English Language | Form Penggembalaan
RINGKASAN KOTBAH IBADAH RUTIN DAN IBADAH KUNJUNGAN
RINGKASAN LAINNYA

Ibadah Doa Malam Surabaya, 22 Oktober 2014 (Rabu Malam)
Puji Tuhan, kita menggunakan kesempatan malam hari ini untuk bertelut di bawah kaki Tuhan, menyerahkan segenap kehidupan...

Ibadah Pendalaman Alkitab Malang, 20 Oktober 2011 (Kamis Sore)
Matius 26:30-35 judulnya adalah PERINGATAN KEPADA PETRUS.

Matius 26:30-31
26:30...

Ibadah Raya Malang, 20 Januari 2019 (Minggu Pagi)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Wahyu 8:10-11
8:10 Lalu malaikat yang ketiga...

Ibadah Raya Malang, 20 Januari 2013 (Minggu Pagi)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Matius 28 secara keseluruhan menunjuk pada...

Ibadah Raya Malang, 27 September 2009 (Minggu Pagi)
Pembicara: Pdt. Mikha Sanda Toding.

Matius 6:1-4 --> keadilan Tuhan dikaitkan dengan...

Ibadah Raya Surabaya, 21 Maret 2010 (Minggu Sore)
Matius 25:
= tongkat Harun yang bertunas, berbunga dan berbuah= Roh Kudus yang permanen.
Tanpa Roh...

Ibadah Pendalaman Alkitab Malang, 28 Januari 2010 (Kamis Sore)
Pembicara: Pdt. Mikha Sanda Toding

Dalam Matius 5-7 terdapat 10 hukum:
Matius 5:21-26, hukum damai.Matius 5:27-32, hukum...

Ibadah Kaum Muda Malang, 31 Januari 2009 (Sabtu Sore)
Markus 12:38-40 terkena pada petinya Tabut Perjanjian. Tabut Perjanjian terdiri dari 2 bagian,...

Ibadah Doa Malang, 20 Juli 2017 (Kamis Sore)
Bersamaan dengan Ibadah Doa Puasa Session III.

Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Wahyu...

Ibadah Persekutuan Ambon V, 14 November 2013 (Kamis Malam)
Salam sejahtera dalam kasih sayangnya Tuhan kita Yesus Kristus. Selamat malam, selamat mendengarkan Firman Tuhan. Biarlah damai...

Ibadah Doa Surabaya, 28 November 2011 (Senin Sore)
Ibadah Pendalaman Alkitab dialihkan pada hari Rabu.
Pembicara: Pdp. Youpri

Matius 26 : 59-61
26:59 Imam-imam kepala, malah seluruh Mahkamah Agama mencari kesaksian...

Ibadah Doa Surabaya, 03 Juni 2009 (Rabu Sore)
Matius 24: 31
= terdengar sangkakala yang dasyat bunyinya untuk mengangkat gereja Tuhan dari dunia ini...

Ibadah Doa Malang, 04 November 2008 (Selasa Sore)
Matius 24: 26-31 -> Nubuat tentang kedatangan Yesus ke2x.
Ayat 28 -> Sikap untuk...

Ibadah Doa Surabaya, 15 September 2017 (Jumat Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayangnya TUHAN kita Yesus Kristus. Selamat malam, selamat mendengarkan firman TUHAN. Biarlah damai...

Ibadah Raya Malang, 12 Desember 2010 (Minggu Pagi)
Matius 25:31-34
25:31. "Apabila Anak Manusia datang dalam kemuliaan-Nya dan semua malaikat...


TRANSKRIP LENGKAP

Doa Surabaya (Rabu, 26 November 2014)
Tayang: 10 Mei 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 24 November 2014)
Tayang: 10 Mei 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 23 November 2014)
Tayang: 07 Januari 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 19 November 2014)
Tayang: 07 Januari 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 17 November 2014)
Tayang: 07 Januari 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 09 November 2014)
Tayang: 22 Agustus 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 05 November 2014)
Tayang: 04 Juni 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 03 November 2014)
Tayang: 04 Juni 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 02 November 2014)
Tayang: 03 Maret 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 20 Oktober 2014)
Tayang: 13 Desember 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 13 Oktober 2014)
Tayang: 13 Desember 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 12 Oktober 2014)
Tayang: 24 Oktober 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 08 Oktober 2014)
Tayang: 18 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 06 Oktober 2014)
Tayang: 05 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 05 Oktober 2014)
Tayang: 05 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 01 Oktober 2014)
Tayang: 05 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 29 September 2014)
Tayang: 24 Juni 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 21 September 2014)
Tayang: 19 Mei 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 17 September 2014)
Tayang: 29 April 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 15 September 2014)
Tayang: 29 April 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]



Untuk Koneksi Lambat, silahkan buka http://id.gptkk.org
Transkrip lengkap dari ibadah penggembalaan di Malang dan Surabaya, semuanya di bawakan oleh gembala sidang Pdt. Widjaja Hendra.

Silahkan kontak ke info@gptkk.org apabila bapak/ibu/sdr/sdri ada pertanyaan atau mungkin ingin berlangganan majalah Manna dan silahkan kirim email ke widjaja_h [at] yahoo.com apabila ingin konsultasi pribadi dengan bapak gembala
silahkan ganti tanda [at] dengan @
Cari ringkasan:   
[versi cetak]
Cari rekaman ibadah ini di: http://www.kabarmempelai.org
Ibadah Pendalaman Alkitab Surabaya, 02 Juli 2012 (Senin Sore)

Pembicara: Pdp. Youpri Ardiantoro
Matius 27:

= dalam Tabernakel, terkena pada 7 kali percikan darah di atas tabut perjanjian/tutup pendamaian= sengsara yang dialami oleh Yesus sampai mati di kayu salib, untuk menyelamatkan, menyucikan, sampai menyempurnakan sidang jemaat.
Kalau Yesus rela mengalami percikan darah, semuanya untuk sidang jemaat.

7x percikan di atas tabut perjanjian/7 sengsara yang dialami oleh Yesus dalam Matius 27:
  1. ay. 1-10= Yesus diserahkan kepada Pilatus dan kematian Yudas Iskariot (sudah diterangkan mulai dari Ibadah Raya Surabaya, 18 Maret 2012).

  2. ay. 11-26= Yesus di hadapan Pilatus untuk menghadapi tuduhan-tuduhan sampai ketidak adilan (sudah diterangkan mulai dari Ibadah Raya Surabaya, 15 April 2012).

  3. ay. 27-31= Yesus diolok-olok (sudah diterangkan mulai dari Ibadah Pendalaman Alkitab Surabaya, 07 Mei 2012).

  4. ay. 32-50= Yesus disalibkan sampai mati (mulai diterangkan pada Ibadah Raya Surabaya, 27 Mei 2012).

  5. ay. 51-56= mujizat-mujizat pada kematian Yesus.
  6. ay. 57-61= Yesus dikuburkan.
  7. ay. 62-66=kubur Yesus dijaga.
Malam ini kita masih mempelajari sengsara Yesus yang keempat: YESUS DISALIBKAN SAMPAI MATI.
Matius 27: 45-50
27:45. Mulai dari jam dua belas kegelapan meliputi seluruh daerah itu sampai jam tiga.
27:46. Kira-kira jam tiga berserulah Yesus dengan suara nyaring: "
Eli, Eli, lama sabakhtani?" Artinya: Allah-Ku, Allah-Ku, mengapa Engkau meninggalkan Aku?
27:47. Mendengar itu, beberapa orang yang berdiri di situ berkata: "Ia memanggil Elia."
27:48. Dan segeralah datang seorang dari mereka; ia mengambil bunga karang, mencelupkannya ke dalam
anggur asam, lalu mencucukkannya pada sebatang buluh dan memberi Yesus minum.
27:49. Tetapi orang-orang lain berkata: "Jangan, baiklah kita lihat, apakah Elia datang untuk menyelamatkan Dia."
27:50. Yesus berseru pula dengan suara nyaring lalu menyerahkan nyawa-Nya.


= WAKTU PENYALIBAN YESUS.

Malam ini, kita masih mempelajari yang terjadi antara jam 12 sampai jam 3 sore.
Ada beberapa hal yang terjadi yaitu:
  1. ay. 45= 'kegelapan meliputi seluruh daerah itu'= terjadi kegelapan selama 3 jam (sudah diterangkan mulai dari Ibadah Doa Surabaya, 13 Juni 2012).

  2. ay. 46= 'Allah-Ku, Allah-Ku, mengapa Engkau meninggalkan Aku?'= Yesus ditinggalkan seorang diri (sudah diterangkan pada Ibadah Raya Surabaya, 24 Juni 2012).

    2 alasan mengapa Yesus ditinggal oleh Allah Bapa di kayu salib:

    • Yesus sedang menanggung dosa manusia,
    • Yesus memberi kesempatan kepada kita untuk bergaul dengan Dia secara pribadi, terutama saat-saat kita merasa ditinggal sendiri.
      Ada kalanya, ketika kita menghadapi sesuatu, kita tidak bisa bergantung pada orang lain. Pada saat itulah kesempatan bagi kita untuk bergumul bersama Yesus, sebab Yesus pernah ditinggal seorang diri dikayu salib.

  3. Matius 27: 47-49
    27:47. Mendengar itu, beberapa orang yang berdiri di situ berkata: "Ia memanggil Elia."
    27:48. Dan segeralah datang seorang dari mereka; ia mengambil bunga karang, mencelupkannya ke dalam
    anggur asam, lalu mencucukkannya pada sebatang buluh dan memberi Yesus minum.
    27:49. Tetapi orang-orang lain berkata: "Jangan, baiklah kita lihat, apakah Elia datang untuk menyelamatkan Dia."


    Yang ketiga: Yesus meminum anggur asam bercampur empedu.
    Artinya: Yesus rela menanggung segala kepahitan dan kegetiran hidup manusia yang disebabkan oleh dosa.
Yesus rela menanggung dosa-dosa kita, lalu bagaimana sikap kita?
Kita harus menyerahkan segala sesuatu yang Tuhan kehendaki, mulai dari anggur asam bercampur empedu (DOSA-DOSA).

Bagaimana cara kita menyerahkan dosa-dosa kita kepada Tuhan?
Yaitu: lewat mengaku dosa. Jika diampuni, jangan berbuat dosa lagi.

Beberapa hal yang salah dalam mengaku dosa, sehingga mengakibatkan orang tersebut makin keras dan malah masuk dalam hukuman:
  1. diwakili oleh Firaun.
    Keluaran 10: 16-20
    10:16. Maka segeralah Firaun memanggil Musa dan Harun serta berkata: "Aku telah berbuat dosa terhadap TUHAN, Allahmu, dan terhadap kamu.
    10:17. Oleh sebab itu,
    ampunilah kiranya dosaku untuk sekali ini saja dan berdoalah kepada TUHAN, Allahmu itu, supaya bahaya maut ini dijauhkan-Nya dari padaku."
    10:18. Lalu keluarlah Musa meninggalkan Firaun dan berdoa kepada TUHAN.
    10:19. Maka TUHAN membuat angin bertiup dari jurusan sebaliknya, yakni angin barat yang sangat kencang, yang membawa belalang itu dan melemparkannya ke dalam Laut Teberau: tidak ada satu belalangpun yang tinggal di seluruh daerah Mesir.
    10:20. Tetapi
    TUHAN mengeraskan hati Firaun, sehingga tidak mau membiarkan orang Israel pergi.

    = bisa mengaku dosa, tetapi TETAP KERAS HATI.
    Disini, Firaun mengaku dosa supaya tulah itu dijauhkan dari Mesir, bukan mengaku dari hatinya.

  2. diwakili Akhan.
    Yosua 7: 16-20, 25
    7:16. Keesokan harinya bangunlah Yosua pagi-pagi, lalu menyuruh orang Israel tampil ke muka suku demi suku, maka didapatilah suku Yehuda.
    7:17. Ketika disuruhnya tampil ke muka kaum-kaum Yehuda, maka didapatinya kaum Zerah. Ketika disuruhnya tampil ke muka kaum Zerah, seorang demi seorang, maka didapatilah Zabdi.
    :18. Ketika disuruhnya keluarga orang itu tampil ke muka, seorang demi seorang, maka
    didapatilah Akhan bin Karmi bin Zabdi bin Zerah, dari suku Yehuda.
    7:19. Berkatalah Yosua kepada Akhan: "Anakku, hormatilah TUHAN, Allah Israel, dan mengakulah di hadapan-Nya; katakanlah kepadaku apa yang kauperbuat,
    jangan sembunyikan kepadaku."
    7:20. Lalu Akhan menjawab Yosua, katanya: "
    Benar, akulah yang berbuat dosa terhadap TUHAN, Allah Israel, sebab beginilah perbuatanku:
    7:25. Berkatalah Yosua: "Seperti engkau mencelakakan kami, maka TUHAN pun mencelakakan engkau pada hari ini." Lalu seluruh Israel melontari dia dengan batu, semuanya itu dibakar dengan api dan dilempari dengan batu.

    = MENGAKU DOSA KARENA TERSUDUT.
    Akibatnya tetap dihukum oleh Tuhan (ay. 25).
Jadi, pengakuan dosa jangan seperti Firaun (kapok, tetapi berbuat dosa lagi) dan seperti Akhan (mengaku dosa karena tersudut).
Pengakuan yang benar adalah pengakuan yang didasari oleh:
  • sadar akan dosa,
  • mengaku dosa,
  • setelah diampuni, tidak berbuat dosa lagi.
Kalau pengakuan kita benar, kehidupan kita juga akan dibenarkan oleh Tuhan.

Lukas 18: 9-14
18:9. Dan kepada beberapa orang yang menganggap dirinya benar dan memandang rendah semua orang lain, Yesus mengatakan perumpamaan ini:
18:10. "Ada dua orang pergi ke Bait Allah untuk berdoa; yang seorang adalah Farisi dan yang lain pemungut cukai.
18:11. Orang Farisi itu berdiri dan berdoa dalam hatinya begini: Ya Allah, aku mengucap syukur kepada-Mu, karena aku tidak sama seperti semua orang lain, bukan perampok, bukan orang lalim, bukan pezinah dan bukan juga seperti pemungut cukai ini;
18:12. aku berpuasa dua kali seminggu, aku memberikan sepersepuluh dari segala penghasilanku.
18:13. Tetapi pemungut cukai itu berdiri jauh-jauh, bahkan ia tidak berani menengadah ke langit, melainkan ia
memukul diri dan berkata: Ya Allah, kasihanilah aku orang berdosa ini.
18:14. Aku berkata kepadamu: Orang ini pulang ke rumahnya sebagai
orang yang dibenarkan Allah dan orang lain itu tidak. Sebab barangsiapa meninggikan diri, ia akan direndahkan dan barangsiapa merendahkan diri, ia akan ditinggikan."

'memukul diri'= menyesali dosa.
'kasihanilah aku orang berdosa'= mengaku dosa.
'orang yang dibenarkan Allah'= kalau pengakuannya benar, maka kita akan dibenarkan oleh Tuhan.

Dosa inilah yang membuat hidup manusia menjadi pahit/getir, bahkan sampai ke dalam neraka.
Sebab itu, dosa-dosa ini harus kita serahkan kepada Tuhan. JANGAN PERTAHANKAN DOSA!

Yesus meminum anggur asam saat di Joljuta.
Begitu juga dengan kita. Saat kita mengaku dosa, kita bagaikan naik gunung Joljuta (terasa berat bagi daging). Tetapi, jika kita mau memanfaatkan ini, inilah jalan tersingkat untuk menyelesaikan dosa-dosa.

Yohanes 19: 30
19:30. Sesudah Yesus meminum anggur asam itu, berkatalah Ia: "Sudah selesai." Lalu Ia menundukkan kepala-Nya dan menyerahkan nyawa-Nya.

Kalau sudah mengaku dengan sungguh-sungguh dan bertobat, maka Tuhan akan menyelesaikan segala sesutau ('Sudah selesai').
Artinya:
  • segala dosa kita diselesaikan oleh Yesus di kayu salib, sehingga kita hidup dalam kebenaran,
  • segala masalah yang ditimbulkan karena dosa-dosa juga diselesaikan,
  • saat Yesus datang kedua kali, Yesus sanggup menyempurnkan kita.
Mengapa Tuhan meminta anggur asam (Tuhan meminta dosa-dosa kita dan tidak berbuat dosa lagi)?
Sebab dosa membuat manusia menderita dan merupakan perkara yang tidak ada gunanya.
Kalau tidak bisa menyerahkan sesuatu yang tidak berharga, tidak mungkin bisa menyerahkan sesuatu yang berharga.

Jika kita mau menyerahkan dosa-dosa kita, maka ada harapan untuk bisa menyerahkan hal-hal lainnya.

1 Petrus 5: 7-8
5:7. Serahkanlah segala kekuatiranmu kepada-Nya, sebab Ia yang memelihara kamu.
5:8. Sadarlah dan berjaga-jagalah! Lawanmu, si Iblis, berjalan keliling sama seperti singa yang mengaum-aum dan mencari orang yang dapat ditelannya.


Kalau dosa sudah diserahkan, kita juga bisa menyerahkan KEKUATIRAN.

Yang dikhawatirkan oleh bangsa kafir:
  1. Matius 6: 31-34
    6:31. Sebab itu janganlah kamu kuatir dan berkata: Apakah yang akan kami makan? Apakah yang akan kami minum? Apakah yang akan kami pakai?
    6:32. Semua itu dicari bangsa-bangsa yang tidak mengenal Allah. Akan tetapi Bapamu yang di sorga tahu, bahwa kamu memerlukan semuanya itu.
    6:33. Tetapi
    carilah dahulu Kerajaan Allah dan kebenarannya, maka semuanya itu akan ditambahkan kepadamu.
    6:34. Sebab itu
    janganlah kamu kuatir akan hari besok, karena hari besok mempunyai kesusahannya sendiri. Kesusahan sehari cukuplah untuk sehari."

    Yang pertama: kehidupan sehari-hari meliputi pangan, sandang dan papan.

    Bukti bahwa kehidupan itu ditandai kekhawatiran yaitu:

    • tidak mengutamakan ibadah pelayanan, tetapi mengutamakan yang lain,
    • sudah beribadah melayani, tetapi tujuannya untuk mencari kebutuhan hidup sehari-hari.

  2. ay. 34= khawatir akan hari esok (masa depan sampai masalah perjodohan).
    Buktinya: tidak bisa mengutamakan yang benar, sehingga tidak mampu hidup benar.

    Kalau ada kekhawatiran, maka sejak permulaan nikah sudah tidak benar sampai perjalanan nikah juga tidak benar.

    Pernikahan yang benar harus memenuhi 3 unsur:

    • direstui oleh orang tua (permulaan nikah),
    • direstui oleh pemerintah,
    • diberkati dan diteguhkan oleh Tuhan dalam gereja.

    Pernikahan yang benar adalah nikah yang diciptakan oleh Tuhan (satu Adam dan satu Hawa)= monogami= nikah yang sejodoh/sepadan. Artinya: satu iman, satu pengajaran dan satu baptisan.

    Kalau tidak sepadan, berarti kehidupan itu ditandai dengan kekhawatiran.
Matius 6: 37
6:27. Siapakah di antara kamu yang karena kekuatirannya dapat menambahkan sehasta saja pada jalan hidupnya?

Kalau ada kekhawatiran, akan membuat umur kita menjadi pendek, baik umur secara hidup, umur nikah, dsb.
Bahkan, karena hebatnya, kekhawatiran ini menjadi pembunuh nomor satu.

Lukas 21: 26
21:26. Orang akan mati ketakutan karena kecemasan berhubung dengan segala apa yang menimpa bumi ini, sebab kuasa-kuasa langit akan goncang.

Amsal 12: 25
12:25. Kekuatiran dalam hati membungkukkan orang, tetapi perkataan yang baik menggembirakan dia.

= kalau khawatir, kehidupan itu akan menjadi bungkuk.
Artinya: tidak bisa melihat keatas, tetapi pandangannya hanya pada perkara dibumi.
'bungkuk'= dikuasai oleh antikris.

Lukas 13:10-11
13:10. Pada suatu kali Yesus sedang mengajar dalam salah satu rumah ibadat pada hari Sabat.
13:11. Di situ ada seorang perempuan yang telah
delapan belas tahun dirasuk roh sehingga ia sakit sampai bungkuk punggungnya dan tidak dapat berdiri lagi dengan tegak.

'delapan belas tahun'= 666= dikuasai oleh antikris (tetap manusia daging dan tidak bisa msauk kerajaan Allah).

Yesus tidak rela kalau kita menjadi bungkuk karena dikuasai kekhawatiran.
Sebab itu, Tuhan mau menolong kehidupan kita.

Lukas 13: 12
13:12. Ketika Yesus melihat perempuan itu, Ia memanggil dia dan berkata kepadanya: "Hai ibu, penyakitmu telah sembuh."

Bagaimana cara Tuhan menolong?
  1. Yang pertama: 'Yesus melihat'.
    Artinya: Yesus melihat dengan pandangan belas kasihan.

  2. 'Yesus memanggil dan berkata'= pemberitaan Firman.
    Jadi, untuk bisa ditolong, kita mau tidak mau harus mendengar Firman yang keluar dari perkataan Yesus sendiri.
Hasilnya: wanita ini bisa sembuh kembali.
Artinya: bisa menyerahkan kekhawatiran (tidak khwatir lagi).

Bukti sudah menyerahkan kekhawatiran:
  • bisa mencari kerajaan Allah dan kebenarannya lebih dari segala sesuatu (kalau tidak bungkuk, bisa memandang ke atas).
  • bisa tergembala dengan baik.
    Kisah Rasul 2: 42
    2:42. Mereka bertekun dalam pengajaran rasul-rasul dan dalam persekutuan. Dan mereka selalu berkumpul untuk memecahkan roti dan berdoa.
Bangsa kafir harus tergembala, karena bangsa kafir hanya sebagai keledai.
Kalau keledai tidak diikat, maka akan menjadi liar. Tetapi kalau diikat, keledai bisa dipakai oleh Tuhan.

Kejadian 49: 11
49:11. Ia akan menambatkan keledainya pada pohon anggur dan anak keledainya pada pohon anggur pilihan; ia akan mencuci pakaiannya dengan anggur dan bajunya dengan darah buah anggur.

= bangsa kafir harus tergembala pada Pokok Anggur yang benar (Yesus sendiri= Firman pengajaran benar).

Kalau kita tergembala pada Pokok anggur yang benar, hasilnya:
  • kehidupan kita dipelihara, dilindungi dan dirawat oleh Tuhan,
  • keledai yang terikat dipakai oleh Yesus dalam perjalanan menuju Yerusalem= kita dipakai dalam kegerakan Roh Kudus hujan akhir untuk masuk Yerusalem Baru.

    Sekalipun banyak keledai, tetapi tidak semuanya dipakai. Yang dipakai adalah keledai yang TERTAMBAT.
Kalau sudah bisa menyerahkan dosa (hidup dalam kebenaran) dan menyerahkan kekhawatiran (hidup tergembala), maka kita bisa menyerahkan SELURUH HIDUP kita kepada Tuhan (menyerahkan nyawa).

Contoh kehidupan yang menyerahkan nyawa adalah Yesus.
Yesus rela menyerahkan nyawa untuk kita orang berdosa. Bukan karena Dia berdosa, tetapi karena dosa-dosa kita.

Menyerahkan nyawa kepada Tuhan= rela menderita tanpa dosa sampai daging tidak bersuara lagi.

Keluaran 30: 15, 13, 16
30:15. Orang kaya janganlah mempersembahkan lebih dan orang miskin janganlah mempersembahkan kurang dari setengah syikal itu pada waktu dipersembahkan persembahan khusus itu kepada TUHAN untuk mengadakan pendamaian bagi nyawa kamu sekalian.
30:13. Inilah yang harus dipersembahkan tiap-tiap orang yang akan termasuk orang-orang yang terdaftar itu: setengah syikal, ditimbang menurut syikal kudus--syikal ini dua puluh gera beratnya--;setengah syikal itulah persembahan khusus kepada TUHAN.
30:16. Dan haruslah engkau memungut uang pendamaian itu dari orang Israel dan menggunakannya
untuk ibadah dalam Kemah Pertemuan; supaya itu menjadi peringatan di hadapan TUHAN untuk mengingat kepada orang Israel dan untuk mengadakan pendamaian bagi nyawa kamu sekalian."

'setengah syikal'= harga kehidupan kita dihadapan Tuhan hanya seharga setengah syikal, tidak peduli kaya atau miskin, sebab kaya dan miskin harus memberikan jumlah yang sama.

'setengah syikal'= mata uang terkecil= kehidupan yang kecil dan tidak berharga. Kalau tidak dipersembahkan kepada Tuhan, maka kehidupan itu akan cepat habis dan hilang lenyap.
Karena itu, setengah syikal ini harus diserahkan pada Tuhan.

ay. 13, 16= setengah syikal ini untuk ibadah dalam kemah pertemuan (untuk pembangunan tubuh Kristus).

Jadi, segenap tubuh kehidupan kita harus diserahkan kepada Tuhan, karena tubuh kita hanya seharga setengah syikal yang seringkali terjual pada perkara-perkara murahan.

Kalau setengah syikal dipersembahkan pada Tuhan, barulah hidup kita ada artinya. Sekalipun kecil, tetapi Tuhan bisa memakai hidup kita.

Jadi, syarat untuk masuk pembangunan tubuh Kristus:
  • menyerahkan dosa, sehingga bisa hidup dalam kebenaran,
  • menyerahkan kekuatiran, sehingga kita tergembala dengan baik,
  • menyerahkan nyawa sampai daging tidak bersuara.
Kalau setengah syikal dipersembahkan pada Tuhan, hasilnya:
  • Keluaran 30: 12
    30:12. "Apabila engkau menghitung jumlah orang Israel pada waktu mereka didaftarkan, maka haruslah mereka masing-masing mempersembahkan kepada TUHAN uang pendamaian karena nyawanya, pada waktu orang mendaftarkan mereka, supaya jangan ada tulah di antara mereka pada waktu pendaftarannya itu.

    Hasil pertama: tidak ada tulah/hukuman Tuhan, sehingga yang ada adalah damai sejahtera dan suasana berkat.

  • Keluaran 30: 16
    30:16. Dan haruslah engkau memungut uang pendamaian itu dari orang Israel dan menggunakannya untuk ibadah dalam Kemah Pertemuan; supaya itu menjadi peringatan di hadapan TUHAN untuk mengingat kepada orang Israel dan untuk mengadakan pendamaian bagi nyawa kamu sekalian."

    Hasil kedua: Tuhan ingat akan kita, sehingga kita tidak pernah ditinggal sedetikpun oleh Tuhan.

    Yesaya 49: 14-15
    49:14. Sion berkata: "TUHAN telah meninggalkan aku dan Tuhanku telah melupakan aku."
    49:15. Dapatkah seorang perempuan melupakan bayinya, sehingga ia tidak menyayangi anak dari kandungannya? Sekalipun dia melupakannya,
    Aku tidak akan melupakan engkau.

    Mungkin kita mengalami saat-saat dimana kita merasa Tuhan meninggalkan kita. Tetapi, TUHAN TIDAK PERNAH MENINGGALKAN KITA.

    Kalau Tuhan mengingat kita, semua masalah diselesaikan oleh Tuhan.

  • Hasil ketiga: masuk dalam pembangunan Tabernakel= sekalipun kita kecil (seharga setengah syikal), kita bisa dipakai oleh Tuhan dalam pembangunan tubuh Kristus dan kita menjadi mempelai wanita Tuhan.
Malam ini, Tuhan tidak meminta yang besar-besar. Tetapi Tuhan mulai dengan meminta dosa-dosa kita. Setelah itu, kita menyerahkan kekuatiran sampi menyerahkan seluruh hidup kita.

Tuhan memberkati.

kembali ke halaman sebelumnya
IBADAH RUTIN DI MALANG

Minggu jam 06:45 (Ibadah Raya)
Minggu jam 10:15 (Ibadah Sekolah Minggu)
Selasa jam 17:15 (Ibadah Pendalaman Alkitab)
Rabu jam 07:30 (Ibadah Kaum Wanita)
Kamis jam 17:15 (Ibadah Doa Penyembahan)
Sabtu jam 17:15 (Ibadah Kaum Muda Remaja)

IBADAH RUTIN DI MEDAN
Royal Room Hotel Danau Toba Internasional
Jl. Imam Bonjol Medan

Minggu, jam 19:00 (Ibadah Raya)
Senin, jam 09:00 (Ibadah Pendalaman Alkitab)
Senin, jam 17:30 (Ibadah Pendalaman Alkitab)

IBADAH RUTIN DI SURABAYA

Minggu jam 09:30 (Ibadah Sekolah Minggu)
Minggu jam 10:55 (Ibadah Raya)
Rabu jam 17:30 (Ibadah Pendalaman Alkitab)
Jumat jam 17:30 (Ibadah Doa Penyembahan)


IBADAH RUTIN DI JAKARTA
Jl. Patra Kuningan XIV no.4
Jakarta Selatan
Sabtu, jam 09:00 (Ibadah Pendalaman Alkitab)

IBADAH KUNJUNGAN
  • 18-20 Juni 2019
    (Ibadah Kunjungan di Bagan Batu)

  • 02-03 Juli 2019
    (Ibadah Kunjungan di Nias)

  • 23-25 Juli 2019
    (Ibadah Kunjungan di Tana Toraja)

  • 05-09 Agustus 2019
    (Ibadah Kunjungan di India)

  • 20-22 Agustus 2019
    (Ibadah Kunjungan di Medan)

  • 04-05 September 2019
    (Ibadah Kunjungan di Semarang)

  • 17-19 September 2019
    (Ibadah Persekutuan di Malang)

  • 24-25 September 2019
    (Ibadah Kunjungan di Sorong)

  • 13-17 April 2020
    (Ibadah Kunjungan di Korea Selatan)

All Right Reserved Gereja Pantekosta Tabernakel "KRISTUS KASIH"
Jln. Simpang Borobudur 27 Malang | Telp: (0341) 496949 | Fax: (0341) 476751 » Lihat Peta Gereja Kami di Malang
Jln. WR Supratman 4 Surabaya | Telp. 08123300378 » Lihat Peta Gereja Kami di Surabaya
hubungi kami | email: info@gptkk.org | sitemap | top