English Language | Form Penggembalaan
RINGKASAN KOTBAH IBADAH RUTIN DAN IBADAH KUNJUNGAN
RINGKASAN LAINNYA

Ibadah Pendalaman Alkitab Malang, 28 Juni 2012 (Kamis Sore)
Matius 27 secara keseluruhan menunjuk pada 7 percikan darah di atas Tabut Perjanjian.
Sekarang...

Ibadah Doa Surabaya, 18 November 2015 (Rabu Sore)
Pembicara: Pdm. Hardiyono

Salam damai sejahtera dalam cinta kasih TUHAN kita Yesus Kristus, biarlah kiranya damai TUHAN dilimpahkan dalam...

Ibadah Raya Surabaya, 30 November 2014 (Minggu Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayangnya Tuhan kita Yesus Kristus. Selamat malam, selamat mendengarkan Firman Tuhan. Biarlah damai...

Ibadah Kaum Muda Remaja Malang, 28 Agustus 2010 (Sabtu Sore)
Markus 14:66-68
14:66. Pada waktu itu Petrus masih ada di bawah, di...

Ibadah Kaum Muda Malang, 12 September 2009 (Sabtu Sore)
MARKUS 13:18
Nubuat ke-4: tentang antikris

Siapa yang tertinggal...

Ibadah Doa Malang, 28 Januari 2014 (Selasa Sore)
Pembicara: Pdt. Mikha Sanda Toding

Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Matius 12:22-37
12:22 Kemudian dibawalah...

Ibadah Raya Malang, 27 April 2014 (Minggu Pagi)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Wahyu 1:13-16 adalah 4 penampilan pribadi...

Ibadah Pendalaman Alkitab Surabaya, 13 Agustus 2012 (Senin Sore)
Matius 27:
= dalam Tabernakel, terkena pada 7 kali percikan darah di atas tabut perjanjian/tutup pendamaian= sengsara yang dialami oleh Yesus sampai...

Ibadah Raya Malang, 24 Februari 2019 (Minggu Pagi)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Wahyu 9:1-12
9:1 Lalu malaikat...

Ibadah Pendalaman Alkitab Malang, 18 Januari 2018 (Kamis Sore)
Siaran Tunda dari Ibadah Kunjungan di Jakarta.

Salam sejahtera dalam kasih sayangnya Tuhan kita Yesus Kristus.

Tema: Wahyu 21:5: "Aku menjadikan...

Ibadah Pendalaman Alkitab Malang, 06 November 2018 (Selasa Sore)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Ibadah Raya Malang, 19 Februari 2017 (Minggu Pagi)
Salam sejahtera dalam kasih sayang Tuhan kita Yesus Kristus.

Wahyu 5:1
5:1 Maka aku melihat di...

Ibadah Kaum Muda Remaja Malang, 21 November 2009 (Sabtu Sore)
Markus 13:28-32 menunjuk pada nubuat ke-6: nubuat tentang pohon ara.
Pohon ara yang...

Ibadah Pendalaman Alkitab Surabaya, 04 Februari 2013 (Senin Sore)
Matius 28 dalam susunan tabernakel ini menunjuk kepada SHEKINAH GLORY/SINAR KEMULIAAN.

Dibalik kematian Yesus atau dibalik salib, ada kebangkitan dan kemuliaan Tuhan....

Ibadah Raya Malang, 27 Maret 2011 (Minggu Pagi)
Matius 26:6-10, 12
26:6. Ketika Yesus berada di Betania, di rumah Simon...


TRANSKRIP LENGKAP

Doa Surabaya (Rabu, 26 November 2014)
Tayang: 10 Mei 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 24 November 2014)
Tayang: 10 Mei 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 23 November 2014)
Tayang: 07 Januari 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 19 November 2014)
Tayang: 07 Januari 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 17 November 2014)
Tayang: 07 Januari 2019
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 09 November 2014)
Tayang: 22 Agustus 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 05 November 2014)
Tayang: 04 Juni 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 03 November 2014)
Tayang: 04 Juni 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 02 November 2014)
Tayang: 03 Maret 2018
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 20 Oktober 2014)
Tayang: 13 Desember 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 13 Oktober 2014)
Tayang: 13 Desember 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 12 Oktober 2014)
Tayang: 24 Oktober 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 08 Oktober 2014)
Tayang: 18 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 06 Oktober 2014)
Tayang: 05 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 05 Oktober 2014)
Tayang: 05 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 01 Oktober 2014)
Tayang: 05 September 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 29 September 2014)
Tayang: 24 Juni 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Umum Surabaya (Minggu Sore, 21 September 2014)
Tayang: 19 Mei 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Doa Surabaya (Rabu, 17 September 2014)
Tayang: 29 April 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]

Bible Study Surabaya (Senin, 15 September 2014)
Tayang: 29 April 2017
[baca transkrip] | [download file transkrip]



Untuk Koneksi Lambat, silahkan buka http://id.gptkk.org
Transkrip lengkap dari ibadah penggembalaan di Malang dan Surabaya, semuanya di bawakan oleh gembala sidang Pdt. Widjaja Hendra.

Silahkan kontak ke info@gptkk.org apabila bapak/ibu/sdr/sdri ada pertanyaan atau mungkin ingin berlangganan majalah Manna dan silahkan kirim email ke widjaja_h [at] yahoo.com apabila ingin konsultasi pribadi dengan bapak gembala
silahkan ganti tanda [at] dengan @
Cari ringkasan:   
[versi cetak]
Cari rekaman ibadah ini di: http://www.kabarmempelai.org
Ibadah Persekutuan III di Square Ballroom Surabaya, 03 April 2019 (Rabu Malam)

Salam sejahtera dalam kasih sayangnya TUHAN kita Yesus Kristus. Selamat malam, selamat mendengarkan firman TUHAN. Biarlah damai sejahtera, kasih karunia, dan bahagia senantiasa dilimpahkan TUHAN di tengah-tengah kita sekalian.

Tema: Wahyu 22: 20
22:20. Ia yang memberi kesaksian tentang semuanya ini, berfirman: "Ya, Aku datang segera!" Amin, datanglah, Tuhan Yesus!

'Ya, Aku datang segera!'= kesiapan dari Tuhan Yesus untuk segera datang kembali kedua kali dalam kemuliaan sebagai Kepala--Raja segala raja dan Mempelai Pria Sorga--di awan-awan yang permai.
'Amin, datanglah, Tuhan Yesus!'= kesiapan dari gereja Tuhan yang sempurna--isteri; mempelai wanita sorga--untuk menyambut kedatangan Yesus kedua kali di awan-awan yang permai, sehingga terjadi pertemuan di udara--Kepala dan tubuh yang tidak terpisahkan selamanya--, kita masuk perjamuan kawin Anak Domba (Wahyu 19: 9), kerajaan Seribu Tahun Damai (Firdaus yang akan datang) (Wahyu 20), dan Yerusalem baru (Wahyu 21-22).

Apa PERSIAPAN KITA hari-hari ini untuk menyambut kedatangan Yesus kedua kali?
Wahyu 22: 18-19
22:18. Aku bersaksi kepada setiap orang yang mendengar perkataan-perkataan nubuat dari kitab ini: "Jika seorang menambahkan sesuatu kepada perkataan-perkataan ini, maka Allah akan menambahkan kepadanya malapetaka-malapetaka yang tertulis di dalam kitab ini.
22:19. Dan jikalau seorang mengurangkan sesuatu dari perkataan-perkataan dari kitab nubuat ini, maka Allah akan mengambil bagiannya dari pohon kehidupan dan dari kota kudus, seperti yang tertulis di dalam kitab ini."

'pohon kehidupan'= Firdaus.
'kota kudus'= Yerusalem baru.
Persiapan kita hanya mendengar dan mempraktikkan firman nubuat--cahaya Injil tentang kemuliaan Kristus; firman pengajaran yang lebih tajam dari pedang bermata dua; kabar mempelai sebagai kelanjutan dari kabar baik.

"Kalau tidak ada penginjilan, saya tidak ada di sini. Kami dulu bukan orang kristen, tetapi karena ada penginjil, kami percaya Yesus. Tetapi harus dilanjutkan pada kabar mempelai."

Jadi persiapan gereja Tuhan adalah harus mendengar dan dengar-dengaran pada kabar mempelai; sama dengan MAKAN makanan keras.
Kalau makan, kita bisa bergerak--makanan menimbulkan kegerakan.
Kalau makanannya penginjilan, kegerakannya adalah hujan awal; kalau makan firman pengajaran, kegerakannya adalah Roh Kudus hujan akhir; kegerakan pembangunan tubuh Kristus yang sempurna, mulai dari nikah, penggembalaan, antar penggembalaan, sampai Israel dan kafir menjadi satu tubuh Kristus yang sempurna; mempelai wanita sorga yang siap untuk menyambut kedatangan Yesus kedua kali.
Kalau di dalam penggembalaan sudah melimpah, tidak bisa ditahan, pasti keluar antar penggembalaan.

Kegerakan Roh Kudus hujan akhir sama dengan KEGERAKAN KUDA PUTIH.
Wahyu 6: 1-2
6:1. Maka aku melihat Anak Domba itu membuka yang pertama dari ketujuh meterai itu, dan aku mendengar yang pertama dari keempat makhluk itu berkata dengan suara bagaikan bunyi guruh: "Mari!"
6:2. Dan aku melihat: sesungguhnya, ada seekor kuda putih dan orang yang menungganginya memegang sebuah panah dan kepadanya dikaruniakan sebuah mahkota. Lalu ia maju sebagai pemenang untuk merebut kemenangan.

'Mari!'= cepat; kegerakan kilat. Waktunya sangat singkat.
Kegerakan Roh Kudus hujan akhir sama dengan kegerakan kuda putih; ini bersamaan dengan pembukaan meterai pertama.

Pembukaan meterai yang pertama adalah hukuman Allah Roh Kudus yang pertama atas dunia--nanti masih ada tujuh kali penghukuman Anak Allah dan tujuh kali penghukuman Allah Bapa.

Kegerakan Roh Kudus hujan akhir bertepatan dengan pembukaan meterai pertama; penghukuman Allah Roh Kudus yang pertama.
Lalu apa yang dihukum? Kuda merah, jelas hukumannya, kuda hitam juga jelas hukuman.
Tetapi kuda putih, yang dihukum adalah dosa-dosa.
Apa itu penghukuman dosa-dosa? Bukan manusianya yang dihukum, tetapi dosanya, itulah penyucian.

Jadi kegerakan Roh Kudus hujan akhir adalah KEGERAKAN PENYUCIAN.
Kita sudah belajar kegerakan kemurahan, kemudian kegerakan kemenangan, dan sekarang kegerakan penyucian.

Jadi yang dibutuhkan untuk kegerakan Roh Kudus hujan akhir adalah kemurahan--apa yang tidak bisa kita lakukan, tinggal tunggu kemurahan Tuhan--, kemudian kegerakan kemenangan--mendapat mahkota--, dan kegerakan penyucian.

Wahyu 6: 2
6:2. Dan aku melihat: sesungguhnya, ada seekor kuda putih dan orang yang menungganginya memegang sebuah panah dan kepadanya dikaruniakan sebuah mahkota. Lalu ia maju sebagai pemenang untuk merebut kemenangan.

Kemenangan ada kaitan dengan mahkota, tetapi penyuciannya ada kaitan dengan panah.
Penunggang kuda adalah Yesus sendiri--Yang Setia dan Yang Benar.

Sekarang kita belajar tentang panah.
Habakuk 3: 8-9, 11
3:8. Terhadap sungai-sungaikah, ya TUHAN, terhadap sungai-sungaikah murka-Mu bangkit? Atau terhadap lautkah amarah-Mu sehingga Engkau mengendarai kuda dan kereta kemenangan-Mu?
3:9. Busur-Mu telah Kaubuka, telah Kauisi dengan anak panah. Sela. Engkau membelah bumi menjadi sungai-sungai;
3:11. Matahari, bulan berhenti di tempat kediamannya, karena cahaya anak-anak panah-Mu yang melayang laju, karena kilauan tombak-Mu yang berkilat.

Busur menunjuk pada alkitab.
Anak panah menunjuk pada ayat-ayat dalam alkitab.
Ayat 11= begitu busur dibuka, anak panah melesat, dan ada cahaya anak panah yang melayang laju, itulah pembukaan rahasia firman Allah yaitu ayat yang satu menerangkan ayat yang lain dalam alkitab.
Kalau tidak diterangkan dengan ayat, pasti bingung. Ayat harus diterangkan dengan ayat; sama dengan firman pengajaran yang benar, yang lebih tajam dari pedang bermata dua; sama dengan cahaya Injil tentang kemuliaan Kristus, itulah cahaya anak panah.

Jadi, kegerakan kuda putih sama dengan kegerakan Roh Kudus hujan akhir sama dengan kegerakan penyucian oleh cahaya Injil tentang kemuliaan Kristus--kabar mempelai. Ini yang mampu menyucikan. Kalau kita mendengar dan dengar-dengaran pada kabar mempelai, kita akan terus disucikan. Kalau firman didiskusikan, kita tidak akan disucikan, malah meragukan, dan berbuah dosa.

Apa yang disucikan?

  1. Mazmur 45: 6
    45:6. Anak-anak panahmu tajam, menembus jantung musuh raja; bangsa-bangsa jatuh di bawah kakimu.

    (terjemahan lama)
    45:6. Bahwa anak panahmu itu tajam, beberapa bangsa akan jatuh di bawahmu; ia itu masuk ke dalam
    hati segala musuh Raja.

    Yang pertama: cahaya anak panah menyucikan jantung hati kita--tempat bersembunyi dosa-dosa.
    Matius 15: 19
    15:19. Karena dari hati timbul segala pikiran jahat(1), pembunuhan(2), perzinahan(3), percabulan(4), pencurian(5), sumpah palsu(6) dan hujat(7).

    'Pikiran jahat'= termasuk prasangka buruk dan kenajisan.
    'Pembunuhan'= termasuk kebencian.
    'Pencurian'= mencuri milik Tuhan yaitu persepuluhan dan persembahan khusus.
    'Hujat'= ajaran yang benar dikatakan: tidak benar, dihambat dan lain-lain, ajaran tidak benar didukung. Gawat! Ini sudah mengarah pada penghujatan kepada Tuhan.
    Jantung hati manusia dikuasai oleh tujuh dosa.

    Jantung hati harus ditembus anak panah--cahaya Injil tentang kemuliaan Kristus.
    Kalau jantung hati diisi dengan tujuh dosa, tujuh lampu pada pelita emas akan padam; sama dengan hati gelap dan mata gelap sehingga hidupnya membabi buta--berbuat dosa sampai puncaknya dosa, yaitu dosa makan minum (merokok, mabuk, narkoba), dan kawin mengawinkan (percabulan antara laki-laki dan perempuan yang bukan suami isteri sah, hubungan sejenis, nikah yang salah: kawin campur, kawin cerai, dan kawin mengawinkan).

    Akibatnya: menjadi musuh dari Yesus Raja segala raja, dan akan dibinasakan--tertinggal saat Yesus datang kembali. Tuhan tolong kita semua.

    Sebaliknya, jika jantung hati ditembus oleh kabar mempelai--anak panah--, disucikan dari tujuh dosa tersebut, pelita akan menyala--hati terang dan mata terang--sehingga bisa melihat Yesus Raja segala raja. Kita hidup dalam terang kesucian sampai kesempurnaan; bisa melihat Yesus yang datang dalam kemuliaan sebagai Raja segala raja.


  2. Ayub 16: 13
    16:13. Aku dihujani anak panah, ginjalku ditembus-Nya dengan tak kenal belas kasihan, empeduku ditumpahkan-Nya ke tanah.

    'dihujani'= diulang-ulang. Ini pentingnya firman diulang-ulang, sampai menembus hati, lebih dalam lagi, empedu, sampai yang terdalam: ginjal.
    Hanya gembala yang bisa menyampaikan firman pengajaran yang benar, yang diulang-ulang, yang diterima dari Tuhan untuk disampaikan kepada sidang jemaat dengan setia, berkesinambungan, supaya menjadi makanan bagi sidang jemaat. Karena itu Tuhan kirim manna selama empat puluh tahun. Itulah tugas gembala.

    Yang kedua: cahaya anak panah menyucikan empedu.

    Empedu sama dengan kepahitan hati yaitu iri hati, dendam, perselisihan, dengki, kebencian tanpa alasan--kebencian pada orang benar. ada hamba Tuhan benar, jemaat benar tetapi dibenci. Ngeri!
    Kepada orang berdosa saja kita tidak boleh membenci--hanya boleh membenci dosanya, tetapi orangnya didoakan--, apalagi kalau orang benar. Jangan sampai terjadi!
    Kalau gembala ada kebencian, jangankan fellowship, memberi makan dalam penggembalaan saja sudah tidak mampu.

    Tapi kalau cahaya anak panah menembusi empedu, kita bisa saling mengaku dan mengampuni. Saat itu darah Yesus menghapus dosa-dosa, kita tidak ada lagi kepahitan.

    Kalau perselisihan mengenai pengajaran, kembali ke alkitab dengan ketulusan hati, bukan saling menyalahkan, maka kita akan mengalami damai. Kalau kepalanya satu, geraknya satu, dan suaranya juga satu. Kita tidak ada kepahitan lagi, tetapi hati damai, sehingga semua enak dan ringan.

    Inilah kegunaan penyucian.


  3. Ayub 16: 13
    16:13. Aku dihujani anak panah, ginjalku ditembus-Nya dengan tak kenal belas kasihan, empeduku ditumpahkan-Nya ke tanah.

    Yang ketiga: cahaya anak panah menyucikan ginjal.
    Ginjal menunjuk pada pikiran dan perasaan terdalam--letak ginjal lebih dalam dari hati.

    Penyucian ginjal adalah penyucian terhadap ajaran-ajaran palsu.
    Wahyu 2: 18-20, 23-24
    2:18. "Dan tuliskanlah kepada malaikat jemaat di Tiatira: Inilah firman Anak Allah, yang mata-Nya bagaikan nyala api dan kaki-Nya bagaikan tembaga:
    2:19. Aku tahu segala pekerjaanmu: baik kasihmu maupun imanmu, baik pelayananmu maupun ketekunanmu. Aku tahu, bahwa pekerjaanmu yang terakhir lebih banyak dari pada yang pertama.
    2:20. Tetapi Aku mencela engkau, karena engkau membiarkan wanita Izebel, yang menyebut dirinya nabiah, mengajar dan menyesatkan hamba-hamba-Ku supaya berbuat zinah dan makan persembahan-persembahan berhala.
    2:23. Dan anak-anaknya akan Kumatikan dan semua jemaat akan mengetahui, bahwa Akulah yang menguji batin dan hati orang, dan bahwa Aku akan membalaskan kepada kamu setiap orang menurut perbuatannya.
    2:24. Tetapi kepada kamu, yaitu orang-orang lain di Tiatira, yang tidak mengikuti ajaran itu dan yang tidak menyelidiki apa yang mereka sebut seluk-beluk Iblis, kepada kamu Aku berkata: Aku tidak mau menanggungkan beban lain kepadamu.

    Jemaat Tiatira adalah jemaat bangsa kafir.
    'mencela engkau'= ada kemajuan tetapi tetap ada cacat cela.
    'batin'= ginjal.

    Kalau tidak mengikuti ajaran Izebel, tidak akan mempelajari seluk beluk iblis.
    Ajaran palsu adalah:


    • Ajaran Izebel= ajaran yang mengizinkan wanita mengajar dan memerintah laki-laki dalam ibadah pelayanan, termasuk rumah tangga.
      1 Timotius 2: 12-14
      2:12. Aku tidak mengizinkan perempuan mengajar dan juga tidak mengizinkannya memerintah laki-laki; hendaklah ia berdiam diri.
      2:13. Karena Adam yang pertama dijadikan, kemudian barulah Hawa.
      2:14. Lagipula bukan Adam yang tergoda, melainkan perempuan itulah yang tergoda dan jatuh ke dalam dosa.

      Penyucian terhadap ajaran Izebel dikaitkan dengan kejatuhan Hawa. Apa itu? Semua buah pohon di taman boleh dimakan buahnya dengan bebas, kecuali satu yaitu buah pengetahuan baik dan jahat.
      Sekarang juga, wanita boleh melayani apa saja, kecuali satu, yaitu tidak boleh mengajar dan memerintah laki-laki.

      Kenapa begitu? Kalau wanita mengajar dan memerintah laki-laki--tidak tunduk/berdiam diri--, artinya ia sedang menempatkan diri sebagai kepala atas laki-laki, sehingga Yesus tidak bisa menjadi kepala dalam rumah tangga dan sidang jemaat.

      Susunan yang benar adalah Yesus kepala dari laki-laki, dan laki-laki kepala dari wanita (1 Korintus).
      Kalau Yesus tidak bisa jadi kepala, berarti ular/setan yang jadi kepala, sehingga di sana ada ajaran seluk beluk tentang iblis--mempelajari neraka.

      Ajaran neraka sama dengan melawan pembangunan tubuh Kristus.

      Wanita mengajar dan memerintah laki-laki sama dengan memberi buah terlarang/racun kepada sidang jemaat sehingga kehilangan suasana Firdaus--kehilangan segalanya--, dan masuk dalam suasana kutukan.

      Tetapi malam ini kalau kita mau mengalami penyucian sehingga wanita tunduk pada laki-laki, maka ia sedang menempatkan laki-laki sebagai kepala atas wanita, dan Yesus sebagai kepala dalam sidang jemaat, sehingga suasana Firdaus ada di dalam sidang jemaat, dan semuanya kita dapatkan. Biar Tuhan jamah sampai ginjal kita.


    • Ajaran Babel.
      Wahyu 17: 3-5
      17:3. Dalam roh aku dibawanya ke padang gurun. Dan aku melihat seorang perempuan duduk di atas seekor binatang yang merah ungu, yang penuh tertulis dengan nama-nama hujat. Binatang itu mempunyai tujuh kepala dan sepuluh tanduk.
      17:4. Dan perempuan itu memakai kain ungu dan kain kirmizi yang dihiasi dengan emas, permata dan mutiara, dan di tangannya ada suatu cawan emas penuh dengan segala kekejian dan kenajisan percabulannya.
      17:5. Dan pada dahinya tertulis suatu nama, suatu rahasia: "
      Babel besar, ibu dari wanita-wanita pelacur dan dari kekejian bumi."

      Ajaran Babel= ajaran palsu yang hanya mengajarkan tentang kemakmuran dan hiburan jasmani, tetapi tanpa penyucian. Tidak tahu siapa yang menghibur itu--mungkin isterinya dua. Harus hati-hati!

      Ajaran ini mengarah pada perempuan Babel yang akan dibinasakan selamanya.


    • Matius 19: 1-4, 8-9
      19:1. Setelah Yesus selesai dengan pengajaran-Nya itu, berangkatlah Ia dari Galilea dan tiba di daerah Yudea yang di seberang sungai Yordan.
      19:2. Orang banyak berbondong-bondong mengikuti Dia dan Iapun menyembuhkan mereka di sana.
      19:3. Maka datanglah orang-orang Farisi kepada-Nya untuk mencobai Dia. Mereka bertanya: "Apakah diperbolehkan orang menceraikan isterinya dengan alasan apa saja?"
      19:4. Jawab Yesus: "Tidakkah kamu baca, bahwa Ia yang menciptakan manusia sejak semula menjadikan mereka laki-laki dan perempuan?
      19:8. Kata Yesus kepada mereka: "Karena ketegaran hatimu Musa mengizinkan kamu menceraikan isterimu, tetapi sejak semula tidaklah demikian.
      19:9. Tetapi Aku berkata kepadamu: Barangsiapa menceraikan isterinya, kecuali karena zinah, lalu kawin dengan perempuan lain, ia berbuat zinah."

      Yang ketiga: ajaran Farisi= ajaran tentang kawin cerai. Dan murid-murid juga tidak mengerti.

      Matius 19: 10-11
      19:10. Murid-murid itu berkata kepada-Nya: "Jika demikian halnya hubungan antara suami dan isteri, lebih baik jangan kawin."
      19:11. Akan tetapi Ia berkata kepada mereka: "Tidak semua orang dapat mengerti perkataan itu, hanya mereka yang dikaruniai saja.

      'hanya mereka yang dikaruniai saja'= hanya orang yang mengalami penyucian ginjal yang bisa mengerti.
      Markus 10: 11
      10:11. Lalu kata-Nya kepada mereka: "Barangsiapa menceraikan isterinya lalu kawin dengan perempuan lain, ia hidup dalam perzinahan terhadap isterinya itu.

      Kalau dua ayat ini digabung, kalau keras hati karena perzinahan, dan terpaksa bercerai, harus tinggal sendiri, tidak bisa menikah dengan yang lain.
      Di sini tidak ada dituliskan bercerai karena apa, tetapi penjelasan perceraiannya. Inilah penyucian ginjal.

      1 Korintus 7: 39-40
      7:39. Isteri terikat selama suaminya hidup. Kalau suaminya telah meninggal, ia bebas untuk kawin dengan siapa saja yang dikehendakinya, asal orang itu adalah seorang yang percaya.
      7:40. Tetapi menurut pendapatku, ia lebih berbahagia, kalau ia tetap tinggal dalam keadaannya. Dan aku berpendapat, bahwa aku juga mempunyai Roh Allah.

      Bahkan lebih dalam lagi, sekalipun sudah mati, salah satu boleh menikah lagi, tetapi masih ada keberatan--ada penyucian ginjal lebih dalam lagi. Kalau harus menikah lagi setelah salah satu mati, masih harus ekstra hati-hati. Tuhan tolong kita semua.


    Tadi penyucian ginjal adalah penyucian terhadap ajaran palsu.

    Sekarang, penyucian ginjal yang kedua adalah perasaan terdalam yang tertusuk; sama dengan kepedihan hati, keperihan.
    Mazmur 73: 21
    73:21. Ketika hatiku merasa pahit dan buah pinggangku menusuk-nusuk rasanya,

    Buah pinggang= ginjal.
    Mengapa menjadi pedih/perih?


    • Karena berbuat dosa--seperti Petrus; gambaran dari laki-laki.
      Yohanes 21: 17
      21:17. Kata Yesus kepadanya untuk ketiga kalinya: "Simon, anak Yohanes, apakah engkau mengasihi Aku?" Maka sedih hati Petrus karena Yesus berkata untuk ketiga kalinya: "Apakah engkau mengasihi Aku?" Dan ia berkata kepada-Nya: "Tuhan, Engkau tahu segala sesuatu, Engkau tahu, bahwa aku mengasihi Engkau." Kata Yesus kepadanya: "Gembalakanlah domba-domba-Ku.

      Hanya dalam sistem penggembalaan--firman pengajaran yang benar, yang diulang-ulang untuk menjadi makanan bagi sidang jemaat dan merupakan cahaya anak panah yang terus menusuk sampai ginjal--, apa yang tidak pernah kita rasakan, tiba-tiba kita rasakan.

      Saat Yesus bertanya yang pertama, Petrus tegas menjawab. Yang kedua, agak loyo, yang ketiga kena ginjalnya, sehingga hati Petrus sedih karena ia pernah menyangkal Tuhan.
      Ini gunanya firman diulang-ulang.

      Mungkin malam ini ada dosa yang lain. Dari dulu mungkin tertawa, dianggap biasa, semoga malam ini menembus ginjal kita masing-masing. Dosa apapun, Tuhan tolong sampai hati kita sedih, sehingga kita bisa mengaku segala dosa-dosa yang tersembunyi. Kita mengalami pengampunan dosa, jangan berbuat dosa lagi--hidup benar--dan Roh Kudus dicurahkan atas kita semua untuk menghiburkan kita.

      Mari, saling periksa diri, biar Roh Kudus dicurahkan di tengah-tengah kita.


    • 1 Samuel 1: 9-10
      1:9. Pada suatu kali, setelah mereka habis makan dan minum di Silo, berdirilah Hana, sedang imam Eli duduk di kursi dekat tiang pintu bait suci TUHAN,
      1:10. dan dengan hati pedih ia berdoa kepada TUHAN sambil menangis tersedu-sedu.

      Yang kedua: hati pedih karena masalah nikah dan buah nikah; gambaran dari wanita.

      "Saya mau berteriak, terutama untuk anak-anak hamba Tuhan. Tidak ada kepedihan bagi kami kalau anak-anak tidak taat dan sungguh-sungguh. Kami tidak makan dan minum, tidak apa-apa, kami kuat bersama Tuhan. Tetapi kalau anak-anak menusuk ginjal, tidak kuat. Jangan bilang: rugi jadi anak hamba Tuhan. Justru dapat perhatian dobel dari gembala dan orang tua."

      Mungkin ada masalah lain yang membuat perih: ekonomi, datang ke Bait Allah; datang kepada Tuhan seperti Hana, tidak ke sana ke mari. Dengar firman yang menusuk ginjal. Mungkin masalah penyakit, bergumul.
      Masalah apa saja malam ini, termasuk pelayanan, bawa kepada Tuhan.

      1 Samuel 1: 14-15
      1:14. Lalu kata Eli kepadanya: "Berapa lama lagi engkau berlaku sebagai orang mabuk? Lepaskanlah dirimu dari pada mabukmu."
      1:15. Tetapi Hana menjawab: "Bukan, tuanku, aku seorang perempuan yang sangat bersusah hati; anggur ataupun minuman yang memabukkan tidak kuminum, melainkan aku mencurahkan isi hatiku di hadapan TUHAN.

      Eli mengira ia minum anggur dunia, padahal ia tersungkur di kaki Tuhan. Bawa semua masalah di kaki Tuhan, curahkan isi hati hanya kepada Tuhan, bicara apa adanya kepada Dia, maka anggur Roh Kudus akan dicurahkan.

      Tadi, laki-laki, buang dosa, kemudian wanita, masalah apapun serahkan kepada Tuhan. Roh Kudus akan dicurahkan.


    Kegunaan Roh Kudus:


    • Roh Kudus adalah roh penghibur.
      Kita butuh Roh Kudus. Pedang tanpa Roh Kudus, hanya berkarat, tidak bisa tembus. Kita butuh Roh Kudus menghadapi kepedihan hati. Yang sudah enak, tetap butuh Roh Kudus karena gelombang datang tiba-tiba.

      Yohanes 15: 26-27, 25
      15:26. Jikalau Penghibur yang akan Kuutus dari Bapa datang, yaitu Roh Kebenaran yang keluar dari Bapa, Ia akan bersaksi tentang Aku.
      15:27. Tetapi kamu juga harus bersaksi, karena kamu dari semula bersama-sama dengan Aku."
      15:25. Tetapi firman yang ada tertulis dalam kitab Taurat mereka harus digenapi: Mereka membenci Aku tanpa alasan.

      Menghadapi kebencian tanpa alasan, dan penganiayaan di dunia, ada Roh Kudus menghibur.
      Artinya: memberikan kekuatan ekstra kepada kita sehingga kita tidak kecewa, putus asa, dan meninggalkan kita saat menghadapi apapun yang membuat kita perih/pedih, tetapi kita tetap setia berkobar melayani Tuhan, tetap bisa bersaksi--pelita tetap menyala. Kita menjadi saksi dan bisa menyembah Tuhan.


    • 1 Petrus 4: 14
      4:14. Berbahagialah kamu, jika kamu dinista karena nama Kristus, sebab Roh kemuliaan, yaitu Roh Allah ada padamu.

      Yang kedua: Roh Kudus adalah roh kemuliaan yang mampu memberikan kebahagiaan di tengah penderitaan.

      Mungkin orang melihat kita kasihan, tetapi kita bahagia karena ada Roh Kudus.
      Roh Kudus mengubahkan kita dari manusia daging menjadi manusia rohani--mujizat rohani--yang membuat kita hanya berseru: "ya Abba, ya Bapa."

      Roma 8: 15
      8:15. Sebab kamu tidak menerima roh perbudakan yang membuat kamu menjadi takut lagi, tetapi kamu telah menerima Roh yang menjadikan kamu anak Allah. Oleh Roh itu kita berseru: "ya Abba, ya Bapa!"

      'Ya Abba, ya Bapa'= jujur mengaku apa adanya, percaya, dan taat dengar-dengaran.
      Maka mujizat jasmani juga akan terjadi oleh Roh Kudus: masalah yang mustahil diselesaikan. Lazarus mati empat hari, Tuhan katakan: angkat batu itu dan Marta langsung bereaksi: "jangan Tuhan, dia sudah berbau."

      Yohanes 11: 39-40
      11:39. Kata Yesus: "Angkat batu itu!" Marta, saudara orang yang meninggal itu, berkata kepada-Nya: "Tuhan, ia sudah berbau, sebab sudah empat hari ia mati."
      11:40. Jawab Yesus: "Bukankah sudah Kukatakan kepadamu: Jikalau engkau percaya engkau akan melihat kemuliaan Allah?"

      Lazarus bangkit: tidak ada jadi ada; mustahil jadi tidak mustahil, semua masalah selesai.
      Secara rohani, mungkin kita seperti bangkai, tidak berguna, bahkan tulang kering, tetapi malam ini bisa jadi tentara besar yang dipakai Tuhan.

      Jangan putus asa menghadapi buah nikah yang membuat kita sedih. Bangkai bahkan tulang bisa jadi tentara besar yang dipakai oleh Tuhan. Mujizat terjadi tengah-tengah kita.
      Sampai kalau Yesus datang kita diubahkan jadi sempurna untuk layak menyambut kedatangan-Nya. Kita bersama Dia selamanya.

Semoga secercah cahaya anak panah menembusi sampai ginjal supaya Roh Kudus dicurahkan. Kita sungguh-sungguh mengalami mujizat dan kebahagiaan.

Tuhan memberkati.

kembali ke halaman sebelumnya
IBADAH RUTIN DI MALANG

Minggu jam 06:45 (Ibadah Raya)
Minggu jam 10:15 (Ibadah Sekolah Minggu)
Selasa jam 17:15 (Ibadah Pendalaman Alkitab)
Rabu jam 07:30 (Ibadah Kaum Wanita)
Kamis jam 17:15 (Ibadah Doa Penyembahan)
Sabtu jam 17:15 (Ibadah Kaum Muda Remaja)

IBADAH RUTIN DI MEDAN
Royal Room Hotel Danau Toba Internasional
Jl. Imam Bonjol Medan

Minggu, jam 19:00 (Ibadah Raya)
Senin, jam 09:00 (Ibadah Pendalaman Alkitab)
Senin, jam 17:30 (Ibadah Pendalaman Alkitab)

IBADAH RUTIN DI SURABAYA

Minggu jam 09:30 (Ibadah Sekolah Minggu)
Minggu jam 10:55 (Ibadah Raya)
Rabu jam 17:30 (Ibadah Pendalaman Alkitab)
Jumat jam 17:30 (Ibadah Doa Penyembahan)


IBADAH RUTIN DI JAKARTA
Jl. Patra Kuningan XIV no.4
Jakarta Selatan
Sabtu, jam 09:00 (Ibadah Pendalaman Alkitab)

IBADAH KUNJUNGAN
  • 02-03 Juli 2019
    (Ibadah Kunjungan di Nias)

  • 23-25 Juli 2019
    (Ibadah Kunjungan di Tana Toraja)

  • 05-09 Agustus 2019
    (Ibadah Kunjungan di India)

  • 20-22 Agustus 2019
    (Ibadah Kunjungan di Medan)

  • 04-05 September 2019
    (Ibadah Kunjungan di Semarang)

  • 17-19 September 2019
    (Ibadah Persekutuan di Malang)

  • 24-25 September 2019
    (Ibadah Kunjungan di Sorong)

  • 13-17 April 2020
    (Ibadah Kunjungan di Korea Selatan)

All Right Reserved Gereja Pantekosta Tabernakel "KRISTUS KASIH"
Jln. Simpang Borobudur 27 Malang | Telp: (0341) 496949 | Fax: (0341) 476751 » Lihat Peta Gereja Kami di Malang
Jln. WR Supratman 4 Surabaya | Telp. 08123300378 » Lihat Peta Gereja Kami di Surabaya
hubungi kami | email: info@gptkk.org | sitemap | top