English Language | Form Penggembalaan
RINGKASAN KOTBAH IBADAH RUTIN DAN IBADAH KUNJUNGAN
RINGKASAN LAINNYA

Ibadah Raya Malang, 10 Maret 2013 (Minggu Pagi)
(Penataran III Imam dan Calon Imam)

Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Matius...

Ibadah Raya Surabaya,11 Maret 2018 (Minggu Siang)
Penyerahan anak

Kita menyerahkan anak bernama Daniel. Kita ingat kisah Daniel di alkitab. Dulu Daniel menghadapi singa yang lapar...

Ibadah Doa Puasa Malang Session I, 17 Agustus 2010 (Selasa Pagi)
Tabernakel adalah Kerajaan Sorga yang dilihat Musa di Gunung Sinai. Tuhan memerintahkan Musa untuk membuat...

Ibadah Raya Surabaya, 27 Juni 2010 (Minggu Sore)
Matius 25: 1, 13
25:1. "Pada waktu itu hal Kerajaan Sorga seumpama sepuluh gadis, yang mengambil pelitanya dan...

Ibadah Pendalaman Alkitab Surabaya, 08 November 2017 (Rabu Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayangnya TUHAN kita Yesus Kristus. Selamat malam, selamat mendengarkan firman TUHAN. Biarlah damai...

Ibadah Kunjungan Semarang III, 15 September 2016 (Kamis Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Yohanes 5:17
5:17 Tetapi Ia berkata kepada...

Ibadah Persekutuan Tubuh Kristus Kartika Graha III, 29 April 2010 (Kamis Sore)
Yohanes 1:29
Tema: "Lihatlah Anak domba Allah, yang menghapus dosa dunia."

Ini merupakan...

Ibadah Doa Semalam Suntuk Session II Malang, 08 November 2013 (Jumat Dini Hari)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Matius 5:8
5:8 Berbahagialah orang yang suci hatinya,...

Ibadah Raya Surabaya, 28 Juni 2015 (Minggu Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayangnya TUHAN kita Yesus Kristus. Selamat malam, selamat mendengarkan firman TUHAN. Biarlah damai...

Ibadah Doa Puasa Session I Malang, 08 November 2016 (Selasa Pagi)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Kisah Rasul 13:2-3,5
13:2 Pada suatu hari ketika...

Ibadah Pendalaman Alkitab Malang, 06 Mei 2010 (Kamis Sore)
Pembicara: Pdp. Yakub

Keluaran 2:6

Ibadah Kaum Muda Remaja Malang, 04 November 2017 (Sabtu Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Lukas 11: 37-54 => Yesus mengecam orang-orang Farisi...

Ibadah Doa Puasa Session II Malang, 01 Maret 2015 (Selasa Siang)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Keluaran 3 tentang seorang hamba Tuhan/...

Ibadah Doa Surabaya, 15 Maret 2017 (Rabu Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayangnya TUHAN kita Yesus Kristus. Selamat malam, selamat mendengarkan firman TUHAN. Biarlah damai...

Ibadah Raya Surabaya, 14 Juli 2019 (Minggu Siang)
Salam sejahtera dalam kasih sayangnya TUHAN kita Yesus Kristus. Selamat siang, selamat mendengarkan firman TUHAN. Biarlah damai...


TRANSKRIP LENGKAP

Doa Surabaya (Rabu, 26 November 2014)
Tayang: 10 Mei 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 24 November 2014)
Tayang: 10 Mei 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 23 November 2014)
Tayang: 07 Januari 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 19 November 2014)
Tayang: 07 Januari 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 17 November 2014)
Tayang: 07 Januari 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 09 November 2014)
Tayang: 22 Agustus 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 05 November 2014)
Tayang: 04 Juni 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 03 November 2014)
Tayang: 04 Juni 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 02 November 2014)
Tayang: 03 Maret 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 20 Oktober 2014)
Tayang: 13 Desember 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 13 Oktober 2014)
Tayang: 13 Desember 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 12 Oktober 2014)
Tayang: 24 Oktober 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 08 Oktober 2014)
Tayang: 18 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 06 Oktober 2014)
Tayang: 05 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 05 Oktober 2014)
Tayang: 05 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 01 Oktober 2014)
Tayang: 05 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 29 September 2014)
Tayang: 24 Juni 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 21 September 2014)
Tayang: 19 Mei 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 17 September 2014)
Tayang: 29 April 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 15 September 2014)
Tayang: 29 April 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]



Untuk Koneksi Lambat, silahkan buka http://id.gptkk.org
Transkrip lengkap dari ibadah penggembalaan di Malang dan Surabaya, semuanya di bawakan oleh gembala sidang Pdt. Widjaja Hendra.

Silahkan kontak ke info@gptkk.org apabila bapak/ibu/sdr/sdri ada pertanyaan atau mungkin ingin berlangganan majalah Manna dan silahkan kirim email ke widjaja_h [at] yahoo.com apabila ingin konsultasi pribadi dengan bapak gembala
silahkan ganti tanda [at] dengan @
Cari ringkasan:   
[versi cetak]
Cari rekaman ibadah ini di: http://www.kabarmempelai.org
Ibadah Pendalaman Alkitab Surabaya, 08 Oktober 2012 (Senin Sore)

Salam sejahtera dalam kasih sayangnya Tuhan kita Yesus Kristus. Selamat malam, selamat mendengarkan Firman Tuhan. Biarlah damai sejahtera bahagia dari Tuhan senantiasa dilimpahkan ditengah-tengah kita sekalian.

Matius 28= menunjuk pada Shekina Glory (sinar kemuliaan atau kuasa kebangkitan Tuhan).

Matius 28 terbagi menjadi 3 bagian:

  1. ay. 1-10= tentang kebanggkitan Yesus atau sinar kemuliaan menyinari hati yang keras (batu yang besar terguling), sehingga terjadi pembaharuan (mulai diterangkan pada Ibadah Raya Surabaya, 23 September 2012).


  2. ay. 11-15= dusta mahkamah agama= penyebaran kegelapan.
    Sementara ada sinara kemuliaan, kegelapan menyusup di dalamnya.


  3. ay. 16-20= perintah untuk memberitakan injil= penyebaran terang shekina glory atau sinar kemuliaan.

Malam ini, kita masih membahas bagian pertama (SHEKINA GLORY MENYINARI HATI YANG KERAS).
Matius 28: 3
28:3. Wajahnya bagaikan kilat dan pakaiannya putih bagaikan salju.

Kalau sinar kemuliaan menyinari hati yang keras, akan terjadi pembaharuan, yaitu:
WAJAH BAGAIKAN KILAT/BERCAHAYA= pembaharuan panca indera, sehigga wajah bercahaya bagaikan matahari yang terik/fajar menyingsing (sudah diterangkan mulai dari Ibadah Pendalaman Alkitab Surabaya, 24 September 2012).

Pembaharuan berikutnya adalah PAKAIANNYA PUTIH BAGAIKAN SALJU.

'bagaikan salju'= putih berkilau-kilau= pakaian kemuliaan.

2 Petrus 1: 16-18
1:16. Sebab kami tidak mengikuti dongeng-dongeng isapan jempol manusia, ketika kami memberitahukan kepadamu kuasa dan kedatangan Tuhan kita, Yesus Kristus sebagai raja, tetapi kami adalah saksi mata dari kebesaran-Nya.
1:17. Kami menyaksikan, bagaimana Ia
menerima kehormatan dan kemuliaan dari Allah Bapa, ketika datang kepada-Nya suara dari Yang Mahamulia, yang mengatakan: "Inilah Anak yang Kukasihi, kepada-Nyalah Aku berkenan."
1:18. Suara itu kami dengar datang dari sorga, ketika kami bersama-sama dengan
Dia di atas gunung yang kudus.

Diatas gunung yang tinggi (gunung penyembahan), Yesus berpakaian putih berkialau-kilauan (Yesus tampil sebagai Raja segala raja dan Mempelai Pria Surga yang akan datang kembali).

Untuk bisa menyambut kedatangan Tuhan, gereja Tuhan harus mengalami pembaharuan pakaian sehingga memiliki pakaian putih berkilau-kilauan (pakaian kemuliaan).

Kejadian 3: 6-7
3:6. Perempuan itu melihat, bahwa buah pohon itu baik untuk dimakan dan sedap kelihatannya, lagipula pohon itu menarik hati karena memberi pengertian. Lalu ia mengambil dari buahnya dan dimakannya dan diberikannya juga kepada suaminya yang bersama-sama dengan dia, dan suaminyapun memakannya.
3:7. Maka terbukalah mata mereka berdua dan mereka tahu, bahwa mereka telanjang; lalu mereka
menyemat daun pohon ara dan membuat cawat.

Sesungguhnya, Tuhan menciptakan Adam dan Hawa dengan pakaian kemuliaan. Tetapi mereka berbuat dosa di taman Eden, sehingga telanjang dan dibuang kedunia (kehilangan kemuliaan). Dan ini menimpa pada semua manusia didunia.

Roma 3: 23
3:23. Karena semua orang telah berbuat dosa dan telah kehilangan kemuliaan Allah,

Bagaimana manusia telanjang bisa mendapatkan pakaian putih berkilau-kilauan (pakaian kemuliiaan)?:

  1. mulai dari usaha manusia sendiri, dengan membuat pakaian dari daun ara.
    Kejadian 3: 7
    3:7. Maka terbukalah mata mereka berdua dan mereka tahu, bahwa mereka telanjang; lalu mereka menyemat daun pohon ara dan membuat cawat.

    Yesaya 64: 6
    64:6. Demikianlah kami sekalian seperti seorang najis dan segala kesalehan kami seperti kain kotor; kami sekalian menjadi layu seperti daun dan kami lenyap oleh kejahatan kami seperti daun dilenyapkan oleh angin.

    (terjemahan lama)
    64:6. Tetapi kami sekalian seperti seorang najis jua dan segala
    kebenaran kami seperti sehelai kain yang larah, sebab itu kami sekalianpun luruh seperti daun dan kami dibawa oleh kejahatan kami seperti diterbangkan oleh angin.

    'membuat pakaian dari daun ara'= kebenaran diri sendiri.
    Artinya:

    • menutupi dosa dengan menyalahkan orang lain,
    • menyalahkan Tuhan,
    • menyalahkan setan.


    Kejadian 3: 8
    3:8. Ketika mereka mendengar bunyi langkah TUHAN Allah, yang berjalan-jalan dalam taman itu pada waktu hari sejuk, bersembunyilah manusia dan isterinya itu terhadap TUHAN Allah di antara pohon-pohonan dalam taman.

    = usaha manusia untukkembali pada pakaian kemuliaan:

    • setelah telanjang, manusia menjauh dan bersembunyi dari Tuhan untuk menutupi ketelanjangannya.

      'sejuk'= damai.
      'langkah Tuhan pada hari sejuk'= hadirat Tuhan di dalam pembukaan Firman untuk memperdamaikan manusia dengan Tuhan.

      'menjauh/bersembunyi dari Tuhan'= menolak pembukaan Firman yang menunjuk ketelanjangannya.
      Akibatnya: manusia tetap telanjang, bahkan tidak tahu malu (menjadi sama dengan anjing dan babi).
      Kalau tadinya, saat telanjang masih malu. Tetapi kalau menolak Firman, akan telanjang dan tidak tahu malu.

      'anjing dan babi'= berkecimpung dalam dosa sampai puncaknya dosa.


    • 'di antara pohon-pohonan dalam taman'= bersembunyi di balik pohon-pohon yang boleh dimakan buahnya dengan bebas (menunjuk pada ayat-ayat Firman Tuhan)= menggunakan ayat-ayat Firman Tuhan untuk menyembunyikan dosa-dosa.
      Akibatnya: telanjang dan tidak tahu malu (berkecimpung dalam dosa sampai puncaknya dosa).


    Jadi, usaha manusia untuk kembali pada pakaian kemuliaan GAGAL TOTAL.
    Sebab itu, butuh usaha dari Tuhan.


  2. usaha dari Tuhan dengan membuat pakaian dari kulit binatang.
    Kejadian 3: 21
    3:21. Dan TUHAN Allah membuat pakaian dari kulit binatang untuk manusia dan untuk isterinya itu, lalu mengenakannya kepada mereka.

    Proses untuk mendapat pakaian dari kulit binatang:

    • binatang disembelih,
    • binatang dikuliti,
    • kuliitnya diambil untuk menutupi ketelanjangan manusia.


    Di taman Eden, binatangnya masih samar-samar.
    Di jaman Taurat, binatangnya sudah jelas disebut, yaitu lembu, kambing, domba, dan burung tekukur. Tetapi masih berupa bayangan dari yang akan datang, bukan sesungguhnya.

    Barulah di perjanjian baru, semuanya digenapkan.

    Yohanes 19: 23-24
    19:23. Sesudah prajurit-prajurit itu menyalibkan Yesus, mereka mengambil pakaian-Nya lalu membaginya menjadi empat bagian untuk tiap-tiap prajurit satu bagian--dan jubah-Nya juga mereka ambil. Jubah itu tidak berjahit, dari atas ke bawah hanya satu tenunan saja.
    19:24. Karena itu mereka berkata seorang kepada yang lain: "Janganlah kita membaginya menjadi beberapa potong, tetapi baiklah kita
    membuang undi untuk menentukan siapa yang mendapatnya." Demikianlah hendaknya supaya genaplah yang ada tertulis dalam Kitab Suci: "Mereka membagi-bagi pakaian-Ku di antara mereka dan mereka membuang undi atas jubah-Ku." Hal itu telah dilakukan prajurit-prajurit itu.

    = Yesus ditelanjangi di kayu salib.
    Pada perjanjian baru, korban binatang sudah digenapkan pada Kurban Kristus sebagai Anak Domba Allah yang disembelih dikayu salib dan dikuliti (ditelanjangi).

    Dan PAKAIAN YESUSLAH YANG DIBERIKAN PADA MANUSIA UNTUK MENUTUPI KETELANJANGAN MANUSIA.

Proses pembaharuan pakaian menjadi pakaian kemuliaan:

  1. menerima pakaian keselamatan/pakaian kebenaran.

    Tadi, pakaian Yesus dibagi menjadi 4 bagian.
    '4'= 4 penjuru bumi dan 4 injil tentang keselamatan.

    Efesus 1: 13
    1:13. Di dalam Dia kamu juga--karena kamu telah mendengar firman kebenaran, yaitu Injil keselamatanmu--di dalam Dia kamu juga, ketika kamu percaya, dimeteraikan dengan Roh Kudus, yang dijanjikan-Nya itu.

    'injil keselamatan'= injil yang memberitakan kedatangan Yesus pertama kali untuk mati disalib dan menyelamatkan manusia berdosa.

    Jadi, injil keselamatan menjelajah di 4 penjuru bumi untuk menawarkan pakaian keselamatan. Tinggal kita mau atau tidak.

    Kisah Rasul 19: 2-6
    19:2. Katanya kepada mereka: "Sudahkah kamu menerima Roh Kudus, ketika kamu menjadi percaya?" Akan tetapi mereka menjawab dia: "Belum, bahkan kami belum pernah mendengar, bahwa ada Roh Kudus."
    19:3. Lalu kata Paulus kepada mereka: "Kalau begitu dengan baptisan manakah kamu telah dibaptis?" Jawab mereka: "Dengan
    baptisan Yohanes."
    19:4. Kata Paulus: "Baptisan Yohanes adalah pembaptisan orang yang telah bertobat, dan ia berkata kepada orang banyak, bahwa mereka harus
    percaya kepada Dia yang datang kemudian dari padanya, yaitu Yesus."
    19:5. Ketika mereka mendengar hal itu, mereka memberi diri mereka dibaptis dalam nama Tuhan Yesus.
    19:6. Dan ketika Paulus menumpangkan tangan di atas mereka,
    turunlah Roh Kudus ke atas mereka, dan mulailah mereka berkata-kata dalam bahasa roh dan bernubuat.

    = langkah-langkah menerima pakaian keselamatan:

    • percaya/iman kepada Yesus lewat mendengar Firman Allah.
      Kalau hati percaya, maka mulut mengaku (mengaku dosa-dosa), sehingga darah Yesus menghapus dosa kita.


    • bertobat, berhenti berbuat dosa.
      Kalau berbuat dosa lagi, pengampunan menjadi batal.
    • baptisan air yang benar (mengalami kelepasan dari dosa= membenci dosa) yang menghasilkan hidup baru.


    • baptisan Roh Kudus= kita diurapi dan dipenuhi dengan Roh Kudus.
      Salah satu tanda (bukan satu-satunya tanda) kepenuhan Roh Kudus adalah berbahasa Roh.
      Tetapi sesudah itu dilanjutkan dengan berkata-kata yang benar.

      Amsal 12: 19
      12:19. Bibir yang mengatakan kebenaran tetap untuk selama-lamanya, tetapi lidah dusta hanya untuk sekejap mata.

      = kalau lidah tidak benar, maka dalam sekejab ia akan binasa.

      Kalau lidah benar, seluruh kehidupan kita benar (perbuatan dan angan-angan pikiran benar).

      Amsal 11; 4
      11:4. Pada hari kemurkaan harta tidak berguna, tetapi kebenaran melepaskan orang dari maut.

      = kebenaran itulah yang lebih dari harta didunia.


  2. menerima jubah kesucian.
    Setelah pakaian dirobek, jubah Yesus juga diambil.

    Yohanes 19: 23-24
    19:23. Sesudah prajurit-prajurit itu menyalibkan Yesus, mereka mengambil pakaian-Nya lalu membaginya menjadi empat bagian untuk tiap-tiap prajurit satu bagian--dan jubah-Nya juga mereka ambil. Jubah itu tidak berjahit, dari atas ke bawah hanya satu tenunan saja.
    19:24. Karena itu mereka berkata seorang kepada yang lain: "Janganlah kita membaginya menjadi beberapa potong, tetapi baiklah kita
    membuang undi untuk menentukan siapa yang mendapatnya." Demikianlah hendaknya supaya genaplah yang ada tertulis dalam Kitab Suci: "Mereka membagi-bagi pakaian-Ku di antara mereka dan mereka membuang undi atas jubah-Ku." Hal itu telah dilakukan prajurit-prajurit itu.

    Tidak semua hamba Tuhan/anak Tuhan menerima jubah kesucian. Hanya hamba Tuhan/anak Tuhan tertentu yang menerima jubah kesucian. Dan ini bagaikan mendapat undi.
    Artinya: MENDAPAT KEMURAHAN DAN KEPERCAYAAN TUHAN.

    Sebab itu, kita harus sungguh-sungguh kalau menerima jubah kesucian, sebab tidak semua bisa mendapatkannya.

    Pengertian jubah kesucian:

    • Wahyu 19: 13, 16
      19:13. Dan Ia memakai jubah yang telah dicelup dalam darah dan nama-Nya ialah: "Firman Allah."
      19:16. Dan pada jubah-Nya dan paha-Nya tertulis suatu nama, yaitu: "
      Raja segala raja dan Tuan di atas segala tuan."

      Pengertian pertama: kabar mempelai.

      2 Korintus 4: 3-4
      4:3. Jika Injil yang kami beritakan masih tertutup juga, maka ia tertutup untuk mereka, yang akan binasa,
      4:4. yaitu orang-orang yang tidak percaya, yang pikirannya telah dibutakan oleh ilah zaman ini, sehingga mereka tidak melihat
      cahaya Injil tentang kemuliaan Kristus, yang adalah gambaran Allah.

      Kabar mempelai= Firman yang memberitakan kedatangan Yesus kedua kali dalam kemuliaan sebagai Raja segala raja dan Mempelai Pria Surga untuk menyucikan dan menyempurnakan sidang jemaat menjadi mempelai wanita Tuhan.

      Kabar mempelai= Firman pengajaran benar yang lebih tajam dari pedang bermata dua= bunyi sangkakala.

      Firman pengajaran benar= ayat menerangkan ayat (wahyu dari Tuhan).

      'Jubah itu tidak berjahit'= tidak ada campur tangan manusia (murni merupakan ilham/wahyu dari Tuhan).

      'hanya satu tenunan saja'= satu kesatuan.
      Artinya: kabar mempelai memproses kita sampai menjadi satu kesatuan tubuh Kristus yang sempurna.

      Efesus 4: 13-14
      4:13. sampai kita semua telah mencapai kesatuan iman dan pengetahuan yang benar tentang Anak Allah, kedewasaan penuh, dan tingkat pertumbuhan yang sesuai dengan kepenuhan Kristus,
      4:14. sehingga kita
      bukan lagi anak-anak, yang diombang-ambingkan oleh rupa-rupa angin pengajaran, oleh permainan palsu manusia dalam kelicikan mereka yang menyesatkan,

      'kesatuan iman'= didapat dari kesatuan dalam pengajaran (satu Kepala).
      Kalau lebih dari satu pengajaran, bukan mempelai, tetapi anak-anak.


    • jabatan pelayanan dan karunia-karunia Roh Kudus (seperti Yusuf yang memiliki jubah indah).

      Jika kita memiliki jabatan dan karunia, kita dilantik/ditahbiskan menjadi imam-imam dan raja-raja untuk dipakai dalam pembangunan tubuh Kristus.

      Efesus 4: 7, 11-12
      4:7. Tetapi kepada kita masing-masing telah dianugerahkan kasih karunia menurut ukuran pemberian Kristus.
      4:11. Dan Ialah yang
      memberikan baik rasul-rasul maupun nabi-nabi, baik pemberita-pemberita Injil maupun gembala-gembala dan pengajar-pengajar,
      4:12. untuk memperlengkapi
      orang-orang kudus bagi pekerjaan pelayanan, bagi pembangunan tubuh Kristus,

      Sebelum memiliki jabatan pelayanan, hidup kita belum indah.
      Jadi, kalau kita diberi jabatan pelayanan, justru untuk membuat hidup kita makin indah sampai yang terindah menjadi mempelai wanita Tuhan.

      Supaya imam-imam tetap hidup suci dan berada dalam urapan, imam-imam harus ada di ruangan suci.

      Imamat 21: 12
      21:12. Janganlah ia keluar dari tempat kudus, supaya jangan dilanggarnya kekudusan tempat kudus Allahnya, karena minyak urapan Allahnya, yang menandakan bahwa ia telah dikhususkan, ada di atas kepalanya; Akulah TUHAN.

      = kabar mempelai mendorong imam-imam untuk tergembala (ketekunan dalam 3 macam ibadah pokok).

      Kalau imam-imam tidak berada dalam ruangan suci, pasti akan melanggar kesucian.

      Di dalam ruangan suci, kita bisa mantap dalam kesucian bahkan meningkat dalam kesucian bahkan sampai sempurna.

      Dalam penggembalaan, kita juga mengalami urapan Roh Kudus di atas kepala, sehingga pikiran kita tidak bisa disesatkan dan rohani kita tidak kering.

      Kalau rohani kering, akan terlihat dari perkataan-perkataannya yang kering.


    Bukti bahwa kita memiliki jubah kesucian: 1 Petrus 2: 9
    2:9. Tetapi kamulah bangsa yang terpilih, imamat yang rajani, bangsa yang kudus, umat kepunyaan Allah sendiri, supaya kamu memberitakan perbuatan-perbuatan yang besar dari Dia, yang telah memanggil kamu keluar dari kegelapan kepada terang-Nya yang ajaib:

    Buktinya adalah memiliki buah bibir yang baik, yaitu menyaksikan tentang keselamatan kita dari gelap kepada terang dan bersaksi tentang pelayanan tubuh Kristus yang sempurna kepada orang-orang yang sudah selamat.

    SUCI TIDAKNYA KITA DITENTUKAN DARI BUAH BIBIR KITA.


  3. menerima pakaian kemuliaan (pakaian putih berkilau-kilauan)= pakaian perhiasan.

    Wahyu 19: 8
    19:8. Dan kepadanya dikaruniakan supaya memakai kain lenan halus yang berkilau-kilauan dan yang putih bersih!" (Lenan halus itu adalah perbuatan-perbuatan yang benar dari orang-orang kudus.)

    Wahyu 7: 13-14
    7:13. Dan seorang dari antara tua-tua itu berkata kepadaku: "Siapakah mereka yang memakai jubah putih itu dan dari manakah mereka datang?"
    7:14. Maka kataku kepadanya: "Tuanku, tuan mengetahuinya." Lalu ia berkata kepadaku: "Mereka ini adalah orang-orang yang keluar dari
    kesusahan yang besar; dan mereka telah mencuci jubah mereka dan membuatnya putih di dalam darah Anak Domba.

    'kesusahan yang besar'= percikan darah.

    Kita mendapatkan pakaian putih berkilau-kilau lewat percikan darah.

    1 Petrus 4: 12-14
    4:12. Saudara-saudara yang kekasih, janganlah kamu heran akan nyala api siksaan yang datang kepadamu sebagai ujian, seolah-olah ada sesuatu yang luar biasa terjadi atas kamu.
    4:13. Sebaliknya, bersukacitalah, sesuai dengan bagian yang kamu dapat dalam penderitaan Kristus, supaya kamu juga boleh bergembira dan bersukacita pada waktu Ia menyatakan kemuliaan-Nya.
    4:14. Berbahagialah kamu, jika kamu dinista karena nama Kristus,
    sebab Roh kemuliaan, yaitu Roh Allah ada padamu.

    Saat mengalami percikan darah, saat itulah kita menerima Roh Kemuliaan yang membaharui pakaian kita menjadi putih berkilau-kilauan.

    1 Petrus 3: 3-5
    3:3. Perhiasanmu janganlah secara lahiriah, yaitu dengan mengepang-ngepang rambut, memakai perhiasan emas atau dengan mengenakan pakaian yang indah-indah,
    3:4. tetapi perhiasanmu ialah manusia batiniah yang tersembunyi dengan perhiasan yang tidak binasa yang berasal dari roh yang lemah lembut dan tenteram, yang sangat berharga di mata Allah.
    3:5. Sebab demikianlah caranya perempuan-perempuan kudus dahulu berdandan, yaitu perempuan-perempuan yang menaruh pengharapannya kepada Allah; mereka
    tunduk kepada suaminya,

    Pakaian berkilau-kilauan muncul dari dalam, yaitu:

    • lemah lembut=

      1. kemampuan utnuk menerima Firman Tuhan sekeras apapun, sehingga kita bisa mengaku dosa kepada Tuhan dan sesama. Kalau diampuni, jangan berbuat dosa lagi.


      2. kemampuan untuk mengampuni dosa orang lain dan melupakan.


    • pendiam/tenteram= tidak banyak komentar yang negatif dan rela untuk dikoreksi (ditegor dan dinasihati).
    • tunduk= taat dengar-dengaran.


    Wahyu 19: 8
    (terjemahan lam)
    19:8. Maka dikaruniakanlah kepadanya supaya ia boleh menghiasi dirinya dengan kain kasa halus yang bercahaya dan bersih; karena kain kasa halus itulah ibarat segala
    kebajikan orang-orang suci itu."

    = lenan halus adalah perbuatan kebajikan, terutama memberi untuk pembangunan tubuh Kristus.

    Sebagai contohnya adalah pemberian dari seorang janda.

    Markus 12: 44
    12:44. Sebab mereka semua memberi dari kelimpahannya, tetapi janda ini memberi dari kekurangannya, semua yang ada padanya, yaitu seluruh nafkahnya."

    'seluruh nafkahnya'= sampai seluruh hidupnya.

    Janda ini memberi dari kekurangannya= memberi dengan tanda darah (percikan darah). Dan inilah yang menghasilkan pakaian putih berkilau-kilauan.

    Biarlah kita juga belajar untuk bisa menyerahkan seluruh hidup kita kepada Tuhan, seperti mempelai wanita menyerahkan seluruh hidupnya pada Mempelai Pria Surga.

Proses penyerahan hidup sepenuh kepada Tuhan:
Mazmur 37: 5-7
37:5. Serahkanlah hidupmu kepada TUHAN dan percayalah kepada-Nya, dan Ia akan bertindak;
37:6. Ia akan
memunculkan kebenaranmu seperti terang, dan hakmu seperti siang.
37:7.
Berdiam dirilah di hadapan TUHAN dan nantikanlah Dia; jangan marah karena orang yang berhasil dalam hidupnya, karena orang yang melakukan tipu daya.

  1. 'Serahkanlah hidupmu kepada TUHAN dan percayalah kepada-Nya'= menyerahkan kekuatiran kepada Tuhan sampai ktia bisa percaya sepenuh pada Tuhan,


  2. 'Berdiam dirilah di hadapan TUHAN'= mengoreksi diri sampai mengaku bahwa kita tidak layak di hadapan Tuhan, tidak mampu dan hanya berharap pada belas kasihan Tuhan.

Kalau ada iman dan belas kasih Tuhan, akan terjadi mujizat-mujizat.
Hasilnya:

  • kita mengalami perlindungan dan pemeliharaan Tuhan untuk menghadapi kehancuran dunia,
  • Tuhan menjadikan semua indah pada waktunya.
    Dunia semakin hancur, tetapi hidup kita semakin indah.


  • ay. 6= 'memunculkan kebenaranmu seperti terang, dan hakmu seperti siang'= Tuhan mampu menycikan dan mengubahkan kita sampai menjadi mempelai wanita Tuhan yang sempurna. Kita benar-benar bercahaya seperti terang.

'nantikanlah Dia'= NANTIKANLAH TUHAN DAN KITA AKAN MELIHAT MUJIZAT TUHAN.

Tuhan memberkati.

kembali ke halaman sebelumnya
IBADAH RUTIN DI MALANG

Minggu jam 06:45 (Ibadah Raya)
Minggu jam 10:15 (Ibadah Sekolah Minggu)
Selasa jam 17:15 (Ibadah Pendalaman Alkitab)
Rabu jam 07:30 (Ibadah Kaum Wanita)
Kamis jam 17:15 (Ibadah Doa Penyembahan)
Sabtu jam 17:15 (Ibadah Kaum Muda Remaja)

IBADAH RUTIN DI MEDAN
Royal Room Hotel Danau Toba Internasional
Jl. Imam Bonjol Medan

Minggu, jam 18:45 (Ibadah Raya)
Senin, jam 08:00 (Ibadah Pendalaman Alkitab)
Senin, jam 17:30 (Ibadah Pendalaman Alkitab)

IBADAH RUTIN DI SURABAYA

Minggu jam 09:30 (Ibadah Sekolah Minggu)
Minggu jam 10:55 (Ibadah Raya)
Rabu jam 17:30 (Ibadah Pendalaman Alkitab)
Jumat jam 17:30 (Ibadah Doa Penyembahan)


IBADAH RUTIN DI JAKARTA
Jl. Patra Kuningan XIV no.4
Jakarta Selatan
Sabtu, jam 09:00 (Ibadah Pendalaman Alkitab)

IBADAH KUNJUNGAN
  • 08-10 Oktober 2019
    (Ibadah Kunjungan di Medan)

  • 22-24 Oktober 2019
    (Ibadah Kunjungan di Sorong)

  • 05-07 November 2019
    (Ibadah Kunjungan di Tentena)

  • 19-21 November 2019
    (Ibadah Kunjungan di Medan)

  • 03-05 Desember 2019
    (Ibadah Kunjungan di Jayapura)

  • 13-18 April 2020
    (Ibadah Kunjungan di Korea Selatan)

All Right Reserved Gereja Pantekosta Tabernakel "KRISTUS KASIH"
Jln. Simpang Borobudur 27 Malang | Telp: (0341) 496949 | Fax: (0341) 476751 » Lihat Peta Gereja Kami di Malang
Jln. WR Supratman 4 Surabaya | Telp. 08123300378 » Lihat Peta Gereja Kami di Surabaya
hubungi kami | email: info@gptkk.org | sitemap | top