English Language | Form Penggembalaan
RINGKASAN KOTBAH IBADAH RUTIN DAN IBADAH KUNJUNGAN
RINGKASAN LAINNYA

Ibadah Pendalaman Alkitab Surabaya, 26 Oktober 2015 (Senin Sore)
Pembicara: Pdp. Youpri Ardiantoro

Salam sejahtera, selamat malam, selamat beribadah di dalam kasih sayangnya TUHAN kita, Yesus Kristus. Kiranya...

Ibadah Kaum Muda Remaja Malang, 17 September 2016 (Sabtu Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Lukas 10:10-12
10:10 Tetapi jikalau kamu masuk ke...

Ibadah Raya Surabaya, 21 Desember 2014 (Minggu Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayangnya Tuhan kita Yesus Kristus. Selamat malam, selamat mendengarkan Firman Tuhan. Biarlah damai...

Ibadah Raya Surabaya, 23 Juni 2013 (Minggu Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayangnya Tuhan kita Yesus Kristus. Selamat malam, selamat mendengarkan Firman Tuhan. Biarlah damai...

Ibadah Jumat Agung Malang, 29 Maret 2013 (Jumat Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Matius 28:16-20 adalah perintah untuk memberitakan...

Ibadah Doa Surabaya, 20 Februari 2012 (Senin Sore)
Ibadah Pendalaman Alkitab dialihkan pada hari Rabu
Pembicara: Pdm. Gideon

Matius 26: 69-75
PETRUS MENYANGKAL YESUS.

Tiga kali Petrus menyangkal Yesus yaitu:
Petrus menyangkal...

Ibadah Raya Surabaya, 15 Februari 2015 (Minggu Sore)
Bersamaan dengan penataran imam dan calon imam I

Salam sejahtera dalam kasih sayangnya Tuhan kita Yesus Kristus. Selamat malam,...

Ibadah Doa Puasa Malang Session II, 10 Agustus 2010 (Selasa Siang)
Keluaran 25 dimulai dengan korban bahan-bahan untuk pembangunan Tabernakel.

Keluaran 25:1-9 dibagi menjadi 3...

Ibadah Kaum Muda Remaja, 20 Oktober 2012 (Sabtu Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Lukas 2:21-24
2:21 Dan ketika genap delapan hari...

Ibadah Doa Surabaya, 09 April 2014 (Rabu Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayang-Nya Tuhan kita Yesus Kristus. Selamat malam, selamat mendengarkan firman Tuhan, biarlah damai...

Ibadah Doa Surabaya, 29 April 2015 (Rabu Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayangnya TUHAN kita Yesus Kristus. Selamat malam, selamat mendengarkan firman TUHAN. Biarlah damai...

Ibadah Raya Surabaya, 04 Agustus 2013 (Minggu Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayangnya Tuhan kita Yesus Kristus. Selamat malam, selamat mendengarkan Firman Tuhan. Biarlah damai...

Ibadah Doa Malang, 05 Maret 2020 (Kamis Sore)
Bersamaan dengan Ibadah Doa Puasa Session III

Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Wahyu...

Ibadah Doa Puasa Session II Malang, 06 September 2011 (Selasa Siang)
Keluaran 31:12-17 mengenai HARI SABAT.

Bersamaan dengan pembangunan Tabernakel dan pemilihan Bezaleel...

Ibadah Doa Malang, 01 Februari 2011 (Selasa Sore)
Bersamaan dengan Ibadah Doa Puasa Session III

Keluaran...


TRANSKRIP LENGKAP

Umum Surabaya (Minggu Sore, 07 Desember 2014)
Tayang: 16 Juni 2020
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 30 November 2014)
Tayang: 16 Juni 2020
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 26 November 2014)
Tayang: 10 Mei 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 24 November 2014)
Tayang: 10 Mei 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 23 November 2014)
Tayang: 07 Januari 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 19 November 2014)
Tayang: 07 Januari 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 17 November 2014)
Tayang: 07 Januari 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 09 November 2014)
Tayang: 22 Agustus 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 05 November 2014)
Tayang: 04 Juni 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 03 November 2014)
Tayang: 04 Juni 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 02 November 2014)
Tayang: 03 Maret 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 20 Oktober 2014)
Tayang: 13 Desember 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 13 Oktober 2014)
Tayang: 13 Desember 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 12 Oktober 2014)
Tayang: 24 Oktober 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 08 Oktober 2014)
Tayang: 18 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 06 Oktober 2014)
Tayang: 05 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 05 Oktober 2014)
Tayang: 05 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 01 Oktober 2014)
Tayang: 05 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 29 September 2014)
Tayang: 24 Juni 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 21 September 2014)
Tayang: 19 Mei 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]



Untuk Koneksi Lambat, silahkan buka http://id.gptkk.org
Transkrip lengkap dari ibadah penggembalaan di Malang dan Surabaya, semuanya di bawakan oleh gembala sidang Pdt. Widjaja Hendra.

Silahkan kontak ke info@gptkk.org apabila bapak/ibu/sdr/sdri ada pertanyaan atau mungkin ingin berlangganan majalah Manna dan silahkan kirim email ke widjaja_h [at] yahoo.com apabila ingin konsultasi pribadi dengan bapak gembala
silahkan ganti tanda [at] dengan @
Cari ringkasan:   
[versi cetak]
Cari rekaman ibadah ini di: http://www.kabarmempelai.org
Ibadah Pendalaman Alkitab Surabaya, 11 April 2011 (Senin Sore)

Matius 26: 14-16
26:14. Kemudian
pergilah seorang dari kedua belas murid itu, yang bernama Yudas Iskariot, kepada imam-imam kepala.
26:15. Ia berkata: "Apa yang hendak kamu berikan kepadaku, supaya aku menyerahkan Dia kepada kamu?"
Mereka membayar tiga puluh uang perak kepadanya.
26:16. Dan mulai saat itu ia mencari kesempatan yang baik untuk menyerahkan Yesus.

ay. 14-16= PENGKHIANATAN TERHADAP ANAK DOMBA PASKAH/ANAK DOMBA ALLAH.

Disini, Yudas mengkhianati Yesus, karena:
  1. ay. 14='pergi kepada imam-imam kepala' = Yudas masuk dalam persekutuan yang tidak benar= persekutuan yang tidak sesuai dengan Firman pengajaran yang benar. Ini merupakan permulaan pengkhianatan.
  2. ay. 15= 'Mereka membayar tiga puluh uang perak kepadanya'= Yudas tidak mau menyerah kepada Yesus. Artinya: tetap mempertahankan dosa kejahatan dan kenajisan dalam buli-buli tanah liat hidupnya, sehingga ia menjual/mengkhianati Yesus.
YUDAS ISKARIOT MENJUAL YESUS SEHARGA 30 UANG PERAK.

Keluaran 21: 32
21:32. Tetapi jika lembu itu menanduk seorang budak laki-laki atau perempuan, maka pemiliknya harus membayar tiga puluh syikal perak kepada tuan budak itu, dan lembu itu harus dilempari mati dengan batu.

30 uang perak ini sama dengan harga lembu yang suka menanduk.
'lembu'= gambaran dari pelayan Tuhan.
Jadi, lembu yang suka menanduk, sama dengan pelayan Tuhan yang tidak taat dengar-dengaran pada Firman pengajaran yang benar.

Kalau Yesus dijual seharga 30 uang perak, artinya Yesus dijadikan hamba Tuhan/pelayan Tuhan yang tidak taat dengar-dengaran.
Tetapi, sebenarnya, Yesus adalah hamba Tuhan yang taat dengar-dengaran pada Tuhan.

3 bukti bahwa Yesus adalah hamba Tuhan yang taat dengar-dengaran:
  1. pada saat baptisan air.
    Kisah Rasul 19: 3-4
    19:3. Lalu kata Paulus kepada mereka: "Kalau begitu dengan baptisan manakah kamu telah dibaptis?" Jawab mereka: "Dengan baptisan Yohanes."
    19:4. Kata Paulus: "Baptisan Yohanes adalah
    pembaptisan orang yang telah bertobat, dan ia berkata kepada orang banyak, bahwa mereka harus percaya kepada Dia yang datang kemudian dari padanya, yaitu Yesus."

    Sesungguhnya, baptisan air untuk membaptis orang berdosa yang sudah bertobat. Yesus tidak berdosa, sehingga tidak perlu masuk baptisan air.

    Tetapi, Yesus mau masuk baptisan air, karena:
    • Matius 3: 13-15
      3:13. Maka datanglah Yesus dari Galilea ke Yordan kepada Yohanes untuk dibaptis olehnya.
      3:14. Tetapi Yohanes mencegah Dia, katanya: "Akulah yang perlu dibaptis oleh-Mu, dan Engkau yang datang kepadaku?"
      3:15. Lalu Yesus menjawab, kata-Nya kepadanya: "Biarlah hal itu terjadi, karena demikianlah sepatutnya
      kita menggenapkan seluruh kehendak Allah." Dan Yohanespun menuruti-Nya.

      Alasan pertama: untuk menggenapkan kehendak Tuhan= taat dengar-dengaran pada Tuhan dan sekaligus memberikan teladan ketaatan kepada kita.
    • Matius 3: 16
      3:16. Sesudah dibaptis, Yesus segera keluar dari air dan pada waktu itu juga langit terbuka dan Ia melihat Roh Allah seperti burung merpati turun ke atas-Nya,

      Alasan kedua: Yesus memberikan teladan baptisan air yang benar.
      Baptisan air yang benar adalah baptisan air sesuai dengan Firman dan kita dibaptis seperti Yesus dibaptis.

      Roma 6: 4
      6:4. Dengan demikian kita telah dikuburkan bersama-sama dengan Dia oleh baptisan dalam kematian, supaya, sama seperti Kristus telah dibangkitkan dari antara orang mati oleh kemuliaan Bapa, demikian juga kita akan hidup dalam hidup yang baru.

      'keluar dari air'= kita dikuburkan bersama Yesus dalam baptisan air dan kita keluar dari air. Kita mengalami kuasa kebangkitan untuk menerima hidup yang baru.

      Kalau baptisan air kita benar, kita akan mendapatkan hidup baru (jenis kehidupan Surga).
      Jenis kehidupan Surga= kehidupan yang diurapi bahkan dipenuhi oleh Roh Kudus (seperti saat Yesus keluar dari air, ada burung merpati yang turun keatasNya).

      Praktik diurapi dan dipenuhi Roh Kudus: kita hidup dalam damai sejahtera dan dalam kebenaran.

    Dalam baptisan air, kita mengorbankan HARGA DIRI.
  1. pada saat di taman Getsemane.
    Markus 14: 35-36
    14:35. Ia maju sedikit, merebahkan diri ke tanah dan berdoa supaya, sekiranya mungkin, saat itu lalu dari pada-Nya.
    14:36. Kata-Nya: "Ya Abba, ya Bapa, tidak ada yang mustahil bagi-Mu, ambillah cawan ini dari pada-Ku, tetapi janganlah apa yang Aku kehendaki,
    melainkan apa yang Engkau kehendaki."

    Yesus tidak berdosa, sehingga Ia tidak perlu minum cawan hukuman Bapa. Tetapi disinilah letak ujian ketaatan.
    Doa Getsemane= doa penyembahan= proses pemerasan daging dengan segala keinginannya, sehingga kita bisa menerima kehendak Tuhan sepenuhnya, sekalipun bertentangan dengan kehendak daging.
    Dan kita bisa berseru "Ya Abba, ya Bapa" (suatu ketaatan).

    Kalau kita taat dengar-dengaran, kita akan mengalami KUASA UNTUK MENGHAPUS KEMUSTAHILAN.
    Kalau Yesus tidak taat, memang Ia hidup, tetapi Ia tidak bisa naik ke Surga.
    Saat Yesus taat, Ia mati, tetapi Ia mengalami kuasa menghapus kemustahilan dan Ia bisa naik ke Surga.

    Sebab itu, jangan melihat apa yang terjadi sekarang ini.
    Leher kita digunakan untuk menunduk ('ya Abba, ya Bapa'). Jangan digunakan untuk menggeleng seperti ratu Wasti.

    Dalam ketaatan, kita mengorbankan KEHENDAK DIRI SENDIRI.

  2. pada saat Yesus dikayu salib.
    Filipi 2: 8-10
    2:8. Dan dalam keadaan sebagai manusia, Ia telah merendahkan diri-Nya dan taat sampai mati, bahkan sampai mati di kayu salib.
    2:9. Itulah sebabnya Allah sangat meninggikan Dia dan
    mengaruniakan kepada-Nya nama di atas segala nama,
    2:10. supaya dalam nama Yesus bertekuk lutut segala yang ada di langit dan yang ada di atas bumi dan yang ada di bawah bumi,


    Saat dikayu salib, Yesus mengorbankan SEGALANYA, sampai nyawaNya.
    Kalau Yesus taat sampai mati dikayu salib, Ia menerima 2 hal:
    • Nama diatas segala nama (kuasa Nama Yesus) untuk mengalahkan setan tritunggal.
      Setan tritunggal inilah yang menghancurkan gambar Allah Tritunggal dalam kehidupan anak Tuhan. Akibatnya, anak Tuhan menjadi seperti buli-buli tanah liat yang hancur berkeping-keping. Kalau dibiarkan, akan binasa selama-lamanya.

    • Yesus bisa menjadi Imam Besar.
      Ibrani 5: 8-10
      5:8. Dan sekalipun Ia adalah Anak, Ia telah belajar menjadi taat dari apa yang telah diderita-Nya,
      5:9. dan sesudah Ia mencapai kesempurnaan-Nya, Ia
      menjadi pokok keselamatan yang abadi bagi semua orang yang taat kepada-Nya,
      5:10. dan Ia dipanggil
      menjadi Imam Besar oleh Allah, menurut peraturan Melkisedek.

      Yesus menjadi Imam Besar yang duduk di sebelah kanan tahta Allah Bapa dan Ia menjadi pokok keselamatan bagi imam-imam dan raja-raja.
Jadi, dari 3 bukti diatas, Yesus adalah Hamba Tuhan/pelayan Tuhan yang taat dengar-dengaran pada Tuhan, bahkan sampai mati disalib.
Lalu, kenapa Yesus rela dijual 30 uang perak (dijadikan sebagai hamba yang tidak taat dengar-dengaran)?

Jawabannya: untuk menolong dan menyelamatkan hamba Tuhan/pelayan Tuhan yang TIDAK TAAT DENGAR-DENGARAN.

Contohnya adalah Petrus.
Petrus merupakan hamba Tuhan senior. Tapi ia bisa tidak taat, apalagi kita.
Ini yang harus ditolong oleh Imam Besar.

Yohanes 21: 1-3
21:1. Kemudian Yesus menampakkan diri lagi kepada murid-murid-Nya di pantai danau Tiberias dan Ia menampakkan diri sebagai berikut.
21:2. Di pantai itu berkumpul Simon Petrus, Tomas yang disebut Didimus, Natanael dari Kana yang di Galilea, anak-anak Zebedeus dan dua orang murid-Nya yang lain.
21:3. Kata
Simon Petrus kepada mereka: "Aku pergi menangkap ikan." Kata mereka kepadanya: "Kami pergi juga dengan engkau." Mereka berangkat lalu naik ke perahu, tetapi malam itu mereka tidak menangkap apa-apa.

ay. 13= seharusnya Petrus dipanggil untuk menjadi penjala manusia. Tetapi ia kembali lagi menjadi penjala ikan.
'Kami pergi juga dengan engkau'= yang lebih muda mengikuti yang tua. Yang benar: pokok kita adalah Firman pengajaran yang benar.

Jadi, pelayanan Petrus ini memang ada kegiatan (semalam-malaman bekerja keras menangkap ikan). Tapi, pelayanan itu TIDAK SESUAI dengan Firman pengajaran yang benar. Dan pelayanan itu TIDAK ADA GUNANYA.

Akibatnya:
  • ay. 3= 'mereka tidak menangkap apa-apa'= tidak berguna= gagal total. Tidak berguna untuk pembangunan tubuh Kristus dan malah merusak.

  • 'ia tidak berpakaian'= telanjang.
    Yohanes 21: 7
    21:7. Maka murid yang dikasihi Yesus itu berkata kepada Petrus: "Itu Tuhan." Ketika Petrus mendengar, bahwa itu adalah Tuhan, maka ia mengenakan pakaiannya, sebab ia tidak berpakaian, lalu terjun ke dalam danau.

    Kalau salah melayani, kehidupan itu semakin melayani, akan semakin telanjang.
    Telanjang= kehilangan kemuliaan Allah= kehilangan gambar Allah Tritunggal, sehingga yang ada hanya gambar setan tritunggal (buli-buli tanah liat yang harus dibinasakan).
DALAM PELAYANAN, JAGA KETAATAN.

Yohanes 21: 5-6
21:5. Kata Yesus kepada mereka: "Hai anak-anak, adakah kamu mempunyai lauk-pauk?" Jawab mereka: "Tidak ada."
21:6. Maka kata Yesus kepada mereka: "
Tebarkanlah jalamu di sebelah kanan perahu, maka akan kamu peroleh." Lalu mereka menebarkannya dan mereka tidak dapat menariknya lagi karena banyaknya ikan.

'sebelah kanan perahu'= Yesus sebagai Imam Besar yang berada di sebelah kanan tahta Allah Bapa.
Disini, Yesus tampil sebagai Imam Besar untuk menolong murid-murid. Dan Yesus tampil dengan pedang di mulut (Firman pengajaran yang lebih tajam dari pedang bermata dua) yang berisi:
  • Firman untuk menyucikan kita.
    'adakah kamu mempunyai lauk-pauk?'= mengoreksi kekurangan.
    Kalau kekurangan kita dikoreksi, biarlah kita menjawab dengan jujur ('Jawab mereka: Tidak ada').
  • 'Tebarkanlah jalamu di sebelah kanan perahu'= perintah Tuhan yang seringkali tidak cocok dengan logika, seperti murid-murid yang disuruh menebarkan jala pada siang hari.
    Sekalipun tidak cocok dengan logika, jangan melanggar perintah Tuhan.

    Untungnya, Petrus taat dalam hal ini.
Firman pengajaran  yang lebih tajam dari pedang bermata dua dan perjamuan suci merupakan uluran Tangan belas kasih Imam Besar kepada kita.
Inilah cara Tuhan menolong. Tetapi Ia lebih dahulu menjadi korban.

Sikap Petrus adalah taat dengar-dengaran apapun resikonya (menebarkan jala). Dan ini sama dengan mengulurkan tangan kepada Imam Besar.

Tangan kita bertemu Tangan Imam Besar, kita akan mengalami kuasa dari Tuhan.
Apapun keadaaan kita didunia, kalau kita masih TEKUN dalam ibadah pendalaman Alkitab dan perjamuan, masih ada jalan keluar bagi kita.

Kalau tangan kita bertemu Tangan Imam Besar, hasilnya:
Yohanes 21: 11
21:11. Simon Petrus naik ke perahu lalu menghela jala itu ke darat, penuh ikan-ikan besar: seratus lima puluh tiga ekor banyaknya, dan sungguhpun sebanyak itu, jala itu tidak koyak.

Hasilnya: menangkap 153 ekor ikan. Artinya:
  1. mengalami kuasa penciptaan, dari tidak ada ikan menjadi banyak ikan. Kuasa penciptaan berguna untuk memelihara kita ditengah kesulitan dunia.

  2. mengalami kuasa pertolongan Tuhan untuk menolong kita dari segala masalah sampai masalah yang mustahil.
    Yang gagal menjadi berhasil. Yang hancur menjadi indah.

  3. mengalami kuasa penyucian dan pembaharuan.
    '153'=
    1. Efesus 4: 21-25
      4:21. Karena kamu telah mendengar tentang Dia dan menerima pengajaran di dalam Dia menurut kebenaran yang nyata dalam Yesus,
      4:22. yaitu bahwa kamu, berhubung dengan kehidupan kamu yang dahulu, harus menanggalkan manusia lama, yang menemui kebinasaannya oleh nafsunya yang menyesatkan,
      4:23. supaya kamu dibaharui di dalam
      roh dan pikiranmu,
      4:24. dan mengenakan manusia baru, yang telah diciptakan menurut kehendak Allah di dalam kebenaran dan kekudusan yang sesungguhnya.
      4:25. Karena itu buanglah dusta dan berkatalah benar seorang kepada yang lain, karena kita adalah sesama anggota.


      angka 3= tubuh, jiwa dan roh kita dibaharui, sehingga gambar setan dihilangkan dan muncul gambar Allah Tritunggal.

      ay. 24-25= bukti kalau ada gambar Allah tritunggal dalam hidup kita, yaitu tidak berdusta.

    2. angka 5= kalau kita sudah disucikan, Tuhan akan berikan jabatan pelayanan.
      Efesus 4: 11-12
      4:11. Dan Ialah yang memberikan baik rasul-rasul(1) maupun nabi-nabi(2), baik pemberita-pemberita Injil(3) maupun gembala-gembala(4) dan pengajar-pengajar(5),
      4:12. untuk
      memperlengkapi orang-orang kudus bagi pekerjaan pelayanan, bagi pembangunan tubuh Kristus,

      Kalau kita suci, Tuhan akan berikan jabatan pelayanan dan karunia Roh Kudus untuk kita. Dan kita menampilkan Tangan Tuhan dimana-mana.

    3. angka 1= kesatuan tubuh Kristus yang sempurna.
      Pada saat kedatangan Yesus kedua kali, kita diubahkan jadi sama mulia dengan Tuhan dan kita siap menyambut kedatanganNya.
Tuhan memberkati.

kembali ke halaman sebelumnya
IBADAH RUTIN DI MALANG

Minggu jam 06:45 (Ibadah Raya)
Minggu jam 10:15 (Ibadah Sekolah Minggu)
Selasa jam 17:15 (Ibadah Pendalaman Alkitab)
Rabu jam 07:30 (Ibadah Kaum Wanita)
Kamis jam 17:15 (Ibadah Doa Penyembahan)
Sabtu jam 17:15 (Ibadah Kaum Muda Remaja)

IBADAH RUTIN DI MEDAN
Royal Room Hotel Danau Toba Internasional
Jl. Imam Bonjol Medan

Minggu, jam 18:45 (Ibadah Raya)
Senin, jam 08:00 (Ibadah Pendalaman Alkitab)
Senin, jam 17:30 (Ibadah Pendalaman Alkitab)

IBADAH RUTIN DI SURABAYA

Minggu jam 09:00 (Ibadah Sekolah Minggu)
Minggu jam 10:15 (Ibadah Raya)
Rabu jam 17:30 (Ibadah Pendalaman Alkitab)
Jumat jam 17:30 (Ibadah Doa Penyembahan)


IBADAH RUTIN DI JAKARTA
Jl. Patra Kuningan XIV no.4
Jakarta Selatan
Sabtu, jam 09:00 (Ibadah Pendalaman Alkitab)

IBADAH KUNJUNGAN
All Right Reserved Gereja Pantekosta Tabernakel "KRISTUS KASIH"
Jln. Simpang Borobudur 27 Malang | Telp: (0341) 496949 | Fax: (0341) 476751 » Lihat Peta Gereja Kami di Malang
Jln. WR Supratman 4 Surabaya | Telp. 08123300378 » Lihat Peta Gereja Kami di Surabaya
hubungi kami | email: info@gptkk.org | sitemap | top