English Language | Form Penggembalaan
RINGKASAN KOTBAH IBADAH RUTIN DAN IBADAH KUNJUNGAN
RINGKASAN LAINNYA

Ibadah Doa Malang, 15 Desember 2015 (Selasa Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Wahyu 3:18-19
3:18 maka Aku menasihatkan engkau,...

Ibadah Persekutuan Tubuh Kristus di Palangkaraya, 23 September 2011 (Jumat Pagi)
TEMA:

Ibadah Raya Malang, 04 Agustus 2013 (Minggu Pagi)
IBADAH PENYERAHAN ANAK

Matius 19 menunjuk tentang perjalanan hidup manusia di bumi.
Ayat 1-12, di kandungan.Ayat 13-15,...

Ibadah Pendalaman Alkitab Surabaya, 18 Mei 2015 (Senin Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayangnya TUHAN kita Yesus Kristus. Selamat malam, selamat mendengarkan firman TUHAN. Biarlah damai...

Ibadah Doa Semalam Suntuk Session I Malang, 06 November 2014 (Kamis Malam)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Markus 13:33-37
13:33 "Hati-hatilah...

Ibadah Pendalaman Alkitab Malang, 10 Desember 2015 (Kamis Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Wahyu 3:16-17
3:16 Jadi karena engkau suam-suam...

Ibadah Retreat Family II Malang, 29 Desember 2012 (Sabtu Pagi)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

1 Korintus 3:16-17
3:16 Tidak tahukah kamu, bahwa...

Ibadah Raya Malang, 03 Mei 2015 (Minggu Pagi)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Wahyu 2-3 menunjuk 7 kali percikan darah...

Ibadah Jumat Agung Malang, 22 April 2011 (Jumat Sore)
Matius 26:6-13 adalah tentang PERSIAPAN PASKAH.

Matius 26:7,12
26:7...

Ibadah Doa Semalam Suntuk Session I Malang, 12 Agustus 2014 (Selasa Malam)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.
Kita mempelajari tentang kaki dian emas/ pelita...

Ibadah Doa Malang, 11 Desember 2012 (Selasa Sore)
Bersamaan dengan Ibadah Doa Puasa Session III

Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus....

Ibadah Persekutuan Jakarta IV, 11 Agustus 2016 (Kamis Pagi)
Salam sejahtera dalam kasih sayangnya TUHAN kita Yesus kristus. Selamat siang, selamat mendengarkan firman TUHAN. Biarlah...

Ibadah Raya Malang, 15 April 2012 (Minggu Pagi)
Matius 26:69-75 berjudul Petrus menyangkal Yesus.

Tiga kali Petrus menyangkal Yesus:
Ayat...

Ibadah Doa Surabaya, 17 November 2017 (Jumat Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayangnya TUHAN kita Yesus Kristus. Selamat malam, selamat mendengarkan firman TUHAN. Biarlah damai...

Ibadah Doa Ucapan Syukur Surabaya, 27 Desember 2010 (Senin Sore)
1 Tesalonika 5: 18
5:18. Mengucap syukurlah dalam segala hal, sebab itulah yang dikehendaki Allah di dalam Kristus Yesus...


TRANSKRIP LENGKAP

Umum Surabaya (Minggu Sore, 07 Desember 2014)
Tayang: 16 Juni 2020
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 30 November 2014)
Tayang: 16 Juni 2020
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 26 November 2014)
Tayang: 10 Mei 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 24 November 2014)
Tayang: 10 Mei 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 23 November 2014)
Tayang: 07 Januari 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 19 November 2014)
Tayang: 07 Januari 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 17 November 2014)
Tayang: 07 Januari 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 09 November 2014)
Tayang: 22 Agustus 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 05 November 2014)
Tayang: 04 Juni 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 03 November 2014)
Tayang: 04 Juni 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 02 November 2014)
Tayang: 03 Maret 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 20 Oktober 2014)
Tayang: 13 Desember 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 13 Oktober 2014)
Tayang: 13 Desember 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 12 Oktober 2014)
Tayang: 24 Oktober 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 08 Oktober 2014)
Tayang: 18 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 06 Oktober 2014)
Tayang: 05 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 05 Oktober 2014)
Tayang: 05 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 01 Oktober 2014)
Tayang: 05 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 29 September 2014)
Tayang: 24 Juni 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 21 September 2014)
Tayang: 19 Mei 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]



Untuk Koneksi Lambat, silahkan buka http://id.gptkk.org
Transkrip lengkap dari ibadah penggembalaan di Malang dan Surabaya, semuanya di bawakan oleh gembala sidang Pdt. Widjaja Hendra.

Silahkan kontak ke info@gptkk.org apabila bapak/ibu/sdr/sdri ada pertanyaan atau mungkin ingin berlangganan majalah Manna dan silahkan kirim email ke widjaja_h [at] yahoo.com apabila ingin konsultasi pribadi dengan bapak gembala
silahkan ganti tanda [at] dengan @
Cari ringkasan:   
[versi cetak]
Cari rekaman ibadah ini di: http://www.kabarmempelai.org
Ibadah Pendalaman Alkitab Surabaya, 01 April 2013 (Senin Sore)

Salam sejahtera dalam kasih sayangnya Tuhan kita Yesus Kristus. Selamat malam, selamat mendengarkan Firman Tuhan. Biarlah damai sejahtera bahagia dari Tuhan senantiasa dilimpahkan di tengah-tengah kita sekalian.

Matius 28= menunjuk pada Shekina Glory (sinar kemuliaan atau kuasa kebangkitan Tuhan).

Matius 28: 16-20= perintah untuk memberitakan injil= penyebaran terang shekina glory. Artinya: kita dipakai oleh Tuhan dalam kegerakan yang besar sesuai amanat agung Tuhan.

Matius 28: 19-20
28:19. Karena itu
pergilah, jadikanlah semua bangsa murid-Ku dan baptislah mereka dalam nama Bapa dan Anak dan Roh Kudus,
28:20. dan
ajarlah mereka melakukan segala sesuatu yang telah Kuperintahkan kepadamu. Dan ketahuilah, Aku menyertai kamu senantiasa sampai kepada akhir zaman."

2 macam kegerakan besar yang sesuai dengan amanat agung Tuhan:

  1. ay. 18-19= 'pergilah, jadikanlah semua bangsa murid-Ku'= kegerakan Roh Kudus hujan awal (Firman penginjilan/kabar baik)= membawa orang-orang berdosa diselamatkan oleh Tuhan.


  2. ay. 20= 'ajarlah mereka melakukan segala sesuatu yang telah Kuperintahkan kepadamu'= kegerakan Roh Kudus hujan akhir (Firman pengajaran/kabar mempelai)= membawa orang-orang yang sudah selamat, masuk dalam pembangunan tubuh Kristus yang sempurna (mempelai wanita Tuhan yang siap untuk menyambut kedatangan Yesus kedua kali).

Dalam perjanjian lama, kegerakan Roh Kudus hujan awal dan hujan akhir digambarkan dalam cerita 2 kali Musa menerima loh batu:

  1. Musa menerima 2 loh batu pertama (Keluaran 32) dan dipecahkan= kegerakan Roh Kudus hujan awal.
  2. Musa menerima 2 loh batu yang baru (Keluaran 34) dan kulit mukanya bercahaya (ada kemuliaan)= kegerakan Roh Kudus hujan akhir.

Diantara 2 loh batu pertama dan 2 loh batu kedua, terjadi kemerosotan rohani (lembah yang gelap), yaitu penyembahan lembu emas.

Dalam perjanjian baru, kegerakan Roh Kudus hujan awal dan hujan akhir digambarkan dengan 2 kali pemecahan roti:

  1. Markus 6: 30-43
    6:38. Tetapi Ia berkata kepada mereka: "Berapa banyak roti yang ada padamu? Cobalah periksa!" Sesudah memeriksanya mereka berkata: "Lima roti dan dua ikan."

    = pemecahan 5 roti untuk 5000 orang.
    'roti'= Firman.
    '5'= 5 luka Yesus.
    '5 roti'= Firman yang memberitakan kedatangn Yesus pertama kali untuk mati disalib= kegerakan Roh Kudus hujan awal.


  2. Markus 8: 1-10
    8:5. Yesus bertanya kepada mereka: "Berapa roti ada padamu?" Jawab mereka: "Tujuh."

    = pemecahan roti kedua, yaitu 7 roti untuk 4000 orang.
    '7'= kesempurnaan.
    '7 roti'= Firman yang membawa pada kesempurnaan= kegerakan Roh Kudus hujan akhir.

Tadi 5 roti untuk 5000 orang. Tetapi yang 7 roti untuk 4000 orang.
Artinya: rotinya makin banyak, tetapi yang makan semakin sedikit= banyak yang dipanggil, tetapi sedikit yang dipilih.

Diantara pemecahan roti pertama dan kedua, terjadi kemerosotan rohani (lembah yang gelap), salah satunya tuli dan gagap (bisu).

Markus 7: 31-37
7:32. Di situ orang membawa kepada-Nya seorang yang tuli dan yang gagap dan memohon kepada-Nya, supaya Ia meletakkan tangan-Nya atas orang itu.

'gagap'= bisu.

Keluaran 32: 4, 9
32:4. Diterimanyalah itu dari tangan mereka, dibentuknya dengan pahat, dan dibuatnyalah dari padanya anak lembu tuangan. Kemudian berkatalah mereka: "Hai Israel, inilah Allahmu, yang telah menuntun engkau keluar dari tanah Mesir!"
32:9. Lagi firman TUHAN kepada Musa: "Telah Kulihat bangsa ini dan sesungguhnya mereka adalah suatu bangsa yang
tegar tengkuk.

= penyebab kemerostoan rohani adalah KEKERASAN HATI.

2 Korintus 4: 3-4
4:3. Jika Injil yang kami beritakan masih tertutup juga, maka ia tertutup untuk mereka, yang akan binasa,
4:4. yaitu orang-orang yang tidak percaya, yang pikirannya telah
dibutakan oleh ilah zaman ini, sehingga mereka tidak melihat cahaya Injil tentang kemuliaan Kristus, yang adalah gambaran Allah.

'ilah zaman ini'= lembu emas= kekerasan hati.

Kekerasan hati= menolak Firman pengajaran yang benar. Dan ini terjadi mulai dari jaman Musa sampai nanti saat gereja Tuhan mau keluar dari dunia ini.

Emas yang diberkatkan oleh Tuhan kepada bangsa Israel, seharusnya untuk membangun tabernakel. Tetapi, digunakan untuk membangun lembu emas.
Jadi, kehidupan yang keras hati sama dengan MENGHALANGI pembangunan tabernakel rohani (tubuh Kristus yang sempurna). Dan ia sendiri tidak akan masuk kedalamnya (binasa selama-lamanya).

Praktik kekerasan hati:

  1. Keluaran 32: 17-18
    32:17. Ketika Yosua mendengar suara bangsa itu bersorak, berkatalah ia kepada Musa: "Ada bunyi sorak peperangan kedengaran di perkemahan."
    32:18. Tetapi jawab Musa: "
    Bukan bunyi nyanyian kemenangan, bukan bunyi nyanyian kekalahan--bunyi orang menyanyi berbalas-balasan, itulah yang kudengar."

    Yosua mendengar bunyi peperangan, tetapi Musa sebagai gembala punya karunia untuk menimbang roh (bisa membedakan ajaran yang benar dan palsu, tahbisan yang benar dan tidak benar, nyanyian yang benar dan tidak benar).
    Sekalipun Yosua dipakai Tuhan, tetapi tetap harus tunduk pada Musa.
    Artinya: sekalipun kita dipakai Tuhan, kita harus tunduk pada gembala.

    Praktik kekerasan hati yang pertama: 'Bukan bunyi nyanyian kemenangan, bukan bunyi nyanyian kekalahan'= suam-suam.

    'bukan nyanyian kemenangan'= tidak bangkit.
    'bukan nyanyian kekalahan'= tidak mati.

    Kalau menolak Firman pengajaran benar, pasti akan suam-suam rohaninya.
    Artinya:


    • seperti jemaat Laodikia.
      Wahyu 3: 14-16
      3:14. "Dan tuliskanlah kepada malaikat jemaat di Laodikia: Inilah firman dari Amin, Saksi yang setia dan benar, permulaan dari ciptaan Allah:
      3:15. Aku tahu segala pekerjaanmu:
      engkau tidak dingin dan tidak panas. Alangkah baiknya jika engkau dingin atau panas!
      3:16. Jadi karena engkau
      suam-suam kuku, dan tidak dingin atau panas, Aku akan memuntahkan engkau dari mulut-Ku.

      'tidak dingin'= tidak sejuk= tidak ada damai sejahtera, sehingga ada ketakutan, kekuatiran dan tidak tenang hidupnya, ada iri hati, kebencian, dsb.
      Kalau tidak tenang hidupnya, hidupnya akan mulai letih lesu dan berbeban berat.

      'tidak panas'= tidak setia dan tidak berkobar-kobar dalam ibadah pelayanan atau sekalipun setia, tetapi tidak berkobar-kobar.


    • 'tidak mati, tidak bangkit'= tidak mengalami pembaharuan/keubahan hidup.

      2 Timotius 3: 1-5
      3:1. Ketahuilah bahwa pada hari-hari terakhir akan datang masa yang sukar.
      3:2. Manusia akan
      mencintai dirinya sendiri(1) dan menjadi hamba uang(2). Mereka akan membual(3) dan menyombongkan diri(4), mereka akan menjadi pemfitnah(5), mereka akan berontak terhadap orang tua(6) dan tidak tahu berterima kasih(7), tidak mempedulikan agama(8),
      3:3.
      tidak tahu mengasihi(9), tidak mau berdamai(10), suka menjelekkan orang(11), tidak dapat mengekang diri(12), garang(13), tidak suka yang baik(14),
      3:4.
      suka mengkhianat(15), tidak berpikir panjang(16), berlagak tahu(17), lebih menuruti hawa nafsu dari pada menuruti Allah(18).
      3:5. Secara lahiriah mereka menjalankan ibadah mereka, tetapi pada hakekatnya mereka
      memungkiri kekuatannya. Jauhilah mereka itu!

      Sekalipun beribadah, tetapi kalau menolak kuasa ibadah (tetap mempertahankan manusia daging), maka ia akan dicap dengan 666= seperti perempuan bungkuk 18 tahun di bait Allah.


    Kurang ajarnya setan adalah keadaan suam-suam ini disembunyikan dengan 2 hal, yaitu:


    • 'nyanyian berbalas-balasan'= nyanyian ramai-ramai yang didorong dengan gairah atau kesukaan daging.
      Tandanya: bergairah saat menyanyi, tetapi tidak bergairah saat mendengar Firman, apalagi Firman pengajaran benar, sehingga tidak mengalami keubahan hidup (tidak ada nyanyian baru).


    • 'lembu emas'= gambaran kekayaan.
      Artinya: ditutupi dengan kekayaan jasmani atau keberhasilan jasmani.


    Akibat suam rohani: dimuntahkan oleh Tuhan=


    • tidak memuaskan Tuhan, sehingga kita tidak dipuaskan Tuhan juga dan mencari kepuasan didunia sampai jatuh dalam dosa,
    • hidupnya tidak berguna,
    • hidupnya menjijikkan/najis.


  2. Keluaran 32: 7
    32:7. Berfirmanlah TUHAN kepada Musa: "Pergilah, turunlah, sebab bangsamu yang kaupimpin keluar dari tanah Mesir telah rusak lakunya.

    Praktik kekerasan hati yang kedua: rusak lakunya.

    Kekerasan hati merusak paling sedikit 3 hal:


    • merusak ibadah dan pelayanan (menyembah lembu emas, tetapi mengatakan bahwa itu Allah,karena mencoton ilahnya Mesir)= tahbisan sistem duniawi/sistem Mesir untuk menarik banyak jiwa, sehingga terjadi keuntungan jasmani yang besar (tidak peduli selamat atau tidak).


    • merusak nikah.
      Di jaman Nuh, hal ini sudah terjadi, dimana manusia kawin dengan siapa saja (manusia sudah rusak lakunya).

      Kejadian 6: 11-12, 1-2
      6:11. Adapun bumi itu telah rusak di hadapan Allah dan penuh dengan kekerasan.
      6:12. Allah menilik bumi itu dan sungguhlah
      rusak benar, sebab semua manusia menjalankan hidup yang rusak di bumi.
      6:1. Ketika manusia itu mulai bertambah banyak jumlahnya di muka bumi, dan bagi mereka lahir anak-anak perempuan,
      6:2. maka anak-anak Allah melihat, bahwa anak-anak perempuan manusia itu cantik-cantik, lalu mereka
      mengambil isteri dari antara perempuan-perempuan itu, siapa saja yang disukai mereka.

      Waktu Israel menyanyi berbalas-balasan, itulah seks bebas.


    • merusak diri sendiri lewat perzinahan dan perkataan (sebab diri sendiri adalah bait Allah).
      Amsal 6: 32
      6:32. Siapa melakukan zinah tidak berakal budi; orang yang berbuat demikian merusak diri.

      'merusak diri sendiri'= seperti orang gila di Gedara= tidak waras/tidak berakal budi.

      Amsal 21: 23
      21:23. Siapa memelihara mulut dan lidahnya, memelihara diri dari pada kesukaran.

      = kita seringkali merusak diri lewat perkataan-perkataan yang tidak baik/tidak benar, dusta, dan tidak membawa berkat bagi orang lain.


  3. Markus 7: 32
    7:32. Di situ orang membawa kepada-Nya seorang yang tuli dan yang gagap dan memohon kepada-Nya, supaya Ia meletakkan tangan-Nya atas orang itu.

    Praktik kekerasan hati yang ketiga: tuli dan gagap/bisu.
    Artinya:


    • 'tuli'= tidak mau mendengar dan tidak mau dengar-dengaran pada Firman pengajaran benar atau mau mendengar tetapi tidak mau dengar-dengaran.

      'bisu'= perkataan yang sia-sia, tidak ada artinya (dusta, dsb) sampai tidak bisa bersaksi, malah memalukan Tuhan.

      Hari-hari ini, biarlah kita menjadi saksi untuk memuliakan Tuhan dan pengajaran yang benar.

      'bisu'= tidak bisa menyembah Tuhan (kering rohaninya).

      Markus 9: 14, 17-18, 25
      9:14. Ketika Yesus, Petrus, Yakobus dan Yohanes kembali pada murid-murid lain, mereka melihat orang banyak mengerumuni murid-murid itu, dan beberapa ahli Taurat sedang mempersoalkan sesuatu dengan mereka.
      9:17. Kata seorang dari orang banyak itu: "Guru, anakku ini kubawa kepada-Mu, karena ia kerasukan
      roh yang membisukan dia.
      9:18. Dan setiap kali roh itu menyerang dia, roh itu membantingkannya ke tanah; lalu mulutnya berbusa, giginya bekertakan dan tubuhnya menjadi kejang. Aku sudah meminta kepada murid-murid-Mu, supaya mereka mengusir roh itu, tetapi mereka tidak dapat."
      9:25. Ketika Yesus melihat orang banyak makin datang berkerumun, Ia menegor roh jahat itu dengan keras, kata-Nya: "Hai kau roh yang
      menyebabkan orang menjadi bisu dan tuli, Aku memerintahkan engkau, keluarlah dari pada anak ini dan jangan memasukinya lagi!"

      Matius 17: 14-15
      17:14. Ketika Yesus dan murid-murid-Nya kembali kepada orang banyak itu, datanglah seorang mendapatkan Yesus dan menyembah,
      17:15. katanya: "Tuhan, kasihanilah anakku. Ia
      sakit ayan dan sangat menderita. Ia sering jatuh ke dalam api dan juga sering ke dalam air.

      Penyakit bisu dan tuli menyebabkan penaykit ayan secara rohani.
      Dan ini terjadi sejak kecil (melanda anak kecil, remaja sampai tua).

      'ayan rohani':


      1. puncaknya dosa,
      2. penderitaan dan air mata,
      3. perkara mustahil yang tidak dapat diselesaikan oleh apapun.


    • Wahyu 22: 18-19
      22:18. Aku bersaksi kepada setiap orang yang mendengar perkataan-perkataan nubuat dari kitab ini: "Jika seorang menambahkan sesuatu kepada perkataan-perkataan ini, maka Allah akan menambahkan kepadanya malapetaka-malapetaka yang tertulis di dalam kitab ini.
      22:19. Dan jikalau seorang
      mengurangkan sesuatu dari perkataan-perkataan dari kitab nubuat ini, maka Allah akan mengambil bagiannya dari pohon kehidupan dan dari kota kudus, seperti yang tertulis di dalam kitab ini."

      'tuli'= mengurangi pengajaran benar (seperti Hawa mengurangi kata 'bebas').
      'bebas'= urapan Roh Kudus.

      Kalau kebebasan Roh Kudus dikurangi, maka akan memakai kekuatan daging.

      'bisu'= menambah pengajaran benar (seperti Hawa menambah kata 'raba').
      'raba'= ditambah pengetahuan, lawakan, dsb untuk menjangkau emosi (bukan menjangkau hati).

      Jadi, tuli dan bisu sama dengan merubah Firman pengajaran benar, dimulai dari Hawa.

      'Hawa'= ibu= gembala.
      Kalau gembala sudah merubah Firman, maka seluruh sidang jemaat akan terkutuk seperti Hawa.

      Wahyu 22: 21
      22:21. Kasih karunia Tuhan Yesus menyertai kamu sekalian! Amin.

      Kalau kita bisa bertahan dan berpegang teguh pada firmanpengajaran benar, itu adalah kasih karunia Allah.

      Kalau berubah-ubah, akibatnya:


      1. kehilangan kesetiaan yang sejati pada Kristus.

        2 Korintus 11: 2-3
        11:2. Sebab aku cemburu kepada kamu dengan cemburu ilahi. Karena aku telah mempertunangkan kamu kepada satu laki-laki untuk membawa kamu sebagai perawan suci kepada Kristus.
        11:3. Tetapi aku takut, kalau-kalau pikiran kamu disesatkan dari
        kesetiaan kamu yang sejati kepada Kristus, sama seperti Hawa diperdayakan oleh ular itu dengan kelicikannya.

        Kalau kehilangan kesetiaan sejati pada Kristus, berarti akan kehilangan segalanya.


      2. kehilangan keperawanan (kesucian), sebab digagahi oleh perempuan babel.

        Wahyu 14: 4
        14:4. Mereka adalah orang-orang yang tidak mencemarkan dirinya dengan perempuan-perempuan, karena mereka murni sama seperti perawan. Mereka adalah orang-orang yang mengikuti Anak Domba itu ke mana saja Ia pergi. Mereka ditebus dari antara manusia sebagai korban-korban sulung bagi Allah dan bagi Anak Domba itu.

        'babel'= ajaran tentang kemakmuran dan hiburan yang mengarah pada kenajisan dan kejahatan.

        'Izebel'= ajaran yang memperbolehkan perempuan mengajar dimana ada laki-laki.

        1 Timotius 2: 12-14
        2:12. Aku tidak mengizinkan perempuan mengajar dan juga tidak mengizinkannya memerintah laki-laki; hendaklah ia berdiam diri.
        2:13. Karena Adam yang pertama dijadikan, kemudian barulah Hawa.
        2:14. Lagipula bukan Adam yang tergoda, melainkan perempuan itulah yang tergoda dan jatuh ke dalam dosa.

        Perempuan boleh melayani apa saja, KECUALI tidak boleh mengajar dan memerintah dimana ada laki-laki, supaya ia menempatkan laki-laki sebagai kepala dari perempuan dan ada Yesus sebagai Kepala.


      3. kehilangan keselamatan (binasa untuk selama-lamanya).


    Markus 7: 32-35, 37
    7:32. Di situ orang membawa kepada-Nya seorang yang tuli dan yang gagap dan memohon kepada-Nya, supaya Ia meletakkan tangan-Nya atas orang itu.
    7:33. Dan sesudah Yesus
    memisahkan dia dari orang banyak, sehingga mereka sendirian, Ia memasukkan jari-Nya ke telinga orang itu, lalu Ia meludah dan meraba lidah orang itu.
    7:34. Kemudian sambil menengadah ke langit Yesus menarik nafas dan berkata kepadanya: "Efata!", artinya:
    Terbukalah!
    7:35. Maka terbukalah telinga orang itu dan seketika itu terlepas pulalah pengikat lidahnya, lalu ia berkata-kata dengan baik.
    7:37. Mereka takjub dan tercengang dan berkata: "Ia menjadikan segala-galanya baik, yang tuli dijadikan-Nya mendengar, yang bisu dijadikan-Nya berkata-kata."

    JALAN KELUARNYA: Tuhan menusukan jariNya ke telinga, meludah dan meraba lidah.

    'jari'= Roh Kudus.
    'ludah Yesus'= Firman yang benar.

    'jari dan ludah'= Firman dalam urapan Roh Kudus.

    Jadi, satu-satunya cara Tuhan menolong adalah lewat pemeritaan Firman pengajaran yang benar.
    Prosesnya:


    • 'memisahkan dia dari orang banyak'= Firman pengajaran yang benar bekerja secara pribadi, menunjukkan dosa secara pribadi.
      Jangan sampai seperti Yudas yang tidak pernah kena Firman, sehingga hancur. Tetapi biarlah kita semua terkena Firman.


    • 'memasukkan jari-Nya ke telinga'= sekeras-kerasnya Firman pengajaran, itu adalah kemurahan Tuhan untuk menolong kita.


    • 'Terbukalah'= semakin Firman dibukakan rahasianya, hati Tuhan juga semakin terbuka untuk menerima kita apa adanya, untuk menolong kita dan menyelesaikan segala masalah kita.


    2 Korintus 6: 11-13
    6:11. Hai orang Korintus! Kami telah berbicara terus terang kepada kamu, hati kami terbuka lebar-lebar bagi kamu.
    6:12. Dan bagi kamu ada
    tempat yang luas dalam hati kami, tetapi bagi kami hanya tersedia tempat yang sempit di dalam hati kamu.
    6:13. Maka sekarang, supaya timbal balik--aku berkata seperti kepada anak-anakku--:Bukalah hati kamu selebar-lebarnya!

    Kalau hati Tuhan terbuka, sikap kita adalah membka hati selebar-lebarnya terhadap Firman pengajaran untuk menerima Firman pengajaran sekeras apapun.
    Kalau hati kita sudah terbuka, telinga kita juga akan terbuka ('Efata') untuk mendengar dan dengar-dengaran pada Firman pengajaran benar.

    Kalau telinga terbuka, mata juga terbuka utnuk memandang ladang Tuhan (setia dan tanggung jawab dalam ibadah pelayanan sesuai jabatan masing-masing).

    Setelah itu, mulut juga terbuka untuk berkata yang benar, bersaksi dan menyembah Tuhan.

    Hasilnya:


    • Amsal 20: 12
      20:12. Telinga yang mendengar dan mata yang melihat, kedua-duanya dibuat oleh TUHAN.

      = kita mengalami kuasa penciptaan Tuhan untuk menciptakan kita menjadi hamba Tuhan yang khusus dengan tugas khusus (dipakai dalam kegerakan Roh Kudus hujan akhir).

      Kuasa penciptaan juga menciptakan dari tidak ada menjadi ada untuk memelihara kehidupan ktia secara ajaib.


    • Markus 7: 37
      7:37. Mereka takjub dan tercengang dan berkata: "Ia menjadikan segala-galanya baik, yang tuli dijadikan-Nya mendengar, yang bisu dijadikan-Nya berkata-kata."

      = kuasa penciptaan menciptakan segala-galanya baik. Malam ini, yang hancur menjadi baik, yang buruk juga menjadi baik.

      Kuasa penciptaan juga mengatur yang indah, baik dan berhasil.
      Sampai yang terakhir, menciptakan kita jadi sama sempurna seperti Dia. Kita terangkat di awan-awan yang permai untuk bersama Dia selama-lamanya.

      Inilah hidup kita. Memang terjadi lembah yang dalam diantara hujan awal dan hujan akhir.
      Tetapi kalau Tuhan mau menolong kita dan hati kita mau terbuka, kita ada dalam Tangan Sang Pencipta.
      Jangan putus asa atau bangga, tetapi serahkan pada Tangan Sang Pencipta.

Tuhan memberkati.

kembali ke halaman sebelumnya
IBADAH RUTIN DI MALANG

Minggu jam 06:45 (Ibadah Raya)
Minggu jam 10:15 (Ibadah Sekolah Minggu)
Selasa jam 17:15 (Ibadah Pendalaman Alkitab)
Rabu jam 07:30 (Ibadah Kaum Wanita)
Kamis jam 17:15 (Ibadah Doa Penyembahan)
Sabtu jam 17:15 (Ibadah Kaum Muda Remaja)

IBADAH RUTIN DI MEDAN
Royal Room Hotel Danau Toba Internasional
Jl. Imam Bonjol Medan

Minggu, jam 18:45 (Ibadah Raya)
Senin, jam 08:00 (Ibadah Pendalaman Alkitab)
Senin, jam 17:30 (Ibadah Pendalaman Alkitab)

IBADAH RUTIN DI SURABAYA

Minggu jam 09:00 (Ibadah Sekolah Minggu)
Minggu jam 10:15 (Ibadah Raya)
Rabu jam 17:30 (Ibadah Pendalaman Alkitab)
Jumat jam 17:30 (Ibadah Doa Penyembahan)


IBADAH RUTIN DI JAKARTA
Jl. Patra Kuningan XIV no.4
Jakarta Selatan
Sabtu, jam 09:00 (Ibadah Pendalaman Alkitab)

IBADAH KUNJUNGAN
All Right Reserved Gereja Pantekosta Tabernakel "KRISTUS KASIH"
Jln. Simpang Borobudur 27 Malang | Telp: (0341) 496949 | Fax: (0341) 476751 » Lihat Peta Gereja Kami di Malang
Jln. WR Supratman 4 Surabaya | Telp. 08123300378 » Lihat Peta Gereja Kami di Surabaya
hubungi kami | email: info@gptkk.org | sitemap | top