English Language | Form Penggembalaan
RINGKASAN KOTBAH IBADAH RUTIN DAN IBADAH KUNJUNGAN
RINGKASAN LAINNYA

Ibadah Kaum Muda Remaja Malang, 28 Desember 2013 (Sabtu Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Lukas 6:12-14 adalah tentang Yesus memanggil...

Ibadah Doa Surabaya, 31 Agustus 2016 (Rabu Sore)
Pembicara: Pdm. Youpri Ardiantoro

Puji TUHAN, salam sejahtera, selamat malam, selamat beribadah di dalam kasih sayangnya TUHAN kita, Yesus...

Ibadah Doa Puasa Session I Malang, 31 Maret 2015 (Selasa Pagi)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Keluaran 11:7
11:7 Tetapi kepada siapa juga...

Ibadah Doa Malam Surabaya, 03 April 2013 (Rabu Malam)
Salam sejahtera dalam kasih sayangnya Tuhan kita Yesus Kristus. Selamat malam, selamat mendengarkan Firman Tuhan. Biarlah damai...

Ibadah Pendalaman Alkitab Malang, 18 Mei 2017 (Kamis Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Wahyu pasal 6 dalam susunan tabernakel terkena...

Ibadah Kaum Muda Remaja Surabaya, 09 Maret 2013 (Sabtu Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Lukas 3:21-22
3:21 Ketika seluruh orang banyak itu...

Ibadah Kaum Muda Remaja Malang, 21 September 2013 (Sabtu Sore)
Salam damai sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Lukas 5:12-16 "Yesus menyembuhkan seorang yang...

Ibadah Raya Malang, 01 Agustus 2010 (Minggu Pagi)
Matius 25:8-13
25:8 Gadis-gadis yang bodoh berkata kepada gadis-gadis yang bijaksana: Berikanlah...

Ibadah Doa Surabaya, 10 September 2014 (Rabu Sore)
Pembicara: Pdm. Gideon Pakpahan

Selamat malam dan selamat mendengarkan Firman Tuhan, biarlah kasih karunia dan damai sejahtera dari Tuhan,...

Ibadah Doa Malam Surabaya, 17 Mei 2017 (Rabu Malam)
Keluaran 12: 41-42
12:41. Sesudah lewat empat ratus tiga puluh tahun, tepat pada hari itu juga, keluarlah segala...

Ibadah Doa Surabaya, 15 April 2015 (Rabu Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayangnya TUHAN kita Yesus Kristus. Selamat malam, selamat mendengarkan firman TUHAN. Biarlah damai...

Ibadah Persekutuan di Ciawi VI, 19 November 2009 (Kamis Sore)
Tema: Wahyu 21:5
"Lihatlah, Aku menjadikan segala sesuatu baru!"

Ibadah Doa Malang, 08 Juli 2014 (Selasa Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Wahyu 1:16
1:16 Dan di tangan...

Ibadah Pendalaman Alkitab Malang, 04 Januari 2018 (Kamis Sore)
Siaran Tunda dari Ibadah Kunjungan di Palopo.

Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus....

Ibadah Doa Malang, 16 Januari 2018 (Selasa Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayangnya Tuhan kita Yesus Kristus.

Doa penyembahan adalah puncak ibadah pelayanan...


TRANSKRIP LENGKAP

Umum Surabaya (Minggu Sore, 07 Desember 2014)
Tayang: 16 Juni 2020
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 30 November 2014)
Tayang: 16 Juni 2020
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 26 November 2014)
Tayang: 10 Mei 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 24 November 2014)
Tayang: 10 Mei 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 23 November 2014)
Tayang: 07 Januari 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 19 November 2014)
Tayang: 07 Januari 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 17 November 2014)
Tayang: 07 Januari 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 09 November 2014)
Tayang: 22 Agustus 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 05 November 2014)
Tayang: 04 Juni 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 03 November 2014)
Tayang: 04 Juni 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 02 November 2014)
Tayang: 03 Maret 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 20 Oktober 2014)
Tayang: 13 Desember 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 13 Oktober 2014)
Tayang: 13 Desember 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 12 Oktober 2014)
Tayang: 24 Oktober 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 08 Oktober 2014)
Tayang: 18 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 06 Oktober 2014)
Tayang: 05 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 05 Oktober 2014)
Tayang: 05 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 01 Oktober 2014)
Tayang: 05 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 29 September 2014)
Tayang: 24 Juni 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 21 September 2014)
Tayang: 19 Mei 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]



Untuk Koneksi Lambat, silahkan buka http://id.gptkk.org
Transkrip lengkap dari ibadah penggembalaan di Malang dan Surabaya, semuanya di bawakan oleh gembala sidang Pdt. Widjaja Hendra.

Silahkan kontak ke info@gptkk.org apabila bapak/ibu/sdr/sdri ada pertanyaan atau mungkin ingin berlangganan majalah Manna dan silahkan kirim email ke widjaja_h [at] yahoo.com apabila ingin konsultasi pribadi dengan bapak gembala
silahkan ganti tanda [at] dengan @
Cari ringkasan:   
[versi cetak]
Cari rekaman ibadah ini di: http://www.kabarmempelai.org
Ibadah Pendalaman Alkitab Surabaya, 12 Maret 2012 (Senin Sore)

Matius 27:
=terkena pada 7 kali percikan darah diatas tabut perjanjian.

Imamat 16: 14
16:14. Lalu ia harus mengambil sedikit dari darah lembu jantan itu dan memercikkannya dengan jarinya ke atas tutup pendamaian di bagian muka, dan ke depan tutup pendamaian itu ia harus memercikkan sedikit dari darah itu dengan jarinya tujuh kali.

= 2x7 percikan darah:
  • di atas tabut,
  • di depan tabut.
Dalam injil Matius, juga ada 2x7 percikan darah:
  • Matius 21= perjalanan Yesus ke Yerusalem= 7x percikan darah didepan tabut perjanjian.
    Artinya: sengsara yang dialami oleh gereja Tuhan.

  • Matius 27= 7x percikan diatas tabut perjanjian (diatas tutup pendamaian).
    Artinya: sensara Yesus untuk menyeleamatkan dan menyempurnakan gereja Tuhan.
Jadi, gereja Tuhan HARUS rela sengsara bersama Yesus untuk mengalami keselamatan sampai kesempurnaan seperti Yesus.

PERCIKAN DARAH ADALAH PENYUCIAN TERAKHIR sehingga kita bisa mencapai kesempurnaan dan bisa menyambut kedatangan Yesus kedua kali di awan-awan yang permai (memandang Dia muka dengan muka).

Ibrani 12: 14
12:14. Berusahalah hidup damai dengan semua orang dan kejarlah kekudusan, sebab tanpa kekudusan tidak seorangpun akan melihat Tuhan.

= kalau tidak mau mengalami percikan darah (tidak mau mengalami penyucian), tidak akan bisa melihat Tuhan.
Artinya: mulai sekarang tidak bisa menyembah Tuhan (kering rohani) dan saat Tuhan datang, akan tertinggal dan binasa bersama dunia.

4 sarana penyucian:
  1. Darah Yesus= untuk penyucian dosa MASA LALU.

    1 Yohanes 1: 7-9
    1:7. Tetapi jika kita hidup di dalam terang sama seperti Dia ada di dalam terang, maka kita beroleh persekutuan seorang dengan yang lain, dan darah Yesus, Anak-Nya itu, menyucikan kita dari pada segala dosa.
    1:8. Jika kita berkata, bahwa kita tidak berdosa, maka kita menipu diri kita sendiri dan kebenaran tidak ada di dalam kita.
    1:9.
    Jika kita mengaku dosa kita, maka Ia adalah setia dan adil, sehingga Ia akan mengampuni segala dosa kita dan menyucikan kita dari segala kejahatan.

    Proses penyucian dosa masa lalu: lewat mengaku dosa dengan sungguh-sungguh pada Tuhan dan sesama.
    Untuk mengaku dosa, ini merupakan sengsara daging, tetapi kalau mau mengaku dosa, maka darah Yesus aktif melakukan 2 hal:

    • Darah Yesus mengampuni segala dosa kita, sehingga tidak berbeekas lagi (kita seperti tidak pernah berbuat dosa),
    • menyucikan dosa kita= mencabut akar-akar dosa, sehingga kita tidak berbuat dosa lagi.

    Bukti bahwa dosa masa lalu sudah diselesaikan oleh Darah Yesus adalah:

    • hati kita tidak tertuduh lagi,
    • kita tidak menuduh orang lain yang berbuat dosa itu,
    • kita hidup dalam kebenaran.

    Kalau semua hidup dalam kebenaran, pasti terjadi persekutuan, mulai dari dalam rumah tangga, penggembalaan, dan antar penggembalaan.

    Jika tidak mau mengaku dosa, malah menyealahkan orang lain, pasti akan mencerai beraikan tubuh Kristus.

  2. Firman pengajaranyang benar.
    Yohanes 15: 3
    15:3. Kamu memang sudah bersih karena firman yang telah Kukatakan kepadamu.

    = kita disuikan oleh Firman yang dikatakan oleh Yesus sendiri, yaitu ayat menerangkan ayat (Firman yang dibukakan rahansianya).

    Firman pengajaran benar berguna auntuk penyucian dosa masa SEKARANG.

    Kalau tidak ada Firman penyucian, kita bisa jatuh kembali dalam dosa.
    Karena itu, kita perlu pedang Firman supaya tidak jatuh lagi dalam dosa.

    Firman pengajaran yang dipraktikkan, berguna untuk:

    • Mazmur 119: 11
      119:11. Dalam hatiku aku menyimpan janji-Mu, supaya aku jangan berdosa terhadap Engkau.

      = rem untuk mencegah supaya kita tidak jatuh dalam dosa, sehingga tidak membabi buta dalam dosa.

    • Mazmur 119: 105
      119:105. Firman-Mu itu pelita bagi kakiku dan terang bagi jalanku.

      = menjadi pelita bagi kaki supaya tidak tersandung/terjereat oleh dosa yang dipasang setan.

      Setan memasang jerat dosa ditempat-tempat yang sering kita lalui atau ditempat yang gelap (ditempat gelap atau dalam pergaulan yang tidak baik).

      Sebab itu, kita harus waspada. Jangan masuk ke tempat-tempat yang tidak benar.

    • menjadi terang bagi jalan kita untuk memberi arah pada kita menuju Yerusalem Baru dan kita tidak akan pernah terssat oleh dosa dan ajaran sesat.

  3. hajaran.
    Ibrani 12: 10
    12:10. Sebab mereka mendidik kita dalam waktu yang pendek sesuai dengan apa yang mereka anggap baik, tetapi Dia menghajar kita untuk kebaikan kita, supaya kita beroleh bagian dalam kekudusan-Nya.

    Hajaran juga berguna untuk penyucian dosa MASA SEKARANG.

    Sebenaranya, kita sudah disucikan oleh Firman pengajaran benar. Tetapi kalau ditolak, akan datang hajaran.

    Sekeras apapun Firman menyucikan hidup kita, itu merupakan tali kasih Allah yang diulukran kepada kita.

    Kalau tali kasih Allah ini ditolak, maka tali kasih yang ditolak itu akan dipintal menjadi satu untuk menghajar kita di segala bidang.

    Hajaran Tuhan adalah kasih Tuhan utnuk mengembalikan kita kepada kesucian.

    Kalau menerima hajaran dan kembali pad akesucian, maka hajaran selesai dan semuanya menjadi baik.
    Contohnya: Yunus.
    Yunus disuruh ke Niniwe, tetapi ia berbelok ke Tarsis (tidak taat, tidak hidup dalam kesuican lagi, dan jatuh dalam dosa kejahatan kenajisan).

    Hati-hati! Kalau tidak taat, setan akan menyediakan segala sesuatunya untuk mendukung.

    Yunus 1: 1-4, 17
    1:1. Datanglah firman TUHAN kepada Yunus bin Amitai, demikian:
    1:2. "Bangunlah, pergilah ke Niniwe, kota yang besar itu, berserulah terhadap mereka, karena kejahatannya telah sampai kepada-Ku."
    1:3. Tetapi
    Yunus bersiap untuk melarikan diri ke Tarsis, jauh dari hadapan TUHAN; ia pergi ke Yafo dan mendapat di sana sebuah kapal, yang akan berangkat ke Tarsis. Ia membayar biaya perjalanannya, lalu naik kapal itu untuk berlayar bersama-sama dengan mereka ke Tarsis, jauh dari hadapan TUHAN.
    1:4. Tetapi
    TUHAN menurunkan angin ribut ke laut, lalu terjadilah badai besar, sehingga kapal itu hampir-hampir terpukul hancur.
    1:17. Maka atas penentuan TUHAN datanglah seekor ikan besar yang menelan Yunus; dan Yunus tinggal di dalam perut ikan itu tiga hari tiga malam lamanya.


    ay. 4, 17= hajaran Tuhan kepada Yunus.
    YUNUS DIHAJAR DENGAN KERAS, TETAPI KASIH KARUNIA TUHAN TIDAK DITARIK.

    Yunus 3: 1-3
    3:1. Datanglah firman TUHAN kepada Yunus untuk kedua kalinya, demikian:
    3:2. "Bangunlah, pergilah ke Niniwe, kota yang besar itu, dan sampaikanlah kepadanya seruan yang Kufirmankan kepadamu."
    3:3. Bersiaplah Yunus,
    lalu pergi ke Niniwe, sesuai dengan firman Allah. Niniwe adalah sebuah kota yang mengagumkan besarnya, tiga hari perjalanan luasnya.

    = karena Yunus menerima hajaran Tuhan, maka Tuhan ulangi lagi Firmannya kepada Yunus (tali kasih Tuhan diulurkan kepada Yunus, bukan lagi hajaran).

    Kalau dalam hajaran, kita kembali pada kesucian, semua akan menjadi baik.

    Kalau hajaran ditolak, maka Tuhan akan membiarkan kehidupan itu dan dianggap sebagai anak haram, hanya menunggu untuk menerima hukuman Tuhan (kehancuran untuk selama-lamanya)= hidup diluar kasih karunia Tuhan.

  4. pengharapan akan kedatangan Yesus kedua kali.

    Syarat mengharapkan kedatangan Yesus kedua kali:

    • Roma 8: 25
      8:25. Tetapi jika kita mengharapkan apa yang tidak kita lihat, kita menantikannya dengan tekun.

      Syarat pertama: ketekunan, terutama ketekunan dalam kandang penggembalaan.

      Ibrani 10: 36
      10:36. Sebab kamu memerlukan ketekunan, supaya sesudah kamu melakukan kehendak Allah, kamu memperoleh apa yang dijanjikan itu.
      10:37. "Sebab
      sedikit, bahkan sangat sedikit waktu lagi, dan Ia yang akan datang, sudah akan ada, tanpa menangguhkan kedatangan-Nya.

      Saat menanti kedatangan Tuhan, banyak yang kita butuhkan diunia ini. Tetapi, dalam ketekunan, semuanya sudah tercakup, sebab Dia adalah Gembala Agung yang bertanggung jawab.

      Kita harus tetap tekun, krena hanya sedikit waktu lagi Tuhan akan datang. Kalau tidak tekun, dan Tuhan datang, pasti akan tertinggal, sekalipun dulunya ada dalam ketekunan.

    • 1 Yohanes 3: 2-3
      3:2. Saudara-saudaraku yang kekasih, sekarang kita adalah anak-anak Allah, tetapi belum nyata apa keadaan kita kelak; akan tetapi kita tahu, bahwa apabila Kristus menyatakan diri-Nya, kita akan menjadi sama seperti Dia, sebab kita akan melihat Dia dalam keadaan-Nya yang sebenarnya.
      3:3. Setiap orang yang
      menaruh pengharapan itu kepada-Nya, menyucikan diri sama seperti Dia yang adalah suci.

      Syarat kedua: kesucian.
      Kita harus mengalami penyucian sampai suci seperit Yesus suci dan sempurna seperti Yesus sempurna.

    Inilah yang disebut dengan penyucian terakhir lewat percikan darah.

    Percikan darah= sengsara bersama Yesus tanpa dosa.

    1 Petrus 4: 12-14
    4:12. Saudara-saudara yang kekasih, janganlah kamu heran akan nyala api siksaan yang datang kepadamu sebagai ujian, seolah-olah ada sesuatu yang luar biasa terjadi atas kamu.
    4:13. Sebaliknya, bersukacitalah, sesuai dengan bagian yang kamu dapat dalam penderitaan Kristus, supaya kamu juga boleh bergembira dan bersukacita pada waktu Ia menyatakan kemuliaan-Nya
    4:14. Berbahagialah kamu, jika kamu dinista karena nama Kristus, sebab
    Roh kemuliaan, yaitu Roh Allah ada padamu.

    Dulu, kalau Harun memercikan 2x7 percikan darah, maka terjadi shekina glory (sinar kemuliaan).
    Sekarang, ini adalah Roh Kemuliaan.
    Kalau kita mau mengalami percikan darah, kita akan mengalami Roh Kemuliaan.

    Roh Kemuliaan inilah yang mengadakan mujizat terbesar, penyucian dan keubahan hidup sampai menjadi sama dengan Yesus.

    Keubahan hidup dimulai dengan hati yang melembut dan diikuti dengan lidah yang lembut.

    Hati lembut= percaya dan taat pada Tuhan.

    Lidah lembut= pohon kehidupan.
    Amsal 15: 4

    15:4. Lidah lembut adalah pohon kehidupan, tetapi lidah curang melukai hati.

    Lidah lembut ini penting bagi kita bangsa kafir yang lidahnya banyak menjilat muntah seperti lidah anjing.
    Kalau diubahkan, lidah bisa menjilat remah-remah roti.

    Markus 7: 27-29
    7:27. Lalu Yesus berkata kepadanya: "Biarlah anak-anak kenyang dahulu, sebab tidak patut mengambil roti yang disediakan bagi anak-anak dan melemparkannya kepada anjing."
    7:28. Tetapi perempuan itu menjawab: "Benar, Tuhan. Tetapi anjing yang di bawah meja juga
    makan remah-remah yang dijatuhkan anak-anak."
    7:29. Maka kata Yesus kepada perempuan itu: "
    Karena kata-katamu itu, pergilah sekarang sebab setan itu sudah keluar dari anakmu."

    'Karena kata-katamu itu'= arah hidup bangsa kafir ditentukan oleh perkataan kita.

    Lidah lembut= jujur, hanya untuk mengaku dosa, membenarkan Firman dan hanya menyembah Tuhan (percaya dan mempercayakan hidup kepada Tuhan).

    Kalau lidah lembut, setan akan keluar dan kita mengalami mujizat secara jasmani, semua masalah diselesaikan oleh Tuhan dan kita kembali pada suasana Firdaus.

    Dan saat Yesus datang kembali, kita diubahkan jadi sama mulia dengan Tuhan, tidak salah dalm perkataan. Kita hanya menyambut kedatangan Tuhan dengan 'Haleluya' (kita memandang Dia muka dengan muka).

    Wahyu 19: 6-7
    19:6. Lalu aku mendengar seperti suara himpunan besar orang banyak, seperti desau air bah dan seperti deru guruh yang hebat, katanya: "Haleluya! Karena Tuhan, Allah kita, Yang Mahakuasa, telah menjadi raja.
    19:7. Marilah kita bersukacita dan bersorak-sorai, dan memuliakan Dia! Karena hari perkawinan Anak Domba telah tiba, dan pengantin-Nya telah siap sedia.

Tuhan memberkati.

kembali ke halaman sebelumnya
IBADAH RUTIN DI MALANG

Minggu jam 06:45 (Ibadah Raya)
Minggu jam 10:15 (Ibadah Sekolah Minggu)
Selasa jam 17:15 (Ibadah Pendalaman Alkitab)
Rabu jam 07:30 (Ibadah Kaum Wanita)
Kamis jam 17:15 (Ibadah Doa Penyembahan)
Sabtu jam 17:15 (Ibadah Kaum Muda Remaja)

IBADAH RUTIN DI MEDAN
Royal Room Hotel Danau Toba Internasional
Jl. Imam Bonjol Medan

Minggu, jam 18:45 (Ibadah Raya)
Senin, jam 08:00 (Ibadah Pendalaman Alkitab)
Senin, jam 17:30 (Ibadah Pendalaman Alkitab)

IBADAH RUTIN DI SURABAYA

Minggu jam 09:00 (Ibadah Sekolah Minggu)
Minggu jam 10:15 (Ibadah Raya)
Rabu jam 17:30 (Ibadah Pendalaman Alkitab)
Jumat jam 17:30 (Ibadah Doa Penyembahan)


IBADAH RUTIN DI JAKARTA
Jl. Patra Kuningan XIV no.4
Jakarta Selatan
Sabtu, jam 09:00 (Ibadah Pendalaman Alkitab)

IBADAH KUNJUNGAN
All Right Reserved Gereja Pantekosta Tabernakel "KRISTUS KASIH"
Jln. Simpang Borobudur 27 Malang | Telp: (0341) 496949 | Fax: (0341) 476751 » Lihat Peta Gereja Kami di Malang
Jln. WR Supratman 4 Surabaya | Telp. 08123300378 » Lihat Peta Gereja Kami di Surabaya
hubungi kami | email: info@gptkk.org | sitemap | top