English Language | Form Penggembalaan
RINGKASAN KOTBAH IBADAH RUTIN DAN IBADAH KUNJUNGAN
RINGKASAN LAINNYA

Ibadah Doa Surabaya, 12 Oktober 2018 (Jumat Sore)
Bersamaan dengan doa puasa

Salam sejahtera dalam kasih sayangnya TUHAN kita Yesus Kristus. Selamat malam, selamat mendengarkan firman TUHAN....

Ibadah Raya Malang, 19 Agustus 2018 (Minggu Pagi)
Bersamaan dengan Penataran Imam dan Calon Imam I

Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Ibadah Natal Persekutuan Malang, 25 Desember 2018 (Selasa Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Wahyu 8:6-13
8:6 Dan ketujuh malaikat...

Ibadah Doa Semalam Suntuk Session I Malang, 02 September 2014 (Selasa Malam)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Kita belajar tentang tabut perjanjian.
Keluaran 25:10-22 tentang...

Ibadah Doa Surabaya, 29 Oktober 2014 (Rabu Sore)
Pembicara: Pdm. Gideon Pakpahan

Salam damali sejahtera di dalam nama Tuhan Yesus Kristus, selamat malam dan selamat mendengarkan Firman...

Ibadah Jumat Agung Surabaya, 02 April 2010 (Jumat Pagi)
Matius 25: 1
= penampilan Yesus dalam kemuliaan sebagai Mempelai Pria Surga yang akan datang kedua...

Ibadah Doa Surabaya, 19 April 2017 (Rabu Sore)
Dari siaran langsung ibadah persekutuan di Tentena-Poso

Salam sejahtera dalam kasih sayangnya TUHAN kita Yesus Kristus. Selamat malam, selamat...

Ibadah Doa Malang, 08 Januari 2013 (Selasa Sore)
bersamaan dengan Ibadah Doa Puasa session III

Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Matius 28...

Ibadah Kaum Muda Remaja Malang, 11 Maret 2017 (Sabtu Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Lukas 11 berbicara tentang doa penyembahan.
Tuhan...

Ibadah Kunjungan di Medan V, 30 Januari 2020 (Kamis Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Wahyu 19:9
19:9. Lalu ia berkata kepadaku:...

Ibadah Raya Malang, 15 Mei 2016 (Minggu Pagi)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Wahyu 4:1
4:1 Kemudian dari pada itu...

Ibadah Raya Malang, 3 Juni 2012 (Minggu Pagi)
Matius 27 menunjuk pada 7 kali percikan darah di atas tabut perjanjian.
Sekarang artinya...

Ibadah Kaum Muda Remaja Malang, 28 April 2018 (Sabtu Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Lukas 12
Dalam susunan Tabernakel, Lukas 12 terkena pada...

Ibadah Doa Malang, 30 November 2010 (Selasa Sore)
Disertai penataran imam-imam dan calon imam-imam II

Matius 25:31-34
25:31. "Apabila Anak Manusia datang dalam...

Ibadah Doa Surabaya, 16 November 2016 (Rabu Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayangnya TUHAN kita Yesus Kristus. Selamat malam, selamat mendengarkan firman TUHAN. Biarlah kasih...


TRANSKRIP LENGKAP

Umum Surabaya (Minggu Sore, 07 Desember 2014)
Tayang: 16 Juni 2020
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 30 November 2014)
Tayang: 16 Juni 2020
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 26 November 2014)
Tayang: 10 Mei 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 24 November 2014)
Tayang: 10 Mei 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 23 November 2014)
Tayang: 07 Januari 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 19 November 2014)
Tayang: 07 Januari 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 17 November 2014)
Tayang: 07 Januari 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 09 November 2014)
Tayang: 22 Agustus 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 05 November 2014)
Tayang: 04 Juni 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 03 November 2014)
Tayang: 04 Juni 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 02 November 2014)
Tayang: 03 Maret 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 20 Oktober 2014)
Tayang: 13 Desember 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 13 Oktober 2014)
Tayang: 13 Desember 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 12 Oktober 2014)
Tayang: 24 Oktober 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 08 Oktober 2014)
Tayang: 18 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 06 Oktober 2014)
Tayang: 05 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 05 Oktober 2014)
Tayang: 05 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 01 Oktober 2014)
Tayang: 05 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 29 September 2014)
Tayang: 24 Juni 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 21 September 2014)
Tayang: 19 Mei 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]



Untuk Koneksi Lambat, silahkan buka http://id.gptkk.org
Transkrip lengkap dari ibadah penggembalaan di Malang dan Surabaya, semuanya di bawakan oleh gembala sidang Pdt. Widjaja Hendra.

Silahkan kontak ke info@gptkk.org apabila bapak/ibu/sdr/sdri ada pertanyaan atau mungkin ingin berlangganan majalah Manna dan silahkan kirim email ke widjaja_h [at] yahoo.com apabila ingin konsultasi pribadi dengan bapak gembala
silahkan ganti tanda [at] dengan @
Cari ringkasan:   
[versi cetak]
Cari rekaman ibadah ini di: http://www.kabarmempelai.org
Ibadah Pendalaman Alkitab Malang, 28 November 2013 (Kamis Sore)

Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Wahyu 1:1-3 adalah judul/ kata pengantar.

Wahyu 1:3

1:3 Berbahagialah ia yang membacakan dan mereka yang mendengarkan kata-kata nubuat ini, dan yang menuruti apa yang ada tertulis di dalamnya, sebab waktunya sudah dekat.

Isi dari kitab Wahyu adalah kebahagiaan. Ada 7 kebahagiaan dalam kitab Wahyu:
  1. Wahyu 1:3 berbahagia yang membaca, mendengar dan menuruti fiman nubuat.
  2. Wahyu 14:13 berbahagia mereka yang mati di dalam Tuhan.
  3. Wahyu 16:15 berbahagia yang berjaga-jaga dan memperhatikan pakaiannya.
  4. Wahyu 19:9 berbahagia yang diundang ke perjamuan kawin Anak Domba (puncak kebahagiaan).
  5. Wahyu 20:6 berbahagia mereka yang mengalami kebangkitan pertama.
  6. Wahyu 22:7 berbahagia yang menuruti kata-kata nubuat.
  7. Wahyu 22:14 berbahagia yang membasuh jubah.
Angka 7 menunjuk kesempurnaan. 7 kebahagiaan sama dengan kebahagiaan yang sempurna, kebahagiaan Surga, kebahagiaan kekal.
Pintu gerbang/ permulaan untuk mendapatkan 7 kebahagiaan yang sempurna adalah membaca, mendengar dan menuruti firman nubuat/ firman pengajaran yang benar.
Dalam kebaktian pendalaman Alkitab merupakan kesempatan terbesar untuk kita banyak membaca, mendengar firman dan lewat kekuatan perjamuan suci, kita bisa menuruti firman sehingga firman pengajaran bisa mendarah daging dalam hidup kita, dan kita berbahagia.

Matius 7:24-25

7:24 "Setiap orang yang mendengar perkataan-Ku ini dan melakukannya, ia sama dengan orang yang bijaksana, yang mendirikan rumahnya di atas batu.
7:25 Kemudian turunlah hujan dan datanglah banjir, lalu angin melanda rumah itu, tetapi rumah itu tidak rubuh sebab didirikan di atas batu.

Orang yang membaca, mendengar dan menuruti firman pengajaran yang benar sama dengan orang yang bijaksana/ berhikmat.
Praktek sehari-hari orang yang bijaksana:
  1. Mendirikan rumah di atas dasar batu/ korban Kristus sehingga tahan uji menghadapi 3 macam pencobaan, yaitu:
    1. Hujan lebat dari atas.
      Efesus 2:1-2
      2:1 Kamu dahulu sudah mati karena pelanggaran-pelanggaran dan dosa-dosamu.
      2:2 Kamu hidup di dalamnya, karena kamu mengikuti jalan dunia ini, karena kamu mentaati penguasa kerajaan angkasa, yaitu roh yang sekarang sedang bekerja di antara orang-orang durhaka.

      Ini menunjuk setan dengan roh durhaka, sama dengan roh jahat dan roh najis. Roh jahat dan roh najis adalah sumber dosa, sampai puncaknya dosa yaitu dosa makan minum (merokok, mabuk, narkoba) dan kawin mengawinkan (dosa seks dengan berbagai ragamnya), yang membawa pada kehancuran (rubuh) dan kebinasaan.
      Roh durhaka yaitu tidak taat kepada Tuhan, kepada gembala, kepada orang tua.
      Roh durhaka membuat tidak setia dan tinggalkan ibadah pelayanan [Ibrani 10:25-27].
      Roh durhaka juga menyangkut nikah yang salah, yang tidak sesuai firman Allah, mulai permulaan nikah maupun perjalanan nikah, yang membawa pada kehancuran dan kebinasaan.

      Bijaksana sama dengan tahan uji, artinya tidak berbuat dosa sampai puncaknya dosa, sama dengan hidup benar dan taat dengar-dengaran. Maka kita berada dalam tangan Sang Penebus.   

    2. Angin kencang.
      Efesus 4:14
      4:14 sehingga kita bukan lagi anak-anak, yang diombang-ambingkan oleh rupa-rupa angin pengajaran, oleh permainan palsu manusia dalam kelicikan mereka yang menyesatkan,

      Angin kencang menunjuk guru palsu/ nabi palsu/ ajaran palsu dengan ajaran-ajaran palsu dan dusta, yang menyesatkan dan membinasakan.

      Bijaksana sama dengan tahan uji, artinya berpegang teguh pada firman pengajaran yang benar, yang sudah menjadi pengalaman hidup. Dan tegas untuk menolak ajaran palsu, tidak memberi kesempatan satu kali pun untuk mendengar.

    3. Banjir.
      Wahyu 13:1
      13:1 Lalu aku melihat seekor binatang keluar dari dalam laut, bertanduk sepuluh dan berkepala tujuh; di atas tanduk-tanduknya terdapat sepuluh mahkota dan pada kepalanya tertulis nama-nama hujat.

      Banjir menunjuk antikris dengan kekuatan mamon, cinta akan uang, terikat akan uang, yang mengakibatkan kikir dan serakah, sehingga binasa untuk selamanya.
      Kikir = tidak bisa memberi kepada Tuhan (vertikal) dan sesama (horisontal), sama dengan tidak ingat salib Tuhan.
      Serakah = merampas milik Tuhan (perpuluhan dan persembahan khusus) dan milik sesama (mencuri, hutang tidak bayar).
      Boros = melampiaskan keinginan daging melebihi penghasilan. Akibatnya bisa terlilit hutang dan dicengkeram antikris.

      Bijaksana sama dengan tahan uji, artinya bisa mengembalikan perpuluhan dan persembahan khusus milik Tuhan. Bisa menggunakan berkat sesuai kebutuhan. Bisa memberi untuk sesama yang membutuhkan. Sampai bisa memberikan seluruh hidup kita kepada Tuhan.    
      Jika kita tahan uji, maka kita berada dalam tangan Yesus Sang Penebus.

      Yakobus 1:12

      1:12 Berbahagialah orang yang bertahan dalam pencobaan, sebab apabila ia sudah tahan uji, ia akan menerima mahkota kehidupan yang dijanjikan Allah kepada barangsiapa yang mengasihi Dia.

      Hasilnya adalah kita berbahagia, menerima mahkota mempelai dan pakaian mempelai.


  2. Mendirikan rumah dengan 7 tiang dalam penggembalaan.
    Amsal 9:1
    9:1 Hikmat telah mendirikan rumahnya, menegakkan ketujuh tiangnya,

    Sehebat apa pun manusia di dunia, posisi kita adalah seperti domba di tengah serigala. Kebutuhan pokok domba di tengah serigala adalah gembala. Oleh sebab itu kita harus menjadi domba-domba yang tergembala dengan benar dan baik. Syaratnya:
    1. Tergembala pada firman pengajaran yang benar (pribadi Yesus), seperti carang melekat pada pokok anggur yang benar.

    2. Selalu berada dalam kandang penggembalaan.
      Di luar kandang, domba akan terlantar dan tidak ada yang bertanggungjawab.
      Dalam tabernakel, kandang penggembalaan menunjuk ruangan suci. Di dalamnya ada 3 macam alat, menunjuk ketekunan dalam 3 macam ibadah pokok:
      • pelita emas, ketekunan dalam ibadah raya
      • meja roti sajian, ketekunan dalam ibadah pendalaman Alkitab dan perjamuan suci
      • mezbah dupa emas, ketekunan dalam ibadah doa.

    3. Bisa makan firman penggembalaan, mendengar dan dengar-dengaran pada suara gembala.
      Yohanes 10:27-28
      10:27 Domba-domba-Ku mendengarkan suara-Ku dan Aku mengenal mereka dan mereka mengikut Aku,
      10:28 dan Aku memberikan hidup yang kekal kepada mereka dan mereka pasti tidak akan binasa sampai selama-lamanya dan seorangpun tidak akan merebut mereka dari tangan-Ku.

    Bijaksana sama dengan tergembala, posisinya berada dalam tangan Yesus Gembala Agung. Hasilnya:
    1. Tidak bisa direbut oleh setan, tidak bisa disesatkan, tidak jatuh dalam dosa sampai puncaknya dosa dan tidak binasa. Ada jaminan kepastian dalam tangan Gembala Agung.

    2. Mengalami penyucian secara intensif oleh pedang firman, mulai dari dalam hati yang adalah sumbernya dosa.
      Dalam penggembalaan, hati kita dibentuk sampai memiliki hati mempelai.
      Matius 15:19
      15:19 Karena dari hati timbul segala (1)pikiran jahat, (2)pembunuhan, (3)perzinahan, (4)percabulan, (5)pencurian, (6)sumpah palsu dan (7)hujat.

      Menghujat mulai dari dusta, fitnah, sampai mulut menghujat seperti antikris, sombong.

      Wahyu 13:5-6

      13:5 Dan kepada binatang itu diberikan mulut, yang penuh kesombongan dan hujat; kepadanya diberikan juga kuasa untuk melakukannya empat puluh dua bulan lamanya.
      13:6 Lalu ia membuka mulutnya untuk menghujat Allah, menghujat nama-Nya dan kemah kediaman-Nya dan semua mereka yang diam di sorga.

      Sampai menghujat pengajaran yang benar, menghujat pelayan Tuhan/ hamba Tuhan yang benar.

      Penyucian hati dalam sistim penggembalaan sama dengan penyucian dari 7 keinginan jahat dan najis, sama dengan mendirikan rumah dengan 7 tiang.
      Penyucian hati munculnya di mulut.

      Yakobus 3:2

      3:2 Sebab kita semua bersalah dalam banyak hal; barangsiapa tidak bersalah dalam perkataannya, ia adalah orang sempurna, yang dapat juga mengendalikan seluruh tubuhnya.

      Sampai sempurna, tidak salah dalam perkataan, hanya menyembah Tuhan dengan suara Haleluya, sama dengan memiliki suara mempelai.

      Wahyu 19:6-7

      19:6 Lalu aku mendengar seperti suara himpunan besar orang banyak, seperti desau air bah dan seperti deru guruh yang hebat, katanya: "Haleluya! Karena Tuhan, Allah kita, Yang Mahakuasa, telah menjadi raja.
      19:7 Marilah kita bersukacita dan bersorak-sorai, dan memuliakan Dia! Karena hari perkawinan Anak Domba telah tiba, dan pengantin-Nya telah siap sedia.


  3. Menjadi bintang-bintang yang bercahaya sampai selama-lamanya, kehidupan yang dipakai oleh Tuhan.
    Daniel 12:3
    12:3 Dan orang-orang bijaksana akan bercahaya seperti cahaya cakrawala, dan yang telah menuntun banyak orang kepada kebenaran seperti bintang-bintang, tetap untuk selama-lamanya.

    Filipi 2:12-13
    2:12 Hai saudara-saudaraku yang kekasih, kamu senantiasa taat; karena itu tetaplah kerjakan keselamatanmu dengan takut dan gentar, bukan saja seperti waktu aku masih hadir, tetapi terlebih pula sekarang waktu aku tidak hadir,
    2:13 karena Allahlah yang mengerjakan di dalam kamu baik kemauan maupun pekerjaan menurut kerelaan-Nya.

    Syarat menjadi bintang yang bercahaya selama-lamanya:
    1. Harus setia dan tanggung jawab kepada Tuhan dalam ibadah pelayanan, berkobar-kobar dalam ibadah pelayanan, disertai kerelaan hati untuk berkorban apa pun juga, kecuali satu yaitu firman pengajaran jangan dikorbankan.

    2. Tidak bersungut dan berbantah-bantah, tetapi mengucap syukur kepada Tuhan, bersaksi, menjadi berkat bagi orang lain.
      Filipi 2:14-15
      2:14 Lakukanlah segala sesuatu dengan tidak bersungut-sungut dan berbantah-bantahan,
      2:15 supaya kamu tiada beraib dan tiada bernoda, sebagai anak-anak Allah yang tidak bercela di tengah-tengah angkatan yang bengkok hatinya dan yang sesat ini, sehingga kamu bercahaya di antara mereka seperti bintang-bintang di dunia,

    3. Berpegang pada firman pengajaran yang benar dan taat dengar-dengaran.
      Filipi 2:16
      2:16 sambil berpegang pada firman kehidupan, agar aku dapat bermegah pada hari Kristus, bahwa aku tidak percuma berlomba dan tidak percuma bersusah-susah.

    Untuk menjadi bintang bercahaya memang banyak pengorbanan, tetapi posisi kita berada dalam tangan kanan Yesus Mempelai Pria Surga.

    Wahyu 1:20

    1:20 Dan rahasia ketujuh bintang yang telah kaulihat pada tangan kanan-Ku dan ketujuh kaki dian emas itu: ketujuh bintang itu ialah malaikat ketujuh jemaat dan ketujuh kaki dian itu ialah ketujuh jemaat."

    Hasilnya:
    1. Tangan kanan Tuhan memberi nikmat.
      Mazmur 16:11
      16:11 Engkau memberitahukan kepadaku jalan kehidupan; di hadapan-Mu ada sukacita berlimpah-limpah, di tangan kanan-Mu ada nikmat senantiasa.

      Artinya, tangan kanan Tuhan memelihara, memberkati, dan memberikan kebahagiaan.

    2. Tangan kanan Tuhan memberi kemenangan atas musuh-musuh.
      Mazmur 118:15
      118:15 Suara sorak-sorai dan kemenangan di kemah orang-orang benar: "Tangan kanan TUHAN melakukan keperkasaan,

      Artinya, menyelesaikan semua masalah sampai yang mustahil. Sampai memberi kemenangan atas musuh yang terakhir yaitu maut, kita bisa hidup kekal selamanya.

    3. Tangan kanan Tuhan mengangkat dan meninggikan kita.
      Mazmur 118:16
      118:16 tangan kanan TUHAN berkuasa meninggikan, tangan kanan TUHAN melakukan keperkasaan!"

      Artinya, membuat kita berhasil dan indah pada waktunya. Kita dipakai dalam kegerakan Roh Kudus hujan akhir. Kita disucikan dan diubahkan oleh Tuhan dari manusia daging menjadi manusia rohani seperti Yesus. Mulai dari kuat dan teguh hati, tidak bimbang, tetap berpegang teguh pada pengajaran yang benar, tahbisan (ibadah pelayanan) yang benar, penyembahan yang benar.
      Sampai jika Tuhan datang kedua kali, kita diubahkan menjadi sama mulia dengan Tuhan, menjadi mempelai wanita yang siap menyambut kedatangan Yesus kedua kali di awan-awan yang permai, masuk perjamuan kawin Anak Domba, sampai berbahagia dengan Tuhan selama-lamanya dalam kerajaan Surga.



Tuhan memberkati. 

kembali ke halaman sebelumnya
IBADAH RUTIN DI MALANG

Minggu jam 06:45 (Ibadah Raya)
Minggu jam 10:15 (Ibadah Sekolah Minggu)
Selasa jam 17:15 (Ibadah Pendalaman Alkitab)
Rabu jam 07:30 (Ibadah Kaum Wanita)
Kamis jam 17:15 (Ibadah Doa Penyembahan)
Sabtu jam 17:15 (Ibadah Kaum Muda Remaja)

IBADAH RUTIN DI MEDAN
Royal Room Hotel Danau Toba Internasional
Jl. Imam Bonjol Medan

Minggu, jam 18:45 (Ibadah Raya)
Senin, jam 08:00 (Ibadah Pendalaman Alkitab)
Senin, jam 17:30 (Ibadah Pendalaman Alkitab)

IBADAH RUTIN DI SURABAYA

Minggu jam 09:00 (Ibadah Sekolah Minggu)
Minggu jam 10:15 (Ibadah Raya)
Rabu jam 17:30 (Ibadah Pendalaman Alkitab)
Jumat jam 17:30 (Ibadah Doa Penyembahan)


IBADAH RUTIN DI JAKARTA
Jl. Patra Kuningan XIV no.4
Jakarta Selatan
Sabtu, jam 09:00 (Ibadah Pendalaman Alkitab)

IBADAH KUNJUNGAN
All Right Reserved Gereja Pantekosta Tabernakel "KRISTUS KASIH"
Jln. Simpang Borobudur 27 Malang | Telp: (0341) 496949 | Fax: (0341) 476751 » Lihat Peta Gereja Kami di Malang
Jln. WR Supratman 4 Surabaya | Telp. 08123300378 » Lihat Peta Gereja Kami di Surabaya
hubungi kami | email: info@gptkk.org | sitemap | top