English Language | Form Penggembalaan
RINGKASAN KOTBAH IBADAH RUTIN DAN IBADAH KUNJUNGAN
RINGKASAN LAINNYA

Ibadah Doa Malam Surabaya, 16 Desember 2015 (Rabu Malam)
Puji TUHAN, TUHAN memberkati kita semuanya.

Bangsa kafir di akhir zaman seperti keledai yang ditunggangi oleh Yesus untuk...

Ibadah Raya Surabaya, 22 September 2013 (Minggu Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayangnya Tuhan kita Yesus Kristus. Selamat malam, selamat mendengarkan Firman Tuhan. Biarlah damai...

Ibadah Pendalaman Alkitab Surabaya, 15 November 2017 (Rabu Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayangnya TUHAN kita Yesus Kristus. Selamat malam, selamat mendengarkan firman TUHAN. Biarlah damai...

Ibadah Pendalaman Alkitab Malang, 20 November 2008 (Kamis Sore)
Matius 24: 29-31 ->'KEADAAAN PADA MASA KEDATANGAN YESUS KE 2X' Terjadi kegoncangan -...

Ibadah Doa Malang, 23 November 2010 (Selasa Sore)
Pembicara: Bpk. Anta

Matius 25:31-34
25:31. "Apabila Anak Manusia datang dalam kemuliaan-Nya dan semua malaikat bersama-sama dengan Dia, maka Ia akan...

Ibadah Raya Malang, 20 Februari 2011 (Minggu Pagi)
Matius 26 dalam susunan Tabernakel menunjuk pada buli-buli emas berisi manna,...

Ibadah Raya Surabaya, 29 Mei 2016 (Minggu Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayangnya TUHAN kita Yesus Kristus. Selamat malam, selamat mendengarkan firman TUHAN. Biarlah damai...

Ibadah Pendalaman Alkitab Surabaya, 03 Juni 2013 (Senin Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayangnya Tuhan kita Yesus Kristus. Selamat malam, selamat mendengarkan Firman Tuhan. Biarlah damai...

Ibadah Doa Puasa Session I Malang, 18 Juni 2013 (Selasa Pagi)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Keluaran 30:17-21 tentang Bejana Pembasuhan,...

Ibadah Pendalaman Alkitab Malang, 18 April 2013 (Kamis Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Matius 28:16-20 perintah untuk memberitakan injil, sama dengan penyebaran terang/...

Ibadah Raya Surabaya, 16 November 2014 (Minggu Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayangnya Tuhan kita Yesus Kristus. Selamat malam, selamat mendengarkan Firman Tuhan. Biarlah damai...

Ibadah Raya Malang, 07 Juli 2019 (Minggu Pagi)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Wahyu 9:13-21 adalah tentang sangkakala keenam atau hukuman...

Ibadah Pendalaman Alkitab Malang, 16 Juni 2020 (Selasa Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Wahyu 11:13-14
11:13. Pada saat itu terjadilah gempa bumi yang dahsyat dan...

Ibadah Pendalaman Alkitab Malang, 11 Agustus 2011 (Kamis Sore)
Siaran tunda Ibadah Persekutuan Tubuh Kristus di Medan.

Wahyu 19:9
19:9 Lalu...

Ibadah Pendalaman Alkitab Malang, 31 Maret 2020 (Selasa Sore)


TRANSKRIP LENGKAP

Umum Surabaya (Minggu Sore, 07 Desember 2014)
Tayang: 16 Juni 2020
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 30 November 2014)
Tayang: 16 Juni 2020
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 26 November 2014)
Tayang: 10 Mei 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 24 November 2014)
Tayang: 10 Mei 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 23 November 2014)
Tayang: 07 Januari 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 19 November 2014)
Tayang: 07 Januari 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 17 November 2014)
Tayang: 07 Januari 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 09 November 2014)
Tayang: 22 Agustus 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 05 November 2014)
Tayang: 04 Juni 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 03 November 2014)
Tayang: 04 Juni 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 02 November 2014)
Tayang: 03 Maret 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 20 Oktober 2014)
Tayang: 13 Desember 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 13 Oktober 2014)
Tayang: 13 Desember 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 12 Oktober 2014)
Tayang: 24 Oktober 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 08 Oktober 2014)
Tayang: 18 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 06 Oktober 2014)
Tayang: 05 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 05 Oktober 2014)
Tayang: 05 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 01 Oktober 2014)
Tayang: 05 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 29 September 2014)
Tayang: 24 Juni 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 21 September 2014)
Tayang: 19 Mei 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]



Untuk Koneksi Lambat, silahkan buka http://id.gptkk.org
Transkrip lengkap dari ibadah penggembalaan di Malang dan Surabaya, semuanya di bawakan oleh gembala sidang Pdt. Widjaja Hendra.

Silahkan kontak ke info@gptkk.org apabila bapak/ibu/sdr/sdri ada pertanyaan atau mungkin ingin berlangganan majalah Manna dan silahkan kirim email ke widjaja_h [at] yahoo.com apabila ingin konsultasi pribadi dengan bapak gembala
silahkan ganti tanda [at] dengan @
Cari ringkasan:   
[versi cetak]
Cari rekaman ibadah ini di: http://www.kabarmempelai.org
Ibadah Pendalaman Alkitab Surabaya, 07 Februari 2011 (Senin Sore)

Matius 26: 6-7
26:6. Ketika Yesus berada di Betania, di rumah Simon si kusta,
26:7. datanglah seorang perempuan kepada-Nya membawa sebuah
buli-buli pualam berisi minyak wangi yang mahal. Minyak itu dicurahkannya ke atas kepala Yesus, yang sedang duduk makan.

Kehidupan manusia dibum ini hanya seperti buli-buli tanah liat yang mudah hancur, artinya:
  • mudah putus asa, kecewa atau bangga dengan sesuatu,
  • mudah berbuat dosa, bahkan sampai puncaknya dosa,
  • binasa untuk selama-lamanya.
Disini ada istilah buli-buli pualam (lebih bagus dari tanah liat).
Jika buli-buli tanah liat diisi dengan perkara dunia, maka akan bernilai lebih tinggi dari tanah liat, tetapi HANYA senilai buli-buli pualam yang juga rapuh dah hancur.

Sebab itu, jangan menilai perkara rohani dengan perkara jasmani.
Sebab itu, buli-buli tanah liat HARUS diisi dengan perkara Surga/perkara kekal supaya bernilai tinggi di hadapan Tuhan, bahkan menjadi buli-buli emas (kehidupan yang sempurna seperti Yesus untuk mewarisi kerajaan Surga yang kekal). Ini yang penting!

3 perkara Surga (perkara kekal) yang HARUS diisikan dalam buli-buli tanah liat kita:
  1. Firman Allah.
    1 Petrus 1: 24-25
    1:24. Sebab: "Semua yang hidup adalah seperti rumput dan segala kemuliaannya seperti bunga rumput, rumput menjadi kering, dan bunga gugur,
    1:25. tetapi
    firman Tuhan tetap untuk selama-lamanya." Inilah firman yang disampaikan Injil kepada kamu.

    Firman Allah adalah kekal. Sebab itu, kita harus mengutamakan Firman Allah.
    Jika manusia hanya makan rumput, maka hidupnya seperti rumput yang kering dan binasa selama-lamanya.

    Itu sebbanya, manusia harus diisi dengan Firman Allah yang kekal.
    Prosesnya adalah mendengar Firman, mengerti Firman sampai praktik Firman. Dan hasilnya, kita memperoleh hidup kekal.

    Yohanes 8: 51
    8:51. Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya barangsiapa menuruti firman-Ku, ia tidak akan mengalami maut sampai selama-lamanya."

  2. Kasih Allah.
    1 Korintus 13: 8a
    13:8. Kasih tidak berkesudahan;

    Kasih tidak berkesudahan= kekal.

    Amsal 28: 13
    28:13. Siapa menyembunyikan pelanggarannya tidak akan beruntung, tetapi siapa mengakuinya dan meninggalkannya akan disayangi.

    Proses mengisi kasih Allah dalam bejana tanah liat kita adalah lewat mengaku dosa kepada Tuhan dan sesama. Jika diampuni, jangan berbuat dosa lagi. Saat itulah kita menerima kasih Allah.

    Kalau dosa disingkirkan, maka kasih Allah akan dicurahkan kepada kita.

    1 Petrus 4: 8
    4:8. Tetapi yang terutama: kasihilah sungguh-sungguh seorang akan yang lain, sebab kasih menutupi banyak sekali dosa.

    Kalau kita banyak mengaku dan meninggalkan dosa, kasih akan menutupi banyak sekali dosa, sampai menutupi seluruh dosa-dosa= kita tidak bercacat cela (menjadi buli-buli emas).

  3. Pengurapan Roh Kudus.
    Matius 26: 7
    26:7. datanglah seorang perempuan kepada-Nya membawa sebuah buli-buli pualam berisi minyak wangi yang mahal. Minyak itu dicurahkannya ke atas kepala Yesus, yang sedang duduk makan.

    'minyak'= gambaran Roh Kudus.
    Roh Kudus ini juga kekal.

    Ibrani 9: 14a
    9:14. betapa lebihnya darah Kristus, yang oleh Roh yang kekal telah mempersembahkan diri-Nya sendiri kepada Allah sebagai persembahan yang tak bercacat,

    Jadi, buli-buli tanah liat harus mengalami urapan Roh Kudus sampai dipenuhi oleh Roh Kudus, seperti yang dialami oleh wanita yang mengurapi Yesus.

    'wanita'= gambaran gereja Tuhan.

    Lukas 7: 36-37
    7:36. Seorang Farisi mengundang Yesus untuk datang makan di rumahnya. Yesus datang ke rumah orang Farisi itu, lalu duduk makan.
    7:37. Di kota itu ada seorang
    perempuan yang terkenal sebagai seorang berdosa. Ketika perempuan itu mendengar, bahwa Yesus sedang makan di rumah orang Farisi itu, datanglah ia membawa sebuah buli-buli pualam berisi minyak wangi.

    ay. 37= sekalipun perempuan ini terkenal sebagai seorang berdosa, tapi masih di beri kesempatan oleh Tuhan (boleh mengurapi Yesus).
    Artinya: siapapun kita, apapun keadaan kita, mungkin seperti buli-buli tanah liat yang sudah hancur, masih diberi kesempatan untuk mengalami urapan Roh Kudus, sehingga bernilai tinggi/mahal di hadapan Tuhan, seperti minyak narwastu yang mahal.

    Lukas 7: 38
    7:38. Sambil menangis ia pergi berdiri di belakang Yesus dekat kaki-Nya, lalu membasahi kaki-Nya itu dengan air matanya dan menyekanya dengan rambutnya, kemudian ia mencium kaki-Nya dan meminyakinya dengan minyak wangi itu.

    Proses untuk diisi Roh Kudus:
    • ay. 37= 'mendengar'= merendahkan diri saat mendengar Firman Allah.
      Seringkali kehidupan yang hancur dan yang berhasil, tidak bisa menerima Firman.

      Merendahkan diri saat mendengar Firman, artinya:
      1. kita sungguh-sungguh saat mendengar Firman,
      2. memberi kesempatan seluas-luasnya untuk Firman Allah menunjuk segala kekurangan dan kelemahan kita, sehingga kita selalu merasa tidak layak. Inilah orang yang berada dalam urapan dan kita tidak akan menghakimi orang lain.

        Saat-saat kita merasa tidak layak, saat itulah minyak urapan mulai mengalir dalam hidup kita.
    • ay. 38= 'membasahi kaki-Nya itu dengan air matanya'= suatu penyesalan yang akan mendorong kita untuk mengakui dosa-dosa, karena menyadari dan menyesali dosa-dosa.

      Saat itulah, darah Yesus yang mahal akan mengampuni dosa-dosa kita dan JANGAN BERBUAT DOSA LAGI!
      Dengan demikian, kita menjadi kehidupan yang mahal, bernilai tinggi di hadapan Tuhan.

      Kalau berbuat dosa lagi, hidup itu akan menjadi hina kembali.
    • ay. 38= 'menyekanya dengan rambutnya'= menanggalkan segala kebanggaan-kebanggaan, sehingga merasa tidak mampu/tidak berdaya apa-apa. Hanya bergantung pada Tuhan.
      Bagi wanita, rambut ini merupakan kebanggaan.

      Kalau masih ada kebanggaan, kehidupan itu masih tanah liat yang gampang pecah.
      Dengan merasa tidak mampu, saat itulah minyak urapan akan turun, sebab kita sudah berada di tempat paling rendah.

    TEMPAT TERENDAH, itulah tempat utama yang jadi sasaran aliran minyak urapan Roh Kudus dan Roh Kudus meningkatkan kerohanian kita.
Kegunaan minyak urapan Roh Kudus:
  1. Roh Kudus merupakan Roh Kebenaran.
    Yohanes 16: 12-13
    16:12. Masih banyak hal yang harus Kukatakan kepadamu, tetapi sekarang kamu belum dapat menanggungnya.
    16:13. Tetapi apabila Ia datang, yaitu
    Roh Kebenaran, Ia akan memimpin kamu ke dalam seluruh kebenaran; sebab Ia tidak akan berkata-kata dari diri-Nya sendiri, tetapi segala sesuatu yang didengar-Nya itulah yang akan dikatakan-Nya dan Ia akan memberitakan kepadamu hal-hal yang akan datang.

    Kegunaan pertama: menuntun kita dalam seluruh kebenaran (pelataran tabernakel= suasana kebenaran).

    Praktiknya:
    • hidup benar dalam segala hal,
    • ibadah pelayanan benar, sesuai jabatan pelayanan masing-masing,
    • nikahnya benar.

    Jadi, semuanya harus benar. Kalau diluar kebenaran, hidup itu seperti buli-buli tanah liat yang hancur.

    Mazmur 37: 25-26
    37:25. Dahulu aku muda, sekarang telah menjadi tua, tetapi tidak pernah kulihat orang benar ditinggalkan, atau anak cucunya meminta-minta roti;
    37:26. tiap hari ia menaruh belas kasihan dan memberi pinjaman, dan anak cucunya menjadi berkat.


    Dengan hidup benar, kita akan dipelihara oleh Tuhan sampai ke anak cucu dan menjadi berkat bagi orang lain.

  2. Roh Kudus= Roh Suci yang menuntun kita dalam kekudusan (ruangan suci= masuk kandang penggembalaan).

    Kandang penggembalaan= ketekunan dalam 3 macam ibadah pokok yang tidak bisa dihalangi oleh apapun.

    Posisi orang tergembala adalah seperti carang melekat pada Pokok Anggur yang benar, artinya: tergembala pada Firman pengajaran yang benar= MANTAP.

    Kalau tidak mantap, carang itu tidak akan bisa berbuah, bahkan carang itu bisa kering.

    Kalau bisa mantap, praktiknya adalah setia dan suci= kita mengalami penyucian secara intensif sampai mencapai kesempurnaan.

    Dengan suci dan setia, cepat atau lambat PASTI BERBUAH manis (kebahagiaan Surga).

  3. Roh Kudus= Roh Kemuliaan yang mengubah buli-buli tanah liat menjadi buli-buli emas (ruangan maha suci).

    1 Petrus 4: 14-15
    4:14. Berbahagialah kamu, jika kamu dinista karena nama Kristus, sebab Roh kemuliaan, yaitu Roh Allah ada padamu.
    4:15. Janganlah ada di antara kamu yang harus menderita sebagai pembunuh atau pencuri atau penjahat, atau pengacau.


    Roh kemuliaan ini menuntun kita dalam kesempurnaan.
    Kemuliaan= keubahan hidup. Kita diubahkan dari manusia darah daging menjadi sama mulia dengan Yesus.

    ay. 15= yang harus diubahkan, mulai dari tidak boleh ada kebencian, tetapi menjadi kehidupan yang mengasihi.

    Pengacau=
    • suara-suara asing yang tidak senada dengan suara firman pengajaran yang benar.
    • yang benar dikatakan salah dan sebaliknya, karena ada keinginan daging.

    Keubahan hidup= mujizat terbesar yang dilakukan oleh Roh Kemuliaan.
    Kalau ini terjadi, mujizat secara jasmani juga akan terjadi, dari mustahil menjadi tidak mustahil.

    Sampai langkah terakhir, waktu Yesus datang kembali, kita diubahkan menjadi sama mulia dengan Dia. Kita bisa menyambut kedatangan Yesus kedua kali (KITA MENJADI BULI-BULI EMAS).
Jadi, Roh Kudus mampu MENINGKATKAN rohani kita dari buli-buli tanah liat menjadi buli-buli emas.

Tuhan memberkati.

kembali ke halaman sebelumnya
IBADAH RUTIN DI MALANG

Minggu jam 06:45 (Ibadah Raya)
Minggu jam 10:15 (Ibadah Sekolah Minggu)
Selasa jam 17:15 (Ibadah Pendalaman Alkitab)
Rabu jam 07:30 (Ibadah Kaum Wanita)
Kamis jam 17:15 (Ibadah Doa Penyembahan)
Sabtu jam 17:15 (Ibadah Kaum Muda Remaja)

IBADAH RUTIN DI MEDAN
Royal Room Hotel Danau Toba Internasional
Jl. Imam Bonjol Medan

Minggu, jam 18:45 (Ibadah Raya)
Senin, jam 08:00 (Ibadah Pendalaman Alkitab)
Senin, jam 17:30 (Ibadah Pendalaman Alkitab)

IBADAH RUTIN DI SURABAYA

Minggu jam 09:00 (Ibadah Sekolah Minggu)
Minggu jam 10:15 (Ibadah Raya)
Rabu jam 17:30 (Ibadah Pendalaman Alkitab)
Jumat jam 17:30 (Ibadah Doa Penyembahan)


IBADAH RUTIN DI JAKARTA
Jl. Patra Kuningan XIV no.4
Jakarta Selatan
Sabtu, jam 09:00 (Ibadah Pendalaman Alkitab)

IBADAH KUNJUNGAN
All Right Reserved Gereja Pantekosta Tabernakel "KRISTUS KASIH"
Jln. Simpang Borobudur 27 Malang | Telp: (0341) 496949 | Fax: (0341) 476751 » Lihat Peta Gereja Kami di Malang
Jln. WR Supratman 4 Surabaya | Telp. 08123300378 » Lihat Peta Gereja Kami di Surabaya
hubungi kami | email: info@gptkk.org | sitemap | top