

Ibadah Doa Surabaya, 06 Oktober 2017 (Jumat Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayangnya TUHAN kita Yesus Kristus. Selamat malam, selamat mendengarkan firman TUHAN. Biarlah damai...

Ibadah Pendalaman Alkitab Surabaya, 25 April 2011 (Senin Sore)
Pembicara: Pdt. Mikha Sanda Toding

Matius 7: 15-23
7:15. "Waspadalah terhadap nabi-nabi palsu yang datang kepadamu dengan menyamar seperti domba, tetapi...

Ibadah Raya Malang, 18 November 2012 (Minggu Pagi)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Matius 27 adalah tentang 7 percikan...

Ibadah Raya Surabaya, 20 Juli 2014 (Minggu Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayangnya Tuhan kita Yesus Kristus. Selamat malam, selamat mendengarkan Firman Tuhan. Biarlah damai...

Ibadah Pendalaman Alkitab Malang, 06 Juli 2017 (Kamis Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Wahyu 6:3-4
6:3 Dan ketika...

Ibadah Pendalaman Alkitab Malang, 10 Mei 2012 (Kamis Sore)
Matius 26:69-75 berjudul Petrus menyangkal Yesus.

Tiga kali Petrus menyangkal Yesus:
...

Ibadah Kaum Muda Remaja, 08 Januari 2011 (Sabtu Sore)
Markus 15 terkena pada 7 percikan darah di atas Tabut Perjanjian. Ini menunjuk...


TRANSKRIP LENGKAP

Doa Surabaya (Rabu, 26 November 2014)
Tayang: 10 Mei 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 24 November 2014)
Tayang: 10 Mei 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 23 November 2014)
Tayang: 07 Januari 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 19 November 2014)
Tayang: 07 Januari 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 17 November 2014)
Tayang: 07 Januari 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 09 November 2014)
Tayang: 22 Agustus 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 05 November 2014)
Tayang: 04 Juni 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 03 November 2014)
Tayang: 04 Juni 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 02 November 2014)
Tayang: 03 Maret 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 20 Oktober 2014)
Tayang: 13 Desember 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 13 Oktober 2014)
Tayang: 13 Desember 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 12 Oktober 2014)
Tayang: 24 Oktober 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 08 Oktober 2014)
Tayang: 18 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 06 Oktober 2014)
Tayang: 05 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 05 Oktober 2014)
Tayang: 05 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 01 Oktober 2014)
Tayang: 05 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 29 September 2014)
Tayang: 24 Juni 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 21 September 2014)
Tayang: 19 Mei 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 17 September 2014)
Tayang: 29 April 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 15 September 2014)
Tayang: 29 April 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]



Untuk Koneksi Lambat, silahkan buka http://id.gptkk.org
Transkrip lengkap dari ibadah penggembalaan di Malang dan Surabaya, semuanya di bawakan oleh gembala sidang Pdt. Widjaja Hendra.

Silahkan kontak ke info@gptkk.org apabila bapak/ibu/sdr/sdri ada pertanyaan atau mungkin ingin berlangganan majalah Manna dan silahkan kirim email ke widjaja_h [at] yahoo.com apabila ingin konsultasi pribadi dengan bapak gembala
silahkan ganti tanda [at] dengan @
Cari ringkasan:   
[versi cetak]
Cari rekaman ibadah ini di: http://www.kabarmempelai.org
Ibadah Pendalaman Alkitab Malang, 26 Maret 2019 (Selasa Sore)

Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Wahyu 9:4-6
9:4 Dan kepada mereka dipesankan, supaya mereka jangan merusakkan rumput-rumput di bumi atau tumbuh-tumbuhan ataupun pohon-pohon, melainkan hanya manusia yang tidak memakai meterai Allah di dahinya.
9:5 Dan mereka diperkenankan bukan untuk membunuh manusia, melainkan hanya untuk menyiksa mereka lima bulan lamanya, dan siksaan itu seperti siksaan kalajengking, apabila ia menyengat manusia.
9:6 Dan pada masa itu orang-orang akan mencari maut, tetapi mereka tidak akan menemukannya, dan mereka akan ingin mati, tetapi maut lari dari mereka.

Sasaran dari hukuman Anak Allah yang kelima adalah kehidupan yang tidak memiliki meterai Allah di dahinya.
Bentuk hukuman yang kelima adalah siksaan kalajengking selama lima bulan. Manusia mencari mati, tetapi tidak bisa, mereka harus mengalami penghukuman.

Ada dua hal negatif tentang lima bulan:
  1. Manusia hanya berbuat dosa sampai puncaknya dosa, sehingga dihukum dengan air bah selama 150 hari (5 bulan) sampai musnah dan binasa.
    Kejadian 7:23-24
    7:23 Demikianlah dihapuskan Allah segala yang ada, segala yang di muka bumi, baik manusia maupun hewan dan binatang melata dan burung-burung di udara, sehingga semuanya itu dihapuskan dari atas bumi; hanya Nuh yang tinggal hidup dan semua yang bersama-sama dengan dia dalam bahtera itu.
    7:24 Dan berkuasalah air itu di atas bumi seratus lima puluh hari lamanya.

    Kejadian 6:8
    6:8 Tetapi Nuh mendapat kasih karunia di mata TUHAN.

    Jika suami/ gembala mendapat kasih karunia Tuhan, masih ada harapan seluruh keluarga/ jemaat bisa diselamatkan.

  2. Tuhan menghukum manusia daging (yang tidak mempunyai meterai Allah di dahi), yaitu hanya memikirkan dan mencari perkara-perkara duniawi, sehingga mengabaikan perkara rohani. Bahkan tidak ragu mengorbankan perkara rohani, untuk mendapatkan perkara duniawi.
    Wahyu 9:5
    9:5 Dan mereka diperkenankan bukan untuk membunuh manusia, melainkan hanya untuk menyiksa mereka lima bulan lamanya, dan siksaan itu seperti siksaan kalajengking, apabila ia menyengat manusia.

    Filipi 3:18-19
    3:18 Karena, seperti yang telah kerap kali kukatakan kepadamu, dan yang kunyatakan pula sekarang sambil menangis, banyak orang yang hidup sebagai seteru salib Kristus.
    3:19 Kesudahan mereka ialah kebinasaan, Tuhan mereka ialah perut mereka, kemuliaan mereka ialah aib mereka, pikiran mereka semata-mata tertuju kepada perkara duniawi.

Untuk menghadapi dua hal negatif, kita menghadapi dengan yang positif.
Ada dua hal positif tentang lima bulan:
  1. Nuh sekeluarga berada dalam bahtera Nuh selama lima bulan.
    1 Petrus 3:20-21
    3:20 yaitu kepada roh-roh mereka yang dahulu pada waktu Nuh tidak taat kepada Allah, ketika Allah tetap menanti dengan sabar waktu Nuh sedang mempersiapkan bahteranya, di mana hanya sedikit, yaitu delapan orang, yang diselamatkan oleh air bah itu.
    3:21 Juga kamu sekarang diselamatkan oleh kiasannya, yaitu baptisan--maksudnya bukan untuk membersihkan kenajisan jasmani, melainkan untuk memohonkan hati nurani yang baik kepada Allah--oleh kebangkitan Yesus Kristus,


    Sekarang, kita sekeluarga harus masuk dalam baptisan air yang benar.

    Matius 3:15-16
    3:15 Lalu Yesus menjawab, kata-Nya kepadanya: "Biarlah hal itu terjadi, karena demikianlah sepatutnya kita menggenapkan seluruh kehendak Allah." Dan Yohanespun menuruti-Nya.
    3:16 Sesudah dibaptis, Yesus segera keluar dari air dan pada waktu itu juga langit terbuka dan Ia melihat Roh Allah seperti burung merpati turun ke atas-Nya,

    Baptisan air yang benar:
    • Sesuai dengan yang tertulis dalam Alkitab.
    • Seperti Yesus dibaptis, demikian pula kita dibaptis.

    Baptisan air yang benar adalah kehidupan yang sudah bertobat, mati terhadap dosa, harus dikuburkan dalam air bersama Yesus, untuk bangkit bersama Yesus dalam hidup baru.
    Hidup baru adalah memiliki hati nurani yang baik, dan inilah tempatnya Roh Kudus.

    Kejadian 6:9
    6:9 Inilah riwayat Nuh: Nuh adalah seorang yang benar dan tidak bercela di antara orang-orang sezamannya; dan Nuh itu hidup bergaul dengan Allah.

    Praktek ada Roh Kudus adalah:
    • Hidup dalam kebenaran dalam segala aspek hidup kita.

    • Tidak bercela = tulus, jujur. Jika "ya" katakan "ya", jika "tidak" katakan "tidak".

    • Bergaul dengan Allah Tritunggal = bertekun dalam tiga macam ibadah dalam kandang penggembalaan (Ruangan Suci).
      • Pelita Emas menunjuk ketekunan dalam Ibadah Raya, persekutuan dengan Allah Roh Kudus dalam urapan dan karunia Roh Kudus.
      • Meja Roti Sajian menunjuk ketekunan dalam Ibadah Pendalaman Alkitab dan Perjamuan Suci, persekutuan dengan Anak Allah dalam firman pengajaran yang benar dan korban Kristus.
      • Mezbah Dupa Emas menunjuk ketekunan dalam Ibadah Doa, persekutuan dengan Allah Bapa dalam kasihNya. Buktinya adalah kita bisa mengasihi Tuhan lebih dari semua, dan mengasihi sesama seperti diri sendiri, bahkan mengasihi musuh.

      Dalam ketekunan dalam 3 macam ibadah, tubuh jiwa roh kita bergaul dengan Allah Tritunggal, sehingga:
      • Tangan setan tritunggal tidak bisa menjamah, menjatuhkan, menyesatkan.

      • Hukuman Allah tidak bisa menimpa kita.
        Tugas gembala adalah memberi makan sidang jemaat dan menaikkan doa penyahutan bagi sidang jemaat.

        Jika gembala tidak mau memberi makan sidang jemaat, maka doanya adalah kekejian.
        Amsal 28:9
        28:9 Siapa memalingkan telinganya untuk tidak mendengarkan hukum, juga doanya adalah kekejian.

      • Mendapat kasih karunia Tuhan = hidup dalam tangan kasih karunia Tuhan, sehingga kita selamat, diberkati sampai ke anak cucu, dan menjadi berkat bagi orang lain.

  2. Masa untuk memasukkan kita dalam kandungan firman pengajaran = mendengar sampai taat dengar-dengaran pada firman pengajaran yang benar.
    Lukas 1:24-25,13-15
    1:24 Beberapa lama kemudian Elisabet, isterinya, mengandung dan selama lima bulan ia tidak menampakkan diri, katanya:
    1:25 "Inilah suatu perbuatan Tuhan bagiku, dan sekarang Ia berkenan menghapuskan aibku di depan orang."
    1:13 Tetapi malaikat itu berkata kepadanya: "Jangan takut, hai Zakharia, sebab doamu telah dikabulkan dan Elisabet, isterimu, akan melahirkan seorang anak laki-laki bagimu dan haruslah engkau menamai dia Yohanes.
    1:14 Engkau akan bersukacita dan bergembira, bahkan banyak orang akan bersukacita atas kelahirannya itu.
    1:15 Sebab ia akan besar di hadapan Tuhan dan ia tidak akan minum anggur atau minuman keras dan ia akan penuh dengan Roh Kudus mulai dari rahim ibunya;

    Matius 11:11
    11:11 Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya di antara mereka yang dilahirkan oleh perempuan tidak pernah tampil seorang yang lebih besar dari pada Yohanes Pembaptis, namun yang terkecil dalam Kerajaan Sorga lebih besar dari padanya.

    Maka kita menjadi orang besar, yaitu:
    • Orang yang diurapi Roh Kudus.

    • Orang benar.

    • Tidak menampakkan diri = menyembunyikan diri.
      Lukas 1:24-25,13-15
      1:24 Beberapa lama kemudian Elisabet, isterinya, mengandung dan selama lima bulan ia tidak menampakkan diri, katanya:

      Artinya tidak menonjolkan, tidak membanggakan, tidak menggembar-gemborkan perkara jasmani, sekalipun kita memiliki semuanya. Sebab kita mengaku bahwa perkara jasmani hanyalah bonus dari Tuhan.
      Buktinya adalah kita setia dan berkobar-kobar dalam perkara rohani, dalam ibadah pelayanan kepada Tuhan. Maka Tuhan yang akan menambahkan segala sesuatu yang jasmani kepada kita.

    • Menyembunyikan diri = banyak berdiam diri, mengoreksi diri lewat ketajaman pedang firman Allah.

    Hasilnya:
    • Mengalami kuasa penyucian untuk menghapus segala aib dosa sampai puncaknya dosa, terutama dosa tidak percaya dan tidak taat.
      Kisah Rasul 27:10-11
      27:10 "Saudara-saudara, aku lihat, bahwa pelayaran kita akan mendatangkan kesukaran-kesukaran dan kerugian besar, bukan saja bagi muatan dan kapal, tetapi juga bagi nyawa kita."
      27:11 Tetapi perwira itu lebih percaya kepada jurumudi dan nakhoda dari pada kepada perkataan Paulus.


      Lukas 1:18-20
      1:18 Lalu kata Zakharia kepada malaikat itu: "Bagaimanakah aku tahu, bahwa hal ini akan terjadi? Sebab aku sudah tua dan isteriku sudah lanjut umurnya."
      1:19 Jawab malaikat itu kepadanya: "Akulah Gabriel yang melayani Allah dan aku telah diutus untuk berbicara dengan engkau dan untuk menyampaikan kabar baik ini kepadamu.
      1:20 Sesungguhnya engkau akan menjadi bisu dan tidak dapat berkata-kata sampai kepada hari, di mana semuanya ini terjadi, karena engkau tidak percaya akan perkataanku yang akan nyata kebenarannya pada waktunya."

      Markus 9:24-25
      9:24 Segera ayah anak itu berteriak: "Aku percaya. Tolonglah aku yang tidak percaya ini!"
      9:25 Ketika Yesus melihat orang banyak makin datang berkerumun, Ia menegor roh jahat itu dengan keras, kata-Nya: "Hai kau roh yang menyebabkan orang menjadi bisu dan tuli, Aku memerintahkan engkau, keluarlah dari pada anak ini dan jangan memasukinya lagi!"

      Kehidupan yang tidak percaya dan tidak taat akan menjadi sasaran angin dan gelombang, sasaran roh bisu dan tuli.
      Tuli = tidak bisa mendengar dan tidak bisa dengar-dengaran pada firman pengajaran yang benar.
      Bisu = perkataan sia-sia, tidak ada arti rohani.
      Kalau tuli dan bisu, maka semua menjadi tidak baik, hancur, sampai binasa.

      Markus 7:37
      7:37 Mereka takjub dan tercengang dan berkata: "Ia menjadikan segala-galanya baik, yang tuli dijadikan-Nya mendengar, yang bisu dijadikan-Nya berkata-kata."

      Lewat penggembalaan, Tuhan menjadikan semua baik.
      Telinga baik = hanya mendengar dan dengar-dengaran pada firman pengajaran yang benar.
      Mulut baik = perkataan baik, hanya percaya Yesus.
      Maka Tuhan akan menjadikan segala-galanya baik.

    • Mengalami kuasa meterai nama Yesus.
      Wahyu 9:4
      9:4 Dan kepada mereka dipesankan, supaya mereka jangan merusakkan rumput-rumput di bumi atau tumbuh-tumbuhan ataupun pohon-pohon, melainkan hanya manusia yang tidak memakai meterai Allah di dahinya.

      Mazmur 138:2
      138:2 Aku hendak sujud ke arah bait-Mu yang kudus dan memuji nama-Mu, oleh karena kasih-Mu dan oleh karena setia-Mu; sebab Kaubuat nama-Mu dan janji-Mu melebihi segala sesuatu.

      Waktu Yesus taat sampai mati di kayu salib, maka Dia mendapatkan kuasa nama di atas segala nama.
      Kalau sekarang kita taat dengar-dengaran pada firman, maka kita mendapatkan meterai nama Yesus di dahi kita.

      Kalau ada meterai nama Tuhan:
      • Ada kuasa perlindungan dari Tuhan.
      • Kita selalu mengingat Tuhan, dan Tuhan mengingat kita. Kita mengutamakan Tuhan lebih dari semua, mengutamakan ibadah pelayanan lebih dari semua. Kita hanya percaya dan berharap Tuhan, menyerah sepenuh kepada Tuhan. Maka Tuhan selalu mengingat kita, memperhatikan, mempedulikan, bergumul untuk kita.

        Mazmur 103:10-14
        103:10 Tidak dilakukan-Nya kepada kita setimpal dengan dosa kita, dan tidak dibalas-Nya kepada kita setimpal dengan kesalahan kita,
        103:11 tetapi setinggi langit di atas bumi, demikian besarnya kasih setia-Nya atas orang-orang yang takut akan Dia;
        103:12 sejauh timur dari barat, demikian dijauhkan-Nya dari pada kita pelanggaran kita.
        103:13 Seperti bapa sayang kepada anak-anaknya, demikian TUHAN sayang kepada orang-orang yang takut akan Dia.
        103:14 Sebab Dia sendiri tahu apa kita, Dia ingat, bahwa kita ini debu.

        Tuhan ingat kita hanya bagaikan debu yang banyak kekurangan, sehingga Dia mengampuni segala dosa kita lewat korbanNya di kayu salib.
        Tuhan akan menciptakan kita menjadi bejana kemuliaan, untuk dipakai bagi kemuliaan namaNya.

        Yesaya 49:14-16
        49:14 Sion berkata: "TUHAN telah meninggalkan aku dan Tuhanku telah melupakan aku."
        49:15 Dapatkah seorang perempuan melupakan bayinya, sehingga ia tidak menyayangi anak dari kandungannya? Sekalipun dia melupakannya, Aku tidak akan melupakan engkau.
        49:16 Lihat, Aku telah melukiskan engkau di telapak tangan-Ku; tembok-tembokmu tetap di ruang mata-Ku.


        Tuhan mengingat kita hanya bagaikan bayi yang tidak berdaya di tengah padang gurun dunia. Mata Tuhan melihat keadaan kita yang mungkin sudah putus asa, kecewa, dst. Tuhan mau menggendong kita, memelihara kita secara ajaib, memberi masa depan berhasil dan indah. Kita hanya menangis sampai Tuhan berbelas kasih atas hidup kita.

        Lukas 23:42-43
        23:42 Lalu ia berkata: "Yesus, ingatlah akan aku, apabila Engkau datang sebagai Raja."
        23:43 Kata Yesus kepadanya: "Aku berkata kepadamu, sesungguhnya hari ini juga engkau akan ada bersama-sama dengan Aku di dalam Firdaus."


        Tuhan mengingat kita sampai kita masuk Kerajaan Sorga yang kekal selamanya.


Tuhan memberkati.


kembali ke halaman sebelumnya
IBADAH RUTIN DI MALANG

Minggu jam 06:45 (Ibadah Raya)
Minggu jam 10:15 (Ibadah Sekolah Minggu)
Selasa jam 17:15 (Ibadah Pendalaman Alkitab)
Rabu jam 07:30 (Ibadah Kaum Wanita)
Kamis jam 17:15 (Ibadah Doa Penyembahan)
Sabtu jam 17:15 (Ibadah Kaum Muda Remaja)

IBADAH RUTIN DI MEDAN
Royal Room Hotel Danau Toba Internasional
Jl. Imam Bonjol Medan

Minggu, jam 19:00 (Ibadah Raya)
Senin, jam 09:00 (Ibadah Pendalaman Alkitab)
Senin, jam 17:30 (Ibadah Pendalaman Alkitab)

IBADAH RUTIN DI SURABAYA

Minggu jam 09:30 (Ibadah Sekolah Minggu)
Minggu jam 10:55 (Ibadah Raya)
Rabu jam 17:30 (Ibadah Pendalaman Alkitab)
Jumat jam 17:30 (Ibadah Doa Penyembahan)


IBADAH RUTIN DI JAKARTA
Jl. Patra Kuningan XIV no.4
Jakarta Selatan
Sabtu, jam 09:00 (Ibadah Pendalaman Alkitab)

IBADAH KUNJUNGAN
  • 18-20 Juni 2019
    (Ibadah Kunjungan di Bagan Batu)

  • 02-03 Juli 2019
    (Ibadah Kunjungan di Nias)

  • 23-25 Juli 2019
    (Ibadah Kunjungan di Tana Toraja)

  • 05-09 Agustus 2019
    (Ibadah Kunjungan di India)

  • 20-22 Agustus 2019
    (Ibadah Kunjungan di Medan)

  • 04-05 September 2019
    (Ibadah Kunjungan di Semarang)

  • 17-19 September 2019
    (Ibadah Persekutuan di Malang)

  • 24-25 September 2019
    (Ibadah Kunjungan di Sorong)

  • 13-17 April 2020
    (Ibadah Kunjungan di Korea Selatan)

All Right Reserved Gereja Pantekosta Tabernakel "KRISTUS KASIH"
Jln. Simpang Borobudur 27 Malang | Telp: (0341) 496949 | Fax: (0341) 476751 » Lihat Peta Gereja Kami di Malang
Jln. WR Supratman 4 Surabaya | Telp. 08123300378 » Lihat Peta Gereja Kami di Surabaya
hubungi kami | email: info@gptkk.org | sitemap | top