English Language | Form Penggembalaan
RINGKASAN KOTBAH IBADAH RUTIN DAN IBADAH KUNJUNGAN
RINGKASAN LAINNYA

Ibadah Doa Malam Session I Malang, 01 Agustus 2017 (Selasa Malam)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Kita masih mempelajari tentang Pintu Kemah....

Ibadah Kaum Muda Remaja, 04 Juni 2011 (Sabtu Sore)
Markus 16 dalam susunan Tabernakel terkena pada Shekinah Glory atau sinar kemuliaan.

Perjanjian...

Ibadah Doa Malang, 19 April 2018 (Kamis Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Wahyu 7:4-8
7:4 Dan aku mendengar jumlah...

Ibadah Kaum Muda Remaja, 10 September 2011 (Sabtu Sore)
Markus 16:19-20
16:19. Sesudah Tuhan Yesus berbicara demikian kepada mereka, terangkatlah Ia...

Ibadah Pendalaman Alkitab Surabaya, 05 September 2011 (Senin Sore)
Matius 26: 30-32, 34
26:30. Sesudah menyanyikan nyanyian pujian, pergilah Yesus dan murid-murid-Nya ke Bukit Zaitun.
26:31. Maka berkatalah Yesus kepada...

Ibadah Pendalaman Alkitab Surabaya, 09 Februari 2009 (Senin Sore)
Matius 24: 29-31
= keadaan pada waktu kedatangan Tuhan yang kedua kali. Kita masih membaca keadaan pertama...

Ibadah Natal di Tuban, 29 Desember 2010 (Rabu Sore)
Ibadah NATAL Persekutuan Umat Kristen - Kecamatan Semanding, Tuban

Tema:
Lukas 1:37
1:37 Sebab bagi Allah tidak ada yang mustahil."

Tuhan menampilkan...

Ibadah Doa Malam Surabaya, 20 November 2013 (Rabu Malam)
Salam sejahtera dalam kasih sayangnya Tuhan kita Yesus Kristus. Selamat malam, selamat mendengarkan Firman Tuhan. Biarlah damai...

Ibadah Persekutuan di Ciawi V, 19 November 2009 (Kamis Siang)
Tema: Wahyu 21:5
"Lihatlah, Aku menjadikan segala sesuatu baru!"

Tuhan berusaha dengan menciptakan manusia baru yang sama...

Ibadah Kaum Muda Malang, 21 Maret 2009 (Sabtu Sore)
Markus 13 menunjuk tentang penghukuman Tuhan (khotbah akhir jaman) yang akan dimulai dari...

Ibadah Raya Surabaya, 03 Desember 2017 (Minggu Siang)
Salam sejahtera dalam kasih sayangnya TUHAN kita Yesus Kristus. Selamat siang, selamat mendengarkan firman...

Ibadah Doa Malang, 8 Februari 2018 (Kamis Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayangnya Tuhan kita, Yesus Kristus.

Wahyu 6:12-17
6:12 Maka aku melihat,...

Ibadah Doa Surabaya, 11 September 2013 (Rabu Sore)
Pembicara: Pdm. Gideon Pakpahan

Wahyu 1: 1-3
1:1. Inilah wahyu Yesus Kristus, yang dikaruniakan Allah kepada-Nya, supaya ditunjukkan-Nya kepada hamba-hamba-Nya apa yang harus...

Ibadah Doa Semalam Suntuk Session I Malang, 17 Mei 2016 (Selasa Malam)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Keluaran 11:7
11:7...

Ibadah Pembukaan Lempinel Angkatan XXXII, 16 Oktober 2009 (Jumat Pagi)
Tema fellowship kali ini adalah tentang PANGGILAN DAN PILIHAN TUHAN.

Mengapa harus...


TRANSKRIP LENGKAP

Doa Surabaya (Rabu, 26 November 2014)
Tayang: 10 Mei 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 24 November 2014)
Tayang: 10 Mei 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 23 November 2014)
Tayang: 07 Januari 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 19 November 2014)
Tayang: 07 Januari 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 17 November 2014)
Tayang: 07 Januari 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 09 November 2014)
Tayang: 22 Agustus 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 05 November 2014)
Tayang: 04 Juni 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 03 November 2014)
Tayang: 04 Juni 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 02 November 2014)
Tayang: 03 Maret 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 20 Oktober 2014)
Tayang: 13 Desember 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 13 Oktober 2014)
Tayang: 13 Desember 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 12 Oktober 2014)
Tayang: 24 Oktober 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 08 Oktober 2014)
Tayang: 18 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 06 Oktober 2014)
Tayang: 05 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 05 Oktober 2014)
Tayang: 05 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 01 Oktober 2014)
Tayang: 05 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 29 September 2014)
Tayang: 24 Juni 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 21 September 2014)
Tayang: 19 Mei 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 17 September 2014)
Tayang: 29 April 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 15 September 2014)
Tayang: 29 April 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]



Untuk Koneksi Lambat, silahkan buka http://id.gptkk.org
Transkrip lengkap dari ibadah penggembalaan di Malang dan Surabaya, semuanya di bawakan oleh gembala sidang Pdt. Widjaja Hendra.

Silahkan kontak ke info@gptkk.org apabila bapak/ibu/sdr/sdri ada pertanyaan atau mungkin ingin berlangganan majalah Manna dan silahkan kirim email ke widjaja_h [at] yahoo.com apabila ingin konsultasi pribadi dengan bapak gembala
silahkan ganti tanda [at] dengan @
Cari ringkasan:   
[versi cetak]
Cari rekaman ibadah ini di: http://www.kabarmempelai.org
Ibadah Persekutuan di Poso I, 24 Mei 2011 (Selasa Sore)

Tema: "Ingatlah akan istri Lot!"
Lukas 17: 32
17:32. Ingatlah akan isteri Lot!

= merupakan peringatan kepada ORANG YANG SUDAH SELAMAT, bukan kepada orang luar.

Kejadian 19: 15-17
19:15. Ketika fajar telah menyingsing, kedua malaikat itu mendesak Lot, supaya bersegera, katanya: "Bangunlah, bawalah isterimu dan kedua anakmu yang ada di sini, supaya engkau jangan mati lenyap karena kedurjanaan kota ini."
19:16. Ketika ia berlambat-lambat, maka tangannya, tangan isteri dan tangan kedua anaknya dipegang oleh kedua orang itu, sebab TUHAN hendak mengasihani dia; lalu kedua orang itu menuntunnya ke luar kota dan
melepaskannya di sana.
19:17. Sesudah kedua orang itu menuntun mereka sampai ke luar, berkatalah seorang: "
Larilah, selamatkanlah nyawamu; janganlah menoleh ke belakang, dan janganlah berhenti di manapun juga di Lembah Yordan, larilah ke pegunungan, supaya engkau jangan mati lenyap."

= Lot sekeluarga sudah selamat (keluar dari kota Sodom Gomora). Tetapi masih diperintah oleh Tuhan untuk lari dari pegunungan, supaya tidak binasa.
Tetapi, dalam perjalanan lari ke pegunungan, istri Lot menoleh kebelakang dan menjadi tiang garam. Ia binasa untuk selamanya.

Ini merupakan peringatan bagi kita.
SUDAH SELAMAT, TAPI MASIH BISA JADI TIANG GARAM.

Bagi kita sekarang, kita manusia berdosa, sudah selamat oleh korban Kristus, tetapi masih harus lari ke pegunungan secara rohani (Yersualem Baru).

Wahyu 21: 9-10
21:9. Maka datanglah seorang dari ketujuh malaikat yang memegang ketujuh cawan, yang penuh dengan ketujuh malapetaka terakhir itu, lalu ia berkata kepadaku, katanya: "Marilah ke sini, aku akan menunjukkan kepadamu pengantin perempuan, mempelai Anak Domba."
21:10. Lalu, di dalam roh ia membawa aku
ke atas sebuah gunung yang besar lagi tinggi dan ia menunjukkan kepadaku kota yang kudus itu, Yerusalem, turun dari sorga, dari Allah.

Sebutan gereja Tuhan adalah mempelai wanita Tuhan. Yesus sebagai Mempelai Pria.
Yerusalem baru, itulah tujuan hidup kita.
Yerusalem Baru= mempelai wanita yang sempurna.
Kita yang sudah selamat, harus menjadi sempurna, supaya kita layak menyambut kedatangan Yesus kedua kali di awan-awan yang permai sebagai Mempelai Pria Surga dan Raja segala raja (pesta nikah Anak Domba Allah).

Wahyu 19: 9
19:9. Lalu ia berkata kepadaku: "Tuliskanlah: Berbahagialah mereka yang diundang ke perjamuan kawin Anak Domba." Katanya lagi kepadaku: "Perkataan ini adalah benar, perkataan-perkataan dari Allah."

Setelah menjadi mempelai wanita Tuhan, kita akan masuk kerajaan 1000 tahun damai (Firdaus yang akan datang). Setelah itu, kita masuk Yerusalem baru (kerajaan Surga yang kekal). Kita bersama Tuhan selamanya.
Inilah perjalanan hidup kita.

Kita sudah selamat dan menuju kesempurnaan, APA YANG TERJADI DI TENGAH JALAN? Banyak kali, yang terjadi adalah seperti istri Lot yang menoleh ke belakang (binasa di tengah jalan).
Dulu, Israel keluar dari Mesir juga sudah selamat (603.550 orang laki-laki). Tetapi masih harus menuju Kanaan. Dan yang masuk Kanaan hanya 2 orang saja.

3 HAL YANG HARUS KITA PERHATIKAN MENJELANG KEDATANGAN YESUS KEDUA KALI, SUPAYA KITA TIDAK MENJADI SEPERTI ISTRI LOT:
Malam ini kita pelajari yang pertama: MEMPERHATIKAN KILAT
Lukas 17: 20, 25
17:20. Atas pertanyaan orang-orang Farisi, apabila Kerajaan Allah akan datang, Yesus menjawab, kata-Nya: "Kerajaan Allah datang tanpa tanda-tanda lahiriah,
17:21. juga orang tidak dapat mengatakan: Lihat, ia ada di sini atau ia ada di sana! Sebab sesungguhnya Kerajaan Allah ada di antara kamu."
17:22. Dan Ia berkata kepada murid-murid-Nya: "Akan datang waktunya kamu ingin melihat satu dari pada hari-hari Anak Manusia itu dan kamu tidak akan melihatnya.
17:23. Dan orang akan berkata kepadamu: Lihat, ia ada di sana; lihat, ia ada di sini! Jangan kamu pergi ke situ, jangan kamu ikut.
17:24. Sebab
sama seperti kilat memancar dari ujung langit yang satu ke ujung langit yang lain, demikian pulalah kelak halnya Anak Manusia pada hari kedatangan-Nya.
17:25. Tetapi Ia harus menanggung banyak penderitaan dahulu dan ditolak oleh angkatan ini.


Kilat ini berkaitan dengan Firman Allah.
2 macam pemberitaan Firman Allah:
  • Injil keselamatan= Firman penginjilan.
    Efesus 1: 13
    1:13. Di dalam Dia kamu juga--karena kamu telah mendengar firman kebenaran, yaitu Injil keselamatanmu--di dalam Dia kamu juga, ketika kamu percaya, dimeteraikan dengan Roh Kudus, yang dijanjikan-Nya itu.

    Firman penginjilan adalah injil yang memberitakan kedatangan Yesus pertama kali sebagai Juruselamat yang harus mati di kayu salib untuk menyelamatkan orang berdosa.

    Amsal 25: 25
    25:25. Seperti air sejuk bagi jiwa yang dahaga, demikianlah kabar baik dari negeri yang jauh.

    Firman penginjilan ini disebut juga kabar baik.
    Jadi, kedatangan Yesus pertama kali ditandai dengan kegerakan Firman penginjilan (kegerakan Roh Kudus hujan awal).

    Kisah Rasul 13: 45-47
    13:45. Akan tetapi, ketika orang Yahudi melihat orang banyak itu, penuhlah mereka dengan iri hati dan sambil menghujat, mereka membantah apa yang dikatakan oleh Paulus.
    13:46. Tetapi dengan berani Paulus dan Barnabas berkata: "Memang kepada kamulah firman Allah harus diberitakan lebih dahulu, tetapi kamu menolaknya dan menganggap dirimu tidak layak untuk beroleh hidup yang kekal. Karena itu
    kami berpaling kepada bangsa-bangsa lain.
    13:47. Sebab inilah yang diperintahkan kepada kami: Aku telah menentukan engkau menjadi terang bagi bangsa-bangsa yang tidak mengenal Allah, supaya engkau
    membawa keselamatan sampai ke ujung bumi."

    Sebenarnya, injil keselamatan hanya untuk orang Israel yang terhilang. Tetapi, karena sebagian dari Israel menolak Yesus, maka terbuka kesempatan dan kemurahan kepada bangsa kafir untuk diselamatkan.

    Arah kegerakan Roh Kudus hujan awal: dari Yerusalem, Yudea, Samaria, negara-negara barat, sampai ke ujung bumi (Papua).

    Roma 11: 25, 30
    11:25. Sebab, saudara-saudara, supaya kamu jangan menganggap dirimu pandai, aku mau agar kamu mengetahui rahasia ini: Sebagian dari Israel telah menjadi tegar sampai jumlah yang penuh dari bangsa-bangsa lain telah masuk.
    11:30. Sebab sama seperti kamu dahulu tidak taat kepada Allah, tetapi
    sekarang beroleh kemurahan oleh ketidaktaatan mereka,

    Jadi, kegerakan Roh Kudus hujan awal adalah KEGERAKAN KEMURAHAN bagi bangsa kafir.

  • Cahaya injil tentang kemuliaan Kristus= Firman pengajaran yang lebih tajam dari pedang bermata dua.
    2 Korintus 4: 3-4
    4:3. Jika Injil yang kami beritakan masih tertutup juga, maka ia tertutup untuk mereka, yang akan binasa,
    4:4. yaitu orang-orang yang tidak percaya, yang pikirannya telah dibutakan oleh ilah zaman ini, sehingga mereka tidak melihat
    cahaya Injil tentang kemuliaan Kristus, yang adalah gambaran Allah.

    Cahaya injil= kilat.
    Firman pengajaran adalah injil yang memberitakan kedatangan Yesus kedua kali sebagai Raja segala raja dan Mempelai Pria Surga untuk menyucikan dan menyempurnakan kita. Kita menjadi mempelai wanita yang tidak bercacat cela dan layak menyambut kedatangan Yesus kedua kali. Kita tidak binasa seperti istri Lot.
    Karena mempersiapkan kita jadi mempelai, maka injil ini disebut juga dengan kabar mempelai.
Jadi, tanda utama kedatangan Yesus kedua kali bukan soal penampilan secara jasmani atau perkara-perkara duniawi, TETAPI MENAMPILKAN KILAT (FIRMAN), terutama penampilan dari kabar mempelai.
Segala sesuatu yang kita lakukan TANPA Firman pengajaran yang benar, tidak ada kaitan dengan kedatangan Yesus kedua kali.


Kedatangan Yesus kedua kali juga ditandai dengan KILAT. Artinya: kegerakan Roh Kudus hujan akhir= kegerakan dalam Firman pengajaran yang benar= kegerakan kabar mempelai.
Tuhan akan memberikan cara baru untuk memberitakan kabar mempelai secara cepat, yaitu lewat internet.

Matius 24: 27
24:27. Sebab sama seperti kilat memancar dari sebelah timur dan melontarkan cahayanya sampai ke barat, demikian pulalah kelak kedatangan Anak Manusia.

Inilah kegerakan kilat yang arahnya dari timur (negara kafir) menuju ke Samaria, Yudea, negara barat, sampai ke Yeruselam di Timur Tengah dan sampai ke Yerusalem Baru. Dan bangsa kafir akan menjadi satu dengan bangsa Isarel. Kita menjadi Israel rohani yang siap menyambut kedatangan Tuhan kedua kali.

Roma 11: 31
11:31. demikian juga mereka sekarang tidak taat, supaya oleh kemurahan yang telah kamu peroleh, mereka juga akan beroleh kemurahan.
11:32. Sebab Allah telah mengurung semua orang dalam ketidaktaatan, supaya Ia dapat menunjukkan kemurahan-Nya atas mereka semua.


Kegerakan Roh Kudus hujan akhir= kegerakan kemurahan bagi bangsa Israel.

ROH KUDUS HUJAN AWAL DAN HUJAN AKHIR= kegerakan kemurahan bagi Israel dan bangsa kafir untuk menjadi tubuh Kristus yang sempurna.

Jadi, hari-hari ini, biarlah kita memperhatikan kilat.
Untuk menyambut kedatangan Yesus kedua kali, kita harus tetap hidup dalam kemurahan Tuhan. JANGAN KELUAR DARI KEMURAHAN TUHAN!.

Praktik hidup dalam kemurahan Tuhan:
  1. bertobat= mati terhadap dosa.
    Roma 2: 4
    2:4. Maukah engkau menganggap sepi kekayaan kemurahan-Nya, kesabaran-Nya dan kelapangan hati-Nya? Tidakkah engkau tahu, bahwa maksud kemurahan Allah ialah menuntun engkau kepada pertobatan?

    2 Petrus 3: 9
    3:9. Tuhan tidak lalai menepati janji-Nya, sekalipun ada orang yang menganggapnya sebagai kelalaian, tetapi Ia sabar terhadap kamu, karena Ia menghendaki supaya jangan ada yang binasa, melainkan supaya semua orang berbalik dan bertobat.

    Kalau Tuhan belum datang kembali, itu adalah panjang sabar Tuhan supaya kita masuk kegerakan kemurahan yang bertujuan supaya kita bisa bertobat.

    Yeremia 9: 5-6
    9:5. Yang seorang menipu yang lain, dan tidak seorangpun berkata benar; mereka sudah membiasakan lidahnya untuk berkata dusta; mereka melakukan kesalahan dan malas untuk bertobat.
    9:6. Penindasan ditimbuni penindasan, tipu ditimbuni tipu! Mereka enggan mengenal TUHAN.


    Bertobat itu dimulai dengan tidak berdusta.
    Kalau dusta ditambah dusta, akan menjadi gunung dosa (puncaknya dosa, makan minum dan kawin mengawinkan).

    Kalau sudah berdusta, ia akan enggan untuk bertobat, sampai tidak bisa bertobat (sama seperti setan yang akan dibinasakan).

    Segala sesuatu yang kita miliki, tetapi tanpa bertobat adalah sia-sia, hancur dan binasa.

    Tetapi, jika kita belum punya apa-apa, tetapi jika kita bertobat, Yesus mampu menyelesaikan semuanya.

  2. Titus 3: 4-5
    3:4. Tetapi ketika nyata kemurahan Allah, Juruselamat kita, dan kasih-Nya kepada manusia,
    3:5. pada waktu itu Dia telah menyelamatkan kita, bukan karena perbuatan baik yang telah kita lakukan, tetapi karena rahmat-Nya oleh
    permandian kelahiran kembali dan oleh pembaharuan yang dikerjakan oleh Roh Kudus,

    Praktik kedua: mengalami kelahiran baru lewat baptisan air dan baptisan Roh Kudus.

    Roma 6: 4
    6:4. Dengan demikian kita telah dikuburkan bersama-sama dengan Dia oleh baptisan dalam kematian, supaya, sama seperti Kristus telah dibangkitkan dari antara orang mati oleh kemuliaan Bapa, demikian juga kita akan hidup dalam hidup yang baru.

    = baptisan air yang benar, yaitu kita dibaptis seperti Yesus dibaptis, sesuai Firman Allah. Yaitu, orang yang bertobat, HARUS dikuburkan dalam baptisan air bersama Yesus. Dan ia bangkit dalam hidup yang baru (jenis kehidupan Surga).

    Hidup yang baru= hidup dalam kebenaran. Artinya: ada ketegasan hati untuk menolak dosa, sekalipun ada kesempatan, keuntungan, kepentingan atau paksaan.

    Kalau memikir-mikirkan dosa, iblis akan mendapat kesempatan untuk menjatuhkan.

    Baptisan Roh Kudus= kita diurapi dan dipenuhkan Roh Kudus.

    1 Timotius 4: 1
    4:1. Tetapi Roh dengan tegas mengatakan bahwa di waktu-waktu kemudian, ada orang yang akan murtad lalu mengikuti roh-roh penyesat dan ajaran setan-setan

    Kalau ada Roh Kudus, kita TEGAS untuk berpegang pada ajaran yang benar dan menolak ajaran lain, apapun resikonya.

    Untuk mempertahankan kilat (pengajaran yang benar), memang dibutuhkan pengorbanan. Tetapi, jangan kita mundur.

    Dengan hidup benar dan tegas terhadap pengajaran yang benar, kita akan dipakai menjadi senjata kebenaran.

    Kalau sudah menjadi senjata kebenaran, kita disebut ORANG BENAR dan kita tidak pernah ditinggalkan oleh Tuhan.

    Mazmur 37: 25-26
    37:25. Dahulu aku muda, sekarang telah menjadi tua, tetapi tidak pernah kulihat orang benar ditinggalkan, atau anak cucunya meminta-minta roti;
    37:26. tiap hari ia menaruh belas kasihan dan memberi pinjaman, dan anak cucunya menjadi berkat.


    Warisan sampai selama-lamanya adalah hidup benar. Kita diberkati dan menjadi berkat bagi orang lain.

  3. 2 Korintus 4: 1
    4:1. Oleh kemurahan Allah kami telah menerima pelayanan ini. Karena itu kami tidak tawar hati.

    Praktik ketiga: tidak tawar hati, tidak kecewa, tidak putus asa dan tidak bangga= kuat dan teguh hati untuk menanti kedatangan Tuhan kedua kali.

    Mazmur 27: 14
    27:14. Nantikanlah TUHAN! Kuatkanlah dan teguhkanlah hatimu! Ya, nantikanlah TUHAN!

    Kuat dan teguh hati, artinya:
    • tetap setia dan berkobar-kobar dalam ibadah pelayanan apapun yang kita hadapi.
    • tetap percaya dan mempercayakan diri sepenuh kepada Tuhan (mengulurkan tangan kepada Tuhan). Kita tidak berharap orang lain dalam menghadapi apapun.
Kalau kita bertobat, lahir baru dan kuat teguh hati, kita berada dalam kemurahan Tuhan dan Tuhan akan mengulurkan Tangan kemurahanNya, sehingga kita mengalami kuasa dan mujizat Tuhan.

Hasilnya, ada kuasa dan mujizat yang kita peroleh malam ini, yaitu:
  • kuasa kesembuhan atas segala penyakit jasmani.
    Matius 8: 14-15
    8:14. Setibanya di rumah Petrus, Yesuspun melihat ibu mertua Petrus terbaring karena sakit demam.
    8:15. Maka
    dipegang-Nya tangan perempuan itu, lalu lenyaplah demamnya. Iapun bangunlah dan melayani Dia.

  • kuasa pengangkatan dari ketenggelaman/kemerosotan.
    Matius 14: 29-31
    14:29. Kata Yesus: "Datanglah!" Maka Petrus turun dari perahu dan berjalan di atas air mendapatkan Yesus.
    14:30. Tetapi ketika dirasanya tiupan angin, takutlah ia dan mulai tenggelam lalu berteriak: "Tuhan, tolonglah aku!"
    14:31. Segera
    Yesus mengulurkan tangan-Nya, memegang dia dan berkata: "Hai orang yang kurang percaya, mengapa engkau bimbang?"

    Kalau ada kemerosotan jasmani dan rohani yang kita alami, Tuhan akan mengangkat kita.
    Kalau kita diijinkan oleh Tuhan untuk tenggelam, tujuannya adalah supaya kita mengulurkan tangan kepada Tuhan.

  • kuasa kebangkitan (yamg mati jadi hidup).
    Markus 5: 39, 41
    5:39. Sesudah Ia masuk Ia berkata kepada orang-orang itu: "Mengapa kamu ribut dan menangis? Anak ini tidak mati, tetapi tidur!"
    5:41. Lalu
    dipegang-Nya tangan anak itu, kata-Nya: "Talita kum," yang berarti: "Hai anak, Aku berkata kepadamu, bangunlah!"

    Secara jasmani, apa yang mustahil menjadi tidak mustahil.
    Secara rohani, mungkin kita sudah mati dalam dosa (terutama dosa munafik), tapi Tuhan bisa menyucikan dan mengubahkan kita menjadi hamba Tuhan yang jujur. Sampai satu waktu saat Yesus datang, kita diubahkan jadi sama dengan Dia. Kita tidak senasib dengan istri Lot.
Tuhan memberkati.

kembali ke halaman sebelumnya
IBADAH RUTIN DI MALANG

Minggu jam 06:45 (Ibadah Raya)
Minggu jam 10:15 (Ibadah Sekolah Minggu)
Selasa jam 17:15 (Ibadah Pendalaman Alkitab)
Rabu jam 07:30 (Ibadah Kaum Wanita)
Kamis jam 17:15 (Ibadah Doa Penyembahan)
Sabtu jam 17:15 (Ibadah Kaum Muda Remaja)

IBADAH RUTIN DI MEDAN
Royal Room Hotel Danau Toba Internasional
Jl. Imam Bonjol Medan

Minggu, jam 19:00 (Ibadah Raya)
Senin, jam 09:00 (Ibadah Pendalaman Alkitab)
Senin, jam 17:30 (Ibadah Pendalaman Alkitab)

IBADAH RUTIN DI SURABAYA

Minggu jam 09:30 (Ibadah Sekolah Minggu)
Minggu jam 10:55 (Ibadah Raya)
Rabu jam 17:30 (Ibadah Pendalaman Alkitab)
Jumat jam 17:30 (Ibadah Doa Penyembahan)


IBADAH RUTIN DI JAKARTA
Jl. Patra Kuningan XIV no.4
Jakarta Selatan
Sabtu, jam 09:00 (Ibadah Pendalaman Alkitab)

IBADAH KUNJUNGAN
  • 23-25 Juli 2019
    (Ibadah Kunjungan di Tana Toraja)

  • 05-09 Agustus 2019
    (Ibadah Kunjungan di India)

  • 20-22 Agustus 2019
    (Ibadah Kunjungan di Medan)

  • 04-05 September 2019
    (Ibadah Kunjungan di Semarang)

  • 17-19 September 2019
    (Ibadah Persekutuan di Malang)

  • 24-25 September 2019
    (Ibadah Kunjungan di Sorong)

  • 13-17 April 2020
    (Ibadah Kunjungan di Korea Selatan)

All Right Reserved Gereja Pantekosta Tabernakel "KRISTUS KASIH"
Jln. Simpang Borobudur 27 Malang | Telp: (0341) 496949 | Fax: (0341) 476751 » Lihat Peta Gereja Kami di Malang
Jln. WR Supratman 4 Surabaya | Telp. 08123300378 » Lihat Peta Gereja Kami di Surabaya
hubungi kami | email: info@gptkk.org | sitemap | top